Articles
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (Problem Based Learning) TEMA CITA-CITAKU
Bhoko, Vinsensia;
Wungo Kaka, Pelipus;
Uge Lawe, Yosefina
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1039
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran tematik dengan menerapkan model Problem Based Learning. Penelitian ini dilaksanakan di SDI Malamude dengan subjek dalam penelitian ini berjumlah 10 orang 4 perempuan dan 6 laki-laki. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini untuk aktivitas belajar menggunakan lembar observasi sedangkan untuk mengukur hasil belajar menggunakan tes uraian yang dilakukan pada setiap akhir siklus. Dari hasil analisis data memproleh informasi bahwa terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil analisis data aktivitas pembelajaran pada siklus I memperoleh rata-rata sebesar 14,5 dengan kategori cukup aktif dengan persentase aktivitas belajar tematik sebesar 58%. Sedangkan untuk hasil belajar tesmatik pada siklus I memperoleh rata-rata 63,5 berada pada kategori cukup dengan persentasenya 63,5% dan ketuntasan klasikalnya 30%. Hasil penelitian pada siklus II memperoleh rata-rata aktivitas belajar 20,8 berada pada kategori sangat aktif dengan persentasenya 83,2%. Sedangkan hasil belajar pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 82,5 dengan persentasenya 82,5% berada pada kategori sangat baik dan ketuntasan klasikalnya mencapai 100%. Berdasarkan hasil penelitian siklus I dan siklus II menunjukan bahwa terjadinya peningkatan aktivitas belajar sebesar 6,3% dan hasil belajar sebesar 19%. Berdasarkan data analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada tema cita-citaku untuk siswa kelas IV SDI Malamude kecamatan golewa kabupaten ngada tahun ajaran 2021/2022.
PENGEMBANGAN LKS MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA TEMA BENDA DISEKITARKU SISWA KELAS III SD
Jelaha, Antonia;
Uge lawe, Yosefina;
Wungo kaka, Pelipus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1078
Abstrak (Indonesia) Peneliti ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan lembar kerja siswa multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada pada tema benda di sekitarku untuk siswa kelas 3 sekolah dasar Dalam penelitian sumber lembar kerja siswa ini melibatkan subjek uji coba yaitu guru kelas 3 SDI Ubedolumolo sebagai ahli materi, guru SMP 6 Golewa Barat sebagai ahli bahasa indonesia, guru smp 6 sebagai ahli bahasa inggris, penulis cerita daerah dan penulis puisi bahasa daerah sebagai ahli bahasa daerah, dan dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli desain. Pada lembar kerja multilingual ini, dihubungkan denan pembelajaran kelas 3 benda disekitarku. Model yang dikembangkan dari penelitian LKS ini adalah model ADDIE. Dari test uju coba LKS multilingual ini dalam konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada yaitu: (1. percobaan dari ahli konten/materi kriteria “ baik” dengan rata-rata nilai 3,9 (2. percobaan dari bahasa indonesia ada pada kriteria “ baik” dengan rata-rata nilai 3,7 (3. percobaan dari bahasa daerah kriteria “baik” dengan rata-rata nilai 3,9 (4 percobaan dari ahli bahasa Inggris kriteria “sangat baik” dengan rata-rata nilai 4,2 (5. percobaan dari ahli desain kriteria “sangat baik” dengan rata-rata nilai 4,4 (6. percobaan dari kelayakan penggunaan untuk siswa kelas 3 Sekolah Dasar kategori “sangat baik” dengan rata-rata nilai 4,1.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA “MAKANAN SEHAT” MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS IV SD CITRA BAKTI)
Susik, Dolina Saltilitas;
Lawe, Yosefina Uge;
Noge, Maria Desidaria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1112
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada tema makanan sehat pada siswa kelas IV SD Citra Bakti kecamatan Golewa kabupaten Ngada melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Jenis penelitian ini adalah penelitrian tindakan kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart terdiri dari dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Citra Bakti yang berjumlah 8 orang yang terdiri dari 1 laki-laki dan 7 perempuan. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknis tes dan instrumen penelitian berupa tes obyektif. Data dianalisis dengan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian tindakan siklus I diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik pada tema makanan sehat sebesar 65 yang berada pada tingkat persentase 60-69% yang berada pada kategori cukup baik. Pada siklus II diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik pada tema makanan sehat sebesar 80 dengan persentase 80% yang berada pada kriteria sangat baik. Peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 15%. Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahawa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Citra Bakti tahun ajaran 2021/2022.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA TEMA PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP BAGI SISWA KELAS IV SDK MBARUNGKELI
Wona, Maria Hilda;
Uge Lawe, Yosefina;
Desidaria Noge, Maria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1126
