Claim Missing Document
Check
Articles

PANDANGAN FILOSOFIS DAN TEOLOGIS TENTANG HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN ISLAM Helmi, Muhammad
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2020): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v10i2.4311

Abstract

ABSTRACTKnowledge is the most essential thing for humans, because with it all needs and necessities can be accomplished faster and easier. In a religious society, knowledge cannot be separated from its divine values due to the most essential source of knowledge is from God. Philosophy mentions that to discover knowledge is through rationalism, empiricism, and the scientific method. When a scientific method is done to a certain object and it gives a truth, the result is called empirical truth.  Whereas to discover the knowledge through deep or radical and speculative thought, the result is relative truth, maybe right, maybe wrong. The absolute truth only belongs to the Qur’an and Hadits, or also called the truth of God’s revelation.KEYWORDS: Knowledge; Divinity Value; Islamic education; Revelation. ABSTRAKIlmu merupakan sesuatu yang paling penting bagi manusia, karena dengan ilmu semua keperluan dan kebutuhan manusia bisa terpenuhi secara lebih cepat dan lebih mudah. Dalam masyarakat beragama, ilmu adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai ketuhanan karena sumber ilmu yang hakiki adalah dari Tuhan. Kajian filsafat ilmu menyebutkan bahwa, secara umum metode mencari pengetahuan adalah melalui pendekatan rasionalisme, empirisme dan metode keilmuan. Ketika proses pengkajian secara ilmiah dilakukan terhadap objek tertentu melalui pendekatan ilmiah dan menghasilkan sebuah kebenaran, maka apa yang dihasilkan itu disebut kebenaran empirik. Sedangkan mencari pengetahuan itu dengan menggunakan pemikiran yang mendalam atau radikal dan spekulatif, maka kebenaran yang dihasilkan dikategorikan sebagai kebenaran relatif, mungkin benar dan mungkin juga tidak. Sementara, kebenaran mutlak itu hanyalah kebenaran yang terkandung dalam kitab suci (Al-Qur’an dan Hadis Shahih) atau disebut juga kebenaran wahyu.KATA KUNCI: Ilmu; Nilai Ketuhanan; Pendidikan Islam; Wahyu.
Mutu Layanan Bimbingan Konseling Tahun Pembelajaran 2023/2024 Di SMK Negeri 2 BanjarBaru Helmi, Muhammad; Jarkawi, Jarkawi; Hayati, Sri Ayatina
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 8 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jcbkp.v8i1.3224

Abstract

Layanan bimbingan konseling membantu siswa mengatasi masalah pribadi, sosial, dan akademik serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan. Namun, di SMKN 2 Banjarbaru, layanan ini masih lemah akibat kurang optimalnya manajemen, seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian program pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mutu layanan bimbingan konseling, faktor yang memengaruhinya, hambatan yang dihadapi, serta strategi peningkatan di SMKN 2 Banjarbaru tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan perlunya strategi komprehensif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan. Sekolah harus lebih responsif terhadap kebutuhan siswa serta lebih aktif melibatkan mereka dalam proses konseling. Konselor juga rutin mengevaluasi program demi efektivitasnya. Salah satu saran dari siswa adalah memperpanjang durasi sesi konseling individu karena waktu yang tersedia sering kali kurang cukup. Konselor tetap terbuka terhadap umpan balik siswa untuk terus meningkatkan mutu layanan Kata kunci: Kualitas; Layanan Konseling; Siswa
Model Pemetaan Geospasial Kerentanan Kekeringan di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Berlianto, Anggit Novian; Hermawan, Ferry; Helmi, Muhammad
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 5 (2025): September 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.5.1343-1352

