p-Index From 2021 - 2026
11.221
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Islam Futura Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Al Ishlah Jurnal Pendidikan Shautut Tarbiyah FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Journal of Humanities and Social Studies JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam SABILARRASYAD Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Fitrah: International Islamic Education Journal Cybernetics: Journal of Research and Educational Studies Fitrah: Journal of Islamic Education Continuous Education : Journal of Science and Research Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Sciences IDARAH : Jurnal Pendidikan dan Kependidikan Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Journal of Social Work and Science Education FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur’an dan Hadits Pada Siswa Mukti, Abd.; Arsyad, Junaidi; Bahtiar, Achmad
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.4213

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi penanaman nilai-nilai pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an dan Hadis pada kurikulum, ekstrakurikuler dan sarana prasarana. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan teknik analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, pengujian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Implementasi penanaman nilai-nilai karakter berbasis Al-Qur’an dan Hadits pada siswa-siswi di SMP Plus Darul Ilmi Murni pada kurikulum, ektrakurikuler, dan sarana prasarana adalah dengan adanya komitmen bersama dituangkan ke dalam visi misi dan tujuan sekolah, selanjutnya dalam kurikulum, silabus, metode dalam proses pembelajaran, bidang studi, dan program sekolah berupa salat berjamaah di masjid, tahajjud, tahsin, tahfidz Al-Qur’an, gerakan infak sedekah, praktik fardhu kifayah, praktik Bahasa Arab dan Inggris, kepemimpinan, mengunjungi dan menyumbang bagi teman atau keluarga yang sakit dan berduka. Pada kegiatan ekstrakurikuler yaitu pada pramuka, renang, olahraga, kesenian seperti seni tari dan drama, bela diri, organisasi siswa, dan kepemimpinan dengan selalu dimulai membaca bismillah dan doa, adanya pemberian motivasi, menyampaikan makna dan manfaat kegiatan, memberikan pujian dan sangsi, menunjukkan keteladanan, serta pakaian yang digunakan harus menutup aurat. 
Types Of Rasulullah’s Educational Media in The Perspective of Bukhari Hadith Arsyad, Junaidi; Ritonga, Maisaroh; Nahar, Syamsu
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4565

