p-Index From 2021 - 2026
8.434
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Publikasi Pendidikan Journal of Educational Science and Technology International Journal of Artificial Intelligence Research Phinisi Integration Review Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar community: Pengawas Dinamika Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Meraja journal Jurnal Vokasi JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan At-Tanzir : Jurnal Ilmiah Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Jurnal Scientia Aceh Anthropological Journal Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta Jurnal Al-Fikrah Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JPPSD) Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi (Telangke) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Jurnalisme Global Journal Basic Education International Journal of Learning Reformation in Elementary Education Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Action Research Journal Indonesia (ARJI) Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (Jurnal AMPOEN) Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Mahasiswa Antropologi dan Sosiologi Indonesia(JuMASI) Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Ragam Pengabdian JAMP
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Budaya dan Etika Digital Kalangan Konten Kreator dan Pemuda di Gampoeng Lancang Garam Kota Lhokseumawe Hasan, Kamaruddin; Sambo, Masriadi; Jafaruddin, Jafaruddin; Muchlis, Muchlis; Arifin, Awaludin; Zahari, Zahari; Amal, Riski
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.8233

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan serta menumbuhkan pemahaman tentang budaya dan etika digital di kalangan konten kreator dan pemuda di Gampoeng Lancang Garam, Kota Lhokseumawe. Saat ini pemuda sebagai pengguna aktif media sosial memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem digital yang beretika dan berbudaya luhur merujuk pada nilai lokal (Aceh) dan nilai-nilai keislaman. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian melaksanakan serangkaian sosialisasi, pelatihan, dan diskusi interaktif mengenai penggunaan media digital secara bijak, pembuatan konten positif, serta penerapan nilai-nilai budaya lokal dalam aktivitas digital. Kegiatan ini melibatkan beberapa pihak sebagai narasumber utama yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi digital. Sementara itu, peserta berasal dari masyarakat Gampong Lancang Garam. Kegiatan ini dilakukan ke dalam tiga tahapan utama; pertama, pre-test kegiatan, bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan sementara peserta, kedua, kegiatan pelatihan, dan ketiga post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta pasca pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman peserta terhadap pentingnya etika serta tanggung jawab dalam bermedia digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan berbudaya di ruang digital
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIEDE, ORGANIZING, LEAFLET, DISCOVERY (GOLD) UNTUK MENINGKATKAN PROSES BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V UPT SD NEGERI 4 WANIO KABUPATEN SIDRAP Hasan, Kamaruddin; Maryam, St.; Bakri, Helmi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.33593

Abstract

This classroom action research (CAR) focuses on the learning outcomes of fifth-grade students at UPT SD Negeri 4 Wanio. This research is qualitative with data collection techniques including observation and documentation. The subjects of this research are 11 students and 1 teacher. The research was conducted in 2 cycles. In cycle I, the teacher's activity was classified as Poor (K), the students' activity was classified as Fair (C), and the evaluation results received a classification of Poor (K). In the implementation of cycle II, the teacher's activity was classified as Good (B), the students' activity was classified as Good (B), and the evaluation test results received a classification of Good (B). Therefore, the conclusion of this research is that applying the GOLD learning model can improve the learning process and outcomes of students in the data presentation material in fifth grade at UPT SD Negeri 4 Wanio, Sidrap Regency.
Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas V UPTD SD Negeri 70 Parepare Ila Israwaty; Kamaruddin Hasan; Dhea Tritaliya
Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/fekzsj82

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V UPTD SD Negeri 70 Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner dan dokumentasi, dengan subjek penelitian terdiri dari 1 guru dan 28 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) mampu meningkatkan proses pembelajaran IPAS dan motivasi belajar siswa. Hal ini terlihat dari meningkatnya keterlibatan aktif siswa, kemampuan mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari, partisipasi siswa dalam kegiatan diskusi dan tanya jawab serta antuasisme siswa dalam mengikuti pembelajaran. Sehingga dari hasil siklus I ke siklus II terjadi peningkatan dari kategori Cukup (C) menjadi kategori B (Baik). Dengan demikian dapat disimpulkan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan proses belajar dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas V UPTD SD Negeri 70 Parepare.
