p-Index From 2021 - 2026
10.203
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Diglosia Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Dikdaya Journal on Education Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Jurnal Komposisi Deiksis SALINGKA Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Titian: Jurnal Ilmu Humaniora EDUTEC : Journal of Education And Technology Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia METABASA Journal On Teacher Education (Jote) Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ETUDE: Journal of Educational Research Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Indo-MathEdu Intellectuals Journal Abdimas Langkanae Jurnal Ilmiah MADIYA: Masyarakat Mandiri Berkarya Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra ALLURE JOURNAL Kajian Linguistik dan Sastra International Journal of Education and Teaching Zone Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Proceeding International Conference on Malay Identity Jurnal Karya Abdi Masyarakat JURNAL MUARA PENDIDIKAN Prosiding Seminar Nasional Humaniora Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) JURNAL SALAKA Physics and Science Education Journal (PSEJ) PPSDP International Journal of Education Community Empowerment Journal JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Lintang Aksara Majalah Ilmiah Bahasa dan Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

KOMPONEN MAKNA KATA PADA KATA SAPAAN BAHASA MELAYU DESA SEMBUBUK KABUPATEN MUARO JAMBI Maharani GM, Putri; Kusmana, Ade
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v5i2.11872

Abstract

Bahasa menjadi peranan penting untuk dapat berkomunikasi antarsesama, terlebih dalam memahami makna kata dalam suatu percakapan, salah satunya adalah bahasa Melayu. Bahasa Melayu memiliki perbandingan makna kata dengan bahasa Indonesia, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja komponen makna pada kata sapaan bahasa Melayu, terutama di Desa Sembubuk yang menggunakan perbandingan makna kata pada bahasa Indonesia. Kajian tentang makna tersebut terdapat dalam ilmu linguistik, yaitu semantik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Peneliti menganalisis deskripsi apa adanya secara fakta dan nyata. Hasil penelitian ini menunjukkan data-data berupa kata sapaan bahasa Melayu Desa Sembubuk kabupaten Muaro Jambi yang telah di bagi antara bahasa Desa Sembubuk dan bahasa Indonesia. Komponen makna pada kata sapaan Bahasa Melayu Jambi Desa Sembubuk pada situasi ataupun kondisi penggunaan kata akan mempengaruhi makna yang timbul. Hal ini terjadi akibat dari ciri dasar yang dimiliki oleh unsur internal bahasa. Selain dapat memiliki hubungan yang erat dengan kata lainnya, makna kata juga bisa tumpang tindih. Akibat adanya proses gramatikal. Dengan begitu, setiap daerah pasti memiliki makna kata tersendiri yang dapat diartikan berbeda-beda bagi setiap daerah.
Paradigms of Philosophy Language and Technology Modern In English Language Learning (Linguistic): Ontology, Epistemology, Axiology Rara Saraswaty, Dwi; Larasati, Finza; Adawiyah, Dita; Sadria, Ade; Kusmana, Ade
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 2 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i2.22600

Abstract

Filsafat sebagai induk dari segala macam cabang ilmu pengetahuan sebagai upaya menjawab persoalan paling fundamental (ontologi, epistemologi dan aksiologi) dalam ilmu pengetahuan. Perkembangan ilmu filsafat dalam bahasa memberikan pengaruh yang signifikan kepada berbagai bidang ilmu lainnya, termasuk perkembangan teknologi Pendidikan dalam pembelajaran Bahasa Inggris (linguistik). Pendidikan bahasa Inggris hendaknya memperhatikan metode dan tujuan pengajarannya agar tujuan dan fungsi bahasa Inggris dapat dicapai tanpa mengesampingkan nilai budaya yang ada di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan paradigma filsafat bahasa dan perkembangan teknologi modern dalam pembelajaran Bahasa Inggris (linguistik). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka. Adapun hasil dari penelitian ini berdasarkan hasil analisis beberapa jurnal dan bahan pustaka yang telah dikumpulkan baik berdasarkan pandangan ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Dengan demikian dapat kita lihat bahwa perkembangan filsafat Bahasa dan teknologi modern berkembang sangat positif di dalam dunia pendidikan baik secara praktik maupun teori.
Educational values in bungo community palabe and its relevance as indonesian language teaching materials in preschools Moonthana Indhra, Feerlie; Yundi Fitrah, Yundi Fitrah; Nazurty, Nazurty; Kusmana, Ade
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1138900

