p-Index From 2021 - 2026
8.651
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Litera Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia BAHASTRA Lingua Cultura Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan KEMBARA Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Gramatika Jurnal Sejarah dan Budaya Proceedings Education and Language International Conference Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Diglosia DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Metamorfosa Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Madah PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Suar Betang Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya IJOLTL (Indonesian Journal of Language Teaching and Linguistics) LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Paedagogy Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Filsafat Indonesia Ittishal Educational Research Journal ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Kode : Jurnal Bahasa IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) SWARNA Widyaparwa JGK (Jurnal Guru Kita) JS (Jurnal Sekolah) Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Prosiding Seminar Nasional Unimus SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sastra Indonesia WIDYANTARA ANUFA Sawerigading Aksara Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Language Education and Literature Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

PERSEPSI GURU TERHADAP SASTRA ANAK DIGITAL DALAM PENGEMBANGAN LITERASI MEMBACA: STUDI KUALITATIF TENTANG KEBUTUHAN DAN PRAKTIK DI SEKOLAH DASAR Umi Khomsiyatun; Andayani; Sarwiji Suwandi; Atikah Anindyarini
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jvtg3572

Abstract

Abstract: This study aims to explore elementary school teachers' perceptions of the development and utilization of digital children's literature in supporting students' reading literacy. Using a descriptive qualitative approach, this study involved 12 teachers from five elementary schools in Banyumas Regency, Central Java, who were involved in a trial of the use of digital books based on reading literacy. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results of the study indicate that teachers are in dire need of digital teaching materials that are interesting, contextual, and appropriate to children's development, to replace the limitations of conventional printed books. In practice, teachers use digital books to increase reading interest, expand vocabulary, and build students' critical thinking skills through multimodal and interactive reading experiences. However, teachers face significant challenges, such as limited digital infrastructure, low technological literacy, and suboptimal pedagogical training in the use of digital media. These findings emphasize the importance of systematic and collaborative support between content developers, policy makers, and teachers in creating a sustainable and inclusive digital literacy ecosystem. Keyword: Teacher Perception, Digital Children's Literature, Reading Literacy, Qualitative Study, Elementary School. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru sekolah dasar terhadap pengembangan dan pemanfaatan sastra anak digital dalam mendukung literasi membaca siswa. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini melibatkan 12 guru dari lima sekolah dasar di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang terlibat dalam uji coba penggunaan buku digital berbasis literasi baca. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sangat membutuhkan bahan ajar digital yang menarik, kontekstual, dan sesuai perkembangan anak, guna menggantikan keterbatasan buku cetak konvensional. Dalam praktiknya, guru menggunakan buku digital untuk meningkatkan minat baca, memperluas kosakata, dan membangun kemampuan berpikir kritis siswa melalui pengalaman membaca yang multimodal dan interaktif. Namun demikian, guru menghadapi tantangan signifikan, seperti keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi, serta belum optimalnya pelatihan pedagogis dalam penggunaan media digital. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sistematis dan kolaboratif antara pengembang konten, pemangku kebijakan, dan guru dalam menciptakan ekosistem literasi digital yang berkelanjutan dan inklusif. Kata Kunci: Persepsi Guru, Sastra anak Digital, Literasi membaca, Studi Kualitatif, Sekolah Dasar  
Ekofeminisme dalam Novel Dia adalah Kakakku Karya Tere Liye: Kajian Ekofeminisme Vandana Shiva Rihada Aisy; Sarwiji Suwandi
Simpati Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v4i3.2040

Abstract

This study aims to describe the representation of ecofeminist values ​​in Tere Liye's novel "Dia adalah Kakakku". This is a qualitative descriptive study using a content analysis approach. The research data consist of sentences and paragraphs sourced from Tere Liye's novel "Dia adalah Kakakku". The sampling technique used was purposive sampling. Data collection was conducted through document analysis. Data analysis was conducted using data reduction, data presentation, and conclusion drawing procedures. The results of this study revealed 50 data points on Vandana Shiva's ecofeminist values, divided into six aspects. The dominant finding is the value of the relationship between women and nature, which demonstrates the closeness, dependence, and responsibility of female characters towards the environment through the wise and sustainable use of natural resources. Other aspects include feminine values, protecting nature, environmental conditions, science and nature, and natural/local knowledge. From the narratives in the novel, ecofeminist values ​​are represented through women's concern for and role in managing and preserving nature.
Tindak Tutur Ilokusi Direktif dalam Novel Nonik Jamu Karya Rina Suryakusuma Reni Agustina; Sarwiji Suwandi
Simpati Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v4i3.2041

