This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN TAZKIYA JOURNAL OF PSYCHOLOGY Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Journal of Education and Learning (EduLearn) Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan TARBIYA : Journal Education in Muslim Society Dinamika Pendidikan Paradigma Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Jurnal Prima Edukasia JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Psikopedagogia AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Journal of Educational Science and Technology Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Jurnal Ilmiah Peuradeun JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika) Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal SOLMA Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Anterior Jurnal GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Islamic Guidance and Counseling Journal PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Eduscience (JES) Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Counseling, Education and Society International Journal of Social Service and Research Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Journal Of World Science Jurnal Cakrawala Pendas World Psychology Journal of Educational Sciences Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC) Jurnal Sosial dan Sains Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Journal of Professional Teacher Education Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN PROSES DENGAN MEDIA GAMBAR DI SDN 3 SAKRA Azmussya’ni Azmussya’ni; Muhammad Nur Wangid
Jurnal Prima Edukasia Vol 2, No 1: January 2014
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.322 KB) | DOI: 10.21831/jpe.v2i1.2640

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa dengan menerapkan pendekatan proses dengan media gambar di kelas II SDN 3 Sakra Lombok Timur NTB. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IIB yang berjumlah 28 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Instrument yang digunkan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan tes unjuk kerja menulis. Penelitian ini menunjukan bahwa pendekatan proses dengan media gambar dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas II SDN 3 Sakra Lombok Timur NTB. Peningkatan tersebut diketahui berdasarkan hasil observasi dan nilai hasil tes siswa. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan, yaitu pada siklus I indikator yang terlaksana 18 dari 28 indikator yang dinilai (Sedang), kemudian pada siklus II meningkat menjadi 24 indikator dari 28 indikator yang dinilai (Baik). Berdasarkan hasil tes keterampilan menulis siswa, persentase pada pratindakan 63%, meningkat pada siklus I menjadi 68,3%, dan pada siklus II meningkat menjadi 75%, yang artinya bahwa ketuntasan klasikal siswa telah tercapai. Kata kunci: Keterampilan menulis, pendekatan proses, media gambar
PEMBELAJARAN SAINS SD UNTUK SISWA TUNANETRA DI SLB-A YAKETUNIS Aprilia Eki Saputri; Muhammad Nur Wangid
Jurnal Prima Edukasia Vol 1, No 2: July 2013
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.444 KB) | DOI: 10.21831/jpe.v1i2.2630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran sains SD di SLB-A Yaketunis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi kelas. Data dianalisis menggunakan analisis data Miles dan Huberman yaitu: reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sains di SLB-A Yaketunis diawali dengan analisis kebutuhan siswa. Materi pembelajaran yang dapat diwujudkan dalam bentuk konkrit dan media pembelajaran tersedia atau dapat disediakan guru, maka indera perabaanlah yang dimaksimalkan oleh guru. Sedangkan materi pembelajaran yang tidak dapat diwujudkan dalam bentuk konkrit, hanya diampaikan dengan memanfaatkan komunikasi verbal yang bersifat kontekstual. Budaya kelas di dalam pembelajaran sains di SLB-A Yaketunis adalah menumbuhkan rasa ingin tahu siswa terhadap fenomena-fenomena yang ada di alam semesta, pemanfaatan indera perabaan, dan pendengaran siswa di dalam belajar sains. Budaya tersebut dikembangkan dan dimanfaatkan sepanjang pembelajaran sains agar siswa menguasai keterampilan proses sains dasar (observasi, klasifikasi, mengukur, komunikasi, prediksi, dan inferensi) untuk mempelajari fakta, konsep, prinsip, dan teori dalam mata pelajaran sains. Kata kunci: pembelajaran sains dan siswa tunanetra.
KESIAPAN GURU SD DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK-INTEGRATIF PADA KURIKULUM 2013 DI DIY Muhammad Nur Wangid; Ali Mustadi; Vera Yuli Erviana; Slamet Arifin
Jurnal Prima Edukasia Vol 2, No 2: July 2014
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.256 KB) | DOI: 10.21831/jpe.v2i2.2717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru Sekolah Dasar (SD) dalam menerapkan Kurikulum 2013 khususnya dalam pembelajaran tematik-integratif di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian survei. Populasi penelitian adalah guru kelas I dan IV yang terdapat di wilayah DIY. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 182 guru SD yang berasal dari 49 SD negeri dan 15 SD swasta yang dijadikan pilot project berdasarkan data dari Kemdikbud DIY. Hasil penelitan menunjukkan bahwa persentase kesiapan guru SD di DIY dalam melaksanakan pembelajaran tematik-integratif pada Kurikulum 2013 sebesar 75,85% (siap), dilihat dari aspek kesiapan yaitu aspek Behavioral Readiness diperoleh persentase sebesar 80% (sangat siap), aspek Emotive-Ettitudinal sebesar 78,39% (sangat siap) dan aspek Cognitive Readiness sebesar 71,18% (siap). Sedangkan kesiapan guru SD di setiap kabupaten diperoleh hasil persentase sebagai berikut: Sleman 76,13% (sangat siap), Yogyakarta 78,72% (sangat siap), Bantul 73,16% (siap), Gunungkidul 75,54% (siap), dan Kulon Progo 75,42% (siap).THE STUDY ON THE ELEMANTARY SCHOOL TEACHERS READINESS IN IMPLEMENTING THEMATIC-INTEGRATIVE TEACHING AND LEARNING IN CURRICULUM 2013, YOGYAKARTAABSTRACTThis study aims to describe the readiness of elementary school teachers in implementing curriculum 2013, based on thematic-integrative learning in Yogyakarta Province. This is a survey study. The research population were elemantary school teachers of class I and IV in DIY. The research sample consisted of 289 elemantary school teachers from 49 public schools and 15 private elementary schools which used as pilot project based on the data from Kemdikbud. The result shows that the percentage of elementary school teachers readiness in to implementing thematic-integrative learning is 75.85% (ready): the precentage of readiness behavioral aspects is 80% (well prepared), emotive ettitudinal aspect is 78.39% (well prepared) and cognitive readiness aspects is 71.18% (ready). While the readiness of elementary school teachers in each district are follows: Sleman 76.13% in the category of (well prepared), Yogyakarta 78.72% in the category of (well prepared), Bantul 73.16% in the category of (ready), Gunungkidul 75.54% in the category of (prepared ), and Kulon Progo 75.42% in the category of (ready).Keywords: Elemantary school teachers readiness, thematic-integrative, kurikulum 2013
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS V Ilham Handika; Muhammad Nur Wangid
Jurnal Prima Edukasia Vol 1, No 1: January 2013
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.715 KB) | DOI: 10.21831/jpe.v1i1.2320

