p-Index From 2021 - 2026
15.278
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MEDIA PETERNAKAN - Journal of Animal Science and Technology Buletin Peternakan AGRISAINS Jurnal Peternakan Integratif Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Jurnal Ilmu Ternak Veteriner JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) Buletin Penelitian Sosek Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan JURNAL GALUNG TROPIKA JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Animal Production : Indonesian Journal of Animal Production Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Agricultural Research PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS Jurnal Agribest JURNAL PengaMAS Jurnal Peternakan Nusantara Journal of Saintech Transfer Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia INCARE Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Triton International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Jurnal Terapan Manajemen dan Bisnis Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS) Jurnal Agrisistem Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum. Ekonomi Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan JAS (Journal of Animal Science) Jurnal Peternakan Integratif Chalaza Journal of Animal Husbandry Joong-Ki Jurnal Riset Multidisiplin : Agrisosco Indonesian Journal of Community Services Zoologi: Jurnal Ilmu Peternakan, Ilmu Perikanan, Ilmu Kedokteran Hewan Joong-Ki JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS)
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DESA LAMBAGI MELALUI KOMBINASI USAHA TERNAK KAMBING DAN TANAMAN JAGUNG DI KECAMATAN KOLONO TIMUR KABUPATEN KONAWE SELATAN natsir sandiah; Harapin Hafid; Rusli Badaruddin; Musram Abadi
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1442

Abstract

Kecamatan Kolono Timur secara geografis terletak di bagian timur Kabupaten Konawe Selatan dan merupakan wilayah potensial sebagai pengembangan komoditas pertanian palawija dan peternakan. Jarak tempuh Desa Lambangi Kecamatan Kolono Timur dengan Ibu Kota Kabupaten ± 7 km, dan berjarak sekitar 75 km dari Kampus Universitas Halu Oleo di Kota Kendari. Mata pencaharian masyarakatnya selain beternak kambing adalah bertani palawija, hortikultura, dan perkebunan kakao serta kelapa dalam yang mempunyai beberapa kelompok tani-ternak. Selain kondisi topografi, keadaan iklim juga sangat mendukung daerah ini untuk pengembangan berbagai komoditi pertanian dan peternakan kambing. Selama tahun 2016 di Kecamatan Kolono Timur menunjukkan bahwa komoditas kelapa dari sub sektor perkebunan menempati produksi tertinggi, yaitu mencapai 1318 ton. Sedangkan tanaman pangan untuk komoditas jagung menempati posisi pertama dalam produksi 96 kwintal dan produktivitas mencapai 2 kwintal/ha dengan luas panen mencapai 48 ha. Jenis ternak yang dipelihara masyarakat di Kecamatan Kolono Timur meliputi ternak besar (sapi), ternak kecil (kambing), serta unggas. Populasi ternak kambing pada tahun 2016 berdasarkan data yang ada di kantor kecamatan hanya sekitar 288 ekor.Hasil yang telah dicapai pada kegiatan ini, yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman kelompok tani-ternak dalam pengembangan keberlanjutan usahanya dengan pemanfaatan hijauan pakan ternak berupa rumput odot dan pakan limbah pertanian (jerami jagung), peningkatan pengetahuan peternak tentang cara pembuatan kandang kambing yang ideal dan mengetahui manfaat pembuatan kandang serta cara pemenfaatan limbah kotoran ternak menjadi pupuk kompos dan introduksi pupuk kompos pada tanaman holtikultura yang diusahakan secara bersama-sama dengan ternak kambing yang dilakukan dengan pembuatan kebun demplot sistem pertanian terpadu. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan peternak tentang pembuatan pakan fermentasi hijauan dan pembuatan pakan pellet unggas (ayam kampung).
PENINGKATAN PENGETAHUAN PETERNAK SAPI DI DESA ALEBO KECAMATAN KONDA MELALUI BIMBINGAN TEKNIS CARA BETERNAK YANG BAIK harapin hafid; Nuraini Nuraini; La Ode Ba’a; La Malesi Malesi; Siti Hadrayanti Ananda; Peni Patriani
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i2.1389

