Claim Missing Document
Check
Articles

Kebijakan Hukum Pidana Terhadap Kejahatan Cyber Bullying di Indonesia Abdul Sakban; Sahrul Sahrul; Andi Kasmawati; Heri Tahir
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 7, No 2: September 2019
Publisher : Muhammadiyah University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.46 KB) | DOI: 10.31764/civicus.v7i2.1195

Abstract

Terjadinya kejahatan tersebut adalah kurangnya kontribusi penegak hukum dalam melakukan pengawasan dilingkungan sekolah, masyarakat, keluarga, dan diri pribadi dalam melakukan interaksi baik di media online maupun offline. Selain itu, kurangnya pemahaman aparat kepolisian dalam mengimplementasikan esensi Surat Edaran Hate Speech Republik Indonesia, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Tujuan yang akan dicapai dalam artikel ini adalah kebijakan hukum pidana terhadap kejahatan cyber-bullying di Indonesia, dan kebijakan hukum kriminal untuk era revolusi industri 4.0 dalam menyelesaikan kejahatan cyber-bullying. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normative yang bersifat kualitatif. Pengumpulan bahan-bahan hukum dilakukan dengan mengidentifikasi dan menginventarisasi peraturan perundang- undangan, meneliti bahan pustaka, dan sumber-sumber bahan hukum lainnya. Teknik analisis isu hukum (legal issue) dalam penelitian ini menggunakan logika berpikir campuran. Maksudnya penalaran (hukum) yang merupakan gabungan dari pola pikir induktif (inductive) dan deduktif (deductive) dalam persoalan hukum faktual yang konkrit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hukum pidana dalam menyelesaikan kejahatan cyber-bullying dapat terapkan oleh aparat penegak hukum berupa KUHP dan Undang-Undang No. 8 Tahun 2018 tentang Informasi Teknologi Elektronik dengan melihat isi penjelasan pasal demi pasal dan konten kejahatan yang dilakukan oleh pelaku. Kebijakan hukum Pidana di era revolusi industry 4.0 tetap mengacu pada aturan yang berlaku di Indonesia. The occurrence of such crimes is the lack of law enforcement contributions in conducting supervision in school, community, family, and personal self in the interaction of both online and offline media. In addition, the lack of understanding of police officers in implementing the essence of circular Hate Speech of the Republic of Indonesia, the Criminal Code of Law (PENAL). The objectives to be achieved in this article are the policy of criminal law against cyber-bullying crimes in Indonesia, and the policy of criminal law for the era of the 4.0 industrial revolution in resolving cyber-bullying crimes. This research uses normative juridical research that is qualitative. The collection of legal materials is done by identifying and invarizing the legislation, examining the library materials, and other sources of legal materials. Technical analysis of legal issues in this study used mixed-thinking logic. It means reasoning (the law) which is a combination of inductive (inductive) and deductive mindset in the case of a concrete factual law. The results showed that criminal law policies in resolving cyber-bullying crimes could be applied by law enforcement officers in the form of penal CODE and law No. 8 year 2018 on electronic technology information by looking at the contents Article-by-article explanations and crime content committed by the perpetrator. The criminal Law policy in the 4.0 Industrial Revolution era continues to refer to the prevailing rules in Indonesia
Analisis Kritis Terhadap Daya Batas Asas Kebebasan Berkontrak Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Herman Herman; Heri Tahir; Ririn Nurfaathirany Heri; Firmansyah Firmansyah
PAMALI: Pattimura Magister Law Review Vol. 2 No. 1 (2022): VOLUME 2 NOMOR 1, MARET 2022
Publisher : Postgraduate Program in Law, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47268/pamali.v2i1.819

Abstract

Introduction: The limiting power of the principle of freedom of contract in the Civil Code and its development.Purposes of the Research:  In particular, it will examine and analyze the principle of freedom of contract in terms of the implementation of this principle and also describe the articles contained in the Criminal Code related to the interpretation of the principle of freedom of contract.Methods of the Research: The research was conducted using a normative juridical method with a c statutory approach, conceptual approach and comparative approach a by specifically analyzing the performance of the institution and its authority in the implementation of law enforcement in the Maluku Sea based on the legislation which was then analyzed qualitatively.Results of the Research: The results of the research on a critical analysis of the power of limiting the principle of freedom of contract in the Civil Code can be concluded that the limitation of the principle of freedom of contract has actually been stated in several articles in the Civil Code, by linking the articles in the Civil Code regarding the provisions in making an agreement, freedom of contract is not only guaranteed in the law on treaties, but at the same time that freedom must be framed by other articles. Along with the restrictions on freedom of contract contained in and outside the Civil Code, the tendency to limit freedom of contract, especially its manifestation in giving a more important role to the value of decency and feasibility (redelijkheid en bijlijkheid), good faith, and public order, therefore when contracts are made, these values must be accommodated.
Tindakan Bullying di Media Sosial dan Pencegahannya Abdul Sakban; Sahrul Sahrul; Andi Kasmawati; Heri Tahir
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 3 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.698 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v2i3.564