Pengaruh Kompetensi Profesional dan Kompetensi Manajerial Kepala Laboratorium Serta Dukungan Sekolah Terhadap Pengelolaan Laboratorium IPA di Sekolah Menengah Atas Kota Parepare Fatimah Fatimah; Kamaruddin Hasan; Muhammad Ardiansyah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of professional competence, managerial competence, and school support on science laboratory management in senior high schools in Parepare City. The study uses a quantitative approach to examine the relationship between three independent variables: professional competence, managerial competence, and school support on the dependent variable, namely science laboratory management. Data were collected through tests administered to 10 laboratory heads and questionnaires distributed to 65 respondents. The results showed that professional competence did not have a significant effect on science laboratory management, with a regression coefficient of B = -0.191 and a significance level of 0.054, indicating that this variable was not able to explain science laboratory management partially. The managerial competency variable also had no significant effect on science laboratory management, with a regression coefficient of B = -0.099 and a significance level of 0.379. Negative coefficients cannot be generalized because they are not statistically significant. Conversely, school support has a positive and significant effect on science laboratory management, with a regression coefficient of B = 0.674 and significance of 0.000, indicating that the better the school support, the better the science laboratory management. Based on simultaneous testing, the three independent variables had a significant effect on science laboratory management with an R² value of 0.452 and F = 16.803 (p < 0.05). These findings indicate the importance of strengthening school commitment and policies in improving the quality of science laboratories. Keywords: Professional Competence, Managerial Competence, School Support, Science Laboratory Management, Laboratory Head Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi profesional, kompetensi manajerial, dan dukungan sekolah terhadap pengelolaan laboratorium IPA di Sekolah Menengah Atas Kota Parepare. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji hubungan tiga variabel independent: kompetensi profesional, kompetensi manajerial, dan dukungan sekolah terhadap variabel dependen yaitu pengelolaan laboratorium IPA. Data dikumpulkan melalui tes kepada 10 orang kepala laboratorium dan kuesioner yang disebarkan kepada 65 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan laboratorium IPA dengan koefisien regresi B = -0,191 dan signifikansi 0,054, sehingga variabel ini belum mampu menjelaskan pengelolaan laboratorium IPA secara parsial. Variabel kompetensi manajerial juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan laboratorium IPA dengan koefisien regresi B = –0,099 dan signifikansi 0,379. Koefisien yang bernilai negatif tidak dapat digeneralisasikan karena tidak signifikan secara statistik. Sebaliknya, dukungan sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan laboratorium IPA, dengan koefisien regresi B = 0,674 dan signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa semakin baik dukungan sekolah semakin baik pengelolaan laboratorium IPA. Berdasarkan uji simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan laboratorium IPA dengan nilai R² = 0,452 dan F = 16,803 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan komitmen dan kebijakan sekolah dalam meningkatkan kualitas laboratorium IPA. Kata kunci: Kompetensi Profesional, Kompetensi Manajerial, Dukungan Sekolah, Pengelolaan Laboratorium IPA, Kepala Laboratorium.
