Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Binaan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Tahun 2020 Sutarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita; Trijayanthi, Winda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2802

Abstract

Stunting merupakan kekurangan gizi kronis pada balita akibat dari kekurangan asupan zat gizi dalam waktu yang lama dan biasanya diikuti dengan frekuensi sering sakit. Berbagai alasan yang dikemukakan oleh ibu balita, sehingga fungsi buku Kesehatan Ibu dan Anak belum dapat dimanfaatkan dengan optimal. Untuk meningkatkan pelayanan para peserta kelas ibu dalam memanfaatkan buku KIA di wilayah kerja Puskesmas Karang Anyar khususnya di desa Marga Agung, maka perlu dilakukan kegiatan berupa pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung berupa pendampingan penggunaan Buku KIA dan peningkatan kapasitas kader Kesehatan dalam rangka pencegahan stunting. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah terwujudnya peningkatan kemampuan ibu balita dan ibu hamil peserta kelas ibu di desa dan terbentuk pendampingan buku KIA pada ibu hamil oleh kader Kesehatan. Metode pelaksanaan menggunakan cara penyuluhan dan pembekalan kader untuk pendampingan pemanfataatan buku KIA pada ibu hamil. Hasil kegiatan pengabdian berupa adanya keberhasilan penyuluhan berupa trend peningkatan nilai pengetahuan kader kesehatan setelah diberi penyuluhan dan skore naik sangat tinggi dari minus 400% menjadi positif 26%. Pendampingan pemanfaatan buku KIA oleh kader posyandu, merupakan tindak lanjut dari hasil penyuluhan kader kesehatan. Pelayanan kesehatan ibu hamil bertujuan untuk mengawasi dan menangani ibu hamil dan ibu bersalin, asuhan dan pemeriksaan ibu sesudah persalinan. Terjadi peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan buku KIA, setelah dilakukan penyuluhan sehingga kader dapat melakukan pendampingan pada ibu hamil di desa Marga Agung. Terbentuknya kader posyandu untuk melakukan pendampingan pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil di desa Marga Agung.Kata Kunci : anak, buki, ibu, Kesehatan, pendampjngan, stunting
Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Status Gizi sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Wonosobo Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi; Sutarto, Sutarto; Fatharanni, Mentari Olivia; Suryawinata, Arli
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2805

Abstract

Kematian Ibu adalah kematian yang terjadi saat kehamilan, atau selama 42 hari sejak terminasi kehamilan, tanpa memperhitungkan durasi dan tempat kehamilan, yang disebabkan atau diperparah oleh kehamilan atau pengelolaan kehamilan tersebut, tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan atau kebetulan. Angka Kematian Ibu di Kabupaten Tanggamus masih cukup tinggi. Pada tahun 2018, Kabupaten Tanggamus tercatat sebagai kabupaten dengan nilai AKI tertinggi ke-2 (12 kasus) di Provinsi Lampung dan menjadi salah satu daerah yang memiliki peningkatan AKI dibandingkan tahun sebelumnya (9 kasus). Metode pengabdian ini dilakukan dengan cara penyuluhan dengan cara mengukur pengetahuan (prior knowledge) peserta mengenai status gizi dan asupan zat gizi pada ibu hamil, dilakukan metode ceramah, memperlihatkan gambar dan video serta sesi diskusi, kemudian dilakukan pengukuran pengetahuan peserta melalui post-test . Nilai post-test akan dibandingkan dengan pre-test , apabila terjadi peningkatan pengetahuan pada lebih dari 70 % peserta, maka kegiatan penyuluhan dianggap berhasil meningkatkan pengetahuan peserta. Pengabdian ini melibatkan 44 ibu hamil, dengan status gizi kurang (3 orang), normal (32 orang), dan gizi lebih (9 orang). Berdasarkan hasil pre-test , didapatkan hasil pengetahuan yang baik sebanyak 15,9% (7 orang) dan pengetahuan yang kurang sebanyak 84,1% (37 orang). Berdasarkan hasil postest didapatkan 86.5% ibu hamil (38 orang) memiliki pengetahuan yang baik dan 13.5% ibu hamil (6 orang) memiliki pengetahuan yang kurang. Berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan postest terjadi peningkatan pengetahuan pada lebih dari 70% peserta, maka kegiatan pengabdian ini dianggap berhasil meningkatkan pengetahuan peserta.Kata Kunci: Status Gizi, Ibu Hamil, AKI
Pendampingan Masyarakat untuk Basic Life Support dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keberhasilan Penanganan Kegawatdaruratan Menghadapi Bencana di Desa Binaan FK Unila (Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan) Utama, Winda Trijayanthi; Sutarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2817

