p-Index From 2021 - 2026
19.515
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

AKTIVITAS ANTIJAMUR TERHADAP KOMBINASI EKSTRAK LENGKUAS (Alpinia galanga (L.) Willd.) DAN SEREH DAPUR (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) Dinda Dila Puspita; Minda Sari Lubis; Rafita Yuniarti; Zulmai Rani
Jurnal Farmanesia Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Farmanesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antijamur merupakan senyawa yang dihasilkan oleh mikroorganisme, khususnya dari golongan fungi (jamur), yang dapat menghambat atau memusnahkan mikroba lainnya, serta memiliki kemampuan membunuh atau menegah pertumbuhan kuman, dengan tingkat toksisitas yang relatif rendah bagi manusia. Di antara tanaman yang mampu menghambat pertumbuhan jamur candida albicans adalah Lengkuas (Alpinia galanga (L.) Willd.) dan Sereh Dapur (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf). Metode penelitian ini menggunakan eksperimental, yang mencakup pengumpulan bahan tanaman, pengolahan sampel, pembuatan ekstrak, analisis karakteristik simplisia, skrining fitokimia, serta uji aktivitas terhadap jamur candida albicans. Hasil penelitian terhadap jamur Candida albicans menunjukkan konsentrasi 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, dan pengujian aktivitas antijamur ekstrak sereh dapur pada konsentrasi 50%, 25%, 12,5%, dan 6,25%, dengan kontrol positif berupa flukonazol yang menunjukkan daya hambat sebesar 12,8 dan kontrol negatif menggunakan dmso yang tidak menunjukkan daya hambat.
Karakteristik dan pelepasan asam salisilat dari sediaan nanogel secara in vitro Nurul Arafah; Minda Sari Lubis; Rafita Yuniarti; Zulmai Rani
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i2.1598

Abstract

Salicylic acid is a beta-hydroxy acid (BHA) widely used in dermatology due to its keratolytic, comedolytic, and anti-inflammatory properties. Aim: This study aims to determine the amount of salicylic acid active ingredient incorporated into the nanogel formulation and to assess whether the salicylic acid active ingredient in the nanogel formulation can enhance the rate of release through the skin barrier. Methods: formulation of a nanogel preparation containing 1% salicylic acid. Subsequently, particle size measurements, determination of salicylic acid concentration, absorption efficiency testing, and release testing were conducted in vitro using a Franz diffusion cell, thereby allowing the determination of the cumulative amount of salicylic acid released and its flux. Results: The salicylic acid nanogel formulation has a particle size of 46.8 nm, indicating successful nanogel formation. The average adsorption efficiency value from six replicates was 92.8%, indicating that most of the salicylic acid was successfully adsorbed into the nanogel system. In vitro release tests showed an increase in cumulative release as samples were taken from minute 15 to minute 480, yielding an average Q value of 17.9 ± 0.08 µg/cm² and continuing to rise to 86.4 ± 0.08 µg/cm². Conclusion: A salicylic acid nanogel formulation has the potential to enhance the effectiveness of topical salicylic acid delivery.
Formulasi dan Karakterisasi Fisik Salep Nanopartikel Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L.) Cikal Azura; Gabena Indrayani Dalimunthe; Minda Sari Lubis; Haris Munandar Nasution
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 6 No. 1 (2026): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v6i1.6424

Abstract

Daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) diketahui mengandung beragam senyawa metabolit sekunder yang berpotensi dikembangkan dalam sediaan topikal, salah satunya dalam bentuk salep. Penerapan sistem nanopartikel pada formulasi sediaan diketahui mampu meningkatkan karakteristk fisik serta stabilitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang formulasi salep berbasis nanopartikel ekstrak daun bandotan dan menilai pengaruh variasi konsentrasi ekstrak terhadap karakteristik fisik serta stabilitas sediaan. Karakterisasi nanopartikel dilakukan penggunakan Particle Size Analyzer untuk menentukan ukuran partikel, selanjutnya nanopartikel ekstrak dimasukkan ke dalam basis salep dengan tiga variasi konsentrasi ekstrak serta satu formula blanko sebagai kontrol. Evaluasi sifat fisik sediaan dilakukan melalui pengamatan organoleptik, uji homogenitas, pengukuran pH, daya sebar, dan viskositas selama penyimpanan. Data hasil pengujian dianalisis secara statistik menggunakan One Way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi ekstrak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai pH dan viskositas sediaan (p<0,05). Pada parameter daya sebar juga ditemukan perbedaan signifikan setelah penyimpanan hari ke-14 hingga hari ke-28. Secara keseluruhan seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik sediaan topikal serta menunjukkan stabilitas yang baik selama masa penyimpanan. Disimpulkan bahwa variasi konsentrasi nanopartikel ekstrak daun bandotan berpengaruh terhadap karakteristik fisik salep nanopartikel ekstrak yang dihasilkan.
KARAKTERISASI SIMPLISIA DAN SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN ANTIBAKTERI PENYEBAB JERAWAT Angelina Maghvira Ananda; Cut Intan Annisa Putri; Gabena Indrayani Dalimunthe; Minda Sari Lubis
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 6 No. 1 (2026): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v6i1.6474

