Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA IPA BERBASIS BUDAYA LOKAL NGADA MATERI SUHU DAN KALOR PADA SISWA SMP KELAS VII Bhaya, Maria Imakulata Prihartini; Uge Lawe, Yosefina; Suparmi, Ni Wayan
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2895

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya pengenalan budaya lokal Ngada pada pembelajaran IPA. LKS yang digunakan tidak sesuai dengan pemahaman siswa. Hal ini dikarenakan LKS yang digunakan merupakan hasil dari suatu penerbit yang tidak sesuai dengan lingkungan dimana siswa tersebut belajar. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian dengan mengembangkan sebuah prodak dan bentuk LKS IPA berbasis budaya lokal Ngada pada pembelajaran IPA untuk siswa SMP kelas VII yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan di SMP Citra Bakti. Metode yang digunakandalam penelitian pengembangan ini adalah metode pengumpulan data dan dan teknik analisis data menggunakan instrumen penilaian validator dan lembar angket respon siswa dan guru.Berdasarkan hasil penilaian validator LKS berbasis budaya lokal Ngada memperoleh nilai 3,33 dengan kriteria valid. Sedangkan hasil uji coba ke siswa danguru LKS berbasis budaya lokal Ngada berada pada kriteria praktis dengan perolehan skor3,61 layak untuk digunakan
PENGARUH MODEL INQUIRY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SD Rawa, Natalia Rosalina; Ninu, Maria Yunsiana; Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan model inquiry learning dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung pada kelas IV SDI Malanuza kecamatan golewa kabupaten ngada tahun ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan penelitian Non Equivalent Kontrol Group pre-test- post test Design”.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDI Malanuza yang berjumlah 25 orang untuk kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan menggunakan model Inquiry Learning dan 25 orang untuk kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung yang diambil secara random dengan teknik sampelnya intac group. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Uji hipotesis menggunakan uji t. Sebelum menghitung uji t, terlebih dahulu dicari nilai Gain Score dinormalisasi (GSn). Dari perhitungan tersebut diperoleh rata-rata hasil belajar matematika,yakni rata-rata hasil belajar matematika kelompok eksperimen lebih besar dari rata-rata hasil belajar Matematika kelompok kontrol 0,41> 0,30. Hasil uji t diperoleh t-hitung = 2,941> t-tabel = 2,021 derajat kebebasan (db) n1+n2 – 2= 48 dengan taraf signifikan 5 % (?=0,05) maka t-hitung > t-tabel Hal ini menujukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima kebenaranya dimana terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matemtika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model Inquiry Learning dengan kelompok siswa yang menggunkan model pembelajaran langsung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Inquiry Learning berpengaruh terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SDI Malanuza Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada tahun ajaran 2017/2018
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SD Lawe, Yosefina Uge; Pau, Marselina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan tentang hasil belajar IPA antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kontekstual dengan siswa yang belajar menggunakan model konvensional pada siswa kelas IV SDI Malanuza. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa SDI Malanuza yang berjumlah 126 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas IVA sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 21 orang dan siswa kelas IVB sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 24 orang yang di ambil dengan teknik intac group terhadap kelas. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif yang terdiri dari 15 soal. Teknik analisis data menggunakan statistik inferensial dengan uji-t. Dari hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh t-hitung 5.11, karena n1?n2 dan homogen maka t-tabel dengan db= n1+n2-2=43 dengan taraf signifikan 5% (?= 0,05) adalah 2.042. Maka t-hitung 5.311>t-tabel = 2.042 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar menggunakan model kontekstual dengan siswa yang belajar menggunakan model konvensional. Dari rata-rata hitung diketahui bahwa rata-rata hitung kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol 87.90>67.95). Dengan demikian disimpulkan bahwa model kontekstual berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPA.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK BERBASIS BUDAYA LOKAL NGADA UNTUK PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA SEKOLAH DASAR Lawe, Yosefina Uge; Dopo, Trivonia; Kaka, Pelipus Wungo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada pada tema daerah tempat tinggalku yang sesuai dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar kelas IV di Kabupaten Ngada, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk pengembangan bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada pada tema daerah tempat tinggalku untuk siswa Sekolah Dasar kelas IV di Kabupaten Ngada. Bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa sebagai pengguna produk adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli bahasa ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek pemilihan bentuk huruf yang digunakan, (2) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek kegiatan/tugas siswa, (3) Uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek ketepatan layout pengetikan dan aspek kejelasan urutan penyajian materi, (4) Uji coba ahli multimedia ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek gambar/ilustrasi dan pengoperasian, (5) Uji coba siswa sebagai calon pengguna produk ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek kemenarikan tampilan bahan ajar elektronik secara keseluruhan. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar elektronik yang telah dikembangkan ini layak digunakan oleh siswa Sekolah Dasar kelas IV di Kabupaten Ngada.
PENGGUNAAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK MULTIMEDIA BERBASIS BUDAYA LOKAL PADA TEMA DAERAH TEMPAT TINGGALKU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SEKOLAH DASAR Lawe, Yosefina Uge; Noge, Maria Desidaria; Wede, Edelbertus; Itu, Irmina Marince
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v8i1.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada tema daerah tempat tinggalku pada siswa dengan menggunakan bahan ajar elktronik multimedia berbasis budaya lokal. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain Kemmis dan Taggart. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Linajawa objek dalam penelitian ini adalah bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal untuk meningktakan kemampuan berpikir tingkat tinggi belajar pada tema daerah tempat tinggalku. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dan deskripsi kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada siklus I dan siklus II diperoleh nilai kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas IV SDN Linajawa menerapkan pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar tematik multimedia berbasis budaya lokal Ngada pada tema Daerah Tempat Tinggalku sebagai berikut. Pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 52, dengan rata-rata presentase sebesar 52% berada pada rentangan 50-65 dengan kriteria rendah. Siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 82,88, dengan rata-rata presentase sebesar 82,88%, berada pada rentangan 79-90 dengan kriteria tinggi. Pada penelitian ini telah terjadi peningkatan nilai kemapuan berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas IV SDN Linajawa dari siklus I ke siklus II sebesar 30,88%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar tematik elektronik berbasis budaya lokal Ngada dapat meningkatkan nilai kemapuan berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas IV SDN Linajawa, Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada.
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN AJAR UNTUK PEMBELAJARAN BACA TULIS KELAS RENDAH BERBASIS BAHASA IBU DENGAN MUATAN BUDAYA LOKAL NAGEKEO Laksana, Dek Ngurah Laba; Lawe, Yosefina Uge; Ngura, Elisabeth Tantiana; Kata, Fransiska; Mugi, Ermelinda
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i1.1495

Abstract

Telah teridentifikasi berbagai permasalahan yang dialami oleh mitra, dalam hal ini adalah guru dan siswa sekolah dasar. Permasalahan yang dialami antara lain belum terlatihnya guru guru dalam mengembangkan bahan ajar dan perangkat pembelajaran berbasis bahasa ibu, konten pembelajaran masih kurang muatan budaya lokal, serta hasil belajar siswa SD, khususnya pada aspek membaca dan menulis di kelas rendah masih rendah. Untuk itu perlu dilakukan analisis awal mengenai kebutuhan bahan ajar berbasis bahasa Ibu dengan muatan budaya lokal Nagekeo. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini subjek penelitiannya adalah guru SD dan PAUD yang berasal dari Kabupaten Nagekeo. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa guru guru baik dari TK/PAUD, dan guru SD kelas rendah dan SD kelas tinggi membutuhkan bahan ajar berbasis bahasa Ibu dengan muatan budaya daerah Nagekeo. Selain berdasarkan jenjang Pendidikan, guru dari berbagai kategori lama mengajar juga memberikan tanggapan yang sama, semua guru yang mengajar dari 0-5 tahun, 6-10 tahu, dan di atas 10 tahun, menyatakan bahwa bahan ajar berbasis bahasa ibu dengan muatan budaya lokal sangat perlu dikembangkan.
PENERAPAN ASESMEN DIAGNOSTIK NON KOGNITIF PADA ASPEK KESIAPAN DAN GAYA BELAJAR SISWA SD Watu, Maria Fransiska; Lawe, Yosefina Uge; Sayangan, Yohanes Vianey; Laksana, Dek Ngurah Laba
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.3660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi penilaian diagnostik non-kognitif yang berfokus pada kesiapan dan gaya belajar siswa SD. Metode analitik deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi langsung. Temuan mengungkapkan wawasan penting mengenai aspek non-kognitif dari kesiapan dan gaya belajar siswa SD. Secara spesifik, studi ini menemukan bahwa kondisi fisik siswa dinilai sangat baik oleh 68,75% responden, kondisi mental dinilai baik oleh semua responden, dan tingkat motivasi sangat tinggi, dengan 87,5% siswa dinilai sangat termotivasi. Mengenai pengetahuan awal, 75% siswa dikategorikan baik. Dalam hal gaya belajar, terdapat distribusi yang beragam antara auditori (37,5%), visual (25%), dan audiovisual (37,5%), menunjukkan variasi yang seimbang dalam preferensi belajar di antara siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang kesiapan dan gaya belajar siswa sangat penting bagi pendidik untuk mengoptimalkan strategi pengajaran dan meningkatkan hasil pendidikan.
