Claim Missing Document
Check
Articles

Prenatal Gentle Yoga untuk Mempersiapkan Persalinan yang Lancar, Nyaman, dan Minim Trauma di Puskesmas Jetak Feni Noviyani; Yulia Nur Khayati; Aninda Nur Sinto Putri; Rina Pratiwi
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is a physiological phenomenon that begins with fertilization and ends with childbirth (Patriasari, 2009). According to Nurdiana (2012), the anxiety experienced by pregnant women is caused by the increase in the hormone progesterone. In addition to making pregnant women feel anxious, the increase in hormones also causes emotional disturbances and makes pregnant women tired quickly. Sports that are recommended for pregnant women to maintain the health of the body and fetus so that they develop properly and also make the mother's emotions remain stable are walking, cycling, swimming, pregnancy exercise, hypnobrithing and yoga (Boscaglla, et al., 2003; Bessinger, et al., 2002; Pivarnik, 2008; Larasati and Komolohadi, 2010; Barakat, et al., 2011; Shivakumar, et al., 2011). The purpose of this study was Prenatal Gentle Yoga to prepare for a smooth, comfortable, and minimally traumatized delivery at the Jetak Health Center in 2022. The results of the pre-test of mothers before being given counseling on pregnant yoga were still lacking in knowledge with a total of 10 respondents, 5 of whom lacked knowledge (50%). and 5 of them had good knowledge (50%), and after counseling about prenatal yoga the number of respondents who experienced an increase in knowledge was to be 100%, this indicates that there was an increase in knowledge of 50%. AbstrakMenurut Nurdiana (2012), rasa cemas yang dialami oleh ibu hamil itu disebabkan karena meningkatnya hormon progesteron. Selain membuat ibu hamil merasa cemas, peningkatan hormon itu juga menyebabkan gangguan perasaan dan membuat ibu hamil cepat lelah. Olahraga yang dianjurkan pada ibu hamil untuk menjaga kesehatan tubuh dan janin agar berkembang dengan baik dan juga membuat emosi ibu tetap stabil adalah jalan kaki, bersepeda, berenang, senam hamil, hipnobrithing dan yoga (Boscaglla, dkk., 2003; Bessinger, dkk., 2002; Pivarnik, 2008; Larasati dan Komolohadi, 2010; Barakat, dkk., 2011; Shivakumar, dkk., 2011). Tujuan penelitian ini adalah Prenatal Gentle Yoga Untuk Mempersiapkan Persalinan Yang Lancar, Nyaman, Dan Minim Trauma Di Puskesmas Jetak pada tahun 2022. Hasil pre tes ibu sebelum diberikan penyuluhan yoga hamil pengetahuannya masih kurang dengan jumlah 10 responden , 5 diantaranya pengetahuannya kurang (50%) dan 5 diantaranya pengetahuannya baik (50%), dan setelah dilakukannya penyuluhan tentang prenatal yoga jumlah responden yang mengalami peningkatan pengetahuan yaitu menjadi 100%, hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan sebanyak 50% .
