Claim Missing Document
Check
Articles

Health Worker's Understanding of Haze Disaster Risk Management Collaboration in West Sumatra Province Riviwanto, Muchsin; Muslim, Burhan; Sugriarta, Evino; Sasmita, Heppi; Defriani Dwiyanti; Febriani, Wiwi
proceedinginternational Vol. 3 (2023): Proceeding International Health Conference, 1th July 2023
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jd.v3i.33

Abstract

Forest fires cause a decline in the level of public health, either directly or indirectly. One of the public health services that requires good collaboration is health services at the Puskesmas. health workers on duty at the Puskesmas in dealing with disasters in their respective work areas. The collaboration target is integrated patient care for disaster victims. This study aims to determine the understanding of health workers in collaborative risk management for haze disaster in West Sumatra.The design at this stage is cross sectional to identify the characteristics of the respondents (age, gender, type of profession, education), knowledge, attitudes, and collaborative actions to reduce haze disaster risk at the same time. The target population of this research is all health workers in several districts in West Sumatra Province. The affordable population of the study is health workers in areas categorized as vulnerable to haze in the province of West Sumatra. The sample determined in the survey phase of the research using the Lamesshow formula (Lemeshow et al., 1990). Based on the above formula, the total sample size is 50 samples, with an anticipated sample drop out of 10%, so the total number of samples is 55 samples. Collecting data using primary data by means of interviews with a questionnaire instrument. The statistical test used in this study is the chi square test, which is a statistical test used to test the relationship between the independent variable (independent) and the dependent variable (dependent) on a categorical scale.The results of the quantitative research show that more than half of the knowledge level (60%) and positive attitude (51%) about collaboration in disaster risk management of haze haze are seen. And the actions or practices of more than half of the respondents or health workers have less action (64%) regarding collaboration for disaster risk management of haze. There is a relationship between the knowledge and attitudes of health workers with collaborative actions to mitigate the risk of haze disaster. Government involvement is needed to issue a collaborative policy for managing the risk of haze disaster to change the centralistic/spatial paradigm in disaster management. Health workers can improve their understanding of communication and motivation in collaborative disaster risk management for haze.
UJI PROTEIN PADA PRODUK TEMPE DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis Fertiasari, Rini; Jailani, Jailani; Sindi, Sindi; Valoma, Valoma; Nandasari, Nandasari; Rani, Rani; Febriani, Wiwi
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 2 No. 1 (2024): FEBRUARY
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v2i1.286

Abstract

Tempe secara tradisional dibuat dari kedelai yang difermentasi, disajikan dalam bentuk kue dan dikonsumsi sebagai makanan pokok di Indonesia. Salah satu makanan yang mengandung sumber protein adalah tempe. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji protein pada suatu produk, yaitu tempe dengan melakukan perbandingan. Metode pengujian menggunakan reagent biuret secara spektrofotometri pada tempe dengan 4 perlakuan. Perlakuan dalam pengujian adalah tempe dalam kemasan plastik dan daun. Hasil dari pengujian dengan 4 perlakuan pada tempe dalam kemasan plastik dan daun, didapatkan hasil tempe yang dibungkus dengan plastik pada sampel 1 menunjukkan rata-rata 0,125 dengan standar deviasi sebesar 0,053, sedangkan tempe yang dibungkus dengan daun pada sampel 1 memiliki rata-rata 0,139 dengan standar deviasi 0,084. Tempe dibungkus dengan plastik pada sampel 2 menunjukkan rata-rata sebesar 1,117 dengan standar deviasi 0,047, sedangkan tempe dibungkus daun pada sampel 2 menunjukkan rata-rata sebesar 0,133 dengan standar deviasi 0,121. Kesimpulan dari hasil pengujian ini adalah perhitungan dari kadar protein pada tempe hasil signifikan berupa kadar protein dari tempe kemasan plastik sebesar 0,776 dan tempe kemasan daun simpur sebesar 0,906.
TEPUNG BUAH NAGA MERAH DAN OLAHRAGA MEMPERBAIKI GLUKOSA DARAH DAN PROFIL LIPID DARAH PADA TIKUS OBES Febriani, Wiwi; Sulaeman, Ahmad; Setiawan, Budi
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 11 No. 3 (2016)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.242 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2016.11.3.%p