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap penguasaan konsep sains dan keterampilan proses sains siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian Nonequivalent-groups Pretest-Posttest Design. Kelas eksperimen yaitu kelas VB SDN 01 Labuhan Sumbawa (n=38) dengan pembelajaran berbasis masalah dan kelas kontrol yaitu Kelas VA SDN 01 Labuhan Sumbawa (n=36) dengan pembelajaran kon-vensional. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan MANOVA. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Pembelajaran berbasis masalah berpengaruh signifikan dan lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional terhadap penguasaan konsep sains siswa SD (Sig.=0.000,p0.05). (2) Pembelajaran berbasis masalah berpengaruh signifikan dan lebih baik dibandingkan dengan pem-belajaran konvensional terhadap keterampilan proses sains siswa SD (Sig.=0.000,p0.05). Penelitian ini memiliki implikasi bahwa guru harus mulai meninggalkan model pembelajaran konvensional dan beralih ke pembelajaran berbasis masalah dan guru harus dapat menjadi mediator dan fasilitator dalam pembelajaran. Kata kunci: pembelajaran berbasis masalah, penguasaan konsep sains, keterampilan proses sains.
The benefits of educational tales in teacher and student perspective Muhammad Nur Wangid
Jurnal Prima Edukasia Vol 6, No 2: July 2018
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.697 KB) | DOI: 10.21831/jpe.v6i2.21795

