p-Index From 2021 - 2026
8.381
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Pendidikan Vokasi Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JOURNAL OF EDUCATION Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Mozaik: Kajian Ilmu Sejarah Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan ISTORIA INFORMASI Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi Jurnal Pendidikan dan Pengajaran JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pendidikan Indonesia JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) P2M STKIP Siliwangi Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Abjadia, International Journal of Education Sawwa: Jurnal Studi Gender Cosmogov: Jurnal Ilmu Pemerintahan Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Jurnal Manajemen Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter NUANSA JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) PROGRESIF: Jurnal Hukum Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Eduscience (JES) Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Law Research Review Quarterly Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar Didaktika: Jurnal Kependidikan EMBISS: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Sosial Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN IPS Jurnal Citra Pendidikan International Journal of Science and Society (IJSOC) JURNAL PENGABDIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT (JPPM) Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Citra Pendidikan Anak Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Jurnal Legalitas Jurnal Citra Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Virtual Office Realitas dari Office Automation Saliman Saliman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 2 Volume VII, Agustus 2007
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10130.576 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v7i2.3922

Abstract

Informasi salah satu dari lima jenis utama sumber daya yang dapat dipakai oleh manajer. Pengelolaan informasi semakin penting seiring dengan rumitnya kegiatan bisnis yang setiap saat membutuhkan informasi yang akurat dan demi pelayanan yang memuskan. Pengelolaan informasi juga lebih menantang sejalan dengan perkembangan kemampuan komputer saat ini. Output komputer digunakan untuk bahan pengambilan keputusan seorang manajer. Saat manajer melakukan fungsi dan perannya, memerlukan dukungan informasi yang akurat, cepat dan tepat agar dapat melakukan tugasnya secara efektif. Hal ini akan terwujud bila manajer memiliki keahlian bidang komunikasi dan pemecahan masalah dengan pengetahuan tentang komputer dan informasi. Selanjutnya pengelolaan informasi akan merupakan sebuah sistem, yang saling tergantung sekaligus bersinergi antar berbagai komponen yang membentuk sistem tersebut yang dikenal dengan sistem informasi. Karena digunakan untuk membantu manajer dalam mengambil kebijakan maka disebut dengan sistem informasi manajemen. Akibat perkembangan lembaga, manajer juga mengelola sumber daya konseptual namun sangat abstrak sehingga sulit untuk dikelola. Cara pengelolaannya adalah dengan mengubah menjadi simbol­simbol yang memiliki value (nilai), sehingga dapat dikalkulasi. Cara ini yang paling tepat adalah dengan menggunakan bantuan mesin (komputer). Dengan demikian sistem informasi manajemen lebih efektif apabila dikelola atau berbasis komputer atau lebih dikenal sebagai (computer-based information system) atau CBIS.
Peningkatan Produktivitas Karyawan Melalui Pemberian Insentif Saliman Saliman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume I, Agustus 2001
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3004.471 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v1i1.3745

Abstract

Pihak manajemen selaku pimpinan pada suatu organisasi harus mampu menggerakkan bawahannya dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan semangat kerja bawahan lambat laun akan mengalami erosi, maka manajer harus mampu menumbuhkan kembali gairah kerja bawahan, karena dapat menganggu jalannya organisasi atau perusahaan. Produktivitas karyawan adalah suatu kemampuan karyawan dalam menghasilkan produk (output) di perusahaan tempat karyawan bekerja. Produktivitas ini dipengaruhi oleh banyak hal yang salah satunya adalah upaya atau khususnya insentif. Insentif adalah salah satu bentuk motivasi positif yang dinyatakan dalam satuan moneter. Insentif ini dimaksudkan untuk memberikan upah/gaji yang berbeda karena memang prestasi kerja yang berbeda. Di dalam suatu perusahaan produktivitas karyawan sangat penting. Sehingga harus senantiasa diusahakan dalam rangka optimalisasi dan efisiensi. Optimalisasi ini akan mendukung eksistensi orientasi laba dan keseimbangan usahanya. Suatu perusahaan pastilah akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan produktivitas karyawan agar perusahaannya establish.
Sistem Informasi Berbasis Komputer (CIBS) Saliman Saliman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume VII, Februari 2007
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8899.336 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v7i1.3914

