p-Index From 2021 - 2026
5.768
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Litera Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia BASASTRA BAHASTRA Lingua Cultura Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Prosiding Ilmu Pendidikan Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KEMBARA Jurnal Gramatika Indonesian Language Education and Literature Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Sejarah dan Budaya Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Proceedings Education and Language International Conference Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Diglosia DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Metamorfosa Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya International Journal of Pedagogy and Teacher Education Jurnal Madah PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Suar Betang Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra JUKANTI (Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi) Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya IJOLTL (Indonesian Journal of Language Teaching and Linguistics) LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Paedagogy Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ittishal Educational Research Journal ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Kode : Jurnal Bahasa IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) SWARNA Widyaparwa JGK (Jurnal Guru Kita) Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Prosiding Seminar Nasional Unimus SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sastra Indonesia Aksara
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMAKAIAN BAHASA JAWA BANYUMASAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SMK (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Bekty Tandaningtyas Sundoro; Sarwiji Suwandi; Budhi Setiawan
Jurnal Gramatika Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.824 KB) | DOI: 10.22202/jg.2018.v4i1.2443

Abstract

Penggunaan bahasa dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia kurang diperhatikan oleh guru dan siswa, sedangkan penggunaan bahasa sangat berperan dalam perkembangan keterampilan siswa baik dalam berbicara maupun menulis. Penelitian alih kode dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) wujud alih kode, dan (2) faktor penyebab terjadinya alih kode yang terjadi dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK Negeri 1 Banyumas. Data dalam penelitian ini berupa data tertulis mengenai peristiwa tutur berupa alih kode guru dan siswa yang muncul pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK Negeri 1 Banyumas. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan dan analisis dokumen. Teknik validitas data dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi sumber data dan review informan. Pengumpulan data menggunakan metode simak dan cakap. Analisis data dengan menggunakan metode padan intralingual. Hasil dari penelitian ini adalah masih ditemukan adanya  penggunaan alih kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X dan XI SMK Negeri 1 Banyumas. Alih kode yang ditemukan adalah alih kode jenis intern yaitu dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa Banyumasan dan dari Bahasa Jawa ke bahasa Indonesia, dengan bentuk kata, klausa, dan kalimat. Faktor penyebabnya yaitu (1) situasi pembelajaran, dan (2) penutur dan mitra tutur.
PELATIHAN KEAKTORAN BERBASIS NASKAH SENI TRADISONAL BAGI KOMUNITAS SENI TEATER UDURI DI DESA JATEN, KECAMATAN JATEN, KABUPATEN KARANGANYAR Sugit Zulianto; Sarwiji Suwandi; Nugraheni Eko Wardani; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.101

Abstract

Kelompok Seni Teater Uduri di Desa Jaten merupakan sebuah wadah pengembangan potensi remaja di bidang seni pertunjukan. Sayangnya, keberadaan kelompok ini kurang diperhatikan. Untuk keperluan pelatihan keaktoran, komunitas yang mewadahinya diperlukan agar terorganisasi dengan baik. Dalam hal ini, pelatihan keaktoran akan dilaksanakan melalui Komunitas Seni Teater Uduri (KSTU). Solusi pelatihan dalam KSTU itu akan ditempuh dengan pertimbangan bahwa proses berkesenian bagi para anggota Karang Taruna di Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, telah berlangsung meskipun peserta terbatas. Selain itu, KSTU telah memberikan layanan pelatihan perteateran bagi masyarakat secara terbuka. Artinya, peminat boleh bergabung meskipun keanggotaan umumnya dari kalangan pemuda. Untuk itu, target yang akan dicapai, yaitu terbentuknya karakter keaktoran bagi kelompok Karang Taruna guna saling mengenali nilai luhur antarbudaya daerah di nusantara.
KAUM SUBALTERN DALAM NOVEL-NOVEL KARYA SOERATMAN SASTRADIHARDJA: SEBUAH KAJIAN SASTRA POSKOLONIAL (SUBALTERN IN NOVELS BY SOERATMAN SASTRADIHARDJA: A POST-COLONIAL LITERATURE STUDY) Winda Dwi Lestari; Sarwiji Suwandi; Muhammad Rohmadi
Widyaparwa Vol 46, No 2 (2018)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.456 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v46i2.175