Abstract

Kersen (Muntingia calabura L.) merupakan tumbuhan liar yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat dikarenakan adanya kandungan senyawa metabolit sekunder tertentu yang dapat digunakan sebagai antibakteri penyebab jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan senyawa metabolit sekunder ekstrak daun kersen. Sampel daun kersen diperoleh dari Saentis, Sumatera Utara, kemudian diolah menjadi simplisia kering dan dimaserasi menggunakan etanol 70%, dan dilakukan uji skrining fitokimia serta uji karakteristik simplisia. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kersen positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid yang dimana senyawa tersebut berperan sebagai antibakteri penyebab jerawat, sedangkan hasil karakterisasi simplisia daun kersen menunjukkan bahwa simplisia daun kersen memenuhi syarat MMI hal ini berarti tidak adanya zat pengotor yang terdapat didalam simplisia daun kersen tersebut. Kesimpulannya, daun kersen merupakan tanaman obat yang dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri penyebab jerawat karena adanya kandungan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid.
Evaluasi Mutu Fisik, Uji Kelembapan dan Potensi Aktivitas Tabir Surya Pelembab Bibir Ekstrak Etanol Daun Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium Walp.) Nurhaliza Safitri; Rafita Yuniarti; Gabena Indrayani Dalimunthe; Minda Sari Lubis
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 4 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i4.1052

Abstract

Background: Lip balm is a cosmetic preparation containing key components such as waxes, fats, and oils—derived from either natural or synthetic extracts—to prevent lip dryness by enhancing moisture and protecting against harmful environmental factors. The red shoot plant (Syzygium myrtifolium Walp.) is commonly known as an ornamental plant but also contains beneficial chemical compounds. Objective: This study aims to formulate red shoot leaf ethanol extract into a lip balm with good physical quality, sun protection capability, and moisturizing effects. Methods: This research uses an experimental method with quantitative and qualitative data collection. The stages include simplicia characterization, secondary metabolite identification, extract preparation through maceration, lip balm formulation, and evaluation of physical quality (organoleptic test, homogeneity, pH, stability, irritation, melting point, and hedonic test), moisture test, and Sun Protection Factor (SPF) value determination. Results: The red shoot leaf extract was successfully formulated into a stick lip balm at concentrations of 5%, 7%, and 10%. The formulas demonstrated good physical quality in all tests, increased lip moisture and oil content (especially at 10% concentration), and high SPF values with ultra protection at the 10% concentration. Conclusion: Red shoot leaf extract (Syzygium myrtifolium Walp.) can be used as an active ingredient in lip balm, providing optimal physical quality, moisturizing effects, and UV radiation protection.
Formulasi, Evaluasi dan Aktivitas Antioksidan Sabun Padat Serbuk Nano Teh Celup Bekas Misbah Siregar; Minda Sari Lubis; Rafita Yuniarti; Zulmai Rani
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 4 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i4.1055

Abstract

Background: Ideal soap should not only cleanse the skin but also contain substances that protect it from adverse effects, including those of free radicals, which can accelerate aging and cause other skin problems. Antioxidant compounds are needed to counteract free radicals. Used tea bags are a waste product that still contains antioxidant compounds. The use of nanotechnology is expected to enhance the stability and long-term effectiveness of cosmetic formulations, including soap. Objective: This study aimed to formulate a solid soap containing used nano tea bag powder, evaluate the physical characteristics of the soap, and test its antioxidant activity. Method: This research used a True Experimental method with a Post Test Only Control Group Design. The used tea bag powder sample was processed into nano powder using a Ball Mill. Solid soap was formulated in three variations: F0 (control without powder), F1 (containing 1.4% used tea bag powder), and F2 (containing 1.4% used nano tea bag powder). The soap preparations were then evaluated for their physical characteristics (organoleptic, pH, foam stability, hardness, cleaning power) and tested for antioxidant activity using the DPPH method. Results: The used tea bag powder was successfully converted into nano powder with an average particle size of 684.35 nm. Phytochemical screening results showed that both the powder and nano powder contained alkaloids, steroids, flavonoids, saponins, and tannins. Evaluation of the solid soap showed that all formulas (F0, F1, F2) met the physical quality requirements. The antioxidant activity test yielded IC50 values for F0, F1, and F2 of 975.2861 µg/ml (very weak), 211.3533 µg/ml (very weak), and 168.3053 µg/ml (weak), respectively. Conclusion: It can be concluded that the used tea bag powder meets the characteristics of nano powder. The solid soap formulation containing used nano tea bag powder meets physical quality requirements and demonstrates antioxidant activity, albeit in the weak category. The F2 formula (nano powder) showed better antioxidant activity than F1 (coarse powder) and F0 (control).
Analisis Kadar Nikotin dan Identifikasi Senyawa Bioaktif pada Ekstrak Daun Tembakau Asal Gayo (Nicotiana tabacum L.) Menggunakan GC–MS dan Titrasi Intan Sabila Putri Purba; Supiyani Supiyani; Haris munandar Nasution; Minda Sari Lubis
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 4 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i4.1161

