p-Index From 2021 - 2026
7.242
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Al-Ulum Conciencia Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Intizar Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Medina-Te : Jurnal Studi Islam JURNAL IQRA´ Edukasia Islamika Al Ishlah Jurnal Pendidikan Al-Hayat: Journal of Islamic Education Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Journal on Education Jambura Journal of Educational Management Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Studia Manageria: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Borneo Educational Journal (Borju) Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Salimiya : Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam Journal of General Education and Humanities Jurnal Konseling Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Journal of Innovative and Creativity Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Jurnal Intelek Insan Cendikia Journal of Education and Teacher Training Innovation (JETTI) Journal of Education (JOE) Journal of Literature Review KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Pendidikan dan Keguruan ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan Examinations: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Madrasah Al-Wathoniyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al Arsy: Journal of Education, Management and Islamic Thought Advances In Education Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Revitalisasi Kompetensi Profesional Guru Berbasis Integrasi Teknologi dan Artificial Intelligence Suci Rahmania; Lizza Ardina; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8q960v38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran integrasi teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam merevitalisasi kompetensi profesional guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) melalui pengkajian berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan mengenai teknologi pendidikan, AI dalam pembelajaran, dan pengembangan profesionalisme guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dan AI dalam praktik pendidikan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap revitalisasi kompetensi profesional guru, meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial. Penggunaan platform AI seperti sistem pembelajaran adaptif, analitik pembelajaran berbasis data, serta alat otomatisasi administratif terbukti mampu meningkatkan efektivitas pengajaran, personalisasi pembelajaran, dan efisiensi kerja guru. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital guru, kurangnya pelatihan berkelanjutan, serta ketimpangan infrastruktur teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi revitalisasi yang komprehensif mencakup pelatihan berbasis kompetensi, pengembangan kebijakan yang mendukung, dan pemerataan akses teknologi. Dengan demikian, integrasi teknologi dan AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu teknis, tetapi sebagai katalis transformasi profesionalisme guru di era pendidikan abad ke-21.
Internalisasi Nilai-Nilai Spiritual dan Humanistik dalam Penguatan Identitas Profesi Guru Nurlailah Nurlailah; Gita Wulandari; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2shdpf98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji internalisasi nilai-nilai spiritual dan humanistik dalam penguatan identitas profesi guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur (literature review) melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Data diperoleh dari artikel jurnal, buku, dan publikasi akademik yang berkaitan dengan nilai spiritual, humanistik, dan profesionalisme guru. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis temuan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai spiritual berperan sebagai landasan moral dalam membentuk integritas dan kesadaran profesi guru, sedangkan nilai humanistik memperkuat hubungan interpersonal dan praktik pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Integrasi kedua nilai tersebut secara berkelanjutan melalui keteladanan, pembiasaan, dan refleksi diri mampu memperkuat identitas profesi guru secara holistik. Dengan demikian, internalisasi nilai spiritual dan humanistik menjadi aspek penting dalam meningkatkan kualitas profesionalisme guru.
Adaptasi Profesionalisme Guru dalam Menghadapi Era Artificial Intelligence dan Society 5.0 Diana Lestari; Intan Nuraini; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xb88ca65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk adaptasi profesionalisme guru dalam menghadapi era Artificial Intelligence (AI) dan Society 5.0 yang menuntut transformasi menyeluruh dalam praktik pendidikan. Kemajuan kecerdasan buatan dan visi Society 5.0 yang menempatkan manusia sebagai pusat peradaban digital telah mengubah ekspektasi terhadap peran dan kompetensi guru secara fundamental. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal nasional dan internasional, buku, artikel penelitian, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dengan tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis informasi yang berkaitan dengan profesionalisme guru, kecerdasan buatan, dan Society 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi profesionalisme guru di era AI dan Society 5.0 mencakup lima dimensi utama, yaitu penguasaan literasi digital dan AI, kemampuan merancang pembelajaran berbasis teknologi, pengembangan kompetensi berpikir kritis dan kreatif, penguatan etika digital, serta kemampuan berkolaborasi dalam ekosistem pendidikan yang terus berubah. Kecerdasan buatan membuka peluang besar melalui personalisasi pembelajaran, asesmen otomatis, dan pengembangan media interaktif yang inovatif. Namun, sejumlah tantangan masih menghambat adaptasi ini, antara lain keterbatasan kompetensi digital guru, ketimpangan infrastruktur teknologi antardaerah, serta minimnya program pengembangan profesional yang berkelanjutan dan kontekstual. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan yang berkesinambungan, dukungan kelembagaan, dan penguatan kebijakan pendidikan yang responsif terhadap perkembangan AI dan Society 5.0. Adaptasi profesionalisme guru harus dipandang sebagai proses dinamis yang menekankan inovasi, fleksibilitas, dan pembelajaran sepanjang hayat demi mewujudkan pendidikan yang humanis, adaptif, dan berorientasi masa depan.
Pengaruh Integrasi Tradisi Keislaman Lokal Dan Kurikulum Berbasis Cinta Terhadap Pembentukan Karakter Religius Siswa Kelas Viii Di Mts Darun Najah Bangun Jaya Fatihatus Sya'adah; Ahmad Zainuri; Mukti Ali
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7852

