p-Index From 2021 - 2026
10.181
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Ilmu Pendidikan Konselor Berkala Perikanan Terubuk Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Jurnal Counsellia Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Emerging Science Journal Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Indonesian Journal of Educational Counseling Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Jurnal Bahasa Lingua Scientia Islamic Guidance and Counseling Journal Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Psychocentrum Review Teacher in Educational Research RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) International Journal of Applied Guidance and Counseling Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Innovation in Educational and Cultural Research G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Journal of Digital Learning and Distance Education International Journal of Integrative Sciences AMNESIA (JURNAL MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA) Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan KONSELOR Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia kawanad Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Proceedings Series of Educational Studies Academic Journal of Psychology and Counseling INERSIA Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi International Journal of Multidisciplinary Reseach Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Journal of Cultural Guidance and Counseling
Claim Missing Document
Check
Articles

Exploring Adolescent Moral Reasoning in Middle School: Relational Systemic Paradigm Study Palasara Brahmani Laras; Nur Hidayah; M. Ramli
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3684

Abstract

This study aimed to describe the level of moral reasoning of adolescents in Yogyakarta with different levels of education as a measuring tool for comparison of results and examine them using a systemic-relational paradigm. The research design was a quantitative descriptive survey of adolescents in three secondary schools using purposive sampling. There were 94 junior high school, 93 high school, and 90 vocational high school students. The instrument used in this study was Rest's Defining Issues Test (DIT2) to measure adolescent moral reasoning. The results showed that students' ethical reasoning at different levels of education was mainly at level II (conventional), with stage 4, which was oriented towards legal, social, and religious order, or law and order. The data were then analysed and reviewed using a relational systemic paradigm approach to determine the factors that influence the moral reasoning of adolescents at school. Students' moral reasoning is influenced by their interactions with their environment, family, peers, educational institutions, personal experiences, culture, religion, and perceptions of justice and truth. This paradigm recognises that moral reasoning is not only the result of individual processes but is also influenced by broader environmental factors. Therefore, moral education must focus on students' social and ecological contexts to facilitate the development of better moral reasoning.
Sebuah Review Tentang Referral Pesantren Dan Masalah Adaptabilitas Santri Di Tengah Keterbatasan Kualitas Guru Bimbingan dan Konseling (Guru BK) Mohammad Zuhal; M. Ramli; Adi Atmoko
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.6004

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian implementasi konsep alih kasus (Referral) menghadapi keterbatasan pelaksanaan konseling di pesantren. Metode yang digunakan adalah literatur review dengan sumber primer berupa literatur terkait seputar referral dalam konseling, masalah adaptabilitas santri, dan keterbatasan kualitas Guru BK di Pesantren, mesin pencarian artikel menggunakan Google Cendikia dan Garuda, data awal artikel yang diperoleh berjumlah 40 artikel, setelah dilakukan penyaringan dengan pembatasan kategori dan rentang tahun (minimal 2010), dan kemudian melalui proses analisis isi setiap artikel, didapatkan hasil 21 artikel yang dinilai paling relevan dengan bahasan kajian. Hasil kajian menunjukkan masalah adaptabilitas santri dan kualitas guru bk yang terbatas di Pesantren, sehingga berdampak pada tidak optimalnya layanan bk. Dari hasil kajian diperoleh kesimpulan bahwa referral merupakan opsi solusi dalam mengatasi kendala palaksanaan layanan bk yang optimal dalam jangka waktu pendek sampai menengah.    Kata kunci: referral, adaptabilitas, keterbatasan kualitas guru bimbingan dan konseling
STRENGHT BASED COUNSELING: ALTERNATIVE COUNSELING TO INCREASE WORKING STUDENTS' RESILIENCE Oktasari, Maria; Ramli, M.; Hidayah, Nur
Research and Development Journal of Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v10i2.16676

Abstract

Resilience is a critical psychological capability, particularly for students who also work. Given the complexity of problems they encounter, working students must possess resilience to tackle challenges. Low resilience can lead to negative outcomes such as depression, anxiety, and stress. Therefore, interventions are necessary to enhance this resilience, one of which is through guidance and counseling services. One effective approach is strength-based counseling. This study employs a literature review method, drawing on data sources like Research Gate, Mendeley, and Google Scholar. This article discusses how counseling approaches that emphasize individual strengths and positive potentials can help improve the resilience of working students. The results indicate that strength-based counseling is effective in enhancing the resilience of working students. Strength-based counseling focuses on empowering individuals by utilizing the positive energy within themselves and their environment, rather than defining them based on problems or illnesses. Through this approach, working students can better manage the pressures and challenges they face, thereby improving their mental health and academic performance.
FAKTOR PENYEBAB BURNOUT DITINJAU DARI ORGANIC-MEDIC PARADGM Stevani, Hayu; Hidayah, Nur; Ramli, M.
Research and Development Journal of Education Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v10i1.16680

