Claim Missing Document
Check
Articles

Healthy snack quartet education on knowledge and sodium intake in overweight early adolescents Sapang, Ferliani Fransisca; Andayani, Tri Rejeki; Muthmainah, Muthmainah
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 12 ISSUE 2, 2024
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2024.12(2).150-158

Abstract

Background: Child and adolescent obesity cases are estimated to reach 49.5 million cases worldwide by 2030. Nutrition education interventions to increase knowledge about healthy snacks in adolescents are important as a form of obesity prevention in adolescents. Healthy snacks quartet is an educational media that is carried out with a group game method so that adolescents feel comfortable in the learning process.Objective: To determine the effect of healthy snacks quartet education on knowledge and sodium intake in overweight early adolescents. Methods: This study is a quasi-experimental study with pre-posttest with control group design. The sample was purposively selected and 54 overweight adolescents were divided into a control group and two intervention groups. Education using healthy snacks quartet was conducted for 21 days from September to October 2023 in Makassar City. Data analysis was performed using Wilcoxon singed ranks test. Results: There was a significant difference in adolescent knowledge with a p-value <0.05 in P1 (p=0.001) and P2 (p=0.000). However, there was no significant difference in sodium intake variables both in the control group (p=0.948), P1 (p=0.170) and P2 (p=0.170).Conclusion: Education using healthy snacks quartet can increase knowledge about healthy snacks in overweight early adolescents but does not have a significant impact on sodium intake of overweight adolescents. KEYWORDS: Natrium Intake; Nutrition Education; Knowledge; Overweight Adolescent
Intensitas Penggunaan Komunikasi Bermedia dan Kehangatan dalam Pertemanan pada Siswa SMA di Surakarta Abdillah, Hasan; Andayani, Tri Rejeki; Scarvanovi, Berliana Widi
Indigenous Vol 4, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i1.7098

Abstract

Kehangatan menjadi salah satu hal yang penting dalam suatu hubungan pertemanan, dengan adanya kehangatan dalam pertemanan seseorang akan lebih mudah dalam bersosialisasi dan menyesuaikan diri. Salah satu hal yang dapat meningkatkan kehangatan dalam pertemanan adalah dengan komunikasi. Komunikasi di era yang modern ini lebih banyak dilakukan melalui smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan komunikasi bermedia dengan kehangatan dalam pertemanan pada remaja di Surakarta. Sampling yang digunakan dihitung menggunakan formula Isaac dan Michael dan dilakukan dengan multistage cluster random sampling, didapatkan sample 254 siswa dari populasi yang berjumlah 16.692 siswa. Pengambilan data dilakukan menggunakan Skala Kehangatan dalam Pertemanan (reliabilitas Alpha cronbach=0,836) dan Skala Intensitas Penggunaan Komunikasi Bermedia (reliabilitas Alpha cronbach=0,863). Hasil uji hipotesis dengan analisis regresi linier sederhana didapatkan nilai korelasi (R) sebesar 0,458 dengan nilai signifikansi 0,000 (p0,05) dan sumbangan pengaruh variabel bebas terhadap varibel tergantung sebesar 21%. Sumbangan pengaruh tiap aspek dari varibel bebas terhadap variabel tergantung antara lain durasi berkomunikasi 9,3%, kedalaman pesan saat berkomunikasi 6,4%, keluasan pesan saat berkomunikasi 3,4% dan frekuensi berkomunikasi 1,9%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara intensitas penggunaan komunikasi bermedia dengan kehangatan dalam pertemanan pada remaja di Surakarta. Penggunaan komunikasi bermedia dapat membuat pertemanan menjadi lebih hangat ketika komunikasi yang dilakukan berlangsung dalam waktu yang lama dan bersifat mendalam.Kata kunci: intensitas penggunaan komunikasi bermedia, kehangatan dalam pertemanan Warmth is one of important thing in friendship. Warmth will be easier for someone to socialize and adapt with other. Warmth in friendship can be improved by communication. In this modern era, people often use smartphone to communicate with other. This research aims to find out the relation between intensity of using mediated communication and warmth in friendship on teenagers at Surakarta. Sampling technique use Isaac and Michael’s formulas with multistage cluster random sampling obtained 254 students from 16.692 students of population. Instrument used in this research was Warmth in Friendship Scale (Alpha Cronbach’s reliability=0,836) and Intensity of Using Mediated Communication Scale (Alpha Cronbach’s reliability=0,863). Based on hypothesis test result with simple linear regression showed that value of correlation (R) was 0,458 with signification value was 0,000 (p0,05) and the contribution of the intensity of using mediated communication to warmth in friendship was 21%. Contribution percentage each aspect of independent variable to dependent variable are duration of communication 9,3%, message depth when communicating 6,4%, message extent when communicating 3,4%, and frequency of communication 1,9%. Based on the result of this research, it can be concluded that there is positive relation between intensity of using mediated communication and warmth in friendship on teenagers at Surakarta. The use of mediated communication will improve warmth in friendship when the communication is deeper and the duration is longer. Keyword: intensity of using mediated communication, warmth in friendship
Membangun kesepakatan orang tua dan guru tentang cara pendisiplinan siswa di sekolah Kusumawardani, Nuralita; Fitriani, Afia; Andayani, Tri Rejeki
Indigenous Vol 5, No 1 (2020): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v5i1.7862

