p-Index From 2021 - 2026
9.116
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNIK ROTOR: JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN Al Ishlah Jurnal Pendidikan Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JurTI (JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI) Journal on Education Jurnal Penelitian JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Academy of Education Journal Dinasti International Journal of Management Science Dinasti International Journal of Education Management and Social Science REMIK : Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Dinasti International Journal of Digital Business Management Sprocket : Journal of Mechanical Engineering Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences IJISTECH Jurnal Cahaya Mandalika AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Journal of Research in Social Science and Humanities TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi International Journal of Science and Society (IJSOC) Skyhawk: Jurnal Aviasi Indonesia Journal Of Human And Education (JAHE) Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Journal of Science Technology (JoSTec) Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi International Journal of Economics (IJEC) International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Sinergi International Journal of Logistics Riwayat: Educational Journal of History and Humanities JOP Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran Indonesian Journal of Port and Shipping Management International Journal of Natural Science Studies and Development (IJOSS) SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Status Sosial Ekonomi Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Deswalantri, Deswalantri; Beribe, Maria Fatima B.; Riyanti, Riyanti; Prayitno, Hadi; Sintesa, Nika
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan menjadi faktor utama dalam menentukan kesetaraan dan mobilitas sosial di masyarakat. Salah satu aspek penting dalam pendidikan adalah prestasi belajar siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh status sosial ekonomi terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melakukan studi literatur dan library research untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber terpercaya. Penelitian sebelumnya menunjukkan adanya hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dengan prestasi belajar siswa, di mana siswa dari latar belakang ekonomi yang lebih tinggi cenderung memiliki prestasi yang lebih baik daripada siswa dari latar belakang ekonomi rendah. Faktor-faktor seperti akses terhadap sumber daya pendidikan, dukungan keluarga, lingkungan belajar, dan motivasi siswa menjadi mediasi penting dalam hubungan ini. Namun, penelitian sebelumnya cenderung memiliki kesenjangan dalam cakupan populasi dan variabel yang diteliti. Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk lebih memahami hubungan yang lebih kompleks antara status sosial ekonomi dan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, serta memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif.
Evaluation of Urban Plant Vegetation on the Effects of Flight Noise Around the Airport Area Putra, Dimas Endrawan; Dewantoro R, Daniel; Prayitno, Hadi; Rubiono, Gatut; Wisnu, Kuncoro
International Journal of Natural Science Studies and Development (IJOSS) Vol. 1 No. 2 (2024): IJOSS
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijoss.v1i2.14

Abstract

In urban and industrial regions, noise pollution is becoming a bigger environmental issue, particularly around airports. Excessive noise can have a number of detrimental effects on people's physical and mental well-being. The World Health Organization (WHO) states that extended exposure to noise can raise blood pressure, cause sleep disruptions, cause hearing loss, and increase the risk of cardiovascular disease. The fast expansion of air travel and heightened airport operations in Indonesia have made the noise issue worse. A lot of study has been done on how to lessen airport noise. More environmentally friendly natural solutions, such as the use of plants as noise barriers, have attracted attention as effective and sustainable alternatives. It is hoped that this research can provide practical and effective solutions that not only reduce noise but also support environmental sustainability. Thus, the results of this research will provide long-term benefits for the community around the airport and educational institutions such as the Indonesian Aviation Academy Banyuwangi. With an average noise reduction percentage of 46.79%, the study's results demonstrate the most notable decrease in noise levels. With a noise reduction of 29.54%, Tunas Merah comes in second. With a noise reduction of 23.94%, the TFan spruce comes in third. Noise is only decreased by 17.77% in the absence of barrier plants.
Using Urban Vegetation to Reduce Airport Noise: An Eco-Friendly and Economical Solution Putra, Dimas Endrawan; Dewantoro R, Daniel; Prayitno, Hadi; Rubiono, Gatut; Kuncoro, Wisnu
International Journal of Natural Science Studies and Development (IJOSS) Vol. 1 No. 2 (2024): IJOSS
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijoss.v1i2.16