Abstract

This research means to defeat the issue of the absence of instructive media and the negligible use by instructors in educating and learning exercises, particularly PAI learning in schools or madrasas. This exploration makes sense of that well before this time different Rasulullah saw. have involved different sorts of instructive media in learning exercises which are arrangements in conquering the above issues, which are tracked down in a few hadiths in the book Jami' As-Sahih by Imam Bukhari. This exploration is a sort of library research. The information legitimacy strategy is done with the level of trust (validity) and constancy by examining research information. Information examination utilized in this exploration is content examination. The consequences of this review are that overall the kinds of instructive media involved by the witnesses in conveying material in the educational experience are characterized into 4 sorts of media, to be specific: a. Human-based media incorporates: pretending, Rasulullah saw. utilizing the tongue, fingers, hands, nose, knees and the tips of the toes. b. Print media, Rasulullah saw. using mail. c. Visual media, including: pictures, sun, moon, trees and plants and downpour, and d. sound media. Rasulullah saw. using sound media by raising his voice and utilizing the word قرا in a few hadiths.
Peran Muslimat Al-Washliyah dalam Pendidikan di Kota Medan Pasca Reformasi Putra, Rizki Ananda; Lubis, Syaiful Akhyar; Arsyad, Junaidi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.4778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Muslimat Al-Washliyah terkhusus di bidang pendidikan setelah era reformasi. Untuk memperoleh sumber data penelitian, dilakukan upaya kombinasi penelitian lapangan dan studi kepustakaan, di mana peneliti bertugas sebagai peneliti partisipan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Organisasi Muslimat Al-Washliyah berdiri pada tanggal 12 November 1938 di Pematang Siantar dengan nama awal Puteri Al-Washliyah. Sebelum Muslimat Al-Washliyah didirikan, organisasi Al-Washliyah yang pertama dibentuk dan didirikan pada tanggal 30 November 1930, artinya Muslimat Al-Washliyah berdiri 8 tahun setelah organisasi Al-Washliyah didirikan. Komitmen Al-Washliyah untuk mendirikan suatu organisasi sangatlah tinggi, dilihat dari usaha dan peranannya. Dan peranan Muslimat Al-Washliyah begitu penting dan berdampak positif dalam kemajuan organisasi terutama di bidang pendidikan. Setelah era reformasi peran Muslimat Al-Washliyah mampu membawa dampak yang begitu signifikan dalam perkembangannya baik lembaga-lembaga pendidikan umumnya, mulai dari pendidikan pra sekolah sampai pendidikan tinggi, baik pendidikan formal dan non-formal mengalami perkembangan baik dari segi fasilitas, jumlah unit bangunan sekolah maupun program-program pendidikan.
Penerapan Pendidikan Islam dalam Masyarakat Minoritas Muslim di Kecamatan Sirandorung Kabupaten Tapanuli Tengah Hasugian, Nurdalipah; Budianti, Yusnaili; Arsyad, Junaidi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.4846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi sosial-religius di Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah, serta penerapan pendidikan Islam dalam masyarakat minoritas Muslim di wilayah tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam penerapan pendidikan Islam di Kecamatan Sirandorung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial-religius di Kecamatan Sirandorung mencerminkan adanya keragaman agama, dengan mayoritas penduduk menganut agama lain selain Islam. Penerapan pendidikan Islam di wilayah ini juga menghadapi sejumlah hambatan, termasuk keterbatasan sumber daya, terbatasnya akses ke lembaga pendidikan Islam formal, dan resistensi budaya serta pandangan negatif dari masyarakat mayoritas terhadap praktik keagamaan minoritas Muslim.Namun, penelitian ini juga menunjukkan adanya upaya yang dilakukan oleh masyarakat minoritas Muslim di Kecamatan Sirandorung untuk mempertahankan dan mengembangkan pendidikan Islam. Upaya tersebut melibatkan pendirian lembaga pendidikan Islam informal, pemanfaatan teknologi informasi, serta kolaborasi dengan komunitas Muslim di luar wilayah setempat.Temuan penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi sosial-religius di Kecamatan Sirandorung, serta tantangan dan hambatan dalam penerapan pendidikan Islam di masyarakat minoritas Muslim. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam memahami dan mengatasi hambatan yang dihadapi
Internalization of Multicultural Islamic Education in Pharmaceutical Vocational School, Medan City Dalimunthe, Uswatun; OK, Azizah Hanum; Arsyad, Junaidi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.4991

Abstract

Pharmacy Vocational High School is one of the educational institutions involved in the form of health services. Interdisciplinary knowledge is not enough. Pharmacy majors also emphasize developing potential in the technology for manufacturing, storing and supplying medicines. In the daily context, it also requires interaction in a multicultural environment and adheres to Islamic values. In general, Islamic teachings with a multicultural paradigm have been manifested in Islamic religious education which is explicitly expected to be implemented by all students in their professional world. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. This research managed to find that; Islamic religious education with a multicultural paradigm has been successfully internalized through good interrelationships in the school environment, internalized values include tolerance (tasamuh), mutual assistance (ta'awun) and social harmony (tawazun), and moderation in religion (tawasuth). Furthermore, this study also found that the internalization of multicultural values goes through the stages of value transformation, value transactions, and trans-internalization of values that are manifested through teaching and cultivating by upholding tolerance.
Strategi Dayah Salafiyah Dalam Mencetak Kader Ulama Di Era Modern Munzir, Munzir; Lubis, Lahmuddin; Arsyad, Junaidi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.5508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Strategi, kontribusi dayah salafiyah dalam mencetak Kader Ulama di era Modern ini . Penelitian ini berargumen bahwa dayah salafiyah memiliki peran strategis dalam menjadikan Santri menjadi calon Ulama di era Modern. Dayah salafiyah merupakan lembaga pendidikan Islam paling awal di Indonesia. Dayah mempunyai peranan penting dalam upaya mewarisi dan mendakwah religius, warisan intelektual dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Proses pengumpulan data dilakukan menggunakan alat studi dokumentasi, observasi, catatan lapangan dan wawancara. Setelah memperoleh data, peneliti menganalisis dengan teknik mereduksi data, menyajikan data, melakukan verifikasi dan menarik kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa: pertama, peranan dan kontribusi dayah salafiyah dalam mencetak kader Ulama dalam di era modern selalu melibatkan pimpinan dayah, teungku dayah, santri dan masyarakat. Pimpinan dayah selalu aktif dalam kegiatan mendakwah baik di dalam dayah maupun di luar dayah. Kedua, strategi dalam mencetak kader ulama di dayah dilakukan dengan membuat kebijakan pimpinan dayah, pembiasaan, membangun kesadaran santri, keteladanan, kedisiplinan dan pembudayaan. Semua kegiatan dan strategi dipantau dan dinilai oleh pimpinan dayah atas keberhasilan guru dan santri dalam mencetak kader ulama yang ada pada    dayah Salafiyah di era Modern.
ACADEMIC CULTURE INSYEKH ABDUL HALIM HASAN BINJAI INSTITUTE Asry, Wina; Nasution, Wahyudin Nur; Arsyad, Junaidi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v13i01.5800

