p-Index From 2021 - 2026
8.863
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Indonesian Journal of Educational Studies International Journal of Education Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA JURNAL PENDIDIKAN MIPA Mandalika Mathematics and Educations Journal Southeast Asian Mathematics Education Journal Jurnal Ilmiah Akuntansi Peradaban Jurnal Dedikasi Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Issues in Mathematics Education (IMED) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Terapan Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Information Technology Education Journal Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Indonesian Technology and Education Journal Journal of Contemporary Issues in Elementary Education Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JHP2M) Jurnal MediaTIK Jurnal MEKOM: Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Issues in Mathematics Educations (IMED) Artificial Intelligence in Lifelong and Life-Course Education Jurnal Sipakatau Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Journal of Applied Artificial Intelligence in Education Journal of Educational Studies in Science, Technology, Engineering, Arts and Humanities Journal of Community Services and Development JESI : Journal of Engineering Service and Innovation
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan SmartPLS Berbasis Online sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Analisis Data Mahasiswa Annajmi Rauf; Andi Dio Nurul Awalia; Rosidah; Irwansyah Suwahyu; Asham Bin Jamaluddin; M. Miftach Fakhri
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percepatan transformasi digital di perguruan tinggi menuntut kesiapan infrastruktur dan ketersediaan materi pembelajaran yang relevan untuk mendukung proses belajar berbasis teknologi. Namun, berbagai laporan menunjukkan masih adanya kesenjangan akses teknologi dan materi digital yang memadai, sehingga berdampak pada rendahnya keterlibatan dan kepercayaan diri mahasiswa dalam mengikuti pelatihan online, termasuk pelatihan analisis data menggunakan software SmartPLS. Kondisi ini menegaskan perlunya kajian empiris mengenai peran Availability of Learning Materials (ALM) dan Accessibility and Connectivity (AC) terhadap tingkat Participant Engagement (PE) dengan Confidence (C) sebagai variabel psikologis yang berpengaruh. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental dengan desain One-Shot Case Study (X → O), di mana 62 mahasiswa menerima perlakuan berupa pelatihan SmartPLS dan kemudian mengisi kuesioner posttest. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa ALM berada pada kategori sangat baik, AC berada pada kategori baik, C meningkat meskipun belum optimal, dan PE berada pada kategori baik. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas materi serta akses teknologi yang memadai berperan penting dalam membangun self-efficacy mahasiswa dan meningkatkan keterlibatan peserta pada pelatihan daring. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan pelatihan teknis berbasis teknologi, terutama pentingnya menyediakan materi komprehensif, memastikan dukungan konektivitas, serta menambah sesi praktik mandiri guna meningkatkan efektivitas pelatihan di masa mendatang.
Utilization of Artificial Intelligence in Mathematics Education: Perspectives from Professors and Doctoral Students in Indonesia Fadhil Zil Ikram; R. H. Yanti Silitonga; Rosidah; Mei Radia Putri
Indonesian Technology and Education Journal Vol 4 No 1 (2026): April
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/itej.v4i1.1162

Abstract

Artificial intelligence (AI) is increasingly integrated into higher education, yet comparative studies of how doctoral students and professors view AI in mathematics education remain scarce, particularly in Indonesia. This study explores the perspectives of both groups through a qualitative design involving focus group discussions and semi-structured interviews with eight doctoral students and two mathematics education professors at several public universities. Data were analysed through condensation, presentation, and verification, with triangulation and member-checking ensuring credibility. Five interpretative patterns emerged: (1) heterogeneous AI adoption among doctoral students, ranging from extensive to restrictive-reflective; (2) shared epistemological grounding that AI functions as a tool rather than a substitute for conceptual mastery; (3) a proposal for differential course regulation, distinguishing a 'no AI' category for conceptual courses from a 'maximum AI' category for technology-based courses; (4) asymmetric control strategies that can be bridged through a disclosure-and-verification paradigm; and (5) complementary ethical concerns across roles. Participants also showed limited awareness of AI's potential as conversational, pedagogical, and teachable agents. While the small sample limits generalisability, these findings offer preliminary insights into how AI use is negotiated within supervisor–student relationships and suggest directions for further inquiry into AI adoption in Indonesian doctoral programmes in mathematics education.
Literatur Sistematik : Pengintegrasian Etnomatematika Berbasis Augmented Reality pada Pemahaman Konsep Bangun Ruang Andi Trisno Trisno; Suradi; Rosidah
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 7 No 4 (2025): Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v7i4.10497

