p-Index From 2021 - 2026
11.864
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Islam Futura Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Al Ishlah Jurnal Pendidikan Shautut Tarbiyah FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Journal of Humanities and Social Studies JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam SABILARRASYAD Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Fitrah: International Islamic Education Journal Cybernetics: Journal of Research and Educational Studies Fitrah: Journal of Islamic Education Continuous Education : Journal of Science and Research Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Sciences IDARAH : Jurnal Pendidikan dan Kependidikan Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Journal of Social Work and Science Education FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

PHYSICAL EDUCATION IN SAHIH AL BUKHARI: INSIGHTS FROM THE HADITH Bakti, Surya; Nahar, Syamsu; Arsyad, Junaidi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 001 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Spesial Issue)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v14i001.9384

Abstract

This study aims to analyze the term physical education in the book of Sahih al-Bukhari, analyze the material of physical education in the book of Sahih al-Bukhari, and analyze the relevance of physical education in the book of Sahih al-Bukhari to contemporary Islamic education. This research method is a library research type. The results of the study show that there are a number of hadiths that explicitly or implicitly reflect the attention of the Prophet Muhammad. on physical education, namely hadith numbers 5649, 2684, 3122, 403, 2655, 2658, 6791, 5055, 3925, 1699, 6781 and 2920. Physical education by maintaining diet is found in hadith numbers 4959, 631, 5043, 5153 and 3893. Physical education with natural medicine is found in hadith numbers 5252, 854, 5807 and 1804. The material on sports education in the book of Sahih al-Bukhari, includes various types of relevant physical activities, such as wrestling, archery, horse riding, throwing. The material on physical education through natural medicine also contains several health practices taught by the Prophet Muhammad, such as the recommendation to drink honey, qailulah. The relevance of physical education in the book of Sahih al-Bukhari to contemporary Islamic education shows that the values ​​and practices of physical education in the hadiths of Sahih al-Bukhari are still very applicable today.
Living Qur'an Through Calligraphy Extracurricular (Living Qur’an Melalui Ekstrakurikuler Kaligrafi) Mandasari, Dayanti; Arsyad, Junaidi
Shautut Tarbiyah-IAIN Kendari Vol. 30 No. 2, November (2024): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pend
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/str.v30i2.9883

