Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kemampuan Pemasaran Produk Olahan Ubi Ungu dengan Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produksi Eka Nurminda Dewi Mandalika; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Rifani Nur Sindy Setiawan; Sharfina Nabilah; Ni Made Wirastika Sari
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.218

Abstract

Peningkatan pemasaran suatu produk harus dibarengi dengan kemampuan produsen untuk menghitung harga pokok produksi (HPP) dari produk yang dibuat. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Mandiri dalam menentukan HPP sebagai dasar penetapan harga jual produk olahan ubi ungu. Selama ini, kelompok mitra masih menghadapi kendala dalam menentukan harga jual karena belum melakukan perhitungan harga pokok produksi secara sistematis, melainkan hanya berdasarkan perkiraan. Metode kegiatan meliputi pre-test, penyuluhan, pelatihan, serta evaluasi melalui post-test. Peserta diberikan pemahaman tentang konsep HPP, komponen biaya, dan penerapan perhitungan HPP menggunakan contoh produk bolu kukus ubi ungu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 76% berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Peserta mampu memahami konsep harga pokok produksi, menghitung harga pokok produksi produk, serta menyadari manfaat HPP dalam mendukung pemasaran produk. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan anggota KWT dapat menentukan harga jual produk secara lebih tepat, meningkatkan keuntungan, serta memperkuat daya saing produk olahan ubi ungu di pasaran.
Pemberdayaan Petani Sekitar Hkm (Hutan Kemasyarakatan) Dalam Budidaya Kopi Arabika Di Desa Sapit, Kecamatan Suela, Lombok Timur IGN Aryawan Asasandi; Muktasam; Hayati; Ni Made Wirastika Sari; Mutiara Mita Kasia
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.225

Abstract

Permasalahan petani Hutan kemasyarakatan (HKm) di Desa Sapit yaitu: (1) Tidak memiliki pengetahuan yang cukup terkait budidaya kopi dan agribisnis kopi; (2) Tidak memiliki keterampilan dalam menanam dan membudidayakan tanmaan kopi yang baik sehingga petani tidak memiliki gambaran yang utuh terkait budidaya kopi; (3) Tidak memiliki modal yang cukup dalam pengadaan bibit kopi yang baik. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini yaitu untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan petani kopi terkait budidaya kopidan potensi agribisnis kopi; (2) meningkatkan keterampilan dalam membudidayakan kopi; (3) memberikan bibit kopi yang berkualitas baik kepada petani. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini yaitu: (1) Penyuluhan terkait budidaya tanaman kopi yang baik serta peluang agribisnis kopi kedepan; (2) Pelatihan dan pendampingan terkait budidaya kopi yang difasilitasi juga oleh pengelola Sapit Farm. Sehingga diharapkan nanti dapat menghasilkan biji kopi sesuai standar dan dapat dijual dengan harga yang baik; (3) Pengadaan bibit kopi yang sesuai dengan kondisi lapangan di Desa Sapit. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini yaitu: (1)Meningkatkan pengetahuan petani terkait budidaya dan sistem usaha agribsinis kopi, (2) Meningkatkan keterampilan petani dalam budidaya kopi arabika; (3) meningkatkan akses bibit kopi bersertifikat bagi petani.
KAJIAN PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DESA MELALUI KOLABORASI STAKEHOLDER: STUDI KASUS DI DESA SETILING, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi; Umam, Ahmad Ihdal; Sari, Ni Made Wirastika; Sudjatmiko, Dwi Praptomo; Bachry, Johan
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1505

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Setiling di Lombok, Nusa Tenggara Barat, memiliki potensi sumber daya lokal yang besar, khususnya pada sektor pertanian dan hortikultura. Namun, kurangnya inovasi dan pemberdayaan dalam pengolahan serta pemasaran produk masih menjadi kendala utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stakeholder yang berperan dalam pengembangan UMKM beserta peranan mereka di Desa Setiling. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan ditentukan secara purposif dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan UMKM melibatkan kolaborasi stakeholder pentahelix, yaitu pemerintah, perguruan tinggi, media, masyarakat, dan sektor swasta. Setiap pihak berperan dalam inovasi produk, fasilitasi perizinan usaha, pelatihan dan pendampingan, serta promosi dan pemasaran produk. Sinergi antar-stakeholder menghasilkan produk unggulan berbasis potensi lokal seperti jamu, keripik pakis, gula semut, dan briket. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kapasitas, daya saing, dan keberlanjutan UMKM di tingkat desa.
KOMPETENSI PELAKU INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DALAM KONTEKS SMART ECONOMY: ANALISIS KAPASITAS OPERASIONAL, ADOPSI TEKNOLOGI, DAN KONEKTIVITAS BISNIS DI KOTA MATARAM, INDONESIA Kasia, Mutiara Mita; Danasari, Idiatul Fitri; Maryati, Sri; Sari, Ni Made Wirastika; Azzahra, Iga Nabila Ouwan
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i3.1994