Abstract

Informasi adalah salah satu dar; lima jenis utama sumber daya yang digunakan manajer. Pengelolaan informasi makin penting seiring dengan rumitnya kegiatan bisnis yang membutuhkan informasi yang akurat dan demi pelayanan yang memuskan pada para pelanggan. Pengelolaannya lebih menantang sejalan dengan perkembangan kemampuan komputer saat ini. Output komputer digunakan oleh berbagai pihak untuk bahan pengambilan keputusan. Saat para manajer melakukan fungsi dan perannya, memerlukan dukungan informasi yang akurat, cepat dan tepat agar dapat melakukan tugasnya secara efektif. Hal ini bisa terwujud bila manajer memiliki keahlian dalam bidang komunikasi dan pemecahan masalah. Selanjutnya pengelolaan informasi akan merupakan sebuah sistem, yang saling tergantung sekaligus bersinergi antar berbagai komponen yang membentuk sistem tersebut. Sistem ini dikenal dengan sistem informasi. Karena digunakan untuk membantu dalam mengambil kebijakan maka disebut dengan sistem informasi manajemen. Akibat perkembangan lembaga yang dikelolanya manajer tidak hanya mengelola sumber daya fisik saja, tetapi juga sumber daya konseptual. Sumber daya konseptual sangat abstrak sehingga sulit untuk dikelola. Cara pengelolaannya adalah dengan mengubah menjadi simbol-simbol yang memiliki value (nilai) sehingga dapat dikalkulasi. Cara pengelolaan sumber daya koseptual ini yang paling tepat adalah dengan menggunakan bantuan mesin, dalam hal ini komputer. Dengan demikian sistem informasi manajemen akan lebih etektif bila dikelola atau berbasis komputer. Sistem informasi berbasis komputer lebih dikenal sebagai (computer-based information system) atau CBIS.
Pengembangan Pegawai melalui Latihan dan Pendidikan Saliman Saliman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume III, Februari 2003
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10155.436 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v3i1.3792

Abstract

Penerimaan pegawai baru pada suatu lembaga tidak dapat menjamin akan diperolehnya pegawai yang siap melaksanakan pekerjaan, karena pada dasarnya tidak ada lembega pendidikan yang menghasilkan lulusan siap kerja. Perputaran karyawan menyebabkan adanya kecanggungan karyawan untuk mengerjakan pekerjaannya di tempat yang baru. Dengan demikian perlu kegiatan untuk menjembatani dua permasalahan tersebut agar karyawan baru atau karyawan yang ditempatkan pada tempat baru dapat bekerja sesuai dengan tugasnya. Kegiatan tersebut dikenal dengan istilah latihan dan pendidikan pegawai. Kegiatan pengembangan pegawai melalui latihan dan pendidikan dirancang dalam rangka mempersiapkan pegawai baru, sypaya lebih siap melaksanakan pekerjaan, atau diselenggarakan dalam rangka mengembangkan karyawan lama supaya lebih mampu mengembangkan potensinya. Adap beberapa teknik latihan dan pendidikan, namun untuk menentukan teknik yagn paling efektif perlu ada penyesuaian-penyesuaian dengan kondisi lembaga penyelenggara. Pada akhirnya harus dilakukan kegiatan evaluasi untuk mengukur efektivitas latihan dan pendidikan tersebut.
PERSEPSI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM KELUARGA BERENCANA (Penelitian di Desa Panggungharjo, Kec. Sewon, Kab. Bantul) Taat Wulandari *
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol 2, No 1 (2008): Vol 2, No 1, Maret 2008
Publisher : Pendidikan Sosiologi FIS UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.399 KB) | DOI: 10.21831/dimensia.v2i1.3399

Abstract

This research’s goal is to learn on the development of the Family Planned program in the village after these years; various participations from people including village leaders (formal and non-formal), cadres and Family Planned participants, husbands and young people. Villager’s perception, which consists of viewpoint and behavior of the leaders, cadres, husbands, and the young people to the Family Planned program and its advantage in the village during these years. This research was using the method of descriptive qualitative. This research is meant to reveal various qualitative information with detail and meaningful analysis-descriptive, however does not ignore the quantitative information in the form of number nor amount. In each project will be seen the tendency, the pattern of thinking, disorder, behavior and the integration in genetic study of case. As mentioned previously, this research is using the strategy of case study. This type of strategy of with more specific details is called embedded case study research. The results of this research show that after all these years, the Family Planned program in Pangggungharjo village was routinely held and or even more has been the tradition in society; to the Family Planned program, the perception of society, leaders and also health experts are positive therefore they highly participate. However, the forms of participations are limited to their understanding of the Family Planned program. The most highly participated people are those Family Planned program’s participants themselves. While the participation of the Health Center’s officers are by serving the program, leaders and cadres are limited to invite to join and facilitate the program. The relation of perception and participation is strong mostly because of the economic, social and culture background. The characteristic of simple life also put simple behavior in their daily life. Keywords: Family Planned, Participation, Perception
KULTUR JAWA Vs KULTUR BARAT Kajian atas pengaruh kultur Jawa dan kultur Barat terhadap kemiskinan Taat Wulandari *
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol 5, No 1 (2011): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Pendidikan Sosiologi FIS UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.939 KB) | DOI: 10.21831/dimensia.v5i1.3440