Abstract

Burnout, sebuah fenomena yang terus menjadi fokus perhatian hingga saat ini, menunjukkan kompleksitas yang semakin meningkat dengan beragam kondisi penyebabnya. Studi ini, dengan mengadopsi metode systematic literature review dan mengkaji 23 artikel dari jurnal Scopus kategori Q1-Q3, secara rinci mengklasifikasikan faktor-faktor yang mempengaruhi Burnout berdasarkan bidang pekerjaan.. Hasil yang diperoleh yaitu faktor yang paling mempengaruhi pada bidang medis adalah kelebihan beban kerja, ketidakmampuan untuk work-life balance, kurangnya otonomi, kurangnya penghargaan dari pasien dan staf medis lainnya, dan kurangnya tidur. Sementara itu, di bidang pendidikan, terutama di lingkungan sekolah, kurangnya dukungan sosial diidentifikasi sebagai faktor dominan yang menyebabkan Burnout. Disisi lain berdasarkan jenis kelamin, yang paling banyak mengalami Burnout adalah perempuan dibandingkan laki-laki. Dalam perspektif paradigma organik-medis mengarahkan para peneliti untuk mempelajari sifat biologis-fisik manusia yang berkaitan dengan perilaku menyimpang, karena struktur dan susunan organisme itulah yang menyebabkan munculnya perilaku, dengan demikian dibutuhkan pendekatan konseling yang tepat dalam menangani Burnout.
ANALISIS DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT. DUTA PALMA DI KECAMATAN KEMPAS Sri Astuti; M. Ramli
AMNESIA (JURNAL MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA) Vol. 2 No. 1 (2024): AMNESIA (Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia)
Publisher : Indragiri Research Center (ingreat)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61167/amnesia.v2i1.139

Abstract

This research aims to determine whether work discipline can influence the work productivity of PT employees. Duta Palma in Kempas District. In this research, the type of data used consists of qualitative and quantitative data, with data collection techniques carried out through interviews and submitting a list of questions (questionnaires). From the research results, it was concluded that there are factors that cause efforts to enforce work discipline to not be able to increase employee work productivity, including enforcement of preventive discipline, corrective discipline and progressive discipline that has not been implemented well or is less strict. As a result of the company's lack of strict enforcement of work discipline, it has not been able to support the increase in work productivity achieved by employees, especially employees in the Palm Oil (CPO) production department. Furthermore, based on quantitative analysis, it shows that simultaneously there is a significant influence between enforcing work discipline through preventive discipline, corrective discipline and progressive discipline on the sub-optimal work productivity of employees in PT's production department. Palma Ambassador. This can be seen from the results of the regression analysis which shows that the adjusted R2 value is 0.917, and this means that 91.7% of work productivity is still less than optimal, influenced by three explanatory variables, namely preventive discipline, corrective discipline and progressive discipline. Meanwhile, the remaining 8.3% is influenced by other variables that are not equalized in the variables of this research.
TUDI PARAMETER DAN PENGARUH PENGGUNAAN TIANG KAYU GALAM PADA TANAH LUNAK Ridwan, Muhammad; Samang , Lawalenna; Tjaronge, M. Wihardi; M. Ramli
JURNAL INERSIA Vol. 8 No. 2 (2016): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan konstruksi diatas tanah lunak menimbulkan beberapa masalah, yaitu tanah lunak memiliki daya dukung yang lemah dan memiliki tingkat kompresibilitas yang tinggi yang mengakibatkan penurunan yang besar, baik penurunan total maupun penurunan differensial. Kayu galam (melaleuca cajupati), material yang banyak digunakan sebagai bahan pendukung pelaksanaan konstruksi struktur, banyak digunakan di Kalimantan dan Sumatera. Sisa kayu galam tentu menjadi alternatif ekonomis yang digunakan sebagai bahan pondasi untuk mengatasi permasalahan daya dukung serta penurunan pada tanah lunak. Studi parameter kayu galam dan tanah lunak dilakukan di Laboratorium untuk mengetahui sifat teknis kayu galam dan tanah lunak. Hasil parameter kayu galam dan tanah lunak, digunakan pada analisis pengaruh penggunaan tiang kayu galam pada tanah lunak. Analisis menggunakan metode elemen hingga, program PLAXIS. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan tiang kayu galam meningkatkan daya dukung dan mengurangi penurunan secara signifikan.
Kontribusi Intensitas Penggunaan Media Sosial, Moral Disengagement, dan Deindividuasi Terhadap Perilaku Cyberbullying pada Remaja Meydiningrum; Adi Atmoko; M. Ramli
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6708

