This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Karakter Cakrawala Pendidikan MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan INFORMASI Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Ketahanan Nasional Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Prima Edukasia Pedagogia: Jurnal Pendidikan JURNAL IQRA´ Al Ishlah Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Journal of Educational Research and Evaluation Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Child Education Journal PROGRES PENDIDIKAN Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Indonesian Values and Character Education Journal IJPD (International Journal Of Public Devotion) Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran IJORER : International Journal of Recent Educational Research Journal for Lesson and Learning Studies Journal of Integrated Elementary Education Proceedings of The ICECRS Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Jurnal Pendidikan Progresif Journal on Mathematics Education Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI DEDIKASI: Community Service Reports
Claim Missing Document
Check
Articles

Digital Transformation Of Cultural Learning: The Effectiveness Of Interactive Multimedia In Strengthening The Pancasila Student Profile For Muhammadiyah Elementary School Teachers In Sleman Emmanuel Kus Eddy Sartono; Wuri Wuryandani; Hendra Prasetia; Fathurrohman Fathurrohman; Suparlan Suparlan
International Journal of Public Devotion Vol 9, No 1 (2026): January - July 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v9i1.8013

Abstract

Teachers' difficulties in integrating digital technology for learning about Indonesia's cultural diversity have become the main obstacle in realising the Pancasila Student Profile in the era of the Merdeka Curriculum. This service aims to transform teachers' digital pedagogical competencies through training and mentoring in the use of interactive multimedia based on Indonesia's cultural diversity. The activities were conducted in a hybrid format from April to September 2024, involving 25 fourth and fifth-grade teachers from 7 Muhammadiyah Elementary Schools in Kapanewon Gamping, Sleman. The evaluation results show a significant improvement in teacher competencies: (1) the technical ability to operate interactive multimedia increased from an average score of 45.6 (poor category) to 87.2 (very good category); (2) the skill to integrate cultural diversity content into Pancasila learning increased by 78%; (3) all participants (100%) successfully implemented interactive multimedia in their respective classroom learning. The long-term impact is evident from the initiation of the formation of a digital practitioner community and the plan to adopt multimedia into the school learning system. This training proves that a transformative approach based on practice and intensive mentoring can bridge the digital divide among teachers and strengthen cultural identity from primary education.  Transformasi Digital Pembelajaran Budaya: Efektivitas Multimedia Interaktif Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Bagi Guru Sd Muhammadiyah SlemanABSTRAKKesulitan guru dalam mengintegrasikan teknologi digital untuk pembelajaran keberagaman budaya Indonesia menjadi hambatan utama dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di era Kurikulum Merdeka. Pengabdian ini bertujuan untuk mentransformasi kompetensi pedagogik digital guru melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan multimedia interaktif berbasis keberagaman budaya Indonesia. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid selama periode April-September 2024 melibatkan 25 guru kelas IV dan V dari 7 SD Muhammadiyah di Kapanewon Gamping, Sleman. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi guru yang signifikan: (1) kemampuan teknis mengoperasikan multimedia interaktif meningkat dari skor rata-rata 45,6 (kategori kurang) menjadi 87,2 (kategori sangat baik); (2) keterampilan mengintegrasikan konten keberagaman budaya ke dalam pembelajaran Pancasila meningkat sebesar 78%; (3) seluruh peserta (100%) berhasil mengimplementasikan multimedia interaktif dalam pembelajaran di kelas masing-masing. Dampak jangka panjang terlihat dari inisiasi pembentukan komunitas praktisi digital dan rencana adopsi multimedia ke dalam sistem pembelajaran sekolah. Pelatihan ini membuktikan bahwa pendekatan transformatif berbasis praktik dan pendampingan intensif mampu mengatasi kesenjangan digital guru dan memperkuat identitas budaya sejak pendidikan dasar.Kata Kunci :Multimedia interaktif, keberagaman budaya; Profil Pelajar Pancasila; Transformasi digital guru; Kurikulum Merdeka.
Teachers’ Strategies in Developing and Measuring Students’ Communication Skills Hery Rosdianti; Wuri Wuryandani; Heri Retnawati
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 7 No. 2 (2020): October 2020
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i2.6836