Abstract

This research aims to analyze (1) the Implementation of Lecturer and Student Academic Ethics at the Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Institute, (2) the Implementation of Lecturer and Student Academic Activities at the Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Institute, (3) the Implementation of Lecturer and Student Academic Work at the Sheikh Institute Abdul Halim Hasan Binjai. This type of research is qualitative research with a phenomenological approach: the research data collection instrument used observation, interviews, and documentation techniques. The results of the discussion of research data obtained the following conclusions: (1) Implementing academic ethics for lecturers and students on the Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Institute campus applies various forms of sound and correct academic attitudes and behavior values. (2) Implementation of academic activities for lecturers and students on the Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Institute campus has implemented all activities while in the campus academic environment, starting from learning activities, research, service, and other activities that support the tri dharma of higher education. (3) Implementing the academic work of lecturers and students on the Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Institute campus has produced scientific essays based on facts and written according to the applicable writing methodology.
Community Participation in Shaping the Religious Character of Mosque Youth in Asahan Regency as Informal Islamic Education Ahyar, Saiful; Nahar, Syamsu; Arsyad, Junaidi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.6567

Abstract

This research aims to analyze: Community participation in shaping the character of mosque youth, in the form of strategic steps, supporting and inhibiting factors, efforts to overcome obstacles for mosque youth in Asahan Regency. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach, data collection techniques using observation, interviews and document study, and techniques for ensuring the validity of the data using credibility, transferability, dependability and comfirmability. The results of this research are that; The similarity of views in developing the religious character of teenagers is not optimal, the pattern of fostering the religious character of teenagers includes, involving teenagers in community activities, controlling teenagers in destroying mosques, coaching in the form of economic independence for teenagers such as selling to break the fast.The conclusion of this research is that parents do not agree with mosque teenagers, the optimization of the approach has not been achieved, for teenagers themselves who like to get together.
Sultan Baharuddin Harahap: Kiprahnya dalam Pengembangan Pendidikan Islam di Kabupaten Tapanuli Selatan HTS, Wike Wijayanti; Hanum, Azizah; Arsyad, Junaidi
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 6(2), June 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v6i2.8035

Abstract

The purposes of this research is to obtain the biography, contributions and progress of Sultan Baharuddin Harahap in South Tapanuli. The research method used is qualitative research with a character study approach. This writing was produced by collecting data obtained by reading references through articles, journals, books, then approaching the family, loyal bodyguards of Sultan Baharuddin Harahap, friends of Sultan Baharuddin Harahap's wife, and heads/managers of educational institutions left behind by the Sultan. Baharuddin Harahap. The results of the research show that Sultan Baharuddin Harahap is a famous king in South Tapanuli Regency who has the title "Daulat Raja Tuantua Patuan Nagaga Najungal". Apart from that, he also plays a role as a religious and traditional figure, preserving the local wisdom of Dalihan Natolu and local culture which had been in suspended animation, then contributed to establishing the Baharuddin Modern Islamic Boarding School in Janji Mauli, and RA Al-Muta'allimin Bagas Godang, Donor of Pani Asuhan, established a tareqat/parsulukan place located at Tolang Jae.
Kompetensi Guru dalam Perspektif Imâm Abȗ Ḥanȋfah: Kajian Kitab Waṣiyyah Al-Imâm Abȋ Ḥanȋfah Li Yȗsuf Ibn Khâlid As-Samtiyy Daulay, Rosul Pilihan; Arsyad, Junaidi; Budianti, Yusnaili
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 6(2), June 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v6i2.8165

