Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Tingkat Terendah Trombosit antara Pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue WISNU TRANAYA PUTRA; SRI MASYENI; KOMANG TRISNA SUMADEWI; SARASWATI LAKSMI DEWI
Hang Tuah Medical Journal Vol 23 No 2 (2026): Hang Tuah Medical Journal
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v23i2.963

Abstract

Background: Dengue infection remains a major public health problem and is frequently accompanied by thrombocytopenia. The lowest platelet level during illness (thrombocyte nadir) may reflect clinical severity and assist in early risk stratification. Objective: To compare the mean thrombocyte nadir between patients with dengue fever (DF) and dengue hemorrhagic fever (DHF). Methods: A cross-sectional study was conducted using medical record data of 150 hospitalized dengue patients at Sanjiwani Hospital (2022–2024). Dengue was confirmed by IgM anti-dengue testing or NS1 antigen detection. DHF was defined as a ≥20% increase in hematocrit at admission. Patients with a history of idiopathic thrombocytopenic purpura were excluded. Demographic and clinical data were summarized descriptively, and differences in thrombocyte nadir between DF and DHF were analyzed statistically. Results: Of 150 patients, 119 (79.3%) had DF and 31 (20.7%) had DHF. The thrombocyte nadir differed significantly between groups, with DHF demonstrating a lower nadir than DF (p = 0.001). Conclusion: Thrombocyte nadir is significantly lower in DHF compared with DF, supporting the usefulness of serial platelet monitoring to aid severity assessment and clinical surveillance in hospitalized dengue patients.
Pembinaan Perkembangan Batita dan Pemanfataan Tanaman Lahan Sempit pada Keluarga Binaan Come Luh Gde Evayanti; I Wayan Sudiarta; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Komang Trisna Sumadewi; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Ida Kurniawati; Ni Putu Diah Witari
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v5i1.5535

Abstract

Periode emas dalam perkembangan otak manusia adalah 1000 hari pertama kehidupan (HAK). Perkembangan otak ini menunjangan perkembangan kognitif, motorik, dan berbahasa pada batita. Mitra pengabdian ini adalah keluarga binaan Community Oriented Medical Education (COME) 1000 HAK. Sebelumnya telah dilakukan wawancara dan pengamatan terkait perkembangan batita di keluarga tersebut. Sebanyak 10 keluarga binaan yang dilibatkan sebagai mitra. Kurangnya perhatian keluarga binaan terhadap pentingnya stimulasi perkembangan pada 1000 HAK bagi bayi akan berdampak pada penyimpangan perkembangan. Selain itu halaman rumah keluarga binaan tidak terdapat tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan sehari-hari. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan keluarga binaan terkait pentingnya stimulasi perkembangan bagi batita dan pemanfaatan tanaman pekaranan rumah (lahan sempit). Metode yang digunakan adalah berdiskusi, praktek langsung, dan pemutaran video-video edukasi, serta penyediaan alat-alat stimulasi perkembangan dan hibah tanaman. Selanjutnya dilakukan follow up dan evaluasi kepada keluarga binaan. Kegiatan dilaksanakan dengan melalui kunjungan untuk melakukan survey kesehatan batita dan memberikan edukasi terkait perkembangan yang perlu dikuasai sesuai usia batita. Selanjutnya diberikan edukasi dan praktek yang melibatkan keluarga untuk memanfaatkan lahan sempit dengan menanam tanaman sayur-sayuran. Kegiatan dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Berdasarkan follow up dan data analisis dari pre-test maupun post-test didapatkan peningkatan pengetahuan keluarga binaan setelah mengikuti kegiatan.
Pencegahan Neurosistiserkosis Melalui Pengolahan Daging Babi yang Benar di Desa Blahbatuh, Gianyar Saktivi Harkitasari; Komang Trisna Sumadewi; Wayan Sayang Yupardhi; Albert Salim; I Wayan Diki Wahyu Adinata
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v5i1.5811

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang neurosistiserkosis, memberdayakan masyarakat dengan keterampilan praktis melalui praktek kebersihan dalam memasak daging babi, membuat lawar dan memelihara babi. Mitra program PKM ini adalah ibu-ibu PKK desa Blahbatuh, Gianyar, Bali sejumlah 15 orang. Berdasarkan wawancara dengan kelian dinas banjar, teridentifikasi beberapa masalah utama yang dihadapi oleh mitra yaitu rendahnya pemahaman higiene peramu makanan, belum mengetahui cara pengolahan lawar yang benar dan aman, dan teknik pemeliharaan babi dan sapi yang kurang memadai. Metode sosialisasi yang digunakan melibatkan berbagai pendekatan, termasuk ceramah dan sesi demonstrasi langsung. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat diterapkan dengan baik. Kegiatan dilaksanakan satu hari pada 10 Desember 2024 yang  diawali dengan pre-test, dilanjutkan sosialisasi tentang pengolahan daging babi yang benar untuk mencegah neurosistiserkosis dengan memberikan uraian menggunakan poster dan booklet, kemudian demonstrasi pengolahan lawar merah bebas bakteri,  dan  diakhiri dengan evaluasi hasil melalui pelaksanaan post-test. Kegiatan  ini  menunjukan dampak  positif  dan  memperoleh  apresiasi dari  masyarakat  dan perangkat   desa. Hal ini terlihat dari persentase kehadiran 100% dan partisipasi aktif 100%, nilai pretest dan posttest dengan peningkatan >40% dan peningkatan keterampilan mitra mengenai pengolahan daging babi yang benar.
Prevalensi Kejadian Anemia pada Siswi SMP Negeri 1 Kintamani Ni Putu Diah Witari; Sri Ratna Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Aanak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Ida Kurniawati; Komang Trisna Sumadewi; Luh Gde Evayanti; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i3.7411

