p-Index From 2021 - 2026
8.848
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Cakrawala Pendidikan Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Jurnal IKA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Jurnal Keolahragaan Jendela Olahraga Jurnal Pendidikan Olah Raga Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Jurnal Penjaskesrek JOURNAL SPORT AREA Journal Physical Education, Health and Recreation JP.JOK (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) JURNAL PENJAKORA Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Jurnal Patriot GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal Coaching Education Sports Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga JPKM (JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) UNTAN Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Pembelajaran & Penelitian Tindakan (JPPTK) Journal RESPECS (Research Physical Education and Sports) Inasport : Indonesian Journal of Sport, Health and Physical Education Science Sriwijaya Journal of Sport Tadulako Journal Sport Sciences and Physical Education
Claim Missing Document
Check
Articles

LATIHAN KONDISI BERPUASA PENGARUHNYA TERHADAP PERBEDAAN DENYUT NADI SEBELUM DAN SAAT BANGUN TIDUR Y. Touvan Juni Samodra; Isti Dwi Puspita Wati
Jurnal Penjaskesrek Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v8i2.1618

Abstract

Differences in basal heart rate during exercise and not an exercise in fasting condition Exercise during fasting is a strenuous activity to do. Exercise should be measured, and consider hydration levels. The purpose of this study was to determine the difference in pulse rate before and after waking up between exercise days and non-exercise days. The research volunteers amounted to 13 students ranging in age from 19-21 years. This research is experimental. Volunteers were given exercise treatment with a dose of 75% with 12-16 repetitions with ten tools and three sets. Rest between sets 3-4 minutes. Exercise is carried out in the afternoon starting 1 hour 30 minutes before breaking the fast. Data analyzed A non-parametric test. The research showed differences in pulse before and after waking up with a mean value of 69 before and 60 at the time of waking. Non-parametric statistical test explained a difference in the pulse media between the pulse before and after sleep. Abstrak Perbedaan denyut nadi basal saat latihan dan tidak latihan dalam kondisi berpuasa Latihan pada masa Puasa merupakan aktivitas yang berat untuk dilakukan. Latihan harus terukur dan mempertimbangkan level hidrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan denyut nadi sebelum dan setelah bangun tidur antara hari hari latihan dan tidak latihan. Sukarelawan penelitian berjumlah 13 mahasiswa rentang usia 19-21 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Sukarelawan diberi perlakuan latihan dengan dosis 75% dengan 12-16 kali melakukan repetisi dengan 10 alat dan 3 set. Istirahat antar set3-4 menit. Latihan dilakukan di sore hari dimulai 1 jam 30 menit sebelum berbuka puasa. Data dianalisis dengan Uji non parameterik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perbedaan denyut nadi sebelum dan bangun tidur dengan nilai mean 69 sebelum dan 60 pada waktu bangun tidur. Hasil Uji statistic non paramterik menjelaskan bahwa terdapat perbedaan media nadi antara denyut nadi sebelum dan setelah tidur. Kata Kunci: Denyut Nadi, Intensitas Latihan, Puasa, Latihan
PERBEDAAN PERCEPATAN RECOVERY BERDASARKAN PERBEDAAN NADI TINGGI DAN RENDAH Y. touvan Juni samodra; Uray Gustian; Isti Dwi Puspita Wati; Eka Supriatna
Jurnal Penjaskesrek Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v9i1.1695