Abstract

Tindakan bullying dapat dilakukan melalui media seperti pesan text, gambar video, panggilan telepon, e-mail, chat room, Instant Messaging (IM), Situs Media Sosial, dan website. Tujuan yang ingin dicapai dalam artikel ini adalah untuk menjelaskan tindakan bullying di media social dan pencegahan. Hasil studi menunjukkan bahwa etika berinternet, peran orang tua harus lebih intensif mengawasi perkembangan anaknya terhadap pengaruh media internet, aparat sipil kepolisian rutin melakukan kampanye “anti bullying” (stop bully) di sekolah, kampus/instansi dan masyarakat, dan melibatkan organisasi social untuk mengawasi peredaran kejahatan cyberbullying. Cara mencegah dan mengurangi berbagai tindakan bullying di media sosial dapat memaksimalkan sikap etika berinternet, peningkatan peran orang tua lebih intensif, pihak kepolisian rutin melakukan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan anti bullying, dan organisasi social. Dalam melakukan represif polisi terhadap kejahatan tindakan bullying, harus berawal pada titik paling awal dalam penyelidikan ditentukan apa tujuan utama investigasi dilakukan oleh pelaku terhadap korban.
Motivasi pembentukan kecerdasan ganda (Multiple Question Development) berbasis pendidikan karakter pada siswa SMA/sederajat di Kota Makassar Imam Suyitno; Manan Sailan; Heri Tahir
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 9: PROSIDING 9
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.858 KB)

Abstract

The results of observations made on students who participated in the activities of the motivation to form multipleintelligences (Multple Question Development) showed that students had potential, but had not been able to develop the potentialof multiple intelligences possessed. So that many students are not aware that they have more potential in themselves. Based onthese considerations, we plan to conduct character education-based motivational activities in high school / equivalent students inMakassar City. This training activity is a preliminary activity. This means that participants are first given an understanding of thematerial and continue to develop their potential in an easy way. After this activity ended, the results were 266 students ofMakassar State Senior High School 10 following the implementation of motivational activities for the formation of multipleintelligences (Multple Question Development) based on character education. It is expected that this activity can increase themultiple intelligence (Multple Question Development) based on character education owned by students. Thus, it is expected tothe School, students and the Education and Culture Office of South Sulawesi Province to have an equal level of high school topay more attention and develop the potential of multiple intelligences owned by students so that later they can produce outputfrom high school / equivalent education units which is high in this globalization era, what's more to prepare for the goldengeneration of 2045.
Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Oleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah Sulawesi Selatan Fediyatun Muntazarah; Heri Tahir; Muhammad Akbal
Phinisi Integration Review Vol 3, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.407 KB) | DOI: 10.26858/pir.v3i1.13167

Abstract

This study aims to describe (1) hospital waste management by the Regional Environmental Service in a socio juridical study reviewed through several legislation regarding environmental management, especially hospital waste; (2) barriers faced by the South Sulawesi Regional Environmental Service; (3) efforts conducted in handling obstacles; (4) legal arrangements regarding hospital waste management by the South Sulawesi Regional Environment Agency. This type of research is qualitative research with a phenomenological approach, where the type of research is carried out by observing the subjects and objects to be studied based on the facts that exist. The facts found are described in depth. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation, and analyzed by triangulation techniques. The results of this study indicate that: (1) Hospital waste management by the South Sulawesi Regional Environmental Service has not proceeded as expected due to the lack of facilities in the management of medical waste, and the lack of guidance and supervision of hospitals that still deviate from established rules marked by the absence of hospitals that have passed the company performance rating assessment program in environmental management. (2) Obstacles faced in hospital waste management are the lack of facilities especially incinerators and supervision as well as guidance for hospitals related to hospital waste management. (3) Efforts made by adding facilities related to hospital waste management and providing guidance to hospitals in South Sulawesi (4) Legal arrangements referred to by the South Sulawesi Regional Environment Agency refer to the three main legislation used as guidelines and the legal basis in the implementation of waste management, namely the legislation governing environmental protection and management as well as the legislation governing the management of B3 waste.
Innovation of Electronic Licensing Information System at the Office of Investment and One Stop Integrated Services (DPMPTSP) of Bone Regency Syarifuddin H M; Heri Tahir; Haedar Akib; Muhammad Rusdi
Jurnal Office Volume 7, Number 1, January-June 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jo.v7i1.23803

