p-Index From 2021 - 2026
5.612
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Litera Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia BASASTRA BAHASTRA Lingua Cultura Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Prosiding Ilmu Pendidikan Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KEMBARA Jurnal Gramatika Indonesian Language Education and Literature Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Sejarah dan Budaya Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Proceedings Education and Language International Conference Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Diglosia DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Metamorfosa Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya International Journal of Pedagogy and Teacher Education Jurnal Madah PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Suar Betang Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra JUKANTI (Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi) Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya IJOLTL (Indonesian Journal of Language Teaching and Linguistics) LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Paedagogy Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ittishal Educational Research Journal ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Kode : Jurnal Bahasa IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) SWARNA Widyaparwa JGK (Jurnal Guru Kita) Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Prosiding Seminar Nasional Unimus SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

SYMBOLIC MEANINGS OF AMONG TEBAL RITUAL IN NOVEL GENDUK BY SUNDARI MARDJUKI Lerry Alfayanti; Sarwiji Suwandi; Retno Winarni
Humanus: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Vol 16, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.032 KB) | DOI: 10.24036/humanus.v16i2.7972

Abstract

This study aims to describe the symbolic meanings of among tebal ritual and the description of attitude of life of the tobacco farmers on the slopes of Sindoro in novel Genduk by Sundari Mardjuki. This research uses descriptive qualitative method which put forward on content analysis with in-depth reading on the novel. The problem in this research is the symbolic meaning of among tebal ritual and the description of the attitude of life of the tobacco farmers on the slopes of Sindoro which is reflected from among tebal ritual in the novel Genduk. The data of this research are all symbolic expressions in among tebal ritual and all words and sentences that describe the attitude of life of the tobacco farmers on the slopes of Sindoro in the novel Genduk. Result this research can describe the symbolic meaning of among tebal ritual which consists of symbolic meaning of ritual offerings that are white, yellow, red, and black tumpeng which symbolize the four elements in human beings that cannot be separated and jajan pasar that symbolize human character in this world is different. Prayer in rituals has a high expectation for tobacco plants to be planted to grow fertile with good harvest. The symbolic meaning of the procession of among tebal ritual is the togetherness that is in the society of tobacco farmers on the slopes of Sindoro. This study describes the attitude of life of the tobacco farmers on the slopes of Mount Sindoro which reflected from among tebal.Keywords: among tebal, attitude of life, symbolic meanings, tobacco farmers MAKNA SIMBOLIK RITUAL AMONG TEBAL DALAM NOVEL GENDUK KARYA SUNDARI MARDJUKI AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna simbolik ritual among tebal dan deskripsi sikap hidup petani tembakau di lereng sindoro dalam novel Genduk Karya Sundari Mardjuki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang lebih mengedepankan pada analisis konten (isi) dengan pembacaan mendalam pada novel. Masalah dalam penelitian ini adalah makna simbolik dari ritual among tebal serta deskripsi sikap hidup petani tembakau di lereng sindoro yang tercermin dari ritual among tebal dalam novel Genduk. Data penelitian ini berupa semua ungkapan simbolis pada ritual among tebal serta semua kata dan kalimat yang mendeskripsikan sikap hidup petani tembakau di lereng Sindoro dalam novel Genduk. Hasil penelitian ini mendeskripsikan makna simbolik ritual among tebal yang terdiri atas makna simbolik sesaji ritual yaitu tumpeng putih, kuning, merah, dan hitam yang melambangkan keempat unsur dalam diri manusia tidak dapat dipisahkan serta jajanan pasar yang melambangkan karakter manusia di dunia ini tidak ada yang sama. Doa dalam ritual memiliki makna pengharapan tinggi untuk tanaman tembakau yang akan ditanam dapat tumbuh subur dan panennya bagus. Makna simbolik prosesi ritual among tebal yaitu kebersamaan yang terjalin di masyarakat petani tembakau lereng Sindoro. Penelitian ini juga mendeksripsikan sikap hidup petani tembakau lereng Sindoro yang tercermin dari ritual among tebal.Kata kunci: makna simbolik, among tebal, sikap hidup, petani tembakau
CODE-MIXING AND SWITCHING OF THE NOVEL KUKEJAR CINTA KE NEGERI CINA BY NINIT YUNIT Deri Rachmad Pratama; Sarwiji Suwandi; Nugraheni Eko Wardani
Humanus: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.43 KB) | DOI: 10.24036/jh.v16i1.6665