Abstract

This research aims to analyze: Biography and socio-political setting of Imâm Abȗ Ḥanȋfah's scholarship, personality and social competence of teachers according to the views of Imâm Abȗ Ḥanȋfah in the book Waṣiyyah Al-Imâm Abȋ Ḥanȋfah li Yȗsuf ibn Khâlid As-Samtiyy and the relevance of Imâm Abȗ Ḥanȋfah's views on competence teacher's personality and social life in the context of today's Islamic education.The research method is qualitative with a library research approach. The data analysis technique uses content analysis, namely: studying and reviewing the book Waṣiyyah Al-Imâm Abȋ Ḥanȋfah li Yȗsuf ibn Khâlid As-Samtiyy, recording the material in the form of a short summary , look for other references and collect things related to research, match with relevant books, analyze reading sources in more depth and draw conclusions from the research results.The results of the research include: Imâm Abȗ Ḥanȋfah was a great scholar who founded Mażhab Ḥanâfî. He is also a cleric and trader in Kufa City, where he was born. Imâm Abȗ Ḥanȋfah refused to be appointed Qâḍi by the king because he felt unworthy of having more 'âlim clerics. This refusal meant that he was considered to have opposed the king and was imprisoned. Imâm Abȗ Ḥanȋfah considers it important for a teacher to have personality and social competence. This view is proven by the will given to his student, Yȗsuf bin Khâlid As-Samtiyy. These wills consist of 16 personal competence wills and 58 social competence wills. This will must be implemented by teachers in interacting in educational institutions and in society. Imâm Abȗ Ḥanȋfah's aim in giving this testament is so that his students and current teachers can be accepted in the educational environment accompanied by a feeling of love from the students.
Co-Authors Abd. Mukti, Abd. Aceh, Yusna Achyar Zein, Achyar Ahyar, Saiful Aldiansyah, Aldiansyah Amiruddin Siahaan Ananda, Rusydi Aniah, Siti Anisah, Indira Dwi Asry, Wina Bahtiar, Achmad Bako, Abdul Aziz Azhar Bakti, Surya Barus, Ari Pramaji Basuki, Listari Budianti, Yusnaili Cibro, Andika Cibro, Andika Novriadi Dalimunthe, Uswatun Damanik, Muhammad Zein Daulay, Rosul Pilihan Dawolo, Surya Rahmani Dedi Sahputra Napitupulu Desriadi, Desriadi Dianthiny, Suci Faisal Musa Fajri, Samsul Gea, Yusnidar Habibie Ramadhan, Habibie Hanum OK, Azizah Hanum, Azizah Harahap, Halimatussakdiah Hasan Asari Hasibuan, Asril Azhari Hasibuan, Nur Syakinah Hasugian, Nurdalipah HTS, Wike Wijayanti Huda, Abdullah Bill Irfan Fauzi Islamy, Pajriah Putri Khairul Amri Kisworo, Angen Yudho Lahmuddin Lubis Lubis, Anisah Sari Lubis, Julika Sari Lubis, Syaiful Akhyar M. Mahdi Alatas Maisaroh Ritonga Mandasari, Dayanti Mangunsong, Irvan Mardianto Mardianto Maruhawa, Arenibi Maya Sari, Ita Mohd Jamil, Mohd Ridhuan Muhammad Irsan Barus Muhammad Rayhan Muharrir , Muharrir Mukti, Abd Muliyani, Tri Munzir Munzir Munzir, Munzir Muslim Muslim Nahar, Syamsu Nasution, Abdusima Nasution, Hasan Bakti Nawawi Nawawi Nazara, Lily Indra Wirana Nefi Darmayanti Nunu Mahnun Nur Hidayati Nursalimah, Nursalimah OK, Azizah Hanum Pasaribu, Taupik Pathiyah, Nurul Rahmaini, Siti Ramadhani, Havelia Rambe, Syahril Rita Septiani, Rita Rizki Ananda Putra Rudi, Muhammad Saif Aziz, Muhammad Salminawati sapri sapri Shifa, Mawaddatus Siagian, Yessy Tesya Ningsih Sinaga, Henri Siregar, Zulfikar Ali Buto Siti Ardianti Solihah Titin Sumanti, Solihah Titin Subaidi Subaidi, Subaidi Suci Apriani Suherlan, Ano Sutrisno, Sutrisno Syafi'i, Iqbal Syamsul Kurniawan Syarifuddin Syarifuddin Telaumbanua, Idam Shaleh Telaumbanua, Nuril Meylani Umar Faruq Wahdi, Wahdi Wahyudin Nur Nasution, Wahyudin Nur Wiguna, Bagus Zalukhu, Sapran Zebua, Syafrudin Zega, Intan Permata Sari