Claim Missing Document
Check
Articles

Pemetaan Perairan Dangkal Pulau Genting, Kepulauan Karimunjawa Choiriah, Nabila Fitri; Ismunarti, Dwi Haryo; Helmi, Muhammad
Journal of Marine Research Vol 12, No 4 (2023): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v12i4.41652

Abstract

Pulau Genting adalah salah satu pulau berpenghuni yang terletak di Kepulauan Karimunjawa bagian timur. Kegiatan pelayaran merupakan kegiatan utama bagi para penduduk Pulau Genting, baik untuk transportasi, jasa angkut, atau sebagai mata pencaharian masyarakat Pulau Genting. Pemetaan kedalaman perairan, terutama pada perairan dangkal perlu dilakukan untuk mendukung urgensi kegiatan pelayaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan perairan dangkal Pulau Genting untuk mendukung alur kegiatan pelayaran. Data yang digunakan adalah data pemeruman lapangan tanggal 26-28 Juni 2022, dan data pasang surut dengan periode 12 Juni–10 Juli 2022. Metode pengambilan data kedalaman lapangan dilakukan dengan alat fishfinder. Sedangkan pengolahan data pasang surut dilakukan dengan metode Admiralty, dan pengolahan data kedalaman lapangan menggunakan koreksi reduksi pasang surut (rt). Nilai kedalaman perairan dangkal Pulau Genting berkisar antara 0 hingga -20 meter, dengan nilai Z0=0,54 meter, HHWL=2,27 meter, MSL=1,77 meter dan LLWL 1,23 meter. Perairan dangkal Pulau Genting sebelah barat memiliki topografi yang lebih landai dibandingkan dengan perairan di sebelah timur. Topografi pantai sebelah timur Pulau Genting, yang cenderung lebih dalam, memungkinkan kapal perikanan kecil dapat bersandar tanpa khawatir kemungkinan kandas. In the eastern Karimunjawa Islands, Genting Island was one of the populated islands. The primary activity for Genting Island residents was shipping, whether it is for personal transit, moving goods, or as a means of support. To support the urgency of these maritime activities, water depth mapping was required, particularly in shallow waters. In order to facilitate maritime activity, this project examine and map Genting Island's shallow water. The data used includes tidal data for the period June 12-July 10, 2022, and field survey data for the period June 26–28, 2022. A fishfinder instrument was used to conduct the method of acquiring field depth data. While implementing the Admiralty method for tidal data processing and tidal reduction correction for field depth data processing. Genting Island's shallow water are between 0 and -20 meters deep, with Z0=0,54 meter, HHWL=2,27 meter, MSL=1,77 meter dan LLWL 1,23 meter respectively. The topography of Genting Island's shallow water to the west was softer than those to the east. Small fishing boats can dock on Genting Island's east coast without being concerned about the potential of running aground due to the terrain, which was often steep.
EVALUASI PROGRAM LEMBAGA KETERAMPILAN KEAGAMAAN (LKK) DI UIN ANTASARI BANJARMASIN Helmi, Muhammad
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 1 (2021): February
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v4i1.323