Abstract

Bencana alam merupakan suatu fenomena alam yang terjadi secara langsung maupun tidak langsung mengganggu kehidupan manusia. Bencana alam dapat menyebabkan kerugian bagi manusia baik secara materi, non materi bahkan jiwa. Paling tidak ada interaksi empat faktor utama yang dapat menimbulkan bencana-bencana tersebut menimbulkan banyak korban dan kerugian besar, yaitu: (a) kurangnya pemahaman terhadap karakteristik bahaya (hazards), (b) sikap atau perilaku yang mengakibatkan penurunan sumberdaya alam (vulnerability), (c) kurangnya informasi/peringatan dini (early warning) yang menyebabkan ketidaksiapan, dan (d) ketidakberdayaan / ketidakmampuan dalam menghadapi ancaman bahaya. Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian ini adalah sebagai berikut : Melakukan skrining pengetahuan masyarakat tentang Basic Life Support (BLS) pada masyarakat untuk mengetahui pengetahuan dasar masyarakat tentang BLS, Melakukan pelatihan BLS pada masyarakat untuk memberikan pengetahuan dasar kepada masyarakat tentang pertolongan dasar yang bisa dilakukan masyarakat saat terjadi bencana, untuk mengurangi resiko yang bisa terjadi saat terjadi bencana, Memberikan simulasi melakukan BLS kepada masyarakat untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah didapatkan dan sebagai latihan yang dilakukan sehingga masyarakat bisa belajar menggunakan skill BLS secara langsung. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai BLS. Pada kegiatan pengabdian ini juga diberikan pedoman BLS dan video edukasi BLS. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan para peserta tentang BLS. Oleh karena itu, penyuluhan yang kontinu diperlukan untuk peningkatan pengetahuan secara berkelanjutan. Penyuluhan dapat dilakukan melalui media yang telah ada seperti Kelompok Sadar Masyarakat (Pokdarmas) dan Karang Taruna berkerja pusat kesehatan setempat.Kata kunci: Basic Life Support, Bencana alam
Pemberdayaan Masyarakat untuk Perbaikan Gizi Balita di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Rudiyanto, Waluyo; Sari, Ratna Dewi Puspita; Sutarto, Sutarto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2969

Abstract

Status gizi balita merupakan hal penting yang harus diketahui oleh setiap orang tua dan kekurangan gizi dapat mempengaruhi perkembangan otak anak. Status gizi balita termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi. Intervensi gizi spesifik lebih ditujukan pada upaya menangani penyebab langsung masalah gizi (asupan makan dan penyakit infeksi) dan berada dalam lingkup kebijakan kesehatan. Pemberdayakan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat lapisan masyarakat kita yang dalam kondisi sekarang tidak mampu untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. Bentuk pemberdayaan untuk perbaikan gizi antara lain dengan pemanfaatan di desa untuk berbagai ternak unggas atau ikan untuk perbaikan gizi kelurga dan perbaikan ekonomi keluarga. Pada kegiatan ini, kami merumuskan masalah bahwa ancaman serius jangka panjang generasi mendapat dari status balita hampir di semua daerah sehingga perlu dilakukan pencegahan dimulai dari tingkat rumah tangga. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan bagaimana solusi Perbaikan Gizi Balita melalui perbaikan gizi keluarga di desa binaan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung) dengan memanfaatkan lahan pekarangan Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Gizi Balita
Pemberdayaan Kemitraan Dukun Beranak pada Pelayanan Kesehatan Ibu -Anak dalam rangka Upaya Pencegahan Stunting di Desa Cipadang Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran (Desa Binaan Fakultas Kedokteran – Universitas Lampung) Sutarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi; Graharti, Risti; Indriyani, Reni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2973

