Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi dan Pencegahan Bullying di Posyandu Remaja Desa Tumpang Krasak Arsy, Gardha Rias; Listyarini, Anita Dyah; Mubaroq, Muhammad Husni; Budi, Ilham Setyo; Fitrianingsih, Sri; Wijaya, Hasty Martha; Setyoningsih, Heni; Khayati, Yulia Nur; Widyastuti, Erna
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i2.432

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses pemaknaan bullying pada remaja penindas (the bully). Subjek dalam penelitian ini yaitu dua remaja berusia 16-18 tahun yang pernah melakukan perilaku bullying pada teman sebaya atau teman satu sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam. Analisis dilakukan dengan metode analisis tematik theory driven. Dari kesimpulan diperoleh hasil bahwa perilaku bullying seperti memukul dan mengganggu korban bullying pada makna tingkat rendah dimaknai remaja penindas (the bully) sebagai kepuasan diri dan kesenangan diri yang didapatkan dari salah satu sumber pemaknaan yaitu hubungan personal. Perilaku bullying seperti memukul dan memperolok atau mengejek korban bullying pada makna tingkat tinggi dimaknai remaja penindas (the bully) sebagai langkah untuk menjadi “penguasa” dan sebagai proses pencarian jati diri yang didapatkan dari menggabungkan dan mengintegrasikan sumber-sumber pemaknaan seperti memenuhi kebutuhan dasar, hubungan personal, dan aktivitas bersenang-senang.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Menggunakan Pesan Seluler Interaktif: Increasing Mothers' Knowledge About Danger Signs of Pregnancy Using Interactive Mobile Messaging Veftisia, Vistra; Yulia Nur Khayati; Luvi Dian Afriyani
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 7 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v7i1.2527

Abstract

Maternal mortality rate (MMR) in Indonesia is still relatively high when compared to other Southeast Asian countries. One of the government programs in reducing maternal mortality rate is the provision of the MCH Book to every pregnant woman which contains guidelines for the health of mothers and babies, but the lack of information of pregnant women about the danger signs of pregnancy which is an important factor in determining actions in handling pregnant women with danger signs, so it is very necessary to provide information about the danger signs of pregnant women through effective media. The purpose of the study was to determine the increase in maternal knowledge about pregnancy danger signs and the practice of early detection of pregnancy danger signs using interactive mobile messages. The research method was quashi experiment, using a pre-test-post test design approach and conducted at Ibu Alam Salatiga clinic, the sample in this study used purposive sampling technique by using the minimum sample requirement in experimental research which was 15 pregnant women. Data processing was carried out by testing the normality of the data with the results of abnormal data then processing the data using the Wilcoxon Test. The results of the study there is a difference in maternal knowledge about the danger signs of pregnancy before and after being given health education with interactive mobile messages with p 0.004. It is expected that pregnant women utilize all information related to pregnancy danger signs.   Abstrak Jumlah AKI (Angka Kematian Ibu) di Indonesia masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan Negara Asia Tenggara lainnya. Salah Satu Program pemerintah dalam menurunkan AKI yaitu pemberian Buku KIA pada Setiap ibu hamil yang didalamnya sudah berisi pedoman untuk kesehatan ibu dan bayi, namun kurangnya informasi ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan yang merupakan faktor penting dalam menentukan tindakan dalam penanganan pada ibu hamil dengan tanda bahaya, sehingga sangat perlu diberikan informasi tentang tanda bahaya ibu hamil melalui media yang efektif. Tujuan penelitian  untuk mengetahui peningkatan pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan dan praktik deteksi dini tanda bahaya kehamilan menggunakan pesan seluler interaktif. Metode penelitian quashi eksperimen, dengan menggunakan pendekatan pre test-post test design dan dilakukan di Klinik Ibu Alam Salatiga,Sampel dalam penelitian ini menggukan teknik purposive sampling dengan emnggunakan syarat minimal sampel pada penelitian exsperimen yaitu sehjulah 15 ibu hamil. Pengolahan data dilakukan dengan nenguji normalitas data dengan hasil data tidak normal selanjutnya pengolahan data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ada perbedaan pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan kesehatan dengan pesan selluler interaktif dengan p  0.004. Diharapkan ibu hamil memanfaatkan semua informasi terkait tanda bahaya kehamilan.