Abstract

The community in demanding maximum service in the concept of implementing Public Administration, has the opportunity to improve the efficiency, effectiveness and transparency of government administration, especially in innovation-based services. This study focuses on describing the implementation of e-Government in supporting the effectiveness of permit issuance services in Bone Regency. The stages of data collection used were observation, review of related documents and also interviews involving 5 elements representing the Bone Regency DPMPTSP office. The data collected were analyzed using the interactive model proposed by Miles, Huberman and Saldana.is still sustainable because it is still undergoing a development process and has received visits from several agencies in order to see, study, internalize, adapt and adopt SIMPEL innovations; leaders always keep abreast of technological developments that are tailored to the needs of the community, such as procurement, development and repair; or SIMPEL mobile-based service system provides convenience for civil servant and the community in fulfilling their rights while providing satisfaction and improving performance and services to the community; or SIMPEL innovation provides ease of synergy with the community in managing the performance and discipline of civil servant and the community to improve performance; or SIMPEL-based service innovations can be widely accessed by the community based on the type of service needed.
PKM Peningkatan Lingkungan Sadar Hukum dan Bebas Obat-obatan Terlarang Heri Tahir; Irsyad Dahri; Herman Herman; Ririn Nuraathirany Heri
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kasus kejahatan yang dilakukan oleh generasi muda tersinyalir telah meresahkan masyarakat, semisal kasus pencurian, kasus asusila seperti free sex, pemerkosaan, perampokan disertai kekerasan, bahkan pembunuhan. Kasus-kasus yang tergolong berat tersebut dilakukan oleh generasi muda tidak hanya terbatas pada latar belakang ekonomi maupun kultur lingkungan, namun juga banyak dipengaruhi oleh obat-obatan terlarang yang membuat generasi muda manjadi hilang akal dan terbilang nekat untuk melakukan tindak kejahatan. Hal tersebut juga tidak hanya menjadi perhatian dikota-kota besar, namun juga di beberapa kabupaten yang ada di wilayah Sulawesi Selatan, salah satu diantaranya adalah Kabupaten Takalar. Wilayah Kecamatan Mangarabombang menjadi perhatian khusus karena berbatasan dengan Kabupetn Jenneponto dan menjadi Kecamatan dengan wilayah pariwisata yang terbesar di Kabupaten Takalar, yang banyak memiliki Populasi anak dan remaja. Metode yang digunakan dalam penerapan pengabdian ini adalah observasi, testing, penyuluhan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegaiatan penyuluhan dalam rangka pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, maka dapat dambil kesimpulan bahwa kegiatan ini dianggap sukses dan berhasil. Program Kemitraan Masyarakat ini terlaksana dengan baik karena adanya kerjasama yang baik antara Pemkab Takalar khususnya camat Mangarabombang dan seluruh jajarannya. Serta dukungan dari Universitas Negeri Makassar sehingga kegiatan dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan seuai dengan yang diharapkan. Berhasilnya kegiatan ini dapat dilihat dari antusiasme masyarakat dan aparat setempat dan menjadi indikator keberhasilan yang dihitung sebagai faktor pendukung. Kata Kunci: Narkotika, Psikotropika, Kejahtan Anak
Belajar Sambil Bermain : Bermain Sambil Belajar (Penggunaan Media Fun Thinkers Bagi Anak Usia Sekolah TK, SD dan SMP) di Bontomarannu Kabupaten Gowa) St Junaeda; Ernawati S.K; Heri Tahir; Rohmah Rifani
Humanis Vol. 21, No. 2 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v21i2.30865

