p-Index From 2021 - 2026
13.108
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Ilmu Pendidikan Konselor Berkala Perikanan Terubuk Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Psikopedagogia Jurnal Counsellia Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Emerging Science Journal Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman JKI (Jurnal Konseling Indonesia) Indonesian Journal of Educational Counseling Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Jurnal Bahasa Lingua Scientia Islamic Guidance and Counseling Journal Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Psychocentrum Review Teacher in Educational Research RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Bulletin of Counseling and Psychotherapy International Journal of Applied Guidance and Counseling Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Innovation in Educational and Cultural Research G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Journal of Digital Learning and Distance Education International Journal of Integrative Sciences Eduvest - Journal of Universal Studies AMNESIA (JURNAL MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA) Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan KONSELOR Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia kawanad Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Proceedings Series of Educational Studies Academic Journal of Psychology and Counseling INERSIA Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi International Journal of Multidisciplinary Reseach MUMTAZ: Jurnal Pendidikan Agama Islam Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Journal of Cultural Guidance and Counseling Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Open Access DRIVERset Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Panduan Konseling Kelompok Pendekatan Behavior dengan Teknik Shaping untuk Mereduksi Perilaku Agresif Verbal Peserta Didik di SMKN 5 Malang Yustina Novi Erniasari; M. Ramli; Yustina Novi Erniasari; M. Ramli; Yuliati Hotifah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i32022p196-204

Abstract

Abstract: This study aims to reduce the verbal aggressive behavior of students at SMKN 5 Malang. This study uses the Research and Development approach developed by Borg and Gall which consists of 5 steps, namely: 1) research and data collection, 2) planning, 3) initial product development, 4) product assesment, and 5) product revisian and become a prototype. Expert tests and prospective users were analyzed using the inter-rater agreement from Gregory (2015). The validity index of the material expert test and the media test got a rater agreement index of 1,00 and the prospective user test got a rater agreement index of 1,00. The results of the test assesment into the arterial agreement category are very hugh. Based on the expert test and prospective user test, it can be conclude that the behavioral approach group counseling guide with shaping techniques to reduce students verbal aggressive behavior has met the acceptance criteria and is feasible to use. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi perilaku agresif verbal peserta didik di SMKN 5 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Resecarh and Development yang dikembangkan oleh Borg and Gall yang terdiri dari 5 langkah yaitu: 1) penelitian dan pengumpulan data, 2) perencanaan, 3) pengembangan produk awal, 4) penilaian produk, dan 5) revisi produk dan menjadi prototipe. Uji ahli dan calon pengguna dianalisis menggunakan inter-rater agreement dari Gregory (2015). Indeks validitas uji ahli materi dan uji media mendapatkan indeksi kesepakatan rater 1,00 dan uji calon pengguna mendapatkan indeks kesepakatan rater 1,00. Hasil penilaian uji masuk kategori kesepakatan arter sangat tinggi. Berdasarkan uji ahli dan uji calon pengguna dapat disimpulkan bahwa panduan konseling kelompok pendekatan behavior dengan teknik shaping untuk mereduksi perilaku agresif verbal peserta didik telah memenuhi kriteria keberterimaan dan layak digunakan.
Pengembangan Panduan Konseling Kelompok Pendekatan Behavior dengan Teknik Shaping untuk Mereduksi Perilaku Agresif Verbal Peserta Didik di SMKN 5 Malang Yustina Novi Erniasari; M. Ramli; Yustina Novi Erniasari; M. Ramli; Yuliati Hotifah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i32022p196-204

