Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pengetahuan dan Deteksi Dini Malaria Melalui Penyuluhandan Pemeriksaan Mass Blood Survey (MBS) Pada Komunitas Pekerja Tambak di Hanura Kurniawan, Betta; Suwandi, Jhons Fatriyadi; Susianti, Susianti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2970

Abstract

Angka kejadian malaria yang tinggi di Hanura menjadi permasalahan bagi masyarakat setempat. Berdasarkan teori keilmuan dan pengamatan yang telah dilakukan terdapat beberapa permasalahan yang menjadi penyebab hal tersebut yaitu : persepsi masyarakat tentang bahaya, cara penularan, cara pengobatan dan pencegahan penyakit malaria yang masih rendah serta masih terdapat kasus malaria pada khalayak sasaran yang tidak terdeteksi secara dini sehingga pengobatan malaria pada khalayak sasaran yang tidak tepat atau terlambat. Tujuan yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan persepsi masyarakat khususnya pekerja tambak tentang penyakit malaria dan juga penemuan kasus malaria di masyarakat dengan Mass Blood Survey (MBS). Kegiatan dilakukan dari bulan Februari sampai September 2020 di Desa Hanura Kabupaten Pesawaran. Khalayak sasaran yaitu pekerja tambak yang berjumlah 45 orang. Metode dan Tahap Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui penyuluhan tentang bahaya, cara penularan, cara pengobatan dan pencegahan penyakit malaria serta Mass Blood Survey (MBS) dan pengobatan pada kasus positif yang ditemukan pada MBS. Hasil yang dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan dan persepsi pada khalayak sasaran dan pada pemeriksaan Mass Blood Survey (MBS) tidak ditemukan adanya kasus malaria positif. Kata kunci: malaria, penyuluhan kesehatan, Mass Blood Survey (MBS)
Pelatihan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Remaja Putri Kelompok Tani Di Desa Margadadi Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Hanriko, Rizki; Susianti, Susianti; Saputra, Oktadoni; Suharmanto, Suharmanto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3021

Abstract

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, mendapatkan prevalensi penderita kanker pada penduduk semua umur di Indonesia sebesar 1,4 per 1000 penduduk pada tahun 2013 dan 1,79 per 1000 penduduk pada tahun 2018. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka deteksi dini kanker payudara yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan melalui pelatihan SADARI. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Desa Margadadi Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada bulan Juni 2022. Sasaran kegiatan ini adalah remaja putri sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya keterampilan tentang SADARI yang akan menjadi dasar untuk pencegahan penyakit kanker payudara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi tentang kanker payudara dan pelatihan SADARI. Sebagai bentuk keberlanjutan dari kegiatan ini, tim pelaksana telah merancang kegiatan baru seperti pemeriksaan pap smear untuk wanita usia subur di Desa Margadadi. Tim pengabdian masyarakat yang dilibatkan adalah tenaga ahli di bidang kesehatan masyarakat, kedokteran dan farmasi yang masing-masing sudah berpengalaman dibidangnya. Penyuluhan terbukti meningkatkan pengetahuan sebesar 78%.Kata Kunci: Pelatihan, SADARI, Remaja putri
Penyuluhan dan Pelatihan Tentang Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Penyakit Toskoplasmosis Pada Karyawan Rumah Potong Hewan (RPH) ZBeef di Kota Bandar Lampung Kurniawan, Betta; Suwandi, Jhons Fatriyadi; Mutiara, Hanna; Susianti, Susianti; Sutyarso, Sutyarso
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3031

Abstract

Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama pemilik dan pekerja Rumah Potong Hewan (RPH) tentang bahaya, cara penularan, cara pengobatan dan pencegahan penyakit toksoplasmosis serta melakukan pencegahan dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Metode: Penyuluhan tentang bahaya, cara penularan, cara pengobatan dan pencegahan penyakit toksoplasmosis, serta pelatihan penggunaan APD. Hasil: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diikuti oleh 34 orang peserta. Setelah dievaluasi terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai penyakit toksoplasmosis. Saran: Kegiatan penyuluhan kesehatan ini perlu diadakan secara berkelanjutan agar pengetahuan dan perilaku pekerja peternakan ayam semakin meningkat serta perlu juga dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mencegah transmisi penyakit toksoplasmosis di antara pekerja.Kata kunci : rumah potong hewan, alat pelindung diri, toksoplasmosis
Pembentukan Konselor Sebaya dalam Rangka Menurunkan Prevalensi Anemia Remaja Putri di Puskesmas Tanjung Sari Zuraida, Reni; W., Dyah Wulan Sumekar R.; Susianti, Susianti; Surriandari, Latifah Dwi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3039