Abstract

Perilaku cyberbullying merupakan masalah serius dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi intensitas penggunaan media sosial, moral disengagement, dan deindividuasi terhadap perilaku cyberbullying. Metode menggunakan kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 78 subjek berusia 15-17 tahun yang melakukan perilaku cyberbullying tinggi. Data dikumpulkan melalui empat skala terkait. Analisis data secara deskriptif serta regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan intensitas penggunaan media sosial, moral disengagement, dan deindividuasi memiliki hubungan positif dan signifikan dengan perilaku cyberbullying (sig.F (4,496) = 0.000 < 0.05). Ketiga faktor ini berkontribusi sebesar 51,5% terhadap perilaku cyberbullying. Penelitian ini mendukung pengembangan layanan bimbingan dan konseling dengan layanan preventif untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai risiko cyberbullying serta layanan kuratif untuk menurunkan perilaku tersebut serta meningkatkan empati. Kerjasama antara sekolah, keluarga, dan pembuat kebijakan sangat penting untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman. Kata kunci: intensitas penggunaan media sosial, moral disengagement, deindividuasi, perilaku cyberbullying, remaja
KONSEP ULUL ALBAB DAN MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM PENDIDIKAN ISLAM Mariani; M. Ramli
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep ulul albab adalah seseorang yang memiliki pemahaman mendalam, kebijaksanaan, dan integritas moral yang tinggi. Sementara teori multiple intelligences oleh Howard Gardner menjelaskan bahwa setiap individu memiliki berbagai jenis kecerdasan. Penelitian ini menggunakan studi literature dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Ulul Ulbab yang bersinergi dengan teori multiple intelligences menjadi pilihan paradigma dalam pendidikan Islam. Keduanya mendorong pembentukan manusia yang tidah hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keseimbangan spiritual, emosional, dan sosial. Pembelajaran yang didesain dengan memperhatikan fitrah “kecerdasan” manusia yang menjadi wahana untuk membangun iklim yang dimungkinkan tumbuh dan berkembangnya aspek dzikir, fikir, dan amal shaleh diproyeksikan mampu untuk membentuk sosok manusia ideal, manusia ulul albab. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pendidikan agama islam yang sesuai dengan kebutuhan zaman, dengan tetap mempertahankan nilai-nilai dasar islam.
Humanism and Constructivism Learning Theories (Their Application in Islamic Religious Education Learning) Herman Darmawan; M. Ramli
JOURNAL OF DIGITAL LEARNING AND DISTANCE EDUCATION Vol. 3 No. 8 (2025): Journal of Digital Learning and Distance Education (JDLDE)
Publisher : RADINKA JAYA UTAMA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56778/jdlde.v3i8.392

Abstract

Humanistic learning theory emphasizes the importance of human aspects in the educational process. Meanwhile, constructivism focuses on the process of how students build knowledge and understanding through experience and interaction with their environment. Both of these theories are essential for educators to understand as a foundation for implementing learning activities. Based on previous research, it seems that there has been no research that examines Humanism and Constructivism Learning Theories (Their Application in Islamic Religious Education Learning) especially literature review research. The purpose of this study is to identify and highlight several publications that examine how humanism and constructivism learning theories (their application in islamic religious education learning). This research uses a literature review, where data is collected from scholarly writings or literature. The findings indicate that in humanistic learning theory, this approach encourages educators to consider students' needs, interests, and motivations, making the learning process more personal and meaningful. Meanwhile, constructivist theory helps students connect religious teachings to daily life, making the material more relevant and applicable. The integration of both theories in Islamic Religious Education (PAI) learning practice can create a holistic learning experience. This will contribute to the development of strong character and deep spiritual understanding in students.
Developing the SFBC Approach Individual Counseling Clinical Supervision Instrument in Senior High Schools Ach. Sudrajad Nurismawan; Muslihati; M. Ramli
International Journal of Applied Guidance and Counseling Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/ijagc.v6i1.4401