Abstract

This study aims to analyze the results of a systematic literature review (SLR) concerning the integration of ethnomathematics-based Augmented Reality (AR) in geometry learning, particularly focusing on cube and cuboid concepts. This approach reviews the effectiveness of combining local cultural contexts with digital technology to enhance students’ conceptual understanding of mathematics. Literature was collected using the Publish or Perish tool from Scopus and Sinta databases and evaluated following the PRISMA guidelines to ensure relevance and eligibility. From 200 identified articles, 20 studies met the inclusion criteria and were further analyzed. The findings reveal that AR significantly improves students’ spatial visualization, understanding of volume and surface area, and learning motivation. Meanwhile, ethnomathematics serves as a contextual medium linking mathematical concepts to local culture, making learning more meaningful and character-building. The integration of both approaches fosters interactive, contextual, and culturally relevant learning while introducing the concept of symmetry groups through cultural exploration and digital visualization. The study recommends the development of an AR-ethnomathematics-based learning model that explicitly integrates symmetry group concepts to deepen students’ geometric understanding and strengthen cultural values in mathematics education
Deskripsi Motivasi dan Minat Keikutsertaan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA UNM Terhadap Keikutsertaan dalam Program Kampus Mengajar Rosidah Rosidah; Nurwati Djam’an; Hasniati Hasan
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Program of Mathematics Education Department of Mathematics Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/imed.v9i2.7352

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi dan minat mahasiswa program studi pendidikan Matematika Universitas Negeri Makassar terhadap keikutsertaannya dalam program Kampus Mengajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap 69 subjek penelitian, terdiri mahasiswa angkatan 5, 6, dan 7 program Kampus Mengajar. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan angket terhadap seluruh subjek dan 6 informan melalui wawancara mendalam yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Selanjutnya pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Seluruh hasil angket dan wawancara kemudian dianalisis dengan melalui 4 tahapan yaitu mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil analisis yang pertama adalah terdapat 6 motivasi mahasiswa mengikuti program Kampus Mengajar. i) adanya konversi maksimal 20 SKS, ii) pengembangan diri, iii) adanya Bantuan Biaya Hidup (BBH) dan pengurangan Uang Kuliah Tunggal (UKT), iv) kontribusi sosial, v) persiapan masa depan, vi) memperoleh penghargaan berupa sertifikat dari Kemendikbudristek. Selanjutnya yang kedua minat mahasiswa dalam mengikuti program Kampus Mengajar terbagi menjadi 3 dimensi, i) dimensi kognitif, mahasiswa memiliki pemahaman yang cukup tentang program. ii) dimensi emosional, mahasiswa menunjukkan respon positif dan antusias terhadap program, dengan ketertarikan pada manfaat pengalaman baru dan kontribusi sosial. iii) dimensi konatif, mahasiswa menunjukkan komitmen yang tinggi untuk berpartisipasi aktif dan merekomendasikan program. Secara keseluruhan, minat mahasiswa didorong oleh pemahaman tentang manfaat praktis, antusiasme emosional, dan komitmen untuk terlibat aktif dalam program. Kata Kunci: Motivasi, Minat, Program Kampus Mengajar.
Integrasi Konteks Budaya Nusantara dalam Pembelajaran Matematika: Suatu Kajian Literatur tentang Pendekatan Etnopedagogi dan Etnomatematika Rusdyi Habsyi; Suradi Suradi; Rosidah Rosidah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3657