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. A Umur 33 Tahun G3P2A0 di Puskesmas Bringin Suciati; Yulia Nur Khayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of Care in Midwifery is a series of continuous and comprehensive services starting from pregnancy, childbirth, postpartum care, newborn care, and family planning services. It addresses the specific health needs of women and the personal circumstances of each individual. Comprehensive care involves thorough examinations, including basic laboratory tests and counseling. Comprehensive midwifery care includes continuous services in areas such as antenatal care, childbirth care, postpartum care, newborn care, and family planning services. Continuity of care in pregnancy emphasizes the importance of women receiving services from the same professional or a consistent team of professionals. This ensures proper monitoring of their condition over time and fosters trust and openness due to familiarity with the caregiver.The type of research used in this study is descriptive, with a case study approach. The sample used is Mrs. A. After providing comprehensive midwifery care, including care during pregnancy, childbirth, postpartum, and newborn care, the outcomes were normal pregnancy, normal delivery, healthy baby, and appropriate family planning. There was no gap identified between theoretical knowledge and practical application in the comprehensive midwifery care provided to Mrs. A and her baby in Bringin Village, Bringin Subdistrict, Semarang Regency.   Abstrak Continuity  of  care  dalam  kebidanan  adalah  serangkaian kegiatan  pelayanan  yang  berkelanjutan  dan  menyeluruh mulai  dari  kehamilan,  persalinan,  nifas,  pelayanan  bayi baru   lahir   serta   pelayanan   keluarga   berencana   yang menghubungkan     kebutuhan     kesehatan     perempuan khususnya  dan  keadaan  pribadi  setiap  individu.  Asuhan komprehensif    merupakan    suatu    pemeriksaan    yang dilakukan  secara  lengkap  dengan  adanya  pemeriksaan, laboratorium sederhana dan konseling. Asuhan kebidanan   komprehensif   mencakup   tempat   kegiatan pemeriksaan    berkesinambungan    diantaranya    adalah asuhan     kebidanan     kehamilan,     asuhan     kebidanan persalinan,  asuhan  kebidanan  masa  nifas  dan  asuhan kebidanan  bayi  baru  lahir  serta  akseptor  KB. Asuhan kehamilan   mengutamakan   kesinambungan   pelayanan (continuity  of  care)  sangat  penting  buat  wanita  untuk mendapatkan  pelayanan  dari  seorang  profesional  yang sama atau dari satu tim tenaga profesional, sebab dengan begitu maka perkembangan kondisi mereka setiap saat  akan  terpantau  dengan  baik  selain  juga  mereka menjadi   percaya   dan   terbuka   karena   merasa   sudah mengenal   si   pemberi   asuhan. Jenis   penelitian   yang digunakan   yaitu   deskriptif,   dengan   pendekatan   studi kasus  (Case Study).  Sampel yang digunakan  adalah Ny. A.  Setelah  melakukan  dan memberikan  asuhan kebidanan  secara  Komprehensif  mulai  dari  Ibu  Hamil, Bersalin, Nifas, Bayi dan hasilnya hamil dengan normal, bersalin dengan normal, bayi dengan normal, dan sampai dengan KB. Tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Asuhan Komprehensif kebidanan pada Ny.A dan By.Ny.A di Desa Bringin Kecamatan Bringin Kabupaten semarang.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Ny “D” Umur 37 Tahun di BPM Cahaya Bunda Nur Endang Sulastri; Yulia Nur Khayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MMR in Semarang Regency in 2023 there were 7 cases or 58.20/100,000 KH (12. 