p-Index From 2021 - 2026
9.419
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter KABILAH : Journal of Social Community Kawalu: Journal of Local Culture Journal on Education SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Komposisi LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) INTERAKSI : Jurnal Kependidikan SELL (Scope of English Language Teaching, Linguistics, and Literature) Journal Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat COVIT Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Journal Of Human And Education (JAHE) Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Student Scientific Creativity Journal KOLONI Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Setyaki : Jurnal Studi Keagamaan Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Jurnal Yudistira Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education SELL (Scope of English Language Teaching, Linguistics, and Literature) Journal Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Hudan Linnaas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Masyarakat Mandiri: Jurnal Pengabdian Dan Pembangunan Lokal Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial Alamtana Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Cendekia Ilmiah Joong-Ki Khalifah : Jurnal Pendidikan Nusantara Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Sosial Politik Humaniora Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Jurnal Bebasan
Claim Missing Document
Check
Articles

Konstruksi Realitas Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto Dalam Berita Kompas.Com Salam Bin Suib; Moh. Faiqurrohman; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi realitas kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam pemberitaan Kompas.com menggunakan model analisis framing Robert N. Entman. Media massa, khususnya media online, memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman publik terhadap realitas politik melalui proses seleksi dan penonjolan fakta tertentu. Dalam konteks kepemimpinan politik, pemberitaan media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun makna yang dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap aktor politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis framing Robert N. Entman yang meliputi empat elemen, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Data penelitian berupa enam berita Kompas.com yang terbit pada periode Maret–Mei 2026 dan memuat isu-isu strategis terkait kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan secara interpretatif dengan mengidentifikasi pola framing yang muncul dalam setiap berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com cenderung mengonstruksi Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin yang aktif, responsif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah. Konstruksi tersebut terlihat melalui representasi Prabowo sebagai pelindung warga negara dalam penyelenggaraan ibadah haji, penggerak pembangunan ekonomi melalui kebijakan hilirisasi, pendorong transformasi industri nasional, pelaku diplomasi internasional yang aktif, serta pemimpin yang terbuka terhadap evaluasi dan perbaikan kebijakan pemerintah. Temuan ini menunjukkan bahwa Kompas.com membingkai kepemimpinan Prabowo secara dominan positif melalui penekanan pada tindakan, solusi, dan tanggung jawab pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan nasional maupun internasional.
Konstruksi Ideologi Dalam Kritik Korupsi Agamawan Pada Podcast Youtube: Analisis Wacana Kritis Fairclough Azizah Azizah; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.612

Abstract

Perkembangan pesat media digital telah mengubah podcast YouTube menjadi ruang yang berpengaruh dalam membentuk opini publik, khususnya terkait isu sensitif seperti korupsi yang melibatkan tokoh agama. Dalam konteks ini, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai medium konstruksi ideologi dan legitimasi sosial. Penelitian ini menganalisis konstruksi ideologi dalam wacana kritik terhadap korupsi religius pada podcast YouTube dengan menggunakan kerangka Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan memanfaatkan tuturan verbal dari salah satu episode podcast Deddy Corbuzier sebagai data utama, yang ditranskripsikan secara verbatim dan dianalisis melalui dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ideologi dibangun melalui beberapa strategi yang saling berkaitan. Pada tingkat tekstual, penggunaan leksikon religius seperti “agama”, “Tuhan”, dan “amanah” berfungsi untuk mensakralisasi isu korupsi sekaligus memperkuat kecaman moral terhadap pelaku. Pada tingkat praktik diskursif, wacana dibentuk melalui strategi disclaimer, reframing dari kasus individual menuju persoalan sistemik, perbandingan historis, serta pergeseran argumentasi dari ranah hukum menuju ranah etika. Pada tingkat praktik sosial, korupsi religius direpresentasikan sebagai pelanggaran multidimensional yang mencakup aspek hukum, moral, dan transendental sekaligus mencerminkan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap otoritas keagamaan. Temuan ini menunjukkan bahwa podcast YouTube tidak hanya merefleksikan realitas sosial, tetapi juga secara aktif mereproduksi ideologi melalui strategi representasi dan legitimasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan Analisis Wacana Kritis dalam konteks media digital serta menegaskan pentingnya literasi kritis dalam menafsirkan wacana keagamaan di ruang publik digital kontemporer.  
Strategi Persuasif dalam Iklan TikTok Skintific: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Warda Maulidya; Iis Dahlia; Aisah Juli Yanti; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.723