Abstract

Abstract: Religious skills institution program which is a forum for developing students' knowledge and skills to equip them to carry out community service (KKN). The educational backgrounds are different and there are some students who are not yet fluent in reading the Koran. This research aims to evaluate the context, input, process and product using the CIPP model in the religious skills institute program at UIN Antasari. This type of research is field research with a qualitative descriptive approach. Data analysis uses the Miles and Huberman analysis model. Techniques for checking data validity include increasing persistence and triangulation (sources and techniques). The research results found that the context of this program in each faculty had been implemented in accordance with the expectations and objectives that had been set. Evaluation of input in each faculty shows that the availability of teachers, students, curriculum, procedures and rules as a whole is appropriate and has been fulfilled. However, the facilities and infrastructure as well as financing can still be improved. Evaluation of the process at each faculty shows that the program process at the religious skills institution is running smoothly to provide students with knowledge and preparation for leading religious activities in the community. However, it is necessary to equalize all activities, processes and implementation times for each faculty. Product evaluation at each faculty is different in terms of the graduation assessment aspect, but there are programs that are only carried out in 1 day, which is felt to be less than optimal in delivering material and practice. It is recommended that this LKK program continue to be implemented even during the Covid 19 pandemic, allocate funds according to needs, synchronize the process and activity curriculum for all faculties and the implementation time can be increased.Keywords: CIPP, LKK, Program Evaluation.Abstrak: Program lembaga keterampilan keagamaan yang menjadi wadah pengembangan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa/i untuk membekali mereka dalam melakukan pengabdian masyarakat (KKN). Latar pendidikan yang berbeda serta terdapat beberapa mahasiswa/i yang belum lancar dalam membaca Alquran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konteks, input, proses, dan produk dengan menggunakan model CIPP pada program lembaga keterampilan keagamaan di UIN Antasari. Jenis penelitian ini ialah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Teknik pengecekan keabsahan data di antaranya meningkatakan ketekunan dan triangulasi (sumber dan teknik). Hasil penelitian ditemukan bahwa konteks program ini di setiap fakultas telah dilaksanakan sesuai dengan harapan dan tujuan yang telah ditetapkan. Evaluasi input di setiap fakultas menunjukkan bahwa ketersedian pengajar, mahasiswa/i, kurikulum, prosedur dan tata tertib secara keseluruhan sesuai dan sudah terpenuhi. Namun bagian sarana dan prasarana serta pembiayaan masih bisa ditingkatkan. Evaluasi proses di setiap fakultas menunjukkan bahwa proses program pada lembaga keterampilan keagamaan berlangsung dengan lancar untuk memberikan ilmu dan persiapan bekal mahasiswa/i dalam memimpin kegiatan keagamaan di masyarakat. Namun perlu disamakan untuk setiap fakultas dari seluruh kegiatan, prosesnya, serta waktu pelaksanaannya. Evaluasi produk pada setiap fakultas berbeda-beda pada aspek penilaian kelulusannya, namun terdapat program yang hanya dilakukan dalam waktu 1 hari, dirasa kurang maksimal dalam penyampaian materi serta praktek. Program LKK ini direkomendasikan agar terus dilaksanakan walau pada masa pandemi Covid 19, alokasi dana yang sesuai kebutuhan, proses dan kurikulum kegiatan yang disinkronkan untuk semua fakultas serta waktu pelaksanaan yang bisa ditambah.Kata Kunci: CIPP, Evaluasi Program, LKK.
PENDEKATAN DAN MODEL EVALUASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MADRASAH Helmi, Muhammad
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 1 (2020): February
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v3i1.318