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas capaian recovery orang yang memiliki nadi awal latihan tinggi dibandingkan dengan nadi yang lebih rendah. Rentang nadi rendah dibawah 65 per-menit dan nadi tinggi di atas 65 per menit. Sampel terdiri dari 22 mahasiswa. Dengan masing masing kelompok 11 masuk tinggi dan 11 masuk rendah. Penelitian dilakukan dengan pemberian perlakuan permainan bola basket man to man. Sebelum dan sesuah bermain dilakukan pengukuran denyut nadi. 1 jam setelah istirahal dilakukan pengukurang denyut nadi ulang. Analissi data menggunakan uji beda sampel bebas. Hasil analisis data menunjukkan bahwa mahasiswa yang sebelum latihan telah memiliki denyut nadi tinggi ternyata setelah selah 1 jam berhenti bermain denyut nadi masih lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang memulai bermain dengan denyut nadi yang lebih rendah. Dengan rerata awal 56 menjadi 57 untuk kelompok rendah dan 83 menjadi 86 pada kelompok denyut nadi tinggi..
Deskripsi Kadar HB Atlet Seleksi Pra-PON Kalimantan Barat Y. tovan juni samodra samodra; Uray Gustian; Isti Dwi Puspita Wati; Eka Supriatna
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 5 No. 01 (2022): Jurnal Speed (Sport, Physical Education and Empowerment)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kadar Hemoglobine (HB) menjadi isu penting bagi atlet. HB berperan dalam pengikatan O2 dan CO2. Sehingga HB memiliki peran yang penting. TUjuan penelitian ini adalah untuk mengetahui HB atlet putra dan putri di Kalimantan Barat yang mengikuti seleksi untuk Pra PON Papua. Metode yang dipergunakan adalah dengan ekspos fakto dengan menggunakan data tes yang telah dilakukan. Tes kadar HB dilakukan oleh Dokter dengan menggunakan tes HB. Atlet yang mengikuti seleksi sebanyak 364 atlet yang terdiri dari 25 cabang olahraga. Data dianalisa dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata HB atlet putra rerata lebih tinggi yaitu 15,29 dan putri 13,51. HB terendah pada peserta seleksi atlet karate 8,90 dan HB tertinggi pada altet tinju 20.80. sehingga dapat disimpulkan secara rerata kadar HB atlet dapat dijadikan indicator untu melihat tingkat keterlatihan, kedua Kadar HB masih perlu ditingkatkan dengan intervensi latihan dan asupan nutrisi
Pengaruh Latihan Sirkuit Pada Saat Puasa terhadap Denyut Nadi Pitri Susanti Siregar; Y. Touvan Juni Samodra; Eka Supriatna; Uray Gustian; Isti Dwi Puspita Wati
Jurnal Patriot Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v4i2.849

Abstract

Pada umumnya pada bulan puasa lebih banyak orang untuk mengurangi aktivitas fisik terutama olahraga. Penelitian ini mencoba untuki mendapatkan informasi yang menunjukan bahwa latihan pada saat berpuasa dapat mempengaruhi denyut nadi basal. Metode penelitian menggunakan eksperimen yang memberikan perlakuan latihan beban dengan sirkuit. Perlakuan sebanyak 12 kali pertemuan dengan intensitas 70%. Perhitungan denyut nadi dilakukan sebelum dan setelah bangun tidur. Sampel adalah mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga berjumlah 10 orang terdiri dari 6 putra, 4 putri dan memenuhi syarat untuk diberikan perlakuan. Data dianalisis dengan statistic diskriptif. Hasil penyajian data penelitian secara deskriptif menunjukan bahwa adanya perbedaan antara jumlah denyut nadi sebelum dan ketika bangun tidur. Hal ini menunjukkan bahwa dalam kondisi berpuasa dan melakukan latihan tubuh tetap secara normal teradaptasi, ditandai dengan turunnya denyut nadi sebagai tanda kondisi pulih seperti semula.
PKM : Pendampingan Penyusunan Program Latihan Pelatih Pemula Uray Gustian; Edi Purnomo; Isti Dwi Puspitaswati; Eka Supriatna; Y. Touvan Juni Samodra
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 3 No. 1, Mei (2020): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi atlet dapat dicapai melalui proses pembinaan yang sistematik, terencana, teratur dan berkesinambungan yang tertuang dalam program latihan. Akan tetapi, kamampuan pelatih masih kurang dalam menyusun program latihan. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pendampingan yang dilakukan untuk memberikan bantuan bagi pelatih pemula dalam menyusun program latihan. Kegiatan pendampingan dilakukan terhadap para pelatih pemula di lingkungan KONI Kalimantan Barat yaing teridir atas 56 orang pelatih. Kegiatan pendampingan dilakukan dalam tiga tahapan yaitu sosialisasi, workshop, dan monitoring serrta evaluasi. Hasil dari kegiatan pendampingan berupa adanya peningkatan kemampuan para pelatih pemula dalam menyusun program latihan dan mengimplementasikan program latihan dalam kondisi latihan sesungguhnya. Hasil ini disebabkan kegiatan dilaksanakan sesuai dengan pelatih mengenai penyusunan program dan cara mengimplementasikan program latihan yang benar secara teoritis. Harapannya dengan adanya peningkatan tersebut makin meningkatkan pencapaian prestasi olahraga di Kalimantan Barat.
100% Intensity of Training on Body Weight Fluctuations Before and After Exercise touvan Juni samodra
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 11, No 1 (2021): VOLUME 11 NOMOR 1 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jm.v11i1.1235

