p-Index From 2021 - 2026
9.933
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Ners Indonesia Jurnal Ekologi Kesehatan Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Kesehatan Medika Saintika Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region KESMARS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health Ensiklopedia of Journal JOMIS (Journal of Midwifery Science) Menara Ilmu PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Science Midwifery JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Jurnal Abdidas Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Warta Pengabdian Andalas: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal Of Community Health Service) Jurnal Media Kesmas (Public Health Media) Jurnal Olahraga dan Kesehatan (Orkes) Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Riset Informasi Kesehatan International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Science and Education Journal Riwayat: Educational Journal of History and Humanities ANDREW Law Journal Jurnal Sains Farmasi dan Kesehatan Jurnal Medika: Medika Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Academia Open
Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Edukasi dan pendampingan Pasien Tuberkulosis di Wilayah Kerja Kecamatan Rejosari Dahlia Eka Okta; Syafrani Syafrani; Reno Renaldi; Hetty Ismainar; Zainal Abidin; Anusirwan Anusirwan
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/p61msk08

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru yang mencatat capaian pengobatan lengkap hanya 47,9% pada tahun 2023. Rendahnya keberhasilan pengobatan dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan pasien, lemahnya peran Pengawas Menelan Obat (PMO), serta belum optimalnya edukasi dan monitoring pasien TB. Kegiatan ini ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang TB, memperkuat peran PMO, dan meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien TB di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Tahun 2025. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan tentang pencegahan dan pengobatan TB, pelatihan PMO terkait pemantauan kepatuhan minum obat, penyuluhan kepada keluarga pasien, serta monitoring pengobatan secara berkala. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Maret 2025 dengan melibatkan pasien TB, keluarga pasien, kader kesehatan, dan petugas puskesmas. Media yang digunakan berupa leaflet, diskusi interaktif, dan pendampingan langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penularan, pencegahan, dan pengobatan TB. Peran PMO menjadi lebih optimal dalam mengingatkan pasien untuk rutin minum obat dan kontrol ke fasilitas kesehatan. Monitoring berkala juga membantu petugas kesehatan mendeteksi hambatan pengobatan lebih dini sehingga kepatuhan pasien meningkat. Kegiatan ini ini mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat, memperkuat peran PMO, dan mendukung keberhasilan pengobatan TB sehingga diharapkan dapat menurunkan risiko penularan TB di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru.
Penguatan Retensi Tenaga Kefarmasian Melalui Peningkatan Kepuasan Kerja dan Pengelolaan Stres Kerja di Provinsi Riau Nurul Anisha Hakim; Emy Leonita; Agus Alamsyah; Jasrida Yunita; Hetty Ismainar; Adrian Mulya
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cb9ep540

Abstract

Tingginya turnover intention pada tenaga kefarmasian dapat berdampak terhadap penurunan mutu pelayanan kesehatan, terganggunya kontinuitas pelayanan, serta ketidakstabilan sumber daya manusia di fasilitas kesehatan. Kondisi ini menjadi perhatian karena tingginya keinginan berpindah kerja dapat memengaruhi efektivitas pelayanan dan kinerja organisasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan retensi tenaga kefarmasian melalui penguatan kepuasan kerja, pengelolaan stres kerja, dan peningkatan motivasi kerja tenaga kefarmasian di Provinsi Riau. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui edukasi manajemen stres kerja, penyuluhan mengenai pentingnya kepuasan kerja dan loyalitas organisasi, diskusi kelompok terkait permasalahan di lingkungan kerja, serta pemberian motivasi tentang pengembangan karir dan penciptaan lingkungan kerja yang sehat. Sasaran kegiatan adalah tenaga kefarmasian yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan di Provinsi Riau. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa turnover intention pada tenaga kefarmasian dipengaruhi oleh ketidakpuasan kerja, stres kerja, usia muda, dan status pekerjaan, dengan kepuasan kerja menjadi faktor yang paling dominan memengaruhi keinginan berpindah kerja. Melalui kegiatan edukasi dan pendampingan, peserta memperoleh pemahaman mengenai strategi pengelolaan stres, peningkatan motivasi kerja, pentingnya dukungan organisasi, serta pengembangan karir sebagai upaya meningkatkan retensi tenaga kefarmasian. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu institusi kesehatan dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan, penguatan komunikasi organisasi, dan pemberian penghargaan yang sesuai sehingga turnover intention tenaga kefarmasian dapat menurun.
Peningkatan Kepuasan Pengguna SIMRS iCARES Melalui Pendampingan dan Evaluasi System di RS Amalia Medika Nadya Hasnafi Inra; Hetty Ismainar; Budi Hartono; Emy Leonita; Kamali Zaman; Awaliyah Ulfa
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/52dt6e38