Abstract

The study of illocutionary speech acts is not limited to spoken interactions but also extends to written forms, including dialogues and narratives in literary works such as novels. Rina Suryakusuma’s novel Nonik Jamu contains numerous directive illocutionary speech acts uttered by its characters, aimed at encouraging the interlocutors to perform spesific actions. This study aims to describe the directive illocutionary speech acts in the novel Nonik Jamu by Rina Suryakusuma. This research employs a qualitative descriptive approach. The data consist of sentences containing directive illocutication of speech acts within the novel, which were analyzed using Searle’s classification.The data source used in this study written document in the form of the novel. The sampling technique was conducted through purposive sampling. The data validity testing technique used was source triangulation, while the data analysis technique was the flow analysis model. Based on the result of the data analysis, the directive illocutionary speech acts found in this study include commanding, forbidding, requesting, suggesting, inivting, and entreating. The most dominant form of directive speech act identified in this study is commanding. This research is expected to broaden insights in the field of linguistics, particularly regarding the concept and proper application of speech acts in communication.
Potret Relasi Manusia dan Lingkungan dalam Novel Batu Berkaki Karya Chandra Bientang: Ekokritik Sastra Khazimah Ila Salsabila; Sarwiji Suwandi
Simpati Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v4i3.2099

Abstract

This study examines the representation of ecological values in Chandra Bientang’s novel Batu Berkaki through an ecocritical literary approach. The primary focus is to describe how the novel depicts the complex relationship between humans and the environment. The research method employs a descriptive qualitative approach using content analysis, grounded in Greg Garrard’s ecocritical framework, which encompasses the concepts of pollution, wilderness, apocalypse, dwelling, animals, and earth. Data were collected through close reading of the novel. The results show that the novel Batu Berkaki comprehensively represents all six of Garrard’s ecocritical concepts, highlighting the impact of human activities on the environment as well as the efforts of local communities to preserve ecological wisdom. This representation reaffirms the role of literature as a reflective medium for fostering ecological awareness and ethical relationships between humans and nature. This study contributes to the understanding of Indonesian literary ecocriticism, particularly in analyzing works that address environmental issues.
Analisis Perencanaan Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka di SMP Kota Surakarta Aprilia Rizki Arifah; Nova Yuandani Br Sinaga; Sarwiji Suwandi; Septi Yulisetiani
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i1.8022

Abstract

Kurikulum menjadikan pembelajaran menjadi terarah karena berfungsi sebagai pedoman untuk proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan perencanaan kurikulum mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP Kota Surakarta. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini, yaitu metode kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus (case studies). Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah analisis dokumen, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian ini adalah perencanaan pembelajaran di Kota Surakarta sudah baik. Berdasarkan hasil analisis dokumen Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan modul ajar SMP Negeri A memiliki kelengkapan perencanaan kurikulum sangat baik dan SMP Negeri B memiliki kelengkapan perencanaan kurikulum kriteria baik. Akan tetapi, masih ada beberapa kekurangan yang harus dilengkapi. Guru masih mengalami kendala dalam menyusun rencana pembelajaran. Pertama, guru masih kesulitan memahami capaian pembelajaran dan merumuskannya menjadi tujuan pembelajaran. Kedua, guru kesulitan mencari referensi perencanaan pembelajaran yang sesuai. Ketiga, guru sulit untuk fokus menyusun perencanaan karena banyak kegiatan yang harus dilakukan guru.
MENYIAPKAN MAHASISWA ABAD 21 MENGHADAPI ERA VUCA (VOLATILITY, UNCERTAINTY, COMPELXITY, & AMBIGUITY) MELALUI PENDEKATAN BERBASIS PENGALAMAN Faizal Arvianto; Winda Dwi Hudhana; Rosita Rahma; Nurnaningsih Nurnaningsih; Sarwiji Suwandi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i1.8074