Abstract

The objective of this study was to analyze the effects of feeding flour-based red dragon fruit and exercise to blood glucose and lipid profile in obese rats. Total of 20 males Sprague-Dawley were divided into five groups: standard diet (SD), high fat diet (HFD), high fat diet + exercise (HFD+E), high fat diet + red dragon fruit flour (HFDRD), and high fat diet + red dragon fruit flour + exercise (HFDRD+E). The intervention was carried out for four weeks after 18 weeks fattening periode. The results showed that red dragon fruit and exercise significantly decreased blood glucose, total cholesterol (TC), trygliseride (TGA), and LDL-chlesterol (LDL-C) (p<0.05), but not for HDL-cholesterol. The HFDRD+E group significantly (p<0.05) had highest decreased of blood glucose, TC. In conclusion, red dragon fruit and exercise have a potential effect to improve hyperglicemic condition and dyslipidemic condition.Keywords: blood glucose, lipid profile, obese rats, red dragon fruit 
Peningkatan Pengetahuan Gizi Ibu tentang Konsumsi Protein Hewani untuk Cegah Stunting melalui Penyuluhan dan Permainan Puzzle Isi Piringku Komala, Ramadhana; Febriani, Wiwi; Nurrahmawati, Ertha; Ariska, Karin
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3167

Abstract

Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis. Hasil data Survei Status Gizi Nasional tahun 2022 menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Pringsewu sebesar 16,2%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu melalui penyuluhan gizi mengenai cegah stunting dengan konsumsi protein hewani dan permainan puzzle isi piringku (Perizaiku). Kegiatan ini dilakukan di TK Raudlatul Ulum Kresnomulyo dengan responden sebanyak 31 orang. Bentuk kegiatan yang dilakukan padaresponden berupa penyampaian materi melalui media power point presentation (PPT) dan booklet, serta Perizaiku. Evaluasi kegiatan diberikan melalui pre-test dan post-test. Metode analisis yang digunakan dalam adalah analisis  deskriptif dan analisis bivariat berupa paired sample t-test. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sebanyak 87% ibumeningkat pengetahuannya. Rata-rata skor pengetahuan gizi ibu sebelum dilakukan penyuluhan masih rendah, yaitu 54,3 ± 11.6  poin dan meningkat setelah penyuluhan sebesar 70,5 ± 14,0  poin. Rata-rata peningkatan skor ibu dalam kegiatan penyuluhan cukup baik, yaitu  16,2 ± 1,35  poin. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaanskor pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penyuluhan (p<0,05). Kegiatan penyuluhan gizi kepada ibu perlu dilakukan secara rutin dan berkelanjutan untuk penyegaran ilmu gizi dan perbaharuan informasi. Dengan demikian, diharapkan ibu dapat menjadi garda terdepan untuk pencegahan stunting di dalam keluarga.  Kata kunci: penyuluhan gizi, cegah stunting, protein hewani, puzzle isi piringku
Edukasi Bahaya Meal Skipping pada Remaja Putri di Desa Karang Anyar, Lampung Selatan Wijaya, Sofyan Musyabiq; Komala, Ramadhana; Febriani, Wiwi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3225

Abstract

Meal skipping merupakan sebuah tindakan untuk melewatkan waktu makan, baik sarapan, makan siang, ataupun makan malam. Jika kegiatan ini dilakukan dalam jangka waktu yang lama akan berakibat pada status gizi seperti permasalahan Kurang Energi Kronis (KEK). Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai bahaya meal skipping pada remaja putri di Desa Karang Anyar, Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan Remaja Putri di Karang Anyar Lampung Selatan. Kegiatan dilakukan di Balai Desa KarangAnyar, Lampung Selatan dengan sasaran adalah remaja putri. Evaluasi mnggunakan metode pre dan posttest selama kegiatan untuk melihat peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan mengenai meal skipping pada remaja putri (n = 25 orang, nilai p = 0,000) setelah dilakukan penyuluhan. Oleh karena itu, penting untuk memberikaninformasi dan penyuluhan mengenai hal-hal terkait meal skipping pada remaja putri untuk menghindarkan diri dari berbagai resiko dan bahaya yang mungkin timbul akibat kebiasaan makan tersebut khususnya untuk remaja putri.Kata Kunci: Edukasi, Meal Skipping, Remaja Putri
Pelatihan Kader Malaria Pada Populasi Khusus Sebagai Langkah Nyata Menuju Eliminasi Malaria Di Kawasan Wisata Pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Suharmanto, Suharmanto; Hadibrata, Exsa; Larasati, Ratri M.; Yuningrum, Hesti; Lusina, Septia Eva; Yunianto, Andi Eka; Daulay, Suryani A.; Happy, Terza A; Ulandari, Atri Sri; Febriani, Wiwi; Firdaus, Purna; Ulya, M. Ridho
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3237

