p-Index From 2021 - 2026
10.727
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN PENGAWAS MADRASAH DI MAN 2 KOTA MAKASSAR Irwan, Arianto; Sumarlin Mus; Wahira, Wahira
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Peran Pengawas Madrasah di MAN 2 Kota Makassar Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dari Peran Pengawas dalam Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian yakni deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 2 Kota Makassar. Sumber data dalam penelitian ini adalah Pengawas, Kepala Madrasah dan Wakil Kepala Madrasah. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara,dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a). Perencananaan Pendampingan satuan Pendidikan di MAN 2 Kota Makassar dimana Pengawas sangat berperan penting dalam meningkatkan kualitas Pendidikan sehingga tercapai sekolah yang efektif berperan sebagai fasilitator dalam proses perencanaan pendampingan bersama kepala madrasah dan warga sekolah. Mereka memastikan bahwa aspek-aspek kearifan lokal dan budaya madrasah menjadi pertimbangan dalam penyusunan rencana pendampingan. pengawas menerapkan strategi perubahan berkelanjutan dengan mengunakan metode fasilitasi, b).Pendampingan terhadap perencanaan program satuan Pendidikan melakukan monitoring dalam mengawasi dan melakukan rapat dalam mengevaluasi perencanaan program pendidikan di MAN 2 Makassar Pengawas bersama Kementrian Agama memberikan dukungan langsung seperti penyediaan materi, fasilitas, dan pelatihan, c).Pendampingan Terhadap Pelaksanaan Program Satuan Pendidikan Pengawas memiliki peran penting dalam memberikan arahan dan dukungan kepada kepala madrasah.Selain itu, kepala madrasah juga melibatkan diri dalam evaluasi diri madrasah dan melakukan briefing berkala, termasuk evaluasi bulanan, semester, dan tahunan berupa FGD (Focus Group Discussion).pengawas menyusun metode pendampingan dengan melihat komponen – komponen administrasi pembelajaran informasi mengenai capaian pelaksanaan program satuan pendidikan tidak langsung disampaikan kepada warga sekolah, melainkan melalui prosedur yang sistematis yang dipimpin oleh pengawas, d)Pelaporan pendampingan yang dilakukan oleh pengawas bahwa pengawas melaporkan pelaporan pendampingan langsung kepada kepala kantor kemenag sesudah melaksanakan evaluasi supervisi administrasi perencanaan pembelajaran dan supervisi administrasi penilaian, pengawas juga melakukan pemanfaatan untuk menyusun program periode berikutnya dengan melakukan evaluasi. Kata Kunci : Peran Pengawas, Pengawas
RENDAHNYA PERINGKAT AKREDITASI PADA MANAJEMEN SEKOLAH DI UPTD SD NEGERI 110 INPRESS MATTOMPODALLE Asrikadayani, Asrikadayani; Sumarlin Mus; Hasan, Hasan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji terkait Rendahnya Peringkat Akreditasi Sekolah Pada Manajemen Sekolah diUPTD SD Negeri 110 Inpres Mattompodalle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menyajikan data berupa data tertulis dan bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Fokus penelitian ini adalah Faktor Rendahnya Peringkat Akreditasi pada Manajemen Sekolah, dan Upaya Sekolah Dalam Meningkatkan Peringkat Akreditasi. Sumber data pada penelitian ini yaitu kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rendahnya Peringkat Akreditasi Pada UPTD SD Negeri 110 Inpres Mattompodalle pada aspek manajemen sekolah yang dilihat dari visi, misi, dan tujuan sekolah/madrasah, kurikulum dan pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan, bidang kesiswaan, keuangan dan pembiayaan, budaya dan lingkungan sekolah/ madrasah, peran serta masyarakat dan kemitraan sekolah/ madrasah, program pengawasan/ supervisi. Inidikator yang paling berkontribusi terhadap rendahnya peringkat akreditasi yaitu kurikulum dan pembelajaran. Pengelolaan pengembangan kurikulum pada pembelajaran belum mampu meningkatkan hasil belajar siswa, yang dapat dilihat dari turunnya kemampuan literasi dan numerasi siswa. Penurunan kualitas pembelajaran dipengaruhi oleh strategi pembelajaran guru yang kurang inovasi, strategi pembelajaran