Prenatal Yoga dalam Mengurangi Ketidaknyamanan Saat Hamil Maria Pankrasia; Yulia Nur Khayati; Linda; Rizka Andinda
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is the result of a mature egg cell then meeting spermatozoa from a male so that there is a fertilization process which then produces a fetus (Dartiwen & Nurhayati, 2019). During the pregnancy process there will be changes in all systems of the mother's body that can cause discomfort during the pregnancy process while it is also influenced by several hormonal factors. The physical discomforts commonly experienced by mothers include nausea, vomiting, low back pain, pelvic pain and shortness of breath. Yoga is an activity or exercise that can be done by everyone, including pregnant women. Yoga in pregnancy or often referred to as prenatal yoga is able to reduce the physical discomfort of pregnant women and is able to make the mother's condition better (Ariyanti et al., 2019) Prenatal gentle yoga is a skill to process the mind, in the form of a comprehensive personality development technique both physically, psychologically and spiritually (Bingan, 2019). Prenatal gentle yoga is not just following trends that pregnant women must do, but has many benefits ranging from maintaining the health of pregnant women, reducing anxiety, reducing back pain, helping to breathe better, training the pelvis to prepare for childbirth (Aprillia, 2014). This community service is carried out in 3 stages, namely preparation, implementation, and evaluation of activities. This devotion aims to socialize the benefits of yoga for pregnant women who experience discomfort, and practice yoga movements with pregnant women. The population of this devotion is pregnant women who number 6 people. This activity is carried out face-to-face. AbstrakKehamilan adalah akibat sel telur yang telah matang kemudian bertemu spermatozoa dari pria sehingga terjadilah proses pembuahan yang kemudian menghasilkan janin (Dartiwen & Nurhayati, 2019). Selama proses kehamilan akan terjadi perubahan pada semua system tubuh ibu yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan selama proses kehamilan seain itu juga dipengaruhi oleh beberapa faktor hormonal. Ketidaknyamanan fisik yang umumnya dialami oleh ibu antara lain mual, muntah, nyeri pinggang, panggul dan sesak nafas. Yoga merupakan salah satu aktivitas atau Latihan yang dapat dilakukan oleh semua orang termasuk ibu hamil. Yoga dalam kehamilan atau sering disebut dengan prenatal yoga mampu mengurangi ketidaknyamanan fisik ibu hamil dan ampu membuat modd ibu menjadi lebih baik (Ariyanti et al., 2019). Prenatal gentle yoga adalah keterampilan mengolah pikiran, berupa teknik pengembangan kepribadian secara menyeluruh baik fisik, psikologi dan spiritual (Bingan, 2019). Prenatal gentle yoga bukan hanya sekedar mengikuti trend yang harus dilakukan ibu hamil, namun memiliki banyak Manfaat mulai dari menjaga kesehatan ibu hamil, mengurangi kecemasan, mengurangi sakit pinggang, membantu pernapasan lebih baik, melatih panggul untuk Persiapan melahirkan (Aprillia, 2014). Pengabdian masyarakat ini di lakukan dengan 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan manfaat yoga bagi ibu hamil yang mengalami ketidaknyamanan, dan mempraktikkan gerakan yoga bersama ibu hamil. Populasi dari pengabdian ini adalah ibu hamil yang berjumlah 6 orang. Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka.
Efektifitas Terapi Komplementer untuk Mengurangi Kecemasan dalam Persiapan Persalinan Lalita Mafudiah; Yulia Nur Khayati; Riska Susanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 2 (2022): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anxiety is a condition in which a person experiences discomfort due to uncertainty about something that will happen. This becomes an unpleasant and challenging response, unclear thinking about what will happen in the future. Non-pharmacological therapy can be done to reduce anxiety by providing various complementary therapies. Complementary therapy is all therapy that is used in addition to conventional therapy recommended by individual health care providers, which serves to reduce anxiety. It can also restore the mood so as to make a person relax. The purpose of this study was to determine the effectiveness of complementary therapies to reduce anxiety in labor preparation. This study uses the Pre-Experiment method, with a one group pre test posttest design. The results showed that after complementary therapy was carried out, this indicated that lavender aromatherapy was proven to be effective and could be used to reduce anxiety in pregnant women in facing childbirth.   Abstrak Kecemasan adalah kondisi dimana seseorang mengalami ketidak nyamanan karena ketidakpastian tentang sesuatu yang akan terjadi. Ini menjadi respon yang tidak menyenangkan dan menantang, pemikiran yang tidak jelas tentang apa yang akan terjadi di masa depan.Terapi non-farmakologis dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan dengan memberikan berbagai terapi komplementer. Terapi Komplementer adalah semua terapi yang digunakan sebagai tambahan untuk terapi konvesional yang direkomendasikan oleh penyelenggara pelayanan kesehatan induvidu.yang berfungsi untuk mengurangi kecemasan. Ini juga dapat mengembalikan mood sehingga membuat seseorang rileks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas terafi komplementer untuk mengurangi kecemasan dalam persiapan persalinan. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experiment, dengan  rancangan one group pre test posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan terapi komplementer, Hal ini menunjukkan bahwa aromaterapi lavender terbukti efektif dan dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan.