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, mutu pelayanan, dan ketepatan dokumentasi pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan untuk melakukan evaluasi penggunaan SIMRS, memberikan pendampingan kepada pengguna, mengidentifikasi kendala yang dihadapi petugas, serta menyusun rekomendasi perbaikan sistem untuk mendukung optimalisasi pelayanan rumah sakit. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi penggunaan SIMRS pada unit pelayanan, pendampingan langsung kepada tenaga kesehatan dan petugas administrasi, diskusi kelompok, identifikasi kendala penggunaan sistem, serta evaluasi terhadap beberapa modul pelayanan. Pendampingan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pengguna dalam mengoperasikan SIMRS serta mengidentifikasi kebutuhan pengembangan sistem sesuai kondisi pelayanan di rumah sakit. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SIMRS dinilai membantu mempercepat proses pelayanan, mempermudah pencatatan data pasien, serta mendukung efektivitas pekerjaan petugas. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti gangguan jaringan pada jam pelayanan sibuk, tampilan modul yang belum sepenuhnya sesuai kebutuhan pengguna, kesulitan pencarian rekam medis bayi, pencatatan nilai kritis, input hasil USG, serta proses rekonsiliasi obat yang belum optimal. Melalui kegiatan evaluasi dan pendampingan ini, pengguna memperoleh penguatan dalam pemanfaatan SIMRS dan rumah sakit memperoleh rekomendasi perbaikan sistem, terutama peningkatan stabilitas jaringan, evaluasi modul secara berkala, serta pengembangan fitur yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelayanan.
Optimalisasi Perencanaan Strategis Rumah Sakit Thursina Duri Menggunakan Metode Pest Analysis Devi Aswandi; Jasrida Yunita; Zainal Abidin; Syafrani Syafrani; Hetty Ismainar; Jeanny Susana Magretta
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/276y3q38

Abstract

Rumah sakit memerlukan perencanaan strategis yang tepat untuk menghadapi perubahan lingkungan eksternal yang semakin dinamis. Rumah Sakit Thursina Duri sebagai salah satu institusi pelayanan kesehatan perlu menyusun strategi yang mampu mendukung pencapaian visi, misi, serta tujuan organisasi secara berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah analisis PEST yang meliputi faktor politik, ekonomi, sosial, dan teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan manajemen rumah sakit dalam mengimplementasikan perencanaan strategis berbasis analisis PEST guna mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pendekatan deskriptif kualitatif melalui pendampingan, diskusi, observasi, dan identifikasi faktor lingkungan eksternal rumah sakit. Fokus kegiatan diarahkan pada analisis kondisi politik terkait regulasi kesehatan, faktor ekonomi yang mempengaruhi operasional rumah sakit, kondisi sosial masyarakat sekitar, serta perkembangan teknologi kesehatan dan sistem informasi rumah sakit. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Rumah Sakit Thursina Duri telah memperhatikan berbagai faktor eksternal dalam penyusunan strategi organisasi. Implementasi analisis PEST membantu rumah sakit dalam menentukan langkah strategis yang lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan eksternal, sehingga dapat mendukung pengembangan organisasi, peningkatan mutu pelayanan, serta daya saing rumah sakit di masa mendatang.
Optimalisasi Pengawasan Tempat Praktik Mandiri Dokter (TPMD) Dalam Pelayanan Estetika Untuk Menjamin Keselamatan Pasien Diah Elvira Syafruddin; Jasrida Yunita; Hetty Ismainar; Oktavia Dewi; Emy Leonita; Dendi Zulheri
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1vhyp548