Abstract

The research is originally inspired by the problem occurring on colonial era in Indonesia, especially Java area, which remains social strata differences problem in society i.e. native and colonial. Colonial creates hegemony which makes the native and the exile or known as subaltern. Colonizer portrays an ideology as if it takes side of the native. In contrarily it is as a mean to gain profit for the colonial. The research is based on theory developed by GayatriSpivak who proposes that the subaltern victims are mostly women. The research aims to describe how subaltern effort, especially women, in striving against colonizer oppression and also their culture i.e. Javanese culture. The method used in the research is descriptive method and content analysis technique. The result indicates that female character becomes subaltern as a result of marginalization, labeling, social status discrimination and applied customary law bond. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang terjadi pada zaman penjajahan kolonial di Indonesia khususnya di daerah Jawa, yang meninggakan permasalahan adanya pembedaan strata sosial dalam masyarakat yaitu kaum pribumi dan kaum penjajah. Kaum penjajah menciptakan hegemoni yang membuat kaum pribumi seolah-olah hanya sebagai pengikut dan kaum buangan yang lebih di kena dengan kaum subaltern. Penjajah menanamkan ideologi yang seolah-olah berpihak kepada pribumi namun sebaliknya hal itu hanya sebagai sarana agar lebih menguntungkan penjajah. Penelitian ini berdasar pada teori yang dikembangkan oleh Gayatri Spivak yang menyatakan bahwa kaum subaltern yang banyak menjadi korban adalah perempuan. Penelitian ini bertujuan mendeskribsikan bagaimana upaya kaum subaltern khususnya perempuan dalam melawan ketertindasan dari penjajah dan juga  budayanya sendiri yaitu budaya Jawa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik analisis isi (content analysis). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa tokoh perempuan menjadi subaltern karena temarginalisasi, mendapat pelabelan, dimiskinkan secara status sosial dan ikatan hukum adat yang berlaku. 
SEJARAH REFORMASI INDONESIA DALAM KUMPULAN PUISI TELEPON GENGGAM KARYA JOKO PINURBO Muhammad Wildan Sahidillah; Sarwiji Suwandi; Atikah Anindyarini
Widyaparwa Vol 48, No 2 (2020)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.405 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v48i2.554