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran tematik dengan menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada siswa kelas IV SDK. Penelitian ini merupakan Subyek dalam penelitian ini adalah siswa/siswi kelas IV SDK Mbarungkeli berjumlah 10 orang yang terdiri dari 5 orang laki-laki dan 5 orang perempuan, sedangkan objek penelitian ini adalah Hasil Belajar siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes berupa pilihan ganda yang dilakukan pada akhir siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 60 dan nilai rata-rata persentase sebesar 60%, sedangkan ketuntasan klasikalnya 60% berada pada kategori cukup dan dilanjutkan pada siklus berikutnya pada tindakan siklus II diperoleh rata-rata 83,0, nilai peroleh rata-rata persentase 83,0% dengan ketuntasan klasikal 90% berada pada kategori sangat baik. Hasil data pada kegiatan siklus II telah memenuhi KKM yang telah ditentukan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik yang diperoleh siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa mengalami peningkatan rata- rata sebesar yaitu 30%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Pembelajaran berbasis masalah belajar dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran tematik pada siswa kelas IV SDK Mbarungkeli Tahun Ajaran 2020/2021.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN LKS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SDK SADHA
Wea, Raymunda Yosefina;
Lawe, Yosefina Uge;
Noge, Maria Desidaria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1193
Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar Ipa pada siswa kelas iv sdk sadha tahun ajaran 2021/2022. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDK Sadha berjumlah 33 orang siswa,yang terdiri dari 12 orang siswa perampuan dan 22 orang siswa laki-laki. Penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV SDK Sadha. Hal ini dapat diketahui dari rata-rata presentase aktivitas belajar IPA siswa dari siklus I yaitu 12,98% dengan kategori cukup aktif dan pada siklus II sebesar 20,04% dengan kategori sangat aktif. Rata-rata peningkatan aktivitas belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 7,06 atau dalam bentuk persen 42,76%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan contextual teaching and learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar Ipa pada siswa kelas IV SDK Sadha Kecamatan Golewa Selatan Tahun Ajaran 2021/2022.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA IPA BERBASIS BUDAYA LOKAL NGADA MATERI SUHU DAN KALOR PADA SISWA SMP KELAS VII
Bhaya, Maria Imakulata Prihartini;
Uge Lawe, Yosefina;
Suparmi, Ni Wayan
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2895
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya pengenalan budaya lokal Ngada pada pembelajaran IPA. LKS yang digunakan tidak sesuai dengan pemahaman siswa. Hal ini dikarenakan LKS yang digunakan merupakan hasil dari suatu penerbit yang tidak sesuai dengan lingkungan dimana siswa tersebut belajar. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian dengan mengembangkan sebuah prodak dan bentuk LKS IPA berbasis budaya lokal Ngada pada pembelajaran IPA untuk siswa SMP kelas VII yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan di SMP Citra Bakti. Metode yang digunakandalam penelitian pengembangan ini adalah metode pengumpulan data dan dan teknik analisis data menggunakan instrumen penilaian validator dan lembar angket respon siswa dan guru.Berdasarkan hasil penilaian validator LKS berbasis budaya lokal Ngada memperoleh nilai 3,33 dengan kriteria valid. Sedangkan hasil uji coba ke siswa danguru LKS berbasis budaya lokal Ngada berada pada kriteria praktis dengan perolehan skor3,61 layak untuk digunakan
PENGARUH MODEL INQUIRY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SD
Rawa, Natalia Rosalina;
Ninu, Maria Yunsiana;
Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan model inquiry learning dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung pada kelas IV SDI Malanuza kecamatan golewa kabupaten ngada tahun ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan penelitian Non Equivalent Kontrol Group pre-test- post test Design”.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDI Malanuza yang berjumlah 25 orang untuk kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan menggunakan model Inquiry Learning dan 25 orang untuk kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung yang diambil secara random dengan teknik sampelnya intac group. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Uji hipotesis menggunakan uji t. Sebelum menghitung uji t, terlebih dahulu dicari nilai Gain Score dinormalisasi (GSn). Dari perhitungan tersebut diperoleh rata-rata hasil belajar matematika,yakni rata-rata hasil belajar matematika kelompok eksperimen lebih besar dari rata-rata hasil belajar Matematika kelompok kontrol 0,41> 0,30. Hasil uji t diperoleh t-hitung = 2,941> t-tabel = 2,021 derajat kebebasan (db) n1+n2 – 2= 48 dengan taraf signifikan 5 % (?=0,05) maka t-hitung > t-tabel Hal ini menujukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima kebenaranya dimana terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matemtika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model Inquiry Learning dengan kelompok siswa yang menggunkan model pembelajaran langsung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Inquiry Learning berpengaruh terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SDI Malanuza Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada tahun ajaran 2017/2018