Abstract

Bencana kekeringan merupakan kondisi kurangnya ketersediaan air untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari di suatu wilayah. Kerentanan kekeringan menjadi aspek penting dalam mengidentifikasi daerah yang berpotensi mengalami bencana kekeringan. Pemetaan kerentanan kekeringan dapat dilakukan menggunakan beberapa parameter. Kabupaten Wonogiri 7°32’ - 8°15’Lintang Selatan dan 110°41’ - 111°18’ Bujur Timur, pada tahun Kabupaten Wonogiri memiliki daerah sangat rentan kekeringan 64,8 %. Tujuan pada penelitian ini yaitu pemetaan daerah rentan kekeringan di Kabupaten Wonogiri dengan memanfaatkan sistem informasi geografis berdasarkan parameter kerentanan kekeringan. Metode pemetaan menggunakan overlay dan scoring pada setiap parameter yang diklasifikasikan menjadi lima. Parameter kerentanan kekeringan antara lain: curah hujan, jenis tanah, kemiringan lereng, jarak dari sumber air permukaan, ketersediaan vegetasi, dan penggunaan lahan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa Kabupaten Wonogiri memiliki klasifikasi kerentanan kekeringan sangat tinggi (4.300,33 Ha), tinggi (68.797,76 Ha), sedang (68.386,52 Ha), rendah (43.767,59 Ha), dan sangat rendah (6.579,47 Ha). Kecamatan dengan klasifikasi sangat tinggi terluas berada di Kecamatan Pracimantoro (9.682,07 Ha). Sedangkan, kecamatan dengan klasifikasi rendah paling luas berada di Kecamatan Ngadirojo (6.351,35 Ha). Sebaran daerah dengan potensi mengalami kekeringan tinggi berada pada bagian barat dan selatan kabupaten, sementara sebaran daerah rendah potensi mengalami kekeringan berada di utara kabupaten. Parameter yang sangat mempengaruhi kerentanan kekeringan di Kabupaten Wonogiri mendominasi dengan skor 5 yaitu jenis tanah, jarak dari sumber air permukaan, dan penggunaan lahan. We translated this page to Indonesian Switch back to Shona    AfrikaansAlbanianAmharicArabicArmenianAzerbaijaniBengaliBulgarianCatalanCroatianCzechDanishDutchEnglishEstonianFinnishFrenchGermanGreekGujaratiHaitian CreoleHebrewHindiHungarianIcelandicIndonesianItalianJapaneseKannadaKazakhKhmerKoreanKurdish (Kurmanji)LaoLatvianLithuanianMalagasyMalayMalayalamMalteseMaoriMarathiMyanmar (Burmese)NepaliNorwegianPashtoPersianPolishPortuguesePunjabiRomanianRussianSamoanSimplified ChineseSlovakSlovenianSpanishSwedishTamilTeluguThaiTraditional ChineseTurkishUkrainianUrduVietnameseWelsh Always translate Shona to Indonesian Never translate Shona Never translate ejournal.undip.ac.idTRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
Drivers of Tidal Flooding and Coastal Vulnerability in the Riau Islands, Indonesia: A Time-Series Analysis (2022-2024) Latifah, Laila; Pranowo, Widodo Setiyo; Mujiasih, Subekti; Ratnawati, Herlina Ika; Hatmaja, Rahaden Bagas; Suhana, Mario Putra; Setiyadi, Johar; Lelalette, Johanis Dominggus; Izzaturrahim, Muh. Hafizh; Ismail, M. Furqon Azis; Syah, Achmad Fachruddin; Ryanto, Fauzan Novan; Setiyono, Heryoso; Helmi, Muhammad
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 30, No 3 (2025): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ik.ijms.30.3.425-437

Abstract

The Indonesian Maritime Continent is highly vulnerable to climate variability and change, as exemplified by tidal flooding events in the Riau Islands from 2022 to 2024. This study aimed to analyze the characteristics of sea level dynamics and anomalies associated with tidal flooding (rob) and identify the contributing factors. Data on tidal flooding events were gathered from press and online social media reports, while additional information on significant wave height, ocean currents, and wind was obtained from the CMEMS (Copernicus Marine Environment Monitoring Service) Marine Copernicus archives (marine.copernicus.eu). Observational data from tide gauge stations were also accessed via the IOC sea level monitoring system (ioc-sealevelmonitoring.org). The findings revealed a high probability of tidal flooding during the north wind season, particularly in January and February. Notably, tidal elevations during flooding events reached 3.06 m on January 25, 2023, 3.00 m on February 21, 2023, and 3.09 m on February 12, 2024. These events were driven by a combination of oceanographic and atmospheric factors, including high tidal ranges during spring tides, strong wind speeds averaging 19.04 to 21.43 knots in January–February 2023 and 18.65 knots in February 2024, dominant southward current patterns, and significant wave heights reaching up to 1.08 m. The alignment of the sun, moon, and earth during full and new moon phases amplified gravitational forces, causing elevated sea levels. Furthermore, strong winds during the north wind season contributed to higher wave heights, intensifying flooding impacts. Analysis of current patterns indicates that the highest speeds were recorded during the northern wind season, specifically in January and February, which coincides with the tidal flooding events. The currents predominantly moved southward, aligning with the wind direction during this season. This study reveals oceanographic and atmospheric interactions driving tidal flooding, offering insights for mitigation and adaptation to enhance resilience in vulnerable coastal regions.
Prediksi Muka Air Tanah Perkotaan Menggunakan Hybrid ANFIS-PSO: Studi Kasus Kota Semarang Suharyanto, Oasiska Nuhannaning; Helmi, Muhammad; Hidayat, Jafron Wasiq
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 5 (2025): September 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.5.1394-1403