Abstract

Merdeka dari kemiskinan masih jauh dicapai oleh bangsa Indonesia. Tentu saja masalah ini tidak hanya yang dialami oleh bangsa Indonesia. Kemiskinan merupakan masalah yang cukup berat untuk dientaskan bagi banyak negara sedang berkembang. Banyak hal yang menyebabkan keadaan ini. Semua penyebabnya saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Kemiskinan pada sebagian besar rakyat di Indonesia bukanlah akibat dari satu faktor saja. Kemiskinan dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti: kondisi geografis suatu wilayah atau sumber daya alam yang tersedia di suatu bangsa, sumber daya manusia, sistem ekonomi yang dijalankan, dan budaya suatu masyarakat yang dapat melanggengkan kemiskinan itu sendiri. Artikel ini mecoba mengkaji kemiskinan dilihat dari salah satu kultur dalam masyarakat  Jawa. Sebagai pembanding akan disajikan bagaimana kultur Jawa dihadapkan dengan kultur Barat. Barat (Amerika Serikat, negara-negara Eropa, dan negara dengan ekonomi lebih maju lainnya) selama ini dianggap sebagai satu kutub yang memiliki angka kemiskinan paling sedikit. Bagaimana kultur Barat ini dapat memberi sumbangan untuk menekan angka kemiskinan?   Kata kunci: Kemiskinan, Kultur Barat, Kultur Jawa
MUATAN NILAI-NILAI KARAKTER MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DI PAUD AMONG SIWI, PANGGUNGHARJO, SEWON, BANTUL Sudrajat Sudrajat; Taat Wulandari; Agustina Tri Wijayanti
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 2, No 1 (2015): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.882 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v0i0.4524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai dan karakter melalui permainan tradisional di PAUD Among Siwi, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa PAUD Among Siwi dan pendidik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa proses pembelajaran di Among Siwi ditekankan pada pengembangan karakter dan budaya. Penanaman karakter melalui permainan tradisional dapat dilihat melalui permainan seperti sluku-sluku bathok, ancak-ancak alis, dempo ewaewo, baris rampak, dsb. Dalam permainan, tarian dan nyanyian aspek yang terkandung seperti Wiroso (perasaan), Wiromo (irama), Wirogo (psikomotorik/ketrampilan), sehingga nilai-nilai karakter yang tertanam dalam diri anak seperti kerjasama, kebersamaan, kreatifitas, tanggung jawab, demokrasi, percaya diri, komitmen, dapat berkembang dengan baik sejak usia dini. Teknik analisis data digunakan analisis model interaktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa proses pembelajaran di Among  Siwi  ditekankan pada pengembangan karakter dan budaya. Penanaman karakter melalui permainan tradisional dapat dilihat melalui permainan seperti sluku-sluku bathok, ancak-ancak alis, dempo ewaewo, baris rampak, dsb. Dalam permainan, tarian dan nyanyian aspek yang terkandung seperti Wiroso (perasaan), Wiromo (irama), Wirogo (psikomotorik/ketrampilan), sehingga nilai-nilai karakter yang tertanam dalam diri anak seperti kerjasama, kebersamaan, kreatifitas, tanggung jawab, demokrasi, percaya diri, komitmen, dapat berkembang dengan baik sejak usia dini. permainan seperti sluku-sluku bathok, ancak-ancak alis, dempo ewaewo, baris rampak, dsb. Dalam permainan, tarian dan nyanyian aspek yang terkandung seperti Wiroso (perasaan), Wiromo (irama), Wirogo (psikomotorik/ketrampilan), sehingga nilai-nilai karakter yang tertanam dalam diri anak seperti kerjasama, kebersamaan, kreatifitas,  tanggung jawab, demokrasi, percaya diri, komitmen, dapat berkembang dengan baik sejak usia dini.
Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wisata Brajan, Sleman Yogyakarta Saliman Saliman; Satriyo Wibowo; Anik Widiastuti; Raras Gistha Rosardi
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 6, No 2 (2019): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.32 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v6i2.28403