yang guru lakukan belum dapat meningkatkan antusiasme siswa yang dapat berimbas pada kualitas pembelajaran. Upaya yang dilakukan dalam peningkatan peringkat akreditasi yaitu mempersiapkan dokumen-dokumen terkait akreditasi, menjalankan program sekolah sebaik mungkin, peningkatan kompetensi guru, melakukan perbaikan mutu, dan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DI SMP NEGERI 1 SALOMEKKO KABUPATEN BONE Ainul Annisa; Muhammad Ardiansyah; Sumarlin Mus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji terkait Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah di SMP Negeri 1 Salomekko Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menyajikan data berupa kata-kata tertulis dan bersifat deskriptif . Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis dokumen. Fokus penelitian ini adalah gambaran Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah di SMP Negeri 1 Salomekko Kabupaten Bone. Sumber data pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan staf. Tujuan dari hasil penelitian ini untuk mengetahui bagaiamana komponen kepemimpinan transformasional yang telah dimiliki oleh kepala sekolah meliputi. (1) Idealized influence yang dimiliki kepala sekolah yaitu  telah melibatkan seluruh warga sekolah dalam menyusun visi, misi, tujuan, dan program kerja sekolah, selalu mengadakan pertemuan rutin terkait dengan kendala yang dihadapi dalam program kerja sekolah. (2) Inspirational motivation yang dimiliki kepala sekolah dengan menggunakan gaya kepemimpinan sesuai situasi dan kondisi. suasana kerja yang harmonis, kekeluargaan, pemberian motivasi, semangat dan dorongan, serta adanya komitmen yang kuat dalam bekerja. (3) Intellectual stimulation yang dimiliki kepala sekolah yaitu  menciptakan budaya kerja positif dan hubungan harmonis dengan cara pembentukan kombel (Komunitas belajar ) dengan lebih mendekatkan diri para guru sehingga tercipta keakraban dan kekeluargaan, serta saling bekerjasama. (4) Individualized consideration yang dimiliki kepala sekolah  dimana kepala sekolah selalu menindaklanjuti apa yang dibutuhkan oleh guru, staf, seperti mengikuti MGMP internal maupun MGMP ekternal, selalu mengadakan workshop dan seminar dan motivasi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Serta pemberian reward atau penghargaan. Diketahui bahwa kepala sekolah di SMP Negeri 1 Salomekko telah menerapkan gaya kepemimpinan transformasional. 
Efektivitas Penggunaan Aplikasi ARKAS dalam Pelaporan Dana BOS Sekolah Aliyah, Nur; Mus, Sumarlin; Irmawati, Irmawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di UPT SPF SMP Negeri 7 Makassar. ARKAS merupakan inovasi digital yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai upaya modernisasi sistem tata kelola keuangan sekolah berbasis daring. Aplikasi ini dirancang untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, efisiensi, serta kemudahan dalam penyusunan dan pelaporan anggaran Pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, bendahara, serta operator ARKAS sebagai informan utama. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahapan utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai implementasi ARKAS di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ARKAS memberikan dampak positif terhadap efektivitas pelaporan dan pengelolaan keuangan sekolah. Aplikasi ini mampu meningkatkan ketepatan waktu penyusunan laporan, ketercapaian tujuan anggaran, serta memperkuat transparansi penggunaan dana BOS karena seluruh proses dapat dipantau secara digital dan terintegrasi. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya kendala teknis berupa keterbatasan infrastruktur jaringan internet dan minimnya pemahaman pengguna terhadap pembaruan fitur aplikasi yang sering dilakukan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan ARKAS tidak hanya bergantung pada sistem digital yang digunakan, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi pengguna serta penguatan integrasi sistem keuangan sekolah secara nasional agar pengelolaan dana BOS semakin efektif, transparan, dan akuntabel.
