p-Index From 2021 - 2026
5.881
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan DIKSI Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Diskursus Islam Erudio: Journal of Educational Innovation KEMBARA Edulib Jurnal Gramatika Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Bibliotika : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia WIDYA LAKSANA Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Jurnal Gemaedu Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Hasta Wiyata Linguistik Indonesia Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Jurnal ABM Mengabdi Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) Studies in English Language and Education Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Tradisi Lisan Nusantara Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

CONCEPTUAL METAPHOR IN THE LYRICS OF THE SONG SOUL MANTRA BY AVIWKILA AS A COGNITIVE LINGUISTIC STUDY OF LIFE MOTIVATION NARRATIVE Wicaksono, Helmi; Sari, Ifit Novita; Santoso, Anang; Martutik, Martutik
ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um006v8i22024p384-399

Abstract

This study aims to analyze conceptual metaphors in the lyrics of the song Mantra Jiwa by Aviwkila as a life motivation narrative through a cognitive linguistic approach. The research method used is descriptive qualitative. This study identifies structural, ontological, and orientational metaphors and their contributions to building motivational narratives. The findings of the study reveal that the lyrics of the song Soul Mantra by Aviwkila use conceptual metaphors to arouse emotional and conceptual involvement, which fosters a motivational perspective. This study enriches the understanding of metaphorical language in popular music and its cognitive impact.
Praktik Sosiokultural Hegemoni dalam Buku Teks Bahasa Indonesia SMA Kelas XII Kurikulum 2013 Anwar, Amriyadi; Santoso, Anang; Martutik, Martutik; Alifian, Muhammad Afnani
Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2024): Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jh.v8i2.3482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai 1) aspek situasional hegemoni, (2) aspek institusional hegemoni, dan (2) aspek sosiokultural hegemoni dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas XII kurikulum 2013. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Orientasi teoretis yang digunakan sebagai analisis penelitian adalah Analisis Wacana Kritis (AWK) menurut Norman Fairclough. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis wacana kritis yang dikembangkan oleh Fairclough (2013). Terdapat tiga tahapan dalam teknik analisis wacana kritis Fairclough, yaitu deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Hasil penelitian ini Terdapat upaya hegemoni dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas XII kurikulum 2013 dalam tiga aspek, yaitu situasional, institusional dan sosiokultural. Rekomendasi untuk penelitian berikutnya diharapkan dapat memperluas bahan kajian sehingga mampu memberikan kontribusi untuk evaluasi buku teks sebagai pedoman pembelajaran di sekolah.  Kata Kunci: Praktik; Sosiokultural; Hegemoni; Buku Teks; Bahasa Indonesia
TINDAK TUTUR PADA JARGON KAMPANYE DALAM KONTEKS SOSIAL BUDAYA BALIHO CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI DI KABUPATEN BLITAR TAHUN 2024 Iriana, Oktavia Era; Martutik; Susanto, Gatut
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i2.21614

Abstract

Bahasa dalam konteks politik menggunakan tindak tutur yang khas karena bertujuan untuk mempersuasi atau memengaruhi pemikiran masyarakat yang dituju untuk mendukung pasangan calon pemimpin memperoleh kemenangan. Pragmatik adalah cabang ilmu linguistik yang mampu menelaah penggunaan tindak tutur berdasarkan konteks dalam komunikasi termasuk pada ranah politik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang membahas mengenai penggunaan tindak tutur dan jargon pada ranah politik meliputi pemanfaatan konteks sosial budaya. Teori yang digunakan dalam artikel ini menggunakan teori tindak tutur Searle dan ditemukan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan tindak tutur pada jargon kampanye baliho Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Blitar pada tahun 2024 meliputi konteks sosial dan budaya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kumpulan-kumpulan baliho kampanye politik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Blitar pada tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baliho kampanye calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Blitar pada tahun 2024 menggunakan tindak tutur asertif, direktif dan ekspresif. Selain itu, tuturan pada baliho menggunakan konteks jargon sosial budaya masyarakat setempat yang bertujuan untuk membentuk citra positif sehingga mampu membujuk calon pemilih.
Pengalaman dalam Bahasa Indonesia: Kategorisasi dan Metafora Konseptual Hanum Lintang Siwi Suwignyo; Anang Santoso; Martutik
Linguistik Indonesia Vol. 43 No. 1 (2025): Linguistik Indonesia
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/li.v43i1.754