Abstract

Yogyakarta merupakan salah satu wilayah yang sukses dalam pengembangan konsep desa wisata. Salah satunya kabupaten yang cukup berhasil dalam pengembangan desa wisata adalah Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan pemerintah desa Brajan dalam mengembangkan desa wisata.Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian utama dalam penelitian ini adalah kepala pemerintahan (dukuh), ketua pengelola desa wisata Brajan, pengrajin bambu, ketua RT, ketua RW dan ketua pemuda. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dipergunakan adalah analisis data interaktif model Miles Huberman.Hasil penelitian menemukan bahwa: Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah desa berupa pembuatan kerajinan bambu. Masyarakat melihat potensi kerajinan bambu dusun Brajan memiliki keunikan, yang dapat dimanfaatkan untuk membangun desa. Potensi lain adalah kekayaan budaya yaitu kesenian kuntulan dan campursari. Masyarakat memasukan potensi tersebut kedalam paket wisata dengan harapan nantinya wisatawan dapat menikmati dan mempelajari kesenian kuntulan dan campursari. Wisatawan yang datang ke desa wisata Brajan belum melihat adanya potensi kesenian tersebut, kebanyakan dari mereka hanya mencari kerajinan bambu. Hal tersebut bisa terjadi karena kurangnya promosi kepada wisatawan yang akan datang, selanjutnya juga dikarenakan desa wisata Brajan masih dalam kategori berkembang.
TRACER STUDY JURUSAN PENDIDIKAN IPS: PEMETAAN DAN IDENTIFIKASI KETERSERAPAN LULUSAN JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FIS UNY DI DUNIA KERJA TAHUN 2014 Saliman Saliman; Supardi Supardi; Satriyo Wibowo
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 2, No 1 (2015): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.685 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v0i0.4526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan profil lulusan Jurusan Pendidikan IPS tahun 2008-2010 dan relevansi kurikulum di Jurusan Pendidikan IPS UNY dengan kebutuhan pasar kerja. Profil lulusan meliputi masa tunggu lulusan, persen lulusan yang sudah bekerja, dan penghasilan pertama yang diperoleh. Metode penelitian Tracer Study ini dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan survei. Subjek penelitian adalah lulusan Jurusan Pendidikan IPS FIS UNY tahun 2008-2010 sebanyak 51 orang. Hasil pengumpulan data dengan teknik angket dan dokumentasi diperoleh balikan sejumlah 47 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan persentase kemudian dideskripsikan sebagai gambaran profil dari lulusan. Hasil penelitian diperoleh 1. Profil lulusan Jurusan Pendidikan IPS tahun 2008-2009 sebagai berikut: a. sebanyak 63,8 persen lulusan sudah memperoleh pekerjaan kurang dari enam bulan, 36,2 persen lulusan memperoleh pekerjaan pertama lebih dari 6 bulan, b. Persentase lulusan yang sudah bekerja sebagai Guru yaitu 60 persen dan non Guru 28,4 persen, serta hanya 11, persen belum bekerja. c. Penghasilan pertama yang diperoleh sebanyak 52 persen kurang dari Rp 700.00,-, dan 47 persen lulusan antara Rp 751.000,00 – Rp 1000.000,00. 2. Relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja diperoleh hasil sebanyak 78,95 persen lulusan merasa memiliki life skill untuk jenis pekerjaan yang sesuai latar pendidikan dan 78,79 persen lulusan menyatakan materi kuliah yang diberikan di Jurusan Pendidikan IPS sudah sesuai kebutuhan pekerjaan yang sesuai latar belakang pendidikan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPS TERPADU BERBASIS AUDIOVISUAL Supardi Supardi; Anik Widiastuti; Saliman Saliman