Abstract

Tantangan dalam dunia pendidikan kini semakin kompleks dan cepat berkembang, tak terkecuali pada perguruan tinggi di Indonesia. Perguruan tinggi dituntut dapat melatih mahasiswanya untuk mampu menangani masalah dan sistem yang kompleks baik dalam lingkungan ilmiah maupun dunia kerja. Perguruan tinggi di Indonesia harus dapat menghasilkan lulusan yang serba bisa dan sanggup beradaptasi dengan apa yang saat ini disebut sebagai Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Compelxity, dan Ambiguity) yang mempunyai karakteristik bergejolak, tidak pasti, kompleks dan ambigu. Menyadari tantangan dan kebutuhan untuk menyiapkan mahasiswanya dengan keterampilan kerja masa depan, universitas seyogyanya memulai perjalanan pembelajaran transformasional yang bertujuan untuk menanamkan inovasi dalam kurikulumnya dengan meluncurkan program yang mengadopsi pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman. Terdapat empat gagasan dasar yang bisa diadopsi dari konsep pembelajaran berbasis pengalaman ini yaitu: 1) pembelajaran berbasis proyek yang ditekankan pada penyelesaian masalah dan isu terkini pada dunia nyata; (2) interdisipliner dalam kurikulum dan desain pembelajaran; (3) kerja sama yang erat antara perguruan tinggi dan mitra eksternal; dan (4) pendampingan aktif mahasiswa oleh universitas dan mitra eksternal. Temuan penulis menunjukkan empat gagasan dasar yang bisa diadopsi dari konsep pembelajaran berbasis pengalaman menghasilkan manfaat serta dapat mengembangkan kompetensi mahasiswa yang dibutuhkan dalam menghadapi lingkungan kerja di Era VUCA.   Kata kunci: era vuca, pembelajaran berbasis pengalaman
ANALISIS MUATAN NILAI FILOSOFIS DALAM PENGEMBANGAN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH: KAJIAN FILSAFAT M. Furqon Al Maarif; Santika Dewi Lestari; Inggrid Amanda Muharramah; Sarwiji Suwandi; Atikah Anindyarini
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1758