Abstract

Masalah utama dalam penelitian dari pandangan bajwa sekolah tidak lagi menjadi ruang reproduksi nilai-nilai lokal dan identitas kebangsaan. Akibatnya, muncul kecenderungan alienasi budaya dalam pembelajaran, di mana siswa belajar pengetahuan universal tanpa memahami kearifan yang tumbuh dalam lingkungan sosialnya sendiri. Sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi konteks budaya Nusantara melalui pendekatan etnopedagogi dan etnomatematika dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan penguatan karakter siswa. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA terhadap dua puluh artikel terpilih yang terbit antara 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi nilai budaya lokal mampu memperkuat pemahaman konsep, menumbuhkan berpikir kreatif, serta membangun identitas budaya peserta didik. Etnopedagogi berperan sebagai landasan nilai dalam proses belajar, sedangkan etnomatematika menjadi jembatan antara konsep abstrak dan pengalaman konkret siswa, menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan humanis. Nilai seperti siri’ na pacce, Tri Hita Karana, dan Sulapa Eppa Walasuji terbukti mendukung pembentukan karakter tangguh, bertanggung jawab, dan bangga terhadap budaya bangsa. Tren baru berupa digital ethnopedagogy juga muncul melalui integrasi kearifan lokal dengan teknologi digital seperti Virtual Reality, Augmented Reality, dan mobile learning. Namun, sebagian besar penelitian masih terbatas pada tahap pengembangan tanpa evaluasi jangka panjang. Karena itu, diperlukan studi longitudinal dan pengembangan model hybrid berbasis VR/AR. Secara keseluruhan, etnopedagogi dan etnomatematika menegaskan paradigma baru pendidikan matematika yang berakar pada budaya.
Etnomatematika Transportasi Laut: Kajian tentang Aktivitas Matematis Ojek Laut di Pesisir Balikpapan Husnul Khotimah; Suradi Suradi; Rosidah Rosidah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3700

Abstract

Belum adanya konteks pembelajaran matematika yang merepresentasikan kekhasan lokal Balikpapan menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengungkap aktivitas matematis dan makna budaya yang muncul dalam praktik ojek laut di Pesisir Balikpapan serta menelaah potensinya bagi pembelajaran matematika kontekstual. Kajian ini memadukan perspektif matematika sebagai produk budaya dengan pendekatan yang menjembatani pengetahuan lokal dan pengetahuan ilmiah formal. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan jenis etnomatematika interpretatif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap praktik budaya tersebut. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pengemudi ojek laut, kemudian dianalisis berdasarkan alur fenomena budaya, aktivitas matematis, konsep matematis, nilai budaya, serta potensi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ojek laut mengandung aktivitas matematis implisit seperti perhitungan rasio, proporsi, dan estimasi peluang yang lahir dari interaksi ekonomi, alam, dan teknologi. Nilai-nilai budaya seperti keadilan, tanggung jawab, solidaritas, adaptasi teknologi, dan kepedulian ekologis tercermin dalam praktik tersebut dan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran matematika untuk menumbuhkan karakter siswa yang jujur, kolaboratif, dan berkesadaran lingkungan. Dengan demikian, etnomatematika maritim tidak hanya memperkaya konteks pembelajaran, tetapi juga memperkuat dimensi humanistik dan moral dalam pendidikan matematika.
Pelatihan Pemanfaatan Media Pembelajaran Matematika Berbasis GeoGebra untuk Guru Matematika di Kabupaten Maros Mar Athul Wazithah T; Rosidah Rosidah; Usman Mulbar; Sahid Sahid
DEDIKASI Vol 27, No 2 (2025): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i2.78527

Abstract

Pelatihan pemanfaatan software GeoGebra bagi guru matematika SMP di Kabupaten Maros dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif. Kendala utama yang dihadapi guru adalah keterbatasan kompetensi digital dan minimnya pelatihan berkelanjutan dalam penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada 23 Juli 2025 di SMP Negeri 1 Maros dengan melibatkan guru-guru matematika yang tergabung dalam MGMP. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan: persiapan, sosialisasi, pendampingan dan pengawasan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam merancang visualisasi dinamis dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif berbasis GeoGebra untuk berbagai topik matematika seperti transformasi geometri, persamaan aljabar, dan representasi fungsi. Partisipasi aktif dan respon positif peserta mengindikasikan keberhasilan program dalam membangun kepercayaan diri guru mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Komitmen keberlanjutan program diperkuat melalui penandatanganan MoA dan IA antara Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Makassar dengan Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Pendidikan dan MGMP Matematika SMP.Kata Kunci: Pelatihan Guru, Media Pembelajaran, Geogebra
Pelatihan GeoGebra sebagai Media Pembelajaran Matematika bagi Siswa Kelas XI MAN 1 Kota Makassar Rosidah; Norma Nasir; Abdurahman Hamid; Nabila; Sophia Putri Mahlupi; Rani Ridhayani
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.42