Abstract

This research is motivated by students who take part in calligraphy extracurricular activities at MAS PTPN VI Berangir, where calligraphy, as an art form with Qur'anic values, has been made an extracurricular activity. The purpose of this study is to examine the impact of calligraphy extracurricular activities on students in practising Qur'anic values, known as the concept of Living Qur'an. This study uses a qualitative method with a descriptive analysis approach. The research location was at MAS PTPN VI Berangir, North Labuhanbatu Regency, with data sources obtained from interviews with calligraphy extracurricular teaching teachers, as well as observation and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the process of implementing Living Qur'an was divided into two, namely the learning process and the understanding process. The impact of Living Qur'an through this calligraphy extracurricular is that students become more appreciative of the Qur'an and take the time to read the Qur'an after fard prayers, where those who were previously lazy to read it are now diligent. The challenges faced in this Living Qur'an process include an unsupportive social environment as well as students' lack of motivation and laziness. Keywords: Living Qur'an, Extracurricular, Calligraphy
Transformasi Kurikulum Sesudah Kemerdekaan Hingga Munculnya SKB 3 Menteri Tahun 1975 di Madrasah Sinaga, Henri; Arsyad, Junaidi; Sumanti, Solihah Titin
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; 1) Menganalisis bagaimana sejarah munculnya Depertemen Agama dan partisipasinya terhadap madrasah, 2) Menganalisis bagaimana perkembangan pelajaran umum dan agama di madrasah sesudah kemerdekaan, 3) Menganalisis bagaimana perkembangan pelajaran umum dan pelajaran agama di madrasah setalah munculnya SKB 3 Mentri sebagai penggerak kemajun madrasah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi sejarah. Pengumpulan data melalui penitian library research dan  observasi mendalam. Instrumen utama penelitian dibantu pedoman observasi dan penelitian buku. Tehnik analisis data yang digunakan adalah heuristic, verivikasi, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kementerian Agama lahir pada 03 Januari 1946, Sebelum lahirnya SKB 3 Menteri (Setelah Kemerdekaan), pendidikan di madrasah hampir seluruhnya berfokus pada pembelajaran agama Islam, dengan sekitar 70-80% dari total jam pelajaran dikhususkan untuk ilmu-ilmu agama. Pelajaran umum hanya mendapatkan porsi yang sangat kecil, sekitar 20-30%. Hal ini mencerminkan peran madrasah sebagai lembaga pendidikan agama yang utama pada masa tersebut. Setelah lahirnya SKB 3 Mentri 1975 pembagian antara pelajaran agama dan pelajaran umum di madrasah mulai seimbang dengan porsi pelajaran umum sekitar 60%-70% dan pelajaran agama sekitar 30%S-40%.
Kebijakan Kementerian Agama Gunungsitoli Terhadap Pendidikan di Madrasah Waruwu, Agus Rahman; Arsyad, Junaidi; Hanum, Azizah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan kebijakan Kementerian Agama Kota Gunungsitoli terhadap pengembangan pendidikan Madrasah, pelaksanaan kebijakan pengembangan pendidikan Madrasah di Kementerian Agama Gunungsitoli, dan evaluasi kebijakan pengembangan pendidikan Madrasah di Kementerian Agama Kota Gunungsitoli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi analisis kebijakan. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dalam tesis ini pertama; kebijakan yang dirancang dari atas sering kali tidak cukup fleksibel untuk menyesuaikan dengan kondisi lokal. Pada akhirnya, beban untuk memastikan kebijakan itu berhasil sering kali jatuh di pundak kepala madrasah, guru, dan masyarakat, yang harus berjuang dengan segala keterbatasan. Narasi ini bukan hanya tentang masalah, tetapi juga tentang semangat untuk terus mencoba, meskipun jalan yang harus dilalui sangat berat. Kedua; Perencanaan kebijakan Kementerian Agama Kota Gunungsitoli dalam pengembangan pendidikan madrasah menunjukkan upaya yang terorganisir dan adaptif terhadap tantangan lokal yang kompleks. Proses perencanaan ini dimulai dengan identifikasi kebutuhan langsung di lapangan, yang melibatkan masukan dari kepala madrasah, guru, dan masyarakat. Ketiga; Evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Agama dan pihak madrasah telah menunjukkan langkah-langkah strategis, termasuk kunjungan langsung ke madrasah, pengumpulan laporan rutin, serta diskusi internal. Pendekatan ini mencerminkan upaya yang komprehensif untuk memahami kondisi riil di lapangan, meskipun menghadapi keterbatasan seperti jumlah staf monitoring, sumber daya yang terbatas, dan kualitas laporan yang belum sepenuhnya mencerminkan realitas.
LEKTUR KEPENDIDIKAN ISLAM: GENRE ADAB (Sebuah Penelusuran Literatur Klasik Tentang Etika Akademis) Arsyad, Junaidi
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 2 (2019): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.281 KB) | DOI: 10.30829/taz.v8i2.573

Abstract

Perkembangan peradaban Islam sejak zaman awal dinasti Abbasiyah telah banyak melahirkan literatur yang merumuskan mengenai etika dalam profesi terutama dalam hal profesi kependidikan di antaranya terkait moralitas pendidik dan peserta didik yang biasa dikenal dengan istilah etika akademis. Penulisan ini bertujuan menyingkap serta menelusuri literatur klasik terkait dengan etika akademik. Survei terhadap literatur tersebut dilakukan terhadap lima kitab klasik yang membahas etika akademik. Etika akademik merupakan tonggak yang harus dimiliki setiap orang yang berprofesi sebagai pendidik maupun peserta didik agar terjamin keberkahan ilmu pengetahuan dan keberlangsungan kegiatan ilmiah sepanjang masa sebagaimana yang telah dicontohkan serta ditulis para ilmuwan Muslim sejak abad pertengahan itu.Kata Kunci: adab, etika akademik, literatur
Metode Kisah Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Kontemporer Arsyad, Junaidi
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2017): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.317 KB) | DOI: 10.30829/taz.v6i1.142

Abstract

Metode kisah merupakan salah satu metode mendidik dengan keindahan, keajaiban, dan pesonanya tersendiri. Kisah disukai oleh semua orang baik tua maupun muda. Bahkan dalam al-Quran dan hadis banyak menceritakan tentang kisah maupun sejarah masa lalu. Kisah yang termaktub dalam al-Quran dan hadis merupakan salah satu metode pendidikan untuk membina kepribadian masyarakat dan peserta didik melalui penyampaian informasi dan kebenaran. Islam menyadari akan adanya sifat alamiah manusia yang menyukai cerita dan menyadari pengaruh besar terhadap perasaan. Oleh karena itu Islam menggunakan cerita untuk dijadikan salah satu metode dalam pendidikan.
Metode Keteladanan Dalam Perspektif Sirah Nabawiyah Arsyad, Junaidi
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2017): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.162 KB) | DOI: 10.30829/taz.v6i2.200