Abstract

Stunting merupakan salah satu kondisi kekurangan gizi kronis disertai dengan komplikasi sakit. Stunting disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain perilaku ibu saat hamil dan pola asuh balita yang kurang baik. Penyakit infeksi secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Dengan pertimbangan tersebut bahwa pelayanan kesehatan ibu dan anak sangat berpengaruh terhadap kejadian stunting. Kegiatan ini untuk membantu pelayanan kesehatan ibu dan anak oleh puskesmas, dengan melakukan pemberdayaan dukun beranak/bayi dalam rangka pencegahan stunting di desa Cipadang. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dukun beranak dan kader kesehatan dalam forum kemitraan dukun beranak/bayi dan bidan (puskesmas) dan terjalinnya hubungan kemitraan. Pelaksanaan pengabdian dengan metode penyuluhan ceramah kelompok dan lanjutkan diskusi. Pada hari yang berbeda dilakukan wawancara mendalam dan penyerahan bahan pokok kebutuhan keluarga sehari-hari. Untuk memndapatkan analisa ilmiah pada peningkatan hasil pengukuran tingkat pengetahuan peserta selanjutnya dilakukan analisa data statisitk uji beda berpasangan. Melalui penyuluhan dan diskusi terdapat peningkatan pengetahuan dukun beranak dan kader kesehatan dalam forum kemitraan dukun beranak/bayi dan bidan (puskesmas) di desa Cipadang dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak untuk mencegah kejadian stunting. Kata kunci: dukun beranak, pelayanan kesehatan, stunting
Pemanfaatan MPASI Susu Kefir Untuk Pencegahan Stunting di Desa Cipadang Sutarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi; Indriyani, Reni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3042

Abstract

Stunting merupakan salah satu kondisi kekurangan gizi kronis disertai dengan komplikasi sakit. Desa Cipadang merupakan salah satu desa yang mempunyai masalah stunting terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Gedongtataan. Berbagai Upaya telah dilakukan oleh pemerintahan desa Cipadang untuk mengatasinya melalui kegiatan perbaikan gizi balita dan ibu hamil. Dengan mengembangkan pemberdayaan ibu balita dan kader Kesehatan dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan dan praktikpembuatan aneka minuman susu kefir sebagai bentuk Makanan  Pendamping ASI (MP-ASI) lokal, untuk meningkatkan gizi anak balita khususnya anak usia di bawah 2 tahun, wanita hamil dan wanita menyusui. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan tentang gizi anak, wanita hamil, wanita menyusui dan peningkatan ketrampilan ibu balita dan kader Kesehatan pada pembuatan berbagai aneka susu kefir untuk MP-ASI balita dan MP-ASI produk posyandu dalam rangka pencegahan stunting. Sasaran kegatan ini adalah ibu balita dan kader kesehatan, wanita hamil, wanita menyusui dan kaderposyandu di Desa Cipadang Kecmatan Gedong Tataan, Kabupaten  Pesawaran (desa Binan FK UNILA). Hasil kegiatan ini peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader posyandu dan ibu balita serta produk MP-ASI untuk  menambah variasi MP-ASI kegiatan saat kegiatan posyandu. Kata kunci : stunting, kefir, MP-ASI, gizi balita.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Cipadang Dalam Penilaian Status Gizi Ibu Dan Anak Serta Pencegahan Stunting Pada Komunitas Agromedicine Di Desa Cipadang Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Komala, Ramadhana; Nareswari, Shinta; Zuraida, Reni; Sari, Ratna Dewi Puspita; Wardani, Dyah Wulan Sumekar Rengganis; Apriliana, Ety; Wijaya, Sofyan Musyabiq; Oktarlina, Rasmi Zakiah; Wahyuni, Ari
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3052

Abstract

Stunting adalah keadaan gagal tumbuh dikarenakan kekurangan gizi kronis selama 1000 hari pertama kehidupan yang berdampak pada perkembangan otak, menurunkan produktivitas, dan lebih rentan terkena penyakit kronis ketika masa dewasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang stunting. Kegiatan ini dilakukan di Desa Cipadang, Kabupaten Pesawaran, Lampung dengan sasaran  30 orang kader posyandu. Bentuk kegiatan yang dilakukan pada responden adalah bentuk penyuluhan/ ceramah.Evaluasi diberikan sebanyak sebanyak dua kali, yakni di awal sebelum kegiatan penyuluhan (pretest) dan di akhir  setelah kegiatan penyuluhan selesai (post test). Metode analisis yang digunakan dalam adalah analisis deskriptif yang meliputi persentase peningkatan pengetahuan dan rata-rata peningkatan pengetahuan kader. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 73% responden meningkat pengetahuannya tentang stunting dan penilaian status gizi. Rata-rata skor pengetahuan kader tentang stunting dan penilaian status gizi sebelum dilakukan penyuluhan masih rendah yakni 53,3 ± 17.6 poin dan meningkat setelah penyuluhan yakni 78,6 ± 15,4 poin. Rata-rata peningkatan skor kader dalam kegiatan penyuluhan cukup baik yakni  25,3 ± 2,37 poin. Kegiatan penyuluhan kepada kader perlu dilakukan secara rutin dan berkelanjutan agar kader memiliki pemahaman yang baik untuk dapat melakukan deteksi dini dan pencegahan stunting yang berdampak pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia di masa depan.Keyword : Kader kesehatan, penilaian status gizi, penyuluhan, stunting
Kampanye TBC di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Suarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3238

Abstract

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2021, diperkirakan ada sekitar 10,6 juta kasus diagnosis Tuberkulosis (TBC) di seluruh dunia, mengalami peningkatan sekitar 600.000 kasus dari tahun 2020 yang sebanyak 10 juta. Percepatan upaya pemberantasan TBC di Indonesia pada tahun 2030 didasarkan pada fakta bahwa TBC masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Berdasarkan indikator Deteksi Kasus (Case Detection Rate, CDR), Kabupaten Lampung Selatan memiliki tingkat CDR sekitar 41%, yang masih jauh dari target nasional sebesar 70%. Tingkat CDR yang rendah ini menunjukkan bahwa masih banyak kasus TBC di masyarakat yang belum terdeteksi. Ada banyak faktor yang berkontribusi pada kondisi ini, termasuk partisipasi masyarakat yang rendah dalam pengujian TBC.  Permasalahan yang sama juga ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Karang Anyar, yang mencakup Desa Karang Anyar. Fokus pengobatan TBC paru. Kami berkomitmen untuk bekerja sama guna mengatasi permasalahan ini.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan penemuan penderita melalui peningkatan pengetahuan masyarakat di Desa Karang Anyar tentang penyakit TBC. Hasil evaluasi dari kegiatan kampanye menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan pengawasan minum obat.Kata kunci : tuberkolusis, pengetahuan, kesehatan, masyarakat, pencegahan
PENINGKATAN PENGETAHUAN KELOMPOK WANITA TANI TENTANG NUTRISI ANAK PRA-SEKOLAH DI DESA CIPADANG KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN Utama, Winda Trijayanthi; Sari, Ratna Dewi Puspita; Sutarto, Sutarto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3288

Abstract

Stunting merupakan salah satu bentuk kekurangan gizi kronis yang terjadi pada masa pertumbuhan dan perkembangan. Hal ini ditandai dengan anak yang terlalu pendek untuk usianya. Permasalahan stunting ini masih menjadi masalah di Indonesia. Menurut SSGI 2022, prevalensi stunting Indonesia berada di angka 21,6%. Prevalensi stunting di Provinsi Lampung 15,2%, dan prevalensi terbesar berada di Kabupaten Pesawaran 25,1%. Stunting dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya kurangnya asupan gizi pada ibu hamil dan anak usia di bawah 2 tahun. Faktor yang secara langsung dapat memengaruhi terjadinya stunting salah satunya adalah kualitas asupan gizi yang buruk. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu wanita tani tentang nutrisi anak pra- sekolah. Stunting dapat dicegah dengan memberikan edukasi kepada sasaran wanita tani tentang pentingnya nutrisi yang tepat bagi ibu hamil dan anak usia di bawah 2 tahun. Metode yang digunakan adala metode ceramah interaktif dan diskusi tanya jawab pada sasaran wanita tani di Desa Cipadang Kabupaten Pesawaran. Hasil dari pengabdian ini adalah secara peningkatan pengetahuan wanita tani tentang nutrisi anak pra-sekolah. Kata kunci: wanita tani, nutrisi, anak, pra-sekolah, pengetahuan.
PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH, KOLESTEROL, ASAM URAT, DAN TEKANAN DARAH PADA POSYANDU LANSIA DI DESA BANGUNSARI, KECAMATAN TANJUNGSARI, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Sari, Ratna Dewi Puspita; Sutyarso, Sutyarso; Utama, Winda Trijayanthi; Sutarto, Sutarto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3296