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi persuasif dalam iklan TikTok Skintific melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya penggunaan media sosial sebagai ruang utama pemasaran digital, khususnya dalam industri kecantikan yang turut membentuk konstruksi sosial mengenai standar kecantikan perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana bahasa, visual, dan praktik sosial dalam iklan TikTok Skintific membangun wacana kecantikan digital yang bersifat persuasif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa satu video iklan resmi Skintific di TikTok yang memiliki jumlah penayangan tinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan transkripsi data, sedangkan analisis data menggunakan tiga dimensi Analisis Wacana Kritis Fairclough, yaitu analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan Skintific menggunakan bahasa hiperbolis, klaim ilmiah, dan hibriditas bahasa untuk membangun daya tarik emosional dan rasional secara bersamaan. Selain itu, algoritma TikTok dan budaya partisipatif audiens memperkuat penyebaran dan reproduksi pesan iklan secara luas. Pada tingkat sosial budaya, iklan ini mereproduksi standar kecantikan hegemonik yang menempatkan kulit glowing dan flawless sebagai ideal tubuh perempuan modern. Kesimpulannya, iklan TikTok Skintific tidak hanya berfungsi sebagai media promosi produk, tetapi juga sebagai praktik wacana yang berperan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap kecantikan, tubuh, dan identitas perempuan dalam era digital.
Representasi Masyarakat Madura Dalam Lagu-Lagu Lorjhu’ Irmalia Putri; Raida Hafidati; Bilqis Mulaika; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.815

Abstract

Penelitian ini membahas representasi masyarakat Madura dalam lagu Asapok Angin dan Nemor karya Lorjhu’. Penelitian dilakukan karena lagu tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi media representasi budaya dan identitas sosial masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk representasi kehidupan maritim, kondisi geografis, serta mata pencaharian masyarakat Madura yang terdapat dalam kedua lagu tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan cultural studies dan teori representasi Stuart Hall. Sumber data penelitian berupa lirik lagu Asapok Angin dan Nemor, sedangkan data pendukung diperoleh dari jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, catat, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi simbol, bahasa, dan makna budaya yang merepresentasikan kehidupan masyarakat Madura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu Asapok Angin merepresentasikan kehidupan maritim masyarakat Madura melalui simbol laut, angin, dan kerinduan pelaut terhadap keluarga di daratan. Sementara itu, lagu Nemor merepresentasikan hubungan masyarakat Madura dengan musim kemarau, pertanian tembakau, dan kehidupan nelayan pesisir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lagu-lagu Lorjhu’ menjadi media representasi identitas budaya masyarakat Madura yang tangguh, sederhana, pekerja keras, dan memiliki hubungan kuat dengan lingkungan alamnya.
Guru sebagai Agen Literasi Kritis dalam Menghadapi Disinformasi di Media Sosial Faqih Ali; M. Ilham Maulana; Abdul Malik; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.942

Abstract

Transformasi digital telah menjadikan media sosial sebagai sumber informasi utama bagi peserta didik. Namun kemudahan akses informasi juga diikuti dengan meningkatnya praktik disinformasi yang berpotensi mempengaruhi cara berpikir dan kemampuan peserta didik dalam menyebarkan informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru sebagai agen literasi kritis serta strategi pedagogis berbasis literasi kritis dalam menghadapi disinformasi di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Systematic Literature Review melalui analisis berbagai artikel ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan. Data dianalisis secara tematik melalui proses seleksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kritis peserta didik terhadap informasi digital. Disinformasi dipahami sebagai praktik wacana yang mempengaruhi persepsi masyarakat melalui manipulasi informasi dan bias kognitif. Strategi pedagogi yang dapat diterapkan meliputi analisis wacana kritis, verifikasi informasi, pembelajaran berbasis proyek, dan pembelajaran dialogis. Integrasi literasi kritis dalam pendidikan digital membantu peserta mengembangkan kemampuan berpikir reflektif, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Dengan demikian, literasi penting menjadi pendekatan penting dalam melawan tantangan disinformasi di era digital.
Representasi Guru dalam Wacana Publik: Studi Kasus Komentar Netizen pada Isu Pendidikan Sri Wahyuni; Abdiyatus Sholehah; Lailiyatut Tamamah; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.968

