p-Index From 2021 - 2026
8.651
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Litera Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia BAHASTRA Lingua Cultura Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan KEMBARA Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Gramatika Jurnal Sejarah dan Budaya Proceedings Education and Language International Conference Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Diglosia DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Metamorfosa Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Madah PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Suar Betang Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya IJOLTL (Indonesian Journal of Language Teaching and Linguistics) LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Paedagogy Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Filsafat Indonesia Ittishal Educational Research Journal ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Kode : Jurnal Bahasa IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) SWARNA Widyaparwa JGK (Jurnal Guru Kita) JS (Jurnal Sekolah) Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Prosiding Seminar Nasional Unimus SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sastra Indonesia WIDYANTARA ANUFA Sawerigading Aksara Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Language Education and Literature Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Digital dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta: Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Digital Dwiana Nur Rizki Hanifah; Nanda Dewi Saputri; Septi Yulisetiani; Sarwiji Suwandi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3457

Abstract

Teknologi berkembang pesat dan membawa dampak pada bidang pendidikan. Pendidik perlu meningkatkan kompetensi dan penguasaan teknologi untuk merancang pembelajaran yang efektif. Pembelajaran berbasis digital diperlukan untuk menyesuaikan perkembangan zaman dan menyiapkan siswa yang bijaksana terhadap perkembangan teknologi. Pembelajaran berbasis digital juga diperlukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk media belajar. Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis digital sangat diperlukan karena penguasaan bahasa Indonesia akan berpengaruh terhadap keterampilan berbahasa dan komunikasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu guru, siswa, dan kepala sekolah. Dokumen yang digunakan sebagai sumber data dalam penelitian ini, yaitu berupa hasil belajar siswa, dokumentasi kegiatan sekolah, bahan ajar, dan visi misi sekolah. Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan triangulasi metode dengan melakukan wawancara bersama guru, kepala sekolah, dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta dapat dilihat dari penggunaan bahan ajar, media pembelajaran, perangkat evaluasi pembelajaran, dan proses pembelajaran. Bahan ajar disajikan dalam bentuk digital yang dapat diakses melalui website. Materi pembelajaran juga disediakan dalam bentuk buku elektronik. Media pembelajaran yang digunakan, yaitu media audiovisual yang memuat gambar, foto, video diakses melalui smart TV, ditayangkan dengan proyektor, atau diakses melalui handphone. Proses pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya sepenuhnya memanfaatkan perangkat elektronik yang dapat mengembangkan literasi digital peserta didik. Perangkat evaluasi pembelajaran dilaku menggunakan media interaktif Quizizz yang dikemas secara menarik.
Implementasi Pembelajaran Menulis Teks Argumentasi dengan Model Problem Based Learning di SMA Negeri 1 Ngrambe Anggita Aprilliany Firdaus; Budhi Setiawan; Sarwiji Suwandi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran, (2) pelaksanaan pembelajaran, dan (3) asesmen pembelajaran menulis teks argumentasi dengan model PBL. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian meliputi peristiwa pembelajaran, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi pasif, analisis dokumen, dan wawancara. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi metode dan review informan. Analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, modul ajar yang disusun guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Ngrambe sudah lengkap dan sesuai dengan format penyusunan modul ajar yang mencakup informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Kedua, pelaksanaan pembelajaran menulis teks argumentasi dengan model PBL di kelas XI SMAN 1 Ngrambe berjalan dengan baik dan sesuai dengan sintak PBL. Ketiga, asesmen pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka ini adalah asesmen diagnostik, asesmen formatif, dan asesmen sumatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran menulis teks argumentasi dengan model Problem Based Learning sudah berjalan dengan baik sesuai dengan modul ajar dan sintak PBL. Guru dapat memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.
The Values of Feminism in the Novel Mata Dan Nyala Api Purba by Okky Madasari Rahma, Yadia; Sarwiji Suwandi; Edy Suryanto
Jurnal Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jsi.v14i2.27583