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menelusuri konsep pengalaman sebagai dasar pemikiran linguistik kognitif secara umum dalam bahasa Indonesia. Data bebas konteks dalam penelitian ini adalah 300 kata pengalaman yang berasal dari korpus menu kolokasi di laman KOIN (Korpus Indonesia oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) dan 42 data terikat konteks dari kata pengalaman yang berasal dari cuitan di Twitter. Kategorisasi dianalisis dengan menyusun seluruh data lalu dinalarkan berdasarkan kesamaan dan keterkaitan hal yang melingkupinya. Reduksi data dilakukan untuk data yang tidak memiliki kesamaan  dengan yang lain. Setelah itu data disimpulkan dengan menggunakan teori kategorisasi Rosch (1978). Metafora konseptual dianalisis dengan mendaftar ekspresi bahasa yang masuk dalam kategori yang sama. Kemudian unsur dasar pengalaman dipilah sebagai unsur utamanya, dan unsur penjelasnya digunakan sebagai backgrounding. Setelah itu, makna ekspresi kebahasaannya dipetakan satu persatu dan  ditarik kesimpulannya. Data dianalisis secara lebih dalam dengan menggunakan teori metafora konseptual oleh Lakoff (1990). Hasilnya ditemukan kategori pengalaman inderawi dan kategori emosi sebagai kategori sentral. Kategori pengalaman inderawi memiliki kategori periferal berupa kategori personal dan kuantitatif, sedangkan kategori pengalaman emosi berupa kategori emosional, spiritual, dan material. Ada enam metafora konseptual pengalaman dalam bahasa Indonesia yang ditemukan, yakni PENGALAMAN ADALAH GURU, PENGALAMAN ADALAH INTERAKSI, PENGALAMAN ADALAH WARISAN, PENGALAMAN ADALAH RUANG, PENGALAMAN ADALAH TAHAPAN, dan PENGALAMAN ADALAH VARIABEL MATEMATIS.
Expressive speech acts during disasters: A pragmatic analysis of the Aceh tsunami oral history archive Faisal, Faisal; Santaso, Anang; Susanto, Gatut; Martutik, Martutik; Fauzia, Siti Naila
Studies in English Language and Education Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/siele.v12i1.37842

Abstract

The Aceh Tsunami Oral History archive transcribes firsthand accounts from survivors of the December 26, 2004, tsunami, capturing their experiences as direct witnesses to the disaster. These narratives express emotions such as anxiety, panic, worry, distress, and disorientation. This frame of mind reflects the psychological turmoil faced during the earthquake and tsunami waves. This study focuses on expressive speech acts (ESAs), aiming to identify their types, strategies, and patterns in the oral history archive. A qualitative pragmatic approach was employed, with data collected through reading, recording, coding, tabulating, and categorizing. The process of data analysis followed five stages: description, selection, analysis, interpretation, and conclusion. The findings reveal that Aceh tsunami survivors used 22 types of ESAs, both direct and indirect. A number of 65 strategy patterns emerged from two primary strategies, shaping communication based on the survivors intended interlocutors. The expressions directed toward Allah, the one God, were dominant, featuring religious language and strong Islamic references. The use of hadih maja (Acehnese proverbs) was also identified, illustrating how the survivors speech acts integrate cultural and religious elements in their communication. The findings have inclusively presented the deep interconnection between faith, Acehnese cultural wisdom, and the ESAs of tsunami survivors.
Tindak Tutur Direktif dalam Film Induk Gajah the Series Season 2 Hilmi Wahyuni; Martutik Martutik; Gatut Susanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk tindak tutur direktif dan mendeskripsikan fungsinya melalui teori yang dikemukakan oleh Searle dalam dialog film Induk Gajah the Series Season 2. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berupa tuturan pada dialog yang diucapkan oleh tokoh yang ada dalam film Induk Gajah the Series Season 2 (2024). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui teknik simak dan catat. Penelitian menemukan 8 bentuk tindak tutur direktif dalam dialog film, yaitu perintah, suruhan, anjuran, larangan, nasihat, saran, harapan, dan desakan. Terdapat 19 tuturan yang mewakili berbagai bentuk tindak tutur direktif, yang melibatkan karakter-karakter seperti Ira, Marsel, Om Rahan, Tante Mona, Mamak Uli, dan lain-lain. Selanjutnya, dalam pembahasan, peneliti mendeskripsikan fungsi dari bentuk tindak tutur direktif dan ditemukan bentuk direktif yang paling banyak digunakan dalam film ini adalah direktif perintah sedangkan yang paling sedikit adalah direktif nasihat.
Tindak Tutur komisif dalam debat publik pertama calon bupati dan calon wakil bupati Mojokerto pada pilkada tahun 2024 Ummah, Maslakhatu Nurul; Susanto, Gatut; Martutik, Martutik; Wahyu P., Gigih Caesar
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v8i2.1151