Abstract

This research aims to describe the history of Indonesian reform in the collection of Telepon Genggam poems by Joko Pinurbo. The dark history of reform needs to be reminded to everyone, to remind that Indonesia has a dark history of humanity, the Trisakti Tragedy. The May 1998 Trisakti Tragedy is a dark history that cannot be forgotten by Indonesian people. This research is included in a qualitative descriptive study. Data and data sources of this research are a collection of poems by Joko Pinurbo entitled Telepon Genggam. The data analysis technique used is the content analysis technique. Listen note is a technique used for data collection techniques. The results of research on the history of Indonesian reform, namely Tragedi Trisakti, in a collection of poems by Joko Pinurbo's Mobile Phone, found that there was a monetary crisis that made people uneasy because of the soaring prices of basic necessities. In addition, there were demonstrations by students and activists which resulted in many casualties, looting and rape of ethnic Chinese, and the kidnapping and disappearance of activists and students.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan sejarah kelam reformasi Indonesia dalam kumpulan puisi Telepon Genggam karya Joko Pinurbo. Sejarah kelam reformasi sangat perlu diingatkan untuk semua orang, untuk mengingatkan bahwa Indonesia mempunyai sejarah kemanusiaan yang kelam, yaitu Tragedi Trisakti. Tragedi Trisakti Mei 1998 merupakan sejarah kelam yang tidak bisa dilupakan oleh bangsa Indonesia. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Data dan sumber data penelitian ini adalah kumpulan puisi karya Joko Pinurbo yang berjudul Telepon Genggam. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Simak catat adalah teknik yang digunakan untuk teknik pengumpulan data. Hasil penelitian mengenai sejarah reformasi Indonesia, yaitu Tragedi Trisakti, pada kumpulan puisi Telepon Genggam karya Joko Pinurbo ditemukan bahwa adanya krisis moneter yang membuat rakyat menjadi resah karena harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi. Selain itu, ada juga demonstrasi para mahasiswa dan aktivis yang menyebabkan banyak korban berjatuhan, penjarahan dan perkosaan terhadap etnis Tionghoa, dan penculikan dan penghilangan aktivis dan mahasiswa.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM BUKU AJAR BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI SURAKARTA Sarwiji Suwandi; Hermanu jubagyo; Muhammad Rohmadi
Widyaparwa Vol 41, No 1 (2013)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3103.411 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v41i1.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan kualitas buku ajar Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI) yang digunakan guru dari perpspektif multikultural dan (2) merumuskan kebutuhan guru dan siswa terhadap pendidikan multikultural dalam buku ajar BSI. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa buku-buku tersebut belum mengakomodasi nilai-nilai pendidikan multikultural secara lengkap. Hal tersebut tampak pada masih minimnya muatan dimensi-subdimensi pendidikan multikultural. Buku ajar BSI yang dibutuhkan guru dan siswa adalah buku yang tidak sematamata menyajikan materi kebahasaan dan sastra untuk mewujudkan kemahiran berbahasa dan apresiasi sastra, tetapi buku ajar yang memuat dan mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan multikultural. Nilai pendidikan multikultural mencakupi (1) pengintegrasian materi; (2) proses mengonstruksi pengetahuan; (3) penyesuaian metode pembelajaran; (4) pengurangan prasangka; dan (5) penguatan budaya sekolah dan struktur sosial. This research aims at (1) describing the quality of the textbook (2) formulting the need of multicultural education in the textbook for students and teachers. Based on the analysis of data, it was concluded that the books da not accommodate multicultural values thoroughly. lt was signed by the minimum contain of multicultural dimension of the text book. The teachers and students do not only need textbooks which provide them with language and literature but also textbooks which contain multicultural values. The values of multicultural education compromise five dimension, namely (1) content integration; Q) the knowledge construction process; (3) an equity pedagogy; (4) prejudice reduction; and (5) an empowering school culture and social structure.
MATA DI TANAH MELUS KARYA OKKY MADASARI: SERIAL PETUALANGAN ANAK SEBAGAI MEDIA PENANAMAN KARAKTER PADA SISWA Yuliana Sari; Sarwiji Suwandi; Nugraheni Eko Wardani
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 3, No 1: Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.672 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v3i1.13648

Abstract

Abstract: Mata di Tanah Melus By Okky Madasari: Serial Children's Adventure as A Medium Of Children Character In Students. This study aims to explain and describe the value of character education in the novel Mata di Tanah Melus by Okky Madasari and how the novel can be used as a medium for character planting for students. This research is a qualitative descriptive study using Mata di Tanah Melus novel as a data source. The data in this study are in the form of quotations contained in the novel. The data analysis technique used is the content analysis technique. The results of the study showed that there were several values of character education in the novel such as the character likes to read, be disciplined, friendly/communicative, tolerant, and hard work. The novel can be used as a medium for character planting for students because it contains exemplary character values.Keywords: Media, Novel Mata di Tanah Melus, Character EducationAbstrak: Mata di Tanah Melus Karya Okky Madasari: Serial Petualangan Anak Sebagai Media Penanaman Karakter Pada Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam novel Mata di Tanah Melus karya Okky Madasari serta bagaimana novel tersebut dapat dijadikan sebagai media penanaman karakter pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan novel Mata di Tanah Melus sebagai sumber data. Data pada penelitian ini berupa kutipan-kutipan yang terdapat pada novel tersebut. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa nilai pendidikan karakter pada novel tersebut antara lain karakter gemar membaca, disiplin, bersahabat/komunikatif, tolerasni, dan kerja keras. Novel tersebut dapat digunakan sebagai media penanaman karakter pada siswa karena mengandung nilai-nilai karakter yang patut dicontoh.Kata Kunci: Media, Novel Mata di Tanah Melus, Pendidikan Karakter
Persepsi guru bahasa Indonesia SMA terhadap penilaian literasi membaca berbasis keterampilan aras tinggi Diki Wahyudi; Widya Ristanti; Sarwiji Suwandi
LITERA Vol 21, No 3: LITERA (NOVEMBER 2022)
Publisher : Faculty of Languages, Arts, and Culture Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v21i3.47975