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan GeoGebra sebagai media pembelajaran matematika bagi siswa kelas XI MAN 1 Kota Makassar pada materi fungsi linear dan fungsi kuadrat. Pelatihan dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, pengenalan GeoGebra, demonstrasi materi, praktik mandiri, diskusi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan angket respon siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap penggunaan GeoGebra dalam pembelajaran matematika. GeoGebra membantu meningkatkan pemahaman, memvisualisasikan konsep, memperjelas hubungan antara persamaan dan grafik sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Pada materi fungsi linear, siswa lebih mudah memahami konsep gradien dan bentuk garis, sedangkan pada materi fungsi kuadrat siswa dapat memahami perubahan bentuk parabola melalui fitur slider. Kendala yang ditemui berupa keterbatasan perangkat dan pengalaman awal siswa dalam menggunakan aplikasi. Secara keseluruhan, GeoGebra dapat menjadi media pembelajaran yang inovatif dan membantu meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa SMA.
Utilizing AI in Digital Learning: The Role of Metacognitive Reasoning, Organizational Support, and Socioeconomic Status in Enhancing Academic Performance through Intrinsic Motivation Andi Dio Nurul Awalia; Rosidah; M.Miftach Fakhri; Della Fadhilatunisa
Information Technology Education Journal Vol. 5, No. 1, February (2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v5i1.261

Abstract

Purpose – This study examines how metacognitive reasoning, organizational support, and socioeconomic status shape academic performance through the mediating role of intrinsic motivation in an artificial intelligence (AI) integrated learning environment. Design – A quantitative, cross-sectional design was employed. Data from 373 university students were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to evaluate relationships among the constructs. Findings – Metacognitive reasoning and organizational support significantly increased intrinsic motivation, which in turn positively affected academic performance. By contrast, socioeconomic status did not significantly influence intrinsic motivation or academic performance. Research implications – The results underscore the importance of cognitive and contextual supports in fostering student motivation and achievement. The nonsignificant effects of socioeconomic status warrant further investigation; future studies should explore additional individual and environmental factors that may shape academic outcomes in AI-enabled learning settings. Originality –  This research advances an inclusive and effective framework for digital learning in higher education by demonstrating the central role of metacognitive skills and institutional support in designing AI-enhanced strategies that cultivate students intrinsic motivation and academic success.  
Explaining Students’ Continuance Intention to Use Artificial Intelligence in Higher Education: A Post-Adoption TAM Model Muhammad Nur Faiz; Muhammad Yahya; Rosidah; Sanatang
Information Technology Education Journal Vol. 5, No. 1, February (2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v5i1.267