HUBUNGAN PARITAS DAN PENDIDIKAN IBU DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI WILAYAH KABUPATEN SEMARANG Vistra Veftisia; Yulia Nur Khayati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v7i2.830

Abstract

Masalah : Mortalitas dan Morbiditas pada wanita hamil dan wanita bersalin merupakan masalah besar. AKI di Indonesia tahun 2012 tercatat 305/100.000 dan AKI di Kab. Semarang tahun 2016 sejumlah 103,39/100.000 KH (15 Kasus) dengan penyebab tertinggti preeklamppsia/eklampsia sebanyak 5 kasus (1, 2). Tujuan : Untuk Mengetahui Hubungan Paritas dan Pendidikan Ibu Dengan  Kejadian Preeklampsia Di Wilayah Kabupaten Semarang. Metode : Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan case control. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 110 responden dengan perbandingan 1:4 antara kasus dan kontrol, untuk kasus 22 responden dan untuk kontrol 88 responden. Analisis bivariat menggunakan uji chi Square. Hasil: Responden dalam penelitian ini primipara 59 (53.6%), berpendidikan SMA – AKADEMI/PT 65 (59.1%), Ibu primipara memiliki resiko untuk mengalami pre eklampsia saat hamil sebesar 0.83 kali tetapi tidak memiliki hubungan yang signifikan (p=0.702), dan ibu berpendidikan dasar (SD-SMP) memiliki resiko untuk mengalami pre eklampsia saat hamil sebesar 4.1 kali dan memiliki hubungan yang signifikan (p=0.004).
Pijat Commond Cold untuk Mengurangi Batuk Pilek pada Bayi dan Balita di Desa Lebak bellatika, sitasalsha; putri, yulinda yasa; khayati, yulia nur; christiani, ninik
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cold cough in babies is a common health problem that affects the quality of life of babies and their families. Massage therapy has been widely used to reduce symptoms of cough and cold in children, but not many mothers or health cadres in Lebak Village know about common cold massage and handling their babies/toddlers when they suffer from common cold is to take them to a health facility to get medicine. This community service activity is carried out through direct counseling in Lebak village carried out in several stages, namely licensing to the village midwife and then carrying out activities for common cold toddlers. Participants in this activity totaled 9 toddlers who met the inclusion criteria. Massage therapy performed on infants/toddlers can increase the child's weight, increase neuromotor development, better emotional bonds, reduce the rate of nosocomial infections (including the common cold) (Kulkarni et al, 2010). It is hoped that this community service can provide a better understanding of the effectiveness of Common Cold Massage Therapy in reducing cold coughs in infants in Lebak Village.   Abstrak Batuk pilek pada bayi merupakan masalah kesehatan umum yang memengaruhi kualitas hidup bayi dan keluarga mereka. Terapi pijat telah digunakan secara luas untuk mengurangi gejala batuk pilek pada anak-anak, namun tidak banyak ibu maupun kader Kesehatan di Desa Lebak yang mengetahui mengenai pijat Common cold dan penanganan bayi/balita mereka ketika menderita commond cold adalah membawa ke tempat fasilitas kesehatan untuk mendapatkan obat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan langsung di desa Lebak dilaksanakan beberapa tahapan yaitu perizinan kepada bidan desa kemudian pelaksanaan kegiatan pada balita commond cold. Perserta dalam kegiatan ini berjumlah 9 balita yang memenuhi kriteria inklusi. Terapi pijat yang dilakukan pada bayi/balita dapat membuat berat badan anak naik, peningkatan perkembangan neuromotorik, ikatan emosional yang lebih baik, penurunan tingkat infeksi nosocomial (termasuk didalamnya Common cold) (Kulkarni et al, 2010). Diharapkan pengabdian masyarakat ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang efektivitas terapi pijat Common Cold Massage Therapy dalam mengurangi batuk pilek pada bayi di Desa Lebak
Pemberdayaan Keluarga dan Ibu dalam Pemberian ASI Ekslusif di RSUD Ratu Aji Putri Botung Susanti, Vila; Sari, Murniati; Stefanie, Agnes; Khayati, Yulia Nur