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi wacana diberlakukannya kurikulum prototipe di semua jenjang, baik jenjang sekolah dasar maupun sekolah menengah. Ciri khas pembelajaran dan penilaian pada kurikulum tersebut ialah pembelajaran berbasis literasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi Guru Bahasa Indonesia SMA terhadap penilaian literasi membaca berbasis keterampilan berpikir aras tinggi (higher order thinking skill/ HOTS). Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksploratif. Fokus penelitian terhadap penilaian literasi membaca berbasis keterampilan berfikir aras tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket semi terbuka dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Bahasa Indonesia SMA di Kota Surakarta sudah menyadari pentingnya literasi membaca untuk dibelajarkan, guru juga sudah mengintegrasikan literasi membaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, guru sudah menerapkan pembelajaran berbasis keterampilan aras tinggi, dan dalam hal penilaian guru sudah menerapkan penilaian literasi membaca berbasis keterampilan aras tinggi. Dengan demikian, penilaian literasi membaca berbasis keterampilan berpikir aras tinggi sudah diimplementasikan dalam pembelajaran, khususnya pembelajaran Bahasa Indonesia SMA di Kota Surakarta.Kata kunci: persepsi guru, penilaian, literasi membaca, keterampilan berpikir aras tinggi, HOTS PERCEPTIONS OF HIGH SCHOOL INDONESIAN TEACHERS TOWARDS READING LITERACY ASSESSMENT BASED ON HIGHER ORDER THINKING SKILLAbstractThis research is motivated by the discourse of the implementation of the prototype curriculum at all levels, both elementary and high school levels. The hallmark of learning and assessment in the curriculum is literacy-based learning. This study aims to analyze the perception of Indonesian high school teachers on reading literacy assessments based on higher order thinking skills (HOTS). This research method uses descriptive qualitative analysis with an exploratory case study approach. The focus of the research is on the assessment of reading literacy based on high-level thinking skills. Data collection techniques used semi-open questionnaires and interviews. The results of the study show that Indonesian high school teachers in Surakarta City have realized the importance of reading literacy to be taught, teachers have also integrated reading literacy in Indonesian language learning, teachers have implemented high-level skills-based learning, and in terms of teacher assessments have implemented reading literacy assessments based on high level skills. Thus, an assessment of reading literacy based on high-level thinking skills has been implemented in learning, especially learning Indonesian in SMA in Surakarta City.Keywords: teacher perception, assessment, reading literacy, high order thinking skills, HOTS
MENYIAPKAN MAHASISWA ABAD 21 MENGHADAPI ERA VUCA (VOLATILITY, UNCERTAINTY, COMPELXITY, & AMBIGUITY) MELALUI PENDEKATAN BERBASIS PENGALAMAN Faizal Arvianto; Winda Dwi Hudhana; Rosita Rahma; Nurnaningsih Nurnaningsih; Sarwiji Suwandi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i1.8074