Abstract

Abstract: This research aims to find out what the actual approach and model for evaluating the Islamic religious education curriculum in madrasas is. The type of research used includes literature review research and is supported by the results of direct field research to explore data. The research results obtained show that the school uses a scientific approach in the PAI curriculum. The scientific approach is an approach designed to emphasize the active role of students in the learning process by going through several stages starting with observing, formulating problems, associating, and drawing conclusions to be communicated simultaneously. Meanwhile, the curriculum evaluation model is through assessments carried out by teachers through cognitive, affective and psychomotor aspects. The application of the three aspects above is included in the preparation of the RPP (Learning Implementation Plan) which is prepared by the teacher each semester. As supporting data, a literature search was also carried out on similar discussions. Based on the results of the study by Filla Dlia'a Umaroh et al. found that MTs Ummul Quro uses the Education Unit Level Curriculum (KTSP). Curriculum planning at MTs Ummul Quro, in this stage they use an approach that focuses on character building of students and the educational unit environment. At the curriculum evaluation stage, because MTs Ummul Quro still uses KTSP, the cognitive assessment uses tests. For example, psychomotor by giving assignments, homework and affective assessment by observing attitudes during the teaching and learning process.Keywords: Approach, Evaluation Model, PAI Curriculum.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu bagaimana sebenarnya pendekatan dan model evaluasi kurikulum pendidikan agama Islam di madrasah. Jenis penelitian yang digunakan diantaranya penelitian kajian Pustaka dan didukung dengan hasil penelitian lapangan secara langsung untuk menggali data. Adapun hasil penelitian yang diperoleh bahwa sekolah menggunakan pendekatan saintefik dalam kurikulum PAI. Pendekatan saintefik merupakan pendekatan yang dirancang dengan menitikberatkan kepada peran aktif peserta didik dalam proses pembelajaran dengan melalui beberpa tahapan yang di mulai untuk mengamati, merumuskan masalah, mengasosiasikan, dan menarik kesimpulan untuk dikomunikasikan secara bersamaan. Sedangkan model evaluasi kurikulumnya adalah melalui penilaian yang dilakukan oleh guru melalui aspek kognitif, afektif, dan psikomotoriknya. Penerapan dari ketiga aspek di atas sudah termasuk dalam pembuatan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang telah disusun oleh guru disetiap semesternya.Sebagai data pendukung juga dilakukan penelusuran literatur pada pembahasan serupa. Berdasarkan hasil kajian Filla Dlia’a Umaroh dkk. dapatkan bahwa di MTs Ummul Quro ini menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Perencanaan kurikulum di MTs Ummul Quro, dalam tahap ini mereka menggunakan pendekatan yang memusatkan terhadap pembentukan karakter peserta didik dan lingkungan satuan pendidikan. Pada tahap evaluasi kurikulum, karena MTs Ummul Quro masih menggunakan KTSP maka dalam penilaian kognitif menggunakan tes. Misalnya psikomotor dengan memberikan tugas-tugas, PR dan penilaian afektifnya dengan mengamati sikap pada waktu proses belajar mengajar.   Kata Kunci: Kurikulum PAI, Model Evaluasi, Pendekatan.
TREN SUMBER BELAJAR PAI MEDIA MASSA DAN TANTANGANNYA DI ERA MODERN Helmi, Muhammad
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 2 (2020): August
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v3i2.322

Abstract

Abstract: The large number of mass media now circulating in society that can be accessed quickly and easily has caused other media such as newspapers to experience a shift in interest. In learning, learning resources become a supporting force for learning activities, including support systems, materials and learning environments. The criteria for selecting learning resources are suitability to the learning objectives, availability of local resources, whether there are sufficient funds, personnel and facilities to provide the learning resources, and factors relating to the practicality of the learning resources used. This type of research uses a literature review with a qualitative approach. One of the results of collecting literacy is mass media as a means of disseminating information to the public. In this case, internet usage in the modern era is increasing, which can be seen from the survey that Indonesian internet users increased by 10.12% in 2018 compared to the previous year. Internet users reached 171.17 million out of a population of 264.16 million people. This is a challenge for society in the modern era to be able to process information first before disseminating it. So it can ward off hoax news everywhere. Keywords: Learning Resources, Mass Media. Abstrak: Banyaknya media massa sekarang beredar di masyarakat yang dapat diakses secara cepat dan mudah membuat media lain seperti surat kabar mengalami pergeresan peminatnya. Dalam pembelajaran sumber belajar menjadi daya penunjang untuk kegiatan belajar, termasuk sistem pendukung, materi dan lingkungan belajar. Kriteria dalam pemilihan sumber belajar adalah kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, ketersediaan sumber setempat, apakah tersedia dana, tenaga, dan fasilitas yang cukup untuk mengadakan sumber belajar tersebut, dan faktor yang menyangkut kepraktisan suatu sumber belajar yang digunakan. Jenis penelitian ini menggunakan kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Hasil pengumpulan literasi salah satunya yaitu media massa sebagai sarana menyebarkan informasi kepada masyarakat. Dalam hal ini penggunaan internet di era modern semakin tinggi yang dapat dilihat dari survei bahwa pengguna internet Indonesia bertambah 10,12% pada 2018 dibanding tahun sebelumnya. Pengguna internet mencapai 171,17 juta dari populasi 264,16 juta jiwa. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat di era modern untuk bisa mengolah informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkannya. Sehingga dapat menangkal berita hoax di mana-mana. Kata Kunci: Media Massa, Sumber Belajar.
Integrasi Pendekatan Geospasial Dan Model Hidrodinamika 2D Untuk Kesesuaian Budidaya Ikan Kerapu Menggunakan Keramba Jaring Apung Di Perairan Pulau Menjangan Besar, Kepulauan Karimunjawa, Provinsi Jawa Tengah Ariputro, Aryobimo Bharadian; Ismunarti, Dwi Haryo; Helmi, Muhammad
Indonesian Journal of Oceanography Vol 4, No 2 (2022): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v4i2.14100