Abstract

Prediksi muka air tanah merupakan hal krusial untuk perencanaan pengelolaan sumber daya air tanah yang berkelanjutan, khususnya di daerah urban seperti Kota Semarang yang rentan terhadap penurunan muka air tanah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi MAT satu bulan ke depan dengan mengoptimalkan algoritma Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO). Data sekunder dari ESDM Jawa Tengah periode Juni 2019 hingga Agustus 2024 dari tujuh sumur pantau dianalisis dengan variabel input muka air tanah bulan sebelumnya (GWL t-1), curah hujan, evapotranspirasi, dan temperatur. Evaluasi kinerja model menggunakan koefisien determinasi (R²) dan Root Mean Square Error (RMSE). Hasilnya menunjukkan akurasi yang bervariasi antar lokasi, dengan R² tertinggi 92,77% (RMSE 19,62%) di SMKN 1 Semarang dan R² terendah 62,71% (RMSE 16,27%) di PT Savana Tirta Makmur. Variasi akurasi ini diduga kuat dipengaruhi oleh karakteristik akuifer dan kondisi lingkungan setempat yang tidak seragam. Secara keseluruhan, model ANFIS-PSO terbukti robust dalam memprediksi fluktuasi muka air tanah non-linier. Model ini dapat dijadikan sebagai alat pendukung keputusan yang berharga bagi para pemangku kebijakan, misalnya untuk memitigasi risiko overdraft air tanah dan menyusun strategi konservasi yang lebih efektif di Kota Semarang.
PERANAN SENI TILAWAH DALAM MEMPERBAIKI DAN MEMPERINDAH BACAAN AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTRI BANJARBARU Saputri, Elsi; Helmi, Muhammad
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 2 (2025): AUGUST
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v8i2.946

Abstract

Abstract: Reading the Qur'an with a beautiful voice and a variety of songs makes the listeners amazed when read in accordance with the makhraj and the laws of tajweed. Pesantren Al-Falah Putri Banjarbaru, one of which has an extracurricular tilawah which has only been running since 2024. The reason for the extracurricular program is so that it can be a positive value for the boarding school to be able to produce quality qoriah. The purpose of this research is to find out how the role of tilawah art in improving and beautifying the reading of the Qur'an at the Al-Falah Putri Banjarbaru Islamic boarding school and to find out the supporting and inhibiting factors. This type of research is descriptive field research and the approach used is a qualitative approach. The subject of this research is ustadzah who teaches tilawah art. While the object of this research is the Role of Tilawah Art in Improving and Beautifying the Recitation of the Qur'an at Pondok Pesantren Al-Falah Putri Banjarbaru. Data extraction using observation, interview and documentation techniques. While data processing techniques are carried out by editing, data classification and data interpretation and then making conclusions by means of inductive. Based on the results of the study, it can be concluded that the role of tilawah art in improving and beautifying the recitation of the Qur'an in Pondok Pesantren Al-Falah Putri Banjarbaru has been well implemented. The role of tilawah art that has been carried out includes improving the quality of reading the Qur'an, beautifying the reading of the Qur'an, increasing understanding of the Qur'an and the formation of motivation in reading the Qur'an. Supporting factors include the existence of a mentor teacher, infrastructure and motivation, while inhibiting factors include little time and lack of parental attention. Keywords: Islamic Boarding School, Qur'an Recitation, Tilawah Art. Abstrak: Membaca al-Qur’an dengan suara yang indah dan variasi lagu yang beraneka ragam membuat para pendengarnya takjub apabila dibacakan sesuai dengan makhraj dan hukum-hukum tajwidnya. Pondok pesantren Al-Falah Putri Banjarbaru salah satunya memiliki ekstrakurikuler tilawah yang baru saja berjalan sejak 2024. Alasan di adakannya ekstrakurikuler tersebut adalah agar dapat menjadi nilai positif bagi pondok pesantren untuk dapat mencetak qoriah yang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan seni tilawah dalam memperbaiki dan memperindah bacaan al-Qur’an di pondok pesantren Al-Falah Putri Banjarbaru dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambatnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskripif dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah ustadzah pengajar seni tilawah. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Peranan Seni Tilawah Dalam Memperbaiki dan Memperindah Bacaan Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Falah Putri Banjarbaru. Penggalian data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengolahan data dilakukan dengan editing, klasifikasi data dan interpretasi data selanjutnya pengambilan simpulan dengan cara induktif. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik simpulan bahwa peranan seni tilawah dalam memperbaiki dan memperindah bacaan al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Falah Putri Banjarbaru telah terlaksana dengan baik. Peranan seni tilawah yang telah terlaksana diantaranya meningkatkan kualitas membaca al-Qur’an, memperindah bacaan al-Qur’an, meningkatkan pemahaman pada al-Qur’an dan terbentuknya motivasi dalam membaca al-Qur’an. Faktor pendukung di antaranya adanya guru pembimbing, sarana prasarana dan motivasi, sedangkan faktor penghambat di antaranya waktu yang sedikit dan kurangnya perhatian orangtua. Kata Kunci: Bacaan Al-Qur’an, Pondok Pesantren, Seni Tilawah.
Financial Performance and Labour Involvement of Small-Scale Dairy Farmers: A Case Study at the SAE Pujon Dairy Cooperative Febrianto, Nanang; Susilawati, Trinil; Hartono, Budi; Akhiroh, Puji; Puspita Anugra Yekti , Aulia; Prafitri, Rizki; Helmi, Muhammad; Masyithoh, Dewi; Nasir Shamsudin , Mad
Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 33 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiip.2023.033.03.12