Abstract

Abstract: This study aims to reduce the verbal aggressive behavior of students at SMKN 5 Malang. This study uses the Research and Development approach developed by Borg and Gall which consists of 5 steps, namely: 1) research and data collection, 2) planning, 3) initial product development, 4) product assesment, and 5) product revisian and become a prototype. Expert tests and prospective users were analyzed using the inter-rater agreement from Gregory (2015). The validity index of the material expert test and the media test got a rater agreement index of 1,00 and the prospective user test got a rater agreement index of 1,00. The results of the test assesment into the arterial agreement category are very hugh. Based on the expert test and prospective user test, it can be conclude that the behavioral approach group counseling guide with shaping techniques to reduce students verbal aggressive behavior has met the acceptance criteria and is feasible to use. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi perilaku agresif verbal peserta didik di SMKN 5 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Resecarh and Development yang dikembangkan oleh Borg and Gall yang terdiri dari 5 langkah yaitu: 1) penelitian dan pengumpulan data, 2) perencanaan, 3) pengembangan produk awal, 4) penilaian produk, dan 5) revisi produk dan menjadi prototipe. Uji ahli dan calon pengguna dianalisis menggunakan inter-rater agreement dari Gregory (2015). Indeks validitas uji ahli materi dan uji media mendapatkan indeksi kesepakatan rater 1,00 dan uji calon pengguna mendapatkan indeks kesepakatan rater 1,00. Hasil penilaian uji masuk kategori kesepakatan arter sangat tinggi. Berdasarkan uji ahli dan uji calon pengguna dapat disimpulkan bahwa panduan konseling kelompok pendekatan behavior dengan teknik shaping untuk mereduksi perilaku agresif verbal peserta didik telah memenuhi kriteria keberterimaan dan layak digunakan.
Keefektifan Konseling Ringkas Berfokus Solusi untuk Meningkatkan Optimisme Siswa SMP dalam Menghadapi Ujian Dedy Reza Sukmana; M. Ramli; Diniy Hidayatur Rahman; Roiyan One Febriani; Dedy Reza Sukmana; M. Ramli; Diniy Hidayatur Rahman; Roiyan One Febriani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i42022p380-389

Abstract

Abstract: This study aims to investigate the effectiveness of solution focused brief counseling to junior high school students optimism in examination. This study employed pretest and posttest control group design. The stages in this research are preparation, implementation and final stage. The data analyzed by using Two-Independent-Sample Test-Mann-Whitney U. The result shows that mean score at the output rank of experimental group is bigger than control group, that is 9.50 greater than 3.50. Next, the result of output Test Statistics shows that asymp.Sig (2-tailed) is 0.001, or the probability is lower than 0.05 (0.001 lower than 0.05) Ho is rejected, so solution focused brief counseling is effective to improve Junior High School Students optimism in examination. Abstrak: Keefektifan Pendekatan Konseling Ringkas Berfokus Solusi untuk meningkatkan optimisme siswa SMP dalam menghadapi ujian. Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan Konseling Ringkas Berfokus Solusi untuk meningkatkan optimisme siswa SMP dalam menghadapi ujian. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu pretest and posttest control group design. Tahapan penelitian yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Data diuji menggunakan uji Two-Independent-Sample Test-Mann-Whitney U. Hasil penelitian ini adalah mean pada output rank (kelompok eksperimen) lebih besar dari mean (kelompok kontrol), yaitu 9.50 lebih dari 3.50. Dilihat dari output Test Statistics menunjukkan bahwa asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0.001, atau probabilitas di bawah 0.05 (0.001 kurang dari 0.05). Maka Ho ditolak, artinya konseling ringkas berfokus solusi efektif untuk meningkatkan optimisme siswa SMP dalam menghadapi ujian.
Pengaruh Dukungan Keluarga dan Quality of School Life Terhadap Pengambilan Keputusan Karier Siswa Kelas XII di Sekolah Menengah Atas Aulia Mar’atina Ashudi; M. Ramli; Aulia Mar’atina Ashudi; M. Ramli; Muslihati Muslihati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i72022p673-685

Abstract

Abstract: Family and school are the two main environments that students need to recognize themselves and their abilities. The support that families provide and the quality of school life influence students in making career decisions. The purpose of the study was to determine the effect of family support and quality of school life on career decision making. The research method is correlational research with cluster random sampling technique. The subjects of the research were the class XII students at SMA Negeri 5 Malang with a total of 108 students. The research instrument adopted by Selesta Sarwandhini and Novera Sholikhati. The results of data analysis showed that the value of sig. on the F test of 0.000 less than 0.05. So that there is a simultaneous influence between family support and quality of school life on career decision making. Family support has no significant influence on career decision making with a contribution percentage of 2.0 percent. While the quality of school life has an influence on career decision making with a contribution percentage of 32.9 percent. Abstrak: Keluarga dan sekolah merupakan dua lingkungan utama yang siswa perlukan untuk mengenali diri sendiri serta kemampuannya. Dukungan yang keluarga berikan serta kualitas kehidupan sekolah mempengaruhi siswa dalam pengambilan keputusan karier. Tujuan dari penelitian ialah untuk mengetahui pengaruh dari dukungan keluarga dan quality of school life terhadap pengambilan keputusan karier. Metode penelitian ialah penelitian korelasional dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Subjek penelitian ialah siswa kelas XII di SMA Negeri 5 Malang sejumlah 108 siswa. Instrumen penelitian mengadopsi milik Selesta Sarwandhini dan Novera Sholikhati. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai sig. pada uji F sebesar 0,000 kurang dari 0,05. Sehingga ada pengaruh secara simultan antara dukungan keluarga dan quality of school life terhadap pengambilan keputusan karier. Dukungan keluarga tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan karier dengan persentase sumbangan 2,0 persen. Sedangkan quality of school life memiliki pengaruh terhadap pengambilan keputusan karier dengan persentase sumbangan 32,9 persen.
Self-Injury pada Kalangan Remaja Sekolah Menengah Pertama dan Upaya Penanganan Dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Kiken Yosi Melasti; M. Ramli; Kiken Yosi Melasti; M. Ramli; Nugraheni Warih Utami
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i72022p686-695

