Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN GURU DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN IPAS SESUAI KEBUTUHAN SISWA Menge, Catharina Derici; Weo, Maria Stefania; Lawe, Yosefina Uge; Ndola, Maria Roliastri Y
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.140

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran IPAS di kelas IV. Penelitian deskriptif kualitatif dilakukan dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan di SDI Aekela. Guru dan siswa kelas IV yang berjumlah 16 siswa menjadi sumber data utama penelitian ini. Observasi, wawancara dan dokumentasi merupakan metode pengumpulan data. Tahapan analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, peran guru dalam pembelajaran IPAS adalah 1) Guru sebagai fasilitator. Sebagai fasilitator, guru berperan dalam pengembangan media pembelajaran IPAS, seperti media pembelajaran berbasis video dan media pembelajaran berbasis gambar, yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. 2) Guru sebagai manajer pembelajaran. Guru bertanggung jawab merencanakan tujuan pembelajaran yang akan diajarkan, termasuk pertanyaan kepada siswa, sebagai manajer pembelajaran. 3) Guru adalah sebagai motivator, Guru mempunyai peran dalam memotivasi siswa selama pembelajaran berlangsung. 4) Guru adalah pembimbing. Guru adalah pemberi bimbingan kepada siswa secara individu atau kelompok. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru kelas IV SDI Aekela berusaha menjalankan perannya dalam pembelajaran IPAS.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH IPAS PADA SISWA KELAS IV Itu, Maria Alexandra; Soro, Viorentina Meo; Lawe, Yosefina Uge; Ferdinandus, Maria Suzana
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.141

Abstract

Abstract : This study aims to implement and evaluate the effectiveness of the use of ethnoscience-based learning media in improving the skills of fourth grade students in solving science problems. The research method used is classroom action research (CAR). This study aims to improve students' ability in solving problems through the use of ethnoscience-based learning media. Data were collected through problem-solving ability tests, classroom observations, and interviews with students and teachers. Data analysis was carried out qualitatively by comparing student progress between cycles to evaluate the effectiveness of the media. The results showed a significant increase in students' problem- solving abilities after using ethnoscience-based media. In the first cycle, the average score of students' problem-solving tests was 62.6 with a passing rate of 35%. In the second cycle, there was an increase with an average score of 75.5 and a passing rate of 75%. The increase from the first cycle to the second cycle was 12.9%, with a significant increase in the passing rate of 40%. In conclusion, the use of ethnoscience-based learning media is effective in improving the skills of fourth grade students in science problems at SDK Kisanata
PENERAPAN MODEL PBL BERBASIS ETNOSAINS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SDK WOLOWIO Lulu, Maria Julita; Dhiu, Maria Isabela; Lawe, Yosefina Uge; Koe, Magdalena
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.142

Abstract

The application of learning models that are less effective can cause a decrease in students' interest in learning, especially in science and science learning in elementary schools. This lack of interest is often caused by students' failure to solve problems related to the subject matter. This research aims to ask whether the ethnoscience-based Problem Based Learning (PBL) model can increase students' interest in learning in elementary schools. The research population consisted of 18 fifth grade students at SDK Wolowio, and the type of research used was classroom action research. Data was collected through questionnaires and tests, with the results of data analysis using qualitative descriptive. The research results showed that in cycle I, students' interest in learning in the low category reached 17%, medium 61%, and high 0%. However, in cycle II, the low category decreased to 0%, medium to 11%, and high to 89%. Based on these findings, it can be concluded that the application of the ethnoscience-based PBL model is effective in increasing students' interest in learning.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPAS PADA SISWA KELAS IV SDI MALAMUDE Sopo, Adriana Wea; Lawe, Yosefina Uge; Sito, Maria Anisiata
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penyebab kurangnya minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas IV SDI Malamude serta mengusulkan solusi yang dapat meningkatkan minat belajar mereka. Model pembelajaran berbasis masalah adalah pendekatan yang mengarahkan siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran melalui pemecahan masalah nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDI Malamude. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan minat belajar IPAS siswa ditunjukkan dengan data pada siklus I siswa yang tekun adalah 11 orang atau 61, 1%, yang memiliki rasa ingin tahu sebanyak 15 orang atau sejumlah 83,3%, kerja sama sejumlah 13 orang atau sejumlah 72,2%, yang berdisiplin sejumlah 13 orang atau sebanyak 72,2% . Pada siklus II siswa yang tekun adalah 17 orang atau sejumlah 94,4%, yang memiliki rasa ingin tahu 26 orang atau sejumlah 88,9%, kerja sama sejumlah 17 orang atau sejumlah 94,4%, dan yang berdisiplin sejumlah 17 orang atau sebanyak 94,4%. Temuan ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.
ANALISIS ASESMEN KONGNITIF DAN NON KONGNITIF MATA PELAJARAN IPA KELAS V PADA KURIKULUM MERDEKA DI SDK WAERANA ll Algiana Yuliamat Rasapril Jaun; Alvensiana Ayuti Ratna Ndasi; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.189