Hubungan Kompetensi Guru Profesioal dan Dukungan Orang tua dengan Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 13 Kolaka Utara Marfuatul Jannah Bakhtiar; Kamaruddin Hasan; Muhammad Ardiansyah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Students’ learning motivation is a crucial factor in determining the success of the learning process. Learning motivation is influenced by various external factors, particularly teachers’ professional competence and parental support. This study aims to examine the relationship between teachers’ professional competence and students’ learning motivation, the relationship between parental support and students’ learning motivation, and the simultaneous relationship between teachers’ professional competence and parental support and students’ learning motivation at SMP Negeri 13 Kolaka Utara. This study employed a quantitative approach with a correlational research design. The research sample consisted of 119 students selected using proportional sampling techniques. Data were collected through Likert-scale questionnaires measuring teachers’ professional competence, parental support, and students’ learning motivation. The data were analyzed using Pearson correlation analysis and multiple regression analysis at a significance level of 0.05. The results indicate that teachers’ professional competence has a positive and significant relationship with students’ learning motivation. Parental support also shows a positive and significant relationship with students’ learning motivation. Furthermore, teachers’ professional competence and parental support simultaneously have a significant relationship with students’ learning motivation, although the strength of the relationship is relatively low. These findings highlight the importance of collaboration between teachers and parents in fostering students’ learning motivation. Strengthening teachers’ professional competence and enhancing parental involvement are expected to contribute positively to improving students’ motivation to learn. Keywords: teachers professional competence; parental support; students learning motivation. Abstrak: Motivasi belajar siswa merupakan faktor krusial dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Motivasi belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, khususnya kompetensi profesional guru dan dukungan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kompetensi profesional guru dengan motivasi belajar siswa, hubungan antara dukungan orang tua dengan motivasi belajar siswa, serta hubungan simultan antara kompetensi profesional guru dan dukungan orang tua dengan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 13 Kolaka Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 119 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling proporsional. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang mengukur kompetensi profesional guru, dukungan orang tua, dan motivasi belajar siswa. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi Pearson dan analisis regresi ganda pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru memiliki hubungan positif dan signifikan dengan motivasi belajar siswa. Dukungan orang tua juga menunjukkan hubungan positif dan signifikan dengan motivasi belajar siswa. Selain itu, kompetensi profesional guru dan dukungan orang tua secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi belajar siswa, meskipun kekuatan hubungannya tergolong rendah. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa. Penguatan kompetensi profesional guru serta peningkatan keterlibatan orang tua diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata kunci: kompetensi guru profesional, dukungan orang tua, motivasi belajar siswa.
Pengaruh Kompetensi Profesional dan Kompetensi Manajerial Kepala Laboratorium Serta Dukungan Sekolah Terhadap Pengelolaan Laboratorium IPA di Sekolah Menengah Atas Kota Parepare Fatimah Fatimah; Kamaruddin Hasan; Muhammad Ardiansyah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of professional competence, managerial competence, and school support on science laboratory management in senior high schools in Parepare City. The study uses a quantitative approach to examine the relationship between three independent variables: professional competence, managerial competence, and school support on the dependent variable, namely science laboratory management. Data were collected through tests administered to 10 laboratory heads and questionnaires distributed to 65 respondents. The results showed that professional competence did not have a significant effect on science laboratory management, with a regression coefficient of B = -0.191 and a significance level of 0.054, indicating that this variable was not able to explain science laboratory management partially. The managerial competency variable also had no significant effect on science laboratory management, with a regression coefficient of B = -0.099 and a significance level of 0.379. Negative coefficients cannot be generalized because they are not statistically significant. Conversely, school support has a positive and significant effect on science laboratory management, with a regression coefficient of B = 0.674 and significance of 0.000, indicating that the better the school support, the better the science laboratory management. Based on simultaneous testing, the three independent variables had a significant effect on science laboratory management with an R² value of 0.452 and F = 16.803 (p < 0.05). These findings indicate the importance of strengthening school commitment and policies in improving the quality of science laboratories. Keywords: Professional Competence, Managerial Competence, School Support, Science Laboratory Management, Laboratory Head Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi profesional, kompetensi manajerial, dan dukungan sekolah terhadap pengelolaan laboratorium IPA di Sekolah Menengah Atas Kota Parepare. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji hubungan tiga variabel independent: kompetensi profesional, kompetensi manajerial, dan dukungan sekolah terhadap variabel dependen yaitu pengelolaan laboratorium IPA. Data dikumpulkan melalui tes kepada 10 orang kepala laboratorium dan kuesioner yang disebarkan kepada 65 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan laboratorium IPA dengan koefisien regresi B = -0,191 dan signifikansi 0,054, sehingga variabel ini belum mampu menjelaskan pengelolaan laboratorium IPA secara parsial. Variabel kompetensi manajerial juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan laboratorium IPA dengan koefisien regresi B = –0,099 dan signifikansi 0,379. Koefisien yang bernilai negatif tidak dapat digeneralisasikan karena tidak signifikan secara statistik. Sebaliknya, dukungan sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan laboratorium IPA, dengan koefisien regresi B = 0,674 dan signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa semakin baik dukungan sekolah semakin baik pengelolaan laboratorium IPA. Berdasarkan uji simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan laboratorium IPA dengan nilai R² = 0,452 dan F = 16,803 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan komitmen dan kebijakan sekolah dalam meningkatkan kualitas laboratorium IPA. Kata kunci: Kompetensi Profesional, Kompetensi Manajerial, Dukungan Sekolah, Pengelolaan Laboratorium IPA, Kepala Laboratorium.