Abstract

Gayo-origin tobacco leaves (Nicotiana tabacum L.) are a locally cultivated tobacco variety widely grown in Central Aceh, Indonesia. Tobacco leaves are known to contain nicotine, a bioactive compound with various pharmacological and economic potentials. This study aimed to identify the nicotine content and phytochemical profile of Gayo tobacco leaf extract. The research procedures included sample collection, macroscopic and microscopic examinations, simplicia preparation, characterization of the simplicia and extract, phytochemical screening, quantitative nicotine determination using acidimetry titration, and qualitative analysis using Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC–MS). Macroscopic examination showed that the leaves were oval to round in shape, broad-surfaced, green in color, with a characteristic odor and a bitter taste. Microscopic observation revealed the presence of vascular bundles, covering trichomes, and glandular hairs in the leaf fragments. The titrimetric test showed nicotine levels of 0.95 ± 0.3% in the simplicia powder and 1.87 ± 0.45% in the ethanol extract. GC–MS analysis identified several major compounds, including nicotine (20.99%) and Labda-8(20),13-dien-15-oic acid (29.85%) as dominant components, along with minor compounds such as Quinolin, 8-amino-6-hydroxy-Quinazoline (2.39%). These findings indicate that the Gayo tobacco leaf extract contains a relatively high level of nicotine and is dominated by alkaloid and diterpenoid acid derivatives, suggesting its potential for further phytochemical and pharmacological exploration.
Pemanfaatan Bayam Merah Amaranthus Gengiticus L Sebagai Pewarna Alami pada Makanan Basah Denni Bahari; Ridwanto Ridwanto; Minda Sari Lubis
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 1 No. 3: September 2021
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v1i3.210