Abstract

Abstract: This study aimed to determine the characteristics of self-injury actors, the form of behavior carried out by self-injury actors, the causes of self-injury behavior, and the handling efforts of Guidance and Counseling services for students who behave in self-injury. This research uses descriptive qualitative method with research subjects as many as 2 junior high school students and counselors, and 4 informants selected by purposive sampling method based on certain criteria. Data collection techniques used are interviews and observation. The results of this study indicate that the subject performs self-injury to divert the emotions they feel. The characteristics of self-injured subjects are sensitive to rejection, constantly angry with themselves, tend to suppress anger, continue to suffer from anxiety, and do not feel themselves capable of dealing with problems. The forms of self-injury carried out are slashing body parts, scratching, bruising body parts, pulling hair, and banging their heads against walls. The factors that cause the subject to self-injury are the lack of attention from parents, feeling that they have no other solution, and the loss of control in overcoming academic problems. Handling efforts in guidance and counseling services are providing individual counseling services, regular monitoring and referral actions. The counseling provided uses a psychoanalytic approach by applying techniques according to the needs and problems of students. The results of the treatment have not completely overcome the cell-injury, there is still a need for continuous strengthening and monitoring. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pelaku self-injury, bentuk perilaku yang dilakukan oleh pelaku self-injury, penyebab dari perilaku self-injury, dan upaya penanganan dari layanan Bimbingan dan Konseling bagi siswa yang berperilaku self-injury. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 2 siswa SMP beserta konselor, dan 4 informan yang dipilih dengan metode purposive sampling dengan berdasarkan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek melakukan self-injury untuk mengalihkan emosi yang dirasakan. Karakteristik subjek pelaku self-injury adalah peka terhadap penolakan, selalu marah pada diri sendiri, menahan amarah, terus menderita kecemasan, dan cenderung merasa tidak mampu menghadapi masalah. Bentuk self-injury yang dilakukan adalah menyayat bagian tubuh, mencakar, melebamkan bagian tubuh, menjambak rambut, dan membenturkan kepala ke tembok. Faktor yang menyebabkan subjek melakukan self-injury adalah kurangnya perhatian dari orang tua, merasa tidak memiliki solusi lain, dan hilangnya kontrol dalam mengatasi permasalahan akademik. Upaya penanganan dalam layanan bimbingan dan konseling adalah memberikan layanan konseling individu, pemantauan secara berkala dan tindakan referal. Konseling yang diberikan menggunakan pendekatan psikoanalisis dengan mengaplikasikan teknik sesuai kebutuhan dan permasalahan siswa. Hasil penanganan belum sepenuhnya mengatasi sel-injury, masih perlu adanya penguatan dan pemantauan secara terus menerus.
Keefektifan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Structured Learning Approach untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Siswa SMK dalam Mencegah Pelecehan Seksual Khoirunnisa Al Atikho; M. Ramli; Khoirunnisa Al Atikho; M. Ramli; Fitri Wahyuni
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i32023p233-242