Abstract

Tantangan dalam dunia pendidikan kini semakin kompleks dan cepat berkembang, tak terkecuali pada perguruan tinggi di Indonesia. Perguruan tinggi dituntut dapat melatih mahasiswanya untuk mampu menangani masalah dan sistem yang kompleks baik dalam lingkungan ilmiah maupun dunia kerja. Perguruan tinggi di Indonesia harus dapat menghasilkan lulusan yang serba bisa dan sanggup beradaptasi dengan apa yang saat ini disebut sebagai Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Compelxity, dan Ambiguity) yang mempunyai karakteristik bergejolak, tidak pasti, kompleks dan ambigu. Menyadari tantangan dan kebutuhan untuk menyiapkan mahasiswanya dengan keterampilan kerja masa depan, universitas seyogyanya memulai perjalanan pembelajaran transformasional yang bertujuan untuk menanamkan inovasi dalam kurikulumnya dengan meluncurkan program yang mengadopsi pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman. Terdapat empat gagasan dasar yang bisa diadopsi dari konsep pembelajaran berbasis pengalaman ini yaitu: 1) pembelajaran berbasis proyek yang ditekankan pada penyelesaian masalah dan isu terkini pada dunia nyata; (2) interdisipliner dalam kurikulum dan desain pembelajaran; (3) kerja sama yang erat antara perguruan tinggi dan mitra eksternal; dan (4) pendampingan aktif mahasiswa oleh universitas dan mitra eksternal. Temuan penulis menunjukkan empat gagasan dasar yang bisa diadopsi dari konsep pembelajaran berbasis pengalaman menghasilkan manfaat serta dapat mengembangkan kompetensi mahasiswa yang dibutuhkan dalam menghadapi lingkungan kerja di Era VUCA.   Kata kunci: era vuca, pembelajaran berbasis pengalaman
Analisis Kualitas Buku Teks Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Belajar Dasa Oktaviani Br Ginting; Septian Refvinda Argiandini; Sarwiji Suwandi
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Kode: Edisi Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i1.44399

Abstract

Banyak peneliti yang telah mengkaji mengenai perubahan buku teks siswa ketika terjadinya perubahan kurikulum. Berdasarkan pada beberapa penelitian terdahulu tersebut, penelitian mengenai analisis buku teks siswa bahasa Indonesia kelas X yang diterbitkan oleh Kemendikbud dengan kurikulum merdeka belajar belum pernah dilaksanakan sebelumnya. sehingga, adapun objek kajian pada penelitian ini adalah dengan menggunakan buku teks Bahasa Indonesia Cerdas Cergas berbahasa dan bersastra terbitan Kemendikbud. Pada kriteria kualitas isi buku teks ini hanya menggunakan tiga aspek yaitu tingkat kelayakan isi, kelayakan penyajian dan kelayakan bahasa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Berdasarkan pada hasil analisis yang telah dilaksanakan pada buku Teks Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia, peneliti menemukan (1) berdasarkan dari segi kelayakan isi, buku Teks Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia sudah sesuai dengan CP kurikulum merdeka belajar ditunjukkan dengan kelengkapan materi dalam setiap bab dalam buku ajar. (2) berdasarkan kelayakan bahasa, buku Teks Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia sudah sesuai. Berdasarkan pada kesesuaian penggunaan bahasa dengan tingkat perkembangan siswa, penggunaan bahasa yang digunakan sudah komunikatif, dan telah memenuhi syarat keruntutan dan keterpaduan pada alur berpikir. (3) berdasarkan kelayakan penyajian buku ini telah memuat berbagai keterbaruan yang mampu memberikan pemahaman yang baik kepada para peserta didik. Buku teks telah memuat inovasi baru menyesuaikan perkembangan teknologi dan informasi. Maka dapat disimpulkan bahwa buku Teks Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia ini telah layak untuk digunakan pada kurikulum Merdeka Belajar pada saat ini.
FACTUAL AND EXISTENTIAL PRESUPPOSITIONS IN INTERACTION AMONG LECTURERS AND STUDENTS OF INDONESIAN LANGUAGE EDUCATION DEPARTMENT AT UNIVERSITAS SEBELAS MARET Ria Dwi Puspita Sari; Sarwiji Suwandi; St. Y Slamet
Humanus: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Vol 16, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.912 KB) | DOI: 10.24036/humanus.v16i2.7975