Abstract

CAMPUR DAN ALIH KODE DALAM NOVEL KUKEJAR CINTA KE NEGERI CINA KARYA NINIT YUNITAAbstractCode-mixing and code-switching cannot be avoided in a bilingual society. Besides in daily utterances, code-mixing and code-switching are also used in language literature. The use of code-mixing and code-switching in literature is certainly based on its contexts. This topic is essential to study because it really reflects what it is in a particular society rather than the use of the language in terms of its beauty. In addition, it is closely related to the social and cultural life as a form of language as the tool of communication. This study is aimed to describe and explain code-mixing and code-switching with the function in the novel Kukejar Cinta ke Negeri Cina written by Ninit Yunita. Data are collected by simak method. The data are validated by triangulation theory and analyzed by padan intralingual method that refers teknik hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP). The results of the study about code-mixing are outer code-mixing which are English, Mandarin, and Arabic languages and inner code-mixing which is Javanese language. The study result of code-switching is found externally that is the use of English, Mandarin, Indonesian, and Arabic. Keywords: code mixing, code switching, function, novel, Kukejar Cinta ke Negeri Cina  Abstrak Campur kode dan alih kode tidak akan bisa dihindari pada masyarakat dwibahasa. Selain dalam tuturan kehidupan sehari-hari juga digunakan dalam bahasa karya sastra. Penggunaan campur kode dan alih kode dalam karya sastra tentu berdasarkan konteks. Topik tersebut penting untuk dikaji karena sifatnya lebih nyata dalam merefleksikan apa yang ada pada masyarakat tertentu daripada penggunaan bahasa hanya dari segi keindahannya. Selain itu, erat kaitannya dengan kehidupan sosial budaya sebagai wujud bahasa untuk alat komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan campur kode dan alih kode serta fungsinya yang terdapat pada novel Kukejar Cinta ke Negeri Cina karya Ninit Yunita. Data tentang campur kode dan alih kode yang terdapat dalam novel ini didapatkan dengan metode simak, yaitu dengan cara mengidentifikasinya. Validasi data dilakukan dengan triangulasi teori. Data dianalisis dengan metode padan intralingual. Metode ini memiliki teknik hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP). Hasil kajian ini diperoleh campur kode yang sifatnya ke luar, yaitu menggunakan bahasa Inggris, Mandarin, dan Arab sebagai wujud campur kode. Selain itu, campur kode bersifat ke dalam dengan menggunakan bahasa Jawa. Alih kode yang ditemukan bersifat ekstern, yaitu menggunakan bahasa Inggris, Mandarin, Indonesia, dan Arab. Kata Kunci: campur kode, alih kode, fungsi, novel, kukejar cinta ke negeri cina
KETERAMPILAN BERPIKIR ARAS TINGGI ASESMEN STANDARDISASI PENDIDIKAN DAERAH MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Arifatul Hikmah; Ardhea Ayu Samhayatma; Muhammad Alfian Hermawan; Sarwiji Suwandi
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v19i1.6327