Abstract

Bayam merah merupakan tumbuhan yang banyak memiliki manfaat Bayam merah dapat bermanfaat dalam produksi pangan sebagai pewarna makanan alami karena bayam merah mengandung antioksidan salah satunya adalah antosianin Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan zat warna alami bayam merah sebagai pewarna alami makanan dalam bentuk serbuk Metode penelitian ini dilakukan dengan cara bayam merah dihaluskan dengan menggunakan blender kemudian disaring dan diambil filtratnya lalu dikeringkan dilemari pengering lalu digerus sampai homogen Kesimpulan bayam merah Amaranthus gengiticus L dapat dijadikan serbuk Zatwarna yang diperoleh dari bayam merah diaplikasikan pada makanan dengan perbandingan 12 5 g dan 25 g Hasil uji kesukaan Hedonic Test aplikasi zat warna yang paling disukai panelis pada sediaan kue klepon yaitu sediaan 25 g dengan persentase 4 29 Persen dan pada sediaan kue bolu yaitu sediaan 25 g dengan persentase 4 29 Persen
Co-Authors A'dilah, Nur Adani, Bazlina Adela Octi Dwiyani Adjelie, Tiara Afifah, Puan Ibni Alfi Wahyudi Nasution Alma Dhita Shafira Amaliana, Amaliana Andjelie, Tiara Angelina Maghvira Ananda Anggraini, Dea Puspa Anny Sartika Daulay Anugrah, Bayu Ariandi Arianti, Sellin Arina Arifna Luthfianida Aulia Fitri, Aulia Aulia, Meisyah Ayuningrum, Annisa Bambang Hermanto Chairina Milda Chairunnisa Rkt Cikal Azura Cindy Marlina Tambunan Cut Dian Mala Luthfia Cut Intan Annisa Putri D Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D.Elysa Putri Mambang Dama Yanti, Fradilla Debi Meilani Dena, Mutia Denni Bahari Dewa, Fasca Dewi, Sri Harti Dikki Miswanda Dinda Dila Puspita Dinda Sari Utami Efendi, Tania Tiara Ellyza, Chella Elmi Sariani Hasibuan Emmy Wiriandini Fanny Anggreany Santosa fatimah Fauziah Zain Fithri Pulungan, Ainil Fitri Febriani Fitri, Nurul Fitri, Raissa Gabena Indrayani Dalimunte Gabena Indrayani Dalimunthe Gabena Indrayani Dalimunthe Gabena Indrayani Dalimunthe Haris Munandar Nasution Haris Munandar Nasution Hasibuan , Fika Miah Sasmitha Hendraputra, Hardy Handoko Heru Adha Prayogo Hindri Syahputri Husna, Miftahul husna, nadiatul Hutagalung , Septi Ratna Cempaka Hutagalung, Riris Br Hutagalung, Victor H Ika Fitriani Indah Nasution Inna Myesha Intan Sabila Putri Purba Juliana Metami Sihombing Junia Fitri Hayani Juwita, Sukma Karismawati Karlina Butar Butar Khoyrill Muttiin Kiki Rawitri Krisna Juniharta Napitupulu Latifah Hanum Lestari, Seri Lestari, Sri Indah Lilik Septiana Linda, Rosa Lisda Mayanti Lubis, Asira Lubis, Nadya Frestika Lubis, Nurazizah Lubis, Zulkifli Ismail M Rayhan Ulmi M. Arya Wiguna Madani Sirait maghfirah, Suci Mambang, D Elysa Putri Matondang , Fikriyah Hafni Maulana Putri, Yasinta Metami Sihombing, Juliana Meutia, Cut Meylisa Pratami Br Sinaga Miftahul Jannah Milwani Harahap Miranza, Nona Misbah Siregar Misna Rosalinda Hutabarat Mohd. Bilal Muhammad Amin Nasution Muhammad Tegar Tri Rizky Nadia Salsabilla Nasri Nasri, Nasri Nasution , Muhammad Amin Nasution, M Pandapotan Nasution, M. Pandapotan Nasution, Vevi Sarah Nia Novranda Pertiwi Ningtias, Anggitha Novi Yuliandari Novita Sari, Helsa Novriani Putri Santia Nur Asia, Nur Nuratika, Eli Nurfadilla, Kiki Nurhaliza Safitri Nurul Arafah Nurul Salsa Abya Ritonga Nurwijayanti Oktavia, Zela Oneayu One Pulungan, Anili Fithri Purba, Juvantri Fablo Puspita, Dinda Dila Puteri, Cut Intan Annisa Putri , Adilla Rafita Yuliarti Rafita Yuniarti Rafita Yuniarti Rafita Yuniarti Rafita Yuniarti Rahma Maulidia Fitri Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmi, Sofia Ramadhan , Yusril Rambe, Sitiapsah Rapita Yuniarti Rati , Yuliandini Rati Satri Situmorang Rezky , Deswita Ina Riani, Nur Aslin Ridwan Taher Lubis Ridwanto Ridwanto Rifqi, M. Ainur Ritonga , Nur Sakina Ritonga , Septi Ani Ritonga, Oktavia rizka Rohmah, Roihanah Rosalinda Mahdalena Sinaga Rosalinda Mahdalena Sinaga Safina, Wan Dian Sagita Marina Simatupang Sandika, M Teguh Sari, Syilvi Rinda Savika, Anggraini Selvicahyani, Selvicahyani Shinta Mida Ariani Harahap Sihotang, Laura Indah Restu silalahi, zahra salsabila Sinaga, Rosalinda Mahdalena Sindi, Sindi Siregar , Runisya Maugin Utami Siregar, Hikmatussabaria Siregar, Rina Paramitha Siti Aisyah Jamil Siti Anisa Sitinjak, Iyustri Ririn Slamet Indarjo Sri Harti Sri Mulia Ningsih Siregar Sri Murni Sri Murni Sri Ria Ranti Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulaiman Sulaiman Sulwiyatul K Sani Supiyani Supiyani Supiyani Supiyani Supiyani, Supiyani Surendro, Yasmeen Nazhifah Amani Syafa Nadira Ashiilah Syafira, Nona Syafirna, Nada Syofyan Syofyan Tia Nazilla Titin Agustina Trisha Wulan Erja Ulmi, M Rayhan Ummu Safura Sirait Vera Estefania Kaban Vera Kristiana Wanda Elvia Putri Widya, Rizka Wilda Septia Winda Aulia Winda Kesuma Yadi, Hervi Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yayuk Yuliana Yayuk Yufri Aldi Yuliawati Yuni Sartika Yuniarti , Rafita Yuniarti, Rafita Yuniarti, Rapita Zahara, Fitria Siti Zahira Ahmad, Madani Zannah , Muhamad Ziza Putri Aisyia Fauzi Zulhij, Fizrya Zulmai Rani