Abstract

Anemia pada remaja putri berdampak terhadap kesehatan remaja putri saat ini dan masa mendatang sebagai calon ibu. Dari hasil skrining kadar hemoglobin darah yang dilakukan puskesmas Tanjung Sari pada bulan Januari tahun 2022 didapatkan prevalensi anemia adalah sekitar 49%, artinya 5 dari 10 remaja putri di wilayah kerja puskesmas Tanjung Sari ini menderita anemia. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi masalah anemia pada remaja saat ini yaitu pembagian tablet tambah darah bagi remaja, namun kenyataannya belum mampu menurunkan prevalensi anemia remaja putri secara signifikan. Upaya lain dengan melibatkan peran serta darikelompok sebaya (peer group) dalam upaya menurunkan prevalensi anemia remaja putri perlu dilakukan. Kegiatan pengabdian mencakup pembentukan konselor sebaya remaja putri dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan konseling calon konselor, serta penyusunan media informasi tentang anemia pada remaja putri.Setelah mendapatkan materi tentang anemia dan pembentukan konselor remaja anemia, maka pengetahuan konselor remaja menjadi meningkat. Penilaian ini didasarkan hasil pengamatan pada pre-test, dimana sekitar 23,3% peserta tidak paham, 68,3% cukup paham, 8,3% paham mengenai materi yang disampaikan. Setelah dilakukan kegiatan pelatihan, nilai hasil pengamatan meningkat. Peserta menjadi paham dan sangat paham materi yang diberikan bertambah. Peserta yang paham sebanyak 40% dan yang sangat paham sebanyak 60%. Rata-rata tingkat pengetahuan peserta pada pre-test adalah 57,7 menjadi bertambah pada post-test menjadi 92,3. Pembentukan konselor remaja anemia perlu dilakukan di sekolah-sekolah lain dan diadaptasi di posyandu remaja agarpenanganan anemia remaja dapat ditangani secara berkesinambungan dan berkelanjutan. Hal ini pada akhirnya dapat menciptakan calon ibu yang sehat, yang kelak akan melahirkan bayi yang sehat, dimana pada akhirnya dapat menurunkan prevalensi stunting.Keyword : Anemia, Konselor Sebaya, Remaja Putri
Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Anemia dan Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah Sebagai Upaya Menurunkan Prevalensi Anemia Ibu Hamil Zuraida, Reni; W, Dyah Wulan Sumekar R.; Susianti, Susianti; Gemayangsura, Gemayangsura
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3044

Abstract

Anemia selama kehamilan berakibat buruk dan merugikan bagi ibu dan bayi yang dilahirkan. Ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Tanjung Sari, Kecamatan Natar merupakan yang tertinggi di Kabupaten Lampung Selatan, yaitu 258 orang dari 329 orang ibu hamil yang diperiksa (78,42%). Meskipun cakupan ibu hamil yang mendapat tablet tambah darah (TTD) minimal 90 tablet di puskesmas mencapai 99,65%, namun tidak dapat menekan tingginya prevalensi anemia ibu hamil di wilayah kerja puskesmas ini. Beberapa pakar ber pendapat kegagalan  program ini banyak dikarenakan ketidakpatuhan ibu dalam meminum TTD. Untuk itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kepatuhan minum TTD wilayah kerja Puskesmas Tanjung Sari Natar. Kegiatan pengabdian mencakup  Focus Group Discussion untuk mengetahui pengetahuan awal, penyusunan media informasi dan peningkatan pengetahuan ibu-ibu hamil dan keluarga. Setelah mendapatkan penyuluhan tentang anemia pada ibu hamil, upaya pencegahan anemia, makanan yang dianjurkan untuk mengatasi anemia dan TTD (isi, kegunaan, cara minum), makapengetahuan ibu hamil, kader kesehatan dan bidan desa pembina menjadi meningkat. Penilaian ini didasarkan hasil pengamatan pada pre-test, dimana 25,0% peserta tidak paham, 66.7% cukup paham, 8,3% paham mengenai materi yang disampaikan. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan, nilai hasil pengamatan meningkat. Peserta yang pahamsebanyak 36,1% dan yang sangat paham sebanyak 63,9%. Rata-rata tingkat pengetahuan peserta pada pre-test adalah 60,2 menjadi bertambah pada post-test menjadi 91,9. Penyuluhan yang berkelanjutan tentang anemia ibu hamil dan TTD terus dilakukan untuk tercapainya keberhasilan program penanganan anemia pada ibu hamil sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kesehatan ibu hamil dan bayi yang akan dilahirkan dalam rangka pencegahan balita stunting di Indonesia. Keyword : Anemia, ibu hamil, penyuluhan, tablet tambah darah
Peningkatan Pemahaman Ibu Tentang Pemberian Vitamin A di Desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Suharmanto, Suharmanto; Pramesona, Bayu Anggileo; Susianti, Susianti; Kurniawan, Betta; Ulya, M. Ridho
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3169

