Articles
Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru Terhadap Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Kelas IV SDN 01 Bugel Kedung Jepara Di Era New Normal
Dzurriyatin Thoyyibah;
Syailin Nichla Choirin Attalina;
Aan Widiyono
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (270.504 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4347
Guru merupakan sosok sentral dalam pendidikan, dimana kepribadian yang ditampilkan oleh guru akan mempengaruhi pembentukan karakter siswa karena pada dasarnya siswa SD adalah peniru ulung dari setiap apa yang dilihatnya. Oleh karena itu, seorang guru harus memiliki kompetensi kepribadian yang unggul agar dapat membentuk karakter siswa yang baik sesuai tujuan pendidikan. Penelitian ini selanjutnya akan difokuskan pada pembentukan karakter disiplin siswa, dimana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kompetensi kepribadian guru terhadap pembentukan karakter disiplin siswa kelas IV SDN 01 Bugel Kedung Jepara di era pembelajaran new normal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian expost facto yang dilakukan di kelas IV SDN 01 Bugel Kedung Jepara dengan populasi yang terdiri dari 19 siswa. Adapun teknik pengambilan sampel yang dipilih adalah sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru memiliki pengaruh terhadap pembentukan karakter disiplin siswa. Hal ini dapat dilihat dari uji hipotsesis yang dilakukan menggunakan uji regresi sederhana yang memperoleh hasil bahwa nilai F hitung sebesar 45,171 dengan taraf signifikansi < 0,05 yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga kompetensi kepribadian guru memiliki pengaruh terhadap karakter disiplin siswa di SDN 01 Bugel Kedung Jepara. Adapun prosentase pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap karakter disiplin siswa setelah dilakukan uji koefisien determinasi adalah 72,7%
Pengembangan Media Diorama Siklus Air Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar
Dewi Nur Afifah;
Aan Widiyono;
Syailin Nichla Choirin Attalina
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.978 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4374
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi siklus air belum mencapai hasil optimal, hal ini dikarenakan proses pembelajaran yang masih belum menerapkan media yang tepat. Fokus penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran diorama siklus air untuk meningkatkan hasil belajar IPA. Tujuan penelitian lebih mendorong hasil tingkat kelayakan media diorama yang dibuat dan mengukur media diorama pada hasil belajar IPA materi siklus air di kelas V SDN Jinggotan Jepara. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model Borg & Gall. Penelitian ini dilakukan di kelas V SDN Jinggotan dengan subjek yang berjumlah 22 siswa. Kevalidan media diperoleh dari penilaian oleh ahli media dan ahli materi. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan media diorama dalam pembelajaran IPA, media yang dikembangkan terbukti valid berdasarkan hasil validasi media oleh para ahli dan praktisi. Media pembelajaran juga dapat diterima siswa terbukti dengan respon siswa yang sangat antusias ketika proses pembelajaran berlangsung.
Efektifitas Perkuliahan Daring (Online) pada Mahasiswa PGSD di Saat Pandemi Covid 19
Aan Widiyono
Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.413 KB)
|
DOI: 10.36232/pendidikan.v8i2.458
Perkuliahan daring (online) merupakan sarana utama dalam pembelajaran ketika wabah Pandemi Covid-19. Tidak terkecuali Prodi PGSD FTIK Unisnu Jepara yang yang menggunakan sarana aplikasi online, seperti whatsapp grup, telegram grup, google classroom, dan media aplikasi lain ketika perkuliahan daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas perkuliahan daring pada mahasiswa Prodi PGSD di saat Pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey melalui google form secara online. Hasil pengujiannya dihasilkan bahwa mayoritas mahasiswa Prodi PGSD FTIK Unisnu Jepara mengikuti perkuliahan daring dirumah menggunakan gadget (hp) dengan koneksi data dalam keadaan sinyal internet yang cukup baik. Perkuliahan daring memberikan gambaran umum tentang kurang optimalnya pemahaman materi dan banyaknya tugas yang diberikan pada mahasiswa sehingga mengakibatkan proses perkuliahan yang kurang efektif. Hasil lain menunjukkan bahwa mahasiswa siap menghadapi aturan baru the new normal live apabila dilaksanakan perkuliahan secara luring. Sedangkan untuk sistem perkuliahan yang efektif selama pandemi adalah daring dan luring secara bergantian dengan memperhatikan prinsip protocol pencegahan Covid-19.