Abstract

This study investigated the effectiveness of three types of urban plants Pucuk Merah, Cemara Kifan, and Furing as noise barriers around airports. Using a 2-inch diameter sound tunnel along 6 meters with 3 mm PVC material, noise measurements were made at several points along the tunnel. The results showed that Furing plants had the most significant decrease in noise levels with an average noise reduction percentage of 46.79%. Pucuk Merah and Cemara TFan showed noise reductions of 29.54% and 23.94% respectively. Without the plant barrier, noise was only reduced by 17.77%. The characteristics of thick and dense leaves, as well as the complex structure of the plant, make Furing the most effective noise barrier. These results suggest that the use of plants, particularly furing, as a natural barrier around airports can significantly reduce the negative impact of noise and create a more comfortable environment.
Implementasi ICAO Annex 13 dalam Investigasi Kecelakaan dan Insiden Pesawat Udara Dhani Putra Maulana; I Made Ananda Aridinatha; Laila Bungas Sarwani; Hadi Prayitno
SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology Vol. 3 No. 1 (2025): SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology (January-June 2025)
Publisher : Politeknik Penerbangan Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61510/skyeast.v3i1.46

Abstract

Artikel ini membahas secara komprehensif penerapan International Civil Aviation Organization (ICAO) Annex 13, yang merupakan pedoman internasional utama dalam penyelidikan kecelakaan dan insiden pesawat udara. Annex 13 menegaskan bahwa tujuan utama investigasi adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang, bukan untuk menetapkan kesalahan atau tanggung jawab hukum. Dalam artikel ini dikaji berbagai aspek penting, termasuk dasar hukum internasional yang mendasari penerapan Annex 13, tahapan pelaksanaan investigasi, tantangan yang dihadapi oleh otoritas penerbangan sipil. Peran perkembangan teknologi juga digunakan dalam mendukung efektivitas proses investigasi, seperti pemanfaatan flight data recorder (FDR), cockpit voice recorder (CVR), dan perangkat rekonstruksi digital. Beberapa studi kasus disajikan untuk menggambarkan bagaimana pendekatan kolaboratif antar lembaga, baik di tingkat nasional maupun internasional. Integrasi teknologi modern juga mampu meningkatkan kualitas investigasi dan memperkuat budaya keselamatan dalam industri penerbangan. Pemahaman menyeluruh terhadap penerapan Annex 13 sangat penting bagi seluruh pemangku kepentingan penerbangan, termasuk regulator, operator maskapai, teknisi, penyidik, dan pembuat kebijakan. Hal ini tidak lain untuk mewujudkan sistem investigasi yang transparan, independen, dan berorientasi pada perbaikan sistem keselamatan penerbangan secara menyeluruh. Dengan penerapan yang tepat terhadap Annex 13, diharapkan terbangun budaya keselamatan yang kuat serta investigasi kecelakaan yang lebih efektif, kredibel, dan berkontribusi nyata dalam mencegah kecelakaan di masa mendatang.
Implementasi Undang – Undang No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dalam Investigasi Kecelakaan dan Insiden Pesawat Udara Shofura Widad; Juanda Jalu; Rafi Akmal; Hadi Prayitno
SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology Vol. 3 No. 1 (2025): SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology (January-June 2025)
Publisher : Politeknik Penerbangan Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61510/skyeast.v3i1.47