Hubungan Kompetensi Guru Profesioal dan Dukungan Orang tua dengan Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 13 Kolaka Utara Marfuatul Jannah Bakhtiar; Kamaruddin Hasan; Muhammad Ardiansyah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Students’ learning motivation is a crucial factor in determining the success of the learning process. Learning motivation is influenced by various external factors, particularly teachers’ professional competence and parental support. This study aims to examine the relationship between teachers’ professional competence and students’ learning motivation, the relationship between parental support and students’ learning motivation, and the simultaneous relationship between teachers’ professional competence and parental support and students’ learning motivation at SMP Negeri 13 Kolaka Utara. This study employed a quantitative approach with a correlational research design. The research sample consisted of 119 students selected using proportional sampling techniques. Data were collected through Likert-scale questionnaires measuring teachers’ professional competence, parental support, and students’ learning motivation. The data were analyzed using Pearson correlation analysis and multiple regression analysis at a significance level of 0.05. The results indicate that teachers’ professional competence has a positive and significant relationship with students’ learning motivation. Parental support also shows a positive and significant relationship with students’ learning motivation. Furthermore, teachers’ professional competence and parental support simultaneously have a significant relationship with students’ learning motivation, although the strength of the relationship is relatively low. These findings highlight the importance of collaboration between teachers and parents in fostering students’ learning motivation. Strengthening teachers’ professional competence and enhancing parental involvement are expected to contribute positively to improving students’ motivation to learn. Keywords: teachers professional competence; parental support; students learning motivation. Abstrak: Motivasi belajar siswa merupakan faktor krusial dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Motivasi belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, khususnya kompetensi profesional guru dan dukungan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kompetensi profesional guru dengan motivasi belajar siswa, hubungan antara dukungan orang tua dengan motivasi belajar siswa, serta hubungan simultan antara kompetensi profesional guru dan dukungan orang tua dengan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 13 Kolaka Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 119 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling proporsional. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang mengukur kompetensi profesional guru, dukungan orang tua, dan motivasi belajar siswa. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi Pearson dan analisis regresi ganda pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru memiliki hubungan positif dan signifikan dengan motivasi belajar siswa. Dukungan orang tua juga menunjukkan hubungan positif dan signifikan dengan motivasi belajar siswa. Selain itu, kompetensi profesional guru dan dukungan orang tua secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi belajar siswa, meskipun kekuatan hubungannya tergolong rendah. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa. Penguatan kompetensi profesional guru serta peningkatan keterlibatan orang tua diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata kunci: kompetensi guru profesional, dukungan orang tua, motivasi belajar siswa.
