Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Kesehatan Remaja Tentang Pencegahan Kanker Sejak Dini di SMP Nurul Ilmi Kota Padangsidimpuan Rangkuti, Juni Andriani; Siregar, Hotma Royani; Dalimunthe, Letnan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2690

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Indonesia. Upaya pencegahan kanker perlu dilakukan sejak dini, khususnya pada kelompok remaja, melalui pembentukan perilaku hidup sehat. Salah satu pendekatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah perilaku CERDIK, yaitu Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan edukasi kesehatan remaja tentang pencegahan kanker sejak dini dengan pendekatan CERDIK di SMP Nurul Ilmi Kota Padangsidimpuan pada tanggal 16 Desember 2025. Metode kegiatan yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab dengan media edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep CERDIK dan menjelaskan kembali langkah-langkah pencegahan kanker yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mendorong remaja untuk menerapkan perilaku hidup sehat sebagai upaya pencegahan kanker sejak dini.
SUNAT MASSAL GEMMA PETA INDONESIA Harahap, Mei Adelina; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2691

Abstract

Sunat (Khitan) merupakan suatu tindakan medis yang sangat dianjurkan pelaksanaannya. Karena terbukti sangat berpengaruh dalam meningkatkan kesehatan dan pencegahan penyakit, terutama penyakit-penyakit yang terkait genital atau organ seksual. Namun terkadang pelaksanaan Sunat (khitan) ini belum dapat dilakukan sebagiaan masyarakat karena terkendala faktor biaya yang cukup besar, sehingga pelaksanaannya sering sekali tertunda. Salah satu upaya agar setiap anak dapat melakukan Sunat (khitan) adalah dengan melaksanakan kegiatan Sunat Massal bagi masyarakat disekitar kota Padangsidimpuan. Dari kegiatan sunat massal ini diharapkan akan banyak anak di Indonesia yang dapat disunat, sehingga tercapai peningkatan derajat kesehatan dan pertumbuhan anak Indonesia yang baik.
PENGALAMAN PENDONOR DALAM MEMBERIKAN DONOR DARAH DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Nina Nazlina; Adi Antoni; Abdullah AA; Juni Andriani Rangkuti; Nefonafratilova Ritonga; Maharani Dalimunthe; Septi Ariona; Rido Hasibuan; Putri Efrina Sahri Pulungan
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.3239

Abstract

The main problem that is often experienced by the public is due to lack of knowledge and low public awareness of the benefits and importance of blood donation among the wider community in general, blood transfusion is an activity process carried out in the transmission of donor blood to the recipient must meet the criteria and have certain conditions. which must be fulfilled. This research aims to dig deeper into the experiences of blood donors in providing blood donations. This research took place in Padangsidimpuan City. This type of research is qualitative with a phenomenological design. The number of participants in this research was 4 participants. With collaizzi techniques and thematic analysis. The results of this research obtained 3 themes and 8 sub-themes, Theme 1 Motivation for blood donation received sub-themes including (1) helping others, (2) moral satisfaction, (3) reducing the risk of disease. Theme 2 Motivation for blood donation has sub-themes including (1) Feeling satisfied, (2) Feeling tired, (3) Experiencing pain. Theme 3 Motivation for blood donation has sub-themes including (1) Increasing social awareness, (2) Increasing self-confidence
PEMAHAMAN DAN PERSEPSI SISWA SEKOLAH DASAR TERHADAP RISIKO JAJANAN TIDAK SEHAT SEBAGAI FAKTOR POTENSIAL PENYEBAB KANKER DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Rangkuti, Juni Andriani; Siregar, Hotma Royani; Dalimunthe, Letnan
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2863

Abstract

Perilaku konsumsi jajanan sembarangan pada siswa sekolah dasar merupakan fenomena yang umum terjadi dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang, termasuk paparan zat karsinogenik. Rendahnya pemahaman anak mengenai kandungan berbahaya dalam jajanan serta minimnya literasi kesehatan menjadi faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan persepsi siswa sekolah dasar terhadap risiko jajanan tidak sehat yang berpotensi menyebabkan kanker. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Partisipan adalah siswa sekolah dasar yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kebiasaan mengonsumsi jajanan di lingkungan sekolah di Kota Padangsidempuan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan panduan semi terstruktur serta observasi sederhana terhadap perilaku jajan. Seluruh wawancara direkam, ditranskripsi, dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan Empat tema yaitu pemahaman Siswa tentang jajanan tidak sehat, Persepsi Siswa tentang jajanan, perilaku konsumsi jajanan, Dan Faktor Lingkungan yang mempengaruhi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa seluruh siswa memiliki pemahaman yang terbatas mengenai kandungan berbahaya dalam jajanan. Jajanan dipersepsikan sebagai sesuatu yang menarik dari segi rasa, warna, dan harga yang terjangkau. Risiko kesehatan jangka panjang, termasuk kanker, belum menjadi pertimbangan dalam memilih jajanan. Faktor lingkungan seperti pengaruh teman sebaya, ketersediaan jajanan di sekitar sekolah, serta kurangnya edukasi dari orang tua dan guru turut memengaruhi perilaku konsumsi tersebut. Diperlukan intervensi edukasi kesehatan yang kontekstual dan berkelanjutan melalui peran sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran sejak dini terhadap bahaya zat karsinogenik dalam jajanan.
Determinan Stunting pada Balita di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan : Determinants of Stunting in Toddlers in South Padangsidimpuan District, Padangsidimpuan City Juni Andriani Rangkuti; Anto J. Hadi; Haslinah Ahmad; Ridwan Amiruddin; Owildan Wisudawan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3381