Abstract

This study aimed to prove the effect of 100% exercise intensity on weight gain before and after exercise. This research is motivated by the efforts made by people to achieve the ideal body weight. One of the efforts made is by doing exercises. Proper practice is essential. The quality of the exercise is indicated by the intensity of the exercise performed. The study used experimental methods. The research sample was eight students—measurement of body weight before and after exercise. Perform using 100% intensity circuit training based on maximal tests. Descriptive statistics analyzed data. The results showed that they always experience an average weight loss of 2.8. Based on these results, it can reference that circuit training with 100% load could be used to lose weight. Recommendations, for maximum results, it is necessary to record macro nutritional intake, to know a proper diet for weight loss purposes. Key words: overweight, obesity, BMI, circuit training, maximul load
STATUS OF BMI AND MACRO NUTRITION CONDITIONS OF PABSI ATHLETES IN WEST KALIMANTAN PROVINCE AT THE XX PON EVENT PAPUA Isti Dwi Puspita Wati; Y. Touvan Juni Samodra; Maharani Fatima Gandasari; Ghana Firsta Yosika; Putra Sastaman
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v9i2.772

Abstract

Adequate food intake is one of the keys that will support athlete performance apart from regular and continuous training. An imbalance in food intake will result in athletes experiencing "debt" or even "hoarding" in the body. Periodically this imbalance will be seen in the body mass index of the athlete concerned. This research is a survey research with test and measurement techniques. The sample used in this study were weightlifters and weightlifters in West Kalimantan. The instrument used is a test and measurement of weight and height, as well as food recall 7 x 24 hours. For food recall data, data were collected and entered in the nutrisurvey application. Data analysis using descriptive statistics and correlation test. The results obtained from this study are that there are no athletes who have a normal body mass index and no athletes who have a low energy intake status (below 50% adequacy). In addition, the relationship between body mass index and adequacy of energy intake has a low level of correlation (sig. 0.363). The conclusion obtained from this study is that although the athlete's energy intake adequacy rate is still below 50%, the athlete has a high body mass index. The energy intake adequacy rate was not correlated with the athlete's body mass index
PENGEMBANGAN PEMANASAN DENGAN GAME BAGI SISWA SMP Agito Fredi Suhendra; Yohaness Tauvan Juni Samodra; Uray Gustian
JOURNAL RESPECS (Research Physical Education and Sports) Vol. 3 No. 2 (2021): Journal Respecs (Research Physical Education and Sports)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.477 KB) | DOI: 10.31949/respecs.v3i2.1037

Abstract

ABSTRACT: The aim of this research is to develop warm-up games for junior high school students. The method used in this research is Reaserch and Development (RnD), with the development stage of problem analysis, heating design, heating testing, design revision, retrying, and final product. The instrument in this study used a pulse measurement test and a questionnaire. The data analysis used the eligibility formula for judges assessment, ANOVA analysis calculation, T Test and DN max calculation, namely 220 - age for student and student data. Subjects in the study, students as a small-scale trial amounted to 10 out of 9 boys and 1 girl with an average age of 20 years, the two junior high school students as a large-scale trial totaling 31 of 14 boys and 17 girls. From the three judges, the three games are 98% eligibility, which means that the assessment of the heating design is “Very Worthy” to try out. The results of the development of Game game modifications have three levels, namely the easy level of fun games, moderate levels of small games and difficult levels of big games and each level has a different intensity. The results of the first trial study students scored 60% to 75% in increasing their pulse rate to enter the Training Zone. The second trial of students scored a 60% to 75% increase in pulse rate to enter the Training Zone. That way, warming up with games can be used as an alternative to warming up before doing sports activities.
Field Games To Stimulate Elementary School Students' Problem Solving Ability Ahmad; Uray Gustian; Y. Touvan Juni Samodra; Rahmat Putra Perdana
Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jpj.v3i2.725

Abstract

The purpose of this study was to determine the problem-solving ability of elementary school students. The method used is Pre Experimental Designs with a Group Pretest Posttest. Samples of 12 elementary school children were divided into two teams. Teams A and B consist of six students each. The instrument used in this research is the Game Performance Assessment Instrument (GPAI). The data analysis technique used was the T-test. The results obtained from the pretest of team A had an average GPA score of 5.4, while team B had an average GPAI score of 4.64. The results obtained from the posttest from team A showed an average GPAI score of 6.94, while team B had an average GPAI score of 6.6. It turns out that there is an increase in children's problem-solving abilities. Based on the test, the data is declared normal and homogeneous—the T-test sig result of 0.018 <0.05, stating differences in students' problem-solving abilities. So the field game effectively stimulated elementary school students' problem-solving abilities.
Field Games untuk Menstimulasi Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar Ahmad; Uray Gustian; Y. Touvan Juni Samodra; Rubiyatno; Rahmat Putra Perdana
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 3 No. 3 (2022): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v3i3.224