Abstract

Prevalensi penyakit malaria masih tinggi di dunia. Penyakit ini merupakan golongan penyakit menular. Penyakit ini memerlukan biaya yang tinggi dalam perawatan dan pengobatannya karena malaria dapat komorbiditas danmortalitas, atau bisa kronik, yang menunjukkan kalau malaria sangat berpengaruh terhadap kesehatan penderita. Pengabdian kepada masyarakat desa binaan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melaluipelatihan kader malaria pada populasi khusus sebagai langkah nyata menuju eliminasi malaria di Kawasan Wisata Pesisir  Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan pengabdian iniadalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman, sikap, praktik, meningkatkan literasi tentang pengobatan dan pencegahan malaria, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat malaria, mencegah adanya kejadian luarbiasa (KLB) malaria serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pesisir. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi dan diskusi. Khalayak sasaran yang cukup strategis dalam kegiatan ini adalah 20 kader kesehatan. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang upaya skrining dan pencegahan malaria. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Peserta bertanya tentang materi yang belum dipahami tentang upaya skrining dan pencegahan malaria. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang upaya skrining dan pencegahan malaria pada kader kesehatan di Desa Kunjir.Kata kunci:  eliminasi malaria, kader, pelatihan  
PENGUATAN KADER JUMANTIK DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DESA KARANG ANYAR KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN: PENGUATAN KADER JUMANTIK DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Kurniawaty, Evi; Oktarlina, Rasmi Zakiah; Daulay, Suryani Agustina; Febriani, Wiwi; Sutarto, Sutarto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3422

Abstract

Kegiatan penyuluhan kesehatan tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, pada Juli 2024 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan keterampilan kader jumantik dalam pencegahan dan penanganan dini penyakit DBD. Kegiatan ini mencakup sosialisasi terkait penyebaran, gejala, dan langkah pencegahan DBD, serta pelatihan kader jumantik dengan teknik surveilans dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui program 3M Plus. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas penyuluhan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, yang tercermin dalam kenaikan rata-rata nilai post-test dibandingkan pre-test. Distribusi peserta berdasarkan usia menunjukkan bahwa kegiatan ini menarik perhatian berbagai kelompok usia, dengan partisipasi tertinggi pada kelompok usia muda, yang menunjukkan minat mereka terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan. Efektivitas kegiatan ini didukung oleh analisis statistik paired t-test dan ukuran efek Cohen's d, yang menunjukkan bahwa intervensi penyuluhan memiliki dampak signifikan dan besar terhadap peningkatan pemahaman peserta. Partisipasi aktif masyarakat menunjukkan kesadaran yang tinggi akan pentingnya pencegahan DBD. Disarankan agar penyuluhan dilakukan secara berkala, terutama pada musim hujan saat risiko DBD meningkat. Selain itu, pemerintah daerah dan puskesmas setempat diharapkan mendukung program dengan menyediakan materi edukasi tambahan dan memfasilitasi pemantauan jentik berkala serta pemberdayaan kader jumantik untuk keberlanjutan pencegahan DBD yang efektif di tingkat komunitas.
Deteksi dini status gizi melalui pemeriksaan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) dan skrining penyakit tidak menular pada lansia Yuningrum, Hesti; Daulay, Suryani Agustina; Febriani, Wiwi; Ulandari, Atri Sri; Nabilla, Nabilla
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.36063