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breast milk is a natural nutrient for infants with the most suitable nutritional content for optimal growth given until the baby is 6 months old, breast milk contains colostrum which is rich in antibodies because it contains protein for endurance (Maryunani 2016). In Indonesia, the Indonesian Ministry of Health noted an increase in exclusive breastfeeding to 66% by 2022. However, this figure is still below the global target. Infant mortality, especially in the neonate period, is still a major problem, while exclusive breastfeeding can reduce infant mortality due to infection. Despite the government's socialization efforts, many factors affect the success of exclusive breastfeeding. Psychological factors, such as maternal stress and anxiety, also have a major impact on breastfeeding and milk production. More than 80% of breastfeeding failures are caused by psychological factors. This community service activity is needed to increase understanding of the importance of exclusive breastfeeding, especially at Ratu Aji Putri Botung Hospital, where formula feeding is still often found secretly   Abstrak Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi alamiah bagi bayi dengan kandungan gizi paling sesuai untuk pertumbuhan optimal yang diberikan sampai bayi usia 6 bulan, ASI mengandung kolostrum yang kaya akan antibodi karena mengandung protein untuk daya tahan tubuh(Maryunani, 2016). Di Indonesia, Kementerian Kesehatan RI mencatat peningkatan pemberian ASI eksklusif hingga 66% pada tahun 2022. Namun, angka ini masih di bawah target global. Kematian bayi, terutama pada masa neonatus, masih menjadi masalah utama, sementara pemberian ASI eksklusif dapat mengurangi angka kematian bayi akibat infeksi. Meskipun ada upaya sosialisasi dari pemerintah, banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Faktor psikologis, seperti stres dan kecemasan ibu, juga memiliki dampak besar terhadap proses menyusui dan produksi ASI. Lebih dari 80% kegagalan menyusui disebabkan oleh faktor psikologis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diperlukan untuk untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya ASI eksklusif, terutama di RSUD Ratu Aji Putri Botung, di mana masih sering ditemukan  pemberian susu formula secara diam-diam. Keberhasilan kegiatan dapat dilihat dengan terjadi peningkatan pengetahuan ibu setelah dilakukan penyuluhan. Keberhasilan ini tak lepas dari peran media promosi kesehatan yang digunakan yaitu leaflet dan ppt serta metode penyuluhan menggunakan active learning yang sangat memudahkan ibu. Dalam kegiatan tersebut diharapkan adanya upaya tindak lanjut yang akan dilaksanakan oleh bidan di RSUD Ratu Aji Putri Botung sehingga program ini tetap bisa dilaksanakan selanjutnya.
Asuhan Kebidanan Continuity Of Care (COC) pada Ny N Umur 29 Tahun G2P1A0 di PMB Cendera Natalia Arief Melna; Yulia Nur Khayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The period of pregnancy, childbirth, puerperium, neonates is a physiological condition that may threaten the life of the mother, even cause death, one of the efforts that can be done is to apply a comprehensive obstetric care model that can detect high maternal and neonatal risks. The purpose of this comprehensive research is to analyze the implementation of midwifery care for pregnant women, maternity, postpartum, BBL and family planning. The descriptive research method is a case study approach on the implementation of midwifery care which includes pregnancy, childbirth, newborn, postpartum and family planning care. The sample was a pregnant woman in the third trimester of 37 weeks' gestation, G2P1A0. Research time 20 October 2023 – 02 December 2023 in the PMB Cendera Natalia Arief, S.Tr.Keb. Research instrument using SOAP with varney management mindset. Data collection techniques use primary data through interviews, observations, physical examinations, MCH books. The results of the upbringing found no gap between theory and practice, so Mrs. N can carry out labor normally. On the obstetric care for maternity mothers that the author gave to Mrs. N, normal delivery and tercan tear grade II in the birth canal. Then the puerperal monitoring and newborns walk normally.   