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang digunakan pada dunia Pendidikan Indonesia saat ini, dimana proses pembelajaran dilaksanakan dengan berpusat pada siswa dan pada kebutuhan, serta karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informsasi terkait kecendrungan gaya belajar peserta didik kelas V SDK Waerana II. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang mengumpulkan data melalui observasi, angket, dan wawancara yang dikembangkan sesuai dengan perkembangan peserta didik. Hasil penelitian ini dimasukan sebagai asesmen kognitif dan non kognitif, sebagai bahan untuk pelaksanaan proses pembelajaran pada mata Pelajaran IPA. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan peneliti bahwa gaya belajar peserta didik berbeda-beda yang meliputi gaya belajar auditorik, visual, dan audiovisual. Hal ini menunjukan bahwa pemahaman tentang kesiapan gaya belajar siswa sangat penting bagi pendidik untuk mengoptimalkan strategi mengajar dan meningkatkan hasil belajar siswa.
STRATEGI MEMBANGUN SEKOLAH DASAR BERBASIS LITERASI MENUJU KULTUR PROGRESIF Inda, Fransiska Kabrini; Moi, Maria Alfiana; Moi, Maria Aquinda; Beru, Martha Yuliani; Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v3i3.5994

Abstract

Observasi terhadap kultur literasi membaca di sekolah dasar merupakan bagian penting dalam pendidikan calon guru, khususnya melalui kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 1 pada Program Studi PGSD. Kajian ini bertujuan mengidentifikasi praktik literasi di sekolah mitra serta merefleksikan kontribusinya terhadap pemahaman pedagogis mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil observasi di SDK Jerebuu menunjukkan adanya kultur literasi yang cukup baik, ditandai dengan rutinitas membaca pagi, tugas membaca mandiri, dan pendampingan guru dalam memahami bacaan. Guru juga memanfaatkan media sederhana seperti kartu kata dan cerita bergambar untuk menumbuhkan minat baca sejak dini. Fasilitas seperti ruang baca terbuka dan kunjungan rutin ke perpustakaan menjadi bentuk dukungan lingkungan terhadap budaya literasi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi literasi dalam aktivitas harian siswa turut membentuk karakter cerdas, kritis, dan kreatif. Melalui PLP 1, mahasiswa memperoleh wawasan kontekstual tentang pentingnya literasi dalam pembelajaran, yang menjadi bekal awal untuk merancang strategi pembelajaran berbasis literasi secara kontekstual dan berkelanjutan.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA KELAS 2 SEKOLAH DASAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN IPA Dhey, Kristanti Afriliana; Longa, Viviana Meo; Lobo, Yanuarius Sebastianus; Dhema, Yuliana; Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1504

Abstract

Hasil akhir dari sebuah proses pembelajaran merupakan tolak ukur bagi guru untuk mengetahui berhasil atau tidaknya proses pembelajaran yang telah dilalui oleh guru dan siswa. Untuk itu guru mengupayakan suatu metode yang dapat meningkatkan motivasi dan konsentrasi belajar siswa agar siswa mampu memahami materi dan pada akhirnya bisa memperoleh hasil yang baik. Metode yang dapat digunakan adalah metode demonstrasi.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Penulisan ini,bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam meningkatkan motivasi dan konsentrasi belajar sisa kelas 2 Sekolah Dasar dengan menggunakan metode demonstrasi pada mata pelajaran IPA. Metode demonstrasi mengutamakan kerja sama antara guru dan siswa, karena siswa tak hanya mendengar tetapi juga melihat peristiwa yang terjadi. Dengan melihat secara langsung dalam proses demonstrasi siswa akan memiliki kesempatan untuk membandingkan antara teori dan kenyataannya. Dan dengan demikian siswa akan lebih meyakini kebenaran materi pembelajaran. Metode demonstrasi sangat cocok digunakan karena metode demonstrasi merupakan metode penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada siswa tentang suatu proses, situasi, atau benda tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekedar tiruan.
PENINGKATAN DAYA INGAT SISWA SD MELALUI METODE SIMULASI Ndasi, Alensiana Ayuti Ratna; Endu, Santi; Dhoka, Fransiska Angelina; Mawa, Hendriana Audogsia; Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1507