Abstract

Keselamatan penerbangan merupakan pilar utama dalam transportasi udara global, di mana investigasi insiden dan kecelakaan berperan penting dalam mengidentifikasi kelemahan sistematik serta mencegah terjadinya kembali peristiwa serupa. Di Indonesia, dasar hukum untuk pelaksanaan investigasi tersebut diatur dalam Undang - Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Namun, masih terdapat berbagai tantangan dalam menyelaraskan regulasi nasional dengan standar internasional, khususnya ICAO Annex 13. Untuk menjawab permasalahan tersebut, artikel ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang didukung oleh analisis studi kasus guna mengkaji ketentuan-ketentuan utama dalam hukum penerbangan Indonesia dan menilai sejauh mana kesesuaiannya dengan praktik terbaik internasional. Temuan penelitian mengungkap adanya kesenjangan signifikan dalam penegakan regulasi, koordinasi kelembagaan, dan independen lembaga investigasi. Selain itu, keterbatasan teknis serta kurangnya pelatihan juga menjadi hambatan dalam implementasi yang efektif. Berdasarkan hasil tersebut, artikel ini memberikan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat kerangka hukum nasional, menyelaraskan regulasi domestik dengan standar ICAO, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan dan teknis dari otoritas investigasi.
Implementasi CASR Part 830 dalam Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara Sipil di Indonesia Agung Prabowo; Andi Theda Mufarrihah; Aries Putra Pramadya; Hadi Prayitno
SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology Vol. 3 No. 1 (2025): SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology (January-June 2025)
Publisher : Politeknik Penerbangan Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61510/skyeast.v3i1.48