Abstract

The same presupposition in the interaction among lecturers and students become important in order to achieve the goals and create a conducive learning environment. This study aims to describe and explain factual and existential presuppositions in the interaction among lecturers and students of Indonesian Language Education, Sebelas Maret University. This research is a qualitative research by using pragmatic approach. Sources of data are in the form of speech events in the classroom, as well as informants ie lecturers and sixth-semester students. Data collection techniques are observations, interviews, listening without getting involved in the conversation, record and note. Validation of data use triangulation of data sources, methods and theories. The data analysis used extralingual equivalent technique with an advanced connecting and comparing technique. The results of this study indicate that the factual presuppositions are manifested in several contexts, they are (1) the lecturer apologies for coming late; (2) the lecturer give assessment; (3) the lecturer answer student's questions; (4) the lecturer explain the course material; (5) students answer questions; (6) students apologize for mistyped in lesson plan; (7) students describe material during microteaching practice. Existential awareness can be manifested in (1) the lecturer commented on the students' appearances microteaching practices; (2) the lecturer explained the material; (3) the lecturer suggest learning references; (4) the lecturer provide an example.Keywords: factual presupposition, existential presupposition, classroom interaction, lecturePRAANGGAPAN FAKTUAL DAN EKSISTENSIAL DALAM INTERAKSI DOSEN DAN MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA UNIVERSITAS SEBELAS MARETAbstrakPraanggapan yang sama dalam interaksi antara dosen dan mahasiswa menjadi hal penting agar tercapai tujuan dan terwujud suasana pembelajaran yang kondusif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan praanggapan faktual dan eksistensial dalam interaksi antara dosen dan mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Universitas Sebelas Maret (UNS). Penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data berupa peristiwa tutur dalam pembelajaran di kelas, serta informan yakni dosen dan mahasiswa PBI UNS. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, simak bebas libat cakap, rekam dan catat. Validasi data menggunakan trianggulasi sumber data, metode dan teori. Analisis data menggunakan teknik padan ekstralingual dengan teknik lanjutan Hubung Banding Menyamakan (HBS). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa praanggapan faktual berwujud dalam beberapa konteks, yakni (1) dosen meminta maaf karena datang terlambat; (2) dosen memberikan nilai untuk jawaban mahasiswa; (3) dosen menjawab pertanyaan mahasiswa; (4) dosen menjelaskan materi perkuliahan; (5) mahasiswa menjawab pertanyaan dari dosen; (6)  mahasiswa meminta maaf karena kesalahan di RPP; (7) mahasiswa menjelaskan materi saat praktik microteaching. Praanggapan eksistensial dapat berwujud dalam (1) dosen mengomentari penampilan mahasiswa ketika praktik microteaching: (2) dosen menjelaskan materi pada mahasiswa; (3) dosen menyarankan referensi belajar; (4) dosen memberikan contoh.Kata Kunci: praanggapan faktual, praanggapan eksistensial, interaksi kelas, perkuliahan