Pengaruh Efikasi Diri Dan Kompetensi Manajerial Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Habibah, Siti; Mus, Sumarlin; Supardi, Rafsanjani; Irawanda, Gita
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efikasi diri dan kompetensi manajerial terhadap kesiapan kerja mahasiswa pada konteks pendidikan tinggi Indonesia. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang diterapkan pada 275 mahasiswa sarjana semester 5 dan 7 yang dipilih melalui voluntary sampling. Instrumen diadaptasi dari skala teruji, mencakup konstruk Efikasi Diri, Kompetensi Manajerial, dan Kesiapan Kerja. Kelayakan model pengukuran divalidasi menggunakan PLS-SEM melalui indikator reliabilitas (Cronbach’s alpha: 0,891–0,968) dan validitas (AVE: 0,604–0,664; HTMT < 0,90) yang seluruhnya melampaui ambang batas rekomendasi. Analisis model struktural dengan bootstrapping 10.000 replikasi menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (β = 0,389; p < 0,001), demikian pula kompetensi manajerial (β = 0,496; p < 0,001). Secara substantif, kompetensi manajerial memiliki kekuatan pengaruh lebih tinggi dibanding efikasi diri sehingga penguatan kemampuan perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian patut diprioritaskan dalam desain kurikulum dan pengalaman belajar berbasis proyek/magang. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan kerja merupakan luaran terpadu dari keyakinan personal dan kecakapan manajerial, serta memberi implikasi praktis bagi pengembangan strategi peningkatan employability di perguruan tinggi. Studi ini terbatas pada desain potong lintang dan konteks institusi tunggal; riset lanjutan longitudinal lintas prodi disarankan untuk memperluas generalisasi dan menguji efektivitas intervensi.Kata Kunci: Efikasi Diri, Kompetensi Manajerial, Kesiapan Kerja, PLS-SEM, Pendidikan Tinggi
Implementasi Manajemen Sekolah inklusi pada Sekolah Dasar Negeri di Kota Makassar Arismunandar, Arismunandar; Mus, Sumarlin; Ansar, Ahlun
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pendidikan inklusi merupakan upaya strategis untuk mewujudkan hak setiap anak dalam memperoleh akses pendidikan yang setara, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Di Indonesia, kebijakan pendidikan inklusi telah didorong melalui berbagai regulasi nasional, namun implementasinya di tingkat sekolah dasar masih menghadapi tantangan signifikan, terutama dalam aspek manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen sekolah inklusi di Sekolah Dasar Negeri Kota Makassar dengan menelaah tujuh aspek utama, yaitu kebijakan, manajemen kurikulum, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, kesiswaan, hubungan sekolah dengan masyarakat, serta keuangan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari sejumlah sekolah yang telah menerapkan pendidikan inklusi, dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen inklusi di sekolah dasar telah berjalan dengan tingkat variabilitas yang cukup tinggi antar aspek. Kebijakan dan kurikulum menunjukkan tingkat implementasi yang relatif baik, sedangkan manajemen tenaga kependidikan, sarana prasarana, manajemen kesiswaan dan hubungan dengan masyarakat masih membutuhkan perbaikan signifikan. Penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai kesiapan dan tantangan institusi pendidikan dasar dalam menyelenggarakan layanan inklusif. Temuan ini juga menegaskan pentingnya penguatan kapasitas manajerial di sekolah serta perlunya integrasi lintas sektor untuk mendukung keberlanjutan pendidikan inklusi. Artikel ini berkontribusi terhadap pengembangan literatur tentang manajemen pendidikan inklusif di konteks negara berkembang, sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan pendidikan dalam merancang strategi implementasi yang lebih efektif dan berdaya guna.Kata Kunci: Implementasi, Manajemen Sekolah, Sekolah Inklusi
Layanan iPusnas Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Guru Pada SMP Negeri 1 Tinggimoncong Basri, Syamsurijal; Mus, Sumarlin; Habibah, Siti; Hermawan, Nanang
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.434

Abstract

Keterbatasan akses ke sumber pendidikan berkualitas tinggi adalah salah satu masalah utama yang dihadapi oleh tenaga pendidik di SMP Negeri 1 Tinggimoncong, terutama di wilayah terpencil. Banyak lembaga pendidikan memiliki perpustakaan yang terbatas atau tidak lengkap. Hal ini membuat pendidik berjuang untuk menemukan referensi yang lebih baru untuk mendukung materi pembelajaran. Memperkenalkan aplikasi iPusnas sebagai platform yang memudahkan para guru di SMP Negeri 1Tinggimoncong untuk mengakses ribuan buku digital secara gratis merupakan solusi utama dari bimbingan teknis ini. Untuk memastikan bahwa peserta benar-benar memahami cara menggunakan aplikasi iPusnas dalam pembelajaran, bimbingan ini menggunakan pendekatan interaktif dan berbasis praktik. Tujuan dari Bimbingan Teknis Pelatihan Akses Layanan iPusnas adalah untuk meningkatkan kemampuan guru SMP 1 Negeri Tinggimoncong dalam menggunakan teknologi, terutama untuk mengakses layanan perpustakaan digital yang tersedia oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Setelah pelatihan ini dilakukan, beberapa temuan menunjukkan bahwa program ini berhasil dan berdampak positif pada SMP Negeri 1 Tinggimoncong. Tenaga pendidik yang mengikuti pelatihan ini mengalami peningkatan yang signifikan dalam keterampilan mereka dalam menggunakan teknologi digital, terutama dalam menelusur informasi dan menggunakan aplikasi iPusnas.
