p-Index From 2021 - 2026
14.742
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin Peternakan Jurnal Rekayasa Proses Jurnal Veteriner Proceeding Buffalo International Conference Jurnal Sains Peternakan Journal of the Indonesian Mathematical Society Jurnal Ilmu Ternak Veteriner Jurnal Peternakan Indonesia JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) International Journal of Sustainable Tropical Agricultural Sciences Buletin Penelitian Sosek Jurnal Sosio Agribisnis Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Journal of Islamic Studies and Humanities Global Review of Islamic Economics and Business E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Proceeding INTERNATIONAL SEMINAR IMPROVING TROPICAL ANIMAL PRODUCTION FOR FOOD SECURITY JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Jurnal Rekayasa Proses JURNAL PengaMAS ARSHI Veterinary Letters Musamus Journal of Livestock Science Agro Bali: Agricultural Journal Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Jurnal Abdi Insani Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Budapest International Research in Exact Sciences (BirEx Journal) Tashwirul Afkar PETERPAN (Jurnal Peternakan Terapan) Jurnal Dedikasi Indonesian Journal of Innovation and Applied Sciences (IJIAS) Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS) Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Jurnal Peternakan Lokal Anjoro : International Journal of Agriculture and Business Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Jurnal Pengabdian Nusantara (JPN) Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Chalaza Journal of Animal Husbandry BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Community Services Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara Jurnal Agripet Jurnal Rekayasa Proses Peternakan Abdi Masyarakat (PETAMAS) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kaa Mieera JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian Asam Lemak Terproteksi dalam Bentuk Campuran Garam Karboksilat Kering Terhadap Performa dan Metabolit Darah Kambing PE Fase Pertumbuhan Andi Murlina Tasse; La Ode Nafiu; Fanny Yulia Irawan; La Ode Arsad Sani; Harapin Hafid
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 7, No 1 (2020): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.432 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v7i1.8582

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian asam lemak terproteksi yang berasal dari hasil samping pengolahan limbah ikan terhadap performa kambing peranakan etawa dalam pertumbuhan. Penelitian dilaksanakan di kandang ternak Desa Alebo, Kabupaten Konawe Selatan dan Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo, Kendari. Materi penelitian meggunakan 16 ekor kambing peranakan etawa berumur 4-6 bulan dan bobot badan 10-12 kg. Pakan yang digunakan terdiri atas hijauan dan asam lemak terproteksi (ALT) sebagai campuran garam karboksilat kering (CGKK). Rancangan penelitian adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas T1= 0 g ALT; T2 = 200 g ALT; T3 = 250 g ALT, dan T4 = 300 g ALT. Variabel penelitian meliputi kosumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan kambing peranakan Etawa fase pertumbuhan. Rataan konsumsi pakan (Kg BK/ekor/minngu) T1 = 4,58; T2 = 5,68; T3 = 6,19; dan T4 = 6,48. Rataan pertambahan bobot badan (kg/ekor/minggu) T1 = 0.43, T2 = 0.90, T3 = 1.44 dan T4 = 1.42. Rataan konversi pakan T1 = 10,63; T2 = 7,61. Disimpulkan bahwa pemberian asam lemak terproteksi (ALT) yang berasal dari hasil sampig pengolahan limbah ikan (200-300 g/ekor/hari) meningkatkan konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan, dan memperbaiki efisiensi konversi pakan kambing peranakan etawa fase pertumbuhan.Kata kunci: asam lemak terproteksi, kambing PE, performa,ABSTRACTThe purpose of this research was to know  the effect of applying protected fatty acids originated from by-product of fish processing on performance growth phase ettawa crossbred. The study was conducted at Cattle Pen located at Alebo village, South Konawe Regency, and Laboratory of Nutrition Science and Feed Technology, Faculty of Animal Science, Halu Oleo University, Kendari. The materials used 16 Etawa crossbred aged 4-6 months and weighed 10-12 kg.  The feeds were applied consist of roughage and protected fatty acid (PFA), as dry carboxylate salt mixture, DCM. The research design was Complete Randomized Design with 4 treatments and 4 repeatition. The treatments were    T1= 0 g PFA; T2 = 200 g PFA; T3 = 250 g PFA; and T4 = 300 g PFA. Variable were feed intake, gain, and feed conversionl. The results of research showed that the treatments had a very significant effect (P<0.01) on the feed consumption, weekly gain, and feed conversion on the growth phase. The average feed consumption (kg dry mater/head/week) T1 = 4.58; T2 = 5.68; T3 = 6.19; and T4 = 6.48. The concluded that application of protected fatty acid (PFA), originated from by-product of fish processing (200-300 g/head/day) increased dry matter intake, weekly gain, and improved feed conversion efficiency etawa crossbred.Keywords: ettawa crossbred, performance, protected fatty acid
STRATEGI PENATAAN DAN PENGEMBANGAN SENTRA PRODUKSI PETERNAKAN KABUPATEN KOLAKA TIMUR Musram Abadi; La Ode Nafiu; Lukman Yunus; . Fatmawati
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 5, No 1 (2018): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.427 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v5i1.4507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan sentra produksi peternakan Kabupaten Kolaka Timur dan sebagai arahan prioritas pembangunan dan pengembangan sentra peternakan Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan Oktober tahun 2017. Variabel dalam penelitian adalah (a) kekuatan, (c) kelemahan, (d) peluang dan (e) tantangan/hambatan pada penataan dan pengembangan sentra produksi peternakan serta alat  analisis dalam penelitian ini adalah analisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penataan dan pengembangan sentra produksi peternakan di Kabupaten Kolaka Timur antara lain; (a) Kebijakan pembangunan sarana dan prasarana kawasan peternakan difokuskan pada pengembangan jaringan irigasi, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan sekitar kawasan, pembangunan jalan usahatani, pasar pengumpul desa, pasar pengumpul antar desa, kebutuhan jaringan listrik dan telekomunikasi dan fasilitas yang dibutuhkan untuk pengembangan industri pengolahan hasil-hasil peternakan, serta penyediaan sarana produksi seperti pupuk dan obat-obatan, dan (b) kebijakan pengembangan sentra produksi peternakan yakni berupa penetapan dan perluasan padang penggembalaan dan lahan hijauan pakan ternak, manajemen pengelolaan, perbaikan budidaya ternak baik ternak besar, ternak kecil maupun unggas melalui sistem perkandangan, dan penyediaan pakan bagi ternak. Kata Kunci : Strategi penataan dan pengembangan, sentra produksi Peternakan.   
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS AYAM RAS PETELUR PADA CV. BINTANI POULTRY SHOP KENDARI Musram Abadi; Sitti Aida Taridala; La Ode Nafiu
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 3, No 3 (2016): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.192 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v3i3.1913