Abstract

Sulawesi Tenggara termasuk daerah sumber ternak sapi di Indonesia. Secara umum peternakan sapi masih dikelola secara tradisional oleh masyarakat, sehingga terdapat banyak problematika dalam pengembangannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjudul peningkatan pengetahuan peternak sapi di alebo desa kecamatan konda melalui bimbingan teknis cara beternak yang baik. Mitra Program Kemitraan Masyarakat adalah Kelompok Peternak Sapi Sumber Rejeki di Desa Alebo Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara yang diketuai oleh bapak Jasruddin dan sekretaris bapak Sampun. Permasalahan yang dialami peternak adalah masih rendahnya produktivitas berupa rendahnya pertumbuhan ternak (rendahnya pertambahan bobot badan harian), rendahnya nafsu makan ternak, kualitas pakan yang rendah dan banyak kejadian ternak cacingan dan gejala sakit lainnya. Solusi dari permasalahan di atas dapat diatasi dengan memberikan bimbingan teknis cara beternak yang baik berupa pemberian pengetahuan kepada peternak sapi di Kelompok Peternak Sumber Rejeki Di Alebo Desa Kecamatan Konda. Luaran yang dapat diperoleh dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan peternak tentang cara beternak yang baik dan artikel ilmiah yang siap dipublikasikan pada jurnal pengabdian masyarakat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan bimbingan teknis pendampingan cara beternak sapi potong yang baik. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa bimbingan teknis yang terkait dengan upaya mengatasi permasalahan yang selama ini terjadi pada peternak sapi di desa Alebo, khususnya pada Kelompok Ternak Sumber Rejeki. Materi yang dipaparkan pada bimbingan teknis berupa pemilihan bibitternak yang baik, manajemen reproduksi dan sistem perkawinan, sistem perkandangan, manajemen pemeliharaan ternak, dan hijauan pakan ternak dan teknologi pengolahan pakan serta kesehatan dan pengendalian penyakit mendapat sambutan dan respon yang sangat baik dan antusias dari peserta, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan permintaan peserta agar desa Alebo di jadikan desa binaan agar selalu mendapat bimbingan teknis teknologi peternakan yang berkesinambungan. Disimpulkan bahwa peternak sapi di desa Alebo masih banyak mengalami kendala dalam usaha peternakannya yang bersifat tradisional. Kendala utama adalah gangguan reproduksi, investasi cacing, rendahnya kualitas, kuantitas dan kontinyuitas pakan, manajemen pemeliharaan yang masih tradisional, perkandangan dan sanitasi yang perlu diperbaiki. Disarankan agar peternak sapi di desa Alebo dibina secara berkala oleh LPPM Universitas Halu Oleo sehingga bias menjadi kawasan peternakan sapi yang maju dan modern.
SOSIALISASI PEMBUATAN ABON HERBAL KEPADA MASYARAKAT KELURAHAN ANAWAI KOTA KENDARI Harapin Hafid; Nuraini Nuraini; Nur Santy Asminayah; Rahim Aka; Fitrianingsih Fitrianingsih; Rachmita Dewi ST; Asma Bio Krimesti
JURNAL PengaMAS Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/.v4i1.1977