Abstract

ABSTRAK: Pembelajaran kurikulum 2013 berorientasi pada ketercapaian kemampuan penguasaan kompetensi dan berpikir aras tinggi. Kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif dan kreatif merupakan suatu keterampilan berpikir aras tinggi atau Higher Order Thinking Skills. Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) merupakan salah satu asesmen yang digunakan untuk menilai ketercapaian kompetensi. ASPD dilakukan sebagai asesmen kelulusan pada peserta didik kelas 9 Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kualitas butir soal HOTS soal ASPD mata pelajaran bahasa Indonesia Tahun 2021 di Daerah Istimewa Yogyakarta.  Teori yang digunakan merupakan teori tingkat kognitif Anderson dan Krathwohl. Anderson dan Krathwohl membagi level kognitif menjadi 6 kategori. level C1 dan C2 merupakan level kognitif rendah atau LOTS, C3 merupakan level kognitif berpikir sedang atau MOTS, dan C4, C5, C6 merupakan level kognitif tinggi atau HOTS. Hasil penelitian dari 40 soal ASPD di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat disimpulkan (1) terdapat 9 butir soal LOTS, 8 butir soal MOTS, dan 23 butir soal HOTS; (2) soal HOTS yang berjumlah 23 butir terdiri atas 15 butir soal C4, 7 butir soal C5, dan 1 butir soal C6; dan (3) persentase soal HOTS dalam soal ASPD perlu ditingkatkan sebab ASPD harus mampu mengukur dan memberikan gambaran secara akurat kemampuan serta ketercapain kompetensi peserta didik.KATA KUNCI: Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD); Higher Order Thinking Skills (HOTS); Penilaian. HIGH ORDER THINKING SKILLS IN STANDARDIZATION ASSESSMENT OF REGIONAL EDUCATION IN INDONESIAN LEASSONS ABSTRACT: Curriculum 2013 learning is oriented to the achievement of the ability to master competence and high-level thinking. Critical, logical, reflective, metacognitive and creative thinking skills are Higher Order Thinking Skills. Assessment of Regional Education Standards (ASPD) is one of the assessments used to assess competency achievement. ASPD is carried out as a graduation assessment for grade 9 junior high school students. This study uses a qualitative research method with a content analysis approach. The purpose of this research is to describe the quality of HOTS question items about ASPD for the Indonesian language subject in 2021 in the Special Region of Yogyakarta. The theory used is Anderson's and Krathwohl's cognitive level theory. Anderson and Krathwohl divide the cognitive level into 6 categories. C1 and C2 levels are low cognitive levels or LOTS, C3 are moderate cognitive thinking levels or MOTS, and C4, C5, C6 are high cognitive levels or HOTS. The results of the research from 40 ASPD questions in the Special Region of Yogyakarta can be concluded (1) there are 9 LOTS items, 8 MOTS items, and 23 HOTS items; (2) 23 HOTS questions consisting of 15 C4 items, 7 C5 items, and 1 C6 item; and (3) the percentage of HOTS questions in ASPD questions needs to be increased because ASPD must be able to measure and provide an accurate description of students' abilities and competence achievements.KATA KUNCI: Regional Education Standards Assessment (ASPD); Higher Order Thinking Skills (HOTS); Assessment.
Local Stories Adapted as Learning Tools Innovation of Fairy Tale for Teacher to Improve the Literacy Skills of Student in Secondary Schools Nazla Maharani Umaya; Sarwiji Suwandi; Budiyono Budiyono; Andayani Andayani
International Journal of Pedagogy and Teacher Education Vol 1, No 1 (2017): International Journal of Pedagogy and Teacher Education
Publisher : The Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijpte.v1i1.8396

Abstract

One of the obstacles on the fairy tale of learning in secondary schools is there is not enough learning tool as an innovation. The example is found only one or two kind of teaching materials that use for learning, and only about 25% of the fairy tale text has from the local stories in each material. Student need more material than that to help them finish the study easily. The methods of research is exploratory mixed design. It's because the first sequent of this research is gathering qualitative data exploration for development, and collecting qualitative data to explain relationship found in the quantitative data (experimental result). An epic story is an object of the local stories chosen. All developed a tools consisting of a teacher guide, student books, and audiovisual. The result of this research is an increased literacy in students and the effectiveness of learning tools of the fairy tale for secondary school students. The conclusions is the study that the local story adapted as a learning tools innovation is effective to facilitate student learning and improve literacy skills better than regular tools. It can be a part of technical innovation competency development training of teachers in teaching.Except where otherwise noted, content on this site is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Utilization of Assessment Features in Platform Merdeka Mengajar (PMM) in the Assessment of Indonesian Language Learning Firdaus Aritonang; Iqbal Syahrul Akbar Al Aziz; Sarwiji Suwandi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v8i2.21403