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 2, No 1 (2015): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.733 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v0i0.4521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran IPS terpadu yang berorientasi pada produk. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Darul Hikmah Pakem Sleman Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner/angket. Data yang diperoleh dari angket yang berupa data kuantitatif diolah dengan teknik analisis data kuantitatif. Pengolahan data kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media audio visual dalam pembelajaran IPS untuk siswa SMP kelas VII dengan tema “Antara Borobudur dan Prambanan” dinyatakan baik sehingga layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Hal ini ditunjukkan dengan penilaian isi dan aspek kebahasaan oleh ahli materi dengan rerata skor masingmasing 3,5 dan 3,5 pada kategori “baik”, aspek tampilan dan pemprograman oleh ahli media masing-masing memiliki rerata skor 3,40 dan 3,00 pada kategori “cukup”. Hasil uji keterbacaan siswa terhadap media audio visual mendapatkan respon positif dari siswa yang ditunjukkan dengan skor terendah 3,0 pada kategori “cukup” dan skor tertinggi 4,3 pada kategori “sangat baik”. 
Co-Authors - Afrizal Achmad, Itsna Laily Rosyida Adi Suryanto Agus Riadi Agustin, Eka Wulandari Agustina Tri Wijayanti Agustiyanto, Piko Alfiyani, Nur Aman Aman Andika, Rian Andri, Yuda Anik Widiastuti Anik Widiastuti, Anik Ardhiana Puspitacandri, Ardhiana Ari Wijayanti Atmawijaya, Surya Auria, Tifani Rizki Azzahra, Adinda Febriyan Baharudin Bhismantara, Bramanti Sancaka Damanik, Fritz Hotman Syahmahita Deseria, Rita Dinastiti, Brillianin Dwijayanti, Risqi Inayah Dyah Kumasalari Edi Kurniawan Edwanto, Maulidia Nuraini Edward Kurnia Setiawan Limijadi, Edward Kurnia Setiawan Elisabeth Vita Mutiarawati Enny Agustina Fadli, Muhammad Rijal Fastiani, Afria Eky Fathurrahman Fathurrahman Feri Dwi Jayanti Fitroti, Fahma Fritz Hotman Syahmahita Damanik Fritz Hotman Syahmahita Damanik Ghaisani, Larasati Hadisaputra Hadisaputra Hamdan Hamdan Handes, Agung Dhedy Dwi Hanifah, Erma Nur Happri Novriza Setya Dhewantoro Heri Susanto Husni Tamrin, Husni Husni Thamrin Irnawati Irnawati Iskandar, M. Yakub Jamal, Muh. Jefri Rieski Triyanto Juandah Judijanto, Loso Junaidi Abdillah Khasanah, Meilani Noor Kifly, Windy Korokai, Anastasya Laely Armiyati Lamora, Jhony Andrean Leonardo Sari, Avid Lilik Dyah Wulandari Lingga, Metro Mohammad Syawaludin Muhamad Adystia Sunggara Muhammad Asyroful Mujib Mukminan Munawarah Munawarah, Munawarah Nana Adriana Nasiwan nasiwan Nelawati, Ulya Novianda, Riescha Novika Malinda Safitri Nur Alfiyani Nurhayati Nurhayati Nurholipah Nurholipah Nurlaili Handayani nurul khotimah Oktavianingrum, Fabiola Nurul Oktiansyah, Muhammad Ilham Olivia, Helen Permatasari, Wulan Primanisa Inayati Azizah Purwadi, Danang Putu Ira Sita Rahmad Firdaus Rahmadani, Nurulita Fina Rahmah, Nida'ur Rahman, Rusyda Nasyita Rahmelia, Vivi Rajagukguk, Solten Raras Gistha Rosardi Raudya Setya Wismoko Putri Retna Ngesti Sedyati, Retna Ngesti Riko Septiantoko Rio Armanda Agustian Rivai, Immawati Nur Aisyah Rokhim, Hanif Nur Rukiyati Rukiyati Rusabeata, Rusabeata Rustono - Ryanto, Ridho Safitri, Sulistia Satriyo Wibowo Sawitri, Isma Setiawan, Johan Setiawan, Rizky Setyobudi, fauzy Siregar, Firda Siti Irene Astuti Dwiningrum Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sugiharyanto Sugiharyanto Sukrisno, Wijayano Hadi Supandi Supardi Supardi Supardi Supardi Supardi, Supardi, Taufiqurrachman Tiara Totok Hendarto Umar Umar Utami, Dinda Dwi Widiyastuti, Anik Wijayanti, Hendrika Tri Wirazilmustaan, Wirazilmustaan Yaacob, Norazlan Hadi Yacoob, Norazlan Hadi Yoyok Soesatyo Yuliantri, Rhoma Dwi Aria Yumi Hartati Z. A., Safrizal Zulkifli, Muhamad Aziz