Abstract

In Indonesia, small-scale dairy cattle farming dominates, constituting 80% of the industry, with economic pursuits secondary to subsistence needs. Challenges include limited green fodder, declining farmers, low milk quality, diseases, and inadequate infrastructure. Despite these issues, dairy farming persists, particularly in East Java's Malang Regency, a major contributor to national dairy cattle population and milk production. The significance of Pujon Sub-District comes to the forefront, housing the Sinau Andandani Ekonomi (SAE) Pujon Cooperative established in 1975. This cooperative plays a pivotal role in supporting small-scale farmers in Pujon, actively addressing challenges through collaborative efforts. This cooperative facilitates small-scale farmers in Pujon, addressing challenges through collective efforts. In such systems, family labor, including women and children, is integral due to limited availability. The study aims to analyse the income of dairy cattle farmers and their labour allocation as the members of SAE Pujon Cooperative, Pujon District, Regency of Malang. The data of the farm management parameters were collected through a survey at the study area. The results indicate that the average income of the farmers is IDR 4,306,798 per month. Regarding labour allocations, wives work to household affairs and husbands focus more on farming activities. The research concludes that the income of dairy farmers and their labour allocation are related to the farm scale.
Pengembangan Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Turnitin, Scribo AI, dan ChatGPT di Pesantren Raudlatul Hasaniyah: Implementasi dan Strategi pada Siswa Madrasah Aliyah Sofa, Ainur Rofiq; Anam, Khairul; Ramadhani, Khoirul; Hasan, Miftahul; Amin, Moh. Hasan Shodiqil; Helmi, Muhammad
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2270

Abstract

Penilaian dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan aspek penting dalam mengukur efektivitas proses pembelajaran dan pemahaman peserta didik. Seiring dengan perkembangan teknologi, berbagai perangkat berbasis kecerdasan buatan seperti Turnitin, Scribo AI, dan ChatGPT dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan objektivitas, efisiensi, dan kualitas penilaian pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model penilaian pembelajaran PAI dengan memanfaatkan ketiga teknologi tersebut di Pesantren Raudlatul Hasaniyah, khususnya bagi siswa Madrasah Aliyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan teknologi dalam proses penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Turnitin dapat membantu dalam mendeteksi tingkat plagiarisme, Scribo AI dalam memberikan umpan balik otomatis pada tugas tulisan, serta ChatGPT dalam memberikan penjelasan tambahan dan bimbingan belajar bagi peserta didik. Implementasi teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PAI yang lebih objektif, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
The Use of Vegetation Indices on Temporal Mangrove Condition: A Case Study on Timbulsloko and Bedono, Demak Aulia, Zahra Safira; Pribadi, Rudhi; Helmi, Muhammad
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v16i1.43935