Abstract

Purpose – This study examines continuance intention to use artificial intelligence in higher education by integrating system quality, self efficacy in artificial intelligence usage, and artificial intelligence literacy into a post adoption technology acceptance framework. The study clarifies whether sustained use is driven more by technical and usability related evaluations than by literacy alone. Design/methods/approach – A quantitative cross sectional survey was conducted with 324 undergraduate students from the Informatics and Computer Engineering Education and Computer Engineering study programs at Universitas Negeri Makassar. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling with SmartPLS 4. Findings – Self-efficacy in artificial intelligence usage significantly affected artificial intelligence literacy (β = 0.447, p < 0.001), system quality significantly affected perceived ease of use (β = 0.733, p < 0.001) and perceived usefulness (β = 0.266, p < 0.001), perceived ease of use significantly affected perceived usefulness (β = 0.502, p < 0.001), and perceived usefulness significantly affected continuance intention (β = 0.637, p < 0.001). Artificial intelligence literacy did not significantly affect perceived usefulness (β = 0.072, p = 0.093). Research implications/limitations – The findings are limited by the cross-sectional design, self-reported data, and the focus on two technology-oriented study programs in one university. Originality/value – This study contributes a focused post-adoption explanation of sustained artificial intelligence use by showing that continuance is shaped more strongly by system performance and perceived academic value than by artificial intelligence literacy alone.
Co-Authors A.M Yusran Mazidan Abdul Rahman Abdurahman Hamid Ahmad Talib AHMAD ZAKI Ahmar, Ansari Saleh Ainun, Rezki Awalia Akhmad Affandi Akhmad Affandi Akmal Hidayat Alimuddin Alya Olivia Amaliah, Asri Ainun Amanda Amiruddin Andi Baso Kaswar Andi Baso Kaswar Andi Dio Nurul Awalia Andi Trisno Trisno Andika Isma Annajmi Rauf Aprisal, Aprisal Aqil Ananda Arif Setiawan Syam Asdar . Asham Bin Jamaluddin Asis Nojeng Asri Ismail Asriadi Aura Ramadhani Asri Awi Dassa Baharuddin Dary Mochamad Rifqie Dary Mochamad Rifqie Della Fadhilatunisa Della Fadhilatunisa Devi Miftahul Jannah Dewi Fatmarani Surianto Elma Nurjannah Fadhil Zil Ikram Fajar Arwadi Fatahuddin Fatahuddin Fatahuddin Fauziyyah Alimuddin Fauziyyah Wati Hasdar Fitrah Asma Darmawan Fitri Nur Azizah A. Fitria Arifiyanti Guillermo Bautista Hamda Hamda Hamda, Hamda Hamzah Upu Hasniati Hasan Hasriyanti Hisyam Ihsan Husnul Khotimah Ikram, Muhammad Ilham Minggi Ilham Minggi Ilyas, Muhammad Irwan Irwansyah Suwahyu Israwati Hamsar Kartika Ratna Sari Lisca Palerina M Nur Eqhy Putra Pratama M. Gilang Ramadhan M. Miftach Fakhri M.Miftach Fakhri Mar Athul Wazithah T Ma’rufi Ma’rufi Mei Radia Putri Meisaraswaty Arsyad Misbahuljannah Muh Galang Nusantara Muh Idul Akbar Pratama Muh Nur Sulaiman Muh. Ikhwan Risqullah Muh. Irsan Muh. Yusril Anam Muhammad Alwi Muhammad Ansarullah S. Tabbu Muhammad Arafah Alif Muhammad Dwi Andika Muhammad Fajar B Muhammad Fardan Muhammad Fardan Muhammad Fikri Aqil Muhammad Husnul Khuluq Muhammad Nur Faiz Muhammad Yahya Mulyani Marhadi Nabila Nailha Dinda Aprilia Nasir, Norma Nasrullah Nasrullah Nasrullah Novita Sari Nur Aisyah Mukhtar Nur Fadhylah As Nur Furqan Ahmad Hasan Nur Hidayat Nur Syafitra Ramadhani Nurjannah Nurjannah Nurrahmah Agusnaya Nurrahmah Agusnaya Nursyam Anaguna Nurwati Djam'an Phimlikid Kaewhanam Pramudya Asoka Syukur Pramudya Asoka Syukur Putri Fariza Putri Nanda Sari Putri Nirmala Putri Nirmala R. H. Yanti Silitonga Radhiah Rafiqah Ameliah Kasim Rani Ridhayani Raodahtul Jannah Reski Andini Rezki Awalia Ainun Ridwan Daud Mahande Riqqah Dhian Shefira Rusdyi Habsyi Sabri Sahid Sanatang Setialaksana, Wirawan - Shera Afidatunisa Sigit Sahalik Rahman Siti Fatimah Azzahra Namar Sophia Putri Mahlupi St. Zulaiha Nurhajarurahmah Sudarmanto Jayanegara Suradi Surianto B Mappangara Sutamrin, Sutamrin Syahfira Audiwinanda Tahmir, Suradi Talib, Ahmad Taufik Bahtiar Usman Mulbar Vina Annisa Sofyan Wahidah Sanusi Wahyu Hidayat M Wildan Muafan Yohana Rara Yudhi Alfian Zul Jalali Wal Ikram