p-Index From 2021 - 2026
6.402
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AL-Daulah Jurnal Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains El Midad : Jurnal Jurusan PGMI Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Al Asyariah Mandar Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat Buletin Poltanesa International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Jurnal Kolaboratif Sains Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Abdi Jurnal Publikasi Al-Miskawaih: Jurnal Prodi PAI STIT Pemalang SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak Peradaban Journal of Law and Society Jurnal Pengabdian Informatika (JUPITA) Jurnal Manajemen Sistem Informasi Journal of Research and Publication Innovation HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) JEAT : Journal of Electrical and Automation Technology JURNAL ILMIAH GEMA PERENCANA Hikmatuna Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Malikussaleh Mengabdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Meambo Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi UNIVERSUM : Jurnal KeIslaman dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan Sagita Academia Journal Semesta: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Indonesian Journal of Education and Learning Golden Age and Inclusive Education Journal Dekstop Application (JDA) Journal of Community Engagement in Health Darussalam Indonesian Journal of Nursing and Midwifery AbdiMuh: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pemberian Pisang Ambon Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Desa Matang Sagoe Kecmatan Peusagan Kabupaten Bireuen Maya Sofiana; Muammar; Hamdiana
Indonesia Vol 6 No 2 (2024): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah yang ditemukan pada masyarakat baik di negara maju maupun berkembang termasuk Indonesia Prevalensi kejadian hipertensi di Indonesia sebesar 34.1%. Angka ini meningkat cukup tinggi dibandingkan hasil riskesdas tahun 2013 yang menyampaikan kejadian hipertensi berdasarkan hasil pengukurantekanan darah pada masyarakat Indonesia berusia 18 tahun ke atas adalah 25.8%. Tujuan penelitian ini untuk melihat efektivitas pemberian pisang ambon terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi didesa Matang Sagoe Kecmatan Peusagan Kabupaten Bireuen. Desain penelitian yang digunakan adalah preeksperimental design dengan pendekatan case control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi yang ada di desa Matang Sagoe Kecamatan Peusangan,Kabupaten Bireuen sebanyak 69 orang. Waktu penelitian telah dimulai dari tanggal 6 Maret 2022 sampai dengan Agustus 2022. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Tehnik pengambilan sampel yaitu dengan cara quota sampling sebanyak 30 orang pretest dan 30 orang postest. Mayoritas memiliki tekanan darah sistol >160-180 sebelum mengkonsumsi pisang ambon seabanyak 15 responden (50%). Mayoritas memiliki tekanan darah sistol 140-160 sebanyak 28 responden (93%) sesudah mengkonsumsi pisang ambon. Dari hasil analisa data menggunakan uji wilcoxon, didapatkan nilai p value (0.000) < α (0,05) maka ha diterima dan ho ditolak. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada penurunan atau perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah mengkonsumsi pisang ambon. Sebagai bahan masukan kepada responden agar masyarakat dapat secara rutin mengkonsumsi pisang ambon.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Anak Usia Prasekolah Tentang Kesehatan Gigi dan Mulut Fara Nabilla; Muammar; Zuheri
Indonesia Vol 6 No 1 (2024): April
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) prevalensi masalah gigi dan mulut di Indonesia pada tahun 2018 mengalami kenaikan dari tahun 2013, dari nilai 26% menjadi sebesar 57,6% dan yang mendapatkan pelayanan dari tenaga medis gigi mengalami penurunan sebesar 31,1% kini menjadi 10,2%. Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling banyak terjadi pada anak-anak di dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan anak usia prasekolah tentang kesehatan gigi dan mulut di TKIT Bunayya Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment, dengan rancangan one group pre test post test design. Penelitian ini telah dilaksanakan mulai maret sampai dengan september 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia prasekolah berusia 4-6 tahun yang berjumlah 125 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proportional stratified random sampling yang berjumlah 95 orang. Pengolahan data menggunakan uji wilcoson. Hasil uji univariat diperoleh sebelum diberikan pendidikan kesehatan berada pada kategori kurang (80%) dan pengetahuan responden sesudah diberikan pendidikan kesehatan berada pada kategori baik (69,5%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai p (0,000) < α (0,05), Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya ada efektivitas pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan anak usia prasekolah tentang kesehatan gigi dan mulut di TKIT Bunayya Kota Lhokseumawe. Diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi responden tentang kesehatan gigi dan mulut serta dapat mengaplikasikan perawatan gigi dan mulut seperti menyikat gigi yang baik dan benar dengan waktu yang tepat dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: Pendidikan Kesehatan; Pengetahuan; Kesehatan Gigi dan Mulut
Hubungan Konsep Diri Dengan Kenakalan Remaja Pada Siswa Di Sekilah Menengah Pertama Enzely Ranos; Muammar; Mursyid yahya
Indonesia Vol 6 No 1 (2024): April
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan di antara remaja telah menjadi isu kesehatan warga dunia. Setiap tahunnya terjadi 200 ribu pembunuhan di kalangan usia 12-29 tahun. Sebanyak 84% kasus melibatkan remaja laki-laki. Angka tertinggi tindakan kejahatan ada pada usia 15-19 tahun. Banyak remaja yang terlibat kenakalan dikarenakan remaja tersebut kurang memahami tentang dirinya sendiri, dia tidak memiliki konsep diri yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan kenakalan remaja pada siswa di Sekolah Menengah PertamaNegeri 2 Lhokseumawe. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Lhokseumawe yang berada di kelas VIII dan IX dengan jumlah 541 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian adalah proportional stratified random samplingberjumlah 230 orang. Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2023 sampai dengan bulan 11 Oktober 2023Data dikumpulkan dengan cara menyebarkan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki konsep diri yang positif, yaitu sebanyak 138 orang (60%) dan kenakalan remaja sebagian besar berada pada kategori rendah yaitu sebanyak 142 orang (61,7%). Hasil uji Chi Square menunjukan nilai p 0,001 < nilai α = 0,05 maka Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara konsep diri dengan kenakalan remaja pada Siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Lhokseumawe. Diharapkan bagi remaja agar dapat mengontrol perilaku atau mengalihkan marah dan kecewa pada hal-hal lain yang positif, seperti berolahraga, belajar kelompok, berorganisasi, dan sebagainya, sehingga tidak melakukan kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.
Pengaruh Frekuensi Menonton Tayangan Kekerasan Fisik Di Televisi Terhadap Perilaku Agresif Yang Dilakukan Anak Usia Sekolah Di Desa Rawa Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara Nurul Izza; Muammar; Juwita Maulani
Indonesia Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah studi penelitian yang dilakukan di SMP Gunung Putri, Kabupaten Bogor, ditemukan bahwa 52% dari 279 responden menunjukkan perilaku agresif, dimana siswa yang sering terpapar tayangan kekerasan lebih cenderung berperilaku agresif dibandingkan dengan yang jarang terpapar (31,2% berbanding 20,8%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi menonton tayangan kekerasan fisik di televisi terhadap perilaku agresif yang dilakukan anak usia sekolah di Desa Rawa Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian korelasi kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 3 April 2024 sampai dengan 2 November 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia sekolah di Desa Rawa Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara, berjumlah 67 orang. Teknik pengampilan sampel yaitu total population yaitu berjumlah 67 responden yang memenuhi kriteria sampel. Hasil diperoleh frekuensi menonton tayangan kekerasan fisik pada katagori tinggi 33 responden (49.2%), perilaku agresif pada katagori tinggi yaitu 47 responden (70.2%), hasil uji statistik diperoleh ρ value = 0,001 < α (0,05), yang berarti Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh frekuensi menonton tayangan kekerasan fisik di televisi terhadap perilaku agresif yang dilakukan anak usia sekolah di Desa Rawa Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara. Diharapkan kepada ibu agar membatasi menonton acara di televisi dan harus ada bimbingan pada saat anak menonton televisi.