Abstract

Abstrak Kelompok lansia merupakan populasi yang sangat rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, termasuk malnutrisi dan penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, dan dislipidemia. Deteksi dini terhadap perubahan komposisi tubuh dan faktor risiko PTM penting dilakukan guna mencegah komplikasi dan menurunkan beban penyakit pada kelompok usia ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini status gizi menggunakan alat Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) serta melakukan skrining PTM (tekanan darah, gula darah, dan asam urat) pada lansia di posyandu lansia kebon bibit diwilayah kerja Puskesmas Hajimena, Lampung. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan langsung dan edukasi hasil skrining. Sasaran kegiatan adalah 40 orang lansia yang aktif mengikuti posyandu lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan kesadaran lansia akan pentingnya pemantauan status gizi dan kesehatan secara berkala. Hasil skrining PTM berdasarkan tekanan darah menunjukkan sebagian besar lansia dengan kategori pre hipertensi sebanyak 14 orang (35%), kadar gula darah sewaktu (GDS) dalam kategori normal sebanyak 32 orang (80%) dan pemeriksaan asam urat kategori tinggi sebanyak 24 orang (60%). Pemeriksaan menggunakan BIA didapatkan nilai IMT sebagian besar responden kategori obesitas sebanyak 18 orang (45%), lemak tubuh kategori sangat tinggi sebanyak 29 orang (72.5%), lemak visceral kategori normal sebanyak 27 orang (67.5%) dan massa otot kategori rendah sebanyak 28 orang (70%).  Penggunaan metode BIA dan skrining penyakit tidak menular dapat mendeteksi permasalahan gizi serta faktor risiko PTM. Program ini memperkuat tindakan promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan yang dapat dilakukan oleh petugas kesehatan seperti bidan desa. Kata kunci: deteksi dini; status gizi; BIA; Penyakit tidak menular; lansia. Abstract The elderly are a population that is highly vulnerable to various health problems, including malnutrition and non-communicable diseases (NCDs) such as hypertension, diabetes mellitus, and dyslipidemia. Early detection of changes in body composition and NCD risk factors is important in order to prevent complications and reduce the burden of disease in this age group. This community service activity aims to conduct early detection of nutritional status using Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) and screening for NCDs (blood pressure, blood sugar, and uric acid) in the elderly at the Kebon Bibit elderly health center in the Hajimena Community Health Center working area. The methods used included direct examination and screening result education. The target of the activity was 40 elderly people who actively participated in the elderly health center. This community service activity can increase the awareness of the elderly about the importance of regular monitoring of nutritional status and health. The results of the PTM screening based on blood pressure showed that most elderly people were in the pre-hypertension category, with 14 people (35%), while 32 people (80%) had normal blood sugar levels (GDS) and 24 people (60%) had high uric acid levels. The BIA examination found that most respondents were obese, with 18 people (45%) in the obese category, 29 people (72.5%) in the very high body fat category, 27 people (67.5%) in the normal visceral fat category, and 28 people (70%) in the low muscle mass category.  The use of the BIA method and non-communicable disease screening can detect nutritional problems and NCD risk factors. This program strengthens promotive and preventive actions in health services that can be carried out by health workers such as village midwives. Keywords: early detection; nutritional status; BIA; non-communicable diseases; elderly.
Pelatihan Deteksi Dini Stunting pada Balita Menggunakan Web-Based Screening Tools Bagi Kader dan Tenaga Kesehatan Angraini, Dian Isti; Jausal, Anisa Nuraisa; Febriani, Wiwi; Firdaus, Rangga; Carolia, Novita
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v6i2.3831

Abstract

Stunting is a condition of chronic malnutrition. Efforts to prevent stunting involve many parties, besides government, community participation is also needed, including health workers and health cadres in assessing child growth, development and preventing stunting. The purpose is to train health workers and health cadres to conduct growth, development assessments, early detection of toddlers stunting using web-based screening tools, and to improve nutritional knowledge of toddler mothers. The method used is training in early detection of stunting in using web-based screening tools with the address "modelprestasi.com" through interactive lectures, discussions and practices. This activity was carried out for 1 day at the Sungai Langka Village Hall, Pesawaran Regency, Lampung on Thursday, March 7, 2024 with 50 midwives and cadres as participants. The evaluation results showed that there was an increase in participant understanding of 92% to good, 8% of sufficient, and no participants had a poor understanding of the causes, risk factors, impacts, prevention methods, early detection of toddlers stunting so that they were able to educate and intervene in toddler eating behavior. This activity can improve participants' skills in an effort to improve nutritional knowledge of toddler mothers to monitor toddler growth and development, prevent and overcome stunting
PERBANDINGAN EFIKASI, KEAMANAN, DAN EFISIENSI PULSED FIELD ABLATION (PFA) DAN THERMAL ABLATION PADA PASIEN FIBRILASI ATRIUM : TINJAUAN LITERATUR Hafizh, Ahmad Fauzan; Darwis, Iswandi; Febriani, Wiwi; Saragih, Pieter
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51876