PENGARUH REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IV SDUT BUMI KARTINI JEPARA
Aan Widiyono;
Dzurriyatin Thoyyibah;
Abdulloh Haris Khoirun Nasir;
M. Lutfi Hidayatullah
Tunas Nusantara Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (138.103 KB)
|
DOI: 10.34001/jtn.v1i2.1461
This research aims to study the presence or absence between the awarding and encouragement of mathematics learning outcomes for grade IV students of SDUT Bumi Kartini Mulyoharjo Jepara and increasing the contribution of providing assistance and punishment to the learning outcomes. The method used is ex post facto research. The sample of this student Yunani class IV students who were 26 students. The sampling technique used is nonprobabbility sampling with purposive sampling. Data collection was carried out using a questionnaire. Research result data shows that there is a significant influence between reward and punishment on mathematics learning outcomes of grade IV students. Because t arithmetic 3.167> t table 2.060 and with a significance test known significance value of 0.004 <0.005 then Ho is rejected and Ha is accepted, which means there is an influence between reward and punishment variables on students' mathematics learning outcomes.The coefficient number of determination (R Square) 0.304 is defined that reward and punishment can influence to student learning outcome 30.4% and the rest is 69.6% influenced by other unlisted variables.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Kecerdasan Emosional Siswa
Yuly Sakinatul Karomah;
Aan Widiyono
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 8 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Program Studi PGRA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (894.822 KB)
|
DOI: 10.29062/seling.v8i1.1087
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa kelas IV di SDN 1 Menganti tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian menggunakan correlational research. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDN 1 Menganti yang berjumlah 37 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis menggunakan regresi sederhana. Berdasarkan uji hipotesis, dapat disimpulkan bahwa: 1) Penerapan pola asuh orang tua lebih dominan pada pola asuh permisif hal ini disebabkan nilai dari dimensi responsiveness lebih besar dibandingkan demandigness. 2) Kategori kecerdasan emosional siswa diantaranya memiliki kecerdasan emosi tinggi berjumlah 7 siswa atau sebesar 18,91%, siswa yang memiliki kecerdasan emosi sedang berjumlah 24 siswa atau sebesar 64,86%, siswa yang memiliki kecerdasan emosi rendah berjumlah 6 siswa atau sebesar 16,21%. 3) Hasil pada Coefficients bahwa nilai thitung sejumlah 0,887 sedangkan ttabel sejumlah 0,681 yang mana disimpulkan bahwa terdapat hubungan pola asuh orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa kelas IV SDN 1 Menganti tahun ajaran 2021/2022.
Penerapan Model Pembelajaran Quantum teaching Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA
Aan Widiyono
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 5, No 2 (2021): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.641 KB)
|
DOI: 10.20961/jdc.v5i2.52593
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model quantum teaching dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV semester ganjil di SDN Plosokerep. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua Siklus. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang terdiri dari 24 siswa siswa, sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes tertulis pada setiap akhir siklus. Data yang telah dikumpulkan tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil ketuntasan belajar siswa dari siklus I sejumlah 87,50% dan siklus II sejumlah 100%. Rata-rata nilai pada siklus I mencapai nilai 75,41 dan naik menjadi 84,16 di siklus II. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model quantum teaching dapat meningkatkan hasil belajar IPA secara optimal sehingga siswa lebih antusias, termotivasi, dan pemahaman materi lebih baik. Aspek-aspek TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan) dalam quantum teaching dapat memberikan pengalaman belajar, menemukan konsep, dan membuat siswa lebih terampil dalam memilih langkah yang dipakai pada setiap pemecahan masalah IPA.
Studi Kasus: Penangan Masalah School refusal melalui Teknik Self Instruction pada Anak Sekolah Dasar
Rizki Ailulia;
Aan Widiyono
JKI (Jurnal Konseling Indonesia) Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21067/jki.v7i1.5728
This study aims to find out how to overcome students' school refusal through self-instruction techniques. This study used four subjects in two public elementary schools in Tahunan District, Jepara Regency with different problem backgrounds. This research uses a case study design, with method steps including developing a conceptual model and research questions, treatment and documentation, presentation and case study reports, conclusions. Data collection techniques using interviews and observations with qualitative data analysis Miles and Hubermen. The results of this study found that the self-instruction technique was very effective in overcoming the problem of school refusal in children at SDN Tahunan District. The results of the treatment carried out by researchers have an influence on improving children's behavior in terms of controlling anger, improving discipline and compliance with school rules, independence in carrying out various activities, and being able to improve children's mental disorders.