Abstract

The Indonesian government has launched the Merdeka Teaching Platform (PMM) application with various features that support learning activities in the independent curriculum. One of them is the student assessment feature. This study aims to determine the use of assessment features in PMM. This study used a qualitative descriptive method with interview, documentation, and observation techniques. The results of the study show that PMM has positive benefits in helping educators carry out assessments. Assessments in PMM include formative, summative, and diagnostic assessments that can be adjusted and adapted, so that PMM can be one of the solutions that educators can use in the era of independent curriculum, both in the assessment process and when conducting learning
The values of character education in a novel Nun: Pada Sebuah Cermin by Afifah Afra Yusuf Muflikh Raharjo; Sarwiji Suwandi; Kundharu Saddhono
Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2017): Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.328 KB) | DOI: 10.30998/jh.v1i2.54

Abstract

Novel be one of the teaching materials able to provide much in value education for his stories novel very close to human beings. There is also we can find big number of research that appears to dissect the content of educational values in a novel with the aim of making it easier for teachers to teach the values of education to the students. This study aims to describe about content of character education values in a novel Nun: Pada Sebuah Cermin by Afifah Afra.This study focused to discover about the content of characters, such as (1) religious, (2) honest, (3) discipline, (4) hard work, (5) self-reliance, (6) social care, and (7) responsibility that is in the novel. The research is descriptive method of qualitative data sources used the sociology of literature in the form of a novel. The result of this research the findings of characters education can be applied into learning at school, especially senior high school Basic Competence (KD) 3.1 and 4.1 through the use of novel be a source of learning.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU-GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KOTA SURAKARTA Nugraheni Eko Wardani; Sarwiji Suwandi; Sugit Zulianto; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.678

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Indonesia SMP Kota Surakarta.   Pengabdian   Kepada Masyarakat     bertujuan   untuk   memberikan pelatihan sekaligus pendampingan bagi guru-guru SMP Kota Surakarta dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan kurikulum merdeka.  Pengabdian Kepada  Masyarakat  ini  diharapkan  dapat  berkontribusi bagi guru-guru SMP dalam mengatasi kendala mereka ketika menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan kurikulum merdeka. Metode dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas.  Hasil  pengabdian  Kepada Masyarakat   adalah  meningkatnya  pemahaman   guru terkait cara menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP dengan kurikulum merdeka  dan  meningkatnya kompetensi guru dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP dengan kurikulum merdeka. Hasil akhirnya, guru berhasil menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas dengan baik.
Persepsi Guru dan Siswa mengenai Industri Kreatif Berbasis Bahasa dan Sastra Indonesia Aji Santoso; Sarwiji Suwandi; Sugit Zulianto
Basastra Vol 12, No 2 (2023): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v12i2.44775