Abstract

Abstract Mangrove forests in Timbulsloko and Bedono have very dynamic conditions, due to tidal flooding and land subsidence that occur in these areas. Meanwhile, mangrove forests in the Timbulsloko and Bedono Village play an important role in preventing abrasion which often occurs in these areas. The importance of the mangroves function in this area makes it crucial to monitor their condition. Monitoring the condition of mangroves can be done by looking at their density through the vegetation index. Therefore, this study aimed to determine the best vegetation index to be used in the Timbulsloko and Bedono villages to monitor mangroves in 2016-2018, 2020, and 2022. The method in this research consisted of two stages, namely sentinel 2 image processing and the field survey. Image processing was used to determine the condition of mangroves based on several vegetation indices. Meanwhile, data collection in the field was utilized to validate several vegetation indices used in this study and conducted with the hemispherical photography method. Linear regression analysis was used to determine the most suitable vegetation index to be applied in the study area. The study found that NDVI vegetation index had the highest accuracy value, followed by SAVI, EVI, and MVI. The use of NDVI to see the changes in mangrove conditions showed an increase in the total area in each category. So, it can be concluded that the area and density of mangrove forests in the Bedono and Timbulsloko villages increased every year. Highlight Research Mangroves in each region have different canopy density values. The use of the mangrove vegetation index will produce different accuracy values in different areas. LAI has a very strong relationship with the NDVI. The addition of area in the sparse mangrove category can be an indication of mangrove planting at the most recent time. In general, the research outcome will be valuable recommendation for mangrove rehabilitation in current target area.
Dynamics of mangrove species dominant area changes in Timbulsloko and Bedono, Demak Aulia, Zahra Safira; Pribadi, Rudhi; Helmi, Muhammad
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 12, No 2 (2023): AUGUST 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.2.32538