Abstract

Salah satu keluhan yang sering didengarkan dari orang tua yang memiliki anak usia Sekolah Dasar adalah bahwa anak-anak mereka sangat susah diajak fokus ketika belajar atau susah menyuruh anak belajar. Tentu banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Sebagian anak melakukan aktifitas belajar belum karena kesadaran untuk mau belajar. Mereka belajar biasanya karena terpaksa, disuruh orangtua, atau ada PR dari sekolah yang harus segera diselesaikan. Faktor bagaiamana orangtua dirumah menciptakan kultur belajar tentu menjadi salah satu faktor yang juga penting. Bahwa anak yang terbiasa dengan suasana belajar dirumahnya atau seringkali melihat orangtua atau saudaranya belajar kemungkinan akan menciptakan kultur belajar yang baik pada anak, demikian sebaliknya. Pada konteks inilah ditawarkan konsep belajar yang menyenangkan buat anak. Anak merasa bahwa mereka tidak sedang belajar tetapi hanya sedang melakukan aktifitas bermain yang menyenangkan. Belajar dengan menggunakan media fun thinkers ini dicoba diterapkan pada anak usia sekolah dasar di Bumi Batara Mawang Kecamatan Bontomarannu Gowa. Metode yang digunakan ada dua tahap, pertama mengajak mereka belajar dengan cara konvensional dan tahap kedua di hari yang berbeda mengajak mereka bermain sambil belajar atau belajar sambil bermain. Anak yang dilibatkan pada kegiatan ini ada 17 orang yang terdiri dari siswa Taman Kanak-Kanak (TK) siswa Sekolah Dasar (SD) dan siswa SMP.Abstract.One of the complaints that parents often hear from elementary school-age children is that it is very difficult for their children to focus when studying or to get their children to study. Of course there are many factors that influence this. Some children carry out learning activities not yet because of the awareness to want to learn. They usually study because they have to, because they are told by their parents, or they have homework from school that must be completed immediately. The factor of how parents at home create a learning culture is certainly one factor that is also important. That children who are used to the learning atmosphere at home or often see their parents or siblings studying are likely to create a good learning culture for children, and vice versa. It is in this context that a fun learning concept is offered for children. Children feel that they are not learning but only doing fun playing activities. Learning by using fun thinkers media was tried to be applied to elementary school-age children in Bumi Batara Mawang, Bontomarannu Gowa District. There are two stages of the method used, first inviting them to learn in a conventional way and the second stage on different days inviting them to play while learning or learning while playing. There were 17 children involved in this activity consisting of Kindergarten (TK) students, Elementary School (SD) students and Middle School students.
Penanaman Kesadaran Hukum Bagi Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas IIa Maros Heri Tahir; Ririn Nurfaathirany Heri; St. Junaeda St. Junaeda; Maya Kasmita; Andi Fachruddin; Bakhtiar Bakhtiar
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1719

Abstract

Kejahatan yang dilakukan oleh anak semakin marak. Begitu juga residivis anak yang menjadi indikator pidana penjara tidak menjadi sarana efektif bagi beberapa anak dalam perubahan karakternya, sehingga penanaman kesadaran hukum kepada anak yang berhadapan dengan hukum dianggap penting. Pengabdian ini diharapkan menjadi upaya perbaikan karakter anak yang berhadapan dengan hukum melalui peningkatan kesadaran hukum. Kegiatan ini terdiri atas beberapa tahapan yakni, observasi, penyuluhan materi, FGD, Evaluasi. Kegiatan ini menunjukkan nilai posiitif dengan hadirnya pemahaman yang baik dan implementasi  nilai kesadaran hukum di lingkungan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas IIa Maros sehingga diharapkan kedepannya anak menjadi pribadi yang baik dan dapat menjadi agen of change.
Analisis Peraturan Mendikbud Ristek (Permendikbud) Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi di Universitas Negeri Makassar Heri Tahir; Ririn Nurfaathirany Heri; St. Junaeda
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.147 KB)