Abstract

Akuakultur merupakan solusi untuk mengatasi permasalahan produksi perikanan sekaligus kelangkaan ikan pada suatu perairan. Efektifitas akuakultur ditentukan dari banyak faktor, Lokasi yang sesuai merupakan salah satu faktor yang paling mempengaruhi kegiatan akuakultur. Perairan Menjangan Besar, Kepulauan Karimunjawa merupakan suatu wilayah di Indonesia yang memiliki kelimpahan kekayaan maritim dan memiliki potensi yang besar untuk pengembangan budidaya berbasis Keramba Jaring Apung (KJA) khususnya ikan kerapu. Kurangnya informasi mengenai lokasi yang efektif untuk budidaya merupakan permasalahan utama dalam usaha budidaya. Penentuan lokasi budidaya perairan sangat dipengaruhi oleh parameter oseanografi di perairan setempat diantaranya arus, suhu, gelombang, oksigen terlarut, ph, salinitas, substrat dasar dan kedalaman. Oleh karena itu diperlukan kajian dan analisis mengenai lokasi yang efektif serta cocok untuk pengembangan budidaya ikan kerapu berbasis keramba jaring apung di perairan Menjangan Besar, Kepulauan Karimunjawa. Survey lapangan dilakukan terhadap 40 titik stasiun yang diperoleh dengan metode purposive sampling. Selain itu dilakukan pemodelan hidrodinamika 2D terhadap kecepatan arus dan tinggi gelombang signifikan untuk digabungkan dengan hasil survey lapangan sehingga diperoleh kondisi oseanografi perairan. Kemudian dilakukan Analisis data dengan melakukan modifikasi pada kriteria kesesuaian yang kemudian diintegrasikan dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis menggunakan program ArcGIS 10.3. Berdasarkan integrasi kesesuaian perairan, luas area perairan yang sangat cocok untuk pengembangan budidaya ikan kerapu berbasis sistem keramba jaring apung adalah 60.91 ha. Kata kunci: Kesesuaian Perairan, Ikan Kerapu, Sistem Informasi Geografis, Menjangan Besar Abstract Aquaculture is a solution to overcome the problem of fishery production as well as the scarcity of fish in a waters. The effectiveness of aquaculture is determined by many factors, the appropriate location is one of the most influencing factors for aquaculture activities. Menjangan Besar waters in the Karimunjawa archipelago is an area in Indonesia that has an abundance of maritime wealth and has great potential for the development of aquaculture based on floating net cages (FNC), especially grouper. Lack of information on effective locations for cultivation is a major problem in aquaculture. Determination of aquaculture locations is strongly influenced by oceanographic parameters in local waters including currents, temperature, waves, dissolved oxygen, pH, salinity, bottom substrate and depth. Therefore, it is necessary to study and analyze an effective and suitable location for the development of grouper aquaculture based on floating net cages in the waters of Menjangan Besar, Karimunjawa archipelago. The field survey was conducted on 40 station points obtained by purposive sampling method. In addition, 2D hydrodynamic modeling was carried out on current velocity and significant wave height to be combined with the results of field surveys so that oceanographic conditions of the waters were obtained. Then the data analysis was carried out by modifying the suitability criteria which was then integrated with the Geographic Information System approach using the ArcGIS 10.3 program. Based on the integration of the suitability of the waters, the area of the waters that is very suitable for the development of grouper aquaculture based on the floating net cage system is 60.91 ha. Keywords : Water Suitability, Grouper, Geographic Information System, Menjangan Besar
Tinjauan Metode Ushul Fikih dalam Dinamika Hukum Islam pada Masa Pandemi Covid-19 Husni, Muhammad; Umami, Novita; Agung Prasongko, Wahyu; Utami, Hana Putri; Hayati, Laila; Muhammad Rifaí; Ulyana, Dyah Nurul; Ningsih, Rahayu; Helmi, Muhammad
At-Tasyri': Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2024)
Publisher : Fakultas Syari'ah Institut Agama Islam Riyadlatul Mujahidin Ngabar (IAIRM) Ponorogo.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tasyri.v5i01.589