Abstract

This study aims to analyze teacher and student perspectives on educational fairy tales as instructional learning materials. The research was involved 20 teachers and 400 students of forth grade  of elementary school in Yogyakarta Province. The data collection techniques used were questionnaires and interviews. Researcher used descriptive statistical data analysis techniques. This technique was used to describe the perception of teachers and students about the benefits of educational tales in  percentage calculation. The results show that teachers and students have a high positive perspective on the presence of educational fairy tales as learning support teaching materials. It was known  the teacher perspective a percentage of 91.50% and 98.00% students in terms of attractiveness of educational fairy tales. While on the aspect of the utilization of educational fairytale books as teaching materials, teachers and students provide a percentage of 92.50% and 93.00%. In its usefulness for build character value, the teacher gives the percentage of 97,75% and the student equal to 86.00% with the category of very good, then on the utilization aspect of educational fairy tale to the development of cognitive ability of the child, the teacher gives the percentage of 92.00% and for the student is 88.75% that mean very good category. This means that teachers and students, both have a high perspective that a fairy tale containing educational elements can generate a sense of interest, usefulness in learning, can be a medium of character values in children and can stimulate the development of cognitive abilities of children.
Pedagogical Content Knowledge (PCK) Based On Local Wisdom To Develop Students’ Nationality Characteristics Imanuel Sairo Awang; Gabriel Serani; Zuhdan Kun Prasetyo; Muhammad Nur Wangid
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 7 Number 1 April 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v7i1.18892

Abstract

The learning process in class must be managed so that students can grow the character in students. The character of students can grow and develop through learning based on local wisdom that has life values. These values are inherent with the values of character in the life of the nation and state. But to design a learning that can develop character requires an integrated study between pedagogy and learning content. The results of this study are outlined in the Pedagogical Content Knowledge (PCK). This study aims to produce PCK based on local wisdom that can develop the national character of elementary school students. To get a decent PCK, the research was carried out using the Research and Development (R&D) approach. The results revealed that, PCK based on local wisdom of the Dayak Desa tribe, was able to improve the behaviour of national character into unity, mutual cooperation, and honesty, each by 0.77; 0.77; and 0.86. Thus, it can be concluded that PCK based on local wisdom can develop the national character of elementary school students.
Kontribusi Pola Asuh Orang Tua pada Penanaman Karakter Cinta Tanah Air Anak Usia Dini Amin Prasetyo Aji; Muhammad Nur Wangid
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i4.1135

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk untuk mengatahui kontribusi pola asuh orang tua pada penanaman arakter cinta tanah anak usia dini di lembaga PAUD Budi Mulya Adiwarno Buayan Kebumen yang dianggap sangat penting dalam membangun karakter cinta tanah air sejak usia dini. Penilitian menggunakan jenis penelitian kualitataif dengan melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini secara observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada proses pengumpulan data peneliti menggunakan instrument berupa lembar observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi. Penilitian ini menggunaan uji keabsahan yang sesuai dengan pendapat sugiono yaitu : uji (credibility, transferability, depenbility dan comfirmability). Analisis data yang digunakan pada penelitian ini mengacu analisis Miles Huberman dalam Denzin Lincon (2009: 591) yang menyatakan tentang alur analisis interaktif diantaranya adalah : (1) Pengoleksian Data (Data Collection), (2) Penyajian data (Data Display), (3) Reduksi Data  (Data Reduction), dan (4) Penggambaran Hasil (Conclusion Drawing). Dari berbagai pernyataan diatas menyatakan penanaman karakter cinta tanah air di PAUD Budi Mulya secara gambaran kondisi nyata menjadi tanggung jawab guru serta perlu adanya kontribusi dari orang tua dalam bentuk pola asuh. Kontribusi orang tua peserta didik memberikan hasil signifikan pada penanaman karakter cinta tanah air.
Pelatihan Pembelajaran dan Penilaian Berbasis HOTS Bagi Guru SD Se-Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta Muhammad Nur Wangid; Ali Mustadi; Amir Syamsudin; Woro Sri Hastuti; Ningrum Perwitasari; Ady Ferdian Noor; Eni Kusrini; Yogi Prihandoko
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 4 (2020): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v5i4.1197