Abstract

Berkembangnya wabah Corona Virus Disease-19 (Covid-19) di dunia, hingga ke sejumlah wilayah yang ada di Indonesia, tentu sangat menghawatirkan seluruh masyarakat, termasuk penyebarannya telah di temukan di Kecamatan Wua-Wua Kelurahan Anawai Kota Kendari. Tujuan dari kegiatan melakukan kegiatan sosialisasi pembuatan abon herbal kepada masyarakat Kelurahan Anawai Kota Kendari adalah meningkatkan kemandirian masyarakat dengan memanfaatkan potensi, keahlian, dan kemauan dari masyarakat, memberikan informasi tentang keberagaman produk pangan hasil ternak salah satunya abon herbal dan manfaat abon herbal bagi kesehatan tubuh, serta mendukung dan menguatkan ekonomi secara pribadi, kelompok masyarakat ataupun daerah sekitar Kelurahan Anawai Kota Kendari. Metode pelaksanaan sosialisasi yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah kegiatan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan sosialisasi tentang pembuatan abon herbal kepada masyarakat di Kelurahan Anawai dan kegiatan pendampingan langsung ke masyarakat, diharapkan masyarakat lebih memahami tentang perlunya asupan protein hewani untuk kesehatan tubuh terutama pada saat masa pandemi seperti saat ini.
Percentage of giblets of Several Types of Ducks in Semi-Intensive Maintenance Harapin Hafid; La Ode Muntia; Astriana Napirah
Indonesian Journal Of Animal Agricultural Science (IJAAS) Vol 3, No 3 (2021): Indonesian Journal Of Animal Agricultural Science (IJAAS)
Publisher : Pascasarjana Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/ijaas.v3i3.24968

Abstract

The purpose of this study was to determine the carcass composition of several different types of ducks in a semi-intensive maintenance system. There were 16 ducks used with 3 months of age based on a complete randomized design (CRD) with 4 different duck treatments and 4 replications. Based on the results and discussion, it can be concluded that at the same age, Peking duck, alabio duck, manila duck and mojosari duck were significantly different (P <0.01) in cutting weight, carcass percentage, thigh percentage, back percentage, gizzard percentage and fat percentage abdominal. Meanwhile, the different types of ducks did not affect (P> 0.05) chest percentage, wing percentage, neck percentage and heart percentage. In general, live weight, percentage of carcasses and parts of carcasses of manila ducks were superior to mojosari ducks, alabio ducks and Peking ducks. The alabio duck is superior to the Peking duck and the mojosari duck. In terms of non-carcass organs, mojosari ducks had a percentage of gizzard superior to Peking, alabio and manila ducks, while the percentage of liver was significantly different (P <0.05) and the percentage of heart was not significantly different (P> 0.05). The abdominal fat content of alabio duck is very different from that of Peking duck, mojsari duck and manila duck.
Acidity Level and Cooking Mark Beef Nugget With Different Types of Flour Harapin Hafid; Yulianti Yulianti; Astriana Napirah
Indonesian Journal Of Animal Agricultural Science (IJAAS) Vol 4, No 1 (2022): Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS)
Publisher : Pascasarjana Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/ijaas.v4i1.26794

Abstract

The study aimed to know physic and organoleptic characteristic of beef nugget using different flour. The variable of this study were physic characteristics and organoleptic characteristics. The treatment of this study used different as a filler, were wheat flour, maizena flour, jack fruit seeds flour, and tapioka flour. The data analysis of the study using fully randomized design and least significantly different (LSD) test as post hoc. The result of the study showed using of different flour were wheat flour, maizena flour, jack fruit seeds flour, and tapioka flour, was not significanly different (p>0,05) for pH, cooking lost, aroma, color, and acceptability beef nugget, but very significantly different (p<0,01) for beef nugget flavor, and significantly different (p<0,05) for tenderness and texture of beef nugget.
he Effect of Various Plant Fluor and Egg Fluor to Internal Temperature, pH, Taste and Crispy Level of Fried Chicken Ahmad Bayu Ariawan; Harapin Hafid
Indonesian Journal Of Animal Agricultural Science (IJAAS) Vol 4, No 1 (2022): Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS)
Publisher : Pascasarjana Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/ijaas.v4i1.26790