Abstract

World Health Organization (WHO) masih mendeteksi adanya daerah-daerah di dunia yang rentan mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin A. Pemberian suplemen vitamin A bagi anak usia 6-59 bulan terbukti dapat menurunkan insiden kematian karena berbagai penyakit hingga 24%. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman ibu tentang pemberian vitamin A bagi balita. Sebelum diberikan informasi, akan diidentifikasi pengetahuan ibu tentang pemberian vitamin A melalui pre-test. Selanjutnya diberikan materi dandilakukan kembali post-test. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada 5 November 2022. Sasaran kegiatan ini adalah ibu yang mempunyai balita sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kognitif, afektif dan psikomotor tentang pemberian vitamin A bagi balita. Metode yang digunakan adalah edukasi atau pemberian materi dengan menyebarkan leafleat  tentang vitamin A bagi balita. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tim pengabdian masyarakat yang dilibatkan adalah tenaga ahli di bidang kesehatan masyarakat yang sudah berpengalaman dibidangnya. Hasil pengabdian didapatkan bahwa peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang pemberian vitamin A sebesar 75%. Sehingga diharapkan untuk rutin melakukan edukasi tentang pemberian vitamin A agar cakupan pemberian vitamin A menjadi optimal untuk meningkatkan status kesehatan balita. Kata kunci: pemberian vitamin A, edukasi, balita
Pembentukan Peer Educator dalam Rangka Menurunkan Prevalensi Penyakit Skabies pada Pondok Pesantren di Wilayah Kerja Puskesmas Natar Zuraida, Reni; Susianti, Susianti; Komala, Ramadhana; Surriandari, Latifah Dwi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3231

Abstract

Skabies adalah penyakit infeksi kulit menular, yang sering ditemukan pada tempat yang ditinggali oleh banyak orang dengan sanitasi dan perilaku penghuninya yang buruk, salah satunya adalah pondok pesantren. Prevalensi kejadian skabies padakomunitas pondok pesantren di Wilayah Kerja Puskesmas Induk Natar adalah sebesar 48%. Meskipun kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penyuluhan tentang penyakit skabies telah dilakukan, namun belum mampu menurunkan prevalensi penyakit skabies secara signifikan. Peer educator  merupakan metode pendidikan sebaya yang dilakukan oleh kelompok sebaya dengan didampingi fasilitator. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalahpembentukan peer educator santri dan sekaligus memberikan informasi tentang penyakit skabies, cara penanganan dan pencegahan skabies kepada para santri. Kegiatan pengabdian mencakup pembentukan peer educator santri denganmeningkatkan pengetahuan dan keterampilan konseling calon peer educator, serta penyusunan media informasi tentang skabies, penanganan dan pencegahan skabies. Setelah mendapatkan materi tentang Skabies dan pembentukan ‘peer educator’ sebaya di pondok pesantren Al Fatah, maka pengetahuan ‘peer educator’ sebaya menjadi meningkat. dimana pada pre-test sekitar 22,1% peserta tidak paham, 73,7% cukup paham, 5,3% paham mengenai materi yang disampaikan. Setelah dilakukan kegiatan pelatihan, nilai hasil pengamatan meningkat, dimana sebanyak 40% dan yang sangat paham sebanyak 60%. Ratarata tingkat pengetahuan peserta pada pre-test adalah 56,3 menjadi bertambah pada post-test  menjadi 93,2. Kegiatan pembentukan ‘peer educator’ sebaya untuk pengentasan Skabies pada santri dan santriwati di lingkungan pondok pesantren perlu terus dilakukan dan diadaptasi di pondok-pondok pesantren lain di wilayah kerja puskesmas Natar kecamatan Natar. Kata Kunci : Peer educator, Pondok Pesantren, Santri, Skabies
PEMBENTUKAN “SAHABAT CERIA (CEGAH REMAJA PUTRI ANEMIA)" DALAM RANGKA PENANGANAN ANEMIA REMAJA PUTRI DI SEKOLAH Zuraida, Reni; Susianti, Susianti; Kurniati, Intanri; Ernawati, Tutik
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3341