Abstract

Higher Order Thinking Skills (HOTS) is a way that puts forward critical and creative values ​​so that it is seen as being able to provide solutions in facing the times. The method used is descriptive to describe HOTS-based learning and assessment. The purpose of this activity is to improve the ability of elementary school (SD) teachers in designing HOTS-based learning tools consisting of lesson plans and HOTS-based assessments. This activity is motivated by the skills faced by elementary school teachers in the implementation of the 2013 curriculum, especially in designing and implementing HOTS-based learning, as well as developing HOTS-based assessments. Therefore, this activity aims to make teachers become professionals in educating elementary students in developing children's thinking skills at a higher level.
Interaksi Energetik Guru dan Siswa pada Pembelajaran Abad 21 Ady Ferdian Noor; Muhammad Nur Wangid
Anterior Jurnal Vol 18 No 2 (2019): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.277 KB) | DOI: 10.33084/anterior.v18i2.456

Abstract

Learning requires harmonious interaction between teachers and students. Communication is a type of action that occurs when two or more objects influence or have an effect on each other. Learning through less dynamic interactions can cause an imbalance in the transfer of learning. Tendencies that arise are students will know a lot about something, but become less have a system of values, attitudes, interests and positive appreciation of what is known. Children will experience intellectual development unbalanced by personality maturity, giving birth to a specialist figure who is less concerned with the surrounding environment and prone to value distortions. Students will practice violations such as happy fighting with friends, lack of respect for others, and lack of courtesy. The academic atmosphere in elementary schools for students to be able to learn effectively is a condition where students can collaborate, cooperate, communicate using any direction there is no fear and feel even protected, and they think treated reasonably regardless of ethnicity, religion, race, class, and gender so as to achieve desired goals both national education goals and primary school goals. Energetic interactions between teachers and students in schools must be based on functional relationships first between the teacher and students, meaning students feel the teacher is a parent and a friend who can be invited to interact without fear but still respect. Fearless but respectful interaction is needed because it fits with one of the 21st-century learning skills, collaboration. Good collaboration causes learning to be fun, so learning becomes effective.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Literasi Kelas Awal bagi Guru SD Ali Mustadi; Muhammad Nur Wangid; Enny Zubaidah; Mohammad Farizqo Irvan
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2020): Februari
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.687 KB) | DOI: 10.31960/caradde.v2i2.330