Abstract

This study aims to determine the effect of integrating local Islamic traditions and a love-based curriculum on the formation of religious character among eighth-grade students at MTs Darun Najah Bangun Jaya. This research employs a quantitative approach with an ex post facto design. The population consists of 60 students, with a sample of 52 students selected using simple random sampling. Data collection techniques include questionnaires, observation, and documentation. Instrument testing was conducted through validity and reliability tests, while data analysis used multiple linear regression. The results show that the integration of local Islamic traditions has a significant effect on students’ religious character. The love-based curriculum also has a significant effect on students’ religious character. Furthermore, both variables simultaneously have a significant influence on the formation of students’ religious character. This indicates that the integration of local Islamic traditions and a love-based curriculum can create a holistic learning process in shaping students’ religious character. In conclusion, the integration of local Islamic traditions and a love-based curriculum is an effective strategy in improving students’ religious character in Islamic schools.
PENGARUH INTERNALISASI NILAI TRADISI KEAGAMAAN MELALUI KURIKULUM BERBASIS CINTA TERHADAP SIKAP RELIGIUS SISWA KELAS XI DI MADRASAH AL-FURQON Fitri Anggraini; Ahmad Zainuri; Mukti Ali
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7870

Abstract

ABSTRACT This study examines the influence of internalizing religious traditional values through a love-based curriculum on the religious attitudes of eleventh-grade students at Madrasah Al-Furqon. The degradation of students' religious behavior amid rapid globalization has created a gap between doctrinal understanding and its actualization in daily conduct, necessitating a pedagogical approach that integrates affective dimensions into religious education. This study employed a quantitative correlational-causal design involving 108 respondents selected through proportional random sampling from a population of 148 students. Data were collected using a Likert-scale questionnaire comprising 60 validated items across both variables, with reliability coefficients of 0.874 and 0.861 respectively. Data analysis utilized simple linear regression processed through SPSS version 26.0. Results reveal that the internalization of religious traditional values through the love-based curriculum is predominantly categorized as high (48.1%), while students' religious attitudes are also predominantly high (47.2%). Simple linear regression analysis produced the equation Ŷ = 32.14 + 0.589X with a coefficient of determination R² = 0.472, indicating that the independent variable contributes 47.2% to the variance of students' religious attitudes. The F-value of 94.32 with significance 0.000 confirms that the love-based curriculum significantly and positively influences religious attitude formation among students. Keywords: internalization of values, love-based curriculum, religious attitudes ABSTRAK Penelitian ini mengkaji pengaruh internalisasi nilai tradisi keagamaan melalui kurikulum berbasis cinta terhadap sikap religius siswa kelas XI Madrasah Al-Furqon. Kesenjangan antara penguasaan materi keagamaan dan aktualisasi perilaku religius dalam kehidupan sehari-hari di tengah arus globalisasi menjadi permasalahan yang melatarbelakangi urgensi kajian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional-kausal dengan melibatkan 108 responden yang dipilih melalui teknik proportional random sampling dari populasi berjumlah 148 siswa. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert dengan 60 butir valid yang mencakup dua variabel utama, dengan koefisien reliabilitas masing-masing sebesar 0,874 dan 0,861. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana melalui perangkat lunak SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai tradisi keagamaan melalui kurikulum berbasis cinta berada pada kategori tinggi sebesar 48,1%, sedangkan sikap religius siswa juga dominan berada pada kategori tinggi sebesar 47,2%. Persamaan regresi yang terbentuk adalah Ŷ = 32,14 + 0,589X dengan koefisien determinasi R² = 0,472, yang berarti variabel bebas berkontribusi sebesar 47,2% terhadap varians sikap religius siswa. Nilai F hitung sebesar 94,32 dengan signifikansi 0,000 membuktikan bahwa kurikulum berbasis cinta berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan sikap religius siswa.   Kata Kunci: internalisasi nilai, kurikulum berbasis cinta, sikap religius
Innovative School Leadership and Digital Literacy of Islamic Education Teachers Rohani Rohani; Yuniar Yuniar; Mardiah Astuti; Ahmad Zainuri
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): February
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i1.1109