Efektivitas Pemberian Daun Pepaya Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Di Desa Peunayan Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara Cut Annisya Nadira; Muammar; Mursyid Yahya
Indonesia Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) dan United Nations of Children’s Found (UNICEF) dalam strategi global pemberian makanan pada bayi dan anak menyatakan bahwa pencegahan kematian bayi adalah dengan pemberian makanan yang tepat yaitu pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan Keberhasilan pemberian ASI dipengaruhi oleh kelancaran ASI sejak awal menyusui dimana dalam pemberian ASI secara dini akan terjadi perangsangan puting susu. Namun kegagalan Menyusui disebabkan rendahnya pengetahuan ibu tentang menuyusui, tentang teknik menyusui yang benar agar pemberian ASI menjadi lancar. Tujuan peneliti agar Asupan nutrisi yang dapat meningkatkan produksi ASI yaitu, Gizi seimbang buah-buahan dan daun-daunan hijau seperti yang di ambil oleh peneliti yaitu daun pepaya. Setelah dilakukan survey awal pada tanggal 28 juni 2024 di Desa Peunayan Kecamatan Nisam, diantaranya semua data Ibu menyusui di Desa Peunayan yang sesuai persyaratan,sebanyak 26 orang. Berdasarkan hasil yang diteliti Ibu menyusui banyak mengalami ketidak lancaran Pengeluaran ASI. Hal tersebut membuat Ibu menyusui memilih untuk meminum air daun pepaya sebagai kelancaran pengeluaran ASI supaya dapat memberikan nutrisi yang cukup untuk buah hatinya. Maka dari itu peneliti menarik perhatian untuk meneliti lebih lanjut pada tanggal 28 oktober 2024 dilakukannya pre test dan post test supaya untuk mengetahui perbedaan frekuensi sebelum dan sesudah pemberian daun pepaya pada ibu menyusui di Desa Peunayan Kecamatan Nisam tentang Produk ASI lancar dan Tidak lancar. Hal ini dapat membantu mengurangi kecemasan dan kekhawatiran ibu untuk memberikan asupan nutrisi ASI yang cukup.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Pubertas Dengan Gambaran Diri Di Smp Negeri 7 Baktiya Kabupaten Aceh Utara Indah Epriliana; Muammar; Muhammad Denny
Indonesia Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja juga merupakan masa transisi yang ditandai dengan perubahan secara fisik, kognitif, sosial dan emosional. WHO juga menyebutkan prevalensi penduduk remaja di Dunia sebanyak 60%. Hasil sensus penduduk menunjukkan bahwa jumlah penduduk remaja di sebesar 63,4 juta orang. Perubahan fisik saat pubertas pada masa remaja akan mempengaruhi persepsi remaja tentang gambara diri. Pentingnya pengetahuan remaja tentang perubahan fisiknya sehingga diperlukan suatu proses penyesuaian diri dari remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri pubertas dengan gambaran diri di SMP Negeri 7 Baktiya Kabupaten Aceh Utara. Desain penelitian ini menggunakan analytic dengan metode cross sectional. Populasi sebanyak 40 orang, dengan menggunakan metode Total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil yang sudah peneliti lakukan ditemukan bahwa sebagian besar berpengetahuan kurang tentang gambaran diri sebanyak 17 responden (42,5%) dan sebagian kecil berpengetahuan cukup sebanyak 11 responden (27,5%), dari 40 responden sebagian besar bersikap positif tentang gambaran diri sebanyak 29 responden (72,5%), sebagian besar memiliki gambaran diri yang positif sebanyak 22 responden (55%). Ada hubungan pengetahuan dengan gambaran diri remaja putri pubertas dengan p-value 0,000 (p<0,05) dan ada hubungan sikap dengan gambaran diri remaja putri pubertas dengan p-value 0,040 (p<0,05). Diharapkan kepada SMP Negeri 7 Baktiya agar membuat suatu kerjasama lintas sektoral dengan dinas pendidikan dan kesehatan dengan memberikan informasi dan edukasi tentang perubahan fisik yang terjadi pada masa pubertas dan gambaran diri remaja.