Abstract

Medical aesthetic services in Indonesia, particularly in Pekanbaru City, have developed rapidly and require effective supervision to ensure service quality and patient safety. This community service activity aimed to improve the understanding and compliance of Independent Medical Practice Clinics (TPMD) in providing aesthetic services in accordance with healthcare standards and regulations. The implementation methods included socialization, education, mentoring, field observation, and discussions involving the Pekanbaru City Health Office, professional organizations, and physicians responsible for aesthetic TPMD. The activities were conducted using a participatory approach focusing on licensing, the use of approved medicines and medical devices, service standards, recording and reporting systems, and patient safety. The results showed that several challenges remain in the supervision of aesthetic TPMD, including limited human resources, inadequate facilities and infrastructure, and insufficient budget support. In addition, regulations related to aesthetic practice are still general in nature, while supervision activities tend to be administrative and incidental. TPMD understanding regarding aesthetic service standards and patient safety was also found to be suboptimal. Through this activity, participants demonstrated improved knowledge regarding safe and legal aesthetic practice standards and the importance of compliance with healthcare regulations. This community service activity is expected to strengthen collaboration among the Health Office, professional organizations, and TPMD in improving supervision effectiveness, service quality, and patient safety in medical aesthetic services in Pekanbaru City
PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DI POSYANDU LANSIA WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUALANG KABUPATEN SIAK Erna Widyawati; Jasrida Yunita; Novita Rany; Hetty Ismainar; Ahmad Hanafi
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol. 8 No. 2 (2024): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v8i2.4733

Abstract

In Indonesia, visits to elderly posyandu (integrated health service posts) are generally below target, particularly in Siak Regency, Riau Province, where elderly health services have been declining annually, especially at Tualang Health Center. This study aims to understand elderly behavior in utilizing health services through knowledge, attitudes, actions, and health center efforts. This qualitative study employs a phenomenological design and was conducted in the working area of Tualang Health Center, Siak Regency, from March to May 2024. The total number of informants is 24, consisting of 9 main informants—3 active elderly (AE) who visit posyandu monthly, 3 inactive elderly (IE) who missed posyandu visits three times a year, and 3 non-attending elderly (NE) who never visit posyandu. Additionally, there are 15 supporting informants, including family members, the head of the health center, elderly program managers, midwives, and 3 cadres. Data processing utilized data triangulation and thematic analysis. The study found that AE and IE have better knowledge compared to NE due to their participation in posyandu activities. All elderly informants had a positive attitude towards the quality of health services at posyandu. AE tend to visit posyandu regularly due to easy access, transportation, and family support, while IE and NE are less active due to distant access, limited transportation, and lack of family support. It is recommended that the health center empower elderly families to increase elderly participation in utilizing health services.
Peran Dinas Kesehatan Provinsi Riau Dalam Manajemen Risiko K3 Saat Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Di Provinsi Riau Didik Budi Hariyanto; Hetty Ismainar
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): September - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v3i2.3496

Abstract

The year 2022 was a critical period for Riau Province in managing public health emergencies. According to data from the Riau Provincial Health Office (2022), several outbreaks occurred during this period, including an increase in Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) cases in eight districts/cities, a surge in leptospirosis cases in flood-prone areas, and zoonotic rabies incidents in border regions. This study aims to analyze the role of the Riau Provincial Health Office in occupational health and safety (OHS) risk management during outbreak response. Data analysis was conducted using the Fishbone method to identify root causes and the Urgency, Seriousness, and Growth (USG) method to determine problem priorities. Based on the USG assessment, the main priority issue requiring immediate intervention was the unequal availability and distribution of personal protective equipment (PPE) for healthcare workers across affected areas. Interventions for outbreak management in Riau Province in 2022 focused on five components—man, method, money, material, and machine—which were developed based on field analysis. Several factors influencing the implementation of OHS in outbreak management include the availability of PPE, compliance of health workers in using PPE, the implementation of OHS training, and the effectiveness of supervision in applying outbreak response standard operating procedures (SOPs).
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA BERBASIS NILAI ISLAM MELALUI PEMBENTUKAN KADER SANTRI SEHAT DI PONDOK PESANTREN NURUDDIN Ani Triana; Nelly Karlinah; Hetty Ismainar; Pandu
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i4.4238