Abstract

This study aims to describe the educational values in the Palabe of the Bungo community and its relevance as an Indonesian teaching material in PAUD. The method used is qualitative descriptive with content analysis. The research data is in the form of words, sentences, and expressions in Palabe that contain educational value. The source of data was obtained from informants who understood and could speak Palabe well. Hermeneutic techniques are used in data collection and analysis. The results of the study found 23 Palabe of the Bungo community, including the Origin of Siri Sekapur Hamlet, Bujang Datun, Karaketu Bird, Ingenious Chicken Mother, Grandma Ale, Golden Horned Deer, Tampang Eggplant, and Tuanku Sri Titled Imam Sakti. Of the 23 Palabes, four categories of educational values were found, namely religious (74 data), moral (92 data), social (75 data), and cultural (70 data). Religious values include belief, worship, and practice; moral values include patience, tawakal, and a helping attitude; social values involve caring, togetherness, and friendship; While cultural values reflect beliefs, art, customs, and habits. From these values, 14 dominant values were found that are relevant for Indonesian teaching materials in PAUD, including faith, practice, patience, diligence, caring, brotherhood, togetherness, and customs. These values support children's language development, such as understanding commands, appreciating reading, answering questions, composing simple sentences, and enriching vocabulary. Based on the PAUD curriculum, Palabe can be used as a teaching material that supports aspects of early childhood language development, both in understanding and language expression.
Keanekaragaman Mitos Masyarakat Jambi: Kajian Kritis Terhadap Makna dan Nilai Kebermanfaatannya Fitrah, Yundi; Kusmana, Ade; Aprillitzavivayarti, Aprillitzavivayarti; Gunawan, Indra; Tersta, Fricilla Wulan
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 4 (2025): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan keanekaragaman mitos masyarakat jambi; makna dan nilai kebermanfaatannya. Metode yang digunakan studi lapangan untuk memperoleh sumber data dan makna mitos pada masyarakat. Teknik penelitian studi kepustakaan terutama dalam membahas dan menyimpulkan yang secara deskriptif-kualitatif memahami manfaat mitos pada masyarakat jambi. Melalui pendekatan kualitatif, data yang diperoleh ditafsirkan berdasarkan waktu penggunaan dan tujuan mitos disampaikan. Setelah pembahasan didapatkan hasil, bahwa keanekagamanan mitos masyarakat jambi adalah mitos masa kelahiran, masa sunatan, masa pernikahan, dan masa kematian. Mitos masa kelahiran seperti, waktu magrib tidak boleh ibu hamil ke luar rumah, maknanya bayi yang dikandung tidak diganggu makhluk halus. Nilai kebermanfaatan tidak ke luar rumah pada waktu magrib untuk meningkatkan disiplin menunaikan sholat magrib tepat waktu. Mitos masa sunatan adalah anak yang disunat tidak boleh makan telur, durian, kambing, yang pedas, dan yang asam. Makna mitos ini agar tidak mudah tubuh anak menjadi panas dan luka yang dialami cepat sembuh. Manfaatnya menjadi cermat mengkonsumsi makanan. Mitos masa pernikahan, setiap bulan Safar atau Muharram tidak boleh menikah. Makna mitos jika menikah bulan Safar atau Muharram dipercaya membawa sial kepada kedua penganten, sedangkan manfaatnya meningkatkan kemandirian pemahaman bahwa semua bulan Arab tidak ada larangan melangsungkan pernikahan. Mitos masa kematian, tidak boleh menangis atau meratap. Makna mitos ini adalah agar tidak mengganggu arwah yang meninggal, dan nilai manfaatnya membina keluarga yang ditinggalkan almarhum bersikap sabar, ikhlas, dan beriman kepada Allah SwT.
ANALISIS TINDAK TUTUR LANGSUNG DAN TINDAK TUTUR TIDAK LANGSUNG PADA PODCAST BORIS BOKIR DAN PACHE JUSTEEN “PUNGUTAN SUMBANGAN PERPISAHAN SEKOLAH BIKIN RESAH GELISAH PENUH DUGA-DUGA” Kusmana, Ade
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.264-272