Abstract

AbstractA good communication skill is one of the capabilities that must be mastered by students to be able to socialize, adapt, and compete with others in the scope of school and social life in the 21st century. The purpose of this type of descriptive qualitative research was about to describe the teachers' strategies in developing and conducting an assessment related to the communication skills of elementary school students in Indonesia. Data were obtained through interviews with 10 elementary school teachers in Yogyakarta Province. Data analysis was performed through applying data analysis steps proposed by Bogdan and Biglen. The results showed that an effective strategy that teachers could use to develop students' communication skills was through discussion and presentation methods. Meanwhile, the assessment of students' communication skills is integrated to cognitive, affective, and psychomotor assessments both in terms of instruments and time of assessment. This was resulted from various limitations originating of the teacher and the availability and completeness of school facilities and infrastructure that supports the implementation of various kinds of assessment.Keywords: assessment, communication skills, elementary school students. AbstrakKeterampilan komunikasi yang baik adalah salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa untuk dapat bersosialisasi, beradaptasi dan bersaing dengan orang lain dalam ruang lingkup sekolah maupun kehidupan sosial di abad ke-21. Tujuan dari penelitian deskriptif kualitatif ini adalah untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan dan melakukan penilaian terkait kemampuan komunikasi peserta didik Sekolah Dasar di Indonesia. Data diperoleh melalui wawancara yang bersumber dari 10 orang guru sekolah dasar di Provinsi Yogyakarta. Analisis data dilakukan dengan menerapkan langkah-langkah analisis data yang dikemukakan oleh Bogdan dan Biglen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi efektif yang dapat digunakan guru untuk mengembangkan kemampuan komunikasi siswa adalah melalui pembelajaran diskusi dan presentasi. Sedangkan penilaian kemampuan komunikasi siswa dilakukan secara terintegrasi dengan penilaian kognitif, afektif dan psikomotor baik dalam hal instrumen maupun waktu penilaian. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai keterbatasan yang berasal dari guru dan ketersediaan serta kelengkapan sarana dan prasarana sekolah yang mendukung keterlaksanaan berbagai macam penilaian.Kata kunci: penilaian, kemampuan komunikasi, siswa sekolah dasar.
The Constitutional Rights of Labor Economy Workers in the Context of Digital Culture, State Responsibility, and Digital Sovereignty Nurdiyana Nurdiyana; Eny Kusdarini; Wuri Wuryandani; Nur Rohim Yunus
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 7, No 3 (2026): Article in Press
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jiecr.v7i3.2779

Abstract

While thelaboreconomy in Indonesia has experienced fast growth on digital platforms, the legal status oflaborworkers remains unclear. They are referred to only as "partners," robbing them of protections given to formal employees. This phenomenon raises constitutional problems, as the 1945 Constitution provides strong guarantees of the right to work, treatment, and social security for every citizen. This study will examine the constitutionality oflaborworker rights from state responsibility and digital sovereignty perspectives, and whether it is necessary to reformlaborlaw in Indonesia. This research uses a normative juridical approach, with qualitative analysis of formal rules, including laws and default rules that apply to court decisions, as well as comparative best practices from other countries, particularly the European Union and the United Kingdom. Such a finding reveals a constitutional void that would produce an architectural mismatch between the proposed constitutional norms and protection forlaborworkers in Indonesia at one end, and on the other is a lack of state presence to regulate the monopolizing practice of digital platforms and the normalizing practices of the precarious nature of digital work culture. The comparative study with the EU and the UK shows that Indonesia is a laggard in ensuring legal certainty. This article develops a new paradigm forlaborers'rights, called "digital constitutional protection," a novel term grounded in progressive legal theory. It makes an academic contribution by advancing a theory of constitutional law and a practical one through proposing adaptive, fair approaches to regulatory reform.
Membangun Karakter Bangsa Melalui Program Literasi Kewarganegaraan Bagi Guru dan Siswa di Sekolah Indonesia-Bangkok: Building the Nation's Character Through Citizenship Literacy Programs for Teachers and Students at the Indonesia-Bangkok School Wuri Wuryandani; Fery Muhamad Firdaus; Woro Sri Hastuti; Banu Setyo Adi; Dita Salsavira Cahaya Ningrum
DEDIKASI: Community Service Reports Vol. 8 No. 1 (2026): DEDIKASI: Community Service Report - January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v8i1.2897