Sistem Pakar Deteksi Hama dan Penyakit Tanaman Padi Menggunakan Metode Certainy Factor Muammar; Khairat, UL; Mailani , Rezky
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.498

Abstract

Padi merupakan salah satu tanaman budidaya yang paling utama bagi masyarakat. Budidaya padi berisiko terserang hama dan penyakit, sehingga tidak lepas dari ancaman dan dapat mengakibatkan gagal panen. Oleh karena itu, pengenalan jenis hama dan penyakit tanaman padi sangat diperlukan agar dapat menerapkan tindakan pengendalian yang tepat, cepat, dan akurat. Metode yang digunakan untuk menerapkan aplikasi deteksi hama dan penyakit adalah metode certainty factor karena metode ini mengasumsikan nilai keyakinan dari seorang pakar. Gejala yang digunakan meliputi warna leher padi berwarna abu-abu, berbentuk belah ketupat, bagian tengah berwarna abu-abu atau berwarna putih dan pinggiran berwarna cokelat. Keakuratan sistem yang diusulkan mencapai 91%. Selain itu, sistem pakar diterapkan untuk menentukan penyakit blas padi. Sistem yang diusulkan untuk mendeteksi serangan penyakit blas menggunakan certainty factor. Akurasi sistem yang didapat adalah 91%. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem pakar yang berbasis Android dengan menggunakan metode certainty factor untuk mendeteksi hama dan penyakit pada tanaman padi. Sistem pakar ini memungkinkan petani untuk mengidentifikasi hama dan penyakit padi dan menemukan solusi untuk mengendalikannya.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Terhadap Penyalahgunaan Napza di SMP 1 Labuan Kab Donggala : The Influence of Health Education on Students' Level of Knowledge on Drug Abuse at SMP 1 Labuan Donggala Regency Fatmawati; Muammar; Suardi; Munifah AM. Idrus; Mulyani; Qursia Lasandang; Windi Vatricia; Stevin Unusa; Fadlika Fadri; Sudirman; Ahmad Yani; Hamidah; Nur Afni Imbran; Rahmawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i1.4922

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang dinamis dalam kehidupan individu, ditandai dengan percepatan perkembangan fisik, mental, emosional, dan sosial. Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) semakin meningkat pada masa remaja, memberikan dampak buruk seperti adiksi dan ketergantungan. Survei Badan Narkotika Nasional dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia tahun 2019 menunjukkan 3,2% pelajar di Indonesia pernah mengonsumsi narkotika. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre eksperiment tanpa perbandingan, menggunakan One Group Pre Test dan Post Test. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden melibatkan 79,2% perempuan dan mayoritas berusia 13 dan 14 tahun. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan siswa tentang NAPZA, dengan 100% responden memiliki pengetahuan baik. Pengaruh penyuluhan diukur dengan uji statistik Paired Samples Test, menunjukkan perbedaan signifikan (p-value = 0,019) antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hal ini menegaskan bahwa penyuluhan efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya NAPZA. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah mendapatkan penyuluhan tentang NAPZA di SMP 1 Labuan Kabupaten Donggala. Saran diberikan kepada peserta didik untuk mengimplementasikan pengetahuan yang didapat, kepada guru BK untuk menyediakan layanan informasi sesuai kebutuhan, dan kepada kepala sekolah untuk merumuskan kebijakan yang mendukung layanan bimbingan dan konseling efektif di sekolah.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MERESPON KOMPETENSI PESERTA DIDIK ABAD 21 Zaenudin; Yudin Citriadin; Muammar
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 6 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v6i2.584

Abstract

Character education will become a program that will be implemented by all levels of education, where in the 21st century many things will occur, including changes in learning models, and changes in sophisticated technology that will cause changes in the way we communicate. This change is balanced with student character education, it needs to be developed with character values ​​not only in the cognitive domain but also at other levels such as affective and psychomotor. This study uses a qualitative approach with a case study type of research. This research was conducted at SMKN 1 Praya Central Lombok. Sources of research data are school principals, vice principals, teachers, and students. Data collection techniques from observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out interactively and took place continuously until the collected data was saturated, the activities in data analysis were data collection, data presentation, and concluding/verifying data condensation. There are four criteria to see the validity of research data, namely: Credibility, Transferability, Dependability, and Confirmability. The results of the study show that the implementation of character education has been well implemented in various fields. This can be seen from the results of the implementation of character education at Praya 1 Public High School, which has been able to respond to the needs of students and develop their potential and interests of students.