Abstract

Pendisiplinan siswa di sekolah dilakukan agar siswa disiplin. Beberapa cara yang dilakukan guru untuk mendisiplinkan siswanya terkadang menimbulkan konflik dengan orang tua, yang salah satunya disebabkan karena tidak adanya kesepakatan yang jelas antara orang tua dan guru mengenai cara pendisiplinan siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk membangun kesepakatan antara orang tua dan guru tentang cara pendisiplinan siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenografi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terbuka dan Focus Group Discussion (FGD). Subjek dalam penelitian ini dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data menurut Cresswel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal-hal terkait pendisiplinan yang belum disepakati antara orang tua dan guru meliputi perilaku-perilaku indisipliner siswa di sekolah dan cara pendisiplinannya serta proses untuk membangun kesepakatan tentang cara pendisiplinan siswa. Kesepakatan orang tua dan guru dibangun melalui tiga tahapan negosiasi yang dipengaruhi oleh efek kekuasaan guru, kesalahpahaman, dan sikap permisif orang tua.Katakunci:cara pendisiplinan; membangun kesepakatan; orang tua dan guru
Peran Dukungan Sosial pada Stres Akulturatif Mahasiswa Asing di Universitas Sebelas Maret Ramania, Bernadeta Pramesi; Andayani, Tri Rejeki; Saniatuzzulfa, Rahmah
Indigenous Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i2.6530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran dukungan sosial pada stres akulturatif  mahasiswa asing di Universitas Sebelas Maret (UNS). Populasi dalam penelitian kuantitatif ini berjumlah 111 mahasiswa. Subyek dalam penelitian ini berjumlah dengan menggunakan teknik incidental sampling dan snowball sampling. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan skala stres akulturatif (reliabilitas 0,913) dan skala dukungan sosial (reliabilitas 0,855). Hasil teknik analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa dukungan sosial berperan pada stres akulturatif secara signifikan ditunjukkan dengan nilai Fhitung Ftabel (8,4514,05), nilai p 0,006 (p0,05) dan koefisien korelasi (R) sebesar -0,394. Sumbangan efektif variabel prediktor terhadap variabel kriterium adalah -15,5%. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa, dukungan sosial memiliki peran negatif sebanyak 15,5% pada tingkat stres akulturatif pada mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di UNS.
Postnatal Complementary Care Training Model for Preeclampsy Susilo Rini; Soetrisno; Suminah; Tri Rejeki Andayani
Nusantara Science and Technology Proceedings The 1st International Conference of Health Institut Kesehatan Mitra Bunda 2024
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2024.4306

Abstract

The highest cause of maternal death in Banyumas Regency, Indonesia in 2022 is preeclampsia during the postpartum period (66.7 percent). However, preeclampsia detection is only carried out if there are symptoms or complaints. Complementary therapies provide a new modality for preventing preeclampsia without having to wait for symptoms to appear. A preliminary study showed that 95.31 percent of midwife who applied complementary therapies had not received training. This research aims to develop a Postnatal Complementary Care Preeclampsia training model for midwives. This research is RnD. Analysis stage with in-depth interviews (6 midwives) and FGD (6 stakeholders). At the Design and Development stage, the training model was prepared and validated by four experts. In the implementation phase, training interventions were carried out on 66 midwives and evaluated using different tests. Results: (1) Analysis: it is necessary to strengthen midwife resources with training to improve the care of preeclampsia postpartum; (2) Design, and create a postnatal complementary care preeclampsia training model; (3) Development, V-Aiken's expert assessment results are in the very high category (mean 0.95) shows the model is valid; (4) Implementation, Independent T-test results show the difference in performance (p-value 0.030 < 0.05), Mann Whitney test results also show the difference in competence (p-value 0.000 < 0.05) which is higher in intervention group, (5) Evaluation, Wilcoxon test results showed (P value 0.006<0.05) the training model was proven to reduce the incidence of preeclampsia in postpartum. The Postnatal Complementary Care Preeclampsia training model is feasible and can be applied as a training guide to improve the competency and performance of midwives to reduce the incidence of postpartum preeclampsia
Akurasi Metode Penilaian Konsumsi Pangan sebagai Pengukuran Asupan Mikronutrien pada Remaja: Scoping Review: Accuracy of Dietary Assessment Methods as a Measurement of Micronutrient Intake in Adolescents: Scoping Review Simatupang, Abdul Malik; Dewi, Yulia Lanti Retno; Andayani, Tri Rejeki
Amerta Nutrition Vol. 8 No. 4 (2024): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v8i4.2024.642-653