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memproduski media pembelajaran literasi untuk SD kelas awal (I, II, dan III). Pelatihan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah pengkajian dasar teori pengembangan media. Tahap ini berisi diskusi tentang pilihan media, alasan pemilihan media tertentu, kelebihan dan kekurangan media, landasan pengembangan media, dan cara pembuatan media. Sedangkan tahap kedua ialah pembuatan dan persentasi media oleh peserta. Tahap ini berisi proses pembuatan media oleh partisipan, kemudian presentasi produk media. Termasuk di dalam persentasi adalah contoh penggunaan media, alasan pembuatan media tersebut, dan kelengkapan media (pedoman, hak cipta, muatan materi, dan sebagainya). Hasil pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan partisipan dalam membuat media pembelajaran literasi kelas awal. Pengetahuan mengenai media pembelajaran, menurut hasil analisis data pre test dan post test, meningkat sebesar 20,33%. Hasil unjuk kerja juga menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dalam pembuatan dan pemanfaatan media literasi untuk kelas awal. Hasil analisis data wawancara juga mengungkapkan bahwa kebutuhan media pembelajaran literasi menjadi mudah terpenuhi karena partipisan kini mempunyai referensi media pembelajaran literasi yang lebih memadai.
Co-Authors . Haryanto A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdulah, Abdulah Adi Atmoko Adil Hidayatuloh Ady Ferdian Noor Afianti, Dita Agnestasia Ramadhani Putri Agungbudiprabowo, Agungbudiprabowo Ahmad Ustomi Akbar, Nur Yulianto Ali Mustadi Ali Mustadi Ali Mustadi Ambarwati Ambarwati Amin Prasetyo Aji Amir Syamsudin An-Nisa Apriani Andi Wahyudi Andi Wijayanto Annis Maulia Fatimahtuzzahroh Anwar Senen Aprilia Eki Saputri Aristo, Thomas Joni Verawanto Arum Aprilia Sari Ashar Pajarungi Anar Asih Mardati Asni Widiastuti Astuti, Laily Puji Azmil Hasan Lubis Azmussya’ni Barokah, Sarah Mustika Chici - Pratiwi Daniel Dike Daniel Dike, Daniel Dhina Puspasari Wijaya, Dhina Puspasari Diana Septi Purnama Dini Aria Farindhani Dodiet Enggar Wibowo Dyah Winarsih, Setyoningsih Edi Purwanta Edy Prajaka Eni Kusrini Enny Zubaidah Erviana, Vera Yuli Erwin Dwiyono Fajar Wahyu Prasetyo Fatimahtuzzahroh, Annis Maulia Firdaus, Fery Muhamad Futihaturrobiah, Futihaturrobiah Gabriel Serani Galuh Prawitasari Handayani, Mita Sri Hani'ah, Munnal Hendita Rifki Alfiansyah Ika Maryani Ilham Handika Imanuel Sairo Awang Insih Wilujeng Irda, Ulya Sofia Ismarini Bekti Setiani Isti Yuni Purwanti istiqomah istiqomah Jaya, Ahmad Chandra Jeihan Numalita Aghra Tia Joko Pamungkas Julius, Andre Karsiyem Karsiyem Laila Fatmawati Laily Puji Astuti linda feni haryati Linda Feni Haryati Luluk Mauluah Luluk Mauluah Lusila Parida, Lusila Maharani Puteri Marsigit Marsigit Marsigit Marsigit Mashurin, Mashurin Maulida, Maulida Miftakhuddin Mita Sri Handayani Mohamad Agung Rokhimawan Mohammad Farizqo Irvan Ningrum Perwitasari Nita Pratiwi Noven Kusainun Nur Aprilia Utami Nur Luthfi Rizqa Herianingtyas Nur Yulianto Akbar Nurhidayah, - Nurjannah Eka Pradita Pandi, M. Pandi Mazlan Pingge, Heronimus Delu Prajaka, Edy Pratama, Dewingga Fizzy Keni Prawitasari, Galuh Puri, Lintang Waskita Purwanto Purwanto Purwono PA Puteri, Maharani Puteri, Maharani Rafika Dewi Satriani Rahmat Hidayat Ratna Hidayah Ratna Pratiwi Refid Samudra Rike Nur Rizki Rizki, Fauza Santo Mugi Prayitno, Santo Sarah Mustika Barokah Sari, Widiya Juwita Setyoningsih Dyah Winarsih Sigit Wibowo Siregar, Syaninda Putri Asyifa Siti Eshah binti Mokshien Siti Nafingah Slamet Arifin Sri Utami Subhan, Nurul Izzah Suwarjo Suwarjo Suwarjo, Suwarjo Taofik Taofik Taofik Taofik Taufik Muhtarom Ustomi, Ahmad Vera Yuli Erviana Vera Yuli Erviana Veryliana Purnamasari Victoria, Ceria Galossa Wahdan Najib Habiby Wahyu Purwaningsih WIDYA JUWITA SARI Windi Fitriani* Woro Sri Hastuti Wulan Anggraeni, Wulan Yogi Prihandoko Yuli Nurmalasari Yunita, Rosalia Nana Yusinta Dwi Ariyani Zuhdan Kun Prasetyo