Abstract

In the Province of West Nusa Tenggara, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the manufacturing sector contribute 3.76 percent to the Regional Gross Domestic Product (RGDP) and absorb 10.11 percent of the workforce. Their strategic role as a foundation of local and national economic activity highlights the need to strengthen their capacity, particularly amid ongoing digital transformation. This study analyzes the competency levels of Small and Medium Industry (SMI) actors in Mataram City in the context of the smart economy, which requires adequate capabilities in technology adoption, operational (entrepreneurial) capacity, and business connectivity. A mixed-method approach with a convergent parallel design was employed, involving 43 SMI respondents. The research instrument consisted of four constructs: Technology & Innovation Adoption (3 items, α=0.671), Operational Capacity (3 items, α=0.434), Product Image (1 item), and Business Connectivity (3 items, α=0.706). The findings show that most SMI actors are women of productive age, hold undergraduate degrees, operate small-scale businesses, and rely on personal capital, with monthly capital and turnover generally below IDR 50 million. Results indicate that 93.0% of SMIs exhibit high technological adoption (M=3.71), 72.1% demonstrate adequate operational capacity (M=3.15), and all respondents report positive product image (M=3.98). However, only 11.6% achieve high business connectivity (M=2.10), making it the weakest dimension. Correlation analysis reveals significant relationships between Operational Capacity and Business Connectivity (r=0.489, p<0.001), and between Technology Adoption and Business Connectivity (r=0.373, p<0.05). Senior entrepreneurs (>45 years) display the highest business connectivity, while younger entrepreneurs (26–35 years) lead in technology adoption. Policy recommendations emphasize enhancing digital connectivity, building collaborative ecosystems, and utilizing senior entrepreneurs as mentors.
Co-Authors Ahmad Zainuddin Anas Zaini Andi Iva Mundiyah Andi Iva Mundiyah Andi Iva Mundiyah Andi Tri Lestari Anna Apriana Hidayanti Anwar Anwar Anwar Anwar Anwar Ardiyanti, Baiq Shelvia Arya Budhi Saputra, I Made Asmi, Wiwid Nurul Ayu Fitriatul Ulya Ayu, Candra Azzahra, Iga Nabila Ouwan Bachry, Johan Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Yulfia Elsadewi Yanuartati Bardayanti, Deslin Sarmitha Candra Ayu Candra Ayu CATHARINA, THERESIA SUZANNA Dipokusumo, Bambang Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dwi Praptomo Sudjatmiko Eka Nurminda Dewi Mandalika Endah Wahyuningsih Erma Sulistyo Rini, Erma Sulistyo Farah Ainun Jamil Febrilia, Baiq Rika Ayu Gautama, I Made Bhaskara Hayati Hayati Hayati Heny K Suwarsinah Hery Haryanto I Gusti Ngurah A. Asasandi I Gusti Ngurah Wikranta Arsa, I Gusti Ngurah I Ketut Budastra I Ketut Budhastra I Putu Eka Indrawan Idiatul Fitri Danasari Idiatul Fitri Danasari IGKG Puritan Wijaya Adh, IGKG Puritan IGN Aryawan Asasandi Johan Bachry Kisman Lalu Dodi N. Lauda Lukman M. Baga M Yusuf M. Fahed Ramadhan M. Yogi Riyantama Isjoni M. Yusuf MADE SUMA WEDASTRA Mandalika, Eka Nurminda Dewi Mariun Meidiana Purnamasari Mizaji Tasnimia Moh. Irfandi Moh. Taqiuddin Muhammad Jaelani Muhammad Zubair Muhammad Zubair Muktasam Mulyawati, Sri Mundiyah, Andi Iva Mutiara Mita Kasia Nabilah, Sharfina Ngakan Agus Trisantika Ni Luh Mira Puspayani Ni Luh Sri Supartiningsih Ni Luh Sri Supartiningsih Ni Made Nike Zeamita Widiyanti Ni Made Zeamita Ni Putu Desy Damayanthi . Nurrachman Nursan, Muhammad Nurtaji Wathoni Pande Komang Suparyana Parta Tanaya, I Gusti Lanang Parwita, I Made Mika Putri, Sista Eliyani Ridwan Rifani Nur Sindy Setiawan Rinda Desan Safitri, Sri Juliani Salsa Dwi Cahyani Selvia, Siska Ita Septiadi, Dudi Septian, Putu Ricky Teddy Siddik, Muhammad Siska Ita Selvia Siska Ita Selvia Soekartini Soekartini Sri Maryati Sri Maryati Sri Mulyawati Sri Mulyawati SUARTHA, I DEWA GEDE Sudjatmiko, Dwi Praptomo Suparmin Suparmin Supartiningsih, Ni Luh Sri Syahputra, Maiser Syarif Husni Syarifuddin Syarifuddin Tajidan, Tajidan Taradiani, Irawani Devi Taslim Sjah Taslim Sjah, Taslim Umam, Ahmad Ihdal Vijaya, Ni Putu Sephia Ananda Wirawan, I Wayan Arik Wiriana, Wiriana Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro, Wuryantoro Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi Yuana, Putu Shakila Ayunia Yuhaniz, Yuhaniz Yusadara, I Gede Putra Mas Zeamita, Ni Made