Abstract

Feminist values refer to the basic principles that underlie the feminist movement and thought. These values emphasize gender equality, justice, and women's empowerment in various aspects of life. This qualitative study analyzes Okky Madasari's novel "Mata dan Nyala Api Purba" (Eyes and Ancient Flames). Data were obtained through text content analysis using a purposive sampling technique. Document analysis was used for data collection, while validity was maintained through triangulation of sources and methods. The analysis was conducted interactively to gain a deeper understanding of the liberal feminist values within the work. The analysis shows that the values of equal rights and opportunities are the most dominant aspect in the novel, with a frequency of 32%. This is reflected in the representation of female characters who have equal access and opportunities to men, both in private and public spaces. The value of individual independence is also prominent (25%), depicting women as figures capable of making decisions and acting independently. Furthermore, individual freedom and life choices are recorded at 21%, demonstrating the space for female characters to determine their own direction. Public participation reaches 14%, demonstrating women's involvement in the social and political spheres. Meanwhile, rejection of traditional gender roles emerged at 7%, demonstrating resistance to stereotypes that limit women's roles in society. Overall, the five components of liberal feminist values in this novel demonstrate that Mata dan Nyala Api Purba (The Eyes and the Ancient Flame) is imbued with the spirit of emancipation and gender equality. Therefore, this literary work can be used as a learning resource to enrich understanding of feminist values within the context of Indonesian culture.
Implementasi Pembelajaran Menulis Teks Argumentasi dengan Model Problem Based Learning di SMA Negeri 1 Ngrambe Firdaus, Anggita Aprilliany; Budhi Setiawan; Sarwiji Suwandi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran, (2) pelaksanaan pembelajaran, dan (3) asesmen pembelajaran menulis teks argumentasi dengan model PBL. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian meliputi peristiwa pembelajaran, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi pasif, analisis dokumen, dan wawancara. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi metode dan review informan. Analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, modul ajar yang disusun guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Ngrambe sudah lengkap dan sesuai dengan format penyusunan modul ajar yang mencakup informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Kedua, pelaksanaan pembelajaran menulis teks argumentasi dengan model PBL di kelas XI SMAN 1 Ngrambe berjalan dengan baik dan sesuai dengan sintak PBL. Ketiga, asesmen pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka ini adalah asesmen diagnostik, asesmen formatif, dan asesmen sumatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran menulis teks argumentasi dengan model Problem Based Learning sudah berjalan dengan baik sesuai dengan modul ajar dan sintak PBL. Guru dapat memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.
PRAKTIK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KURIKULUM MERDEKA BERDASARKAN PERSPEKTIF FILSAFAT PROGRESIVISME (STUDI KASUS DI SMP NEGERI 1 TANGEN) Tari, Wahyu Fajar Lestari; Deni Purwanti; Nailil Haliza Sampurno; Sarwiji Suwandi; Atikah Anindyarini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26591

Abstract

The curriculum is designed, compiled, and developed based on the philosophical thinking of education, one of which is progressivism. The philosophical basis in curriculum development has a strategic and systematic role so that the curriculum developed is in line with national education goals. This study aims to describe the implementation of Indonesian language teaching and learning activities based on the Independent Curriculum reviewed from the perspective of the philosophy of progressivism education at SMP Negeri 1 Tangen, Sragen, Central Java. This study applies a qualitative descriptive approach with a case study method. Data collection techniques include observation, interviews, documentation, and literature studies as an effort to triangulate comprehensive data. This study proves that Indonesian language learning at SMP Negeri 1 Tangen has implemented the principles of progressivism, including student-centered learning, contextual and meaningful learning, differentiated learning, and the creation of a democratic learning environment. In addition, the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) also reflects the integration of progressivism values. These findings indicate that the Independent Curriculum and the philosophy of progressivism support each other in creating humanistic, adaptive, and participatory learning.
Pengembangan Model Project-Based Learning Berbasis Teknologi Digital dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Syihaabul Hudaa; Sarwiji Suwandi; Andayani Andayani; Kundharu Saddhono; Ahmad Bahtiar; Makyun Subuki
SAWERIGADING Vol 31, No 1 (2025): Sawerigading, Edisi Juni 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i1.1570

