Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Deteksi Dini Stunting pada Balita Menggunakan Web-Based Screening Tools Bagi Kader dan Tenaga Kesehatan Angraini, Dian Isti; Jausal, Anisa Nuraisa; Febriani, Wiwi; Firdaus, Rangga; Carolia, Novita
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v6i2.3831

Abstract

Stunting is a condition of chronic malnutrition. Efforts to prevent stunting involve many parties, besides government, community participation is also needed, including health workers and health cadres in assessing child growth, development and preventing stunting. The purpose is to train health workers and health cadres to conduct growth, development assessments, early detection of toddlers stunting using web-based screening tools, and to improve nutritional knowledge of toddler mothers. The method used is training in early detection of stunting in using web-based screening tools with the address "modelprestasi.com" through interactive lectures, discussions and practices. This activity was carried out for 1 day at the Sungai Langka Village Hall, Pesawaran Regency, Lampung on Thursday, March 7, 2024 with 50 midwives and cadres as participants. The evaluation results showed that there was an increase in participant understanding of 92% to good, 8% of sufficient, and no participants had a poor understanding of the causes, risk factors, impacts, prevention methods, early detection of toddlers stunting so that they were able to educate and intervene in toddler eating behavior. This activity can improve participants' skills in an effort to improve nutritional knowledge of toddler mothers to monitor toddler growth and development, prevent and overcome stunting
Edukasi gizi seimbang dan inovasi menu sehat kepada orang tua siswa di Desa Cipadang, Pesawaran Komala, Ramadhana; Febriani, Wiwi; Rahmadhani, Eka Putri; Angraini, Dian Isti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35633

Abstract

AbstrakMasalah gizi di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Cipadang, Kabupaten Pesawaran, masih menjadi tantangan serius. Rendahnya pengetahuan orangtua tentang pentingnya gizi seimbang dan pola makan sehat berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Program Makan Bergizi Gratis yang diterapkan pemerintah merupakan langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia yang sehat, aktif, dan produktif menuju Generasi Emas 2045. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus 2025 di Balai Desa Cipadang, Kabupaten Pesawaran dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang tua. Kegiatan pengabdian berupa kegiatan edukasi mengenai gizi seimbang dan inovasi menu sehat. Evaluasi kegiatan diberikan melalui pre-test dan post-test. Metode analisis yang digunakan dalam adalah analisis deskriptif. Hasil pengabdian menunjukkan sebanyak 86,67% peserta mengalami peningkatan pengetahuan terkait gizi seimbang dan inovasi menu sehat. Nilai rata-rata dan standar deviasi skor pengetahuan orang tua sebelum edukasi yaitu 71,67 ± 13,91 poin dan sesudah edukasi sebesar 86,63 ± 11,59 poin. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya penerapan pola makan bergizi seimbang dan beragam. Pengetahuan yang meningkat ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan makan sehat di lingkungan keluarga. Kata kunci: edukasi; gizi seimbang; menu sehat; pengetahuan orang tua. AbstractNutritional problems in Indonesia, especially in rural areas such as Cipadang Village, Pesawaran Regency, remain a serious challenge. Low parental knowledge about the importance of balanced nutrition and healthy eating patterns contributes to high rates of stunting. The Free Nutritious Meal Program launched by the government is a strategic step to build healthy, active, and productive human resources towards the Golden Generation of 2045. This community service activity was carried out on August 30, 2025, at the Cipadang Village Hall, Pesawaran Regency, with 30 parents participating. The community service activity consisted of educational activities regarding balanced nutrition and healthy menu innovations. Evaluation of the activity was given through pre-tests and post-tests. The analytical method used in this activity was descriptive analysis. The results of the community service showed that 86.67% of participants experienced an increase in knowledge regarding balanced nutrition and healthy menu innovations. The average value and standard deviation of parental knowledge scores before education were 71.67 ± 13.91 points and after education were 86.63 ± 11.59 points. This demonstrates that the educational activity successfully increased participants understanding of the importance of adopting a balanced and varied diet. This increased knowledge is expected to be the first step in establishing healthy eating habits within the family. Keywords: education; balanced nutrition; healthy menu; parental knowledge.
PERBANDINGAN EFIKASI, KEAMANAN, DAN EFISIENSI PULSED FIELD ABLATION (PFA) DAN THERMAL ABLATION PADA PASIEN FIBRILASI ATRIUM : TINJAUAN LITERATUR Hafizh, Ahmad Fauzan; Darwis, Iswandi; Febriani, Wiwi; Saragih, Pieter
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51876