Abstract

Abstract: Adolescents ability to be assertive is a life skill that is crucial to their growth at this point and is essential in all facets of daily life. This study uses group guidance and the SLA technique to enhance students' assertive behavior in order to prevent sexual harassment. The one group pretest and posttest design is used in this quantitative research approach, which also uses a quasi-experimental research type. The participants in this study are 10th grade students at SMK Negeri 4 Malang who are majoring in graphic engineering. Ten students were chosen as research participants using the purposive sampling method. The instrument used is the assertive behavior scale by Galassi (1997). Ten kids from the overall population got scores for moderate and low assertive behavior, according to the results of the pretest. The group guidance session with 10 students took place over the course of 4 meetings. The results of the analysis of pre-test and post-test scores through the Wilcoxon test showed that group counseling using the SLA technique was effective in increasing assertive behavior in preventing sexual harassment based on the results of Asymp Sig. of 0.005 which means H1 is accepted and H0 is rejected. Abstrak: Kemampuan remaja untuk bersikap asertif merupakan keterampilan hidup yang penting untuk pertumbuhan mereka pada saat ini dan penting terhadap aspek kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan bimbingan kelompok dan teknik SLA untuk meningkatkan perilaku asertif siswa guna mencegah terjadinya pelecehan seksual. One group pretest and posttest design digunakan dalam pendekatan penelitian kuantitatif ini, yang juga menggunakan jenis penelitian kuasi eksperimen. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 4 Malang yang mengambil jurusan teknik grafika. Sepuluh siswa dipilih sebagai partisipan penelitian dengan menggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala perilaku asertif oleh Galassi (1997). Berdasarkan hasil pretest diperoleh hasil bahwa terdapat 10 siswa yang diambil secara acak dari seluruh populasi untuk diberikan treatment. Bimbingan kelompok dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan. Hasil analisis skor pre-test dan post-test melalui uji wilcoxon yang menunjukkan hasil bahwa bimbingan kelompok dengan teknik SLA efektif digunakan untuk meningkatkan perilaku asertif dalam mencegah pelecehan seksual yang didasarkan pada hasil Asymp Sig. sebesar 0.005 yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak.
Keefektifan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Structured Learning Approach untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Siswa SMK dalam Mencegah Pelecehan Seksual Khoirunnisa Al Atikho; M. Ramli; Khoirunnisa Al Atikho; M. Ramli; Fitri Wahyuni
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i42023p311-319

Abstract

Abstract: Adolescents ability to be assertive is a life skill that is crucial to their growth at this point and is essential in all facets of daily life. This study uses group guidance and the SLA technique to enhance students' assertive behavior in order to prevent sexual harassment. The one group pretest and posttest design is used in this quantitative research approach, which also uses a quasi-experimental research type. The participants in this study are 10th grade students at SMK Negeri 4 Malang who are majoring in graphic engineering. Ten students were chosen as research participants using the purposive sampling method. The instrument used is the assertive behavior scale by Galassi (1997). Ten kids from the overall population got scores for moderate and low assertive behavior, according to the results of the pretest. The group guidance session with 10 students took place over the course of 4 meetings. The results of the analysis of pre-test and post-test scores through the Wilcoxon test showed that group counseling using the SLA technique was effective in increasing assertive behavior in preventing sexual harassment based on the results of Asymp Sig. of 0.005 which means H1 is accepted and H0 is rejected. Abstrak: Kemampuan remaja untuk bersikap asertif merupakan keterampilan hidup yang penting untuk pertumbuhan mereka pada saat ini dan penting terhadap aspek kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan bimbingan kelompok dan teknik SLA untuk meningkatkan perilaku asertif siswa guna mencegah terjadinya pelecehan seksual. One group pretest and posttest design digunakan dalam pendekatan penelitian kuantitatif ini, yang juga menggunakan jenis penelitian kuasi eksperimen. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 4 Malang yang mengambil jurusan teknik grafika. Sepuluh siswa dipilih sebagai partisipan penelitian dengan menggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala perilaku asertif oleh Galassi (1997). Berdasarkan hasil pretest diperoleh hasil bahwa terdapat 10 siswa yang diambil secara acak dari seluruh populasi untuk diberikan treatment. Bimbingan kelompok dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan. Hasil analisis skor pre-test dan post-test melalui uji wilcoxon yang menunjukkan hasil bahwa bimbingan kelompok dengan teknik SLA efektif digunakan untuk meningkatkan perilaku asertif dalam mencegah pelecehan seksual yang didasarkan pada hasil Asymp Sig. sebesar 0.005 yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak.
Studi Fenomena Minat Siswa Memanfaatkan Layanan Bimbingan dan Konseling di SMP Nanda Putriana; M. Ramli; Nanda Putriana; M. Ramli; Fitri Wahyuni
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i102023p930-941