Abstract

Fried chicken is the food product which is made from chicken meat by using deep frying method. This product processed with milk marinate during 8 hours of storage, then it powdered to distribute the chicken meat until it was tawny and crispy by floor as the support ingredient. This study aims to analyze using the plant floor and egg floor as seasoned floor to internal temperature, pH and organoleptic characteristic of fried chicken. This study used Completely Random Design (CRD) including 4 treatments: Seasoned floor (P0), sticky rice floor (P1), sago floor (P2) and egg floor (P3). The measurement parameters used are internal temperature, pH and organoleptic characteristic. This study showed that using plants floor and egg floor had not significance to internal temperature and pH (p>0.05), but had significance to taste and crispy level (p<0.05). The plant fluor (sticky rice and sago) has good primacy to quality of fried chicken.
The Effect of Giving Commercial Agar Chewing Materials on the Yield and Organoleptic Quality of Chicken Meatballs Anita Mustika Ibrahim; Harapin Hafid
Indonesian Journal Of Animal Agricultural Science (IJAAS) Vol 4, No 1 (2022): Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS)
Publisher : Pascasarjana Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/ijaas.v4i1.26793

Abstract

Increasing the elasticity of meatballs can be done by adding a thickening agent in the manufacture of meatballs including chicken meatballs with natural or artificial ingredients. The research aims to produce processed meat products with better quality and to evaluate consumer preference for chicken meatballs with flour as a thickener so that they are commercially available through yield and organoleptic tests. This study used a completely randomized design with a 3x3 factorial pattern with 4 replications for the yield test and 10 repetitions for the meatball organoleptic test. The first factor is the thickening agent of agar flour nutrijel, swallow globe, and rajawali. While the second factor is the level of the thickening agent 3%, 4%, and 5%. Research variables include yield value and organoleptic quality (color, aroma, texture, and taste). The results showed that the addition of flour thickening agent had a significant effect (P<0.05) on the yield value, and had an insignificant effect (P>0.05) on the organoleptic test of chicken meatballs. Where the best type and level of addition of agar flour on the yield value is found in the type of flour swallow globe agar with a level of 5%. 
Pemanfaatan Pupuk Organik Plus Batubara (Baraplus) pada Beberapa Varietas Jagung Manis di Lahan Ultisol Neni Marlina; M Midranisiah; S Syafrullah; Harapin Hafid
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v11i1.827

Abstract

Ultisol as agricultural land has low fertility which is characterized by pH, cation exchange capacity, nutrient availability, and very low organic matter content, thus inhibiting plant growth and production. To overcome the low productivity of these ultisols, it is necessary to improve soil fertility, which includes improving the physical, chemical, and biological properties of the soil. Soil fertility can be improved by using organic fertility plus coal (baraplus) which contains nutrients N, P, K, and micronutrients as well as using high-yielding varieties. This research was conducted in Sukarame sub-district, Palembang city starting from October to December 2018. Research method using field experiment method. Lay out the chart in the field using a spit plot with 9 treatment combinations repeated 3 times. The main plot, namely the types of varieties: bonanza, sweet boy, master sweet. As sub-plot, namely the dose of organic fertilizer plus: 500kg/ha, 1000 kg/ha, 1500 kg/ha. The results showed that the treatment with a dose of organic fertilizer plus 1500 kg/ha with the master sweet variety resulted in the highest production of 8.42 kg/plot or the equivalent of 22.45 tons/ha.
PERBAIKAN TATALAKSANA DAN TINGKAT PRODUKTIVITAS USAHA PENGGEMUKAN SAPI SISTEM KEREMAN DI KECAMATAN KONDA harapin hafid; La Malesi; Siti Hadrayanti Ananda; Anita Mustika Ibrahim
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v5i2.3972