Peningkatan Kapasitas Guru dalam Manajemen Kelas Inklusi melalui Pelatihan dan Pendampingan Berbasis Praktik di Sekolah Kamaruddin, Syamsu A; Mus, Sumarlin; Basri, Syamsurijal; Rusmayadi, Rusmayadi; Tompong, By Tri Agung Nusantara Kr. J.
KARYA: Journal of Educational Community Service Vol 4, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/karya.v4i2.81194

Abstract

Program pengabdian mengenai pengembangan manajemen pendidikan inklusif di SMA Negeri 3 Pangkep dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas sekolah dalam menyediakan layanan pendidikan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik yang beragam. Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan sekolah untuk membangun kesadaran dan komitmen bersama mengenai pentingnya layanan inklusi, dilanjutkan dengan pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan terkait pembelajaran berdiferensiasi, asesmen kebutuhan siswa, serta penyusunan RPP adaptif. Pendampingan praktik langsung dilakukan untuk mengimplementasikan strategi pengelolaan kelas inklusi, termasuk observasi kelas, umpan balik profesional, dan penyusunan dokumen teknis seperti SOP penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus, mekanisme asesmen, serta panduan layanan konseling. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru, kesiapan manajemen sekolah, serta ketersediaan pedoman kelembagaan yang mendukung implementasi pendidikan inklusif. Tahap selanjutnya diarahkan pada monitoring berkelanjutan, penguatan kemitraan strategis, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran agar sekolah dapat mengembangkan model inklusi yang lebih matang dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan belajar yang lebih ramah, adaptif, dan berkeadilan, serta menempatkan SMA Negeri 3 Pangkep sebagai sekolah yang berpotensi menjadi rujukan penerapan pendidikan inklusif di Kabupaten Pangkep
STRATEGI HUMAS DALAM MENINGKATKAN CITRA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Yusuf, Muh. Ilham Raihan; Faridah, Faridah; MUS, Sumarlin
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 6, No 2 (2025): Volume 6 No, 2 Desember 2025
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v6i2.73823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi humas dalam meningkatkan citra Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri atas Sub Koordinator Humas, Staf Pengolah Informasi dan Publikasi, serta Koordinator Kerja Sama Universitas Negeri Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Humas Universitas Negeri Makassar dalam membentuk dan meningkatkan citra institusi meliputi tujuh aspek utama yaitu, publikasi, penyelenggaraan event, penciptaan dan penyebaran berita, keterlibatan komunitas, penyampaian citra melalui informasi, lobi dan negosiasi, serta tanggung jawab sosial. Pelaksanaan publikasi dilakukan secara aktif melalui media sosial, website resmi, dan kemitraan media. Penyelenggaraan event seperti pelatihan jurnalistik dan coffee morning digunakan untuk membangun hubungan baik dengan para wartawan. Berita dibuat secara rutin untuk mendukung transparansi informasi institusi. Selain itu, Humas Universitas Negeri Makassar juga menjaga komunikasi dengan komunitas internal dan eksternal, menyampaikan citra institusi melalui konten informatif, serta menjalin kerja sama strategis melalui lobi dan keterlibatan sosial. Secara keseluruhan, strategi yang dijalankan Humas Universitas Negeri Makassar telah berkontribusi secara signifikan dalam membangun citra positif Universitas Negeri Makassar. Namun demikian, terdapat tantangan dalam hal koordinasi antarunit dan inovasi dalam strategi komunikasi yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Teknis Tenaga Kependidikan di SMK Negeri 1 GOWA Riskawati, Riskawati; Mus, Sumarlin; Hasan, Hasan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi teknis tenaga kependidikan di SMK Negeri 1 Gowa, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi efektivitas strategi tersebut. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan mendesak akan tenaga kependidikan yang profesional, kompeten, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi administrasi pendidikan di era digital yang terus berkembang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif, yang memungkinkan peneliti menggambarkan secara mendalam fenomena kepemimpinan kepala sekolah dalam konteks manajemen sekolah kejuruan serta interaksi dengan tenaga kependidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di lingkungan sekolah, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah serta tenaga kependidikan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan data secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi peningkatan kompetensi teknis melalui perencanaan berbasis kebutuhan, pelatihan dan supervisi berkelanjutan, serta penguatan kolaborasi internal dan antarunit organisasi. Faktor pendukung utama meliputi komitmen kepemimpinan, dukungan internal dari staf dan manajemen, serta ketersediaan fasilitas dan sarana penunjang, sementara hambatan muncul dari keterbatasan waktu, sumber daya pelatih, dan insentif yang terbatas. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan konsep kepemimpinan strategis dan transformasional dalam konteks tenaga kependidikan non-guru, serta memberikan implikasi praktis bagi kepala sekolah dan pembuat kebijakan untuk merancang program pembinaan teknis yang terstruktur, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan manajemen pendidikan modern.