Abstract

Abstract: Guidance and counselling play a crucial role in facilitating student development. Interesting phenomena have been observed on one of the Junior High School in the city of Malang: students’ reluctance to attend the Guidance and Counselling room, their fear and anxiety when called to meet the counsellor and their suboptimal utilisation of Guidance and Counselling services. This qualitative study employed a phenomenological approach to describe students’ interests and the counsellors’ attempts towards Guidance and Counselling services. This study comprised students in seventh through ninth grades, counsellors, principals, vice principals for student affairs, and homeroom teachers serving as informants. The study’s findings indicated that (1) numerous students were interested in classical guidance services. On the other hand, counselling, group guidance, instagram ,and Bookshelf were less desirable; (2) Student interest was affected by elements of perception, school personnel, parents, society, and mass media; (3) counselors stimulate interest through the counseling program according to students' conditions, build harmonious relationships, and collaborate with teacher and parents; (4) School personnel, parents, and the government provide encouraging and inhibiting factors to cultivate student interest, which was subsequently reinforced through classical guidance for seventh grade, home visits, parenting seminars, and peer cooperation. Based on these findings, it is hoped that the counselor will assess the management program for the better. Abstrak: Bimbingan dan konseling memiliki posisi penting dalam memfasilitasi perkembangan siswa. Terdapat fenomena menarik pada salah satu SMP di kota Malang: siswa tidak tertarik mengunjungi ruang Bimbingan dan Konseling, ketakutan dan gugup ketika dipanggil untuk bertemu konselor, serta tidak optimal pemanfaatan layanan Bimbingan dan Konseling. Penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi ini bertujuan mendeskripsikan minat siswa beserta upaya konselor terhadap layanan Bimbingan dan Konseling. Informan penelitian adalah siswa kelas VII hingga IX, konselor, kepala sekolah, waka bidang kesiswaan, dan wali kelas. Penelitian menghasilkan temuan yaitu, (1) layanan bimbingan klasikal diminati banyak siswa. Sedangkan, konseling, bimbingan kelompok, instagram, dan rak buku kurang diminati; (2) Minat siswa dipengaruhi persepsi, personil sekolah, orang tua, masyarakat, dan media massa; (3) konselor menumbuhkan minat siswa melalui program BK sesuai kondisi siswa, membangun hubungan harmonis, serta kolaborasi dengan guru dan orang tua; (4) unsur pendukung dan penghambat menumbuhkan minat siswa berasal dari personil sekolah, orang tua, dan pemerintah, kemudian ditindaklanjuti melalui bimbingan klasikal untuk kelas tujuh, kunjungan rumah, seminar pengasuhan anak, dan kerjasama teman sejawat. Berdasarkan temuan tesebut diharapkan konselor mengevaluasi manajemen program menjadi lebih baik.
Studi Fenomena Minat Siswa Memanfaatkan Layanan Bimbingan dan Konseling di SMP Nanda Putriana; M. Ramli; Nanda Putriana; M. Ramli; Fitri Wahyuni
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i102023p930-941