Abstract

Challenges in education during the Industrial Revolution 4.0 era demand the optimal utilization of digital technology. However, disparities in access and low competencies of educators and learners remain major obstacles. This study aims to develop a Project-Based Learning (PjBL) model based on digital technology to improve students’ scientific writing skills in the Indonesian language course. The research method used is Research and Development (RD) with the ADDIE model, which includes needs analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through pre-tests and post-tests of scientific writing skills, in-depth interviews, classroom observations, and student motivation questionnaires. The data were analyzed using qualitative descriptive analysis for interviews and observations, and paired t-test statistical analysis to examine the difference between pre-test and post-test scores quantitatively. The results show a significant improvement in students’ scientific writing ability, with an average pre-test score of 62.0 increasing to 79.1 in the post-test (p 0.05). Students also demonstrated high motivation and active involvement in the learning process, despite some technical challenges. This model is expected to be an effective alternative for integrating digital technology into Indonesian language learning in higher education institutions. AbstrakTantangan dalam pendidikan era Revolusi Industri 4.0 menuntut pemanfaatan teknologi digital secara optimal. Namun, disparitas akses dan rendahnya kompetensi pengajar serta pemelajar menjadi kendala utama. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) berbasis teknologi digital untuk meningkatkan keterampilan menulis ilmiah mahasiswa pada mata kuliah Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang meliputi analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test kemampuan menulis ilmiah, wawancara mendalam, observasi proses pembelajaran, serta kuesioner motivasi mahasiswa. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk data wawancara dan observasi, serta analisis statistik paired t-test untuk menguji perbedaan skor pre-test dan post-test secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan menulis ilmiah mahasiswa dengan rata-rata skor pre-test 62,0 menjadi 79,1 pada post-test (p 0,05). Mahasiswa juga memiliki motivasi tinggi dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran, meskipun terdapat beberapa tantangan teknis. Model ini diharapkan dapat menjadi alternatif efektif untuk mengintegrasikan teknologi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi.
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA YANG MENCERDASKAN DAN TANGGUNG JAWAB MENGHASILKAN GENERASI LITERAT Sarwiji Suwandi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/hm6ez158

Abstract

Melalui surat undangan untuk menjadi pembicara dalam rangka Seminar Nasional di Universitas Kuningan saya diberi tahu bahwa seminar ini mengangkat tema “Berliterasi dengan Bahasa dan Sastra.” Sekurang-kurangnya ada dua kata kunci dalam tema tersebut, yaitu “berliterasi” dan “bahasa dan sastra”.Selain itu, ada satu kata antara kedua kata kunci tersebut, yakni kata dengan yang berarti „menggunakan suatu alat atau media‟. Tatakala dibaca secara lengkap, tema itu kurang lebih dapat dimaknai berliterasi dengan menggunakan bahasa dan sastra (baca: bahasa dan sastra Indonesia) sebagai sarananya. Kata literasi itu sendiri sering diartikan sebagai sebuah kemampuan membaca dan menulis atau sering digunakan untuk mengacu konsep melek aksara atau keberaksaraan. Seturut dengan itu, berliterasi mengacu pada konsep aktivitas membaca atau menulis atau berkemampuan membaca dan menulis.Jika demikian pemaknaannya, tampaknya diskusi tentang tema tersebut momentumnyatelah lewat atau bisa dianggap selesai. Bukankah kita sama-sama tahu bahwa bahasa memiliki fungsi sebagai wadah dan sekaligus pengembang kebudayaan, bahasa sebagai sarana memahami hasil olah pikir dan rasa manusia yang tertuang dalam teks-teks dan sekaligus sarana mengekspresikan dan mendesiminasikan olah pikir dan rasa orang atau keompok orang kepada orang lain melalui teks-teks juga. Pertanyaannya kemudian adalah apakah diskursus berliterasi dengan bahasa dan sastra benar-benar sudah memadai dan memberikan solusi atas permalasalahan yang ada. Tentu belum dan bahkan tidak pernah selesai! Persoalannya bukan semata-mata bahasa sebagai media literasi. Bahkan, jika literasi dibatasi pada makna melek aksara atau keabsaksaraan pun masih banyak masalah tersisa.Memang, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara yang berhasil mengurangiangka buta huruf. Data UNDP tahun 2014 mencatat bahwa tingkat kemelekaksaraan masyarakat Indonesia mencapai 92,8% untuk kelompok dewasa, dan 98,8%untuk kategori remaja. Capaian ini sebenarnya menunjukkan bahwa Indonesiatelah melewati tahapan krisis literasi dalam pengertian kemelekaksaraan.
KETERAMPILAN BERPIKIR ARAS TINGGI ASESMEN STANDARDISASI PENDIDIKAN DAERAH MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Arifatul Hikmah; Ardhea Ayu Samhayatma; Muhammad Alfian Hermawan; Sarwiji Suwandi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/9jyh5n91

