p-Index From 2021 - 2026
9.499
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Nusantara Islam Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam TARBIYA : Journal Education in Muslim Society EDUCATIO : Journal of Education Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Tadbir Muwahhid Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam FIKRAH Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Jurnal Pendidikan Luar Sekolah JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Guru (JPG) International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) International Journal of Economics, Management, Business, and Social Science Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Prophetic Guidance and Counseling Journal Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Journal of Education Research Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) International Journal of Islamic Thought and Humanities Journal of Modern Islamic Studies and Civilization Journal of Multi Disciplines Science Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal JOURNAL OF PSYCHOLOGY AND SUSTAINABLE EDUCATION (JPSE) EDUKASI Fikrah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Program Pendidikan Tasawuf Untuk Rohis Tingkat Sekolah Menengah Atas Supradijono; Akhmad Alim; Hasbi Indra
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.556

Abstract

Program pendidikan tasawuf sebagai pokok masalah pada penelitian ini karena pada dewasa ini umat Islam pada umumnya kurang memahami secara benar akan agamanya, akibat kurangnya pemahaman spiritual ini timbul banyak perilaku kehidupan yang menyimpang dari ajaran agamanya, paradigma materialis dan hedonis sangat terasa pada generasi umat pada saat ini, seolah tidak mempedulikan Allah SWT yang mengatur alam raya ini. Tujuan penelitian ini adalah ilmu untuk mensucikan jiwa dengan melakukan proses latihan dalam kesungguhan  (riyadhah, mujahadah), dalam memperdalam kerohanian untuk mendekatkan diri (taqarub) kepada Allah. Menurut Buya Hamka  tujuan pendidikan adalah untuk kebahagiaan dunia dan akhirat dengan cara menggabungkan antara ilmu dunia dan akhirat. Metode penelitian kualitatif  bercorak study pustaka (library research) dan penelitian lapangan (field research), sumber data dari naskah dokumen dan data lapangan. “Tasawuf Modern” karya  Buya Hamka merupakan sumber data utama pada penelitian ini.. Sudah bukan rahasia lagi bahwa masalah pendidikan agama Islam pada hampir setiap sekolah (negeri) adalah sangat kurang dalam segalanya, kurang waktunya, kualitas pembinaannya dan sarananya, Ini harus kita sadari dan mencarikan solusi. Rohis dengan kegiatan ektrakurikuler tasawuf sebagai salah satu solusi untuk dapat menambah pemahaman dan pelatihan pratek ibadah secara mendalam (esoteric). Ajaran Islam dibangun atas tiga hal penting yaitu :  Islam, Iman dan Ihsan, maka dari “Ihsan” melahirkan ilmu akhlak atau tasawuf. Diharapkan siswa akan mempunyai “karakter religius” yang tertermin dalam sikap kehidupannya diantaranya : 1).kekhusu’an komunikasi dengan Allah, 2) ketaatan dalam beragama, 3) keikhlasan, 4) selalu dalam kebaikan, 5)  mencintai sesama manusia.
Program Pendidikan Manajemen Keuangan Keluarga Bagi Calon Pengantin Dewi Kartika; Hasbi Indra; Indupurnahayu
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.581

Abstract

Harapan setiap keluarga agar perkawinan dapat berjalan baik, sakinah dan langgeng sepanjang hidup. Namun dalam perjalanan kehidupan rumah tangga, kadang ditemui konflik yang apabila tidak dikelola dengan baik, akan dapat berujung pada perceraian. Salah satu konflik yang  timbul adalah  mengenai manajemen keuangan keluarga. Untuk mengatasi hal ini,  pasangan calon pengantin sejak awal diberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai manajemen keuangan keluarga, sehingga dapat diterapkan sejak awal pernikahan. Atas hal tersebut peneliti tertarik untuk membuat suatu program pendidikan berisi materi-materi mengenai manajemen keuangan keluarga bagi calon pengantin. Tujuannya agar calon pengantin mempunyai pengetahuan dan pemahaman terhadap manajemen keuangan keluarga, setelah berkeluarga akan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan mampu mengelola permasalahan terkait manajemen keuangan keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan analisis deskriptif. Pada pembahasan penelitian terdapat pembahasan mengenai program pendidikan, komponen program dan materi-materi terkait manajemen keuangan keluarga, mulai dari perencanaan keuangan, alokasi keuangan, pelaksanaan pengelolaan keuangan, evaluasi keuangan keluarga dan solusi-solusi terkait masalah yang timbul dalam pengelolaan keuangan keluarga. Kesimpulan dari penelitian ini adalah program pendidikan manajemen keuangan keluarga berisi materi-materi yang diberikan saat pelaksanaan program pendidikan yang diberikan kepada calon pengantin. Manajemen keuangan keluarga penting disampaikan kepada calon pengantin, agar dapat diterapkan sejak awal pernikahan untuk menghindari terjadinya konflik dalam keluarga karena faktor keuangan yang tidak dikelola dengan baik dan benar.
MANAJEMEN GURU ASRAMA (MUSYRIF) DALAM MEMANAJ PROGRAM KEAGAMAAN DI SMAIT NURUL FIKRI BOGOR Mufid Mufid; Hasbi Indra; Ahmad Alim
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 02 (2023): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v6i02.4021