Abstract

Abstract: Guidance and counselling play a crucial role in facilitating student development. Interesting phenomena have been observed on one of the Junior High School in the city of Malang: students’ reluctance to attend the Guidance and Counselling room, their fear and anxiety when called to meet the counsellor and their suboptimal utilisation of Guidance and Counselling services. This qualitative study employed a phenomenological approach to describe students’ interests and the counsellors’ attempts towards Guidance and Counselling services. This study comprised students in seventh through ninth grades, counsellors, principals, vice principals for student affairs, and homeroom teachers serving as informants. The study’s findings indicated that (1) numerous students were interested in classical guidance services. On the other hand, counselling, group guidance, instagram ,and Bookshelf were less desirable; (2) Student interest was affected by elements of perception, school personnel, parents, society, and mass media; (3) counselors stimulate interest through the counseling program according to students' conditions, build harmonious relationships, and collaborate with teacher and parents; (4) School personnel, parents, and the government provide encouraging and inhibiting factors to cultivate student interest, which was subsequently reinforced through classical guidance for seventh grade, home visits, parenting seminars, and peer cooperation. Based on these findings, it is hoped that the counselor will assess the management program for the better. Abstrak: Bimbingan dan konseling memiliki posisi penting dalam memfasilitasi perkembangan siswa. Terdapat fenomena menarik pada salah satu SMP di kota Malang: siswa tidak tertarik mengunjungi ruang Bimbingan dan Konseling, ketakutan dan gugup ketika dipanggil untuk bertemu konselor, serta tidak optimal pemanfaatan layanan Bimbingan dan Konseling. Penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi ini bertujuan mendeskripsikan minat siswa beserta upaya konselor terhadap layanan Bimbingan dan Konseling. Informan penelitian adalah siswa kelas VII hingga IX, konselor, kepala sekolah, waka bidang kesiswaan, dan wali kelas. Penelitian menghasilkan temuan yaitu, (1) layanan bimbingan klasikal diminati banyak siswa. Sedangkan, konseling, bimbingan kelompok, instagram, dan rak buku kurang diminati; (2) Minat siswa dipengaruhi persepsi, personil sekolah, orang tua, masyarakat, dan media massa; (3) konselor menumbuhkan minat siswa melalui program BK sesuai kondisi siswa, membangun hubungan harmonis, serta kolaborasi dengan guru dan orang tua; (4) unsur pendukung dan penghambat menumbuhkan minat siswa berasal dari personil sekolah, orang tua, dan pemerintah, kemudian ditindaklanjuti melalui bimbingan klasikal untuk kelas tujuh, kunjungan rumah, seminar pengasuhan anak, dan kerjasama teman sejawat. Berdasarkan temuan tesebut diharapkan konselor mengevaluasi manajemen program menjadi lebih baik.
Pelatihan Konseling Realitas Berbasis Tolong Diri Digital Bermuatan Ajaran Ki Hadjar Dewantara pada Guru BK SMP Nur Mega Aris Saputra; Muslihati Muslihati; M. Ramli; Ahmad Yusuf Sobri; Muhammad Rafli; Muh. Nur Alamsyah
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.673