Abstract

ABSTRAK: Pembelajaran kurikulum 2013 berorientasi pada ketercapaian kemampuan penguasaan kompetensi dan berpikir aras tinggi. Kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif dan kreatif merupakan suatu keterampilan berpikir aras tinggi atau Higher Order Thinking Skills. Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) merupakan salah satu asesmen yang digunakan untuk menilai ketercapaian kompetensi. ASPD dilakukan sebagai asesmen kelulusan pada peserta didik kelas 9 Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kualitas butir soal HOTS soal ASPD mata pelajaran bahasa Indonesia Tahun 2021 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Teori yang digunakan merupakan teori tingkat kognitif Anderson dan Krathwohl. Anderson dan Krathwohl membagi level kognitif menjadi 6 kategori. level C1 dan C2 merupakan level kognitif rendah atau LOTS, C3 merupakan level kognitif berpikir sedang atau MOTS, dan C4, C5, C6 merupakan level kognitif tinggi atau HOTS. Hasil penelitian dari 40 soal ASPD di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat disimpulkan (1) terdapat 9 butir soal LOTS, 8 butir soal MOTS, dan 23 butir soal HOTS; (2) soal HOTS yang berjumlah 23 butir terdiri atas 15 butir soal C4, 7 butir soal C5, dan 1 butir soal C6; dan (3) persentase soal HOTS dalam soal ASPD perlu ditingkatkan sebab ASPD harus mampu mengukur dan memberikan gambaran secara akurat kemampuan serta ketercapain kompetensi peserta didik.
Food Offerings at the Baritan Ceremony in Asemdoyong, Pemalang Regency: An Ethnolinguistic Study Sarwiji Suwandi; Titi Setiyoningsih; Chafit Ulya; Ari Suryawati Secio Chaesar; Eko Setyawan; Sugit Zulianto
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i1.37478

Abstract

The Baritan ceremony in Asemdoyong, Pemalang Regency, is a traditional ritual still maintained and preserved by the local community. In this ceremony, various food offerings are prepared as a form of honour and offering to the ancestors and the Creator. This study aims to analyse the ethnolinguistic meaning of food offerings in the Baritan ceremony and to understand how this tradition plays a role in maintaining the cultural identity of the Asemdoyong community. Data were obtained from observations and interviews with people who carry out the Baritan tradition. The results showed that the meaning contained in food offerings consisting of tumpeng, side dishes, vegetables, pala pendem, pala gantung, fruit, compote, and market snacks wrapped in leaves in the Baritan tradition ceremony in Asemdoyong, Pemalang Regency represents the hope for sustenance obtained from the surrounding nature, expressions of gratitude and requests for prosperity to God, and harmony of social relations through speech and action. Food offerings play a role in representing harmonious relationships between humans and others, God, and the natural environment. Islamic values dominate the meaning due to the influence of Islamic teachings adopted by the community. Thus, preserving this tradition is crucial to maintaining cultural identity and enriching Indonesia's cultural heritage.
Gaya Bahasa dan Nilai Pendidikan Karakter pada Lagu Soegi Bornean sebagai Bahan Ajar Afi Mufidah; Sarwiji Suwandi; Ari Chaesar
Anufa Ikaprobsi Vol 1 No 1 (2023): Juni
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/anufa.v1i1.13