Lembar Kerja Siswa Berbasis Budaya Lokal Ngada Untuk Pembelajaran Tematik Siswa Sekolah Dasar Laksana, Dek Ngurah Laba; Lawe, Yosefina Uge; Ripo, Frumensia; Bolo, Maria Oliva; Dua, Tarsisius Donbosko
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v5i2.13903

Abstract

Recent instructions has been focusing on critical thinking skills by utilizing contextual learning resources. Therefore, this study was conducted by aiming at describing the quality of local culture-based students’ worksheet from the aspect of content, instructional design, instructional media, and the product users in accordance with the characteristics of primary school students. The integrated local culture-based worksheet was developed by using ADDIE model (analyze, design, development, implementation, and evaluation). The data collected n study were analyzed descriptive qualitatively. Further, this study produced a thematic students’ worksheet on three main topics. The perception of the expert of instructional content to the integrated local-culture based worksheet was also in excellent category. On the other hand, the perception of the expert of instructional design and instructional media were in good category. Lastly, the perception of the students as the product users was in excellent category. Thus, it can be concluded that the developed worksheet has been suited to the primary school students’ characteristics.
MEMBANGUN KARAKTER CINTA TANAH AIR LEWAT GERAKAN LITERASI KEBANGSAAN DI SEKOLAH DASAR Yadha, Bernadetha Soubyrous; Gua, Oktaviani; Wona, Sarita Natalia; Gego, Yosephina Emirensiana Wea; Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i1.6443

Abstract

Penelitian ini berangkat dari pentingnya pendidikan dasar dalam membentuk karakter, khususnya cinta tanah air, di tengah tantangan globalisasi dan paparan budaya digital. Penelitian bertujuan mengkaji bagaimana karakter cinta tanah air dibangun melalui gerakan literasi kebangsaan yang diintegrasikan sebagai kultur sekolah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi selama kurang lebih dua minggu, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposif, meliputi guru, siswa, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kebangsaan telah menjadi kebiasaan sekolah yang berjalan rutin dan konsisten melalui pembiasaan lagu nasional, penggunaan bahasa Indonesia, program 15 menit membaca, tindak lanjut membaca menulis, kegiatan ekstrakurikuler bertema kebangsaan, keteladanan guru, serta dukungan kebijakan kepala sekolah. Kesimpulannya, integrasi literasi kebangsaan sebagai kultur sekolah efektif membangun kebanggaan, identitas nasional, dan perilaku cinta tanah air pada siswa.
PENDIDIKAN INKLUSIF SEBAGAI LANDASAN MEMBANGUN KARAKTER ANAK SEKOLAH DASAR DI SDI BOBOU Kristina Milo; Yuliani Susanti Moi; Natalia Boro Kaka; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Januari)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6477

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendekatan pembelajaran yang mengakomodasi seluruh siswa tanpa pengecualian sebagai upaya membangun karakter anak sekolah dasar sejak dini dengan landasan kesetaraan hak belajar, penghargaan terhadap keberagaman, serta pemerataan akses akademik dan social bagi siswa ABK dan siswa reguler. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan inklusif di SDI Bobou sekaligus menganalisis peran guru, interaksi sosial antar siswa, dukungan orang tua, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi langsung dan wawancara kepada guru di SDI Bobou. Teknik pengumpulan data meliputi observasi interaksi pembelajaran di dalam dan luar kelas, serta wawancara mendalam berkaitan dengan fasilitas, strategi pembelajaran, dan aktivitas sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan inklusif di SDI Bobou berjalan cukup baik, ditandai dengan sikap guru yang adil, penggunaan strategi belajar fleksibel, penyederhanaan materi, pembiasaan nilai karakter, serta interaksi antar siswa yang harmonis tanpa diskriminasi, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas dan kebutuhan pelatihan guru. Kesimpulan kajian ini menegaskan bahwa pendidikan inklusif di sekolah dasar menjadi landasan strategis dalam membangun karakter siswa yang toleran, berempati, adaptif, bertanggung jawab, dan siap hidup dalam masyarakat yang beragam, sehingga tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi siswa ABK, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter seluruh siswa di SDI Bobou.