Abstract

Indonesian language education in schools not only develops linguistic skills but also integrates ethical values to shape students’ character. This study examines how ethical content is embedded within Indonesian language curricula across elementary, junior high, and senior high school levels from a philosophical perspective, focusing on the dimensions of logic, ethics, and aesthetics. Using a qualitative approach with literature review, this analysis finds that the 2013 Curriculum (K13) explicitly incorporates moral and ethical values through core competencies and character education, while the Merdeka Curriculum emphasizes the Profil Pelajar Pancasila (Pancasila Student Profile) to foster virtuous character, critical thinking, and cultural appreciation. Logical reasoning is cultivated through language activities (e.g., argumentative writing and critical reading), ethical values are imparted via character-infused learning objectives and respectful communication norms, and aesthetic appreciation is developed through engagement with literary works. The integration of these philosophical dimensions in Indonesian language learning is intended to produce students who are not only linguistically competent but also morally upright and appreciative of cultural beauty. The findings highlight that effective Indonesian language teaching harmonizes truth-seeking (logic), goodness (ethics), and beauty (aesthetics) as fundamental educational values.
Persepsi Dosen Terhadap Kebutuhan Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (Studi Kasus Perguruan Tinggi Jawa Tengah) Dhelinta Fitri Pramadhanti; Sarwiji Suwandi; Muhammad Rohmadi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.80060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dosen di perguruan tinggi Jawa Tengah terhadap proses pembelajaran BIPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus eksploratif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya latar belakang budaya dan bahasa dari berbagai negara para pemelajar BIPA yang datang setiap tahunnya, para pengajar dari universitas perlu mempersiapkan dengan baik dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi sehingga pemelajar BIPA termotivasi untuk belajar bahasa Indonesia. Selain itu perlu menciptakan pemahaman lintas budaya untuk menambah kosa kata dan wawasan pemelajar BIPA tentang Jawa Tengah sesuai dengan tempat tinggal mereka di Indonesia agar lebih mudah berinteraksi dan menyesuaikan diri dengan mahasiswa maupun masyarakat. Selanjutnya, dosen perlu memperbarui materi, metode, bahan ajar dan juga media supaya sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi serta sesuai dengan kebutuhan maupun karakteristik pemelajar BIPA. Temuan ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk dosen, instruktur, dan institusi khususnya mengenai proses pembelajaran BIPA ke depannya, dan penelitian ini dapat menjadi sumber referensi dalam mengembangkan kerangka teori, pengumpulan data, dan analisis. 
Pemanfaatan Fungsi Persahabatan dalam Kumpulan Cerpen Karya Tere Liye, Dewi Lestari, dan Mira Widjaya sebagai Pengembangan Modul Ajar Cerpen di SMK Roni Setiawan; Sarwiji Suwandi
Widyantara Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/widyantara.v3i2.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fungsi persahabatan yang terkandung dalam kumpulan cerpen karya Tere Liye, Dewi Lestari, Mira Widjaya, dan (2) mendeskripsikan pemanfaatan nilai dan fungsi persahabatan dalam pengembangan modul ajar cerpen berbasis kurikulum merdeka di SMK fase F pada kumpulan cerpen karya Tere Liye, Dewi Lestari, dan Mira Widjaya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian melalui dokumen kumpulan cerpen karya Tere Liye, Dewi Lestari, dan Mira Widjaya, serta informan yang meliputi guru bahasa Indonesia, siswa kelas XI SMK Warga Surakarta, dan Sarjana Psikologi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan analisis dokumen. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan teknik analisis mengalir. Hasil penelitian ditemukan fungsi persahabatan meliputi pertemanan, stimulasi kompetensi, dukungan fisik, dukungan ego, perbandingan sosial, dan intimasi. Temuan dengan data paling banyak menunjukkan kesetiaan, ketulusan, kehangatan, dan keakraban. Kedua, hasil penelitian menunjukkan bahwa kumpulan cerpen yang dianalisis sangat relevan untuk dikembangkan menjadi modul pembelajaran cerita pendek di SMK Warga Surakarta. This study aims to (1) describe the function of friendship contained in a collection of short stories by Tere Liye, Dewi Lestari, Mira Widjaya, and (2) describe the use of values ​​and functions of friendship in the development of a short story teaching module based on the independent curriculum in SMK phase F on a collection of short stories by Tere Liye, Dewi Lestari, and Mira Widjaya. The study uses a qualitative descriptive method. Data sources in the study were through documents of short