Abstract

This research is a qualitative descriptive study using stylistic analysis to describe the presence of diction, figure of speech, imagery, educational character values on the lyrics of Atma album song by Soegi Bornean, and it’s relevant as text response teaching materials in SMP. Data collection techniques use document analysis and interviews. Data validity test uses method triangulation theory and data triangulation theory. The study found 225 data consisting of 91 (40.44 % ) diction that dominated by 54 (24 % ) self-name and 6 (2.67 %) absorption word, 34 (15.11 %)  figure of speech that dominated by 21 (9.33 %) personification, 8 (3.56 %) metaphor, and 5 (2.22 % )simile, 73 (32.44 %) imagery that dominated by 29 (12.89 %) kinestetic., 23 (10.22 %) visual, and 21 (9.33 %) auditories, 27 (12 %) educational character values that dominated by 15 (6.67 %), religious, 8 (3.55 %) integrity, and 4 (1.78 %) self-sustaining, and the relevance of research related to the lyrics of an Atma album song as a good teaching material, especially associated with text responses material. As the result, the dominant element that used by the author is the diction, especially 45 (20 %) “aku” word as a self-name that indicated the songwriter wants to emphasize the main characters in his songs specifically. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan adanya diksi, majas, citraan, nilai-nilai pendidikan karakter pada lirik lagu album Atma karya Soegi Bornean menggunakan analisis stilistika, dan relevansinya sebagai bahan ajar teks tanggapan di SMP. Teknik pengumpulan data memakai analisis dokumen dan wawancara. Uji validitas data memakai teknik triangulasi metode dan teknik triangulasi data. Penelitian ini menemukan adanya 225 data yang terdiri atas diksi sebanyak 91 (40,44%) temuan yang didominasi oleh nama diri sebanyak 54 (24%) dan kata serapan sebanyak  6 (2,67%), majas sebanyak 34 (15,11%) temuan yang didominasi oleh personifikasi sebanyak 21 (9,33%), metafora sebanyak 8 (3,56%), dan simile sebanyak 5 (2,22%), citraan sebanyak 73 (32,44%) temuan yang didominasi oleh kinestetik sebanyak 29 (12,89%), visual sebanyak 23 (10,22%), dan auditoris sebanyak 21 (9,33%), nilai pendidikan karakter sebanyak 27 (12%) temuan yang didominasi oleh religius sebanyak 15 (6,67%), integritas sebanyak 8 (3,55%), dan mandiri sebanyak 4 (1,78%), serta relevansi hasil penelitian terkait lirik lagu album Atma sebagai bahan ajar yang baik, khususnya dikaitkan dengan materi teks tanggapan. Simpulannya, unsur yang paling dominan digunakan oleh pengarang adalah diksi, yakni kata khas nama diri aku sebanyak 45 (20%) temuan yang menunjukkan bahwa pengarang lagu ingin menekankan tokoh utama dalam lagu-lagunya secara spesifik.
Co-Authors Adenarsy Avereus Rahman Afi Mufidah Agita Dio Divanda Ahmad Bahtiar, Ahmad Aida Azizah Aji Santoso Akbar Al Masjid Akhirul Insan Nurr Rokhmah Aldi Dwi Saputra Alfi Syahidah Dyah Puspitasari Alivia Nadatul Aisyi Alvika Candra Puspita Amaylia Galuh Mitaviana Andayani Andayani Andayani Andreas Noreewec Andromeda Nova Hartavi Anggita Aprilliany Firdaus Ani Rakhmawati Aprilia Rizki Arifah Ardhea Ayu Samhayatma Ari Chaesar Ari Suryawati Secio Chaesar Arief Setyawan Arief Setyawan Arifatul Hikmah Artono Dwijo Sutomo Arviah Putri Ayuningtyas Asteka, Pipik Atikah Anindyarini Atikah Anindyarini Audrey Zhafira Salma Aulia Rahmanisa Bahtiar, Ahmad