028) and the cause of the MMR was caused by bleeding, pre-eclampsia, anaphylactic shock, blood infection and puerperal complications (Dinkeskab, 2023) while for the Bandungan sub-district area there were no cases of death. This is an effort to support the program of the Semarang district government in 2024 to realize zero MMR in Semarang district by carrying out various activities such as monitoring, home visits, assistance to pregnant women, referral assistance, provision of PMT and pregnant women's classes and many other activities aimed at the welfare of mothers and babies. This research method is descriptive in the form of a case study, which examines a problem through a case consisting of a single unit. The single unit in question can contain 1 person, a group of residents affected by a problem. Monitoring of pregnant women was carried out by the author three times in the third trimester. The monitoring results obtained are complaints in the third trimester in the form of back pain which is physiological. Normal labor at BPM Cahaya Bunda on July 06, 2024 at 19.00 WIB, male sex The care of KF 2 to KF 4 the author carried out well without any problems. The mother uses 3-month injectable birth control and no problems were found. Care has been provided comprehensively and there are no gaps between theory and practice.   Abstrak AKI di kabupaten Semarang pada tahun 2023 terdapat 7 kasus atau 58,20/100.000 KH (12.028) dan penyebab dari  Aki tersebut yang pertama adalah disebabkan karena perdarahan, pre eklamsia, shock anafilaktik, infeksi darah dan adanya komplikasi nifas sedangkan untuk wilayah Kecamatan Bandungan tidak ada kasus kematian hal ini sebagai upaya mendukung program dari pemerintah kabupaten semarang tahun 2024 untuk terwujudnya zero AKI di kabupaten Semarang dengan melaksanakan berbagai upaya kegaitan baik pematauan, kunjungan rumah, pendampingan ibu hamil, pendampingan rujukan, pemberian PMT  serta kelas ibu hamil dan masih banyak kegiatan yang lain yang bertujuan untuk kesejahteraan ibu dan bayi. Metode dalam penelitian ini diskriptif yang berupa studi kasus (case study) dengan menggunakan manajemen varney dan didokumentasikan dengan SOAP. Pemantauan ibu hamil dilakukan penulis sebanyak 3x di trimester III. Hasil pemantauan yang didapatkan adalah keluhan pada trimester III berupa nyeri punggung yang merupakan hal fisiologis. Persalinan normal di BPM Cahaya Bunda pada tanggal 06 juli 2024 pukul 19.00 WIB, jenis kelamin laki-laki Asuhan KF 1 sampai KF 4 penulis laksanakan dengan baik tanpa masalah. Ibu menggunakan KB suntik 3 bulan dan tidak ditemukan masalah. Asuhan telah diberikan secara komprehensif dan tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Asuhan Komprehensif Ny. D dan By. Ny. D di BPM Cahaya Bunda. Asuhan kebidanan keluarga berencana pada Ny.D diberikan dengan melakukan pengkajian data fokus yaitu data subjektif, data objektif, menentukan assessment, melakukan penatalaksanaan, dan melakukan evaluasi. Selama asuhan pada KB dilakukan sesuai dengan kebutuhan Ny.D tidak ditemukan komplikasi-komplikasi yang ada pada klien, klien sudah menggunakan KB suntik 3 bulan. Tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Asuhan Komprehensif kebidanan pada Ny. D dan By.Ny D di BPM Cahaya Bunda.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) pada Ny. E Umur 30 Tahun di PMB Subiyatun, S.St.Keb Subiyatun; Yulia Nur Khayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of care in midwifery is a series of continuous and comprehensive service activities starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care and family planning services that connect the health needs of women in particular and the personal circumstances of each individual. Pregnancy care prioritizes continuity. The research design used is descriptive, with a case study approach (Case Study) with Varney Management and documented with SOAP. The case study was conducted on Mrs. E G2P1A0 in June to September 2024, the data collection method used interviews, observations with primary and secondary data through the KIA Book. Comprehensive midwifery care for pregnant women was found that the mother experienced complaints of discomfort in the third trimester and was managed by providing health education, normal delivery, the mother gave birth at 39 weeks of pregnancy at Gondo Suwarno Hospital. The newborn was normal and IMD was carried out. The mother's postpartum was normal and care was carried out according to the standard of care, namely 4 visits. The mother chose to use 3-month injection contraception. Comprehensive midwifery care will improve the health and well-being of the mother and fetus.   