Pelatihan Pengembangan Modul Ajar bagi Guru SMP di Kabupaten Barru Muhammad Amran; Kamaruddin Hasan; Muhammad Irfan; Latri Aras; Ahmad Syawaluddin
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus "The Role of Community Service in Increasing Children's Educational
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/vc4z8581

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam pengembangan kemampuan guru. Di Kabupaten Barru, guru-guru masih menghadapi tantangan dalam merancang modul ajar yang efektif dan inovatif, serta memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Pelatihan pengembangan modul ajar yang dilaksanakan bagi 25 guru SMP bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menyusun materi pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum dan dapat menarik perhatian siswa. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, dan praktik langsung untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan di kelas. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang lebih terstruktur, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Diharapkan, pelatihan serupa dapat dilanjutkan dengan fokus pada inovasi pembelajaran berbasis teknologi, guna mendukung pengembangan kualitas pendidikan di Kabupaten Barru.
Pengembangan LKPD Berbasis Quizizz pada Mata Pelajaran Matematika Perbandingan di Kelas V SD Zaid Zainal; Novita Sari Putri; Kamaruddin Hasan
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i1.680

Abstract

Lembar Kerja Peserta Didik merupakan suatu media cetak yang berisi materi-materi, soal-soal yang dimana siswa diminta untuk mengerjakannya agar kompetensi dasar yang disajikan dapat tercapai. Oleh karena itu, seorang guru harus bisa memanfaatkan perkembangan teknologi dalam proses pembelajaran seperti membuat sebuah LKPD yang dapat memanfaatkan teknologi, contohnya penggunaan aplikasi Quizizz. penelitian ini bertujuan untuk membuat lembar kerja berbasis aplikasi Quizizz untuk pembelajaran matematika perbandingan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi difane, design dan development. Subjek penelitian ini yaitu ahli materi, ahli LKPD dan ahli praktisi serta responden yang berjumlah 38 siswa dan 3 pendidik. Data yang dikumpulkan melalui wawancara dan angket dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian uji kelayakan oleh validator ahli materi memperoleh hasil 82,5% dengan kategori “Sangat Layak”, ahli LKPD memperoleh hasil 80% dengan kategori “Layak” dan ahli praktisi memperoleh hasil 92,5% dengan kategori “Sangat Layak”. Kemudian rekapitulasi angket tanggapan pendidik dan peserta didik memberi respon positif atas LKPD berbasis Quizizz. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan LKPD berbasis Quizizz pada mata pelajaran matematika perbandingan di kelas V SD dikategorikan Layak untuk digunakan.
Manajemen Konflik pada Lembaga Pendidikan: Studi Kasus Pada SMP Negeri di Kota Makassar Amin Nurfitra Mattayang; Kamaruddin Hasan; Muhammad Ardiansyah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyse the dynamics of conflict and conflict management strategies in educational settings, focusing on interactions between teachers at a public junior high school in Makassar City. The specific objectives of this study are to identify the forms and causes of conflict, and to analyse conflict resolution strategies based on Louis R. Pondy's organisational conflict theory and Thomas–Kilmann's conflict management model. This study uses a qualitative approach with a case study type. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies. Data analysis was conducted using Miles and Huberman's interactive model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that conflicts in the school environment were latent and interpersonal, triggered by differences in views between senior and junior teachers, communication styles, and an imbalance in the division of tasks and responsibilities. The most commonly used conflict management strategies are compromise and accommodation, with the aim of maintaining harmony and stability in working relationships. However, these strategies tend to be short-term because they do not address the root causes of the conflict. In conclusion, effective conflict management in educational institutions requires a more participatory, open, and organisation-learning-oriented approach so that conflicts can be managed constructively and contribute to improving teacher performance and overall education quality. Keywords: conflict management, resolution strategies, teachers, educational institutions. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik dan strategi manajemen konflik di lingkungan pendidikan, dengan fokus pada interaksi antar guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Makassar. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk dan faktor penyebab konflik, serta menganalisis strategi penyelesaiannya berdasarkan teori konflik organisasi Louis R. Pondy dan model manajemen konflik Thomas–Kilmann. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik di lingkungan sekolah bersifat laten dan interpersonal, yang dipicu oleh perbedaan pandangan antara guru senior dan junior, gaya komunikasi, serta pembagian tugas dan tanggung jawab yang tidak seimbang. Strategi manajemen konflik yang paling sering digunakan adalah kompromi dan akomodasi, dengan tujuan menjaga keharmonisan dan stabilitas hubungan kerja. Namun, strategi tersebut cenderung bersifat jangka pendek karena belum menyentuh akar permasalahan yang mendasari konflik. Kesimpulannya, manajemen konflik yang efektif di lembaga pendidikan memerlukan pendekatan yang lebih partisipatif, terbuka dan berorientasi pada pembelajaran organisasi agar konflik dapat dikelola secara konstruktif dan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru serta kualitas pendidikan secara keseluruhan. Kata kunci: Manajemen konflik, strategi penyelesaian, guru, lembaga pendidikan.
