Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Kajian Literatur Kualitatif tentang Peran Intelegensi dalam Proses Pembelajaran Jelita, Stati; Hidayat, Hafiz; Miswati, Miswati; Trisma, Aneka; Andi, Andri; Suginem, Suginem
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.28241

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian literatur kualitatif yang bertujuan untuk memahami peran intelegensi dalam proses pembelajaran secara mendalam. Intelegensi tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, melainkan juga mencakup kemampuan analitis, kreatif, dan praktis yang berkontribusi pada keberhasilan belajar siswa. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji berbagai perspektif dan temuan yang menekankan pentingnya pengakuan terhadap variasi intelegensi di antara siswa, termasuk konsep multiple intelegensi yang dikembangkan oleh Gardner. Kajian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam penerapan strategi pembelajaran yang adaptif, di mana aspek emosional, sosial, dan metakognitif siswa turut memengaruhi perkembangan intelegensi. Dengan memahami konteks ini, pendidik dapat merancang metode pembelajaran yang inklusif dan responsif untuk mengoptimalkan potensi setiap peserta didik. Hasil kajian menegaskan perlunya integrasi konsep intelegensi yang holistik dalam kebijakan pendidikan dan praktik pembelajaran agar mampu menghadapi dinamika kebutuhan belajar siswa di era kontemporer.
Kajian Literatur Kualitatif tentang Peranan Bakat dalam Mempengaruhi Proses Belajar Amalia, Resna; Hidayat, Hafiz; Rawati, Rawati; Putra, Rode; Fatimah, Mutiara; Dewi, Tismega
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.28244

Abstract

Kajian literatur kualitatif ini mengkaji peranan bakat dalam mempengaruhi proses belajar siswa. Bakat dipahami sebagai potensi bawaan yang apabila dikembangkan dengan stimulan dan lingkungan belajar yang tepat dapat meningkatkan prestasi akademik, motivasi, serta kreativitas siswa. Studi ini menelaah berbagai literatur dari buku dan jurnal terkini yang membahas hubungan antara bakat dan proses pembelajaran, serta tantangan dan strategi dalam pengelolaannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan bakat yang efektif membutuhkan pendekatan pembelajaran yang adaptif dan personalisasi sehingga dapat memenuhi kebutuhan individual siswa. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator pengembangan bakat sangat krusial, terutama dalam menerapkan metode diferensiasi yang sesuai dengan keunikan tiap siswa. Meskipun demikian, sistem pendidikan konvensional masih menghadapi kendala dalam memberikan ruang pengembangan bakat yang optimal bagi semua siswa. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan guru, kebijakan pendidikan yang mendukung, serta penelitian empiris lanjutan untuk memperkuat implementasi strategi pengembangan bakat. Kajian ini memberikan perspektif penting bagi pendidik, peneliti, dan pembuat kebijakan dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar melalui pemanfaatan potensi bakat siswa secara optimal.
Telaah Literatur Kualitatif Mengenai Fenomena Kejenuhan dan Transfer dalam Proses Belajar Afrianto, Weski; Hidayat, Hafiz; Pebrina, Tri; Sakhriadi, Sakhriadi; Salmawati, Salmawati; Lolita, Vevy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.28245

Abstract

Fenomena kejenuhan dan transfer dalam proses belajar merupakan dua aspek krusial yang saling mempengaruhi dan berkontribusi pada efektivitas pembelajaran. Kejenuhan yang muncul sebagai reaksi emosional negatif akibat kebosanan atau kurangnya stimulasi selama pembelajaran dapat mengurangi motivasi, perhatian, dan keterlibatan siswa, sehingga berdampak negatif pada hasil belajar. Sebaliknya, transfer belajar adalah kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari ke situasi atau konteks yang berbeda, yang merupakan indikator keberhasilan pembelajaran. Kajian literatur kualitatif ini menunjukkan bahwa pengelolaan kejenuhan yang tepat sangat penting untuk mendukung proses transfer belajar. Strategi pembelajaran aktif, variasi metode, dan penggunaan media interaktif terbukti efektif dalam mengurangi kejenuhan dan meningkatkan transfer belajar. Selain itu, faktor lingkungan belajar, termasuk dukungan sosial dan peran guru, juga menjadi elemen penting dalam menciptakan suasana yang kondusif bagi kedua fenomena tersebut. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pengembangan pendekatan pembelajaran yang adaptif dan responsif terhadap kondisi psikologis siswa untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan proses belajar.
Gender Differences in Self-Harm Behavior among University Students Victimized by Bullying Handayani, Puji Gusri; Hidayat, Hafiz; Putriani, Lisa; Yendi, Frischa Meivilona; Febriani, Rahmi Dwi; Sari, Azmatul Khairiah; Adlya, Soechi Izzati; Gusinia, Azzahra Hardi
Bisma The Journal of Counseling Vol. 8 No. 3 (2024): December
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v8i3.87862