Abstract

Fibrilasi atrium (Atrial Fibrillation, AF) merupakan aritmia supraventrikular yang paling umum ditemui dalam praktik klinis dan memiliki risiko komplikasi serius seperti stroke dan gagal jantung. Terapi ablasi kateter telah menjadi pendekatan utama untuk kontrol irama pada pasien dengan AF yang tidak respons terhadap terapi farmakologis. Ablasi termal konvensional, seperti radiofrequency ablation (RFA) dan cryoballoon ablation (CBA), telah digunakan secara luas namun memiliki keterbatasan terkait risiko cedera pada struktur nontarget. Pulsed field ablation (PFA) hadir sebagai teknologi baru dengan profil keamanan yang lebih baik berkat mekanisme nontermal nya. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk membandingkan efikasi, keamanan, dan efisiensi PFA dengan ablasi termal berdasarkan data dari studi klinis yang relevan. Tinjauan literatur ini menggunakan metode narrative review dengan meninjau studi dari hasil penelusuran pada 3 database utama yaitu PubMed, ScienceDirect, dan MDPI dengan rentang studi 5 tahun terakhir. Berdasarkan hasil penelusuran, didapatkan 5 artikel yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa PFA noninferior dibandingkan ablasi termal dalam hal keberhasilan mempertahankan irama sinus jangka panjang, dan dalam beberapa studi menunjukkan hasil yang superior. PFA juga menunjukkan keunggulan dalam efisiensi prosedur dan profil keamanan, khususnya dalam menurunkan komplikasi neurologis dan kerusakan struktur sekitar atrium. Meskipun demikian, data jangka panjang dan studi dari populasi negara berkembang masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi manfaat jangka panjang dan implementasi PFA secara lebih luas di berbagai sistem layanan kesehatan.
Co-Authors Afiska Prima Dewi Afiska Prima Dewi Agustina, Safitri Agustina, Safitri Ahmad Fauzi Ahmad Sulaeman Alam, Rafi Gustra Alifiyanti Muharramah Alifiyanti Muharramah Ambar Wati, Desti Anggraeni, Liza Atri Sri Ulandari Awwalia, Rohma Dina Ayu Tiara Fitri Bambang Sri Anggoro Bayu Anggileo Pramesona Budi Setiawan Camilia, Anita Daulay, Suryani A. Daulay, Suryani Agustina Defriani Dwiyanti, Defriani Desi Kumalasari Desi Kumalasari Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Dian Isti Angraini Eka Putri Rahmadhani Eka Putri Rahmadhani Elvara Fatimah Muzaki Endah Setyaningrum, Endah Erfha Nurrahmawati Fathaniah, Widya Febrianti Feri Kameliawati Fertiasari, Rini Firdaus, Purna Fitri, Dilla Syahra Noor Fitria Saftarina Gustianing, Defy Hadibrata, Exsa Hafizh, Ahmad Fauzan Handayanti, Rika Happy, Terza A Happy, Terza Aflika Helmi Ismunandar Heppi Sasmita Hery Widijanto Huwaidy, Alwan Hibban Al Iis Tri Utami Intan Kusumaningtyas Iswandi Darwis Jailani Jailani Jausal, Anisa Nuraisa Juspeni Kartika Karin Ariska Khairun Nisa Kurniawaty, Evi Laisa Azka Larasati, Ratri M. Leni Ervina, Leni Lusina, Septia Eva M. Ridho Ulya Magistra, Muhammad Akbar Maya Ganda Ratna Mayasari, Diana Melya Riniarti Mida Pratiwi Mida Pratiwi Mukhlis Imanto, Mukhlis Muslim, Burhan Nabilla Nabilla Nandasari, Nandasari Nisa, Lutfi Khoirun Novita Carolia Novita Carolia Nurhaliza, Rahma Nurrahmawati, Ertha Primasari Pertiwi Puspitasari, Ratna Dewi Putri Damayanti Rahmi Khalida Ramadhan, Rifqi Ihza Ramadhana Komala Rangga Firdaus Rani Himayani RANI RANI, RANI Rasmi Zakiah Oktarlina Ratu Bertha Sofiani Reni Zuraida Rica Pratiwi, Amali Rini Wahyuni Riska Hediya Putri Riviwanto, Muchsin Rudiyanto, Waluyo Safitri Agustina Saragih, Pieter Septiani, Linda Sindi, Sindi Sofyan Musyabiq Wijaya Soraya Rahmanisa Sugirah Nour Rahman Sugriarta, Evino Suharmanto Surmiasih Surmiasih Surnayanti Surnayanti Sutarto Sutarto Syarel, Radin Ghefira Naura TA Larasati Valoma, Valoma Wati, Desti Ambar Wike Sri Yohanna Yunianto, Andi Eka Yuningrum, Hesti