Abstrak Masa kehamilan,persalinan, nifas, neonates merupakan keadaan fisiologis yang kemungkinan mengancam jiwa ibu, bahkan menyebabkan kematian, salah satu Upaya yang dapat dilakukan yaitu menerapkan model asuhan kebidanan komperesehensif yang dapat mendeteksi resiko tinggi maternal dan neonatal. Tujuan penelitian komperehensif ini yaitu melakukan analisis pelaksanaan asuhan kebidanan ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB. Metode penelitian deskriftif yaitu pendekatan studi kasus pada pelaksanaan asuhan kebidanan yang meliputi asuhan kehamilan, persalinan , bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana. Sampel adalah seorang ibu hamil trimester III usia kehamilan 37 minggu, G2P1A0. Waktu penelitian 20 Oktober 2023 – 02 desember 2023 di wilayah PMB Cendera Natalia Arief, S.Tr.Keb. instrument penelitian menggunakan SOAP dengan pola fikir manajemen varney. Tehnik pengumpulan data menggunakan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, buku KIA. Hasil asuhan tidak ditemukan kesenjengan antara teori dan praktik, sehingga Ny. N dapat menjalankan persalinan dengan normal. Pada asuhan kebidanan pada ibu bersalin yang penulis berikan kepada Ny. N, persalinan normal danter terdapat robekan grade II pada jalan lahir. Kemudian pada pemantauan nifas serta bayi baru lahir berjalan dengan normal.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny.H Umur 28 Tahun di Klinik Rahayu Ungaran Dina Hastiana; Yulia Nur Khayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The period of pregnancy, childbirth, postpartum, neonate is a physiological condition that may threaten the life of the mother and baby and even cause death. One effort that can be made is implementing a comprehensive midwifery care model that can optimize the detection of hig risk maternal neonates. The aim of the research was to analyze the implementation of midwifery care for pregnant women, maternity, postpartum, BBL and family planning. Analytical descriptive observational research method The case study approach to the implementation of midwifery care includes care for pregnancy, childbirth, newborns, postpartum, and family planning (KB). The sample is a pregnant woman in the third trimester, 31 weeks' gestation, G2P1A0. Research time May 2023 – August 2023 in the Rahayu Ungaran Clinic area and the PMB Nuryati work area. The research instrument uses the SOAP documentation method with a Varney management mindset. Collection techniques use primary data through interviews, observations, physical examinations, KIA books. The results of the care obtained by Mrs. H G2P1A0 gestational age 31 weeks single fetus alive intrauterine. The delivery took place normally without any problems. The postpartum period was normal, there was no bleeding, uterine contractions were good, lochea rubra, perineal abrasions, the mother received vitamin A. In the newborn the results of the anthropometric examination were normal, Mrs. H decided to use 3-month injectable birth control.   Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisiologis yang kemungkinan mengancam jiwa ibu, bayi bahkan menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan menerapkan model asuhan kebidanan komperehensif yang dapat mengoptimalkan deteksi risiko tinggi maternal neonatal. Tujuan penelitian melakukan analisis pelaksanaan asuhan kebidanan ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB. Metode penelitian observasional desktiptif analitik. Pendekatan studi kasus pada pelaksanaan asuhan kebidanan meliputi asuhan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan keluarga berecana (KB). Sampel yang di gunakan adalah seorang ibu hamil trimester III dengan usia kehamilan 31 minggu, G2P1A0. Waktu pelaksanaan penelitian ini di mulai pada bulan Mei 2023 – Agustus 2023 di sekitar wilayah Klinik Rahayu Ungaran dan wilayah kerja Praktik Mandiri Bidan Nuryati. Instrumen penelitian ini menggunakan metode dokumentasi SOAP dengan pola pikir manajemen varney. Teknik dalam pengumpulan data ini menggunakan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik. Hasil asuhan didapatkan Ny. H G2P1A0 usia kehamilan 31 minggu janin Tunggal hidup intrauterine. Persalinan berlansung dengan normal tanpa ada kendala apapun. Masa nifas berlangsung dengan normal dan tidak terjadi pendarahan, kontraksi uterus baik, lochea rubra, luka lecet perinium, ibu mendapatkan vitamin A. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal, Ny. H memutuskan menggunakan KB suntik 3 bulan.