Abstract

Peternakan Indonesia sejak zaman kemerdekaan sampai saat ini sudah semakin berkembang dan telah mencapai kemajuan yang cukup pesat. Perkembangan ini tentu saja harus diimbangi dengan pengelolaan yang profesional dan disertai dengan tatalaksana yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjudul Perbaikan Tatalaksana Dan Tingkat Produktivitas Penggemukan Sistem Kereman Di Kelompok Tani Sidomulyo Dan Sumber Agung Di Kecamatan Konda. Permasalahan yang dialami peternak adalah rendahnya produktivitas pertambahan bobot badan harian ternak sapi, kualitas pakan yang rendah bahkan kesehatan ternak sapi. Solusi permasalahan dengan memberikan bimbingan teknis. Luaran yang dapat diperoleh dari kegiatan ini yakni meningkatnya pengetahuan peternak tentang tatalaksana produktivitas penggemukan pada ternak sapi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan bimbingan teknis pendampingan. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berupa bimbingan teknis mengatasi permasalahan yang selama ini terjadi pada peternak sapi. Materi yang dipaparkan pada bimbingan teknis berupa pemilihan bibit, sistem penggemukan, pakan, perkandangan dan pengendalian penyakit. Disimpulkan bahwa Tatalaksana dan tingkat produktivitas penggemukan sistem kereman dikelompok Tani Sidomulyo Dan Sumber Agung, dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pakan, sanitasi, dan sistem perkandangan yang diterapkan dalam bentuk manajemen pemeliharaannya. Kurangnya pakan menjadi salah satu kendala dalam pengembangan usaha sehingga sangat diharapkan adanya pengembangan teknologi sederhana dalam meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas pakan, misalnya fermentasi.
EDUKASI DAUR ULANG LIMBAH GONGGONG KEPADA KELOMPOK MASYARAKAT PESISIR KAMPUNG SEI JANG TANJUNGPINANG, KEPULAUAN RIAU Febrianti Lestari; Rika Anggraini; Harapin Hafid
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 3, No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/anoa.v3i2.33835