Co-Authors A, Aldi Abd Hamid Abd Hamid Achmad Qhuzairy Qarasyi Agustang, Andi Ahlun Ansar Ahmad Restani Syukron Thayyib Ahmad Restani Syukron Thayyib Ainul Annisa Aisfebrianty Aisfebrianty Alda Alfina Putri Ali, Witri Aliyah, Nur Amin Rais Amin, Nur Azza Amrah Amrah, Amrah Andi Mappincara Andi Nurochmah Andi Wahed Andini Novianti Nilar Andriani, Andi Dewi Annisa Ramadhani Ansar Ansar Ansar Ardiansyah, Muh Ardiansyah, Muh. Arimi Yulianengsi Aris Munandar Arismunadar, Arismunadar Arismunandar Arismunandar Arismunandar Arismunandar Arismundar, Arismundar Asmar Asmar, Asmar Asrikadayani, Asrikadayani Awalia, Sindhi Ayu Hafsari Ayu, Sukma Bastiana Bastiana DA, Dian Angraini Dewa Saputra Dian Febrianty Dinar Afriani Dira Tri Andini Djuma, Dinul Achmad Elfira Elfira, Elfira Faizal Faizal Faizal Faizal, Faizal FARIDAH Faridah Faridah Felia, Elsa Fitriani Fitriani Galigo, Galigo Hadirah, Hadirah Hasan Hasan Hasan Hasan HB, Lukman Helmi Hidayanti Helmi Nurrahmah Hermawan, Nanang Hidayat, Nopri husrah, husrah Ikhsan, Alim Irawanda, Gita Irmawati Irmawati Irmawati Irmawati Irmawati Irmawati Irwan, Arianto Istiqomah, Dwi Kamaruddin, Syamsu A Khairunnisa Khairunnisa Kumau, Agustina Laksono Trisnantoro M. Bachtiar Mallombasi, A. Malik Masrah, Sukmawati Megawati - Miftahul Jannah Muh. Ardiansyah Muhammad Agus Muhammad Agus Muljanto Muhammad Ardiansyah Muhammad Ardiansyah Muhammad Asrijal Mustafa Mustafa Nisrinah Nisrinah Nur Azizah Nur Baladina Nur Cahyani Nur Fadylla Istiqamah Nur Lisyah Fitaloka Syahrir Nurfatimah Nurfatimah Nurhikmah Nurhikmah Nurmeni, Nurmeni Nurul Fajriani Nurul Hasanah Nurul Rezky PD, Sarny Lentasik Rahmadhani Rahmadhani Riana, Riska Iva Riskawati Riskawati, Riskawati Rivaldy Ermansyah Rusmayadi Semchalista, Semchalista Sirajuddin Saleh Siti Habibah Siti Habibah Siti Hasri Ainun Sitti Habibah Sitti Habibah Sri Hastuti Sri Rahayu Fadliyah St. Habibah St. Habibah Suci Cahyani Sulfia, Sulfia Supardi, Rafsanjani SURYANI Syam, Dewi Lestari Syamsu Kamaruddin Syamsu Rijal Syamsuriah Tompong, By Tri Agung Nusantara Kr. J. Wahira Wahira Wahira Wahira Wahyu Sandi Setiawan Wiwik Handayani Yahya, Selviana Wulandari Yusuf, Muh. Ilham Raihan