PELATIHAN PENERAPAN PRINSIP KERJASAMA DAN KESOPANAN DI SMA Mansyur, Firman Alamsyah; Arsad; Muammar; Yaumi; Muhtar; Widianto; Alan Zulhijah
AbdiMuh : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): AbdiMuh
Publisher : Unmuh Babel Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/abdimuh.v3i1.191

Abstract

The ability to cooperate and politely communicate with other parties is very important in this era of the industrial revolution. On the other hand, students still do not understand the importance of cooperation and politeness for their success in the future. Therefore, this Community Service Activity is caused by two things, namely: a) the low ability of students to cooperate in communicating, and b) the low knowledge of students regarding politeness in communicating with teachers, peers, and younger people. Therefore, this study aims to provide training related to the principles of cooperation and politeness to students in communicating. The method used in this research is the lecture method, question and answer, and group discussion. The results of this study revealed that high school students were very happy to participate in this training because they could know the types of cooperative principles that they could apply in communicating. In addition, they become more understanding about the types of politeness in building communication with teachers, students of the same age, and younger people. The implication of this study emphasizes that the application of the principles of cooperation and courtesy is very appropriate to be taught in schools, both by school principals and teachers to their students.
Co-Authors A. Gani Abdul Fadlil Abdul Kahar Syarifuddin Abdul Khamid Abdus Salam, Abdus Achdiyat Ilyasa Samudra Ahmad Rifai Ahmad Yani Al Chaidar Alan Zulhijah Anisa Ilma Wardhani Arif Rahman Armed Tahyas Arsad Asnil Aidah Ritonga Berlian Tahta Arsyillah Chairunas Adha Putra Chatarina Umbul Wahyuni Cut Annisya Nadira Cut Buleun Cut Linar Cut Shinta Natasya Daffa Dhiya Ulhaq Darmayanti Deana Indah Haimima Dedy Yuliansyah Desy Hikmatullah Dewi Putri Aulia Dwi Dimas Eka Yuni Sularsih Elidar Sari Enzely Ranos Fachry Abda El Rahman Fadlika Fadri Faisal Fara Nabilla Fathurrahmad Fatmawati Fatmawati Ferdi Nur Rochim Fery Muhammad Firdaus Fitri Magfirah Fitria Mardhatillah Ghoni, Muhammad Falih Abdul Haimin, Fahri Guslan Hamdiana HAMIDAH Hanudin Herman Hestu Wilujeng Hestu Wilujeng, Hestu Husni Ibnu Hajar Ikhsan Akbar Handinata Ilma Nur Rizqi Indah Epriliana Indasah Irmayana Juanrico A.S. Titahelu JUDY MARRIA SAIMIMA Juwita Maulani Karen Azelia Syalom Khairat, UL Khairulah Tulfah La Jidi M. Ardan M. Rasyid, Laila M. Umar Faqieh Madi Mailani , Rezky Malahayati Mansyur, Firman Alamsyah Maulana, Adnan Mugy Khayun Mahara Muh Ridwan Muh. Zaidir Muhamad Ahyar Rasidi Muhamad Basyrul Muvid Muhamad Yunus muhammad Anwar Sani Muhammad Denny Muhammad Rauzi Muhammad Sarjan muhtar Mukhlis MULYANI Munifah AM. Idrus Murniati Mursyid yahya Muslich Shabir Nur Afni Imbran Nurshahira Ibrahim Nursiti Nurul Hidayati Murtafiah Nurul Izza Nurul Mahmudah, Nurul Patrick Corputty Pradana, Tengku Gilang Qursia Lasandang Rahmat Haniru Rahmawati Raihanun Nisa’ Rambe, Raja Banggas Razak, Farhan Radhiansyah Ria Fitri Rijki Rizky Imam Syahputra Rodhatul Alawiyah Safaruddin Yahya Said Salim Daulay Samsoni Sastro, Marlia Sela Azkia Setiawati, Astria Siregar, Mahdalenawaty Siti Patimah Siti Ruqoiyyah Siti Salmawati Hada. N Sitti Wetenriajeng Sidehabi Sofiana, Maya Sri Wahyuni Stevin Unusa Suardi Suci Indasari Sudirman Supriatna, Ibnu Hajar Surahman Sukron Rosyadi Syarwani Taufik, Iqbal Teguh Satrio Tiara Tri Widya Kurniasari Unik Ambarwati Wahidin WIDIANTO Windi Vatricia WULANDARI Yaumi Yudin Citriadin Yulia Feriska Yunus, Restu Yusuf Hadijaya Zaenudin Zaim Anshari Zuheri