Abstract

Kepribadian Nabi saw. telah menjadi faktor utama dalam mengajar umat Islam, mendidik adab mereka, mengubah pola pikir dan cara pandang mereka, memperbaiki perilaku mereka, dan menuntun mereka membangun kepribadian dan masyarakat yang Islami. Ketika menekankan pentingnya mengikuti Rasulullah saw. dengan menyebutnya sebagai teladan yang baik, al-Quran telah mengambil panutan sebagai metode mewujudkan sasaran-sasarannya. Karena itu, seorang guru harus mencontohkan cara yang ia ajarkan dan didik agar ia menjadi panutan. Janganlah ada pertentangan apa pun antara perkataan dan perbuatannya, sehingga para murid menjadikan gerak dan diamnya sebagai panutan yang mereka teladani, terlebih lagi akhlaknya dan caranya. Jika tidak, pendidikan hanya akan berubah menjadi pengajaran, dan ceramah bebas yang sama sekali tidak memiliki pengaruh nyata dalam kehidupan peserta didik. Karena Nabi Muhammad saw. adalah seorang teladan dalam segala aspek kehidupan dengan berbagai sisi keagungan. Setiap orang yang sadar tentu menemukan sisi agung pada diri Rasulullah saw.
PERSONALITI NABI MUHAMMAD SAW DAN PENGARUHNYA BAGI PENDIDIKAN ISLAM Arsyad, Junaidi
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.291 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.835

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana personaliti Nabi Muhammad Saw. dan bagaimana pula pengaruhnya bagi pendidikan Islam. Hal ini didasari dari keberhasilan beliau mendidik para sahabat dengan dasar pendidikan yang sesuai dengan tuntutan ruh, jiwa dan fitrah manusia, sehingga para pengikutnya mampu menjadi pemimpin dunia untuk berabad-abad lamanya ketika mereka berpegang teguh dengan dasar-dasar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Dengan metode deskriptif tersebut dapat dijelaskan suatu gejala, kejadian maupun peristiwa yang terjadi pada saat sekarang dimana peneliti berusaha untuk memotret peristiwa dan kejadian yang menjadi pusat perhatian untuk kemudian digambarkan apa adanya dengan mengumpulkan bahan-bahan bacaan yang diperlukan, memilah dan memilih bahan bacaan yang relevan, menelaah bahan-bahan bacaan, kemudian membuat kerangka tulisan, untuk selanjutnya dipaparkannya secara sistematis, mendalam, dan komprehensif terkait personaliti Nabi Muhammad Saw. dan pengaruhnya bagi pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima personaliti Nabi Muhammad Saw. yang berpengaruh pada pendidikan Islam yakni budi pekerti yang paripurna, baik dan belas kasih, murah hati dan dermawan, santun dan berwibawa serta zuhud, qona’ah dan tidak berlebihan. Begitu kuatnya pengaruh personaliti tersebut menjadikan begitu semaraknya kebangkitan ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam sebagaimana yang ditoreh dalam tinta emas sejarah sebagaimana dalam tulisan ini.Kata Kunci: Personality, Pendidikan, Islam
URGENSI PERILAKU NABI MUHAMMAD TERKAIT PENDIDIKAN ISLAM Arsyad, Junaidi
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.729 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i1.748

Abstract

Studi ini berusaha menyingkap bagaimana perilaku Nabi dalam kehidupannya sehari-hari akan berpengaruh terhadap pendidikan Islam terutama bagi seorang guru yang dapat menjadikan perilaku Nabi tersebut menjadi sebuah kompetensinya ketika ingin menjadi guru yang profesional. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan sejarah sosial. Data yang diperoleh akan dianalisis dan disajikan secara deskriptif dengan cara memilih topik, mengumpulkan sumber, memverifikasi data, menginterpretasikannya dan untuk selanjutnya dilakukan rekonstruksi agar menjadi penjelasan yang utuh dan komprehensif sehingga mudah dimengerti dan dipahami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam perilaku keseharian yang ada pada diri Nabi Muhammad Saw. terkait pendidikan Islam, antara lain, satunya kata dengan perbuatan, yang kesemuanya itu menjadi teladan bagi segenap guru dan pendidik. Dengannya diharapkan dapat menjadi panduan dan tuntunan dalam pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan kependidikan yang dilakukannya sehari-hari. Kata Kunci: Perilaku Nabi, Pendidikan, Islam
Ethics of Educators and Students According to 'Aidh al-Qarni in the Book Iqra' Bismirobbika Ridho, Muhammad; Arsyad, Junaidi; OK, Azizah Hanum
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 20, No. 3 : Al Qalam (In Progress May 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v20i3.6578