Abstract

Sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab dalam keberhasilan dan berperan aktif dalam kemajuan pendidikan, guru asrama (musyrif) harus dan dituntut untuk memiliki aspek manajerial yang baik. Hal ini disadari benar oleh Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Nurul Fikri Bogor, yaitu dengan mengimplementasikan manajemen musyrif dalam memanaj berbagai program keagamaannya. Oleh karena itu, artikel ini berusaha untuk mengidentifikasi manajemen musyrif dalam memanaj program keagamaan di SMAIT Nurul Fikri Bogor. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif berbasis studi lapangan yang bersifat deskriptif-interpretatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi yang terkait. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan metode triangulasi. Program keagamaan di SMAIT Nurul Fikri meliputi shalat tahajud, sahur dan shaum sunnah, dzikir Al-Ma’tsurat, tahfiz Al-Qur’an, kajian kitab, dan Bimbingan Pribadi Islami (BPI) serta rihlahnya (jalan-jalan). Semua program keagamaan tersebut berhasil dilaksanakan dengan baik dikarenakan musyrif telah memiliki manajerial yang baik dalam memanajnya, terutama dalam membimbing, memantau, dan mengevaluasi berbagai program tersebut.  
Peran Teknologi Informasi Dalam Meningkatkan Efektivitas Kepemimpinan Pendidikan Islam Suherman; Hasbi Indra
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 10 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i10.104

Abstract

Dalam konteks pendidikan Islam, penelitian ini membahas peran teknologi informasi dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan pendidikan. Melalui pendekatan kualitatif, pandangan pemimpin pendidikan, guru, dan staf administrasi dari lembaga pendidikan Islam dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi, seperti aplikasi pendidikan, platform pembelajaran online, dan sistem manajemen pendidikan, memberikan dampak positif pada pemantauan perkembangan siswa, interaksi guru-siswa, dan akses sumber daya Islami. Namun, tantangan etika dan nilai-nilai Islam perlu diperhatikan dalam penggunaan teknologi. Oleh karena itu, integrasi teknologi informasi perlu mengikuti panduan ulama dan prinsip-prinsip agama. Kesimpulannya, teknologi informasi dapat menjadi alat yang efektif dalam mencapai tujuan pendidikan Islam yang sesuai dengan prinsip-prinsip Al Qur'an dan Sunnah.
Fitrah and Fitrah-Based Children's Education Concept in the Digital Era: The Perspective from Al-Qur'an and Hadith Rezki Sulfitri Amir Fitri; Didin Hafidhuddin; Hasbi Indra; Adian Husaini
International Journal of Islamic Thought and Humanities Vol. 3 No. 1 (2024): International Journal of Islamic Thought and Humanities
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/ijith.v3i1.213