Abstract

Kemajuan zaman dan teknologi yang syarat akan kreatifitas menjadi babak baru bagi perkembangan bahasa dan sastra Indonesia. Pembelajan Bahasa Indonesia dalam kelas yang baik adalah pembelajaran yang beroientasi jangka panjang untuk menerapkan hasil pembelajaran di luar kelas. Industri kreatif dapat menjadi arena penerapan bahasa dan sastra untuk memperoleh manfaat, baik keuntungan maupun bagi lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualtitatif dengan bentuk studi kasus. Data yang digunakan dalam penelitian adalah persepsi guru Bahasa Indonesia dan siswa. Sumber data dari penelitian adalah informan, dokumen, dan kegiatan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Persepsi guru Bahasa Indonesia mengenai Industri kreatif berbasis bahasa dan sasrtra yaitu industri yang memadukan keterampilan berbahasa dan sastra serta inovasi dan kreativitas untuk masuk dalam dunia industri guna memperoleh nilai manfaatnya. Sedangkan persepsis siswa adalah sebagai kreativitas yang diterapkan dalam dunia bahasa dan sastra untuk masuk dalam ranah industri yang dapat mengikuti perkembangan zaman. Persepsi mengenai industri kreatif berbasis bahasa dan sastra penting diketahui untuk membuka mata masyarakat mengenai pentingnya bahasa dan sastra Indonesia serta peluang memperoleh manfaat dalam penggunaannya.Kata kunci: Persepsi, industri kreatif, bahasa dan sastra, guru, siswa 
Persepsi Dosen Terhadap Kebutuhan Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (Studi Kasus Perguruan Tinggi Jawa Tengah) Dhelinta Fitri Pramadhanti; Sarwiji Suwandi; Muhammad Rohmadi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.80060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dosen di perguruan tinggi Jawa Tengah terhadap proses pembelajaran BIPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus eksploratif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya latar belakang budaya dan bahasa dari berbagai negara para pemelajar BIPA yang datang setiap tahunnya, para pengajar dari universitas perlu mempersiapkan dengan baik dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi sehingga pemelajar BIPA termotivasi untuk belajar bahasa Indonesia. Selain itu perlu menciptakan pemahaman lintas budaya untuk menambah kosa kata dan wawasan pemelajar BIPA tentang Jawa Tengah sesuai dengan tempat tinggal mereka di Indonesia agar lebih mudah berinteraksi dan menyesuaikan diri dengan mahasiswa maupun masyarakat. Selanjutnya, dosen perlu memperbarui materi, metode, bahan ajar dan juga media supaya sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi serta sesuai dengan kebutuhan maupun karakteristik pemelajar BIPA. Temuan ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk dosen, instruktur, dan institusi khususnya mengenai proses pembelajaran BIPA ke depannya, dan penelitian ini dapat menjadi sumber referensi dalam mengembangkan kerangka teori, pengumpulan data, dan analisis. 
PENGGUNAAN APLIKASI SELULER ATAU GAWAI UNTUK UJIAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH SELAMA PANDEMI COVID-19 Clarissa Nindytya Cahya; Dara Panca Indra; Muhammad Aditya Wisnu Wardana; Tika Tifani; Sarwiji Suwandi; Titi Setiyoningsih
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Edisi April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Informatika, Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v5i1.447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan aplikasi seluler atau gawai untuk ujian pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2021. Objek penelitian ini adalah siswa dan pendidik dari jenjang MTsN 3 Kediri, SMPN 11 Madiun, SMAN 1 Talun, MAN 2 Madiun, dan SMKN 1 Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan atau field research melalui pendekatan penelitian kualitatif. Adapun fokus penelitian ini adalah hambatan dan efektivitas penggunaan aplikasi seluler atau gawai sebagai media ujian pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dalam pembelajaran jarak jauh menggunakan aplikasi Hp atau gawai sebagai media ujian mempunyai beberapa hambatan yang memengaruhi juga pada aspek pemahaman kompetensi siswa dan penilaian yang diberikan. Harapannya kedepan pendidik mampu beradaptasi dengan situasi yang mengharuskan menggunakan teknologi digital begitu juga dengan pemerintah yang memberikan percepatan pada aspek digitalisasi di dunia pendidikan.