Abstract

Dunia pendidikan di Indonesia telah mengalami perkembangan, terlihat dari beragamnya metode pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran. Selain metode pembelajaran, media pembelajaranpun mengalami kemajuan seiring dengan kemajuan teknologi. Masalah siswa dalam proses pembelajaran salah satunya adalah rendahnya daya ingat dalam memahami materi pelajaran. Faktor yang mempengaruhi daya ingat pada siswa tidak hanya pada cara belajar yang efektif saja, melainkan dengan metode pengajaran yang digunakan. Faktor kesulitan belajar pada siswa pun perlu diperhatikan oleh guru sebagai pandangan untuk menciptakan proses pembelajaran yang menarik, kreatif yang disegani oleh siswa sehingga siswa menjadi tertarik dan mengikuti proses pembelajaran yang akibatnya dapat meningkatkan daya ingat siswa. Maka dari itu, guru mengupayakan metode yang meningkatkan daya ingat siswa agar siswa dapat memahami pembelajaran. Metode tersebut adalah metode simulasi. Pemaparan metode simulasi dapat memberikan gambaran tentang bagaimana tahap – tahap dalam interaksi pada proses pembelajaran. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan daya ingat siswa SD melalui metode simulasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tentang penggunaan metode simulasi sebagai upaya untuk meningkatkan daya ingat siswa. Hasil penulisan ini menunjukan bahwa untuk penerapan metode simulasi terdiri dari beberapa tahapan yaitu : 1) persiapan simulasi, 2) pelaksanaan simulasi, 3) penutup simulasi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 3 SD PADA PEMBELAJARAN IPA MELALUI METODE DISKUSI Wona, Luxcya Martir; Pare, Maria Ines; Deme, Cristina Marlinda; Io, Aprilia; itu, Alexandra; Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1524

Abstract

Pada Kurikulum 2013 pendidikan di Sekolah Dasar berpusat pada siswa (Student Center), yang artinya mengharuskan siswa untuk aktif dan berpikir kritis. Namun, kenyataannya pencapaian kemampuan berpikir kritis siswa masih cenderung rendah pada pembelajaran IPA, hal ini disebabkan karena guru masih menerapkan metode konvensional. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dalam pembelajaran IPA. Tujuan yang dapat dilakukan yaitu, dengan menggunakan metode pembelajaran yang efektif. Salah satunya adalah metode diskusi. Metode diskusi ini merupakan metode berbasis penemuan sendiri dalam pengetahuannya, sehingga siswa menjadi lebih aktif dan berpikir kritis dalam memecahkan sebuah masalah. Penulisan ini menggunakan metode studi literatur (Library Research), yaitu dengan menganalisis berbagai literatur terkait Metode Diskusi sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menelusuri jurnal hasil penelitian terdahulu, yang relevan dengan topik pembahasan sebagai sumber data. Kemudian dilakukan analisis data, dengan cara analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, metode diskusi ini efektif diterapkan pada pembelajaran IPA karena dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
PENERAPAN METODE DISKUSI UNTUK MENGAKTIFKAN PROSES BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 3 SD DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Ngadha, Christina; Nanga, Benyamin; Ledu, Maria Goreti Gowa; Dhiu, Maria Isabela; Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1532