Abstract

Community service activities have been carried out regarding education on recycling bark waste for the Sei Jang Tanjungpinang coastal community group. The purpose of this activity is to provide knowledge to the community regarding the technical recycling of recycling bark waste shells into useful-value products. This is an effort to minimize large waste from leftover seafood which is inorganic and very difficult to decompose in the environment. The problem faced by the community is an increase in the amount of food waste originating from seafood, especially the Barking Snail (Strombus sp). Along with an increase in population and an increase in the number of culinary tourists visiting Tanjungpinang City, it will have an impact on increasing the volume of shell waste, which will ultimately have an impact on increasing the load of waste discharged into the aquatic environment. This is a very serious problem to be addressed, considering that the shell waste is very difficult to degrade in nature. The method used in this activity is practical training methods and assistance in the process of recycling bark waste shells to produce handicraft products in the form of handicrafts in the form of flower decorations and other handicrafts, as well as assistance to form community groups that recycle shells by flying. The results that have been achieved in this activity are the realization of the application of science and technology through the application of technical cleaning and bleaching and processing of Gonggong shell waste into environmentally friendly products. In addition, the formation of community institutions for coastal community groups that are able to manage and carry out joint activities in recycling waste into handicraft products in the form of handicrafts that can bring in income for the community.
Co-Authors . Darwis . Hasnudi . Inderawati . Nuraini . Rahman . Rahman A Napirah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Ratna Sari Adnan Syam Agung Santoso, Agung Ahmad Bayu Ariawan Ahmad Bayu Ariawan Ahmad Bayu Ariawan Aka, R Amiluddin Amiluddin, Amiluddin Amiluddin Indi Amiluddin Indi Amiludin Indi Ananda, S H Ananda, S.H. Ananda, Siti Hadrayanti Andi Murlina Tasse Andi Satna Sari Andini Sulfitrana Andini Sulfitrana Andini Sulfitrana Andri Ananta Anfas, Anfas Annisa Monthalea DzulFebiyanti Napirah Arby&#039;in Pratiwi Arby.in Pratiwi Ari Fridayanto Arif Efendi Arni Arni Arwan Arwan AS Aku, AS Asep Indra ASEP SAEFUDDIN Aslan, L.M. Aslan, La Ode M. Asma Bio Kimestri Asma Bio Kimestri Asma Bio Krimesti Asrifal Asrifal Astiana Napirah Astriana Napirah Asyraful Rijal Bio Kimestri, Asma Bio Kimestri Boy Arya Sena Bukit Aprilliawan Cici Puspitasari Dedem Sutopo Dedu, La Ode Arfan Deki Zulkarnain Desi Ulpa Anggraini, Desi Ulpa Dian Agustina Dian Agustina Dika Damalia Dauri Djumadil Djumadil Edhy Mirwandhono Eko Harianto Eko Harianto, Eko Elvanuddin Elvanuddin Emelda Emelda Engki Zelpina ENGKIZELPINA, Engki Esi, Wa Ode Fadli Ma'mun Pancar Sm Fadli Ma’mun Pancar Fadli Ma’mun Pancar Fanny Yulia Irawan Fanny Yulia Irawan Febi Febrianingsih Febrianti Lestari Fera Rosita Firman Nasiu Firman Nasiu Firmansyah Firmansyah Periansya Fitria Dewi Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fuji Astuty Auza Gustina Gustina H. R. Eddie Gurnadi Hadrayanti Ananda, Siti Hamdan Has Hapzi Ali Hariani Hariani Harliani, Wa Ode Hasmiarni Aris Heriyawan Heriyawan I Putu Yeci Ibrahim, Anita Mustika Ika Rakhmalina Ilmi Emilia Inderawati, Inderawati INDRAYANI INDRAYANI Irawati Irawati Isran Husain Izzul Islam, Jihad Izzul Islam Juliadin Julianto, Muhammad Andri Riswa Kadek Purnama Anti Kandanglangi, Reynold Aprilius Kemistri, Asma Bio Kiki R Hasana Kimestri, A B La Malesi La Ode Arsad Sani La Ode Baa La Ode Ba’a La Ode Ba’a La Ode Halylu La Ode Jabuddin La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu La Ode Sahaba La Rianda LaOde Abdul Rajab LaOde Muhamad Basri Leesi, Wa Ode Nurullah Lija Numriah Nullah M Jaya M Midranisiah M. Agung. A M. Aslan, La Ode Made Riojuna Masrah Masrah Midranesiah Midranisiah Midranisiah Milasari Milasari Mita Lestari Moh. Hadrin Muh. Rusdin Muh. Zuhdy Hamzah Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Rusli Muhammad Sawadi Munadi Munadi Muntia, La Ode Musram Abadi N Nuraini Nasution, Annio Indah Lestari Natsir Sandiah Neni Marlina Ningsih Ningsih Nita Nita Nita Nita Nur Santy Asminaya Nur, Nurholis Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurhayu NURHIDAYATI, FITRI Nurhinaya, I Nurlia, Sitti Nurwijayanti Nyoman Purwanta Oktaviani, Dea Nanda Owen Afriansyah Peni Patriani Periansya Periansya Pratiwi, Arby.in Pratiwi, Arby’in Putu Nara Kusuma Prasanjaya R Priyanto R. Oktovian Rachmita Dewi S Toba Rachmita Dewi S. Toba Rachmita Dewi Sibaidi Toba Rachmita Dewi ST Rasdianah, Rasdianah Rasman Rasman Rasman Rasman Resa Pahlevi Resky Jayanti Restu Libriani Rika Anggraini Rikes Taruk Allo Rina Astarika, Rina Riska Kartika Rosanti Rosanti Rosyidah, Aulia Rudy Priyanto Rully Alamsyah, Rully Rusli Badaruddin S Syafrullah S. Suparman S. Toba, Rachmita Dewi Sandi Ariswara Putra Sandia, Natsir Sari Sari Sari, Renny Nirwana Sembiring, Iskandar Sherina Sherina, Sherina Siti Hadrayanti Ananda Siti Hadrayanti Ananda Siti Hadrayanti Ananda Sitti Rahma Ratu Pujian SM Sarifu Sri Bintang St Nur Anggraeni S Suhilmiati, Endhang Suparman Suparman Surahmanto Syafrullah Syafrullah Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin Syuhada, Wahyuni TAKDIR SAILI Toba, R D S Toba, Rachmita Dewi Subaedi Tri Hesti Wahyuni Tuwo, Muhammad Akib Umasugi, Mohbir Variani Variani W. Kurniawan Wa Ode Fatmawati Wa Ode Harmini Wati, Alvirna Yaddi, Yafsin Yana Wati Yulianti Yulianti Yuyun Saputra