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan salah satu masalah gizi dan kesehatan secara global baik di negara maju maupun negara berkembang. Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebanyak 24,2% dan Sumatera Utara 25,8% serta Kota Padangsidimpuan 32,1%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan stunting pada balita di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan Metode: Kecamatan Padangsidimpuan Selatan pada bulan November sampai dengan Desember 2022. Populasi pada penelitian ini seluruh balita yang ada di kecamatan Padangsidimpuan Selatan sebanyak 6.120 balita dan sampel adalah sebagian balita yang ada di kecamatan Padangsidimpuan Selatan yang ditentutakan dengan menggunakan rumus besar sampel Yamane sebanyak 375 balita dengan teknik pengambilan sampel secara Quota Sampling dan simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh bahwa Panjang badan lahir (p=0,001), berat badan lahir (p=0,020), status ekonomi (p=0,001) berhubungan kejadian stunting pada balita dan variabel yang paling berhubungan adalah panjang badan lahir dengan Exp (B) =7,371. Kesimpulan: Ditemukan bahwa kejadian stunting pada balita disebabkan oleh faktor panjang badan lahir, berat badan lahir jarak kelahiran dan status ekonomi. Sehingga diperlukan upaya pencegahan stunting yang proaktif dengan menggerakkan keluarga balita untuk aktif memanfaatkan posyandu.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR Haslina; Nur Aliyah Rangkuti; Juni Andriani Rangkuti; Yulinda Aswan
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 1 (2025): Vol.1 No.1 Maret 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i1.3

Abstract

Kolostrum merupakan cairan kental kekuning – kuningan yang dihasilkan oleh alveoli payudara ibu pada periode akhir atau trimester ke tiga kehamilan. Diketahuinya hubungan antara pendidikan ibu dengan pemberian kolostrum di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Diketahuinya hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian kolostrum di Rumah Sakit Daerah Haji Makassar. Diketahuinya hubungan antara umur ibu dengan pemberian kolostrum di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. penelitian ini adalah observasional dengan desain correlational tentang Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Kolostrum Pada Bayi Baru Lahir Di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Hasil penilitian ini dengan menggunakan analisis statistik dengan menggunakan Uji Chi-square diperoleh nilai p=0,00. Karena nilai p < α=0,05 maka hipotesis alternatif diterima. Hal ini menunjukan adanya hubungan antara pendidikan dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Adanya hubungana antara pengetahuan dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Adanya hubungan antara umur dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar.
Iptek bagi Masyarakat: Pemberian Edukasi Kesehatan Berbasis Aplikasi Pelacak Mood untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja Antoni, Adi; Harahap, Alprida; Ahmad, Haslinah; AA, Abdullah; J. Hadi, Anto; Andriani Rangkuti, Juni; Nafratilova Ritonga, Nevo
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i2.932

Abstract

Masalah kesehatan mental remaja perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya seks bebas pada remaja. Edukasi kesehatan remaja menjadi hal penting dalam kondisi saat ini. Tujuan edukasi ini adalah memberikan pengetahuan pada remaja tentang penggunaan aplikasi pelacak mood untuk meningkatkan kesehatan mental remaja dalam mencegah perilaku seks bebas serta pemanfaatan aplikasi pelacak mood dalam meningkatkan kesehatan remaja. Aplikasi yang digunakan adalah aplikasi pelacak mood yang dapat di download di playstore yang mudah di akses oleh pengguna smartphone. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan pada tanggal 16 Agustus 2024 dengan sasaran kegiatan ini adalah remaja SMA sederajat Se Kota Padangsidimpuan sebanyak 19 orang. Metode edukasi yang digunakan adalah ceramah dan diskusi serta demontrasi memanfaatkan aplikasi pelacak mood untuk meningkatkan kesehatan mental remaja serta dilakukan pretes dan posttest terkait kesehatan mental remaja. Hasil sebelum edukasi diperoleh kesehatan mental remaja diperoleh rendah 15 orang (78,94%) dan pengetahuan kesehatan mental tinggi 4 orang (21,06%). Setelah edukasi diperoleh kesehatan mental remaja diperoleh tinggi 19 orang (100%). Edukasi  kesehatan berbasis aplikasi pelacak mood dapat meningkatkan kesehatan mental remaja agar selalu bertindak positif dan mencegah perilaku negative seperti seks bebas.
Menjaga Gula Darah di Tengah Bencana: Edukasi Pengelolaan Diabetes bagi Masyarakat Desa Tandihat adi antoni; Abdullah AA; Juni Andriani Rangkuti; Nefonafratilova Ritonga; Haslinah; Alprida harahap; Anto J. Hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 2 (2026): Vol 8 No. 2 Agustus 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i2.2973