Co-Authors Adong, Yordanius Adriana Wea Sopo Adriana Wea Sopo Agustin Palmarista Bela Agustina Mogi Alensiana Ayuti Ratna Ndasi Alexander Uta Alexandra itu Algiana Yuliamat Rasapril Jaun Algiana Yuliamat Rasapril Jaun Alvensiana Ayuti Ratna Ndasi Alwisia Meo Ana Fortunata Longa Anastasia Range Andi Nafsia Angela Mersi Yitu Angeliani Permata Liu Anggela Fridoliani Meo Antonia Jelaha Antonia Ripo Meo Aprilia Io Arnoldus Yansen Watu Awe, Ermelinda Yosefa Baka, Maria Yasinta Bali, Yohanes Fromantius Bate, Nasarius Sensius Bebhe, Agustina Beka, Dionisia Beku, Veronika Yuliana Bela, Agustin Palmarista Benyamin Nanga Bergita Raga Bernadetha Soubyrous Yadha Beru, Martha Yuliani Bhaya, Maria Imakulata Prihartini Bhena, Maria Melania Oktaviana Bhoki, Emirensiana Bhoko, Vinsensia Bolo, Maria Oliva Bozu, Monika Brigita Siwu Ceme, Margareta Chatarina Chatarina Derici Menge Christina Ngadha Cristina Marlinda Deme Daniela Densi Dhiku Deghe, Marselinus Deme, Cristina Marlinda Desidaria Noge, Maria Dhema, Ludgardis Noe Dhema, Yuliana Dhera, Maria Magdalena Dhey, Kristanti Afriliana Dhiu , Maria Anjelina Dhiu, Ludgardis Maria Dhiu, Lusia Florida Dhiu, Maria Isabela Dhoka, Fransiska Angelina Dimas Qondias Dimas Qondias Dopo, Trivonia Dua, Tarsisius Donbosko Dugo Towary, Maria Y. Deu Dungan , Kristiani Edelbertus Wede Efrida Ita Elisabeth Tantiana Ngura Elisantinia Endu Emiliana Wae Endu, ElisantiNia Endu, Santi Ermelinda Mbagha Ernesta Menge ESTIANA NESI Falentina Kedhi Ferdinandus Bate Dopo Ferdinandus, Maria Suzana Feto, Wilhelmus Fono Fole, Fransisika Fransisika Fono Fole Fransiska Angelina Dhoka Fransiska Poang Fransiska Saveriana Ndek Fransiskus Tonda Fransiskus Xaverius Dolo Fransiskus. A Tini Gego, Yosephina Emirensiana Wea Gensiana Mawa Gheme, Selviana Gua, Oktaviani Harti, Maria Dolfina Hendriana Audogsia Mawa Hendriana Audogsia Mawa Heribertus Agaptus Wea Ida Bagus Putu Arnyana Inda, Fransiska Kabrini Inggo, Maria Srimaya Io, Aprilia Irmina Marince Itu itu, Alexandra Itu, Irmina Marince Itu, Maria Alexandra Jaun, Algiana Yuliamat Rasapril Jelaha, Antonia Kae, Ester Rosadalima Kaka, Philipus Wungo Kaka, Yakub Lere Karolus Dhena Karunia, Yustina Kata, Fransiska Klara Pare Klau, Angelina Eno Koe, Magdalena Kristanti Afriliana Dhey Kristina Kedhi Kristina Milo Kua, Maria Yuliana Laba Laksana, Dek Ngurah Laba Laksana, Dr. Dek Ngurah Lajo, Maria Yunita Laksana, Dek Ngurah Laba Lalo, Libertus ledu, Maria Goreti Gowa Lelo, Theresia Avila Menge Libertus Lalo Linung, Flaviana Lobo, Yanuarius Sebastianus Loda, Theresia Lodo, Noni Stephana A Longa, Viviana Meo Lopa, Sebastiana Beo Lulu, Maria Julita Luna, Yohana Yosefa Lusia Florida Dhiu Luxcya Martir Wona Manggus, Meliana Yosefa Mara Oktaviani Pio Maria Alexandra Itu Maria Alexandra Itu Maria Angela Marici Tanggo Maria Anisiata Sito Maria Bate Maria Dela Yona Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Desideria Noge Maria Goreti Gowa Ledu Maria Iko Maria Ines Pare Maria Isabela Dhiu Maria Julita Lulu Maria Kristina Ngadhi Maria Kristina Ytu Maria Lidwina Teku To Maria Listia Jawa Maria Oktaviani Pio Maria