Abstract

Fibrilasi atrium (Atrial Fibrillation, AF) merupakan aritmia supraventrikular yang paling umum ditemui dalam praktik klinis dan memiliki risiko komplikasi serius seperti stroke dan gagal jantung. Terapi ablasi kateter telah menjadi pendekatan utama untuk kontrol irama pada pasien dengan AF yang tidak respons terhadap terapi farmakologis. Ablasi termal konvensional, seperti radiofrequency ablation (RFA) dan cryoballoon ablation (CBA), telah digunakan secara luas namun memiliki keterbatasan terkait risiko cedera pada struktur nontarget. Pulsed field ablation (PFA) hadir sebagai teknologi baru dengan profil keamanan yang lebih baik berkat mekanisme nontermal nya. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk membandingkan efikasi, keamanan, dan efisiensi PFA dengan ablasi termal berdasarkan data dari studi klinis yang relevan. Tinjauan literatur ini menggunakan metode narrative review dengan meninjau studi dari hasil penelusuran pada 3 database utama yaitu PubMed, ScienceDirect, dan MDPI dengan rentang studi 5 tahun terakhir. Berdasarkan hasil penelusuran, didapatkan 5 artikel yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa PFA noninferior dibandingkan ablasi termal dalam hal keberhasilan mempertahankan irama sinus jangka panjang, dan dalam beberapa studi menunjukkan hasil yang superior. PFA juga menunjukkan keunggulan dalam efisiensi prosedur dan profil keamanan, khususnya dalam menurunkan komplikasi neurologis dan kerusakan struktur sekitar atrium. Meskipun demikian, data jangka panjang dan studi dari populasi negara berkembang masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi manfaat jangka panjang dan implementasi PFA secara lebih luas di berbagai sistem layanan kesehatan.
Co-Authors Afiska Prima Dewi Afiska Prima Dewi Agustina, Safitri Agustina, Safitri Ahmad Fauzi Ahmad Sulaeman Alifiyanti Muharramah Alifiyanti Muharramah Ambar Wati, Desti Anggraeni, Liza Atri Sri Ulandari Awwalia, Rohma Dina Azka, Laisa Bambang Sri Anggoro Bayu Anggileo Pramesona Budi Setiawan Camilia, Anita Damayanti, Putri Daulay, Suryani A. Daulay, Suryani Agustina Defriani Dwiyanti, Defriani Desi Kumalasari Desi Kumalasari Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Dian Isti Angraini Eka Putri Rahmadhani Elvara Fatimah Muzaki Endah Setyaningrum, Endah Erfha Nurrahmawati Fathaniah, Widya Febrianti Feri Kameliawati Fertiasari, Rini Firdaus, Purna Fitri, Ayu Tiara Fitri, Dilla Syahra Noor Fitria Saftarina Gustianing, Defy Hadibrata, Exsa Hafizh, Ahmad Fauzan Handayanti, Rika Happy, Terza A Happy, Terza Aflika Helmi Ismunandar Heppi Sasmita Hery Widijanto Huwaidy, Alwan Hibban Al Iis Tri Utami Intan Kusumaningtyas Iswandi Darwis Jailani Jailani Jausal, Anisa Nuraisa Karin Ariska Khairun Nisa Kurniawaty, Evi Larasati, Ratri M. Leni Ervina, Leni Lusina, Septia Eva M. Ridho Ulya Magistra, Muhammad Akbar Mayasari, Diana Melya Riniarti Mida Pratiwi Mida Pratiwi Mukhlis Imanto, Mukhlis Muslim, Burhan Nabilla Nabilla Nandasari, Nandasari Nisa, Lutfi Khoirun Novita Carolia Nurhaliza, Rahma Nurrahmawati, Ertha Primasari Pertiwi Puspitasari, Ratna Dewi Rafi Gustra Alam Rahman, Sugirah Nour Rahmi Khalida Ramadhan, Rifqi Ihza Ramadhana Komala Rangga Firdaus Rani Himayani RANI RANI, RANI Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna, Maya Ganda Reni Zuraida Rica Pratiwi, Amali Rini Wahyuni Riska Hediya Putri Riviwanto, Muchsin Rudiyanto, Waluyo Safitri Agustina Saragih, Pieter Septiani, Linda Sindi, Sindi Sofyan Musyabiq Wijaya Soraya Rahmanisa Sugriarta, Evino Suharmanto Surmiasih Surmiasih Surnayanti Surnayanti Sutarto Sutarto Syarel, Radin Ghefira Naura TA Larasati Valoma, Valoma Wati, Desti Ambar Wike Sri Yohanna Yunianto, Andi Eka Yuningrum, Hesti