Abstrak Continuity  of  care  dalam  kebidanan  adalah  serangkaian kegiatan  pelayanan  yang  berkelanjutan  dan  menyeluruh mulai  dari  kehamilan, persalinan,  nifas,  pelayananbayi baru lahir serta pelayanan keluarga   berencana yang menghubungkan    kebutuhan kesehatan     perempuan khususnyadan keadaan pribadi setiap  individu.  Asuhan kehamilan mengutamakan   kesinambungan. Desain penelitian yang digunakan   yaitu   deskriptif, dengan pendekatan studi kasus  (Case Study) dengan Manajemen Varney dan didokumentasikan dengan SOAP.   Studi kasus dilakukan pada Ny.E G2P1A0 pada bulan Juni sampai September 2024 metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dengan data primer dan sekunder melalui Buku KIA. Asuhan kebidanan  Komprehensif dari Ibu Hamil didapatkan ibu mengalami keluhan ketidaknyamanan pada kehamilan TM III dan ditatalaksana dengan pemberian Pendidikan kesehatan, Bersalin normal ibu bersalin pada umur kehamilan 39 minggu di RSUD Gondo Suwarno.  Bayi Baru lahir normal dan dilakukan IMD.  Nifas ibu normal dan dilakukan asuhan sesuai standa asuhan yaitu 4 kali kunjungan. Ibu memilih untuk ber KB Suntik 3 bulan. Dengan Asuhan  kebidanan komprehensif akan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ibu dan janin.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Ny. H Umur 29 Tahun di Puskesmas Maridan Ashaima Paramita Devi; Yulia Nur Khayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), the maternal mortality rate is still very high. In 2017, approximately 295,000 women died from complications related to pregnancy and childbirth, which means approximately 810 women die every day from preventable causes. The role of midwives is very important in reducing MMR and IMR, one of which is through continuous midwifery care (continuity of care). The method used in comprehensive care through a case (case study) consisting of a single unit. Based on the results of a comprehensive case study on Mrs S from pregnancy, labor, postpartum, newborns and neonates, it was found that Mrs. H, 29 years old, G2P1A0, 36 weeks pregnant, found a problem, namely frequent urination. Mrs. H gave birth spontaneously at the Maridan Community Health Center and the newborn was in good condition, the postpartum period was normal and Mrs. S decided to use birth control condoms. The care provided by midwives to mothers during pregnancy and contraceptive services after giving birth is very important, namely as an early detection of complications that may occur, so that they can be avoided or managed better.   Abstrak Menurut World Health Organization (WHO), angka kematian ibu masih sangat tinggi. Pada tahun 2017, sekitar 295.000 wanita meninggal akibat komplikasi terkait kehamilan dan persalinan, yang berarti sekitar 810 wanita meninggal setiap harinya karena penyebab yang sebenarnya dapat dicegah. Peran bidan sangat penting dalam menurunkan AKI dan AKB, salah satunya melalui asuhan kebidanan berkesinambungan (continuity of care). Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif melalui suatu kasus (case study) yang terdiri dari unit tunggal. Berdasarkan hasil studi kasus secara komperehensif pada Ny H dari kehamilan, masa persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonatus didapatkan Ny. H usia 29 Tahun G2P1A0 usia kehamilan 36 minggu ditemukan masalah yaitu sering buang air kecil. Ny. H bersalin secara spontan di Puskesmas Maridan dan bayi baru lahir dalam keadaan baik, masa nifas berlangsung normal dan Ny. H memutuskan menggunakan KB Kondom. Asuhan yang diberikan oleh bidan kepada ibu selama masa kehamilan hingga pelayanan kontrasepsi setelah melahirkan sangat penting yaitu sebagai deteksi dini terhadap komplikasi yang mungkin terjadi, sehingga dapat dihindari atau ditanggulangi dengan lebih baik.