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan yaitu  Pra Exsperimental Designs dengan pendekatan One Group Pretest Posttest Designs dengan sample anak SD yang berjumlah 12 orang dibagi dua tim,tim A terdiri 6 orang dan tim B terdiri 6 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen Game Performance Assessment Instrument (GPAI). Teknik analisis data menggunakan uji T. Hasil penelitian yang diperoleh dari pretest dari tim A nilai rata-rata GPAI 5,4, sedangkan tim B nilai rata-rata GPAI 4,64. Hasil penelitian yang diperoleh dari posttest dari tim A nilai rata-rata GPAI 6,94, sedangkan tim B nilai rata-rata GPAI 6,6. Ternyata ada peningkatan anak dalam kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan uji data dinyatakan normal dan homogen. Uji T memberikan hasil sig hitung 0,018 < 0,05 maka dinyatakan ada perbedaan kemampuan memecahkan masalah pada siswa. Sehingga field game efektif untuk menstimulasi kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar.
Co-Authors A. Totok Priyadi A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdullah, Khairul Hafezad Ade Surya Hariadi Adlika, Nur Meily Agito Fredi Suhendra Agung Hartoyo Agus Syahrani Agus Wartiningsih Ahadi Sulissusiawan ahmad Ahmad Atiq Akbar, Ridho Juli Al Taris, Syarafi Aldho Nurhadi Kusuma Andy, Florensius Anggi Putri Pratiwi Arifin Arifin Asmayani Salimi Asriah Nurdini M. Astiati Astiati Aunnurahman Bagus Sri Nurhafis Bistari Budiman Tampubolon Christanto Syam Clarry Sada Custodio, Joselito M. Damai Yanti, Rosa Darma Davi Sofyan Deo, Klaudius Destsari, Veggi Dewi Rosmawati Dian Miranda Dian Miranda Didi Suryadi Dody Fatkhur Dwi Riyanti Dyoty Auliya Vilda Ghasya Edi Purnomo edi purnomo Edi Yusmin Eka Aryati Eka Supriatna Eka Supriatna Eka Supriatna Eka Supriatna Eko Saputra Endang Sri Wahjuni, Endang Sri Fadli Ihsan Fatima Gandasari, Maharani Firmanus Firsta Yosika, Ghana Fransiska Noviana Gandasari, Fatima Maharani Gatot Yuliana Gazali, Novri Hafis Hafis AL Fajar Hafiz Al Fajar Hanira, Hanira Henim, Audy Aprilia Henry Maksum, Henry Herawati, Henny Hery Kresnadi Hidasari, Fitriana Puspa Ikhsanudin Ikhsanudin Imran Imran Indrayogi, Indrayogi Isti Dwi Puspitawati Jayawarsa, A.A. Ketut Kartono Kartono kiki kiki Fatma Kinanti, Putri Sekar Laksono Trisnantoro Lily Thamrin LM Hari Christanto Lusi Lusi Lusi Maharani Fatima Gandasari Maharani Putri Gandasari Maria Goreti Wati Martono Martono Mashud Melilisa Jupitasari Natalia Rosi Heavenlim Nining Widyah Kusnanik Noer Riswandi Noverindia, Syarifah Citra Nurul Musfira Osiobe, Ejiro Uriri Parlindungan Nadeak Patriantoro . Patrisia Rahayu Utami Pinus Pitri Susanti Siregar Pranata, Rio Pratiwi, Riska Amanda Pratiwi, Santika Bunga Purba, Ari Putra Perdana, Rahmat Putra Sastaman B Putri Tipa Anasi Rahmat Putra Perdana RAJIP MUSTAFILLAH RUSDIYANTO Regina Regina Rezza Dewintha, Rezza Rio Pranata Riri, Anastasia Natalia Robby Najini Roldan, Patrick John B. Rosa Damai Yanti Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rusdiyono S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sainawati Sainawati Sesilia Seli Siti Halidjah Sri Buwono . Sri Maryuni, Sri Sudarsono Sudarsono Sudarsono Sudrazat, Adang Suhardi Suhardi Suhardi Sulistyarini, Sulistyarini Suparjan Suparjan Supianto S Suryani Suryani Syahria Arya Maulana Syamsul Arifin Syamsuri Syarifah Citra Noverindia Tiara Tjen Veronica Uray Gustian Uray Gustian Uray Gustian Gustian Uray Gustian, Uray Uray Uray Gustian Y Gatot Sutapa Yuliana Yosika, Ghana Fiesta Yovinus Ardianto Yuliana, Gatot