Abstract

Status kesehatan remaja putri di Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hal ini dapat dilihat dari tingginya prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia yaitu dalam kisaran 40%-80,9%. Temuan-temuan ini menurut WHO menjadi permasalahan kesehatan masyarakat dalam kategori berat dan membutuhkan penanganan serius. Yayasan pendidikan Yadika Natar merupakan yayasan pendidikan terbesar di Kecamatan Natar yang meliputi SMP, SMA dan SMK. Dari hasil skrining anemia pada tahun 2021, didapatkan prevalensi anemia di SMA Yadika Natar didapatkan sebesar 47%. Upaya kesehatan yang telah dilakukan pihak sekolah antara lain dengan program pemberian TTD melalui kerja sama dengan pihak puskesmas, namun tidak ada kontrol dalam kepatuhan minum TTD. Untuk itu upaya lain sebaiknya perlu dipertimbangkan misalnya dengan melibatkan peran serta dari kelompok sebaya yaitu dengan pembentukan SAHABAT CERIA untuk meningkatkan kepatuhan minum TTD dalam rangka menurunkan prevalensi anemia. Kegiatan pengabdian ini mencakup pembentukan SAHABAT CERIA putri dengan cara meningkatkan pengetahuan, keterampilan konseling, serta penyusunan media informasi tentang anemia, penanganan anemia dan program TTD pada remaja putri. Diharapkan kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan kepatuhan minum TTD remaja putri SMA Yadika Natar, yang pada akhirnya akan dapat menurunkan prevalensi anemia dan meningkatkan status kesehatan remaja putri. Kata kunci: Anemia, Remaja putri, SAHABAT CERIA.
PENINGKATAN PENGETAHUAN ORANG DENGAN HIV/AIDS DALAM KEPATUHAN PENGOBATAN ANTIRETROVIRAL THERAPY DI PUSKESMAS SUKABUMI BANDAR LAMPUNG Wardani, Dyah Wulan; Susianti, Susianti; Sutarto, Sutarto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3342

Abstract

Kepatuhan orang dengan HIV/ AIDS (ODHIV) dalam pengobatan Antiretroviral therapy (ART) sangat penting dalam penanggulangan HIV/ AIDS, terutama untuk mengurangi angka kematian dan meningkatkan kualitas hidup ODHIV. Di sisi lain, kepatuhan ODHIV dalam pengobatan ART dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya pengetahuan. Di Bandar Lampung, pada tahun 2022, sebanyak 67% ODHIV mendapat ART dan 48% diantaranya mengalami surpresi virus, kurang dari target yang ditetepkan yaitu 95% ODHIV mendapat ART dan 95% mengalami surpresi virus. Hal tersebut merujuk pada kurangnya kepatuhan pengobatan ART. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kepatuhan pengobatan ART pada ODHIV di Puskesmas Sukabumi, Bandar Lampung, yang merupakan salah satu puskesmas dengan pengobatan ART tertinggi. Kegiatan mencakup focus group discussion untuk menyusun media informasi, penyusunan media informasi dan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan ODHIV. Evaluasi kegiatan penyuluhan dilakukan dengan membandingkan nilai pretes dan postes. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan kepatuhan ODHIV dalam pengobatan ART. Dengan meningkatnya pengetahuan kepatuhan ODHIV tentang pengobatan ART diharapkan akan meningkatkan ODHIV yang mendapat ART dan ODHIV yang mendapat ART mengalami surpresi virus.
PENTINGNYA PENGAWASAN ORANG TUA TERHADAP PENGGUNAAN GADGET OLEH ANAK DAN REMAJA DI DESA NEGARA RATU KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Susianti, Susianti; Fatriyadi Suwandi, Jhons; Eva Lusina, Septia; Yudho Prabowo, Arif; Tjiptaningrum, Agustyas
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3425