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah ruang komunikasi publik menjadi arena produksi wacana yang memengaruhi pembentukan persepsi sosial, termasuk terhadap profesi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana representasi guru dikonstruksi dalam komentar netizen pada isu pendidikan di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis model Ruth Wodak melalui Discourse-Historical Approach. Data penelitian berupa 30 komentar netizen yang diperoleh dari unggahan TikTok yang membahas isu kesejahteraan guru, status guru honorer, serta kebijakan pengangkatan ASN dan PPPK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi strategi diskursif yang meliputi nomination, predication, argumentation, perspectivization, serta intensification and mitigation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi guru dalam wacana digital didominasi oleh isu ketidakpastian status kepegawaian dan kesejahteraan yang belum memadai. Di sisi lain, guru juga direpresentasikan sebagai profesi yang memiliki dedikasi tinggi dan peran penting dalam sistem pendidikan nasional. Komentar netizen membangun konstruksi sosial guru melalui penamaan yang beragam, penilaian terhadap kondisi sosial-ekonomi, serta argumentasi yang menekankan pentingnya penghargaan berdasarkan masa pengabdian. Selain itu, beragam sudut pandang dan penguatan makna menunjukkan adanya dinamika persepsi publik terhadap profesi guru. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa representasi guru dalam media sosial merupakan konstruksi wacana yang kompleks, yang tidak hanya mencerminkan kritik terhadap kebijakan pendidikan, tetapi juga apresiasi terhadap peran strategis guru dalam pembangunan pendidikan nasional.
Co-Authors Abdiyatus Sholehah Abdul Bari Abdul Bari Abdul Hofar Abdul Malik Achmad Taufik Achmad Taufik Achmarul Fajar Achmarul Fajar Aisah Juli Yanti Alfi - Hasaniyah Alfia Alfia Alfia, Alfia Anis Fajriana Oktasari Anisa Fajriana Oktasari Anri Nofitria Azizah Azizah Azizah Bilqis Mulaika Ema Surahmi Evha Nazalatus Sa'adiyah Sy Fajriana, Anisa Faqih Ali Fetty Nuritasari Fredy Yunanto Fredy Yunanto Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Iis Dahlia Imadoeddin Imadoeddin Irmalia Putri Jannatul Firdaus julian, royyan Junaidi Efendi Junaidi Efendi Junaidi Efendi Khairul Umam Lailiyatut Tamamah Linarsih, Yanti M. Ilham Maulana M. Tauhed Supratman Maisun, Maisun Moh. Fahrur Rozi Moh. Faiqurrohman Mohammad Rudiyanto Mohammad Rudiyanto Mohammad Rudiyanto Mohammad Rudiyanto Mohammad Rudiyanto Muhammad Darrin Zuhri Muhammad Darrin Zuhri Muhammad Rudiyanto Muhammad Rudiyanto Nelly Wijayati Nisrochah Hayati Nur Amaliyah Nur Azizah, Windira Nur Syakherul Habibi Nur Syakherul Habibi Oktasari, Anis Fajriana Putri Masitoh Amin Qunita Fatina Raida Hafidati Ramdani, Ahmad Rani Nur Fitrianti Ridwan Lanya Rina Nur Azizah, Rina Nur Rini Aristin Rini Aristin Rini Aristin Rini Aristin, Rini Royyan Julian Rudiyanto, Mohammad Saiful Saiful Salam Bin Suib Sandy Vikki Aryanto Sandy Vikky Arianto Shofiyullahul Kahfi Sholeh Rachmatullah Sholeh Rachmatullah Siti Yuliana Sri Wahyuni Sri Widjajanti Sri Widjajanti Sri Widjajanti Suba’ida Suba’ida Suhaidiyah Suhaidiyah Sukma Umbara Tirta Firdaus Sukma Umbara Tirta Firdaus, Sukma Umbara Tirta Supratman, M. Tauhed Sy, Evha Nazalatus Sa'adiyah Syaiful . Syaiful Anam Syaiful Anam Syaiful Anam Syaiful Anam Syaiful Syaiful Syaiful Syaiful Syaiful, Syaiful Titin Inayyah Umbara, Sukma Warda Maulidya Widjajanti, Sri Yunanto, Fredy Zainul Arifin zuhri, Muhammad Darrin Zuhri, Muhammad Darrin