Counter Pressure Massage untuk Mengurangi Nyeri Persalinan dalam Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. E G3P2A0 Umur 26 Tahun dengan KEK dan Anemia Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Bergas Agustina Sri Wahyuni; Yulia Nur Khayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of Care in Midwifery is a series of continuous and comprehensive services starting from pregnancy, childbirth, postpartum care, newborn care, and family planning services. It addresses the specific health needs of women and the personal circumstances of each individual. Comprehensive care involves thorough examinations, including basic laboratory tests and counseling. Comprehensive midwifery care includes continuous services in areas such as antenatal care, childbirth care, postpartum care, newborn care, and family planning services. Continuity of care in pregnancy emphasizes the importance of women receiving services from the same professional or a consistent team of professionals. This ensures proper monitoring of their condition over time and fosters trust and openness due to familiarity with the caregiver.The type of research used in this study is descriptive, with a case study approach. The sample used is Mrs. A. After providing comprehensive midwifery care, including care during pregnancy, childbirth, postpartum, and newborn care, the outcomes were normal pregnancy, normal delivery, healthy baby, and appropriate family planning. There was no gap identified between theoretical knowledge and practical application in the comprehensive midwifery care provided to Mrs. A and her baby in Bringin Village, Bringin Subdistrict, Semarang Regency.   Abstrak Continuity of care dalam kebidanan adalah serangkaian kegiatan pelayanan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai  dari  kehamilan,  persalinan,  nifas,  pelayanan  bayi baru   lahir   serta   pelayanan   keluarga   berencana   yang menghubungkan     kebutuhan     kesehatan     perempuan khususnya  dan  keadaan  pribadi  setiap  individu.  Asuhan komprehensif    merupakan    suatu    pemeriksaan    yang dilakukan secara lengkap dengan adanya  pemeriksaan, laboratorium sederhana dan konseling. Asuhan kebidanan   komprehensif   mencakup tempat   kegiatan pemeriksaan berkesinambungan diantaranya    adalah asuhan kebidanan  kehamilan, asuhan  kebidanan persalinan, asuhan kebidanan masa nifas dan asuhan kebidanan bayi  baru  lahir  serta  akseptor  KB. Asuhan kehamilan   mengutamakan kesinambungan   pelayanan (continuity of care) sangat penting buat wanita  untuk mendapatkan  pelayanan  dari  seorang  profesional  yang sama atau dari satu tim tenaga profesional, sebab dengan begitu maka perkembangan kondisi mereka setiap saat  akan  terpantau  dengan  baik  selain  juga  mereka menjadi   percaya   dan   terbuka   karena   merasa   sudah mengenal   si   pemberi   asuhan. Jenis   penelitian   yang digunakan   yaitu   deskriptif, dengan   pendekatan   studi kasus (Case Study).  Sampel yang digunakan adalah Ny. A.  Setelah melakukan dan memberikan asuhan kebidanan secara Komprehensif mulai dari Ibu Hamil, Bersalin, Nifas, Bayi dan hasilnya hamil dengan normal, bersalin dengan normal, bayi dengan normal, dan sampai dengan KB. Tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Asuhan Komprehensif kebidanan pada Ny.E dan By.Ny.E di Desa Bringin Kecamatan Bringin Kabupaten semarang.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Ny. N.E Umur 30 Tahun di Puskesmas Lalowaru Pratiwi, Wilda; Yulia Nur Khayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), the maternal mortality rate is still very high. In 2017, approximately 295,000 women died from complications related to pregnancy and childbirth, which means approximately 810 women die every day from preventable causes. The role of midwives is very important in reducing MMR and IMR, one of which is through continuous midwifery care. This care includes a "continuity of care" from midwives who provide services starting from the preconception period, pregnancy, childbirth, postpartum, to family planning, in accordance with midwifery standards which can be carried out independently, collaboratively, or through referrals. The aim is to maintain the mother's