Abstract

Anemia is a condition characterized by low levels of hemoglobin or red blood cell counts in the bloodstream, resulting in a decreased ability of the blood to transport oxygen throughout the body. The prevalence of anemia is relatively high, especially in developing countries. In Indonesia, there has been an increase in the prevalence of anemia among adolescents aged 15-24 years, reaching 13.6%. In Bali, the recorded prevalence of anemia is 21.9%, with Bangli Regency ranking second. Kintamani is one of the sub-districts located in Bangli Regency, and SMP Negeri 1 Kintamani is one of the middle schools in the area. This study aims to identify the prevalence of anemia among female students of SMP Negeri 1 Kintamani. The method used is a cross-sectional study involving 147 respondents. Hemoglobin levels were measured using the Easy Touch GCHb device. The results indicate that the prevalence of anemia among female students at SMP Negeri 1 Kintamani is 18.37%, with mild anemia at 12.24% and moderate anemia at 6.12%. The majority of respondents are 12 years old.
Co-Authors A. A. Ayu Asri Prima Dewi A.A.Ayu Asri Prima Dewi Aanak Agung Ayu Asri Prima Dewi Albert Salim Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Istri Prima Dewi Anny Eka Pratiwi Anny Pratiwi Asri Lestarin Asri Lestarini Asri Prima Dewi AA Ayu Aulia Iefan Datya Aulia Iefan Datya Cahyawati, Putu Nita Cokorda Istri Swandewi Puspasari Putri Cokorda Istri Swandewi Puspasari Putri D.A.A.A Suka Astini Desak Putu Citra Udiyani Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Ratna Juwita Fransiscus Fiano Anthony Kerans FRANSISKUS SALESIUS ONGGANG Gede Dalem Gilang Mahajaya Putra Gede Giofany Achaldy Indra Pradnya Rudi Suryantara Heru Santoso Wahito Nugroho I Dewa Gede Amara Putra Wibawa I Gde Nengah Adhilaksman Sunyamurthi Wirawan I Gusti Ngurah Bagus Jaya Wisesa I Gusti Ngurah Bagus Jaya Wisesa I Gusti Ngurah Putu Sana I Gusti Ngurah Suryantha I Gusti Rai Tirta I Kadek Adi Aryatama I Ketut Gama I Ketut Sudiantara I Komang Ary Setia Kurniawan I Nyoman Sueta I Wayan Diki Wahyu Adinata I Wayan Eka Arsana I Wayan Eka Arsana I Wayan Mustika I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta I Wayan Suwitra Ida Bagus Made Agastya Pranata Ida Bagus Tatwa Yatindra Ida Kurniawati Ida Kurniawati Ida Kurniawati Jane Leo Mangi K Tangking Widarsa Kadek Ayu Astuti Kadek Ayu Trishanti Devi Kadek Ayu Trishanti Devi Kamilus Mamoh Luh Gde Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Pradnyawati Luh Gede Sri Yenny Made Sudarjana Matje Meriati Huru Ni Kadek Elmy Saniathi Ni Kadek Sonia Pratiwi Ni Luh Putu Putri Ni Made Ayu Pratiwi Wedantari Ni Made Ayu Pratiwi Wedantari Ni Made Kharisma Praba Yuanika Ni Putu Diah Witari Ni Putu Diah Witari Ni Putu Diah Witari, Ni Putu Ni Putu Eka Gloria Puspawan Ni Putu Sukarini Ni Wayan Rusni Ni Wayan Rusni Putu Aryagiri Prebawa Putu Asih Primatanti Putu Ayu Pradnya Paramita Putu Diah Witari PUTU SARASWATI LAKSMI DEWI Ratna Juwita Sagung Putri Permana Lestari Murdhana Putere Saktivi Harkitasari, Saktivi Sanglar Polnok Sri Masyeni, Dewa Ayu Putri Sri Ratna Dewi Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suparji Suparji Tanjung Subrata Tanjung Subrata Tanko Titus AUTA Tjok Istri Putra Parwati Tri Johan Agus Yuswanto Tri Krisnanda Pramarta Tri Krisnanda Pramarta Trisnia, Putu Ayunda Wayan Rusni Wayan Sayang Yupardhi WISNU TRANAYA PUTRA