Co-Authors Abdullah Lathifudin Achmad Bashori Adenarsy Avereus Rahman Agita Dio Divanda Aida Azizah Aji Santoso Akbar Al Masjid Akhirul Insan Nurr Rokhmah Al Maarif, M. Furqon Aldi Dwi Saputra Alivia Nadatul Aisyi Alvika Candra Puspita Amaylia Galuh Mitaviana Andayani Andayani Andayani Andayani Andayani Andayani Andayani Andayani Andayani Andayani Andromeda Nova Hartavi Anggita Aprilliany Firdaus Ani Rakhmawati Ardhea Ayu Samhayatma Ari Suryawati Secio Chaesar Arief Setyawan Arief Setyawan Arifatul Hikmah Artono Dwijo Sutomo Asteka, Pipik Atikah Anindyarini Atikah Anindyarini Aulia Rahmanisa Bambang Kusharjanta Bebryana Ratri Bekty Tandaningtyas Sundoro Bekty Tandaningtyas Sundoro Bella Berliana Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budhi Setyawan Budi Legowoz Budiyono Budiyono Chafit Ulya Chafit Ulya Clarissa Nindytya Cahya Colin Widi Widawati Dara Panca Indra Dasa Oktaviani Br Ginting Deni Purwanti Deri Rachmad Pratama, Deri Rachmad Dhelinta Fitri Pramadhanti Diki Wahyudi Dina Handayani Dwi Setiyawan Dwiana Nur Rizki Hanifah Edwin Sanditama Edy Suryanto Edy Tri Sulistyo Edy Tri Sulistyo Edy Tri Sulistyo Eko Setyawan Faizal Arvianto Fatma Kasim Firda Nurul Fauziah Firdaus Aritonang Firdaus, Anggita Aprilliany Fitriana Kartika Sari Gunta Wirawan Hani’ah Hani’ah Herman J Waluyo Herman J. Waluyo Herman J. Waluyo Hermanu jubagyo Heru Kurniawan Hidayat, Ryan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Inggrid Amanda Muharramah Inta Rachma Yuniarta Iqbal Syahrul Akbar Al Aziz Joko Nurkamto Khusnul Khotimah Kundharu Saddhono Kundharu Shaddhono Kurnia Cahyaning Putri Laila Fitri Nur Hidayah Lerry Alfayanti Lerry Alfayanti Luvi Kurnia Permana Martanti Dwi Kristyanawati Martanti Dwi Kristyanawati Mega Puspitasari Memet Sudaryanto Mohammad Rohmadi Muhammad Aditya Wisnu Wardana Muhammad Alfian Hermawan Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Wildan Sahidillah Muhlis Fajar Wicaksana Mulyaningsih, Indrya Nailil Haliza Sampurno Nanda Dewi Saputri Nazla Maharani Umaya Nesya Yanmas Yara NFN Andayani Ngadiso Ngadiso Nina Queena Hadi Putri Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardhani Nurnaningsih Nurnaningsih Pipit Dewi Puspitasari Prissilia Prahesta Waningyun Qonita Sumardani Raheni Suhita Rahma, Yadia Raiyan Armansa Putra Ramadhan Kusuma Yudha Rasyid Manshur Rasyid Manshur Rasyid Manshur Retno Winarni Retno Winarni Ria Dwi Pusita Sari Ria Dwi Puspita Sari Ririen Wardiani Rosinawati Dewi Rosinawati Dewi Rosinawati Dewi Rosita Rahma Sahid Teguh Widodo Sahid Teguh Widodo Sahid Teguh Widodo Sahid Teguh Widodo Salim Widono Santika Dewi Lestari Septi Yulisetiani Septian Refvinda Argiandini Setiyoningsih, Titi Setyo Sri Rahardjo Sidiq Aji Pamungkas Siprianus Nahak Siti Helmyati Slamet Mulyono Slamet Mulyono Slamet Subiyantoro Sri Marmoah St. Y Slamet St. Y. Slamet St. Y. Slamet St. Y. Slamet St. Y. Slamet Sugit Zulianto Sugit Zulianto Sugit Zuliyanto Sumarah - Suryaningrum Sumarlam Sumarlam Sumarwati Supana Supana Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Syahroni Syahroni Tari, Wahyu Fajar Lestari Tia Pratiwi Tifany Diahnisa Tika Tifani Tri Murwaningsi Anjar Sri Ciptorukmi N Veithzal Rivai Zainal Veronika Unun Pratiwi Vinsca Sabrina Claudia Vinsca Sabrina Claudia Wahid Ibnu Nugroho Wahidah Nasution Wahidah Nasution Widya Ristanti Wina Yunita Winarni, Retno Winda Dwi Hudhana Winda Dwi Lestari Yanuar Bagas Arwansyah Yanuar Bagas Arwansyah Yerry Mijianti Yeyen Purwiyanti Yeyen Purwiyanti Yudho Taruno Muryanto Yuliana Sari Yusuf Muflikh Raharjo