Abstract

Deviations from human nature cause moral crises, natural crises and life crises. One of the causes is neglect of children's potential and not paying attention to their development by providing good education. One solution is to restore the education system in accordance with the guidance of the Prophet, namely education based on nature, educating faith from an early age so that it develops in the direction it should and produces noble morals and gives birth to piety. This research is qualitative research with literature study. The data collection technique emphasizes aspects of text analysis and study. The method used is the tafsir maudhu'i and tafsir tahlili methods by collecting all the verses related to fitrah, then analyzing and explaining the meanings contained in these verses. Then analyze the implications of nature in children's education. Research shows that the foundation of fitrah-based education is the Koran, hadith, ijma' and qiyas. The aim is to strengthen the foundation of faith in children, give birth to people with noble character, give birth to people who always preserve nature and give birth to people whose obsession is the afterlife and whose goal is the approval of Allah. The educational materials are: faith education, moral education, intellectual education, soul education. Some of the challenges from the side of educators and students are lack of attention and awareness about the importance of education, disharmonious relationships between educators and students, lack of understanding and competence, material that accumulates and does not pay attention to the abilities and potential of each child, material that prioritizes the worldly rather than the ukhrawi aspect, lack of digital access and content that is not educational.
Concept of Management Higher Islamic Education at Mohammad Natsir Institute of Da'wah Patahuddin, Askar; Hafidhuddin, Didin; Indra, Hasbi; Handrianto, Budi; Assiroji, Dwi Budiman
Journal of Modern Islamic Studies and Civilization Том 2 № 02 (2024): Journal of Modern Islamic Studies and Civilization
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jmisc.v2i02.634

Abstract

Quality Islamic education is education that produces graduates who have skills not only in one discipline, because the purpose of Islamic Education according to M. Natsir is to produce preachers who are sincere, have militancy and are competent. Various kinds of problems in the community, nationality and social dynamics of Indonesian society require graduates of Islamic universities to have diverse skills, including aspects of knowledge, faith, worship supported by noble morals. This research aims to reveal the concept of management of Islamic higher education at the M. Natsir College of Da'wah. The research method used is descriptive qualitative on the object of the literature studied, then using a case study to compile the concept of education management of STID Mohammad Natsir. The findings obtained, that the management of Islamic higher education at STID M. Natsir aims to produce preachers in all study programmes. Student input is done by selecting students from various regions and delegates of the Indonesian Islamic da'wah council from the competence of reading the Qur'an, basic understanding of Islam and orientation to become a preacher after graduation. The higher education process combines three components, namely mosque, Pesantren and campus, and the educational output is ready to become preachers in remote and inland areas. This concept was inspired by the educational ideas of Mr M. Natsir.
Strategi Pembelajaran Ilmu Sharaf bagi Pemula di Lingkungan Pesantren: Pendekatan Praktis dan Efektif Maulana Pein; Ahmad Sastra; Hasbi Indra
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.494

Abstract

Pembelajaran khususnya bahasa Arab seringkali terdapat permasalahan, baik yang berhubungan dengan guru, siswa, atau yang lainnya. Untuk mencapai tujuan pendidikan, guru harus kompeten dalam pengelolaan Kelas, memperhatikan efektivitas dan efisiensi proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap metode yang digunakan guru dalam belajar nahwu sharaf, dukungan dan pencegahan dalam proses pembelajaran nahwu sharaf, dan upaya guru untuk mengatasi hal-hal yang menghambat siswa dalam mempelajari Nahwu Sharaf dan Pondok Lingkungan Pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bagus. Alat pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumen. Analisis data dilakukan dengan cara memberikan penjelasan terhadap data yang diperoleh dan menjadikannya menarik Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa: metode yang digunakan guru Ajaran Nahwu Sharaf terbagi menjadi dua, yaitu metode Qawaid Wa Tarjamah dan metode Induktif; hal-hal yang menunjang dan mencegah dalam proses pembelajaran nahu Sharaf terbagi menjadi dua yaitu faktor internal berupa motivasi, minat dan pelatihan siswa berbeda dan nyata. Mengenai faktor eksternal berupa dukungan dari keluarga dan teman, hal lingkungan, pendekatan guru, keberadaan kamus bahasa Arab, serta waktu dan jam pembelajaran singkatan; dan upaya guru mengatasi hambatan siswa belajar nahwu sharaf di Pondok Pesantren dengan cara memberi motivasi, perbaikan proses belajar, memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkembang Pemahaman mereka tentang sains luar biasa, dan mereka selalu melakukan penelitian pendidikan memperbaiki sistem penyampaian materi yang rumit tersebut agar mudah dipahami santri.
Implementasi Pendidikan Nilai-Nilai Tasawuf Di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 7 Sawangan Depok Supradijono; Akhmad Alim; Hasbi Indra
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.557