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menggambarkan tindak tutur langsung dan tindak tutur tidak langsung pada Podcast Boris Bokir dan Pache Justeen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa kutipan kalimat yang berasal dari  tuturan yang dilakukan oleh Boris Bokir dan Pache Justeen. Data tersebut kemudian dikumpulkan dengan menggunkan teknik simak-catat. Pertama peneliti mendengarkan video rekaman podcats Boris Bokir dan Pache Justeen kemudian menyimak dan mencatat secara bersamaan. Selanjutnya perolehan data penelitian didapat golongan tindak tutur yang digunakan Boris Bokir dan Pache Justeen. Adapun hasil penelitian menunjukkan adanya tindak tutur langsung dan tidak langsung yang terdiri atas tiga modus, kalimat berita, kalimat tanya, dan kalimat perintah. Tuturan yang dilakukan oleh Boris Bokir dan Pache Justeen pada podcats ini memiliki tujuan yang sejalan dengan fungsi bahasa.
AUTENTISITAS DAN SOLIDARITAS: PERSPEKTIF EKSISTENSIALISME TENTANG WOKE CULTURE DALAM PENDIDIKAN KARAKTER SISWA Devi Indriani; Yundi Fitrah; Ade Kusmana; Bunga Ayu Wulandari; Aditya Reza Haswendra
Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/aksara.v9i1.1005

Abstract

This study aims to examine the perspective of existentialism, particularly the concepts of authenticity and solidarity, in relation to woke culture within the context of character education. By understanding the relationship between these two schools of thought, this research seeks to explore how existentialism can provide valuable insights in shaping students' character in the modern era. The method used in this study is library research, which involves the analysis of literature related to existentialism, woke culture, and character education. The findings of this research are expected to offer insights for educators and policymakers in formulating more effective educational strategies, as well as helping students find a balance between individual authenticity and social solidarity.
The Implementation of the Independent Learning Curriculum in Indonesian Language Instruction to Foster Student Creativity Riska Maulita Hasibuan; Ade Kusmana; Rustam Rustam
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol. 8 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/edu.v8i1.934