Abstract

Background: Micronutrient deficiency, including iron, vitamin A, B-12 and folic acid, can cause anemia and harm adolescent health. Accurate dietary assessment methods is crucial to detect micronutrient deficiencies, but existing methods, have limitations, necessitating a review to identify the accurate methods for assessing micronutrient intake in adolescents. Objectives: To determine the accuracy of dietary assessment methods as suitable option for measuring micronutrient intake in adolescents. Methods: This study utilized the Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis extension for Scoping Review (PRISMA-ScR) flowchart approach. Article were identified from ScienceDirect, PubMed, Scopus, Google Scholar. Articles were included if participants aged 10-19 years, published between 2014-2024, written in English/Indonesian, original research articles and studies related to validation of dietary assessment methods for micronutrient intake. The keywords were "micronutrient intake" OR "dietary intake" AND "dietary assessment" OR "validity" AND "adolescent". Discussions: 1157 articles were identified, 7 met the eligibility criteria, including 50 to 1081 adolescent. The Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) method was valid for sodium, niacin, folate, thiamine, calcium, phosphorus and reproducible for vitamin A, vitamin C, thiamine, riboflavin, niacin, iron, calcium, phosphorus, potassium, β-carotene. The Food Frequency Questionnaire (FFQ) method was valid for riboflavin, vitamin C, calcium, serum iron biomarkers, and reproducible for retinol, thiamine, riboflavin, vitamin C, vitamin D, iron, calcium. The 24-hour Dietary Recall (24hDR) method showed acceptable validity for serum iron biomarkers. Conclusions: The SQ-FFQ, completed by adolescents with instruction of nutritionist, using a shorter food list and time intervals, has higher relative validity and reproducibility.
NUTRITION EDUCATION MEDIA FOR OVERWEIGHT EARLY ADOLESCENTS: THE HEALTHY SNACKS QUARTET Sa’pang , Ferliani Fransisca; Andayani, Tri Rejeki; Muthmainah, Muthmainah
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 1 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i1.1975

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah gizi seperti kelebihan berat badan dan diperkirakan pada tahun 2030 akan ada 49,5 juta remaja dengan status gizi overweight. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media kuartet sebagai media edukasi tentang jajanan sehat untuk remaja usia 12-15 tahun dengan status gizi overweight. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) untuk mengembangkan media edukasi dan pada tahap implementation dilakukan dengan metode Quasy Experimental dengan rancangan pre post-test with a control group. Penelitian ini melibatkan partisipasi tiga validator ahli dan 15 remaja sebagai calon pengguna. Pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner penilaian media. Jumlah sampel pada tahap implementation terdiri dari 36 remaja awal overweight. Analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil penilaian kelayakan media oleh ahli diperoleh skor rata-rata 80% dengan kategori layak dan uji coba media pada kelompok calon pengguna diperoleh skor rata-rata 84,7% dengan kategori sangat layak. Kuartet jajanan sehat dapat digunakan sebagai media edukasi gizi jajanan sehat pada remaja usia 12-15 tahun dengan status gizi overweight. Uji beda skor pengetahuan jajanan sehat menggunakan analisis statistik Wilcoxon pada kelompok intervensi di tahap evaluation diperoleh nilai p=<0,001 sedangkan nilai p=0,618 pada kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor pengetahuan yang signifikan pada kelompok intervensi setelah 21 hari diberikan edukasi kuartet jajanan sehat.
MEDIA VIDEO ANIMASI MINDFUL EATING DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MEMBANTU MENGATASI DISORDERED EATING PADA MAHASISWA Ramadhani, Aisyah Intan; Andayani, Tri Rejeki; Hikmayani, Nur Hafidha
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 3 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i3.2187

Abstract

Disordered Eating (DE) or eating behavior problems are one of the issues that are increasingly significant among college students. Academic pressures and cultural changes influence the concept of the ideal body, leading to unhealthy eating behaviors. Mindful Eating (ME), which emphasizes awareness and appreciation of eating behaviors, effectively addresses disordered eating behaviors. However, there are still many cases of DE among collage students, especially women. This research aimed to develop a canvas-based animation video to help college students overcome DE. The type research method in this study used Research and Development (R&D) with the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model, but only up to the development stage in this study. Canva-based animation video validation involves three experts: expert materials, linguists, and media experts, with an average result of 80.3 (decent category, revised as necessary).  Next, it was tested on prospective users (n = 37) who were selected by simple random sampling. The results of product assessment by prospective users amounted to 91.1 (very feasible category, no need to revise). The ME Knowledge Questionnaire measured the impact of video use (reliability = 0.621). The results of the comprehension score based on the pre-test and post-test on students obtained an average N-Gain score of 0.84 with an average score of 0.84 with a high category. Based on the analysis results, it can be concluded that ME video products are feasible to use as learning media to increase ME knowledge and overcome ED problems in collage students.
PENGARUH PSIKOEDUKASI EMPATI DALAM MENINGKATKAN PERILAKU TOLERANSI SISWA SD NEGERI TUGU SURAKARTA Fitriani, Aulia Endah; Andayani, Tri Rejeki
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v8n2.p117-129

Abstract

Tolerance behavior is important in inclusive schools so that the goals of inclusive schools can berealized. However, intolerant behavior is still found at inclusive schools, so it needs to beaddressed, and empathy is one of the factors. This research aims to determine the effect ofempathy psychoeducation through fairy tales on the tolerance behavior of students at inclusiveelementary school X. The research used a pre-experimental method with a one-group pretestposttest design. The research sample was 50 students from Grades 2 to 6 of inclusive elementaryschool X who were obtained through a purposive sampling technique with the criteria for a pretestscore on tolerance behavior in the low category and were willing to become participants. Datawere collected using the Tolerance Behavior Questionnaire (Reliability 0.722). Data analysisused the Wilcoxon Test with IBM SPSS Statistics 25. The results obtained a Sig. (1-tailed) valueof 0.030 (p <0.05). Psychoeducation through fairy tales has a positive influence on the tolerancebehavior of students of inclusive elementary school X. Further research can add a control groupso that external variables can be more controlled and the research results become more accurate.
Peningkatan Kebahagiaan Ibu Melalui Program Kegiatan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Andayani, Tri Rejeki; Padmaningrum, Dwiningtyas; Barokah, Umi
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025): EDISI JUNI 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i1.6792