Abstract

Wabah virus Covid-19 saat ini masih melanda hampir di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Akibat pandemi ini, mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) memperbolehkan sesuatu yang sebelumnya tidak diperbolehkan menjadi boleh atau sebaliknya. Masyarakat awam banyak yang menganggap sebagai penyimpangan dari apa yang mereka ketahui sebelumnya. Tujuan penelitian adalah mengetahui bagaimana metode aturan dan hukum fikih dapat berubah pada saat terjadinya pandemi dan menjawab pertanyaan masyarakat yang masih bingung dengan perubahan dan aturan fikih saat pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian perpustakaan , yaitu penelitian yang mengumpulkan data-data dari berbagai sumber bacaan seperti buku-buku, artikel ilmiah, dan sumber bacaan lain yang relevan. Hasil penelitian menujukkan bahwa perubahan aturan dan hukum fikih saat pandemi karena dalam hukum Islam ada kaidah fikih yaitu mendahulukan menolak kemudharataan lebih diutamakan dibandingkan mengambil kemaslahatan, karena virus Covid-19 berbahaya dan menimbulkan mudharat bagi manusia, maka permasalahan yang ada seperti vaksin mengandung babi, sholat jarak, sholat dengan memakai hand sanitizer, ditiadakannya sholat jum'at, sholat fardhu bagi tenaga medis memakai APD boleh dijamak, dan akad nikah secara bold sudah sesuai dengan kaidah fikih dan hukumnya boleh serta telah sesuai dengan maqashid jaga syariah yaitu menjaga jiwa dengan berusaha mencegah kemudharataan virus Covid-19.
PERENCANAAN SOSIAL MASYARAKAT DALAM UPAYA PENGEMBANGAN OBYEK WISATA PANTAI TANJUNG DEWA DI KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN Rianawati, Fonny; Asyari, Mufidah; Helmi, Muhammad; Akbari, M. Denny; Ayudila A. P., Prasasty; Muhana, Muriyani
Jurnal Hutan Tropis Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 2 Edisi Juni 2024
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v12i2.19772

Abstract

Penelitian perencanaan sosial pengelolaan pantai Tanjung Dewa merupakan penelitian lanjutan dari penelitian potensi dan strategi pengembangan pantai Tanjung Dewa berbasis masyarakat yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang sikap, pengetahuan dan perilaku masyarakat terhadap pantai Tanjung Dewa. pengelolaan dan pengembangan pantai Tanjung Dewa menjadi kawasan Ekowisata yang datanya dapat dijadikan acuan dalam perencanaan sosial terkait pengelolaan berkelanjutan pantai Tanjung Dewa. Pengumpulan data dilakukan di Desa Tanjung Dewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Data primer diperoleh dari hasil wawancara semi terstruktur dengan menggunakan kuesioner dan Focus Group Discussion (FGD). Selain itu, wawancara mendalam juga dilakukan terhadap masyarakat awam dan tokoh kunci (kepala desa) yang tinggal di wilayah penelitian. Hampir seluruh responden menunjukkan sikap yang baik terhadap pengembangan pantai Tanjung Dewa menjadi kawasan ekowisata. Namun tingginya sikap responden tidak dibarengi dengan perilakunya terhadap pengembangan tempat wisata tersebut, didukung oleh rendahnya pengetahuan mereka terhadap ekowisata. Perlu dilakukan sosialisasi/sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat setempat mengenai kegiatan pengembangan dan pengelolaan ekowisata di Pantai Tanjung Dewa sehingga akan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi mereka.
Analisis Pengaruh Kesiapan Pemilik Kapal Dalam Pelaksanaan Retrofitting Sistem Ballast Kapal Tanker Menggunakan Pendekatan Dinamika Sistem Hardiyanto, Hardiyanto; Zulyani, Zulyani; Jamal, Jamal; Helmi, Muhammad
INOVTEK POLBENG Vol 13, No 2 (2023): VOL 13 NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v13i2.3658