Abstract

The underlying issue of this study is the increasing prevalence of bullying as a concerning social problem in education, which negatively impacts victims, including a tendency toward self-harm behavior as a maladaptive coping mechanism. This research aims to analyze self-harm behaviors among university students who are victims of bullying and to examine gender differences in these behaviors. The study employs a quantitative approach with a descriptive method. The sample comprises 261 university students who experienced bullying, selected using purposive sampling techniques. Data were collected using the Self-Harm Inventory (SHI) and analyzed descriptively and comparatively. The findings reveal that 70.93% of students exhibit low levels of self-harm behavior. However, significant gender differences were observed, with female students showing higher levels of self-harm compared to male students. This study concludes that although the majority of students fall into the low self-harm category, the moderate category requires special attention, particularly among female students. Based on these findings, it is recommended that universities adopt strategic measures to prevent bullying through both preventive and curative approaches. Recent information in this study reveals that, the implementation of effective counseling services and program interventions can be a significant effort to reduce the impact of bullying and self-harm behavior among students.
OPTIMIZING LEARNING WITH TECHNOLOGY: ONLINE ATTENDANCE, AI, AND GESCHOOL AT MAN 2 PAYAKUMBUH THROUGH THE LOVE-BASED CURRICULUM (KBC) APPROACH Yulastri, Weni; Zulfa, Zulfa; Hidayat, Hafiz; Hayati, Nova; Manurung, Kiki Hariani; Erlina, Erlina; Kaksim, Kaksim
Bhandar: Harvesting Community Service in Asia Vol 2, No 1 (2025): Bhandar: Harvesting Community Service in Asia
Publisher : Bhandar: Harvesting Community Service in Asia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/bhandar.v2i1.1508

Abstract

Educational transformation in the digital era demands the integration of technology into the teaching and learning process. This article describes a community service activity at MAN 2 Payakumbuh, which implemented three technological components—online attendance, artificial intelligence (AI), and the Geschool learning platform—using the Love-Based Curriculum (KBC) approach. This activity aimed to improve the effectiveness, efficiency, and humanization of the learning process. The Community Service method used was a participatory and collaborative approach with the school for two months. These activities included: a. Teacher workshops on the use of online attendance applications and Geschool. b. Training on AI Education Tools such as ChatGPT, Canva AI, and AI for creating teaching materials. c. Introduction and mentoring for the implementation of KBC, through character development based on the values of love, empathy, and spirituality in learning. An evaluation of this activity was also conducted. The results showed that the synergy between technology and the values of compassion in education had a positive impact on student learning motivation, teacher engagement, and improved classroom management.
Symbolic Modeling Counseling Based on Alam Takambang Jadi Guru to Enhance University Students’ Self-Regulated Learning Hidayat, Hafiz; Handayani, Puji Gusri; Prayitno, Irwan; Ismira, Ismira; Ronvy, Al Shaffaat
International Journal of Research in Counseling and Education Inpress (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/00707za0002

Abstract

Many university students exhibit low self-regulated learning, which contributes to various academic challenges. Overcoming this, in this study, the use alam takambang jadi guru as a cultural philosophy has its strength in increasing self-regulated learning. This study aims to test the effectiveness of symbolic modeling with alam takambang jadi guru to improve university students' self-regulated learning. The research was carried out experimentally using a single-subject design. The design used is a baseline–intervention–maintenance approach. The population in this study consists of university students selected using the purposive sampling technique, specifically three individuals who exhibit low self-regulation. The instrument used in this research is a self-regulated learning scale with high reliability and validity. The intervention will be conducted in six sessions, utilizing video media as a symbol. The results of this study showed that the intervention had an effect, with a steady increase in understanding and application that was self-regulated by the students at their university. Thus, university students’ cultural understanding contributed to improvements in self-regulated learning through increased cognitive, motivational, and behavioral knowledge. The conclusions of these findings can be used as a basis for counselors to apply and adopt this technique. Counselors can use this technique by using a group format to reach a large number of university students.
MERETAS PEMAHAMAN DIRI DAN PEMBELAJARAN EFEKTIF: INTEGRASI KONSEP DASAR PSIKOLOGI DALAM LANSKAP PENDIDIKAN MODERN Hafiz Hidayat; Nofri Mayasril; Weli Sartika Sari; Della Nazda Putri; Rossy Gusman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6198