Peran Teknologi Pendidikan dalam Perspektif Merdeka Belajar di Era 4.0
aan widiyono;
Izzah Millati
Journal of Education and Teaching (JET) Vol 2 No 1 (2021): JET Juni 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhhammadiyah kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51454/jet.v2i1.63
This study aims to describe the role of educational technology in perspective freedom to learn in the 4.0 era. The research implementation is about how teachers understand the concept of freedom to learn in applying educational technology as the basis for learning in the 4.0 era. The program was designed to improve students' literacy and numeracy skills following Indonesia's subpar achievement in the global education assessment, PISA. The research method uses descriptive analysis techniques with literature review. The research results explain that educational technology a very important in freedom to learn program in the era 4.0 thus improving the quality of education. This condition can be seen from the implementation of the main policy on freedom of learning which provides freedom to innovate and freedom to learn independently for schools, teachers, and students. Keywords: Educational Technology, Freedom to Learn, Era 4.0,
Pemanfaatan Limbah Botol Kaleng Menjadi Hiasan Dinding Kaligrafi Islam untuk Meningkatkan Kreativitas Masyarakat Di Desa Pulodarat Jepara
Aan Widiyono;
Syailin Nichla Choirin Attalina
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1047.054 KB)
|
DOI: 10.32585/educate.v1i2.1916
Limbah kaleng bekas semakin meningkat karena adanya kemajuan teknologi, permasalahan limbah di Indonesia menyebabkan pencemaran lingkungan di sekitar masyarakat. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia mencatat bahwa produksi limbah di Indonesia mencapai 67,8 juta ton pada tahun 2020. Angka ini meningkat 1% dari tahun 2019 yang "hanya" mencapai 66-67 ton limbah. Sebanyak 9 juta ton dari keseluruhan limbah tersebut adalah limbah kaleng. Hasil observasi yang dilakukan terhadap masyarakat yang berdomisili di Desa Pulodarat Jepara, menunjukkan bahwa limbah kaleng yang dihasilkan rata-rata mencapai 1 (satu) kilogram per KK per hari. Upaya untuk meminimalisir dampak pencemaran lingkungan akibat limbah kaleng salah satunya adalah dengan cara mendaur ulang limbah tersebut menjadi produk kerajinan tangan yang mempunyai nilai jual dan memiliki nilai fungsi. Pada masa pandemi seperti saat ini, nilai jual dapat membantu perekonomian. Dalam pemanfaatan limbah kaleng dibutuhkan kreativitas untuk mengolah limbah kaleng menjadi hasil karya berupa hiasan dinding kaligrafi islam yang nantinya selain mengurangi limbah rumah tangga juga mampu meningkatkan profit (keuntungan). Nilai jual hasil karya berupa hiasan dinding kaligrafi tersebut tergantung hasil kreasi masing-masing masyarakat, semakin unik dan kreatif suatu hasil karya maka semakin tinggi nilai jualnya. Metode yang digunakan dalam penelitian mengenai pemanfaatan limbah botol kaleng adalah survey, wawancara, dan angket. Hasil dari pemanfaatan limbah botol kaleng menjadi kerajinan tangan berupa hiasan dinding kaligrafi islam untuk meningkatkan kreativitas serta keterampilan masyarakat di wilayah Di Desa Pulodarat Jepara.
Strategi Guru Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I SD di Masa Pandemi
Ilman Hanafi Destian;
Dwiana Asih Wiranti;
Aan Widiyono
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.857 KB)
|
DOI: 10.54259/diajar.v1i2.778
The ability to read is one of the aspects of language that students in elementary school need to learn. The success of students in learning is influenced by the mastery of students' reading skills at the beginning level. The impact of the Covid-19 virus makes it difficult for grade 1 elementary school students to read so that they have difficulty understanding the material presented by the teacher through online learning. For this reason, steps were taken to implement the strategy by holding "Reading Lessons". Through this strategy, it is hoped that: 1) the students' initial reading ability will increase; 2) understand the supporting and inhibiting factors of teachers in implementing strategies to improve students' early reading skills. The research design used descriptive qualitative. The research subjects were teachers and first grade students of SDN 1 Bawu Jepara. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Data analysis through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that: 1) the "Les Reading" strategy can improve students' initial reading skills through: a) planning (teacher preparation in delivering materials and using learning methods and media; b) implementing strategies (learning steps and student participation); and 2) The supporting factors for the strategy are parents, school policies, and the availability of learning media. While the inhibiting factors for the strategy are internal to the students and the limited time for implementation.