Co-Authors ,k, Adnan ., nurul pajeriya A. Agustan Arifin A. Ariyadi Abd. Hakim Abd. Kadir A abdul malik Abdullah Achmad Noerkhaerin Putra Adi Irwandi adnan,K Adnan,K Ahyar Ainun Naqya, Nur Ainun Nurul Fadillah Akmal, Fitria Alamsyah, Heriyanti Alfatih, Ainun Najib Amal, Riski Amin Nurfitra Mattayang Anisa Utami Anismar Anismar Annisa Utami Arifin, Awaluddin Asmaul Husna Asrianda Asrianda Asyura, Rifqa Awaluddin Muin, Awaluddin Awaludin Arifin Ayu Lestari Ayuni, Putri Bahri, Halida Bakri, Helmi Cahya Ramadhan, Saskia Cut Adyna , Cut Adyna Deni Dwi Nur Hidayat Dhea Tritaliya eni, suci Fajar Fajar Fatimah Fatimah Fitri, Dwi Furqan Furqan, Furqan Haderiah Haderiah Haderiah Hairuddin Hairuddin Hasan Sazali Hasman, Nurul Muhlishah Heriyanti Alamsyah Heryanti Alamsyah Ila Israwaty Ila Israwaty Indriani Ismail, Muchlis Isti Adelia IZZAH, NURUL Jafaruddin Jafaruddin, Jafaruddin Khusnul Phathona KN, Jamiati Latri Aras, Latri Latri Latri Lukman Ali Lukman Ali, Lukman Lukman Lukman M.Ali, M.Ali Mahmud, Suriadi Mansyur Marfuatul Jannah Bakhtiar Masriadi Masriadi Misbahuddin Darwis Muchlis Muchlis Muh Irfan Muh. Idris Jafar Muhammad Ardiansyah Muhammad Asrul Sultan, Muhammad Asrul Muhammad Irfan Muhammad Yusuf Yunus Muhammad, Mukmin Muhibuddin Muhlisah, Nurul Mukmin Muhammad Muslimin Muslimin Novita Sari Putri Nur Afni Safarina, Nur Afni Nur Annisa Putri S Nur Sofiatul Lailiyah NurHasanah NurHasanah nurul mukhlisa Nurul Mukhlisa Putri Ayu Lestary Putri Nuryani Rahmawati Patta Rais, Rahmi Ramadhana, Saskia Cahya Rasda, M. Rasmi Djabba, Rasmi Ratri Candrasari, Ratri Rauzawahyudi, Uje Rismah Risqi Mutmainnah Mansur Rizki Yunanda RR. Ella Evrita Hestiandari Safuwan, Safuwan Sagala, Ronal Arpandi Saidaturrahmah, Saidaturrahmah Salsabila, Unik Hanifah Samosir, Hasrat Efendi Shasliani Shasliani Siti Taspiah St. Maryam, St. Suhadjerah, Suhadjerah Syamsul Bachri Thalib Syarif, Naufal Qadri Syarifah Chairunnisak Syawaluddin, Ahmad Tin Herlina turrahmi, rafika Ummu Kaltsum SC Usman Wawan Krismanto Yuli Santri Isma Yulia Yusdalifa Ekayanti Yunus Yusnadi, Yusnadi Zahari, Zahari Zainal, Zaid Zulfadli Zulfadli