Bambang Kusharjanta Bebryana Ratri Bekty Tandaningtyas Sundoro Bekty Tandaningtyas Sundoro Bella Berliana Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budhi Setyawan Budi Legowoz Budiyono Budiyono Chafit Ulya Chafit Ulya Chafit Ulya Chafit Ulya Clarissa Nindytya Cahya Colin Widi Widawati Dara Panca Indra Dasa Oktaviani Br Ginting Deni Purwanti Deri Rachmad Pratama, Deri Rachmad Dewi Wahyu Utami Dhelinta Fitri Pramadhanti Diki Wahyudi Dina Handayani Dwi Setiyawan Dwiana Nur Rizki Hanifah Edy Suryanto Edy Tri Sulistyo Edy Tri Sulistyo Edy Tri Sulistyo Eko Setyawan Eko Setyawan Elisabeth Nugraheni Eko Wardani Faizal Arvianto Faizal Arvianto Fatma Kasim Fernanda Dafittra Firda Nurul Fauziah Firdaus Aritonang Firdaus, Anggita Aprilliany Fitriana Kartika Sari Fotina Alya Nur Mahira Gunta Wirawan Hani’ah Hani’ah Herman J Waluyo Herman J. Waluyo Herman J. Waluyo Hermanu jubagyo Hermawan, Muhammad Alfian Heru Kurniawan Hidayat, Ryan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Inggrid Amanda Muharramah Inta Rachma Yuniarta Iqbal Syahrul Akbar Al Aziz Joko Nurkamto Jovita Ratu Parosa Keken Wulansari Khazimah Ila Salsabila Khusnul Khotimah Kundharu Saddhono Kundharu Saddhono Kundharu Shaddhono Kurnia Cahyaning Putri Laila Fitri Nur Hidayah Lerry Alfayanti Lerry Alfayanti Luvi Kurnia Permana M. Furqon Al Maarif Makyun Subuki Martanti Dwi Kristyanawati Martanti Dwi Kristyanawati Mega Puspitasari Memet Sudaryanto Mohammad Rohmadi Muhammad Aditya Wisnu Wardana Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Wildan Sahidillah Muhlis fajar Wicaksana Muhlis Fajar Wicaksana Mulyaningsih, Indrya Nailil Haliza Sampurno Nanda Dewi Saputri Nesya Yanmas Yara NFN Andayani Ngadiso Ngadiso Ngadiso Ngadiso Nina Queena Hadi Putri Nova Yuandani Br Sinaga Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardhani Nugraheni Eko Wardhani Nurnaningsih Nurnaningsih Pipit Dewi Puspitasari Prissilia Prahesta Waningyun Qonita Sumardani Raheni Suhita Rahma, Yadia Raiyan Armansa Putra Ramadhan Kusuma Yudha Rasyid Manshur Rasyid Manshur Rasyid Manshur Reni Agustina Retno Winarni Retno Winarni Retno Winarni Ria Dwi Pusita Sari Ria Dwi Puspita Sari Rihada Aisy Ririen Wardiani Riyan Prasetyo Roni Setiawan Rosinawati Dewi Rosinawati Dewi Rosinawati Dewi Rosita Rahma Rosita Rahma Sahid Teguh Widodo Salim Widono Santika Dewi Lestari Septi Yulisetiani Septi Yulisetiani Septian Refvinda Argiandini Setyo Sri Rahardjo Sidiq Aji Pamungkas Sigit Arif Bowo Siprianus Nahak Siti Helmyati Slamet Mulyono Slamet Subiyantoro Sri Hastuti Sri Marmoah St. Y Slamet St. Y. Slamet St. Y. Slamet St. Y. Slamet St. Y. Slamet Sugit Zulianto Sugit Zulianto Sugit Zuliyanto Sumarah - Suryaningrum Sumarlam, Sumarlam Sumarwati Supana Supana Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Syahroni Syahroni Syihaabul Hudaa Tari, Wahyu Fajar Lestari Tia Pratiwi Tifany Diahnisa Tika Tifani Titi Setiyoningsih Tri Murwaningsi Anjar Sri Ciptorukmi N Ulya, Chafit Umi Khomsiyatun Veithzal Rivai Zainal Veronika Unun Pratiwi Vinsca Sabrina Claudia Vinsca Sabrina Claudia Wahid Ibnu Nugroho Wahidah Nasution Wahidah Nasution Wahyu Mardaning Hardiyanti Waluyo, Herman J. Widya Ristanti Wina Yunita Winarni, Retno Winda Dwi Hudhana Winda Dwi Lestari Yanuar Bagas Arwansyah Yanuar Bagas Arwansyah Yerry Mijianti Yeyen Purwiyanti Yeyen Purwiyanti Yudho Taruno Muryanto Yuliana Sari Yusuf Muflikh Raharjo