Abstract

This study aims to examine the concept of educator and student ethics according to 'Aidh Al-Qarni in the book Iqra’ Bismirobbika and its relevance to modern education. The research is motivated by the decline of moral values in education, where the teacher–student relationship has begun to lose its ethical and spiritual meaning. Al-Qarni’s views, which emphasize sincerity, purity of heart, and compassion in the educational process, form the foundation of this study. The research employs a qualitative approach through library research. The primary source is Iqra’ Bismirobbika (2005) along with other works of Al-Qarni, analyzed using content analysis to explore the ethical values contained within. The results show that educator ethics include sincerity, compassion, gentleness, purity of heart, and honesty, while student ethics involve sincere intention for Allah, respect for teachers, avoidance of sin, and the practice of knowledge. These values remain relevant as moral guidelines for Islamic education in the modern era.
Co-Authors Abd. Mukti, Abd. Aceh, Yusna Achyar Zein, Achyar Ahyar, Saiful Aldiansyah, Aldiansyah Amiruddin Siahaan Ananda, Rusydi Aniah, Siti Anisah, Indira Dwi Asry, Wina Bahtiar, Achmad Bako, Abdul Aziz Azhar Bakti, Surya Barus, Ari Pramaji Barus, Muhammad Irsan Basuki, Listari Budianti, Yusnaili Budiman Budiman Cibro, Andika Cibro, Andika Novriadi Dalimunthe, Uswatun Damanik, Muhammad Zein Daulay, Rosul Pilihan Dawolo, Surya Rahmani Dedi Sahputra Napitupulu, Dedi Sahputra Dianthiny, Suci Dra. Retno MLIS. Sayekti Eka Yusnaldi Fajri, Samsul Gea, Yusnidar Habibie Ramadhan, Habibie Hanum OK, Azizah Hanum, Azizah Harahap, Halimatussakdiah Hasan Asari Hasibuan, Asril Azhari Hasibuan, Nur Syakinah Hasugian, Nurdalipah HTS, Wike Wijayanti Huda, Abdullah Bill Irfan Fauzi Islamy, Pajriah Putri Khairul Amri Kisworo, Angen Yudho Lahmuddin Lubis Lubis, Anisah Sari Lubis, Julika Sari Lubis, Syaiful Akhyar M. Mahdi Alatas Maisaroh Ritonga Mandasari, Dayanti Mangunsong, Irvan Mardianto Mardianto Maruhawa, Arenibi Maya Sari, Ita Mohd Anuar Ramli Mohd Jamil, Mohd Ridhuan Muhammad Rayhan Muhammad Ridho Muharrir , Muharrir Mukti, Abd Muliyani, Tri Munzir Munzir Munzir, Munzir Musa, Faisal Muslem Muslem, Muslem Muslim Muslim Nahar, Syamsu Nasution, Abdusima Nasution, Hasan Bakti Nawawi Nawawi Nazara, Lily Indra Wirana Nefi Darmayanti Nunu Mahnun Nur Hidayati Nursalimah, Nursalimah OK, Azizah Hanum Pasaribu, Taupik Pathiyah, Nurul Rahmaini, Siti Ramadhani, Havelia Rambe, Syahril Rita Septiani, Rita Rizki Ananda Putra Rudi, Muhammad Saif Aziz, Muhammad Salminawati Salminawati sapri sapri Shifa, Mawaddatus Shukor, Syahirah Abdul Siagian, Yessy Tesya Ningsih Sinaga, Henri Sinaga, M. Yunus Siregar, Zulfikar Ali Buto Siti Ardianti Solihah Titin Sumanti, Solihah Titin Subaidi Subaidi, Subaidi Suci Apriani Suherlan, Ano Sutrisno, Sutrisno Suwanto Syafi'i, Iqbal Syamsul Kurniawan Syarifuddin Syarifuddin Telaumbanua, Idam Shaleh Telaumbanua, Nuril Meylani Titin Sumanti, Solihah Umar Faruq Usiono Usiono Wahdi, Wahdi Wahyudin Nur Nasution, Wahyudin Nur Waruwu, Agus Rahman Wiguna, Bagus Zalukhu, Sapran Zebua, Syafrudin Zega, Intan Permata Sari