Abstract

Mangrove forests in Timbulsloko and Bedono villages have very important benefits in minimizing abrasion, due to tidal flooding and land absorption in this area. A large number of people have planted mangroves to restore the function of mangrove forests in coastal areas which conducted by NGOs, students, government agencies, and awareness from local residents. This study aimed to determine the dynamics of mangrove area and mangrove species dominant area changes in 2016, 2018, 2020 and 2022 based on Sentinel-2 Satellite Imagery processing, and to analyze the dynamic changes based on geospatial analysis. The method used in this study is divided into two: satellite imagery data processing and field survey. The result showed that the area of mangrove species in Timbulsloko and Bedono increased from 2016 to 2022. In 2016 the area of mangroves was 140.04 ha, 159.57 ha in 2018, 171.05 ha in 2020, and 234.8 ha in 2022. The use of Sentinel 2 Satellite Imagery to map the distribution of mangrove species dominant produce overall accuracy of 84.62%. The mangrove species with the highest area are Avicennia marina followed by Avicennia alba, Rhizophora apiculata, and Rhizophora mucronate. The increase in this area of mangroves in this area is due to natural additions and artificial additions due to mangrove planting conservation by several parties and the awareness of the local residents to protect mangroves.Keywords:Mangrove SpeciesDynamicsCoastal AreaSentinel 2Remote Sensing
Co-Authors Adhyaksa Saktika Drestanto Afirman Karyono Agung Prasongko, Wahyu Agus Indarjo Ainur Rofiq Sofa Akbari, M. Denny Akhiroh, Puji Akhmad Hanan Alfi Satriadi Ali Rahman Hakim Amaliana Yuniarti Amin, Moh Hasan Shodiqil Amin, Moh. Hasan Shodiqil Aminuyati Anam, M. Khairul Anang Joko Sadono Anindya Wirasatriya Ardilla, Yohana Nanita Nansy Ariputro, Aryobimo Bharadian Aris Ismanto Asyari, Mufidah Atik Winarti Aulia, Zahra Safira Ayudila A. P., Prasasty Azhari Akmal Tarigan Azra, Mhd Rayhan Basir, Basir Baskoro Rochaddi Benny Tyson Siagian Berlianto, Anggit Novian Budhi Santoso Budi Hartono Cahya, Ardhian Indra Cathaputra, Edo Choiriah, Nabila Fitri Dedi Supriadi Denny Nugroho Sugianto Desrina Desrina Dhaneswara, Donanta Dianpurnama Dianpurnama Dwi Haryo Ismunarti Dwi Puspa Arini Edwin Maulani Edy Haryanto Eka Kusumastuti, Anie Eko Nugroho Fahendi Roher Fauzi Hanif Febriani, Diana Nur Febrianto, Nanang Ferry Hermawan Fikri, Hidayatulla Firdausiyah, Jannatul Fitriyanto, Bobby Rachmat Fitriyanto, Bobby Rachmat Fonny Rianawati Gaol, Hadimas Lumban Gentur Handoyo Ghozali, Kanaya Gusti Muhammad Hatta H Hadiyanto Habibah, Wulidatul Hamdi Anugrah, Hamdi Hanah Khoirunnisa, Hanah Hanum Muarifah Hanun, Alain Shofia Harahap, Fasthabiqul Ambiya Hardiyanto Hardiyanto Hardjana, Fahira Mutiara Hariadi Hariadi Hasan, Miftahul Hatmaja, Rahaden Bagas Hayati, Sri Ayatina Herlina Ika Ratnawati, Herlina Ika Heryoso Setiyono Hidayat, Amat Hidayatullah, Muhammad Fatih Himavan Prathista Nugraha Hirawaty Kamarulzaman, Nitty Ivan Febriansyah Izzaturrahim, Muh. Hafizh Jafron Wasiq Hidayat Jamal Jamal Jamhari Jamhari Jannah, Nurul Jarkawi Jarkawi, Jarkawi Jayawarsa, A.A. Ketut Kartika Hariyanto, Hani Khairun Nisa Kunarso Kunarso Laila Hayati, Laila Latifah, Laila Lelalette, Johanis Dominggus Lestari Lakhsmi Widowati Lilik Maslukah Luh Putu Ratna Sundari M. Fachrurrozi M. Furqon Azis Ismail M. Taufan Qoriadi Mahinsha, Amryl Naufal Ilham Mario Putra Suhana Masyithoh, Dewi Meirantika, R. Meirantika, Ruping Melissa Bonauli, Melissa Muarifah, Hanum Muh Yusuf Muh. Yusuf Muhammad Faisal Mahdie Muhammad Husni Muhammad Rifai Muhammad Yusuf Muhana, Muriyani Munasik Munasik Musdalipah, Febby Muttaqien, Moh Hasan Firghol Nadia Ramli, Nurul Naparin, Muhammad Nasir Shamsudin , Mad Noor Mirad Sari Nugroho Agus D Nurhasanah Nurhasanah Nurhikmah Nurhikmah Nurul Hadi, Nurul Nurul Huda, Asri Nurwahyuni, Eka Octavianna, Pramesthi Dwi Pangastuti, Prima Riliayunda Petrus Subardjo Prafitri , Rizky Pratama, Dhika Rino Priyo Sugeng Winarto Puspita Anugra Yekti , Aulia Puspita Anugra Yekti, Aulia Puspita, Dian Endah Putri Utami, Putri Putri, Eka Salma Afifah Putri, Mayada Qorihah Ismayati Rahayu Ningsih Ramadhani, Khoirul Ramadhina Irsanti Putri, Ardyah Rendhy Dimas R, Rendhy Dimas Rezti, Rezti Ria Azizah Tri Nuraini Rikoh Manogar Siringoringo Rina Kurniati Rina Muhayah Noor Pitri, Rina Muhayah Noor Rinakanti, Rinakanti Rinda Nita Ratnasari, Rinda Nita Rini Dwi Wahyuni Rizki Prafitri Rizkiyah, Sinta Asri Rodi Rodi, Rodi Rudhi Pribadi Ryan Nurdiansyah Ryanto, Fauzan Novan Saipiatuddin, Saipiatuddin Sanova, Aulia Seto Sandi Saputri, Elsi Seprianti, Restu Setiawan, Abim Setiyadi, Johar Siddhi Saputro Sinaga, Boby Christian Siswono, Eko Sitinjak, Dedy Febrianto Sri Wilarso Budi Subekti Mujiasih Sugeng Widada Suharsono Suharsono Suharyanto, Oasiska Nuhannaning Sulaiman Sulaiman Tadzkirah, Laila Tagore, Rafa Fahrezi Ulfah Nurjanah, Ulfah Ulfani, Afifa Ulyana, Dyah Nurul Umami, Novita Utami, Hana Putri Violet Warsito Atmodjo Widianingsih Widianingsih Widodo S Pranowo Winarti, Atik Winarto , Priyo Sugeng Winarto, Priyo Yulicia , Zamrudhinda Minna Yusuf Jati Wijaya Zaini, Fina Magfirah Zakiyullah, Azkalakum Zulyani, Zulyani