Abstract

Proses pembelajaran dengan kualitas yang kurang mendukung peserta didik untuk mampu mengerjakan dan berpikir secara kritis akan berdampak pada kurangnya disiplin peserta didik dalam proses pembelajaran. Dengan tujuan pembelajaran yang sudah disiapkan akan tidak berjalan maksimal atau tidak tercapai. Maka dari itu, pendidik menerapkan metode untuk mampu meningkatkan keaktifan peserta didik dalam berpikir secara kritis agar dalam proses pembelajaran dapat terarah. Metode yang digunakan adalah metode diskusi. Hal ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode diskusi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif,dalam artikel ini bertujuan untuk mengkaji tentang penggunaan metode diskusi sebagai upaya dalam meningkatkan keaktifan peserts didik. Dengan menggunakan metode diskusi dapat memberikan informasi bagaimana proses dari tahap metode ini dan interaksi yang terjadi didalamnya. Sehingga para peserta didik mampu mengikuti proses pembelajaran dengan aktif seperti berani dalam bertanya dan mampu menjawab pertanyaan. Penggunaan metode diskusi digunakan untuk masalah keaktifan para peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Co-Authors Adong, Yordanius Adriana Wea Sopo Agustin Palmarista Bela Agustina Mogi Alensiana Ayuti Ratna Ndasi Alexandra itu Algiana Yuliamat Rasapril Jaun Algiana Yuliamat Rasapril Jaun Alvensiana Ayuti Ratna Ndasi Alwisia Meo Ana Fortunata Longa Anastasia Range Andi Nafsia Angela Mersi Yitu Angeliani Permata Liu Antonia Jelaha Antonia Ripo Meo Aprilia Io Arnoldus Yansen Watu Awe, Ermelinda Yosefa Baka, Maria Yasinta Bali, Yohanes Fromantius Bate, Nasarius Sensius Bebhe, Agustina Beka, Dionisia Beku, Veronika Yuliana Bela, Agustin Palmarista Benyamin Nanga Bergita Raga Beru, Martha Yuliani Bhaya, Maria Imakulata Prihartini Bhena, Maria Melania Oktaviana Bhoki, Emirensiana Bhoko, Vinsensia Bolo, Maria Oliva Bozu, Monika Brigita Siwu Ceme, Margareta Chatarina Chatarina Derici Menge Christina Ngadha Cristina Marlinda Deme Daniela Densi Dhiku Deghe, Marselinus Dek Ngurah Laba Laksana Dek Ngurah Laba Laksana Deme, Cristina Marlinda Desidaria Noge, Maria Dhema, Ludgardis Noe Dhema, Yuliana Dhera, Maria Magdalena Dhey, Kristanti Afriliana Dhiu , Maria Anjelina Dhiu, Ludgardis Maria Dhiu, Lusia Florida Dhiu, Maria Isabela Dhoka, Fransiska Angelina Dimas Qondias Dopo, Trivonia Dua, Tarsisius Donbosko Dugo Towary, Maria Y. Deu Dungan , Kristiani Edelbertus Wede Efrida Ita Elisabeth Tantiana Ngura Elisantinia Endu Emiliana Wae Endu, ElisantiNia Endu, Santi Ermelinda Mbagha Ernesta Menge ESTIANA NESI Falentina Kedhi Ferdinandus Bate Dopo Ferdinandus, Maria Suzana Feto, Wilhelmus Fono Fole, Fransisika Fransisika Fono Fole Fransiska Angelina Dhoka Fransiska Poang Fransiska Saveriana Ndek Fransiskus Tonda Fransiskus Xaverius Dolo Fransiskus. A Tini Gensiana Mawa Gheme, Selviana Harti, Maria Dolfina Hendriana Audogsia Mawa Hendriana Audogsia Mawa Heribertus Agaptus Wea Ida Bagus Putu Arnyana Inda, Fransiska Kabrini Inggo, Maria Srimaya Io, Aprilia Irmina Marince Itu itu, Alexandra Itu, Irmina Marince Itu, Maria Alexandra Jaun, Algiana Yuliamat Rasapril Jelaha, Antonia Kae, Ester Rosadalima Kaka, Philipus Wungo Kaka, Yakub Lere Karolus Dhena Karunia, Yustina Kata, Fransiska Klara Pare Klau, Angelina Eno Koe, Magdalena Kristanti Afriliana Dhey Kristina Kedhi Kua, Maria Yuliana Laba Laksana, Dek Ngurah Laba Laksana, Dr. Dek Ngurah Lajo, Maria