Abstract

Secara umum, jenis pemeriksaan kesehatan berkala adalah pengukuran tekanan darah, kadar glukosa, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan tersebut dapat bermanfaat dalam pencegahan penyakit hipertensi, diabetes melitus, dislipidemia, dan artritis gout yang dapat berdampak pada penurunan produktivitas terutama pada lansia. Selain itu, pemeriksaan ini juga berfungsi sebagai skrining agar masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya. Proses pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan memeriksa tekanan darah menggunakan alat sfigmomanometer dan memeriksa kadar gula darah, kolesterol, serta asam urat menggunakan alat autocheck. Hasil pemeriksaan tekanan darah dari 75 lansia didapatkan sebanyak 70,7% di antaranya mengalami hipertensi (>140/90 mmHg). Selanjutnya, skrining gula darah sewaktu menunjukkan 6,7% responden ditemukan memiliki kadar gula darah tinggi (>200 mg/dl). Pada pemeriksaan kadar asam urat, ada 70% responden dengan kadar asam urat melebihi batas normal (perempuan >6 mg/dl, laki-laki >7 mg/dl). Pemeriksaan kadar kolesterol menunjukkan terdapat 50% responden memiliki kadar kolesterol tinggi (>200 mg/dl). Hasil pemeriksaan kesehatan ini menunjukkan bahwa hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh lansia di Desa Bangunsari. Kata kunci: tekanan darah, glukosa, kolesterol, asam urat, lansia
Co-Authors Ahmad Fauzi Alghani, Sulthan Rafi Alvira Balqis Soraya Aminuyati Amir, Anzela Ananda, Amallia Andinatania, Marcella Ari Irawan Romulya Ari Wahyuni Arif Yudho Prabowo Arli Suryawinata Arwin, Leonardo Asep Sukohar Bajuri, Annisa Nur Oktavia Bakrie, Samsul Balqis, Gasela Zalianti Bawono, Aloysius Krishartadi Damar Budiman, Dicky Citra Yuliyanda Pardilawati Daulay, Suryani Agustina Dedy Miswar Desta Stallaza Alifka Dewi Nur Fiana Dian Isti Angraini Dian Novita Dian Pratiwi Diana Mayasari Dinda Annisa Fitria Dwi Rani Sukma Dyah Wulan SR Wardhani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Efriyan Imantika Elma Sandya Ergidona Nurizqi Syiffatulhaya Ety Apriliana Ety Apriliana Evi Kurniawati, Evi Evriana Citra Fakhri Wisa Amrulloh Fatahillah, Fatahillah Fatharanni, Mentari Olivia Fauzia, Nikma Syalsabiela Febrina Halimatunisa nisa Femmy Andrifianie Ferdian, Ruben Fiana Deswita Fidela Anindya Atha Fitriani Antika Dhamayanti Hafizh, Ahmad Fauzan Hafshah, Hafshah Happy, Terza Aflika Haq, Rais Amaral Hardiyanti, Rahma Helmi Ismunandar Hisbul Waton Indah Salsabila Indriyani, Reni Intanri Kurniati Islamy, Suryadi Jeffrey Surya jefri irawan Jezmy, Beby Kelidia JM Seno Adjie Karina Azlia Amanda Karunia Santi Kenos Stefanus Khairun Nisa Kurniati, Intan M. Fitra Wardhana Maharani, Calista Putri Mallarangeng, Andi Nafisah Tendri Adjeng Mediansyah, Aulian Meilisa Hidayah Putri Mersiana, Putri Febi Morfi, Chicy Widya Muchtiar, Mulyadi Muhammad Hasbi Sahbani Muhammad Kaisar Febriantara Muhartono Muhartono Muslikh Muslikh Napitupulu, Cindy Cecilia Anasthasya Natasha, Messya Naza Tsasbita Hayuning Adila Nindia Dara Utama Nirfandi, Haikal Nirwan, Qurratul Aini Nurliwayka Qodri, Amari Nurul Islamy Nurul Islamy Nurul Utami Nurul Utami Oktadoni Saputra Oktafany, Oktafany Prabowo, Arif Yudho Prambudi Rukmono Prayogi, Norbertus Marcell Prianti, Vreyza Putra, Ruchpy Cahya Putri, Asyifa Dinda Putri, Tiara Triwansa Putu Ristyaning Ayu Rachmi Lestari Rukmono Rahmatullah, Muhammad Rayza Ramadhana Komala Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna, Maya Ganda Ratu Nirmala Wahyunindita Regina Pingkan Reni Indriyani Reni Indriyani Reni Indriyani Reni Indriyani Reni Zuraida Retno Arienta Sari Rika Lisiswanti Rika Oktaria Ringgi Tantra Setiawan Risti Graharti Rizki Hanriko Rizky Indria Lestari Rodiani Rodiani, Rodiani Romulya, Ari Irawan Rudiyanto, Waluyo Sabila, Ghina Sabrina, Michelle Sahputra, Rahmat Tridhandy Samsul Bakri Samsul Bakrie Sangging, Putu Ristyaning Ayu Saragih, Reynhard Saragih, Reynhard Theodorus Septia Eva Lusina Septiani, Linda Septina Ashariani Shafira Fauzia Shinta Nareswari, Shinta Sirait, Naomi Elfriede Situmorang, Cindy Miranda Sofyan Musabiq Wijaya Sofyan Musyabiq Wijaya Sono, Rafa Habiba Soraya Rahmanisa Suarto, Sutarto Suhaili, Gadis Bunga Suharyani Suharyani Suharyani Suryawinata, Arli Susan Yulia Laura Howay Susianti Susianti Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutyarso Sutyarso Sutyarso Syazili Mustofa TA Larasati Taufiqurrahman Rahim Tesya Agustin Tiara Cornela Azqinar Tri Lamtiur Pakpahan Tri Umiana Soleha Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi, Winda Utama, Winda Winda Trijayanthi Wardani, Nanda Fitri Widjaja, Jovan Wijaya, Sofyan Musabiq Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Winda Trijjayanthi Utama Wulansari, Rifda Zahra Dewi Difa