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan secara berkelanjutan melalui pemantauan kadar gula darah, pengaturan pola makan, kepatuhan terhadap pengobatan, aktivitas fisik, dan perawatan diri. Dalam situasi bencana, pengelolaan diabetes dapat menjadi lebih sulit akibat terganggunya rutinitas sehari-hari, keterbatasan akses terhadap obat-obatan dan alat pemeriksaan kadar gula darah, perubahan pola makan, serta terbatasnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pengendalian kadar gula darah dan komplikasi diabetes. Edukasi mengenai pengelolaan diabetes dalam situasi bencana menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Tandihat mengenai pentingnya menjaga kadar gula darah dan melakukan pengelolaan diabetes dalam situasi bencana. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Desember 2025 di Desa Tandihat melalui edukasi kesehatan yang meliputi pentingnya pemantauan kadar gula darah, keteraturan konsumsi obat, pengaturan pola makan, pemenuhan kebutuhan cairan, pengenalan tanda dan gejala hipoglikemia serta hiperglikemia, dan kesiapan menyediakan kebutuhan diabetes dalam kondisi darurat. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, dan penguatan kemampuan masyarakat dalam melakukan pengelolaan diabetes secara mandiri. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Kegiatan edukasi mengenai pengelolaan diabetes dalam situasi bencana diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mempertahankan pengendalian kadar gula darah meskipun berada dalam kondisi darurat. Peningkatan pengetahuan juga diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi keterbatasan akses terhadap obat, alat pemeriksaan glukosa, makanan yang sesuai, dan pelayanan kesehatan selama bencana. Edukasi kesiapsiagaan diabetes juga direkomendasikan sebagai bagian dari pendidikan pengelolaan diabetes untuk membantu individu mempersiapkan kebutuhan obat, alat pemeriksaan, informasi medis, dan kebutuhan darurat lainnya. Kata kunci: diabetes melitus, kadar gula darah, bencana, edukasi kesehatan, kesiapsiagaan
Co-Authors AA, Abdullah Abdullah AA Abdullah AA Adelina, Mei Adelina, Mei - Adi Antoni Adi Antoni Aflah Lubis, Yuni Ahmad, Haslinah Ahmad, Haslinah HA Alprida Harahap Anto J Hadi Anto J. Hadi Antoni, Adi Arinil Hidayah Ariona, Septi Arisa Aswan, Yulinda Aswan, Yulinda - Aulia, Nisa Ayuni Harahap, Alya Baik Rambe, Nur Batubara, Novita Sari Dalimunthe, Letnan Dalimunthe, Maharani Deliana Tarigan Dewi, Sri Sartika Sari Diningsih, Ayus Efrina Sahri Pulungan, Putri Fitri Napitupulu, Natar Gintings, Akhyar Fauzi Habibah, Nursalmah Hadi, Anto J. Hadi, Anto J. Halinah Ahmad Harahap, Alya Ayuni Harahap, Cory Harahap, Cory Linda Futri Harahap, Dewani Harahap, Mei Adelina Harahap, Rizki Noviyanti Harahap, Yanna Wari Hasibuan, Ahmad Safii Hasibuan, Elmi Sariani Hasibuan, Khoirunnisah Hasibuan, khoirunnisah - Hasibuan, Rido Haslina Haslinah Hidayah, Arinil Insan, Hafni Nur J. Hadi, Anto Kahirani, Leli Khoirunnisah Hasibuan Leli Khairani Liana Lola Pebrianthy Lubis, Arisa Harfa Said Lubis, Yuni Aflah Maharani Dalimunthe manurung, dina mariana Massraini Daulay, Nanda Mei Adelina Mei Adelina Harahap Nafratilova Ritonga, Nevo Nanda Massraini Daulay Nasution, Ayannur nasution, ayannur - Nasution, Nur Arfah Nazlina, Nina Nefonafratilova Ritonga Nefonafratilova Ritonga Nefonavratilova Ritonga Nina Nazlina Nisa Aulia Nopita Yanti Sitorus Nugraeny, Lolita Nur Aliyah Rangkuti Nur Aliyah Rangkuti Nurhamimah Nursalmah Habibah Owilda Wisudawan Owildan Wisudawan Putri Efrina Sahri Pulungan Ramadhini, Delfi Rambe, Muhammad Arsyad E Rambe, Nur Baik Rangkuti, Nur Aliyah Ratna Dewi Rido Hasibuan Rido Hasibuan Ridwan Amiruddin Ritonga, Nefona fratilova Ritonga, Nefonavratilova - Ritonga, Sukhri Herianto Saskiyanto Manggabarani Septi Ariona Septi Ariona Simamora, Asnil Adli Simamora, Febrina Angraini SIREGAR, HOTMA ROYANI Siregar, Nurelilasari Siregar, Putri Khairani Siregar, Putri Runggu Suhartini Sujoko, Edy SURYANI Vera, Yulia Wisudawan, Owilda Wiwi Wardani Tanjung Yuana, Putri Yulinda Aswan Yulizar Yuni Aflah Yusnina Maisyaroh