Abstract

Sekolah Indonesia Bangkok (SIB) memiliki tantangan dalam mempertahankan identitas kebangsaan di tengah arus globalisasi sehingga program literasi kewarganegaraan menjadi penting untuk diselenggarakan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mengajarkan literasi kewarganegaraan serta memotivasi siswa agar lebih memahami dan menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi metode ceramah, diskusi, pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil dari program ini adalah: 1) Program penguatan literasi kewarganegaraan efektif dalam meningkatkan pemahaman guru dan siswa terhadap nilai-nilai dasar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sekaligus membangun karakter bangsa yang kuat. 2) Penerapan pendekatan kreatif seperti game edukatif berbasis kewarganegaraan terbukti membuat siswa lebih antusias, aktif, dan termotivasi dalam memahami serta mempraktikkan nilai-nilai kebangsaan. 3) Guru berperan sebagai fasilitator yang mendesain pembelajaran inovatif, sementara siswa memperoleh pengalaman langsung melalui pembelajaran interaktif dan menyenangkan. 4) Program ini berkontribusi pada terciptanya iklim sekolah yang demokratis, kolaboratif, dan berkarakter, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional.
Co-Authors - Sapriya . Haryanto Agatha Asih Nugraheni Agung Prihatmojo, Agung Agung Rahmanto Agung Santika Agus Purwanto Ahmad Syawaludin Ainun Mahfuzah Ali Mustadi Alifiyarti, Tissa Amalia Rizki Ardiansyah Anik Ghufron Anwar Novianto, Anwar Anwar Senen Astiti, Niken Yuni Bambang Saptono Banu Setyo Adi Bayan, Umar Buaga, Garib Firman Bunyamin Maftuh Candra Tri Utami Darmawan, Lutfi Andi Dasim Budimansyah Dian Nugraheni Dina Martha Fitri Dita Salsavira Cahaya Ningrum Djazilan, Sukron Enny Zubaidah Eny Kusdarini Erna Hendrawati Fathurrohman Fathurrohman Fathurrohman, Fathurrohman Fatia Fatimah Faturrohman, Faturrohman Filda Rahmiati Firdaus, Fery Muhamad Firmansyah Firmansyah Firmansyah, Firmansyah Harini Puji Astuti Haryani Haryani Hendra Prasetia Heri Retnawati Herwin Herwin Herwin, Herwin Herwin Yogo Wicaksono Hery Rosdianti Hikmah, Annafi'atul Ikhlasul Ardi Nugroho Ilham Wahyudi Irfan Wahyu Prananto Irni Rachmawati Putri Jaka Pasa Tribrata Jayawarsa, A.A. Ketut Jhon, Winarni Kartono Kevin Alvianto Kirana Prama Dewi Kurniawan, Mohammad Wahyu Kurniawati Kurniawati Kus Eddy Sartono Laila Fatmawati Lia Pratiwi LUTHFATUN NISA Maharani, Melina Maigina, Ain Mayang Masradianti Mohammad Archi Maulyda Mukhamad Murdiono Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Nafiah Nafiah Nafiah, Nafiah Nafisa Salsabila Nasriya, Tsalats Zaidatul Nisa Aulia Nur Fatma Oktaviana Nur Fitriyadi Nur Rohim Yunus Nur Rohmah , Evy Nur Rohmah Nurazizah, Khikmah Fitriani Nurdiyana Nurdiyana Octavian Muning Sayekti Pratiwi Pujiastuti Pratiwi, Vinni Dini Purnomo Putri Nuraini Sari Quriana, Intan Maulida Rahayu Condro Murti Ratna Hidayah Rawanoko, Endrise Septine RIDWAN SANTOSO Rossy Arlinda Ruchiyat, Marina Gusnia Salsavira Cahaya Ningrum, Dita Setiawan Edi Wibowo Shakila Che Dahalan Sigit Wibowo Silfi Melindawati Sugiman Sugiman Suparlan . Suwarjo, Suwarjo Tarisa Jayanti Trisnani, Novy Tsalats Zaidatul Nasriya Umar Umar Unik Ambarwati Vera Yuli Erviana Vinni Dini Pratiwi Viviani Nurmala, Viviani Woro Sri Hastuti Yayu Mega Purnamasari Yoppy Wahyu Purnomo Yulia Andriani, Yulia Yuniawatika