p-Index From 2021 - 2026
10.928
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Journal of Education and Learning (EduLearn) JOURNAL OF INDONESIAN ISLAM Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam Al-Ulum JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Jurnal Pendidikan Islam An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Dirosat : Journal of Islamic Studies Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN KABILAH : Journal of Social Community Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan Jurnal al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan penelitian ke-Islaman International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman Jurnal al-Murabbi Journal Multicultural of Islamic Education Reflektika TARBIYATUNA Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Tafhim Al-'Ilmi : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Al-Irfan: Journal of Arabic Literature and Islamic Studies At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Cendekia: Media komunikasi penelitian dan pengembangan pendidikan islam SUHUF: Jurnal Pengkajian Al-Qur'an dan Budaya Journal of Innovation in Educational and Cultural Research JURNAL ILMIAH EDUKATIF Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Ibtida: Media Komunikasi Hasil Penelitain Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Maharot : Journal of Islamic Education Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Journal Evaluation in Education (JEE) Jurnal Penyuluhan Agama IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Jurnal Studi Pesantren Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan Bulletin of Indonesian Islamic Studies Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Honai Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Managere: Indonesian Journal of Educational Management Jurnal Cendekia : Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah MUALLIMUN : JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Hudan Linnaas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Maharot : Journal of Islamic Education ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Values: Jurnal Kajian Islam Multidisiplin Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Al-Hayat: Journal of Islamic Education Taawun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Irfan: Journal Of Arabic Literature and Islamic Studies Reflektika Karaton: Jurnal Riset dan Inovasi Sumenep
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : KABILAH : Journal of Social Community

PILIHAN BELAJAR AL-QUR’AN DI MADURA; KONVERSI DARI LANGGAR KE TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN Moh Wardi
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 1 No. 1 (2016): (Juni)
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1119.284 KB)

Abstract

Abstrak:Langgar (mushola) adalah pendidikan Islam tertua di Indonesia yang telah tumbuh dan berkembang di komunitas Islam. Hal ini didirikan lebih awal dari pesantren (Pesantren), sekolah dan madrasah. Langgar telah mengambil peran penting dalam mempersiapkan generasi Alquran, khususnya tingkat dasar, untuk waktu yang lama waktu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologis. Data diperoleh dari hasil wawancara dan observasi. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan reduksi data, display atau penyajian data, dan tahap kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan pertama,  bahwa, ada pergeseran dan perubahan paradigma masyarakat terhadap langgar, dan mayoritas masyarakat memilih Taman Pendidikan Al-Qur’an. Kedua, dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya, pada daerah lain. Langgar masih bersaing dengan lembaga sejenis yang dianggap lebih modern, seperti TK al-Qur'an (TK Islam mempelajari Al-Qur'an). Kata kunci: Langgar, Taman Pendidikan Al-Qur’anAbstract:Langgar (prayer house) is the oldest Islamic education in Indonesia that has grown and developed in the Islamic community. It is established earlier than boarding schools (pesantren), schools and madrasah. Langgar (prayer house) has taken an important role in preparing generations of the Koran, in particular basic level, for long periods of time. The method used in this research is qualitative type of phenomenological research. Data obtained from interviews and observations. Further data analysis was performed with data reduction, display or presentation of data, and the stage of conclusion. The first results showed that, there is a paradigm shift and change in society to break, and the majority of people choose Islamic Kindergarten studying Al-Qur'an. Second, with various advantages and disadvantages, in other areas. Langgar (prayer house) still compete with similar bodies that are considered more modern, such as TK Quran (Islamic Kindergarten studying the Quran).Keywords: Langgar (prayer house), Islamic Kindergarten studying of Al-Qur'an
Madura Awards Dan Perbandingan Prestasi Pendidikan Empat Kabupaten Di Madura Moh Wardi
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 2 No. 1 (2017): (Juni)
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.244 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v2i1.3087

Abstract

Abstrak: Islam menganjurkan kepada umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Penelitian menunjukan bahwa, kontestasi Kabupaten berprestasi merupakan salah satu upaya dalam mengamalkan syiar Islam diantaranya berlomba-lomba dan seruan berbuat kebaikan. Secara budaya, ajang Madura Awards menegaskan bahwa Madura bagian dari komonitas simbolis. Bagi masyarakat Madura, simbol tropi dan penghargaan menjadi daya magnet. Secara pendidikan, publikasi hasil prestasi masing-masing Kabupaten yang ada di Madura merupakan implementasi dari nilai-nilai perbandingan pendidikan (comparative education). Menjadi bahan evaluasi, mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing Kabupaten untuk senantiasa meningkatkan kualitas dan prestasi khususnya di bidang pendidikan. Kata kunci: Madura Awards, Prestasi pendidikan Abstract: Islam advocates for his people to compete in goodness. Research shows that, the contestation of achievement Regency is one of the efforts in implementing syiar Islam such as competing and calling to do good. Culturally, the Madura Awards event asserts that Madura is part of a symbolic communion. For the Madurese, symbols of trophies and awards become magnetism. In education, the publication of the achievements of each Kabupaten in Madura is an implementation of comparative education values. Being an evaluation material, know the strengths and weaknesses of each District to constantly improve the quality and achievements, especially in the field of education. Keywords: Madura Awards, Educational achievement
Pendidikan Pesantren dan Perubahan Nilai Religius Ali Wafa; Moh. Wardi
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 3 No. 2 (2018): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.763 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v3i2.3408

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan kajian teorits tentang pendidikan pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang sudah memberikan banyak kontribusi dalam perubahan sosial kehidupan bangsa melalui penanaman nilai-nilai religius, yang dalam hal ini relevan dengan tujuan pendidikan Nasional, yakni berbudi luhur, amal shalih, kegiatan keagamaan sehari-hari, kemandirian, kesehatan rohani dan tanggung jawab kemasyrakatan. Hal tersebut menjadikan pendidikan pesantren mampu mengendalikan perubahan nilai-nilai dalam kehidupan. Beberapa pendapat mengatakan bahwa terdapat lima komponen pesantren untuk dapat disebut sebagai pesantren, antara lain: ada kiai, pondok, masjid, santri serta pengkajian kitab klasik (gundul). Kelima komponen tersebut merupakan satu-kesatuan yang saling berkaitan dalam pendidikan pesantren. Dalam penelitian ini fokus pada proses pendidikan pesantren dalam merubah dan menanmkan nilai-nilai kepada para santri. Kata Kunci: Pendidikan Pesantren, Perubahan Nilai Religius Abstract: This research is a theoretical study of Islamic boarding school education as the oldest Islamic educational institution in Indonesia that has contributed a lot in the social change of the nation's life through the cultivation of religious values, as contained in the national educational goals of nobility, good deeds, daily religious, independence, spiritual health and community responsibility. This makes the boarding school education able to control changes in values ​​in life. Some opinions say that there are five components of the boarding school to be called as boarding school, among others: there are teacher of Islam, cottage, mosques, strict adherent of Islam and yellow book teaching (classical). The five components are a unit that cannot be separated from boarding school education. In this case the writer will explain how the boarding school education process in changing and instill values to the strict adherent of Islam. Keywords: Islamic Boarding School Education, Change in Religious Value
Implementasi Literasi dan Motivasi Membaca Siswa Di SMKN I Omben Sampang Ali Wafa; Moh. Wardi
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 4 No. 2 (2019): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.974 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v4i2.3628

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dalam pemilihan sumber data menggunakan purposive sampling karena pertimbangan tertentu. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa: Pertama, motivasi baca siswa SMKN 1 Omben masih tergolong rendah, yang disebabkan oleh banyak faktor, yaitu: faktor letak geografis (pedesaan); paradigma orang tua termasuk masyarakat pada umumnya; orang tua perantau (TKI/TKW); kurangnya kesadaran siswa; kurangnya hubungan atau kerjasama antara orang tua dengan sekolah; pengaruh perkembangan teknologi. Kedua, ada dua peran guru dalam meningkatkan motivasi baca siswa: peran sebagai motivator dan peran sebagai fasilitator, guru memberikan atau menyediakan berbagai fasilitas yang dapat memudahkan siswa dalam proses belajar. Ketiga, implementasi literasi sebagai kegiatan yang wajib untuk berkunjung ke perpustkaan sekolah selama 35 menit sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh pihak pengelola perpustakaan. Tujuannya untuk menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya membaca dan untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan.Kata Kunci: Motivasi, membaca, Literasi Abstract:This research uses a qualitative approach. The data collection method uses observation, in-depth interviews and documentation. In selecting data sources using purposive sampling because of certain considerations. Based on the results of the study, that: First, the motivation to read SMKN 1 Omben students is still relatively low, which is caused by many factors, namely: geographical location factors (rural); the paradigm of parents including society in general; immigrant parents (TKI/TKW); lack of student awareness; lack of relationship or cooperation between parents and school; the influence of technological development. Second, there are two roles of the teacher in increasing students' reading motivation: the role of a motivator and the role of a facilitator, the teacher providing or providing various facilities that can facilitate students in the learning process. Third, the implementation of literacy as a mandatory activity to visit the school library for 35 minutes in accordance with the schedule determined by the library manager. The aim is to foster student awareness of the importance of reading and to broaden scientific insights.Keywords: Motivation, Read, Literacy
Pemikiran Syaikh Nawawi Al-Bantani Tentang Ilmu dan Ulama Dalam Kitab Qami'ut Thughyan Ismail Ismail; Moh. Wardi
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 5 No. 1 (2020): Juni
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/kbl.v5i1.4006

Abstract

Abstrak: Keberhasilan Syaikh Nawawi menyusun kitab syarah ini menunjukkan bahwa kemasyhuran Syaikh Nawawi sebagai ahli syarah kitab tidak terbantahkan, karena selain dari kitab qami’ut tughyan ini, banyak sekali kitab syarah lainya yang dihasilkan oleh Syaikh Nawawi. Pokok pikiran Syaikh Nawawi tentang ilmu dan ulma dalam kitab qami’ut tughyan ini antara lain: (a) pembahasan tentang landasan nas hadis tentang ilmu yang dapat memotivasi umat Islam untuk mencari ilmu sedemikian rupa; (b) pembahasan tentang niat pencari ilmu yang dibenarkan menurut syariat; (c) pembahasan tentang kewajiban menyebarkan ilmu terletak pada setiap orang yang menguasai suatu bidang ilmu; dan (d) pembentukan karakter pendidik yang komitmen terhadap ilmunya, konsisten dalam mendidik, dan mengutamakan tujuan akhirat, sehingga dengan karakter ini, seorang pendidik akan melaksanakan pendidikan dengan baik dan menghasilkan generasi yang baik untuk kepentingan dunia dan akhirat. Kata kunci: Syaikh Nawawi al-bantani, Ilmu, ulama, qami’ut tughyan Abstract: The success of Shaykh Nawawi compiling this book shows that the fame of Shaykh Nawawi as an expert in the book sharah is indisputable, because apart from this book of qami'ut tughyan, there are many other syarah books produced by Shaykh Nawawi. The main thoughts of Shaykh Nawawi about science and ulma in the book qami'ut tughyan include: (a) discussion of the foundation of the hadith scriptures on science that can motivate Muslims to seek knowledge in such a way; (b) discussion of the intention of knowledge seekers justified according to the Shari'a; (c) discussion of the obligation to spread knowledge lies in every person who controls a field of science; and (d) the formation of the character of educators who are committed to their knowledge, consistent in educating, and prioritizing the purpose of the hereafter, so that with this character, an educator will carry out education well and produce a good generation for the interests of the world and the hereafter. Keywords: Shaykh Nawawi al-Bantani, Science, ulama, qami'ut tughyan
Co-Authors Abd Syakur Abd Syakur Abdul Aziz Abdul Hamid Abdul Hamid Abusiri Abusiri, Abusiri Acep Aam Amiruddin Achmad Maulidi Achmad Muhlis Achmad Muhlis Achmad Yusuf adminojs, adminojs Afifah, Dzuryati Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Effendi Ahmad Fatah Yasin Aisyah Amini Mansur Akmal Mundiri Ali Makki Ali Makki Ali Ridho Ali Ridho Ali Tohir Ali Tohir Ali Usman Hali Ali Wafa Alias, Nur Atika Amartika, Surya Andri Sutrisno Ani Cahyadi Anisah Zulfa Anissulalah Arif, Beja Armadi, Ali Asmoni Asmoni Azhara, Siti Babun Bahar Bahar, Bahar Batul, Zahroil Bidaula, Zian Salsabila Dewi Nurhayati Dewi Nurhayati Dewi Nurhayati Dzuriyati Afifah Eko Adi Sumitro Encung Encung Fachry Abda El Rahman Fadli Wahyudi, Heri Faizah Hamid Fandi Fandi Fathorrahman Z Fatkhul Mubin Fitri Ruaidah Framz Hardiansyah Ghozi Mubarok Hali, Ali Usman Hasanah, Farihatul Hefniy Heni Listiana Heri Fadli Wahyudi Hidayati, Nazlah Hodairiyah, Hodairiyah Imam Hanafi Imamah, Khairotul Indriyani, Nufil Ismai Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Suardi Wekke Ismail Suardi Wekke Ismail, Ismail Jamiluddin Jamiluddin Jamiluddin, Jamiluddin Jannah, Syaifatul Kamila Luqman Khairotul Imamah Khodijah Kurnia Yusuf, Hendrawan Kurratul Aini KUSUMA, NAILAH AKA Lidia Candra Sari Luqman, Kamila Luthfatul Qibtiyah Luthfi Raziq M Sufyan Riady M. Sahibudin M. Sahibudin Mahfida Inayati Mahmudi Mahmudi Maimun Mansur, Aisyah Amini Maulida, Sitti Mepa Arianti Miftahul Muttaqiin Moch. Cholid Wardi Moh. Yusuf Efendi Moh. Zainol Kamal Mohd Raus, Norakyairee Mu'in, Abdul Mudiuddin Muh. Azkar, Muh. Muh. Hambali Muhammad Afif Muhammad Anas Ma`arif Muhammad Holis Muhammad Ihsan Muhammad Misbahudholam AR Munhari Munhari Musayyadah Musayyadah Musleh Musleh Musleh Musleh Musleh Musleh Musleh Musleh Musleh Musleh, Musleh Mustiqowati Ummul Fithriyyah Muttaqiin, Miftahul Nailah Aka Kusuma Nofi Maria Krisnawati Nur Atika Alias Nur Khafifah Kamiliya Nurrokhmatulloh, Nurrokhmatulloh Nurul Aini Nurus Sulalah Puteri, Shilviana Helmalia Qonitah Hafidzah R. Hariyani Susanti R. Rusli Raudlatul Jannah Raziq, Luthfi Ridho, Ali Ridwan Rohimiya, Firda Sibtur Ruaidah, Fitri Ruslan Ruslan Saliha Sebgag Sheila Rosmalinda Shilviana Helmalia Puteri Sita Husnul Khotimah, Sita Husnul Siti Azhara Sri Agustina, Sri Sri Irawati Sri Minarti Supandi Supandi Supandi Susantin, Herlin Syafiqurrahman Syafiqurrahman Syaifatul Jannah Syamsiar, Syamsiar Tawvicky Hidayat Tohir, Ali Uswatun Hasanah Uswatun Hasanah Wahdani, Firda Rizka Rachma Wahyuningrum, Sri Rizqi Wardatus Syarifah Windi Nur Aindah Wirdaturrahmah Wirdaturrahmah Yaacob, Mashitoh Yundari, Yundari Zahratin Nafizah Zainal Abidin Zubair, Andi