Abstract

IMO mewajibkan semua kapal existing yang beroperasi pada rute internasional untuk memasang Ballast Water Treatment System (BWTS). Pemasangan BWTS dilakukan dengan melakukan retrofitting kapal exiting yang dijadwalkan bersamaan dengan pembaruan survei International Oil Pollution Prevention (IOPP) dan paling lambat sebelum 8 September 2024. Retrofitting sistem Ballast Water Treatment System (BWTS) pada kapal existing. Retrofitting BWTS merupakan langkah yang memerlukan persiapan cermat oleh pemilik kapal, termasuk persiapan dokumen dan pelaksanaan survei atau 3D scaning. Hasil pengembangan model menggunakan pendekatan dinamika sistem menunjukkan bahwa ketidaktersediaan dokumen yang diperlukan dapat menyebabkan peningkatan biaya sebesar 1,7% dan penambahan durasi sebesar 1,4% dalam proses retrofitting kapal tanker. Hasil simulasi ini dapat digunakan sebagai dasar untuk merancang strategi mitigasi untuk menghindari kegagalan pemenuhan standar BWTS, mengurangi downtime, dan mengoptimalkan pengeluaran biaya.
PERBANDINGAN NILAI TAMBAH PEMELIHARAAN LEBAH MADU KELULUT (Trigona itama) DAN LEBAH MADU LOKAL (Apis cerana) DI DESA SUMBER MAKMUR KECAMATAN TAKISUNG KABUPATEN TANAH LAUT Sulaiman, Sulaiman; Basir, Basir; Helmi, Muhammad
Jurnal Hutan Tropis Vol 12, No 4 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 4 Edisi Desember 2024
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v12i4.21453

Abstract

Honey is one of the leading non-timber forest products (HHBK) in Tanah Laut Regency which was stipulated through the Decree of the Tanah Laut Regent Number 188.45/463-KUM/2013 dated 10 September 2013 concerning Designation as a development area for superior Non-Timber Forest Products (HHBK) in the form of honey. The economic strength resulting from the honey bee cultivation business can be reflected in the value added (value added) of its management. Product added value, output value, production productivity, and also the amount of remuneration to the owner, as well as the factors of production, can be identified by carrying out an added value analysis. The amount of added value can be a reference for whether or not there is added value from the treatment that has been given to the product. The purpose of this research is to analyze the added value of kelulut honey cultivation. Analyzing the amount of added value from local honey cultivation. Comparing the added value of cultivating kelulut honey and local honey bees (A. carena). The object of this research is farmers who cultivate kelulut honey bees and local honey bees with a system of maintenance, production and value added management. The cultivation of kelulut honey bees produces a total output of Rp. 150.000.000 per year. The total added value generated is Rp. 41.217.500, consisting of Rp. 7.540.000, the profit is Rp. 39.859.900, and depreciation of Rp. 3,707,500. Local honey bee cultivation of A. carena produces a total output of Rp. 27.000.000 per year. The total added value generated is Rp. 13.08.000, consisting of Rp. 4.500.000, the profit is Rp. 11.730.000, and depreciation of Rp. 1.220.000. The cultivation of kelulut honey bees generates an added value of Rp. 41.217.500 more than the added value of A. carena local honey bee cultivation with an added value of Rp. 13.008.000.
Analisis Variabilitas Klorofil-a dan Suhu Permukaan Laut pada saat Kejadian Siklon Tropis Lili di Laut Timor dan sekitarnya Sinaga, Boby Christian; Wirasatriya, Anindya; Helmi, Muhammad
Buletin Oseanografi Marina Vol 13, No 3 (2024): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/buloma.v13i3.65797