Pijat Tui Na sebagai Upaya Meningkatkan Nafsu Makan pada Balita di Pustu Munding Nova Harianti; Ruliana Isna Rosida; Yulia Nur Khayati; Luvi Dian Afriyani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Child growth and development is a very important issue and needs serious attention. Growth can be seen from body weight and head circumference, while development can be seen from motor skills, social, emotional, language skills and cognitive abilities. Children's growth and development is influenced by several factors, one of which is influenced by nutritional status. Efforts to overcome feeding difficulties in toddlers can be done using non-pharmacological methods through tui na massage. Tui na massage is one way to overcome feeding difficultiestoddlers, carried out for 6 consecutive days before eating for 30 minutes with 8 series of massages that can overcome eating difficulties. The aim of this community service is to apply tui na massage as a complementary therapy to overcome feeding difficulties in toddlers. Method: Implementation of activities in the form of tui na massage training for mothers of toddlers using lecture, discussion and practice methods. The conclusion  obtained after this  community service  were the pre – test result of respondents in the good knowledge category (50%)  in the  poor  category  (30%) and the post  - test  result 0f 100 %  of respondents in the good knowledge category. Apart from that, the skills of the posyandu respondents are also in the good category, shown by the evaluation result with a score of (98%).   Abstrak Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan masalah yang sangat penting dan perlu mendapatkan perhatian yang serius. Pertumbuhan dapat dilihat dari berat badan dan lingkar kepala, sedangkan perkembangan dapat dilihat dari kemampuan motorik, sosial, emosional, kemampuan berbahasa, serta kemampuan kognitif. Pertumbuhan dan perkembangan anak dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya dipengaruhi oleh status gizi. Upaya untuk mengatasi kesulitan makan pada balita dapat dilakukan dengan cara non farmakologi melalui pijat tui na. Pijat tui na merupakan salah satu cara untuk mengatasi kesulitan makan pada balita, dilakukan selama 6 hari secara berturut turut sebelum makan selama 30 menit dengan 8 rangkaian pijat yang dapat mengatasi kesulitan makan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk menerapkan pijat tui na sebagai terapi komplementer untuk mangatasi kesulitan makan pada balita.Metode: Pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan pijat tui na pada ibu balita dengan metode ceramah, diskusi dan praktik. Kesimpulan yang didapatkan setelah pengabdian masyrakat ini adalah hasil pre – test responden dalam kategori pengetahuan baik (50%) kategori pengetahuan baik. Selain itu, keterampilan para responden  posyandu juga dalam kategori baik ditunjukkan dengan hasil evaluasi nilai (98%).
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. D Umur 32 Tahun dengan Pemberian Pijat Oksitosin di Kelurahan Candirejo Ekayanti, Mila Elvi; Khayati, Yulia Nur
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The MMR in Semarang Regency in 2021 experienced a significant increase compared to 2020, if in 2020 it was 75.8 per 100,000 KH (7 cases), then in 2021 it will increase to 95.32 per 100,000 KH (10 cases). The greatest number of maternal deaths occurred in mothers aged > 35 years (5 cases), mothers aged 20-35 years (1 case) and mothers aged < 20 years (1 case). The highest mortality occurred during the delivery period (4 cases) and the postpartum period (3 cases). The aim of providing midwifery care to Mrs. Comprehensive D (Continuity of Care) includes pregnancy, labor, postpartum and newborns, neonates and family planning. In this research method, the author used data collection methods, namely using interviews, observations using primary and secondary data through KIA books, physical examinations and this research began in November-February 2024 and the research instrument used SOAP. Based on the results of a comprehensive case study (Continuity of Care) obtained from Mrs. D 32 years old G3P2A0 39 weeks gestation no problems found. Mrs. D gave birth at the Kusuma Ungaran Regional Hospital. The postpartum period was normal, there was no bleeding, uterine contractions were good, lochea rubra, perineal abrasions, the mother received vitamin A. In the newborn the results of the anthropometric examination were normal, SHK was negative and Mrs. D decided to use birth control implants.   Abstrak AKI di Kabupaten Semarang 2021 mengalami peningkatan yang signifikan bila dibandingkan tahun 2020, bila di tahun 2020 yaitu sebanyak 75,8 per 100.000 KH (7 kasus) maka pada tahun 2021 naik menajdi 95,32 per100.000 KH (10 kasus). Kematian ibu terbesar terjadi pada ibu pada usia > 35 tahun (5 kasus), usia ibu 20-35 tahun (1 kasus) dan usia ibu < 20 tahun (1 kasus). Kematian tertinggi terjadi pada masa bersalin (4 kasus) dan masa nifas (3 kasus). Tujuan memberikan asuhan kebidanan pada Ny. D secara komprehensif (Continuity Of Care) meliputi masa kehamilan, masa persalinan, nifas dan bayi baru lahir, neonatus sampai KB. Metode dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, observasi dengan menggunakan data primer dan sekunder melalui buku KIA, pemeriksaan fisik serta penelitian ini dimulai sejak November-Februri 2024 dan instrumen penelitian ini menggunakan SOAP. Berdasarkan hasil studi kasus secara komprehensif (Continuity of Care) didapatkan pada Ny. D usia 32 tahun G3P2A0 usia kehamilan 39 minggu tidak ditemukan masalah. Persalinan Ny.D dilakukan di RSUD Kusuma Ungaran. Masa nifas berlangsung normal tidak ada perdarahan, kontraksi uterus baik, lochea rubra, luka lecet perinium, ibu mendapatkan vitamin A. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal, SHK negative dan Ny. D memutuskan menggunakan KB implant.