Abstract

Pendidikan modern menghadapi tantangan kompleks dalam memenuhi kebutuhan peserta didik yang beragam. Integrasi konsep dasar psikologi dalam praktik pendidikan menjadi krusial untuk memahami dinamika belajar dan perkembangan individu. Psikologi pendidikan, sebagai cabang ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam konteks pendidikan, menawarkan kerangka kerja untuk merancang strategi pembelajaran yang efektif dan berpusat pada peserta didik. Artikel ini membahas pentingnya integrasi konsep dasar psikologi dalam pendidikan modern untuk meningkatkan pemahaman diri dan efektivitas pembelajaran. Dengan mengkaji literatur terkait, artikel ini menyoroti peran psikologi pendidikan dalam memahami proses belajar, motivasi, dan perkembangan individu. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip psikologi dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif untuk mengidentifikasi tema-tema utama dan implikasinya dalam konteks pendidikan modern. Dengan memahami prinsip-prinsip psikologi, pendidik dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Hal ini akan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan individu secara holistik. asesmen abad 21 bukan hanya alat untuk mengukur nilai, melainkan sarana untuk menakar dan mengembangkan kompetensi peserta didik secara berkelanjutan.
MENGUAK TIRAI KESULITAN BELAJAR DALAM STRATEGI DIAGNOSIS DAN INTERVENSI DALAM MENINGKATKAN POTENSI SISWA Hafiz Hidayat; Aditya Firdaus; Ramajenur Anas; Ria Pratiwi; Suci Rahmadhani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6543

Abstract

Kesulitan belajar merupakan salah satu tantangan utama dalam dunia pendidikan yang dapat menghambat perkembangan dan potensi akademik siswa. Untuk mengatasi permasalahan ini, Diagnosis Kesulitan Belajar (DKB) menjadi langkah penting yang sistematis dalam mengidentifikasi serta menganalisis berbagai faktor penyebab hambatan belajar yang dialami siswa. Artikel ini menguraikan konsep dasar DKB, menjelaskan tahapan-tahapan pelaksanaan diagnosis secara rinci, serta membahas tindak lanjut yang dapat diambil oleh pendidik untuk memberikan dukungan yang tepat. Dengan menerapkan pendekatan diagnostik yang akurat, guru dan tenaga kependidikan dapat merancang strategi intervensi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan individual siswa. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah kajian pustaka, yang mengolah informasi dari berbagai sumber terpercaya terkait topik kesulitan belajar. Tujuan utama artikel ini adalah untuk memberikan wawasan praktis dan teoritis bagi para guru, konselor, dan tenaga pendidikan lainnya dalam mengelola siswa yang mengalami kesulitan belajar secara efektif dan berkelanjutan, sehingga mereka dapat mencapai perkembangan akademik dan personal yang optimal.
BELAJAR BUKAN SEKEDAR DUDUK DI BANGKU: MENELISIK HAKIKAT, FAKTOR, DAN TEORI BEHAVIORISTIK DALAM PEMBELAJARAN EFEKTIF Hafiz Hidayat; Dinny Widya Putri; Tri Wahyuni; Maryulis; Apriyanti Safitri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6546

Abstract

Belajar merupakan proses kompleks yang melibatkan perubahan perilaku akibat pengalaman. Artikel ini mengkaji hakikat belajar dan pembelajaran, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta mengulas teori belajar behavioristik dari tokoh-tokoh utama seperti Thorndike, Pavlov, dan Skinner. Fokus diberikan pada aplikasi praktis teori ini dalam pendidikan, seperti pemberian hadiah, hukuman, dan reinforcement. Dengan menggunakan pendekatan kajian pustaka, artikel ini bertujuan memperkaya wawasan pendidik dalam menerapkan prinsip behavioristik untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Lebih lanjut, tulisan ini menyoroti bagaimana penguatan positif dan negatif, hukuman, serta teknik shaping dapat memengaruhi perilaku belajar peserta didik di kelas. Dengan pendekatan teoritik yang sistematis, artikel ini juga membahas berbagai pertimbangan etis dan pedagogis dalam penerapan metode behavioristik. Temuan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi guru dan praktisi pendidikan untuk membangun suasana belajar yang adaptif dan berorientasi pada perubahan perilaku positif. Dengan pemahaman mendalam terhadap prinsip-prinsip behaviorisme, pendidik dapat lebih efektif merancang strategi pembelajaran yang menstimulasi motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa secara optimal.
PERBEDAAN INDIVIDU DAN PEMBELAJARAN ADAPTIF MENUJU PENDIDIKAN YANG RESPONSIF TERHADAP KEBUTUHAN UNIK PESERTA DIDIK Hafiz Hidayat; Alpan Suri; Mahrifa Abdilla Yanre; Nell Puspita Sari; Satria Anggraini Sari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6547

Abstract

ABSTRAK Setiap peserta didik memiliki karakteristik unik yang memengaruhi cara mereka belajar, mencakup perbedaan gaya belajar, kecerdasan, dan latar belakang sosial-budaya. Keragaman individu ini menuntut pendekatan pembelajaran adaptif, yang menyesuaikan metode, materi, dan lingkungan belajar dengan kebutuhan masing-masing siswa. Pembelajaran adaptif berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif dan efektif, terutama dalam Kurikulum Merdeka yang menekankan kemandirian dan diferensiasi. Artikel ini membahas pentingnya pemahaman terhadap perbedaan individu dan implementasi pembelajaran adaptif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kajian pustaka ini menyoroti bagaimana pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan unik setiap peserta didik dapat diwujudkan melalui strategi yang mengakomodasi keragaman, sehingga tercipta proses belajar yang lebih bermakna dan relevan, serta mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan dunia nyata dengan keterampilan yang sesuai.
Co-Authors Adellar Prasetya Aditya Firdaus Adlya, Soechi Izzati Afri Rahmat Afrianto, Weski Alpan Suri Amalia, Resna Andi, Andri Anita Ulpa Apriyanti Safitri As Sayfullooh, Istiqomah Asmidir Ilyas Azmatul Khairiah Sari Basri, Asan Bismi Afia Della Nazda Putri Dewi, Tismega Dina Angraini, Dina Dinny Widya Putri Dutika Handayani Eka Putra, Erianto Elfitra Rahma Fionandes Elmasi Tri Oktaviani Emi Sofia Erlina Erlina Fatimah, Mutiara Febriani, Rahmi Dwi Febrio Rozalmi Putra Feila Taqie Zarin Fenri Naldi Firsty Sofila Fitri Sari Angkat Frischa Meivilona Yendi Gusinia, Azzahra Hardi Hafiz Hidayat Hanifa, Nurul Hariko, Rezki Hayati, Nova Humayroh, Dinda Husni Nofrita Irza Gusneti Ismira, Ismira Jelita, Stati Junia Masuhila Kaksim Latifah, Nafsi Lolita, Vevy Maharani, Intan Mahrifa Abdilla Yanre Manurung, Kiki Hariani Marni Nelvi Maryulis Mekarni, Sri Meri Yessari Milyani, Chinta Miswati, Miswati Mulya Syafrina Nasution, Indra Pernanda Putra Nell Puspita Sari Nengsih, Yenni Nia Ikhtanova Niprisoni, Niprisoni Nirwana, Hernan Nofri Mayasril Nora Dwi Putri, Besti Novita Sari, Yani Nurazila, Azizah Nurmaini Nurmaini Oktania, Della Pebrina, Tri Prayitno, Irwan Puji Gusri Handayan Puji Gusri Handayani Puji Handayani Putra, Muhammad Indra Eka Putra, Rode Putri Yulia Mandasari Putriani, Lisa Rahmadani Putri, Yolanda Rahman, Icuk Rahmatul Husna Ramajenur Anas Randa Gempa Saputra Rawati, Rawati Regina Putri Rezki Putra Ria Pratiwi Ridho, Fadilur Ronvy, Al Shaffaat Rosanty, Nabilah Rossy Gusman Roza Naulia Rosdianti Sakhriadi, Sakhriadi Salmawati Salmawati, Salmawati Salsabila Satria Anggraini Sari Seri Sufani Setrianti, Nemi Shaamilah Binti Shahabuddin Soeci Izzati Adlya Suci Rahmadhani Suginem, Suginem Syafitri Amizi, Devira Syahniar Syahniar Syovia Lolita Tri Wahyuni TRIAVE NUZILA ZAHRI Trisma, Aneka Triyono, Triyono Vilmaisari Weli Sartika Sari Wendri Gusdi Weni Yulastri Yelly Martaliza Yuca, Verlanda Yuslini Fitri Yusparni Yetti Yusri Yusri Zilfa Yeni Zuknilarinta, Dara Zulfa Zulfa