physical and psychological health and detect complications or problems since early stage that requires immediate treatment. The method used in comprehensive care for pregnant, maternity, postpartum, neonate and family planning women is carried out by examining a problem through a case (case study) consisting of a single unit. Case study in this research is midwifery care for Mrs. H starting from pregnancy, maternity, newborn, postpartum, neonatal, selection of contraceptives and providing complementary midwifery care counter pressure which was carried out at the Maridan Community Health Center. The results of data collection will be documented in the form of recording midwifery care including subjective, objective, analysis and management, abbreviated as SOAP. Based on the results of a comprehensive case study on Mrs E from pregnancy, labor, postpartum, newborns and neonates, it was found that Mrs. E, 30 years old, G3P2A0, 36 weeks pregnant, found a problem, namely frequent urination. Mrs. E gave birth spontaneously at the Maridan Community Health Center and the newborn was in good condition, the postpartum period was normal and Mrs. E decided to use birth control condoms. The care provided by midwives to mothers during pregnancy and contraceptive services after giving birth is very important, namely as an early detection of complications that may occur, so that they can be avoided or managed better.   Abstrak Menurut World Health Organization (WHO), angka kematian ibu masih sangat tinggi. Pada tahun 2017, sekitar 295.000 wanita meninggal akibat komplikasi terkait kehamilan dan persalinan, yang berarti sekitar 810 wanita meninggal setiap harinya karena penyebab yang sebenarnya dapat dicegah. Peran bidan sangat penting dalam menurunkan AKI dan AKB, salah satunya melalui asuhan kebidanan berkesinambungan. Asuhan ini mencakup pendekatan "continuity of care" dari bidan yang memberikan layanan mulai dari masa prakonsepsi, kehamilan, persalinan, nifas, hingga KB, sesuai dengan standar kebidanan yang dapat dilakukan secara mandiri, kolaboratif, atau melalui rujukan. Tujuannya adalah menjaga kesehatan fisik dan psikologis ibu serta mendeteksi komplikasi atau masalah sejak dini yang memerlukan penanganan segera. Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB  ini dilakukan dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus (case study) yang terdiri dari unit tunggal. Case study dalam penelitian ini adalah asuhan kebidanan pada Ny. E mulai dari kehamilan, bersalin, bayi baru lahir, nifas, neonatal, pemilihan alat kontrasepsi serta pemberian asuhan kebidanan komplementer counter pressure yang dilakukan di Puskesmas Maridan. Hasil dari pengumpulan data akan di dokumentasikan dalam bentuk pencatatan asuhan kebidanan meliputi subyektif, obyektif, analisa dan penatalaksanaan, disingkat SOAP. Berdasarkan hasil studi kasus secara komperehensif pada Ny E dari kehamilan, masa persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonatus didapatkan Ny. E usia 30 Tahun G3P2A0 usia kehamilan 36 minggu ditemukan masalah yaitu ketuban rembes. Ny. E bersalin secara spontan di Puskesmas lalowaru dan bayi baru lahir dalam keadaan baik, masa nifas berlangsung normal dan Ny. E memutuskan menggunakan KB suntik 3 bulan. Asuhan yang diberikan oleh bidan kepada ibu selama masa kehamilan hingga pelayanan kontrasepsi setelah melahirkan sangat penting yaitu sebagai deteksi dini terhadap komplikasi yang mungkin terjadi, sehingga dapat dihindari atau ditanggulangi dengan lebih baik
Manfaat Prenatal Yoga untuk Mengatasi Ketidaknyamanan pada Ibu Hamil di Desa Pamulihan Dewi Sagitaria, Bian; Yulia Nur Khayati; Ekawati, Rahmi; Murtiningsih, Sri; Rahmawati, Yenny; Trianingsih