Co-Authors Adi Prayitno Adkha Putri Puspita Dewi Afriyani, Luvi Dian Agustina Sri Wahyuni Alfina Ifada Alif’fah Setiyana Putri Ameliana Friskia Rahmadini Ananda, Ayu Andaeni, Wahyu Retno Anggela, Ria Anggi Anggraini Khoirum Ningdiah Anik Sulistiyanti Aninda Nur Sinto Putri Anissa Regita Anita Dyah Listyarini Aprilia, Nia Ari Widayaningsih Ari Widyaningsih Arsy, Gardha Rias Asfarina Puspanagara Ashaima Paramita Devi Ayu Ananda Azelia Dwijayanti bellatika, sitasalsha Cahyaningrum Christania R.L Hawa Christlin Dika Kappu Cinta Nashita Dewi Sagitaria, Bian Dewita Dian Ayu Tias P Dina Hastiana Dina Nur Anggraini Ningrum Dwiyanti, Feni Een Nurhidayati Ekawati, Rahmi Ekayanti, Mila Elvi Elsa Umi Anisa Erna Widyastuti, Erna Evi Widowati Evy Yuliastuti Fani Rahmawati Fany Dwi Yulianti Feni Noviyani Feronika Askini Mirino Fitrianingsih, Sri Hajaratul Inayah Hapsari Windayanti Hasty Martha Wijaya Hawa, Christania R.L Heni Setyowati Heni Setyowati Heny Romdiyani Hidayanti, Nur Ilham Setyo Budi Imelda Jumita Seingo Inayah, Hajaratul Indriani Kasih Sabwan Intan Agustina Sukmajaya Ira Septiya Sari Isfaizah Istiqomah Izzah, Lu’luul Fitrotul Kasari, Miki Lalita Mafudiah Lidia Arjulia Sari Linda Listyaningsih, Moneca Diah Lu’luul Fitrotul Izzah Maria Pankrasia Maya Kurnia Dewi Maya Kurnia Dewi Maya Kurnia Dewi, Maya Kurnia Mega Riani Mangiwa Meisya Tiara Herlina Melna Mila Elvi Ekayanti Moneca Diah Listiyani Moneca Diah Listiyaningsih Mubaroq, Muhammad Husni Mulyani Mulyani Mulyani Mulyani Nia Aprilia Ninda Azifati Nurfitri Ninik Christiani Nova Harianti Nur Endang Sulastri Nur Hidayanti Nur Laila Nurul Khomariah Oktia Woro Kasmini Handayani Poncorini, Eti PRATIWI, WILDA Priskila, Antika Puji Catur Putri Ayuni Sari Putri Cahya Putri, Alif’fah Setiyana putri, yulinda yasa Qoni’atun Nurnaini Radja, Marselina Rafika Brian Maghfiroh Rahmadini, Ameliana Friskia Rina Pratiwi Rinawati Rinawati Rinawati Rinawati Rini Susanti Rini Susanti Riska Susanti Rizka Andinda Rizki, Milya Ruliana Isna Rosida Sabwan, Indriani Kasih Sari, Lidia Arjulia Sari, Murniati Sari, Putri Ayuni Setyoningsih, Heni Siti Adhoat Aristiani Siti Musarofah Sofiyanti, Ida Sri Murtiningsih, Sri Stefanie, Agnes Subiyatun Suciati Sundari Sundari Sundari Sundari Sundari Sundari Susanti, Vila Tandiyo Rahayu Titik Nor Hidayah Trianingsih Veftisia, Vistra Vera Yunita Wahyu Kristiningrum Wahyu Retno Andaeni Widyaningsih, Ari Wulan Murti Yenny Rahmawati Yuni Fitria Zahrotussalamah