Yunita Laksana, Dek Ngurah Laba Lalo, Libertus ledu, Maria Goreti Gowa Libertus Lalo Linung, Flaviana Lobo, Yanuarius Sebastianus Loda, Theresia Lodo, Noni Stephana A Longa, Viviana Meo Lopa, Sebastiana Beo Lulu, Maria Julita Luna, Yohana Yosefa Luxcya Martir Wona Manggus, Meliana Yosefa Mara Oktaviani Pio Maria Angela Marici Tanggo Maria Bate Maria Dela Yona Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Desideria Noge Maria Goreti Gowa Ledu Maria Iko Maria Ines Pare Maria Isabela Dhiu Maria Julita Lulu Maria Lidwina Teku To Maria Oktaviani Pio Maria Patrisia Wau Maria Patrisia Wau MARIA PATRISIA WAU Maria Stefania Odje Maria Stefania Weo Maria Y. Deu Dugo Towary Maria Yasinta Ytu Maria Yefilmat Ndana Maria Yunita Lajo Maria Yunsiana Ninu Mario Antonius Basan Marselina Dua Marselina Pau Marselina Yolanda Bupu Marselinus Deghe Marsianus Aristo Tangi Martina Simplisia Baghe Martir , Luxcya Mawa, Hendriana Audogsia Mego, Maria Yasinta Meka, Marsianus Melkior Wewe Melkior Wewe Meme, Yosefina Owa Menge, Catharina Derici Meo, Alwisia Meo, Antonia Ripo Meo, Katarina Miding, Maria Kristianti MOGI, AGUSTINA Mogi, Theresia Moi, Maria Alfiana Moi, Maria Aquinda Monika Bozu Mude, Alfridus Mugi, Ermelinda Nanga, Benyamin Nari Sae, Floranida Naru, Deiflora Meo Nasarius Sensius Bate Natalia Rosalina Rawa Natalia Rosalina Rawa Ndana, Maria Yefilmat Ndasi, Alensiana Ayuti Ratna Ndek, Fransiska Saveriana Ndoang, Tanti Irwanti Ndola, Maria Roliastri Y Ndoya, Maria Karmelita NESI, ESTIANA Ngadha, Christina Ngeo, Matilde Ngurah Mahendra Dinatha Ninu, Maria Yunsiana Noni Stephana Ariany Lodo Nono , Ulrikus Nono, Ulrikus Nurwijayanti Nuwa, Aprilia Ayuni Io Odje, Maria Stefania Owa, Yosefa Kafasin Owa, Yosefa Kafasin Owa Paba, Maria Skolastika Pae, Yolenta Ule Pare, Klara Pare, Maria Ines Pase, Yohana Pau, Marselina Paula Maria Bhoko Pawe, Yovita Maria Pawe Pelipus Wungo Kaka Pio, Maria Oktaviani Poang, Fransika Prisko Yanuarius Djawaria Pare Putu Budi Adnyana Qondias , Dimas Raga, Maria Yosefina Resi, Marselina Rewang, Maria R. Jein Rewo, Josep Marsianus Ria, Fransiskus Xaverius Rifaldus Wogo Ripo, Frumensia Rolince Menge Ruba, Yunita Rufina Sae, Floranida Nari Santi Endu Sego, M. Ignasia S. Selo, Maria Kristina Sito, Maria Anisiata Siwu, Brigita Sopo, Adriana Wea Soro, Viorentina Meo Suparmi, Ni Wayan Susik, Dolina Saltilitas Ta'i, Yasinta Tai, Yasinta Tanggo, Maria Angela Marici Tanggu, Ariance Te'a, Yolenta Varista Teku, Maria Selviana Tensa, Kristina Petra Theresia Yasintha Mau Ti'a, Edeltrudis Tini, Fransiskus Aloysius Tini, Fransiskus. A Tua, Maria Esterina Una, Yosefani Una, Yosefania Uta, Alexander Veronika Yuliana Beku Vinsensia Bhoko Vinsensius Meo Azi Viorentina Meo Soro Viviana Meo Longa Wa'e, Emiliana Wae, Emiliana Watu, Arnoldus Yansen Watu, Maria Fransiska Wau, Maria Patrisia Wea, Heribertus Agapitus Wea, Heribertus Agaptus Wea, Raymunda Yosefina Wea, Rosadalima Wede, Edelbertus Wele, Maria Ancelina Weo, Maria Stefania Wero, Lidwina Wewe, Melkior Wilibaldus Bhoke Wona, Luxcya Martir Wona, Maria Hilda Wungo Kaka, Pelipus Wunu, Mathilde Dhiu Yakub Lere Kaka Yanuarius Sebastianus Lobo Yitu, Angela Mersi Yohana Rasdiyanti Yohanes Mite Oli Yohanes Vianey Sayangan Yolenta Varista Te'a Yordanius Adong Yosefa Kafasin Owa Owa Yosefani Una Yovita Awu Yovita Awu Awu Yovita Maria Pawe Yovita Maria Pawe Pawe Ytu, Maria Yasinta Yudit Menge Yuliana Dhema Yuliana Soli Zembang, Anastasia Z