Abstract

Mothers are important figures in realizing family happiness, but it is not easy to achieve if the mother herself is not happy. A happy mother will be more optimal in carrying out her role inside and outside the home. Gardening or farming has been proven to affect happiness. However, not everyone has enough private land to carry out these activities. This Yard Land Utilization Program was implemented to increase the happiness of mothers. The activity was attended by 32 administrators/members of PKK RW 14, including 17 cadres of the Surya Alam Women Farmers Group. The activity began with a briefing of materials delivered at the RW 14 Nusukan Multipurpose Building. It continued utilizing the yard land on the empty land in the RW 14 environment. The practice was accompanied by assistance from the UNS Community Service Team. The next activity was plant maintenance through routine watering and fertilization. Data collection with the Mother's Happiness Scale (Reliability 0.798) was conducted before and after the program's implementation. Data analysis with quantitative descriptive results showed an increase in happiness in mothers by 4.91 after participating in the yard utilization activity program. This activity can be one way that can be applied to support maternal happiness.ABSTRAKIbu menjadi sosok penting dalam mewujudkan kebahagiaan keluarga, namun hal itu sulit dicapai jika ibu sendiri tidak merasa bahagia. Ibu yang bahagia akan lebih optimal menjalankan perannya, baik di dalam atau di luar rumah. Berkebun atau bercocok tanam terbukti berpengaruh pada kebahagiaan. Namun tidak semua orang memiliki lahan pribadi yang cukup luas untuk melakukan kegiatan tersebut. Program Pemanfaatan Lahan Pekarangan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kebahagiaan para ibu. Kegiatan diikuti sebanyak 32 pengurus/anggota PKK RW 14, termasuk 17 diantaranya merupakan Kader Kelompok Wanita Tani Surya Alam. Kegiatan diawali dengan pembekalan materi yang disampaikan di Gedung Serba Guna RW 14 Nusukan, dan dilanjutkan praktik pemanfaatan lahan pekarangan di lahan kosong yang berada di lingkungan RW 14. Praktik tersebut disertai pendampingan dari Tim Pengabdian Masyarakat UNS. Kegiatan selanjutnya pemeliharaan tanaman melalui penyiraman rutin dan pemupukan. Pengumpulan data dengan Skala Kebahagiaan Ibu (Reliabilitas 0.798) yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan program. Analisis data dengan deskriptif kuantitatif, dan hasilnya menunjukkan ada peningkatan kebahagiaan pada ibu sebesar 4,91 setelah mengikuti program kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan. Kegiatan ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu cara yang dapat diterapkan untuk menunjang kebahagiaan ibu.
Co-Authors . Hardjono . Makmuroch Abdillah, Hasan Adhisty June Ertyastuti Adhitya Nugraha, Redydian Aditya Nanda Priyatama Afia Fitriani, Afia Aminah . Aminah . Anantanyu, Sapja Anik Lestari Anisa Listyowati Ariyanto Nugroho Aurira, Puti Avin Fadilla Helmi Awik Retyaka Afudaniati Azizah, Soffa Mar'ah Budiyanti Wiboworini Budiyanti Wiboworini Cicilia Larasati Rembulan Desi Anggraini Desita Ike Sagita Dewantari, Anindhea Putri Kusuma Dewi Rokhanawati Dian Ratna Sawitri Diva Amalia Dwi Ardiana Setyawardhani, Dwi Ardiana Dwiningtyas Padmaningrum, Dwiningtyas Ernawati, Erni Fadjri Kirana A Fadjri Kirana Anggarani Farida Hidayati Farida Hidayati Farida Hidayati Febi Dwi Setyaningsih Fitriana, Lala Budi Fitriani, Aulia Endah Gunarhadi Gunarhadi Gunarhadi Gunarhadi, Gunarhadi Hardjono , Hardjono Hardjono Hardjono, . Harefa, Wiwien Ellora Ester Riang Harsono Salimo Harsono Salimo Hartono Hartono Hartono Hartono Ichsan Nur Hidayat Idea Estetik Kaheksi Imron Maulana Aziz Istar Yuliadi Istar Yuliadi Krisna Susilowati Kusuma Wardani, Maulina Ratih Kusumawardani, Nuralita M Furqon Hidayatullah M. Wildan Yuliansyah Maulina Ratih Kusuma Wardani Mohammad Hakimi Munawir Yusuf Muthmainah Muthmainah Muthmainah, Muthmainah Mutia, Fatimah NAFISAH ITSNA HASNI Nanang Wiyono Nasywa Salsabila Khairunnisa Nugraha Arif Karyanta Nugraha Arif Karyanta Nugraha Arif Karyanta Nur Hafidha Hikmayani Nursodiq, Fajar Pipit Wijayanti Pradipta Christy Pratiwi Pratista Arya Sadwika Pratista Arya Satwika Purwoko, Agus Puspita, Berliana Rah Ajeng Sekaringtyas Sidhi Rahmah Saniatuzzulfa Ramadhani, Aisyah Intan Ramania, Bernadeta Pramesi Redydian Adhitya Nugraha Reni Setiawati Reni Setiawati Retno Mawarni Retno Puspito Sari Rindang Resita Rizki Rini Setyowati Rizka Putri Ayuningtyas Rizkinalbarokah, Arina Robbi Rodhiyah, Raychana Rodhiyah, Raychana Robbi Sadida, Winandriya Hanun Sagita, Desita Ike Sapang, Ferliani Fransisca Sapang, Ferliani Fransisca Sapja Anantanyu Sa’pang , Ferliani Fransisca Scarvanovi, Berliana Widi Selly Astriana Simatupang, Abdul Malik Sitepu, Hanindya Anya Soetrisno Soetrisno Soffa Mar'ah Azizah Sri Mulyani Suci Murti Karini Suci Murti Karini Sukismanto, Sukismanto Sumardiyono Sumardiyono Sumardiyono Suminah Suminah Supratiwi, Mahardika Supratiwi, Mahardika Susilo Rini Susilo Rini, Susilo TS, Nadya Meilinda Ulimaz Ika Rahmawati umi barokah Veronica, Auzriella Cherrya Dian Wahyu Rahardjo yulia lanti retno dewi Yuwono, Joko Zhaifa Kharisia Equata