Abstract

Penelitian ini berjudul Implementasi CASR Part 830 dalam Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara Sipil di Indonesia dan bertujuan untuk mengkaji penerapan regulasi Civil Aviation Safety Regulation Part 830 yang diadopsi melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 Tahun 2015 tentang pelaporan dan investigasi kecelakaan pesawat udara sipil. Objek penelitian ini adalah proses investigasi yang dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam menanggapi insiden penerbangan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dan studi pustaka terhadap dokumen peraturan perundang-undangan serta jurnal ilmiah terindeks SINTA yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CASR Part 830 telah menjadi acuan prosedural dalam proses investigasi kecelakaan pesawat di Indonesia, namun masih terdapat tantangan dalam hal keterbukaan informasi publik dan tindak lanjut terhadap rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan oleh KNKT. Studi kasus kecelakaan Lion Air JT‑610 dan Sriwijaya Air SJ‑182 menunjukkan bahwa proses investigasi telah mengikuti prosedur internasional, tetapi implementasi hasil investigasi masih lemah dalam hal pengawasan dan akuntabilitas pihak terkait. Oleh karena itu, dibutuhkan penguatan regulasi dalam hal kewajiban pelaporan, transparansi publik, serta sanksi administratif terhadap pihak yang tidak menindaklanjuti rekomendasi keselamatan.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Achdijat Sulaeman Achmad Setiyo Prabowo Afen Sena Agraprana, Adrista Yafri Agung Prabowo Agung Wahyu Wicaksono Ahmad Bahrawi, Ahmad Ahmad Mubarok Ahnis Zulkarnain Ahnis Zulkarnain Ajeng Harjutri Aldina, Fauzi Ananda, Andi Dwi Andi Frianto Perangin Angin Andi Muhammad Afrilianto Asning Andi Theda Mufarrihah Ang, Soon Yong Anggraini, Naulia Ardiansyah, Candra Bayu Arief Rusdyansyah Aries Putra Pramadya Ariyanto, Hengki Ariyanto Ariyono Setiawan Ariyono Setiawan Auliana, Rizka Dewi Nur Ayub Wimatra Baso Intang Sappaile Baso Intang Sappaile, Baso Intang Beribe, Maria Fatima B. Bunahri, Rifqi Raza Cahya Amalia Chusna Cahyo, Dimas Hari Citra Siwi Hanayanti Cris Kuntadi Daheri, Mirzon Dani Yoseph Daniel Dewanto Rumani Daniel Dewantoro Rumani Darma, Cokorda Darmeli Nasution Davi, Fitra Fakhrizal Dede Ardian Demmy Setyo Wiyono Desty Endrawati Subroto Deswalantri, Deswalantri Dewantoro R, Daniel Dewi Febriyanti Dhani Putra Maulana Dhian Supardam Didi Sudrajat Dimas Endrawan Putra Dimas Endrawan Putra Dimas Endrawan Putra Dimas Hari Cahyo DM Ratna Tungga Dewa Efendi Efendi Ekohariadi Elfi Yuliani Rochmah Elysia, Damara Zerlina Putri Engkus Kurniawan, Iwan Erni Murniarti Evi Gusliana Fajar Alam Tonrariola Fajar Islam Fajar Islam Farras, Abiyyu Fauzi Aldina Februati, Bernadin Maria Noenoek Gatut Rubiono Genny Luhung Prasojo Guntur Arie Wibowo Hanum, Gilang Kartika Hariadi, Setyo Harianto, Bambang Bagus Hariri, Ahmad Hehanussa, Jonathan Hernita Pasongli I Made Ananda Aridinatha Idyaningsih, Nining Ikhwanul Qiram Ikwanul Qiram Ilmi Noor Rahmad Intan Rizka Subandi Iswandi Idris Iswandi idris Iwan Engkus Kurniawan Jemi Victor Palpialy Juanda Jalu Kona, Musri Kumara Haryanto, Gading Tirta Gema Kushariyadi Kushariyadi Lagala, MZ Muttaqien H. Laila Bungas Sarwani Latif2, Hendri Louis Listiantika, Dinda Miranda Luwihono, Andung M. Nur Cahyo Hidayat Maskhur Dwi Saputra Mawla, Reyhan Miftahul Asri Widiastuti Ramadhani Miftahul Huda MMSI Irfan ,S. Kom Moch. Rifai Mochamad Cholik Mohzana Mozart Malik Ibrahim Mubarok, Ahmad Muhamad Khoirul Anam Muhammad Nur Cahyo Hidayat Nasrullah Musa, Sulaiman Musri Kona Musri Kona Musri Kona Mustafa, Zainol Mustajab, Wahyu Nasution, Rizki Alfadilah Nazima, Nazima NETTI KARIANI MENDOFA Niken Stephanie Tarrua Kabanga Nikolas Makanuay Nur Salma, Nur Nuurul, Zahrah Pambudiyanto, Nyaris panglipur, indah rahayu Parhusip, Yoshua Agung Payage, Elkius Pipa Biringkanae Puput Amarta Lestari Purnamasari, Eva Putra Wicaksono Putra, Dimas Endrawan Putri, Nur Aulia Qatrunnada, Falah Hanun Rafi Akmal Rahman, Verel Joustika Abdul Ramadha, Dadang Bondan Ramadhani, Erdiana Finda Ramadhani, Miftahul Asri Widiastuti Rangga Handhika Putra Rifqi Raza Bunahri Rifqi Raza Bunahri Rinovian Riyanti Riyanti Rizaldy Khair Rizki, Rifan Satria Romani, Daniel D. Rumakiek, Inseren Femaya Rumani, Daniel D Rumani, Daniel Dewanto Rusdiyansyah, Arief Sagoro, Michael Sakti, Gunawan Saputri, Dwi Yuniasih Saryanto Saryanto Setiawan, Rochmad Setyo, Demmy Shakti Arrafat, Bhima Shofura Widad Simanjuntak, Dian Sintesa, Nika Siregar, Muhammad Amril Sitanggang, Juwita Magdalena Solikhah, Anggi Meiristya Sri Wahyuni Suhanto, Suhanto Sukarwoto Sukarwoto, Sukarwoto Sulistyawati, Ni Luh Silvia Sulung, Sabam Danny Sunardi Suparmi Surtiningtyas, Sri Rahayu Suyatmo Suyatmo Syahputra, Afandi Tiara Nugrahayani Tri Agung Widayat Ulfa Hasnita Untung LN Wibowo Usman Usman Vandan Wiliyanti Verdiana, Nabilah Miranti Vismayati, Altha Wahyu Mustajab Wahyu, Agnes Erna Wajnah Wajnah Wakhudin Wakhudin Wendra Dwiki Wibisono Wibowo, Untung Wicaksono, Putra Widiasih, Suprapti Winda , Aisyah Wira Gauthama Wirawan, Willy Artha Wisnu Kuncoro Wisnu Kuncoro, Wisnu Wisnu, Kuncoro Wiwik Handayani Wulansari, Ajeng Yehezkiel Laodjaya Sangrapu Yusdartono, Muhammad Habib Yuyun Suprapto Zonar Anjab Rabbani