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is a time full of hope and challenges for every mother, which is often caused by physical complaints such as back pain, difficulty sleeping, and anxiety. Prenatal yoga is here as a safe and effective solution to help pregnant women overcome these discomforts. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of pregnant women in Pamulihan Village, Larangan District, Brebes Regency, regarding the benefits of prenatal yoga through educational sessions and practicing yoga movements. The activity involved 15 participants from various trimesters of pregnancy who were selected based on certain criteria. Education is delivered in the form of presentations, distribution of leaflets, and direct practice of yoga movements designed to suit the physical needs of pregnant women. Evaluation was carried out through pre-test and post-test, which showed a significant increase in participants' knowledge, from 20% in the "good" category in the pre-test to 80% in the post-test. The results of the activity show that prenatal yoga not only helps reduce physical complaints such as back pain and leg cramps, but is also effective in reducing pregnant women's anxiety levels before giving birth. Pregnant women who take part in this activity feel healthier, calmer, and ready to handle childbirth. It is hoped that continuous education and collaboration between medical personnel and the community can expand the scope of the benefits of prenatal yoga for pregnant women in other areas.   Abstrak Kehamilan merupakan periode penuh harapan sekaligus tantangan bagi setiap ibu, yang sering kali diwarnai keluhan fisik seperti nyeri punggung, kesulitan tidur, serta kecemasan. Prenatal yoga hadir sebagai solusi yang aman dan efektif untuk membantu ibu hamil mengatasi ketidaknyamanan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil di Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, mengenai manfaat prenatal yoga melalui sesi edukasi dan praktik gerakan yoga. Pelaksanaan kegiatan melibatkan 15 peserta dari berbagai trimester kehamilan yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Edukasi disampaikan dalam bentuk presentasi, pembagian leaflet, serta praktik langsung gerakan yoga yang dirancang sesuai dengan kebutuhan fisik ibu hamil. Evaluasi dilakukan melalui pre- test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dari 20% kategori "baik" pada pre-test menjadi 80% pada post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa prenatal yoga tidak hanya membantu mengurangi keluhan fisik seperti nyeri punggung dan kram kaki, tetapi juga efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil menjelang persalinan. Ibu hamil yang mengikuti kegiatan ini merasa lebih sehat, tenang, dan siap menghadapi persalinan. Edukasi yang berkelanjutan serta kolaborasi antara tenaga medis dan masyarakat diharapkan dapat memperluas cakupan manfaat prenatal yoga untuk ibu hamil di wilayah lain.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. D Umur 25 Tahun di PMB Een Nurhidayati, S.ST.Keb Een Nurhidayati; Yulia Nur Khayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

and comprehensive services starting from pregnancy, childbirth, postpartum care, newborn care, and family planning services. It addresses the specific health needs of women and the personal circumstances of each individual. The type of research used in this study is descriptive, with a case study approach. The sample used is Mrs. D. After providing comprehensive midwifery care, including care during pregnancy, childbirth, postpartum, and newborn care, the outcomes were normal pregnancy, normal delivery, healthy baby, and appropriate family planning. The care provided during the third trimester of pregnancy is to provide counseling to the mother regarding discomfort felt in the third trimester, danger signs, preparation and signs of labor. The delivery care provided is to provide nutritional intake and teach the mother relaxation techniques. The delivery went normally and the baby was born healthy, in its management using 60 steps of normal delivery care. The care provided during the postpartum period is monitoring bleeding, preventing infection, and planning family planning.The care provided for newborns is to ensure that the baby is healthy and can breastfeed well so that the baby's nutrition is met. The care provided for family planning is the installation of contraceptive implants and education regarding the advantages and disadvantages of contraceptive implants. There was no gap identified between theoretical knowledge and practical application in the comprehensive midwifery care provided to Mrs. D and her baby in Mojo Village, East Ungaran Subdistrict, Semarang Regency.   