Abstract

The objectives of this study are (1) to describe the form of commissive speech acts in the first public debate of Mojokerto regent and vice-regent candidates; (2) to describe the purpose and context of commissive speech acts in the first public debate of Mojokerto regent and vice-regent candidates The method applied in this research is descriptive qualitative with a pragmatic approach. The data sources in this study are video transcripts of the first public debate of candidates for regent and vice-regent of Mojokerto in the form of words, phrases, or sentences. The debate theme was ‘Regional development strategy in realizing the welfare of the people of Mojokerto Regency.’ The results of this study found 22 commissive speech acts divided into four types: 14 speech acts of promise, 5 speech acts of intention, 3 speech acts of offer, and 1 speech act of refusal. According to the analysis that has been done, it is found that there are messages from both pairs of candidates and their implications that can be a reference for voters in making their choices in the 2024 regional head election.
Kesantunan Berbahasa Orang Tua dan Anak pada Youtube “Bolehkah Sekali Saja Kumenangis” Amiruddin, Nurlina; Martutik, Martutik; Susanto, Gatut
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the form of politeness in language by Prilly and her father in a video entitledSocial Experiment: “Can I cry just once?" Episode 1-Prilly Latuconsina on the Sinemaku Pictures YouTubechannel and the influence of the use of politeness maxims in language to create emotionalcommunication between parents and children. The politeness of language between parents and childrenis something that needs to be considered. The closeness factor often makes children forget the principlesof politeness when communicating with their parents. In analyzing the data, this study focuses oncompliance with the principles of politeness in language based on the theory developed by Leech. Thisresearch is a type of qualitative descriptive research. The data source in this study comes from the socialexperiment video "Can I cry just once?" Episode 1 on the Sinemaku Pictures YouTube channel in the formof speech uttered by Prilly and her father. The results of this study indicate that there are several maximsof politeness used by Prilly and her father, namely the maxim of humility, the maxim of appreciation,the maxim of generosity, the maxim of sympathy, the maxim of appropriateness, and the maxim ofwisdom. The maxims most often used are the maxim of humility and the maxim of appreciation, so thatthey can be a stimulus for the creation of emotional communication. This study can be a referencerelated to the importance of politeness applied in communication between children and parents.
Problematika Mahasiswa dalam Berkomunikasi Tulis Terhadap Dosen Sebuah Kajian Kesantunan Berbahasa Wahyuni, Ida Tri; Gatut Susanto; Martutik; Roekhan
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v8i1.13088

Abstract

Abstrak: Problematika mahasiswa dalam berkomunikasi dengan dosen terdapat kalimat yang melanggar aturan dalam berbahasa. Tujuan penelitian ini mengkaji problematika yang dihadapi mahasiswa dengan mengidentifikasi ragam bahasa mahasiswa akademisi dari segi pemilihan kalimat, emoji, dan tanda baca saat untuk mengetahui pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.  Data dalam penelitian adalah bukti chat mahasiswa kepada dosen yang mengandung problematika kesantunan dalam berbahasa virtual di Whatsapp. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang menempuh jenjang sarjana saat berkonsultasi skripsi dan penanggung jawab mata kuliah. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah metode simak atau pengamatan dan teknik catat yang diberikan kode. Analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini terdapat 5 data problematika penggunaan kalimat dalam pesan mahasiswa yang terbagi, dua data problematika penggunaan tanda baca dalam pesan mahasiswa.
REPRESENTASI KONSUMERISME DALAM ADVERTORIAL PRENAGEN: KAJIAN WACANA KRITIS Martutik, -
Diksi Vol. 2 No. 22: DIKSI SEPTEMBER 2014
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3226.314 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v2i22.3165