Abstract

Based on the researchers' initial study at four high schools in the city of Surabaya, the researchers found that counseling supervision instruments in schools tend not to have been developed scientifically and are not optimal enough to be used in supervising individual counseling implementation indicators. Therefore, through the Borg and Gall development model, this study intends to develop a credible and accurate individual counseling clinical supervision instrument with a Solution-Focused Brief Counseling (SFBC) approach. Validation results from two counseling experts, three high school counselors, a readability test in focus group discussions, and a limited trial of counseling supervision practices involving five different high school counselors. It was found that individual counseling clinical supervision instruments covering planning and practice aspects met three criteria of acceptability (accuracy, usefulness, and practicality), while in the readability test, it was in a good category with an average score of 82%, with a sufficient validity level of > 0.754 and reliability 0.630 and 0.681 which means good. So that this product can be used by senior counselors to assist them in implementing individual counseling clinical supervision in schools
Co-Authors Abi Fa&#039;izzarahman Prabawa Ach. Sudrajad Nurismawan Achmad Noerkhaerin Putra Adi Atmoko Adi Atmoko Alfaiz Alfaiz Aminullah Aminullah Ananda Kiky Primasari Andi Fadhilahtunnisa Andi Mappiare AT Andi Mappiare AT Andi Mappiare-AT Andrey Triwidya Putra Arbin Janu Setiowati Arbin Janu Setiowati Arbin Janu Setiyowati, Arbin Ari Khusumadewi Asmaul Chusna Asroful Kadafi Aswar Aswar Aulia Mar’atina Ashudi Bambang Budi Wiyono Bashirudin Debipriamuda Blasius Boli Lasan Carolina Ligya Radjah, Carolina Ligya Chumayroh Cornelia Amanda Naitili Dahlia Novarianing Asri, Dahlia Novarianing Dany Moenindyah Handarini, Dany Moenindyah Dedy Reza Sukmana Dinda Putri Abadi Diniy Hidayatur Rahman Dwi Noviana Komsi Eko Pramudya Laksana Elia Flurentin Emi Rizqil Fauziyah Erik Ibnu Hidayat Evi Winingsih, Evi Fakhrudin Mutakin Falentria Anglina Farid Junaedi Febri Wandha Putra Fhadlon Basharahil Fifi Khoirul Fitriyah Firman Nugroho Fitri Haerunisa Rudiani Fitri Wahyuni Foctanian Lohmay Furaidah Gusti Muhammad Alfarizi Gustina Susanti Hanafi, Husni Handika Mulya Nurdestama Hanurawan, Fattah Hariyono Hariyono Hartoyo, Saiful Hendrik &#039; Hengki Tri Hidayatullah Henny Indreswari Herman Darmawan Herul Wahyudin Husni Hanafi I Made Suardana IM. Hambali Intan Putri Anggarini Irene Maya Simon, Irene Islamiah Arta Utomo Itsar Bolo Rangka Jannah, Syaifatul Jihan Filisyamala Jihan Zul Fahmi Juliana Hindradjat Juwita Finayanti Khairiyah Khadijah Khofiatun Khofiatun Khoirunnisa Al Atikho Kiken Yosi Melasti Kusnarto Kurniawan Lamun Bathara Lia Luthfi Savitri Livana PH Lutfi Fauzan Lutfi Fauzan Lutfiyah Luthfita Cahya Irani M Ramli M. Khoirudin Jalil M. Wihardi Tjaronge Maria Oktasari Mariani Mariani Binti Md Nor Marthen Pali Maskinah &#039; Mastaulina Siagian Meydiningrum Mohammad Zuhal Muhamad Danivul Haq Muhammad Ridwan Muhammad Yasin Mukhtar Zarkasih Harahap Muslihati Nevo Halla Mufida Nida’u Diana Novi Rosita Rahmawati Noviyanti Kartika Dewi Nugraheni Warih Utami Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Mega Aris Saputra Nurlaila Qadriah Yunan Nuroniah, Pepi Nurul Hidayah Oktasari, Maria Oktasari, Maria Ora Gorez Uke Ovita Dewi Sandra Wati P H Livana P. H Livana Palasara Brahmani Laras Pali, Marthen Putra Wibisono Rachel Devita Suharto Rachel Devita Suharto Renni Silaban Richma Hidayati Rine Larang Nur Esanti Rischa Pramudia Trisnani, Rischa Pramudia Rita Raditia Rizka Apriani Rofiqa Zulfa Salsabila Rofiqoh Rofiqoh Rofiqoh Rofiqoh Roiyan One Febriani Rona Rohmah Dini Rona Wahyuningsih Sa'dun Akbar Safira Nur Aziza Ananda Salsabila Ayuning Santi Salsabila Yuli Adys Hermawan Samang , Lawalenna Santoso Santoso Santy Andrianie Sayyidah Hafshah Husainiah Sekar Ariyanti Putri Septinda Rima Dewanti Sisca Folastri Sisca Folastri Siti Aminah Siti Fatimah Roba’ah siti rahmah Sofyan, Afriyadi Sri Astuti Sri Astutik Stevani, Hayu Stevani, Hayu Sudiarno Tamba Sugiyo Sugiyo Sukatin, Sukatin Sumarmi Syarifah Zuraidah Triyono Triyono Ujang Abdul Basir Veno Dwi Krisnanda Wa Ode Saktila Mayang Sari Wahyu Eka Prasetyaningtyas Wahyu Nanda Eka Saputra, Wahyu Nanda Eka Wahyu Nugroho Wawan Suprianto Nadra Widada Widada Widya Multisari Wiwik Widati Yevin Fitri Kuspar Indah Yuliati Holifah Yuniastuti Yuniastuti