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SD
Lawe, Yosefina Uge;
Pau, Marselina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan tentang hasil belajar IPA antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kontekstual dengan siswa yang belajar menggunakan model konvensional pada siswa kelas IV SDI Malanuza. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa SDI Malanuza yang berjumlah 126 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas IVA sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 21 orang dan siswa kelas IVB sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 24 orang yang di ambil dengan teknik intac group terhadap kelas. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif yang terdiri dari 15 soal. Teknik analisis data menggunakan statistik inferensial dengan uji-t. Dari hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh t-hitung 5.11, karena n1?n2 dan homogen maka t-tabel dengan db= n1+n2-2=43 dengan taraf signifikan 5% (?= 0,05) adalah 2.042. Maka t-hitung 5.311>t-tabel = 2.042 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar menggunakan model kontekstual dengan siswa yang belajar menggunakan model konvensional. Dari rata-rata hitung diketahui bahwa rata-rata hitung kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol 87.90>67.95). Dengan demikian disimpulkan bahwa model kontekstual berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPA.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK BERBASIS BUDAYA LOKAL NGADA UNTUK PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA SEKOLAH DASAR
Lawe, Yosefina Uge;
Dopo, Trivonia;
Kaka, Pelipus Wungo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada pada tema daerah tempat tinggalku yang sesuai dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar kelas IV di Kabupaten Ngada, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk pengembangan bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada pada tema daerah tempat tinggalku untuk siswa Sekolah Dasar kelas IV di Kabupaten Ngada. Bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa sebagai pengguna produk adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli bahasa ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek pemilihan bentuk huruf yang digunakan, (2) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek kegiatan/tugas siswa, (3) Uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek ketepatan layout pengetikan dan aspek kejelasan urutan penyajian materi, (4) Uji coba ahli multimedia ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek gambar/ilustrasi dan pengoperasian, (5) Uji coba siswa sebagai calon pengguna produk ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek kemenarikan tampilan bahan ajar elektronik secara keseluruhan. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar elektronik yang telah dikembangkan ini layak digunakan oleh siswa Sekolah Dasar kelas IV di Kabupaten Ngada.
PENGGUNAAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK MULTIMEDIA BERBASIS BUDAYA LOKAL PADA TEMA DAERAH TEMPAT TINGGALKU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SEKOLAH DASAR
Lawe, Yosefina Uge;
Noge, Maria Desidaria;
Wede, Edelbertus;
Itu, Irmina Marince
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v8i1.104
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada tema daerah tempat tinggalku pada siswa dengan menggunakan bahan ajar elktronik multimedia berbasis budaya lokal. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain Kemmis dan Taggart. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Linajawa objek dalam penelitian ini adalah bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal untuk meningktakan kemampuan berpikir tingkat tinggi belajar pada tema daerah tempat tinggalku. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dan deskripsi kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada siklus I dan siklus II diperoleh nilai kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas IV SDN Linajawa menerapkan pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar tematik multimedia berbasis budaya lokal Ngada pada tema Daerah Tempat Tinggalku sebagai berikut. Pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 52, dengan rata-rata presentase sebesar 52% berada pada rentangan 50-65 dengan kriteria rendah. Siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 82,88, dengan rata-rata presentase sebesar 82,88%, berada pada rentangan 79-90 dengan kriteria tinggi. Pada penelitian ini telah terjadi peningkatan nilai kemapuan berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas IV SDN Linajawa dari siklus I ke siklus II sebesar 30,88%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar tematik elektronik berbasis budaya lokal Ngada dapat meningkatkan nilai kemapuan berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas IV SDN Linajawa, Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada.