p-Index From 2021 - 2026
9.273
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Kohesi Gramatikal Konjungsi dalam Cerita Rakyat Orang Kayo Hitam “Siginjai Keris Sang Rajo”: Analisis Wacana Khomsatun Yuliatun; Andiopenta, Andiopenta; Ade Kusmana; Nira Kusumawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis konjungsi yang ada dalam cerita rakyat Melayu Jambi "Siginjai Keris Sang Rajo". Metodologi deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari cerita rakyat Melayu Jambi "Siginjai Keris Sang Rajo." Peneliti telah menggunakan metode mendengarkan dan mencatat, yang meliputi membaca dan mengamati, untuk menggambarkan hasil tentang kohesi gramatikal konjungsi dalam cerita rakyat Melayu Jambi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa ada 13 jenis konjungsi, yaitu konjungsi koordinatif adiktif, konjungsi koordinatif adversatif, konjungsi koordinatif pendamping, konjungsi koordinatif pertentangan, konjungsi subordinatif waktu, konjungsi subordinatif alasan, konjungsi subornatif tujuan, konjungsi subordinatif relatif, konjungsi subornatif kondisional, konjungsi subornatif cara, konjungsi subornatif hasil, konjungsi korelatif, dan konjungsi antarkalimat.
Pelatihan Penulisan Proposal Skripsi pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jambi Fitrah, Yundi; Warni; Kusmana, Ade; Suryani, Irma; Afria, Rengki
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 2 No. 1 (2021): Edisi Mei 2021
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.149 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v2i1.440

Abstract

Kegiatan pelatihan ini diletarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menulis proposal skripsi melalui pelatihan. Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa dalam menulis proposal skripsi. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, tanyajawab, dan praktikum. Hasil kegiatan pengabdian ini disimpulkan bahwa mahasiswa memahami tentang penulisan proposal skripsi dengan baik. Antusias juga terlihat ketika mahasiswa aktif dalam menanyakan berbagai hal dalam penulisan ilmiah pada tim pengabdian saat tanya-jawab. Kegiatan ini harus dilakukan secara berkelanjutan.
KOMPONEN MAKNA KATA PADA KATA SAPAAN BAHASA MELAYU DESA SEMBUBUK KABUPATEN MUARO JAMBI Maharani GM, Putri; Kusmana, Ade
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v5i2.11872

Abstract

Bahasa menjadi peranan penting untuk dapat berkomunikasi antarsesama, terlebih dalam memahami makna kata dalam suatu percakapan, salah satunya adalah bahasa Melayu. Bahasa Melayu memiliki perbandingan makna kata dengan bahasa Indonesia, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja komponen makna pada kata sapaan bahasa Melayu, terutama di Desa Sembubuk yang menggunakan perbandingan makna kata pada bahasa Indonesia. Kajian tentang makna tersebut terdapat dalam ilmu linguistik, yaitu semantik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Peneliti menganalisis deskripsi apa adanya secara fakta dan nyata. Hasil penelitian ini menunjukkan data-data berupa kata sapaan bahasa Melayu Desa Sembubuk kabupaten Muaro Jambi yang telah di bagi antara bahasa Desa Sembubuk dan bahasa Indonesia. Komponen makna pada kata sapaan Bahasa Melayu Jambi Desa Sembubuk pada situasi ataupun kondisi penggunaan kata akan mempengaruhi makna yang timbul. Hal ini terjadi akibat dari ciri dasar yang dimiliki oleh unsur internal bahasa. Selain dapat memiliki hubungan yang erat dengan kata lainnya, makna kata juga bisa tumpang tindih. Akibat adanya proses gramatikal. Dengan begitu, setiap daerah pasti memiliki makna kata tersendiri yang dapat diartikan berbeda-beda bagi setiap daerah.
FALSIFIKASI SEBAGAI PEDOMAN MEMAHAMI INFORMASI DI MEDIA SOSIAL SECARA OBJEKTIF Putra, Yogi Irdes; Kusmana, Ade; Fitrah, Yundi
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pti.v4i2.1515

Abstract

Abstract This research aims to explain prevention efforts for social media users to avoid confirming information and the dangers of fake news. This research uses qualitative research methods and literature studies which are based on the philosophy of Karl R Popper's falsification theory. The results of this research found that Popper's ideas were ideas that really avoided the truth of something. Objective and rational assessments are carried out when reading information on social media by paying attention to the truth and the purpose of the information presented. The research recommendation is that all social media users think critically and rationally in responding to information in cyberspace. Keywords: Falsification; Information; Social Media; Objective.
Seloko dalam Acara Pernikahan Masyarakat Melayu di Sarolangun Nurbaiti, Anisa; Sari, Indri Kurnia; Nursadila, Nursadila; Kusmana, Ade
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penggunaan seloko pada masyarakat Melayu di Kabupaten Sarolangun serta menganalisis makna yang terkandung dalam isi seloko yang digunakan pada saat acara pernikahan. Penelitian ini memanfaatkan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi dan analisis isi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami makna dan nilai budaya tradisi Seloko dalam acara pernikahan masyarakat Melayu di Sarolangun, serta mengidentifikasi peran dan fungsi Seloko dalam memperkuat solidaritas sosial dan mempertahankan identitas budaya masyarakat Melayu Sarolangun. Data penelitian bersumber dari data primer dan sekunder. Sumber primer meliputi wawancara dengan masyarakat Melayu Sarolangun, termasuk pengantin, keluarga pengantin, dan tokoh adat. Sumber sekunder meliputi literatur tentang budaya Melayu, pernikahan, dan tradisi Seloko.
Pergeseran dan Apresiasi Seloko Dalam Tari Malam Berinai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Ramadani, Acha; Hedrianti, Kasmi; Wasniah, Wasniah; Kusmana, Ade
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pergeseran dan apresiasi seloko adat perkawinan Melayu yang terdapat dalam prosesi malam Tari Berinai di Desa Teluk Majelis, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seloko adat perkawinan Melayu dalam prosesi malam Tari Berinai memiliki nilai budaya dan ajaran moral yang penting bagi masyarakat Melayu di Desa Teluk Majelis. Seloko adat ini mengandung pesan-pesan dan nilai-nilai yang positif, seperti nilai agama, sosial, dan pendidikan. Namun, seloko adat perkawinan Melayu ini mengalami pergeseran akibat pengaruh budaya Bugis yang masuk ke Desa Teluk Majelis. Pergeseran ini terlihat dari penggunaan benda-benda material baru, sistem nilai, kepercayaan, agama, dan struktur sosial yang baru. Sumber data berasal dari sumber primer dan sumber sekunder di mana sumber primer didapatkan secara langsung melalui informasi dari narasumber adapun sumber primernya didapatkan dari berbagai literatur yang memiliki keterkaitan dengan topik yang menjadi pembahasan pada tulisan ini. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara yang kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk teks naratif. Teknik pengumpulan data ini dilakukan agar peneliti medapatkan data yang relevan dan sesuai. Penelitian ini merekomendasikan beberapa upaya untuk melestarikan seloko adat perkawinan Melayu, seperti sosialisasi kepada generasi muda, penerapan seloko adat dalam kehidupan sehari-hari, dan pengembangan penelitian tentang seloko adat.
Analisis Amanat Dalam Pantun Adat Pernikahan (Seloko) di Jambi Wahyuni, Suci Sri; Nola, Feni Citra; Salsabila, Andina Nisa; Kusmana, Ade Kusmana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan adalah hal sakral yang merupakan gerbang utama bagi pasangan suami istri dalam menjalin hubungan dan kehidupan baru di masa yang akan datang. Dalam menjalani kehidupan rumah tangga tentunya tidak semua rencana dan kehidupan berjalan dengan mulus dan lancar. Oleh karena itu, sebelum melangsungkan pernikahan perlu dibekali dengan nasihat dan amanat yang perlu untuk disampaikan, salah satunya terdapat pada tradisi dari Muaro Jambi yaitu dalam pantun adat pernikahan yang berisi nasihat dan amanat untuk calon pengantin atau yang lebih dikenal dengan seloko. Tujuan Penelitian ini penting dilakukan untuk melihat makna dan amanat yang ingin disampaikan dalam pantun yang terdapat pada acara adat pernikahan di Muaro Jambi. Saat ini hanya sedikit masyarakat Muaro Jambi yang melaksanakan prosesi pantun adat pernikahan di dalam acaranya. Hal ini disebabkan karena masyarakat Muaro Jambi kurang mengatahui makna dan amanat dari pantun yang disampaikan pada acara adat pernikahan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif dalam penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan makna dalam pantun adat pernikahan di Jambi sehingga dapat mengetahui amanat dalam pantun tersebut. Sumber data pada penelitian ini yaitu buku-buku yang relevan seperti pada buku kumpulan pantun dan seloko adat pernikahan masyarakat di Jambi, selain itu data juga didapatkan dari informan, dan beberapa sumber dari internet. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kata-kata di dalam pantun adat pernikahan di Jambi yang mengandung amanat. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dilakukan dengan peneliti mencari pantun-pantun adat pernikahan yang ada di Jambi di buku-buku yang relevan, bertanya kepada ketua adat di salah satu desa di Jambi, dan beberapa sumber internet. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan peneliti dengan mengumpulkan data terlebih dahulu, lalu dibaca, dipahami, kemudian menganalisa makna dan amanat apa yang ada di dalam pantun tersebut, setelah mengetahui makna dan amanatnya peneliti mendeskripsikannya ke dalam sebuah tulisan. Hasil dari penelitian ini yaitu peneliti menemukan 14 data pantun adat pernikahan yang
Kajian Seloko Melayu Jambi Dalam Membangun Karakter Masyarakat Kota Jambi Putri, Maharani ,; Nainggolan, Mira Wati; Desiana, Kiki Arista; Kusmana, Ade
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki banyak keragaman dari berbagai budaya yang ada. Provinsi Jambi adalah salah satunya. Provinsi ini terletak di Pulau Sumatera dan dihuni oleh suku Melayu, yang memiliki sejumlah kebudayaan yang berasal dari aktivitas masyarakat. Salah satu Kebudayaan Jambi adalah seloko adat, yang merupakan tradisi adat sebagai petuah adat dan ungkapan. Seloko adat tetap ada di masyarakat dan memiliki nilai-nilai pelajaran kehidupan yang berguna untuk kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif untuk mengetahui bagaimana Seloko Melayu Jambi membangun karakter masyarakat Kota Jambi. Hasilnya menunjukkan bagaimana Seloko Melayu membangun karakter masyarakat Kota Jambi yang berisi petuah, nasihat, dan pesan yang memiliki moral, etika, dan nilai-nilai kehidupan. Seloko adat Melayu Jambi sangat penting bagi budaya lokal Jambi, jadi harus dipertahankan. Seloko adat juga sangat penting untuk membentuk budaya nasional Indonesia dan budaya tradisional Melayu Jambi.
Analisis Kata Arkais Terhadap Cerpen Dialek Kota Jambi “Bertandang Ke Kampung Batik” Fianjeli, Fifi; Selviani, Selviani; Jennifer, Jennifer; Kusmana, Ade
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya sastra merupakan sebuah karya yang sangat menarik untuk diteliti karena pada sebuah karya sastra memuat ide yang beragam dari penulisnya. Bahasa arkais adalah bahasa yang memiliki unsur kuno atau bahasa arkais sangat jarang di pakai lagi. Peneliti tertarik untuk meneliti Karya sastra ini dikarenakan buku online ini mengunakan dialek kota jambi serta ingin mengetahui bahasa arkais apa saja yang terkandung di dalam buku online Bertandang Ke Kampung Batik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kosakata arkais pada buku online Bertandang Ke Kampung Batik . Lalu setelah terkumpul bahasa arkaisnya kemudian di maknai dengan bahasa indonesia atau di cari maknanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penyajian deskriptif. Cara menganalisis data yaitu baca, catat, analisis lalu di sajikan dalam bentuk data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kosakata bahasa arkais yang terdapat pada e-book Bertandang Ke Kampung Batik berjumlah 17 kosakata. kata benda 2 kata, kata sifat 2 kosakata, kata kerja 10 kosakata serta kata sapaan 3 kata.
Analisis Semiotika pada Makna Kekecewaan Lagu Kerinci di Hamparan Rawang yang Berjudul Kiseh Anak Rantau Karya Azra Malindo / Rama Saputra Wika Tri Andesti; Dilsa Sismadika; Enggel Anggraini; Ade Kusmana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna kekecewaan pada lirik lagu “Kiseh Anak Rantau” dengan menggunakan teori semiotika. Dalam analisis semiotika mengkaji mengenai makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terdapat pada lirik lagu tersebut. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini dengan cara peneliti mendengarkan serta mengamati lagu yang berjudul “Kiseh Anak Rantau” berasal dari Kerinci Hamparan Rawang untuk diteliti. Makna denotasi dari lirik lagu “ kiseh anak rantau” adalah keinginan penulis lagu Menggambarkan perasaan seseorang yang meninggalkan desa dan merantau dalam pencarian perubahan dan harapan yang lebih baik. Makna konotasi dari lirik lagu “Kiseh Anak Rantau” mengambarkan ingin mengubah keadaan, merasakan adanya kekecewaan, dan dikhianati pasangan. Makna mitos dari lirik lagu “Kiseh Anak Rantau” menyatakan bahwa kekecewaan bisa timbul dari harapan yang tidak terpenuhi dan bahwa mencintai diri sendiri dengan sewajarnya penting agar tidak terlalu terluka saat menghadapi kekecewaan dalam cinta.
Co-Authors Adawiyah, Dita Adha Amelia Fitriani Adit Trinaldi Albertus Sinaga Andiopenta Andiopenta Andiopenta Purba Andiopenta, Andiopenta Anggi Triandana Anggita Cahyani Antonio, Marites Aprilda, Novia Miftakhul Mimma Aprilia Kartika Putri Aprillitzavivayarti, Aprillitzavivayarti arianti, rita Aspinanda, Gemisya Ayu Wulandari, Bunga Bangun, Wendy Fernando CHOIRUNNISA Dermawan, Fito Desiana, Kiki Arista Dilsa Sismadika Dinda Deldiana Mughni Ekawarna Ekawarna, Ekawarna Eko Kuntarto Enggel Anggraini Ernanda Ernanda Esa Pratama, Muhammad Fachruddiansyah Muslim Fauzan Fianjeli, Fifi Fifi Fianjeli Finza Larasati Firman Firman Firman Firman Fransisca, Maria Fransisca, Maria Hadiyanto Haliza, Nur Hedrianti, Kasmi Hendra Budiono Hendra, Robi Herman Budiyono Hilman Yusra Ike Selviana Prawolo Indra Gunawan Irma Suryani Istiqomah Husnun Afifah Izar, Julisah Jayanti, Padmi Dwi Jennifer Jennifer Julia Br Ginting Julisah Izar Kamaria Kamaria Khomsatun Yuliatun Khomsatun Yuliatun KHUSNUL CHOTIMAH, KHUSNUL Kristiyono, Santo Lerisa Ramadhea Maharani GM, Putri Mananghaya, Michael Maulita Hasibuan, Riska Megawati Monica Salestina Putri Moonthana Indhra, Feerlie Muhammad Ridho Murfi saputra Nainggolan, Mira Wati Nazurty Nazurty Ningsih, Arum Gati Nira Kusumawati Nira Kusumawati Nola, Feni Citra Novia Miftakhul Mimma Aprilda Novia Miftakhul Mimma Aprilda Novita Sari Nur Halimahtuyadiah Nur Haliza Nurbaiti, Anisa Nursadila, Nursadila Panji Logowo Patindra, Gani Permadi, Gideon Putera Prawolo, Ike Selviana Putra, Yogi Irdes Putri, Maharani , Putri, Yuliani Eka Rahman Mulyadi Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ramadani, Acha Ramadhana, Riska Ramadhani, Riski Rara Saraswaty, Dwi Rengki Afria Ricky Sujana Rosmiati Rosmiati Rudi Hartono Rustam Rustam Rustam Rustam Rustam Sadria, Ade Saharudin Saharudin Salsabela Wawa Anasya Salsabila, Andina Nisa Saputra, Ade Bayu Sari, Indri Kurnia Sari, Novita Sean Popo Hardi Selva Maeilani Ambarita Selviani Selviani, Selviani Siti Maisaroh Supian Tantri, Niki Raga Teresia , Meisinta Ayu Tersta, Fricilla Wulan Ulil Amri Utama, Galuh Tulus Vandini, Ferna Wachyunni, Sri Wahyuni, Suci Sri Warni Wasniah, Wasniah Wika Tri Andesti Wini, Lusia Oktri Wulandari, Bunga Ayu Yasir Riady Yolandini, Renilda Pratiwi Yundi Fitrah Yundi Fitrah Yundi Fitrah, Yundi Fitrah