Abstrak Continuity  of  care  dalam  kebidanan  adalah  serangkaian kegiatan  pelayanan  yang  berkelanjutan  dan  menyeluruh mulai  dari  kehamilan,  persalinan,  nifas,  pelayanan  bayi baru   lahir   serta   pelayanan   keluarga   berencana   yang menghubungkan     kebutuhan     kesehatan     perempuan khususnya  dan  keadaan  pribadi  setiap  individu.  Jenis   penelitian   yang digunakan   yaitu   deskriptif,   dengan   pendekatan   studi kasus  (Case Study).  Sampel yang digunakan  adalah Ny. D.  Setelah  melakukan  dan memberikan  asuhan kebidanan  secara  Komprehensif  mulai  dari  Ibu  Hamil, Bersalin, Nifas, Bayi dan hasilnya hamil dengan normal, bersalin dengan normal, bayi dengan normal, dan sampai dengan KB. Asuhan yang diberikan saat kehamilan trimester 3 adalah memberikan konseling pada ibu mengenai ketidaknyaman yang dirasakan pada trimester 3, tanda bahaya, persiapan dan tanda-tanda persalinan. Asuhan persalinan yang dilakukan adalah memberikan asupan nutrisi dan mengajarkan ibu teknik relaksasi. Persalinan berjalan normal dan bayi lahir sehat, dalam penatalaksanaannya menggunakan 60 langkah asuhan persalinan normal. Asuhan yang dilakukan selama nifas adalah pemantauan perdarahan, pencegahan infeksi, dan perencanaan keluarga berencana. Asuhan yang dilakukan pada bayi baru lahir yaitu memastikan bahwa bayi sehat dan dapat menyusu dengan baik sehingga nutrisi bayi terpenuhi. Asuhan yang dilakukan untuk keluarga berencana adalah pemasangan kontrasepsi implan dan edukasi mengenai kelebihan dan kekurangan dari kontrasepsi implan.Tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Asuhan Komprehensif kebidanan pada Ny.E dan By.Ny.D di Desa Mojo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Co-Authors Abda Abda Adi Prayitno Adkha Putri Puspita Dewi Afriyani, Luvi Dian Agustina Sri Wahyuni Alfina Ifada Alif’fah Setiyana Putri Ambarwati, Weni Ameliana Friskia Rahmadini Ananda, Ayu Andaeni, Wahyu Retno Anggela, Ria Anggi Anggraini Khoirum Ningdiah Anik Sulistiyanti Aninda Nur Sinto Putri Anissa Regita Anita Dyah Listyarini Aprilia, Nia Ari Widayaningsih Ari Widyaningsih Arsy, Gardha Rias Asfarina Puspanagara Ashaima Paramita Devi Ayu Ananda Azelia Dwijayanti bellatika, sitasalsha Cahyaningrum Christania R.L Hawa Christlin Dika Kappu Cinta Nashita Dewi Sagitaria, Bian Dewita Dian Ayu Tias P Dina Hastiana Dina Nur Anggraini Ningrum Dwiyanti, Feni Een Nurhidayati Ekawati, Rahmi Ekayanti, Mila Elvi Elsa Umi Anisa Erna Widyastuti, Erna Evi Widowati Evy Yuliastuti Fani Rahmawati Fany Dwi Yulianti Feni Noviyani Feronika Askini Mirino Fitrianingsih, Sri Hajaratul Inayah Hapsari Windayanti Hasty Martha Wijaya Hawa, Christania R.L Heni Setyowati Heni Setyowati Heny Romdiyani Hidayanti, Nur Ilham Setyo Budi Imelda Jumita Seingo Inayah, Hajaratul Indriani Kasih Sabwan Intan Agustina Sukmajaya Ira Septiya Sari Isfaizah Istiqomah Izzah, Lu’luul Fitrotul Kasari, Miki Lalita Mafudiah Lidia Arjulia Sari Linda Listyaningsih, Moneca Diah Lu’luul Fitrotul Izzah Maria Pankrasia Maya Kurnia Dewi Maya Kurnia Dewi Maya Kurnia Dewi, Maya Kurnia Mega Riani Mangiwa Meisya Tiara Herlina Melna Mila Elvi Ekayanti Moneca Diah Listiyani Moneca Diah Listiyaningsih Mubaroq, Muhammad Husni Mulyani Mulyani Nia Aprilia Ninda Azifati Nurfitri Ninik Christiani Nova Harianti Nur Endang Sulastri Nur Hidayanti Nur Laila Nurul Khomariah Oktia Woro Kasmini Handayani Poncorini, Eti PRATIWI, WILDA Priskila, Antika Puji Catur Putri Ayuni Sari Putri Cahya Putri, Alif’fah Setiyana putri, yulinda yasa Qoni’atun Nurnaini Radja, Marselina Rafika Brian Maghfiroh Rahmadini, Ameliana Friskia Rina Pratiwi Rinawati Rinawati Rinawati Rinawati Rini Susanti Rini Susanti Riska Susanti Rizka Andinda Rizki, Milya Ruliana Isna Rosida Sabwan, Indriani Kasih Sarah Anissa Sari, Lidia Arjulia Sari, Murniati Sari, Putri Ayuni Setyoningsih, Heni Siti Adhoat Aristiani Siti Musarofah Sofiyanti, Ida Sri Murtiningsih, Sri SRI RAHAYU Stefanie, Agnes Subiyatun Suciati Sundari Sundari Sundari Sundari Sundari Sundari Susanti, Vila Tandiyo Rahayu Tety Rahmawati Titik Nor Hidayah Trianingsih Veftisia, Vistra Vera Yunita Wahyu Kristiningrum Wahyu Retno Andaeni Widyaningsih, Ari Wulan Murti Yenny Rahmawati Yuni Fitria Zahrotussalamah