Abstract

ABSTRAKWacana iklan advertorial merupakan bentuk tindakan, sebuah bentuk interaksi.Sebagai sebuah interaksi sosial, wacana iklan advertorial memiliki tujuan membentukmasyarakat konsumerisme. Oleh sebab itu, iklan advertorial disusun secara sadar danterkontrol. Dengan menggunakan ancangan analisis wacana kritis, tulisan ini bertujuanmengupas representasi konsumerisme dalam iklan advertorial Prenagen. Representasikonsumerisme dikaji dari aspek kata dan kalimat yang dikemukakan Fairclough. Dilihat daridiksinya, iklan Prenagen menggunakan pilihan kata yang bernilai pengalaman, ekspresif,dan relasi. Dilihat dari kalimatnya, iklan Prenagen menggunakan struktur kalimat aktifdan pemfokusan pada predikat serta pemfokusan pada keterangan tujuan. Kalimat aktifdalam iklan Prenagen ditandai dengan (nama) produk digunakan sebagai pelaku (agen).Dalam upaya memberi efek persuasi digunakan metafora untuk memberikan sifat insanipada produk.Kata kunci: representasi, konumerisme, kajian wacana kritis
Co-Authors Abdul Rani Abdul Rani Abdul Syukur Ibrahim Aburizal Sadam Habibi Adisti Putri Pramesti Adlina, Adlina Ahmad Abdul Karim, Ahmad Abdul Alifian, Muhammad Afnani Amalia Nurma Dewi Amiruddin, Nurlina Anang Santoso Anang Sntoso Angla Florensy Sauhenda Annuriza, Wilda Suci Anwar, Amriyadi Ardelia, Salsabila Magistra Azizatuz Zahro Bahruddin Bello, Idris Muhammad Bidi, Venansius Sandro Cicik Tri Jayanti Dawud Didin Widyartono Dita, Anastasia Encil Puspitoningrum, Encil Endah Tri Priyatni Endah Tri Priyatni Fachry Abda El Rahman Fajar, Fajar Yogaatmaja Fajriani, Siti Novilia Fajriani, Siti Novilia Farghani, Rizki Farizi Firdausy Rohmah Gatut Susanto Hanum Lintang Siwi Suwignyo Hariyadi, Rofik HASNA, NATASYA Helmi Muzaki Heni Dwi Arista Hidayatul Ulum Hidayatul Ulum Hikma, Nurul Hilmi Wahyuni Ifit Novita Sari Ilmia Turrofiah Ilmia Turrofiah Imam Agus Basuki Imam Suyitno Inawati Inawati, Inawati Indah Sri Wilujeng Irfan Irwiadi Iriana, Oktavia Era Isnaeni, Afiyahtun Istiqomah Nurzafira Kusubakti Andajani Kusumawardani, Aulia Rachma Lasubu, Kalsum Lutfiah Aini Lutfiah Aini M. Taufikurahman Akbar Maryaeni Maryaeni Mega wati, Mega Moh. Safii Muh. Asrandy Maharmawan Muhammad Fahmi Amrullah, Muhammad Fahmi Muhtadin Muhtadin Musyarrafah S Musyarrafah S Noorhana Noorhana Novi Eka Susilowati Nudiyalista Khusna Nudiyalista Khusna Nugroho, Faizal Hadi Nur Azizah Nur Hadi Nurchasanah Nurhadi Nurprihardianti, Viga Eka Putri Nursila Dwi Nugraha Nuryasin, Mohammad Pandu Meidian Pratama Petronela Mau Pradiani, Yulia Ika Putri Prastio, Bambang Puspitaningtyas, Dinar Amelia Rachman, Rani Auliawati Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmah, Hanifa Raka Noor Adiatmaja Restining Anditasari Rizqi, Aminah Roekhan Roekhan Roekhan Rosiana Diah Rahmawati Sainee Thampu Sajidah Nur Salsabila, Amalita Sofia Santaso, Anang Sari, Citra Kartika Setiawan Setiawan SITI NAILA FAUZIA, SITI NAILA Sofiatul Annisa Suparno Suparno Syafinaz Amalia Putri Sunardi Syahri, Moch. Titik Harsiati Ummah, Maslakhatu Nurul Urfisya Fidi Azizah Wahyu P., Gigih Caesar Wahyuni, Hilmi Wevi Lutfitasari Wevi Lutfitasari Wicaksono, Helmi Wisnu Putri Airmas Jati Yudi Kurniawan Yuni Pratiwi Zeny Dwi Cahyanto Zeny Dwi Cahyanto, Zeny Dwi ‘Ulyatul Nur Kholishoh ‘Ulyatul Nur Kholishoh