Abstract

Di masa globalisasi seperti sekarang ini ternyata ada problematika  yang fatal dimana terkikisnya nilai-nilai etika dan moral di berbaqgai generasi, terutama para remaja kita, Dikalangan remaja banyak pergaulan bebas, tawuan, kekerasan, dan berbagai kerusuhan, dikalangan dewasa perilaku kehidupan yang menyimpang sperti kejahatan korupsi, kolusi dan nepotisme , paradigma materialis dan hedonis sangat terasa pada generasi umat pada saat ini, sehingga tidak berlebihan jika saat ini banyak tokoh ulama kita yang mengatakan bahwa saat ini terjadi krisis multi dimensi. Oleh karena masyarakat kita adalah muslim, maka ini adalah merupakan tanda-tanda kegagalan pada pendidikan Islam. Tujuan penelitian ini adalah menanamkan nilai-nilai tasawuf (akhlaq), menjauhkan para remaja dari paradigm materialism hedonis. Metode penelitian kualitatif  bercorak study pustaka (library research) dan penelitian lapangan (field research), sumber data dari naskah dokumen dan data lapangan. Lokasi penelitian adalah SMA Muhammadiyah 7 Sawangan, Depok. “Tasawuf Modern” karya  Buya Hamka merupakan sumber data utama pada penelitian ini.. Sudah bukan rahasia lagi bahwa masalah pendidikan agama Islam pada hampir setiap sekolah (negeri) adalah sangat kurang dalam segalanya, kurang waktunya, kualitas pembinaannya dan sarananya, Untuk itu hperlu reorientasi pendidikan kearah holistik. Rohis dengan kegiatan ektrakurikuler tasawuf sebagai salah satu solusi. Sehingga tercipta integrasi dimensi ketaatan vertkal kepada Allah dan tercipta dimensi dialektikal  horizontal kepada sesame. Diharapkan siswa-siswa kelak menjadi orang yan mempunyai “karakter religius” yang tertermin dalam sikap kehidupannya diantaranya : 1).kekhusu’an komunikasi dengan Allah, 2) ketaatan dalam beragama, 3) keikhlasan, 4) selalu dalam kebaikan, 5)  mencintai sesama manusia saleh dan berakhlakul karimah.
Planning Of Facilities And Infrastructure In Annur Darunnajah 8 Boarding Schools In Cidokom Gunung Sindur In Improving Teachers Religious Competence Yulianto, Tri; Endin Mujahidin, Endin; Hasbi Indra, Hasbi; Abdul Hayyie Al-Kattani , Abdul; Nesia Andriana, Nesia
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In an educational institution called a school, it must have a facility and infrastructure management system, so that all activities become effective and efficient. Facilities and infrastructure are one of several systems to improve the quality of students, therefore the management of facilities and infrastructure at Pondok Darunnajah 8 school has a good quality system. This can be seen from the various facilities and participation of students in being responsible for managing school facilities and infrastructure. Thus Pondok Darunnajah 8 is one of the schools that has quality facilities and infrastructure so that it can be a tool or material in improving all the quality of students. The method used is a qualitative descriptive method carried out at the Annur Darunnajah Islamic Boarding School 8 Gunung Sindur Bogor. With data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Sources of informants included school principals, school facilities and infrastructure, teachers, school heads and students. The results of the research show that: (1) Pondok Darunnajah 8 has a clear sectional structure and is engaged in their respective fields. (2) Management of facilities and infrastructure is carried out collaboratively by all components of the school, so that the management is carried out properly starting from procurement, inventory storage, arrangement, main person in charge and maintenance. (3) Types of facilities and infrastructure can be viewed from their function, type and nature. (4) The scope of facilities and infrastructure is divided into four: planning of facilities and infrastructure, procurement of facilities and infrastructure, use of facilities and infrastructure, and elimination of facilities and infrastructure. (5) Maintenance of facilities and infrastructure at Pondok Darunnajah 8 is carried out daily or every other day and periodically.
Program Pelatihan dan Monitoring Juru Sembelih Halal di Pesantren Sugandi, Asep; Sastra, Ahmad; Indra, Hasbi
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 13, No 1 (2024): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v13i1.11109