Abstract

Abstrak. Perkara kekerasan seksual sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, hukum, religi dan adat istiadat, nilai etika, dan nilai-nilai kemanusiaan yang menjunjung tinggi perdadaban dan keadaban sekaliapun dalam era globalisasi yang menjunjung tinggi kebebasan masih menjadi pertanyaan besar. Apakah kekerasan seksual itu dapat ditinjau dari berbagai dimensi nilai dan disiplin ilmu. Kasus kekerasan seksual yang terjadi pada lingkungan perguruan tinggi kian mencuat satu persatu. Penelitian ini bersifat normatif dengan menggunakan Pendekatan peraturan perundang-undangan dan teori. Kesiapan Perguruan Tinggi dalam pelaksanaan Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi khususnya di Universitas Negeri Makassar saat penelitian dilakukan belum begitu optimal karena masih dalam tahapan proses pembentukan dan perekrutan, mengingat Permendikbud masih sangat baru. Universitas Negeri Makassar telah menangani beberapa kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus. Saat penelitian dilakukan satuan tugas (satgas) kekerasan seksual di Universitas Negeri Makassar merupakan satgas yang bersifat ad-hoc. Kata Kunci: Kekerasan Seksuak, Kekerasan Kampus, Pola Patriarki
Co-Authors . MUSTARING . NURDALIA . RISALDI A. FATIR LUKMAN A. Rizal A. Rizal AA Sudharmawan, AA Abdul Rahman Abdul Sakban Ahmad Jamalong, Ahmad AINUN HIDAYATULLAH Amaliyah, Amaliyah Ana Annisa Andi Aco Agus Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Dewi Riang Tati Andi Fachruddin Andi Ihsan Andi Kasmawati Andi Kasmawati ANDI SUYUTI, ANDI Aprisal, Wahyu Ardani, Aulia Raihanah Salwa Ashari Ismail Asmunandar, Asmunandar Asnawi Ojen Asri Ainun Bakhtiar Asri Ismail Aulia Raihanah Salwa Ardani Azhari, Yudhistira Bahri bahri Bakhtiar, Bakhtiar. Darman Manda Manda DENNI DAHLAN DEWI ANGRAENI DIAN EKA SAFITRI Dian Novita Sari, Dian Novita EDRIN . Ernawati . Ernawati S.K Fadhilah, Arwina Fediyatun Muntazarah Firman Muin FIRMAN MUIN FIRMAN UMAR Firman Umar FIRMAN UMAR, FIRMAN Firmansyah . Firmansyah Firmansyah Fitriani Fitriani Fitriwati Djam'an G, Andika Wahyudi H, Rahma H, Ririn Nurfaathirany H., Ririn Nurfaathirany Haedar Akib Hairul Saleh Satrul HASNAWI HARIS, HASNAWI HERI, RIRIN NURFAATHIRANY Heri, Ririn Nurfaathirany Heri, Ririn Nurfaathyrani Herman Herman Husain, Raja I Gusti Bagus Wiksuana Ihsan, Rifkah Auliah Imam Suyitno Imam Suyitno Imam Suyitno Irsyad Dhahri Samad Iswatul Haerad Jumadi Sahabuddin, Jumadi Junaeda, Siti Junaeda, St Junaeda, St. KARMILA . Manan Sailan Manan Sailan Manan Sailan MANTASIA . Marwah Marwah Maya Kasmita MISKAWATI . Muh. Rizal Muh. Rizal Muhammad Akbal MUHAMMAD AKBAL Muhammad Amri Muhammad Aswan Muhammad Aswan Muhammad Jihad Firman Muhammad Rusdi MUHAMMAD SAYADI Muhammad Syukur Muntazarah, Fediyatun Mustari Mustari Mustaring Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nanang Rahmadani Nasihin Nasihin Nasihin Ni’matul Aliyah Fajri Utari NOVIA ASMITA Nur Ayuni Nur Nashri Rahman Nurfaathirani Heri, Ririn Nurfaathirany, Ririn Nurfajri Nurfajri Nurharsyah Khaer Hanafie NURUL LATIFAH KURNIA PUTRI Nurwati Djam'an Pabali, Adeni Muhan Daeng PATMAWATI, SUSI ANITA putri nurfadilla nurfadilla Rahmi, Muthiah Realizhar Adillah Kharisma RESKI AMELIAH KASBA Rifdan . Ririn Nuraathirany Heri Ririn Nurfaathirany RIRIN NURFAATHIRANY HERI Ririn Nurfaathirany Heri Ririn Nurfaathirany Heri Ririn Nurfaatirany Heri Ririn Nutfaathirany Heri Riskawati ., Riskawati Riskawati Riskawati, Riskawati Rohmah Rifani Romansyah Sahabuddin ROSNAH RIDWAN Rusdi, Puspitasari S, Hairul Saleh Sahrul Sahrul Sahrul Sahrul Sakka, Abdul Rahman Salim, Nurlela Salmiah Salmiah Salwa, Aulia Raihana Sari, Erlika Siti Syarifah Wafiqah Wardah Sitti Junaeda St Junaeda St. Junaeda St. Junaeda St. Junaeda St. Junaeda Suarlin, Suarlin SUDIRMANTO . Suliana, Andi Syafar, Irfan Syarif, Kurnia Ali Syarifuddin H M Syarifuddin Syarifuddin Tahmir, Suradi Tati, Andi Dewi Riang UMYATUL UMRAH .B Wahid, Abdhika Salafi Wahyudi Gani, Andika Wiwik Handayani