Abstract

This study aims to examine, describe, and analyze the implementation of the "Merdeka Curriculum" in Indonesian language instruction to foster the creativity of students at SMK Baiturrahim, Jambi City. Additionally, it aims to assess the impact of this curriculum on developing students' creativity. The study employs a qualitative descriptive research method. This approach was chosen to provide a detailed description of how the "Merdeka Curriculum" is applied in Indonesian language learning to enhance the creativity of students at SMK Baiturrahim. The findings indicate that the curriculum has been successfully implemented in Indonesian language learning. The adoption of the "Merdeka Curriculum" has led to a positive transformation in student creativity. This is evidenced by the emergence of four key concepts of creativity in students: critical thinking, emotional sensitivity, the development of personal skills and talents, and strong imagination. The curriculum has been effectively implemented at SMK Baiturrahim, facilitating critical and rational thinking, emotional sensitivity, the discovery of students' personal skills and talents, and encouraging strong imagination. Furthermore, the impact of the curriculum enables students to explore their skills and talents during the learning process, leading to inventive and original learning outcomes.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA GAUL DI MEDIA SOSIAL TIKTOK Anggita Cahyani; Andiopenta Purba; Arum Gati Ningsih; Ade Kusmana
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i4.1919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk, pola pembentukan, dan makna bahasa gaul yang digunakan di media sosial TikTok. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, simak, dan catat, menggunakan tabel klasifikasi sebagai instrumen. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif mulai dari pengumpulan, reduksi, penyajian, hingga penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 24 data bahasa gaul di TikTok, yaitu antara lain berbentuk akronim, singkatan, dan kosakata bahasa asing. Pola pembentukan bahasa gaul meliputi pembentukan akronim, singkatan, dan kosakata bahasa asing. Dari segi makna, bahasa gaul yang diperoleh terkategori kedalam makna denotatif dan makna konotatif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 4 kata bermakna denotatif dan 20 kata bermakna konotatif. Penggunaan bahasa gaul ini memudahkan komunikasi dan mempererat hubungan antar pengguna di TikTok. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika bahasa di era digital.
Gaya Bahasa dalam Parno Adat Pernikahan di Desa Koto Dian Kecamatan Hamparan Rawang Wika Tri Andesti; Ade Kusmana; Nurfadilah Nurfadilah
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3924

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gaya bahasa kiasan dalam parno adat pernikahan di Desa Koto Dian, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Pendekatan yang digunakan ialah stilistika dengan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa naskah parno adat pernikahan dalam bentuk tertulis dan tuturan lisan yang direkam saat prosesi pernikahan. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara dengan penutur adat serta tokoh masyarakat. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik dan pengecekan ulang temuan bersama pemangku adat. Hasil penelitian menunjukkan 39 data gaya bahasa kiasan yang mencakup 10 jenis, yaitu simile, metafora, alegori, personifikasi, alusi, epitet, sinekdoke, metonimia, antonomasia, dan pronomasia. Gaya bahasa kiasan digunakan untuk memperindah tuturan dan menyampaikan pesan adat secara simbolik. Unsur alam banyak dimanfaatkan sebagai lambang keharmonisan, tanggung jawab, dan keseimbangan dalam kehidupan rumah tangga. Dengan demikian, parno adat pernikahan memiliki kekhasan bahasa yang sarat makna budaya serta berpotensi mendukung pelestarian sastra lisan dan pembelajaran muatan lokal.
Design of a Digital Teaching Material for Writing Fantasy Stories Based on Ethnopedagogy Murti, Sri; Fitrah, Yundi; Kusmana, Ade
PPSDP International Journal of Education Vol. 4 No. 2 (2025): PPSDP International Journal of Education (Special Issue)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Doktor Pendidikan (PPSDP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59175/pijed.v4i2.873