Abstract

Produk halal di Indonesia menjadi isu yang sangat sensitif. Hal ini karena mayoritas warganya beragama Islam. Untuk itu, agar tercipta makanan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) harus ada pelatihan penyembelihan hewan yang halal. Program pelatihan ini juga dilakukan di Pesantren Manahijussadat Banten. Sebagai lembaga pendidikan yang berbasis Islam kemampuan menjadi penyembelih halal harus dimiliki. Untuk itu penelitian ini akan membahas proses pelatihan dan monitoring juru sembelih halal di Pesantren Manahijussadat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tujuan melakukan evaluasi pelatihan penyembelihan hewan di Pesantren  Manahijusadat dan memberikan informasi tentang penyembelihan yang halal guna mengembangkan potensi santri dan guru. Dari penelitian ini ditemukan hasil bahwa program pelatihan juru sembelih halal yang ada di Pesantren Manahijussadat terbagi menjadi dua proses yaitu pemaparan materi dan praktik langsung.  Dalam proses pemaparan materi terdapat tiga tahapan yaitu tahapan persiapan, sosialisasi, dan pelaksanaan. Pada tahap persiapan ini pihak pesantren berkoordinasi dengan panitia pelaksana sebagai pemateri. Tahap sosialisasi kepada seluruh peserta di Pesantren yang meliputi guru dan santri. Terakhir tahap pelaksanaan, pada proses pelaksanaan dijelaskan secara mendalam terkait tata cara penyembelihan hewan yang halal dan sesuai syariat Islam. Kemudian pogram dilanjutkan dengan proses praktik penyembelihan hewan. Pada proses ini juga terdapat tiga tahapan. Pertama, tahap persiapan, panitia menyiapkan hewan atau media penganti (gedebong pisang) dan menyiapkan alat penyembelihan. Kedua, tahap penyedian tempat. Ketiga, tahap pelaksanaan yang dilakukan sesuai syarat dan ketentuan. Pada proses monitoring program pelatihan juru sembelih halal dinilai melalui emat tahapan yaitu reaksi, pembelajaran, kebiasaan, dan hasil (result).
Co-Authors A. Rahmat Rosyadi Abdul Hayyie Al Kattani Abdul Hayyie Al-Kattani Abdul Hayyie Al-Kattani , Abdul Abdul Hayyie Alkattani Abdurrohman, Muhammad Cholid Abuddin Nata, Abuddin Abullah, Brahim Adian Husaini Adih Amin Ahmad Ahmad Alim Ahmad Mukhlis Ahmad Mulyadi Kosim Ahmad Sastra Ahmad Tafsir, Ahmad ahmad yani Akhmad Alim Akhmad Alim, Akhmad Akmad Alim Al Kattani, Abdul Hayyie Al Musayyieb, Said Ali Al-Kattani, Abdul Hayyie Albadi Alim, Akhmad Alim, Akmad Amin, Adih Amir, Rezki Sulfitri Anung Alhamat Ardiansyah, M. Nurman Arifin, Zaenal ‘ Arizqi Ihsan Pratama Askar Patahuddin Assiroji, Dwi Budiman Budi Handrianto Dadi Cahyadi Daud Mutaqin Dewi Kartika Dewi Kartika Didin Hafidhuddin MS Didin Saefuddin Dinia, Yunie Syamsu E Bahruddin Endin Mujahidin Enung Nurjanah Erick Yusuf Gani, Ridwan Abdul Haikal Adra Hamdan, Pepri Hardianto, Budi Herawati . Ibdalsyah Ibdalsyah Ibnu Rusydi Imas Kania Rahman Indupurnahayu Irfan Syauqi Beik Islam, Ahmad Chairul Istriana, Suci Juhaepa, Juhaepa M. Nurman Ardiansyah M.Nurman Ardiansyah Maemunah Sa’diyah Matnur Ritonga Maulana Pein Mufid Mufid mufid mufid Muhammad Cholid Abdurrohman Muhammad Fadil Mukri, Rusdiono Muntolib Muntolib Muntolib, Muntolib Mutaqin, Daud Najibur Rahman Nesia Andriana Nesia Andriana, Nesia Nurdaeni, Ni Made Nurholis Heqal Pein, Maulana Radif Khotamir Rusli Rahman, Imas Kania Retna Maskur Dwiputro Rezki Sulfitri Amir Fitri Rosyadi, A Rahmat Rusdi Kasman Sa'diyah, Maemunah Said Ali Al Musayyieb Salman Al Farisi Salman Al Farisi, Salman SANTI LISNAWATI Sastra, Ahmad Selvi Sri Wahyuni Shinta Adelina Sidik, Saepul Japar Siswanto, Nopri Dwi Suci Istriana Sugandi, Asep Suherman Suherman Supradijono Supradijono Sutin Sutin Syamsuar Hamka Tamam, Abas Mansur Tri Yulianto Ulil Amri Syafri wandi Wido Supraha Yati, Rita Indah Yono Yono Yuhdi, Yuhdi