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam pembentukan perilaku hidup sehat, namun edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan pondok pesantren masih terbatas akibat minimnya akses informasi, anggapan bahwa topik tersebut bersifat tabu, serta belum tersedianya program edukasi yang terstruktur. Kondisi tersebut juga ditemukan di Pondok Pesantren Nuruddin, Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santri tentang kesehatan reproduksi remaja melalui edukasi berbasis nilai Islam, membentuk kader santri sehat sebagai peer educator, serta menghasilkan media edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, koordinasi dengan pihak pesantren, penyuluhan menggunakan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, pemutaran video edukasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan juga mencakup pelatihan dan pembentukan kader santri sehat. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan santri meningkat dari 51,3 pada pre-test menjadi 81,3 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 30 poin. Selain itu, terbentuk 10 kader santri sehat yang dipersiapkan sebagai pendidik sebaya, serta dihasilkan modul, leaflet, poster, dan video edukasi berbasis nilai Islam sebagai media pembelajaran. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi yang mengintegrasikan pendekatan partisipatif, peer education, dan nilai-nilai Islam efektif meningkatkan pengetahuan santri sekaligus mendukung keberlanjutan promosi kesehatan reproduksi di lingkungan pondok pesantren
Co-Authors Abdurrahman Hamid Abdurrahman Hamid Abidin, Aldiga Rienarti Adrian Mulya Agus Alamsyah Ahmad Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Satria Efendi, Ahmad Satria akmal hamidy, akmal hamidy Aldiga Rienarti Abidin Andaru Dahesihdewi Andra, Fithriyah Anggraini, Lola Ani Triana Ani Triana Ani Triana Anusirman Anusirman Anusirwan Anwir, Harvandy Ardhini Kepriana Arnawilis Arnawilis Arnawilis, Arnawilis Awaliyah Ulfa Bambang Triono Beni Afriza Bubung Bunyamin, Bubung Budi Hartono Budi Hartono Cahyadi, Romy Christine Vita G.P Dahlia Eka Okta Damayanti, Elok Darus, Yena BT Dedi Afandi Dedy Saputra Dendi Zulheri Dendi Zulheri Devi Aswandi Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Suryani Diah Elvira Syafruddin Didik Budi Hariyanto Djuhaeni, Henny Efrianti Efrianti Efrianti Efrianti Efrianti, Efrianti Elly Satriani Harahap Ennimay Ennimay, Ennimay Erna Widyawati Ester Napitupulu, Ervinna Fauziah, Kharisma Yuhana Ferda Melenina Fetty Try Rahmadani Firman Edigan Hamid, Abdurrahman Hasmaini, Hasmaini Hayana Hayana Hayana Hayana Hayana, Hayana Herryana, Wan Hidayati Hidayati Intan Sari Intan Sari Irana Oktavia Irfa, Vausani Iswanto, Al Syukri Iwan Dwiprahasto Jeanny Susana Magretta Jepisah, Doni juli selvi yanti Jumrah Jumrah Kalrosa, Nurva Kamali Zaman Khaeratunnisa Fiyanmi Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Leonita, Emy Linda, Nuraliza May Lita Lita Lita Lita, Lita M Dedi Widodo Magretta, Jeanny Susana Mahmudah Mahmudah Mahmudah Marlina, Hastusi Marlina, Hastuti Medy Surtiawaty Megasari, Miratu Mishbahuddin Mishbahuddin Mishbahuddin Mishbahuddin Mitra Mitra Mitra Mitra mitra mitra Muhamadiah Muhamadiah Mulyani, Indah Sri Nadya Hasnafi Inra Nelly Karlinah Novianty, Rica Regina nur helmi Nur Laili Farhiyah Nurhaliza Yuriski Nurhapipah, Nurhapipah Nurlisis Nurlisis, Nurlisis Nurul Anisha Hakim Nurvi Susanti Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Pandu Priwahyuni, Yuyun Priwahyuni Putri Delima Romania Silaban Putri, Retno Putri, Syifa Suciana Rahayu, Endang Purnawati Rahmalisa, Uci Rany, Novita Rasyid, Zulmelia Ratna Sari Lina Reka Familia Renaldi, Reno renaldi, reno Reva Khairani* Ria Agusnita Rini Eka Putri Riri Maharani Rosmita Rosmita Roziah Roziah RR. Ella Evrita Hestiandari Sandi Iljanto Sandi Iljanto Sandi Iljanto santi tri utami Sari, Desi Kartika Sari, Mutia Mayang Sari, Nila Puspita Sari, Siska Mayang Sarni Sarni Sekani Niriyah Shanti Veroniga Handayani Simanjuntak, Christina Siti Aisyah Siti Anugerah Siti Handam Dewi Sri Desfita, Sri Syafira Nurullita Syafrani Syafrani SYAFRANI, SYAFRANI Tety Kuniasari Tin Gustina Tin Gustina Vidia Putri Maharani Wahyuni, Anggi Wan Sonia Fahira Welly Sando widi yanto Widuri, Rita winda septiani Windi Atika Yalesvitri Yalesvitri Yessi Harnani Yessi Harnani Yunita, Jasrida Yusneli, Yusneli Zainal Abidin Zainal Abidin Zaman, Kamali Zulfatmawati, Sri Zulmeliza Rasyid