Abstract

The problems of junior high school students are getting more and more varied because information is easy to get. This condition makes it hard for guidance and counseling teachers to give the best help with the current limits. Also, since students live with the digital world, guidance and counseling services must change too. So, this training program aims to improve the skills of junior high school guidance and counseling teachers in Malang Regency. The program used a project-based learning model through six steps: design, preparation, introduction, core training, closure, and reporting. There were 20 guidance and counseling teachers from the Junior High School Guidance and Counseling Teachers Association of Malang Regency as participants. The results showed that there was a significant increase in teachers’ competencies with a significance value of p = 0.000 (p < 0.05). These results proved that the self-help approach integrated with reality counseling based on the values of Ki Hadjar Dewantara could improve the competence of guidance and counseling teachers in providing autonomous and local-based counseling services to introduce a new counseling paradigm that encourages student independence in the digital era.
Co-Authors Abd. Hafid Abi Fa&#039;izzarahman Prabawa Abi Fa'izzarahman Prabawa Ach. Sudrajad Nurismawan Achmad Noerkhaerin Putra Adi Atmoko Adi Atmoko Alfaiz Alfaiz Aminullah Aminullah Ananda Kiky Primasari Andi Fadhilahtunnisa Andi Mappiare AT Andi Mappiare AT Andi Mappiare AT Andi Mappiare-AT Andrey Triwidya Putra Anisa Safitri Arbin Janu Setiowati Arbin Janu Setiowati Arbin Janu Setiyowati, Arbin Ari Khusumadewi Asmaul Chusna Asroful Kadafi Aswar Aswar Aulia Mar’atina Ashudi Aulia Mar’atina Ashudi Aynin Mashfufah Bambang Budi Wiyono Bashirudin Debipriamuda Blasius Boli Lasan Carolina Ligya Radjah, Carolina Ligya Chumayroh Cornelia Amanda Naitili Dahlia Novarianing Asri, Dahlia Novarianing Dany Moenindyah Handarini, Dany Moenindyah Dedi Kuswandi Dedy Reza Sukmana Dedy Reza Sukmana Dhea Ayu Anggraini Dinda Putri Abadi Diniy Hidayatur Rahman Dwi Noviana Komsi Eko Pramudya Laksana Elia Flurentin Emi Rizqil Fauziyah Eni Rindi Antika Erik Ibnu Hidayat Evi Winingsih, Evi Fakhrudin Mutakin Falentria Anglina Farid Junaedi Febri Wandha Putra Fhadlon Basharahil Fifi Khoirul Fitriyah Firman Nugroho Fitri Haerunisa Rudiani Fitri Haerunisa Rudiani Fitri Wahyuni Foctanian Lohmay Furaidah Gusti Muhammad Alfarizi Gustina Susanti Hanafi, Husni Handika Mulya Nurdestama Hanurawan, Fattah Hariyono Hariyono Hartoyo, Saiful Hendrik &#039; Hengki Tri Hidayatullah Henny Indreswari Herman Darmawan Herul Wahyudin Husni Hanafi Husni Hanafi I Made Suardana IM. Hambali Intan Putri Anggarini Irene Maya Simon, Irene Islamiah Arta Utomo Itsar Bolo Rangka Jannah, Syaifatul Jihan Filisyamala Jihan Zul Fahmi Juliana Hindradjat Juwita Finayanti Khairiyah Khadijah Khairul Bariyyah Khofiatun Khofiatun Khoirunnisa Al Atikho Khoirunnisa Al Atikho Kiken Yosi Melasti Kiken Yosi Melasti Kusnarto Kurniawan Lamun Bathara Lia Luthfi Savitri Livana PH Lutfi Fauzan Lutfi Fauzan Lutfiyah Luthfita Cahya Irani M Ramli M. Khoirudin Jalil M. Wihardi Tjaronge Maria Oktasari Mariani Mariani Binti Md Nor Marthen Pali Maskinah &#039; Mastaulina Siagian Meydiningrum Mohammad Zuhal Muh. Nur Alamsyah Muhamad Danivul Haq Muhammad Naufal Tsabitul Azmy Muhammad Rafli Muhammad Ridwan Muhammad Yasin Mukhtar Zarkasih Harahap Muslihati Muslihati Nanda Alfan Kurniawan Nanda Putriana Nanda Putriana Nengsih Nengsih Nevo Halla Mufida Nida’u Diana Novi Rosita Rahmawati Noviyanti Kartika Dewi Nugraheni Warih Utami Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Mega Aris Saputra Nurlaila Qadriah Yunan Nuroniah, Pepi Nurul Hidayah Oktasari, Maria Oktasari, Maria Ora Gorez Uke Ovita Dewi Sandra Wati P H Livana P. H Livana Palasara Brahmani Laras Pali, Marthen Putra Wibisono Rachel Devita Suharto Rachel Devita Suharto Ratna Ekawati Renni Silaban Richma Hidayati Rine Larang Nur Esanti Rischa Pramudia Trisnani, Rischa Pramudia Rita Raditia Rita Raditia Rizka Apriani Rofiqa Zulfa Salsabila Rofiqoh Rofiqoh Rofiqoh Rofiqoh Roiyan One Febriani Roiyan One Febriani Rona Rohmah Dini Rona Wahyuningsih Sa'dun Akbar Safira Nur Aziza Ananda Salsabila Ayuning Santi Salsabila Yuli Adys Hermawan Samang , Lawalenna Santoso Santoso Santy Andrianie Sayyidah Hafshah Husainiah Sekar Ariyanti Putri Septinda Rima Dewanti Shania Dea Menany Soputan Sisca Folastri Sisca Folastri Siti Aminah Siti Fatimah Roba’ah Siti Fatimah Roba’ah siti rahmah Slamet Arifin Sofyan, Afriyadi Sri Astuti Sri Astutik Sri Rahayuningsih Stevani, Hayu Stevani, Hayu Sudiarno Tamba Sugiyo Sugiyo Sukatin, Sukatin Sumarmi Syarifah Zuraidah Triyono Triyono Ujang Abdul Basir Veno Dwi Krisnanda Wa Ode Saktila Mayang Sari Wahyu Eka Prasetyaningtyas Wahyu Nanda Eka Saputra, Wahyu Nanda Eka Wahyu Nugroho Wawan Suprianto Nadra Widada Widada Widya Multisari Wiwik Widati Yevin Fitri Kuspar Indah Yuliati Holifah Yuniastuti Yuniastuti Yustina Novi Erniasari Yustina Novi Erniasari Yusuf Sobri, Ahmad Zainul Rhofik