Abstract

 Siklon Tropis Lili terjadi mulai tanggal 27 April hingga 30 April 2017, merupakan siklon yang melintasi Laut Timor. Analisis siklon tropis Lili terhadap parameter klorofil-a dan suhu permukaan laut dilakukan dengan data penginderaan jauh dan reanalisis selama empat belas tahun digunakan untuk menganalisis variabilitas konsentrasi klorofil-a dan suhu permukaan laut (SST). Dataset yang digunakan termasuk Copernicus Glob-Colour untuk klorofil-a dan Optimally Interpolated Sea Surface Temperature (OISST) untuk SST. Data angin dari Cross-Calibrated Multi-Platform (CCMP) juga digunakan untuk menilai angin dan kecepatan pemompaan Ekman (EPV) sebagai parameter siklon tropis. Data dianalisis secara spasial dan temporal serta anomali dihitung untuk setiap parameter. Analisis korelasi dilakukan selama fase pembentukan, puncak, dan peluruhan Siklon Tropis Lili, dengan fokus pada Laut Timor dan wilayah dengan kecepatan angin maksimum. Hasil menunjukkan bahwa Siklon Tropis Lili mengurangi SST dan meningkatkan klorofil-a di Laut Timor. EPV negatif menyebabkan upwelling, mengurangi SST dan meningkatkan klorofil-a. Selain itu, angin kencang meningkatkan pelepasan panas laten dan penguapan, yang memengaruhi penurunan SST.   Tropical Cyclone Lili occurred from April 27 to April 30 2017, passing through the Timor Sea. Remote sensing and reanalysis data spanning fourteen years were used to analyze the variability of chlorophyll-a concentration and sea surface temperature (SST). The datasets included Copernicus Glob-Colour for chlorophyll-a and Optimally Interpolated Sea Surface Temperature (OISST) for SST. Wind data from the Cross-Calibrated Multi-Platform (CCMP) were also used to assess wind and Ekman pumping velocity (EPV) as parameters of tropical cyclones. The data were analyzed spatially and temporally, with anomalies calculated for each parameter. Correlation analysis was performed during the formation, peak, and decay phases of Tropical Cyclone Lili, focusing on the Timor Sea and the region with maximum wind speed. Results showed that Tropical Cyclone Lili reduced SST and increased chlorophyll-a in the Timor Sea. The negative EPV induced upwelling, reducing SST and increasing chlorophyll-a. Additionally, strong winds enhanced latent heat release and evaporation, further reducing SST.
Co-Authors Adhyaksa Saktika Drestanto Afirman Karyono Agung Prasongko, Wahyu Agus Indarjo Ainur Rofiq Sofa Akbari, M. Denny Akhiroh, Puji Akhmad Hanan Alfi Satriadi Ali Rahman Hakim Amaliana Yuniarti Amin, Moh Hasan Shodiqil Amin, Moh. Hasan Shodiqil Aminuyati Anam, M. Khairul Anang Joko Sadono Anindya Wirasatriya Ardilla, Yohana Nanita Nansy Ariputro, Aryobimo Bharadian Aris Ismanto Asyari, Mufidah Atik Winarti Aulia, Zahra Safira Ayudila A. P., Prasasty Azhari Akmal Tarigan Azra, Mhd Rayhan Basir, Basir Baskoro Rochaddi Benny Tyson Siagian Berlianto, Anggit Novian Budhi Santoso Budi Hartono Cahya, Ardhian Indra Cathaputra, Edo Choiriah, Nabila Fitri Dedi Supriadi Denny Nugroho Sugianto Desrina