Abstract

This study aims to design and develop ethnopedagogy-based digital teaching materials for teaching fantasy story writing in senior high school, with the objective of improving students’ creative writing skills while strengthening their appreciation of local culture. The research employed a Research and Development (R&D) approach adapted from the ADDIE model, encompassing needs analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The participants consisted of Grade X high school students and Indonesian language teachers. Data were collected through expert validation sheets, questionnaires, observation, writing tests, and interviews. The findings indicate that the developed digital teaching materials are highly valid in terms of content, language, and media design, practical for classroom implementation, and effective in enhancing students’ ability to write imaginative fantasy stories embedded with ethnopedagogical values. Students demonstrated significant improvement in narrative structure, creativity, and the integration of local wisdom elements into their writing. This study implies that ethnopedagogy-based digital teaching materials can serve as an effective instructional innovation to support culturally responsive literacy learning in secondary education. For research, the study contributes a practical R&D model for integrating local cultural values into digital literacy instruction. The novelty of this research lies in the integration of ethnopedagogical principles into digital fantasy story writing materials, offering a meaningful contribution to creative writing pedagogy and culturally grounded digital learning in the contemporary educational context.
Co-Authors Adawiyah, Dita Adha Amelia Fitriani Adit Trinaldi Aditya Reza Haswendra Albertus Sinaga Andiopenta Andiopenta Andiopenta Purba Andiopenta, Andiopenta Anggi Triandana Anggita Cahyani Angraini, Desti Antonio, Marites Aprilda, Novia Miftakhul Mimma Aprilia Kartika Putri Aprillitzavivayarti, Aprillitzavivayarti arianti, rita Aspinanda, Gemisya Ayu Wulandari, Bunga Bangun, Wendy Fernando Bunga Ayu Wulandari CHOIRUNNISA Dermawan, Fito Desiana, Kiki Arista Devi Indriani Dilsa Sismadika Dinda Deldiana Mughni Ekawarna Ekawarna, Ekawarna Eko Kuntarto Enggel Anggraini Ernanda Ernanda Esa Pratama, Muhammad Fachruddiansyah Muslim Fauzan Fianjeli, Fifi Fifi Fianjeli Finza Larasati Firman Firman Firman Firman Fransisca, Maria Fransisca, Maria Hadiyanto Hadiyanto Haliza, Nur Hary Soedarto Harjono Hedrianti, Kasmi Hendra Budiono Hendra, Robi Herman Budiyono Hilman Yusra Ike Selviana Prawolo Indra Gunawan Irma Suryani Istiqomah Husnun Afifah Izar, Julisah Izar, Julisah Jayanti, Padmi Dwi Jennifer Jennifer Julia Br Ginting Kamaria Kamaria Khomsatun Yuliatun Khomsatun Yuliatun KHUSNUL CHOTIMAH, KHUSNUL Kristiyono, Santo Lerisa Ramadhea Ma'ruf, Reza Maharani GM, Putri Maizar Karim Mananghaya, Michael Maulita Hasibuan, Riska Megawati Monica Salestina Putri Moonthana Indhra, Feerlie Muhammad Ridho Murfi saputra Murti, Sri Nainggolan, Mira Wati Nazurty Nazurty Ningsih, Arum Gati Nira Kusumawati Nira Kusumawati Nola, Feni Citra Novia Miftakhul Mimma Aprilda Novia Miftakhul Mimma Aprilda Novita Sari Nur Halimahtuyadiah Nur Haliza Nurbaiti, Anisa Nurfadilah Nurfadilah Nurfadilah Nurfadilah Nursadila, Nursadila Panji Logowo Patindra, Gani Permadi, Gideon Putera Prawolo, Ike Selviana Putra, Yogi Irdes Putri, Maharani , Putri, Yuliani Eka Rahman Mulyadi Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ramadani, Acha Ramadhana, Riska Ramadhani, Riski Rara Saraswaty, Dwi Rengki Afria Ricky Sujana Riska Maulita Hasibuan Rosmiati Rosmiati Rudi Hartono Rustam Rustam Rustam Rustam Rustam Sadria, Ade Saharudin Saharudin Salsabela Wawa Anasya Salsabila, Andina Nisa Saputra, Ade Bayu Sari, Indri Kurnia Sari, Novita Sawita, Nada Sean Popo Hardi Selva Maeilani Ambarita Selviani Selviani, Selviani Siti Enik Mukhaiyaroh Bambang Siti Maisaroh Supian Tantri, Niki Raga Teresia , Meisinta Ayu Tersta, Fricilla Wulan Ulil Amri Utama, Galuh Tulus Vandini, Ferna Wachyunni, Sri Wahyuni, Suci Sri Warni Wasniah, Wasniah Wika Tri Andesti Wini, Lusia Oktri Wulandari, Bunga Ayu Wulandari, Bunga Ayu Wulandari Yasir Riady Yolandini, Renilda Pratiwi Yundi Fitrah Yundi Fitrah Yundi Fitrah, Yundi Fitrah