Abstract

The rapid technological shift in education increasingly requires teachers to demonstrate strong digital literacy aligned with continuous curriculum reform processes. In Indonesia, the Merdeka Curriculum promotes learner-centred pedagogy and systematic technology integration; however, many Islamic Education teachers still struggle to effectively apply digital competencies in lesson planning, instructional delivery, and assessment practices. This qualitative case study examined how innovative school leadership supports and strengthens teachers’ digital literacy development in a public secondary school in South Sumatra. Data were collected through semi-structured interviews, non-participant classroom observations, and document analysis involving principals, teachers, administrative staff, and students. The data were analysed thematically using iterative analytical procedures supported by trustworthiness strategies. The findings reveal that leadership practices such as shared vision building, mentoring, instructional supervision, and collaborative professional learning consistently embed digital competence within school planning and ongoing professional development. These practices enhance teachers’ confidence, adaptability, and their use of digital tools in the classroom. Overall, leadership bridges curriculum reform objectives with teachers’ digital readiness in Education contexts.
Co-Authors Abdul Hadi Abdullah Idi Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah Ahmad Zulfi Akmal Hawi Al Aliefa Turrasyid Al Haqqi Ali Akbarjono Amma, Tasurun Ananda Irene Putri Annisa Cahya Wulandari Ari Sandi Aryanti Feriyenci Asad Zamiko Aura Angelina Badaruddin, KMS Beti Anggraini Brayen Jodi Forester Dahlia Oktamia Diana Lestari Dimas Prayanto Pratama Duski Duski Ega Rismasita Elsa Yuliani Enjel Panesa Ratu Anggalia Epilia Epilia Erham As’ari Ermis Suryana Erniwati La Abute Fadillah Azahra Farah Hasanah Noor Fathima Az Zahra Fatihatus Sya'adah Febriyanti Febriyanti Fitri Anggraini Fitri Oviyanti Fitria Wijayanti Frika Farimah Zahra Frika Fatimah Zahra Frika Fatimah Zahra Frika Fatimah Zahra Gita Wulandari Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hikmatul Hasanah Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ikas Kasenda Indah Siti Nurhalizah Nurhalizah Intan Nuraini Juanidah K.A. Bukhori Karlina Yulista Karoma Karoma Kasinyo Harto Kistoro, Hanif Cahyo Adi Krista Krista Latifa Hurin Nabila Utami Listiawanti Listiawanti Lizza Ardina Mardiah Astuti Merry Yanto Meta Melyani Mgs Nazarudin Miftachul Huda Mohamad Fahri Mohd Fauzi Abu Hussin Muhammad Adil Muhammad Aji Santoso Muhammad Noupal Muhammad Rafi Al Ghifari Mukmin Mukmin Mukti Ali Mulyadi Mulyadi Muslim Gani Muslim Gani Muslim Gani Yasir Muslim Gani Yasir Muslim Gani Yasir Muslim Ghani Yasir Muvtia Agustina Nety Herawati Nikita Lusitania Nina Siti Salmaniah Siregar Novia Nurhayati Nurhalizah Nurhayati Nurlailah Nurlailah Nursyahbani Chusnul Novita Nyayu Khodijah Nyayu Soraya Okta Aidil Fitri Olan Olan Parasih Parasih Parjiman Parjiman Pitriani Putri Rama Sari Rahmawati Rastiana Rastiana Ridho Dwi Putra Rina Noviana Robi Darwis Rohani Rohani Sahrizal Sahrizal Saipul Annur Saipul Anwar Salsabila Ananda Putri Saputra, Ade Akhmad Selamat Prihatin Serly Monica Sherin Destianjasari Sherin Destrianjasari Siti Rahmatullisa Sri Uswatun Hasanah Suci Rahmania Syafi'i Syafi'i Syarip Tiara Aldillah Novika Wamalia Wamalia Waspodo Waspodo Yulia Tri Samiha Yuniar Yuniar Yuniar Yuniar Yunita Yunita Yunita Yunita Yunita Yusron Masduki, Yusron Zahidal Hakim Zainal Arifin Zainal Berlian Zulkipli Zulkipli