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan mengakibatkan seseorang menderita gangguan psikis. Depresi bisa menjadi salah satu pemicu dan dapat juga menjadi dampak dari kecanduan internet. Tingginya intensitas orang dengan penggunaan smartphone maka akan terjadi penurunan komunikasi dan interaksi terhadap orang sekitar. Hal ini bisa terjadi pada siapa saja termasuk anak-anak dan remaja terutama yang menggunakan gadget tanpa pendampingan. Sebagai bagian dari masyarakat dan juga institusi yang memiliki peran dalam penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi diharap Universitas Lampung juga dapat mengambil peran membantu pemerintah daerah maupun pusat dalam kegiatan terkait peningkatan kesehatan masyarakat Indonesia. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan salah satu dari tri dharma perguruan tinggi, pengabdian masyarakat kali ini dirasa perlu untuk membantu pemerintah dalam mencegah gangguan mental anak dan remaja akibat penggunaan gadget tanpa pendampingan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu-ibu di Desa Negara Ratu Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan tentang pentingnya pendampingan anak dan remaja dalam menggunakan gadget agar terhindar dari bahaya atau akibat buruk dari penggunaan gadget. Program ini dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 25 Agustus 2024 di Desa Negara Ratu Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Peserta dalam pengabdian ini adalah ibu-ibu yang berjumlah 40 orang. Kata kunci: Gadget, Negara Ratu Natar, Pendampingan orang tua
Co-Authors Ace Tatang Hidayat Aditya Permana Agustyas Tjiptaningrum Ajabar, Ajabar Akram, Musfira Azizah Ambarwati, Yuli Anggraeni Janar Wulan, Anggraeni Janar Arfah, Arfah Ayu Irawati Ayu Tiara FItri Azis, Sukmawati Bahri. S, Andi Bayu Anggileo Pramesona Betta Kurniawan, Betta Buana, Faris Agung Damayanti, Putri DAMIRAH DAMIRAH, DAMIRAH Djamir, A. Fatimah Dyah Wulan Sumekar Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Endro Prasetyo Wahono Ety Apriliana Eva Lusina, Septia Evi Kurniawati, Evi Faisal Rahman, Faisal Fatriyadi Suwandi, Jhons Fausyiah, Nurul Febrianti, Arlin Fitria Saftarina Fitriati Gemayangsura, Gemayangsura Giska Tri Putri Hana Muthi'a Putri Hanif Kurniadi Hanna Mutiara, Hanna Happy, Terza Aflika Hardiansyah, Ridwan Haryono, Iranita Hasbilla, Raihan Fathurrahman Helmi Rahmawati Hendri Busman Herlina Herlina Hijami, Nurul 'Afifah Imron, Nadi Indri Windarti Intan Kusumaningtyas Intanri Kurniati Iranita Haryono Irfandi Ismunanto, Aziza Regina Kinasih Iswandi Darwis Jamir, Fatimah Janar Wulan, Anggraini Jausal, Anisa Nuraisa Jhons Fatriyadi Suwandi Joni, Agnesia Priskila Justisia, Adilla Khairun Nisa Kurniawaty, Evi Landoni, Fira Lestari, Risma M. Ridho Ulya Mansur, Narti Marcellia, Selvi Marhani Marhani Mayasari, Diana Muhamad Stiadi Novianty, Detty Nurdin K, Nurdin Oktadoni Saputra, Oktadoni Oktaviani, Indri Ovalia, Nora Wilya Padli, Saiful Panginan, Veronica Resty Rahmadani, Ervi Rahmattullah, Rahmattullah Ramadhana Komala Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna, Maya Ganda Reni Zuraida Rianto, Muhamad Arif Rismawati Rismawati Risti Graharti Rizki Hanriko Rodiani, Rodiani Ronny Lesmana Rosbhaiti Chodijah Rosdiana Rosdiana Rudianto, Waluyo Rudiyanto, Waluyo Rurini Retnowati Ruslani, Nada Oktista Safriansyah, Wahyu Salam, Supriyanto Sandra Amalia Riyadi Septia Eva Lusina Septiani, Linda Siti Mayang Sari Solihah, Fatimatus Soraya, Yeni Suharmanto Surriandari, Latifah Dwi Suryadi Islami Sutarto Sutarto Sutyarso Sutyarso Syahdewa, Budi Indra Syahriyah Semaun, Syahriyah SYAIFUL BAHRI Syazili Mustofa Tri Umiana Soleha Tuasikal, Moh. Irfan Tutik Ernawati Unang Supratman Usman, Arifa W, Dyah Wulan Sumekar R. W., Dyah Wulan Sumekar R. Wardani, Dyah Wulan Wati, Imelda Fera Worocahyo, Avis Meyvika Yadika, Adilla Dwi Nur Yudho Prabowo, Arif Zahra, Aulia Jannatuz