story collections by Tere Liye, Dewi Lestari, and Mira Widjaya, as well as informants including Indonesian language teachers, grade XI students of SMK Warga Surakarta, and Psychology graduates. The sampling technique used purposive sampling. Data collection techniques were carried out through interviews and document analysis. Data validity testing techniques used triangulation of data sources and triangulation of methods. Data analysis used flow analysis techniques. The results of the study found that the functions of friendship include friendship, competence stimulation, physical support, ego support, social comparison, and intimacy. The findings with the most data showed loyalty, sincerity, warmth, and familiarity. Second, the research results show that the collection of short stories analyzed is very relevant to be developed into a short story learning module at SMK Warga Surakarta.
Co-Authors Adenarsy Avereus Rahman Afi Mufidah Agita Dio Divanda Ahmad Bahtiar, Ahmad Aida Azizah Aji Santoso Akbar Al Masjid Akhirul Insan Nurr Rokhmah Aldi Dwi Saputra Alfi Syahidah Dyah Puspitasari Alivia Nadatul Aisyi Alvika Candra Puspita Amaylia Galuh Mitaviana Andayani Andayani Andayani Andreas Noreewec Andromeda Nova Hartavi Anggita Aprilliany Firdaus Ani Rakhmawati Aprilia Rizki Arifah Ardhea Ayu Samhayatma Ari Chaesar Ari Suryawati Secio Chaesar Arief Setyawan Arief Setyawan Arifatul Hikmah Artono Dwijo Sutomo Arviah Putri Ayuningtyas Asteka, Pipik Atikah Anindyarini Atikah Anindyarini Audrey Zhafira Salma Aulia Rahmanisa Bahtiar, Ahmad Bambang Kusharjanta Bebryana Ratri Bekty Tandaningtyas Sundoro Bekty Tandaningtyas Sundoro Bella Berliana Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budhi Setyawan Budi Legowoz Budiyono Budiyono Chafit Ulya Chafit Ulya Chafit Ulya Chafit Ulya Clarissa Nindytya Cahya Colin Widi Widawati Dara Panca Indra Dasa Oktaviani Br Ginting Deni Purwanti Deri Rachmad Pratama, Deri Rachmad Dewi Wahyu Utami Dhelinta Fitri Pramadhanti Diki Wahyudi Dina Handayani Dwi Setiyawan Dwiana Nur Rizki Hanifah Edy Suryanto Edy Tri Sulistyo Edy Tri Sulistyo Edy Tri Sulistyo Eko Setyawan Eko Setyawan Elisabeth Nugraheni Eko Wardani Faizal Arvianto Faizal Arvianto Fatma Kasim Fernanda Dafittra Firda Nurul Fauziah Firdaus Aritonang Firdaus, Anggita Aprilliany Fitriana Kartika Sari Fotina Alya Nur Mahira Gunta Wirawan Hani’ah Hani’ah Herman J Waluyo Herman J. Waluyo Herman J. Waluyo Hermanu jubagyo Hermawan, Muhammad Alfian Heru Kurniawan Hidayat, Ryan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Inggrid Amanda Muharramah Inta Rachma Yuniarta Iqbal Syahrul Akbar Al Aziz Joko Nurkamto Jovita Ratu Parosa Keken Wulansari Khazimah Ila Salsabila Khusnul Khotimah Kundharu Saddhono Kundharu Saddhono Kundharu Shaddhono Kurnia Cahyaning Putri Laila Fitri Nur Hidayah Lerry Alfayanti Lerry Alfayanti Luvi Kurnia Permana M. Furqon Al Maarif Makyun Subuki Martanti Dwi Kristyanawati Martanti Dwi Kristyanawati Mega Puspitasari Memet Sudaryanto Mohammad Rohmadi Muhammad Aditya Wisnu Wardana Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Wildan Sahidillah Muhlis fajar Wicaksana Muhlis Fajar Wicaksana Mulyaningsih, Indrya Nailil Haliza Sampurno Nanda Dewi Saputri Nesya Yanmas Yara NFN Andayani Ngadiso Ngadiso Ngadiso Ngadiso Nina Queena Hadi Putri Nova Yuandani Br Sinaga Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardhani Nugraheni Eko Wardhani Nurnaningsih Nurnaningsih Pipit Dewi Puspitasari Prissilia Prahesta Waningyun Qonita Sumardani Raheni Suhita Rahma, Yadia Raiyan Armansa Putra Ramadhan Kusuma Yudha Rasyid Manshur Rasyid Manshur Rasyid Manshur Reni Agustina Retno Winarni Retno Winarni Retno Winarni Ria Dwi Pusita Sari Ria Dwi Puspita Sari Rihada Aisy Ririen Wardiani Riyan Prasetyo Roni Setiawan Rosinawati Dewi Rosinawati Dewi Rosinawati Dewi Rosita Rahma Rosita Rahma Sahid Teguh Widodo Salim Widono Santika Dewi Lestari Septi Yulisetiani Septi Yulisetiani Septian Refvinda Argiandini Setyo Sri Rahardjo Sidiq Aji Pamungkas Sigit Arif Bowo Siprianus Nahak Siti Helmyati Slamet Mulyono Slamet Subiyantoro Sri Hastuti Sri Marmoah St. Y Slamet St. Y. Slamet St. Y. Slamet St. Y. Slamet St. Y. Slamet Sugit Zulianto Sugit Zulianto Sugit Zuliyanto Sumarah - Suryaningrum Sumarlam, Sumarlam Sumarwati Supana Supana Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Syahroni Syahroni Syihaabul Hudaa Tari, Wahyu Fajar Lestari Tia Pratiwi Tifany Diahnisa Tika Tifani Titi Setiyoningsih Tri Murwaningsi Anjar Sri Ciptorukmi N Ulya, Chafit Umi Khomsiyatun Veithzal Rivai Zainal Veronika Unun Pratiwi Vinsca Sabrina Claudia Vinsca Sabrina Claudia Wahid Ibnu Nugroho Wahidah Nasution Wahidah Nasution Wahyu Mardaning Hardiyanti Waluyo, Herman J. Widya Ristanti Wina Yunita Winarni, Retno Winda Dwi Hudhana Winda Dwi Lestari Yanuar Bagas Arwansyah Yanuar Bagas Arwansyah Yerry Mijianti Yeyen Purwiyanti Yeyen Purwiyanti Yudho Taruno Muryanto Yuliana Sari Yusuf Muflikh Raharjo