Desrina Dhaneswara, Donanta Dianpurnama Dianpurnama Dwi Haryo Ismunarti Dwi Puspa Arini Edwin Maulani Edy Haryanto Eka Kusumastuti, Anie Eko Nugroho Fahendi Roher Fauzi Hanif Febriani, Diana Nur Febrianto, Nanang Ferry Hermawan Fikri, Hidayatulla Firdausiyah, Jannatul Fitriyanto, Bobby Rachmat Fitriyanto, Bobby Rachmat Fonny Rianawati Gaol, Hadimas Lumban Gentur Handoyo Ghozali, Kanaya Gusti Muhammad Hatta H Hadiyanto Habibah, Wulidatul Hamdi Anugrah, Hamdi Hanah Khoirunnisa, Hanah Hanum Muarifah Hanun, Alain Shofia Harahap, Fasthabiqul Ambiya Hardiyanto Hardiyanto Hardjana, Fahira Mutiara Hariadi Hariadi Hasan, Miftahul Hatmaja, Rahaden Bagas Hayati, Sri Ayatina Herlina Ika Ratnawati, Herlina Ika Heryoso Setiyono Hidayat, Amat Hidayatullah, Muhammad Fatih Himavan Prathista Nugraha Hirawaty Kamarulzaman, Nitty Ivan Febriansyah Izzaturrahim, Muh. Hafizh Jafron Wasiq Hidayat Jamal Jamal Jamhari Jamhari Jannah, Nurul Jarkawi Jarkawi, Jarkawi Jayawarsa, A.A. Ketut Kartika Hariyanto, Hani Khairun Nisa Kunarso Kunarso Laila Hayati, Laila Latifah, Laila Lelalette, Johanis Dominggus Lestari Lakhsmi Widowati Lilik Maslukah Luh Putu Ratna Sundari M. Fachrurrozi M. Furqon Azis Ismail M. Taufan Qoriadi Mahinsha, Amryl Naufal Ilham Mario Putra Suhana Masyithoh, Dewi Meirantika, R. Meirantika, Ruping Melissa Bonauli, Melissa Muarifah, Hanum Muh Yusuf Muh. Yusuf Muhammad Faisal Mahdie Muhammad Husni Muhammad Rifai Muhammad Yusuf Muhana, Muriyani Munasik Munasik Musdalipah, Febby Muttaqien, Moh Hasan Firghol Nadia Ramli, Nurul Naparin, Muhammad Nasir Shamsudin , Mad Noor Mirad Sari Nugroho Agus D Nurhasanah Nurhasanah Nurhikmah Nurhikmah Nurul Hadi, Nurul Nurul Huda, Asri Nurwahyuni, Eka Octavianna, Pramesthi Dwi Pangastuti, Prima Riliayunda Petrus Subardjo Prafitri , Rizky Pratama, Dhika Rino Priyo Sugeng Winarto Puspita Anugra Yekti , Aulia Puspita Anugra Yekti, Aulia Puspita, Dian Endah Putri Utami, Putri Putri, Eka Salma Afifah Putri, Mayada Qorihah Ismayati Rahayu Ningsih Ramadhani, Khoirul Ramadhina Irsanti Putri, Ardyah Rendhy Dimas R, Rendhy Dimas Rezti, Rezti Ria Azizah Tri Nuraini Rikoh Manogar Siringoringo Rina Kurniati Rina Muhayah Noor Pitri, Rina Muhayah Noor Rinakanti, Rinakanti Rinda Nita Ratnasari, Rinda Nita Rini Dwi Wahyuni Rizki Prafitri Rizkiyah, Sinta Asri Rodi Rodi, Rodi Rudhi Pribadi Ryan Nurdiansyah Ryanto, Fauzan Novan Saipiatuddin, Saipiatuddin Sanova, Aulia Seto Sandi Saputri, Elsi Seprianti, Restu Setiawan, Abim Setiyadi, Johar Siddhi Saputro Sinaga, Boby Christian Siswono, Eko Sitinjak, Dedy Febrianto Sri Wilarso Budi Subekti Mujiasih Sugeng Widada Suharsono Suharsono Suharyanto, Oasiska Nuhannaning Sulaiman Sulaiman Tadzkirah, Laila Tagore, Rafa Fahrezi Ulfah Nurjanah, Ulfah Ulfani, Afifa Ulyana, Dyah Nurul Umami, Novita Utami, Hana Putri Violet Warsito Atmodjo Widianingsih Widianingsih Widodo S Pranowo Winarti, Atik Winarto , Priyo Sugeng Winarto, Priyo Yulicia , Zamrudhinda Minna Yusuf Jati Wijaya Zaini, Fina Magfirah Zakiyullah, Azkalakum Zulyani, Zulyani