Co-Authors Abdullah Lathifudin Achmad Bashori Adenarsy Avereus Rahman Agita Dio Divanda Aida Azizah Aji Santoso Akbar Al Masjid Akhirul Insan Nurr Rokhmah Al Maarif, M. Furqon Aldi Dwi Saputra Alivia Nadatul Aisyi Alvika Candra Puspita Amaylia Galuh Mitaviana Andayani Andayani Andayani Andayani Andayani Andayani Andayani Andayani Andayani Andayani Andromeda Nova Hartavi Anggita Aprilliany Firdaus Ani Rakhmawati Ardhea Ayu Samhayatma Arief Setyawan Arief Setyawan Arifatul Hikmah Artono Dwijo Sutomo Asteka, Pipik Atikah Anindyarini Atikah Anindyarini Aulia Rahmanisa Bambang Kusharjanta Bebryana Ratri Bekty Tandaningtyas Sundoro Bekty Tandaningtyas Sundoro Bella Berliana Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budhi Setyawan Budi Legowoz Budiyono Budiyono Chafit Ulya Chafit Ulya Clarissa Nindytya Cahya Colin Widi Widawati Dara Panca Indra Dasa Oktaviani Br Ginting Deni Purwanti Deri Rachmad Pratama, Deri Rachmad Dhelinta Fitri Pramadhanti Diki Wahyudi Dina Handayani Dwi Setiyawan Dwiana Nur Rizki Hanifah Edwin Sanditama Edy Suryanto Edy Tri Sulistyo Edy Tri Sulistyo Edy Tri Sulistyo Faizal Arvianto Fatma Kasim Firda Nurul Fauziah Firdaus Aritonang Firdaus, Anggita Aprilliany Fitriana Kartika Sari Gunta Wirawan Hani’ah Hani’ah Herman J Waluyo Herman J. Waluyo Herman J. Waluyo Hermanu jubagyo Hermawan, Muhammad Alfian Heru Kurniawan Hidayat, Ryan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Inggrid Amanda Muharramah Inta Rachma Yuniarta Iqbal Syahrul Akbar Al Aziz Joko Nurkamto Khusnul Khotimah Kundharu Saddhono Kundharu Shaddhono Kurnia Cahyaning Putri Laila Fitri Nur Hidayah Lerry Alfayanti Lerry Alfayanti Luvi Kurnia Permana Martanti Dwi Kristyanawati Martanti Dwi Kristyanawati Mega Puspitasari Memet Sudaryanto Mohammad Rohmadi Muhammad Aditya Wisnu Wardana Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Wildan Sahidillah Muhlis Fajar Wicaksana Mulyaningsih, Indrya Nailil Haliza Sampurno Nanda Dewi Saputri Nazla Maharani Umaya Nesya Yanmas Yara NFN Andayani Ngadiso Ngadiso Nina Queena Hadi Putri Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardhani Nurnaningsih Nurnaningsih Pipit Dewi Puspitasari Prissilia Prahesta Waningyun Qonita Sumardani Raheni Suhita Rahma, Yadia Raiyan Armansa Putra Ramadhan Kusuma Yudha Rasyid Manshur Rasyid Manshur Rasyid Manshur Retno Winarni Retno Winarni Ria Dwi Pusita Sari Ria Dwi Puspita Sari Ririen Wardiani Rosinawati Dewi Rosinawati Dewi Rosinawati Dewi Rosita Rahma Sahid Teguh Widodo Sahid Teguh Widodo Sahid Teguh Widodo Sahid Teguh Widodo Salim Widono Santika Dewi Lestari Septi Yulisetiani Septian Refvinda Argiandini Setiyoningsih, Titi Setyo Sri Rahardjo Sidiq Aji Pamungkas Siprianus Nahak Siti Helmyati Slamet Mulyono Slamet Mulyono Slamet Subiyantoro Sri Marmoah St. Y Slamet St. Y. Slamet St. Y. Slamet St. Y. Slamet St. Y. Slamet Sugit Zulianto Sugit Zulianto Sugit Zuliyanto Sumarah - Suryaningrum Sumarlam Sumarlam Sumarwati Supana Supana Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Syahroni Syahroni Tari, Wahyu Fajar Lestari Tia Pratiwi Tifany Diahnisa Tika Tifani Tri Murwaningsi Anjar Sri Ciptorukmi N Veithzal Rivai Zainal Veronika Unun Pratiwi Vinsca Sabrina Claudia Vinsca Sabrina Claudia Wahid Ibnu Nugroho Wahidah Nasution Wahidah Nasution Widya Ristanti Wina Yunita Winarni, Retno Winda Dwi Hudhana Winda Dwi Lestari Yanuar Bagas Arwansyah Yanuar Bagas Arwansyah Yerry Mijianti Yeyen Purwiyanti Yeyen Purwiyanti Yudho Taruno Muryanto Yuliana Sari Yusuf Muflikh Raharjo