Patrisia Wau Maria Stefania Odje Maria Stefania Weo Maria Y. Deu Dugo Towary Maria Yasinta Ytu Maria Yefilmat Ndana Maria Yunita Lajo Maria Yunsiana Ninu Mario Antonius Basan Marselina Dua Marselina Pau Marselina Yolanda Bupu Marselinus Deghe Marsianus Aristo Tangi Martina Simplisia Baghe Martir , Luxcya Mawa, Hendriana Audogsia Mego, Maria Yasinta Meka, Marsianus Melania Tuna Melkior Wewe Melkior Wewe Meme, Yosefina Owa Menge, Catharina Derici Meo, Alwisia Meo, Antonia Ripo Meo, Katarina Miding, Maria Kristianti MOGI, AGUSTINA Mogi, Theresia Moi, Maria Alfiana Moi, Maria Aquinda Monika Bozu Mude, Alfridus Mugi, Ermelinda Nanga, Benyamin Nari Sae, Floranida Naru, Deiflora Meo Nasarius Sensius Bate Natalia Boro Kaka Natalia Rosalina Rawa Natalia Rosalina Rawa Ndana, Maria Yefilmat Ndasi, Alensiana Ayuti Ratna Ndek, Fransiska Saveriana Ndoang, Tanti Irwanti Ndola, Maria Roliastri Y Ndoya, Maria Karmelita NESI, ESTIANA Ngadha, Christina Ngeo, Matilde Ngurah Mahendra Dinatha Ninu, Maria Yunsiana Noni Stephana Ariany Lodo Nono , Ulrikus Nono, Ulrikus Nurwijayanti Nuwa, Aprilia Ayuni Io Odje, Maria Stefania Oktaviani Gua Owa, Yosefa Kafasin Owa, Yosefa Kafasin Owa Paba, Maria Skolastika Pae, Yolenta Ule Pare, Klara Pare, Maria Ines Pase, Yohana Pau, Marselina Paula Maria Bhoko Pawe, Yovita Maria Pawe Pelipus Wungo Kaka Philipus Wungo Kaka Pio, Maria Oktaviani Poang, Fransika Prisko Yanuarius Djawaria Pare Putu Budi Adnyana Qondias , Dimas Raga, Maria Yosefina Resi, Marselina Rewang, Maria R. Jein Rewo, Josep Marsianus Ria, Fransiskus Xaverius Rifaldus Wogo Ripo, Frumensia Rolince Menge Ruba, Yunita Rufina Sae, Floranida Nari Santi Endu Sarita Natalia Wona Sego, M. Ignasia S. Selo, Maria Kristina Siwu, Brigita Soro, Viorentina Meo Suparmi, Ni Wayan Susik, Dolina Saltilitas Ta'i, Yasinta Tai, Yasinta Tanggo, Maria Angela Marici Tanggu, Ariance Te'a, Yolenta Varista Teku, Maria Selviana Tensa, Kristina Petra Theresia Avila Menge Lelo Theresia Yasintha Mau Ti'a, Edeltrudis Tini, Fransiskus Aloysius Tini, Fransiskus. A Tua, Maria Esterina Una, Yosefani Una, Yosefania Valentina Yunita Rey Veronika Yuliana Beku Veronika Yuliana Beku Vinsensia Bhoko Vinsensius Meo Azi Viorentina Meo Soro Viviana Meo Longa Viviana Meo Longa Wa'e, Emiliana Wae, Emiliana Walona, Yohanes Brchaman Watu, Arnoldus Yansen Watu, Maria Fransiska Wea, Heribertus Agapitus Wea, Heribertus Agaptus Wea, Raymunda Yosefina Wea, Rosadalima Wede, Edelbertus Wele, Maria Ancelina Weo, Maria Stefania Wero, Lidwina Wewe, Melkior Wilibaldus Bhoke Wona, Luxcya Martir Wona, Maria Hilda Wona, Sarita Natalia Wunu, Mathilde Dhiu Yadha, Bernadetha Soubyrous Yakub Lere Kaka Yanuarius Sebastianus Lobo Yitu, Angela Mersi Yohana Rasdiyanti Yohanes Berchmans Walona Yohanes Mite Oli Yohanes Vianey Sayangan Yolenta Varista Te'a Yordanius Adong Yosefa Kafasin Owa Owa Yosefani Una Yosefina Owa Meme Yosephina Emirensiana Wea Gego Yovita Awu Yovita Awu Awu Yovita Maria Pawe Yovita Maria Pawe Pawe Ytu, Maria Yasinta Yudit Menge Yuliana Dhema Yuliana Soli Yuliani Susanti Moi Yunita Rufina Ruba Zembang, Anastasia Z