Abstract

The research was conducted to analyze and identify supporting and inhibiting factors, arranging layer farm agribusiness development strategy on CV Bintani Poultry Shop Kendari. This research was held on 2012. The research variables were (a) layer farm business characteristic and (b) strength, weakness, threat, and opportunity.  The agribusiness development strategy aspect analysis was using SWOT and QSPM analysis. Research result showed that production capacity increasing strategy and quality increasing and worker quantity were scored 6,146, and 5,375 respectively.  Meanwhile technology application on layer farming practice and others livestock business development were scored 5,303 and 4,220 respectively. Key words: Agribusiness, Layer Farm, Development Strategy  
Utilitas Asam Organik Sari Belimbing Wuluh dan Asam Sitrat Sintetis Sebagai Acidifier Terhadap Performa Produksi Puyuh (Coturnix coturnix Japonica) Fase Grower Hamdan Has; Astriana Napirah; Widhi Kurniawan; La Ode Nafiu; Takdir Saili
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 7, No 2 (2020): JITRO, Mei
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.386 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v7i2.11072

Abstract

ABSTRAKPenggunaan acidifier baik organik atau sintetis dapat meningkatkan optimalisasi nutrien di dalam saluran pencernaan.  Optimalisasi nutrien diharapkan dapat meningkatkan performa ternak khususnya puyuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan dua macam acidifier terhadap performa puyuh fase grower. 100 ekor unsexed puyuh (Coturnix coturnix Japonica) fase grower umur 14-40 hari digunakan dalam penelitian yang menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Bahan pakan yang digunakan adalah jagung kuning, dedak, konsentrat puyuh komersil, sari belimbing wuluh, dan asam sitrat sintetis. Perlakuan yang dicobakan terdiri dari perlakuan kontrol (P0), penggunaan 0,3% asam sitrat sintetis (P1), penggunaan 0,25% sari belimbing wuluh (P2), penggunaan 0,6% asam sitrat sintetis (P3), dan penggunaan 0,5% sari belimbing wuluh (P4). Variabel yang diamati adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum mingguan. Penggunaan sari belimbing wuluh memiliki konsumsi pakan yang lebih rendah  (P<0,05) pada minggu pertama dibanding kontrol dan asam sitrat sintetis.  Penggunaan asam sitrat sintetis meningkatkan pertambahan bobot badan pada minggu pertama (P<0,05). Penggunaan asam sitrat sintetis nyata dapat menurunkan konversi pakan minggu ke tiga dan empat dibanding kontrol dan asam organik belimbing wuluh. Kesimpulan penelitian ini yaitu penggunaan sari belimbing wuluh sebagai acidifier belum menunjukkan perbaikan performa yang signifikan sedangkan penggunaan asam sitrat sintetis memiliki performa yang lebih baik dibanding perlakuan kontrol dan penggunaan sari belimbing wuluh.Kata kunci: acidifier, asam sitrat, belimbing wuluh, puyuh fase growerABSTRACTThe organic and synthetic acidifiers could improve the optimization of nutrients utilization in the quail digestive tract. Furthermore, the optimization of nutrients is expected to improve quail performance. This study was aimed to determine the effect of using two types of acidifiers (Averrhoa bilimbi juice and synthetic citric acid) on the grower phase of quail performance. Total of 100 unsexed quails (Coturnix coturnix japonica) grower phase aged 14-40 days were used in this research and designed as a completely randomized design of five treatments and four replications. Feed ingredients used were yellow corn, rice bran, commercial quail concentrate, Averrhoa bilimbi juice (organic acidifier), and synthetic citric acid. The treatments consisted of control (P0), 0.3% synthetic citric acid (P1), use of 0.25% Averrhoa bilimbi juice (P2), use of 0.6% synthetic citric acid (P3), and use of 0.5% Averrhoa bilimbi juice (P4). The variables observed were weekly feed intake, body weight gain, and feed conversion. The result showed that utilization of Averrhoa bilimbi juice has lower feed consumption (P<0.05) in the first week compare to control and synthetic citric acid, and synthetic citric acid utilization increases body weight gain in the first week (P<0.05). The use of synthetic citric acid significantly reduces feed conversion in the third and fourth weeks compared to control and organic acid groups. The conclusion of this study is the utilization of Averrhoa bilimbi juice as an acidifier has not shown significant improvements in quail performance. The use of synthetic citric acid has a better performance compared to control and Averrhoa bilimbi juice utilization.Keywords: acidifier, organic acidifier, citric acid, growing quail
Evaluasi Kualitas dan Karakteristik Fermentasi Silase Kombinasi Stay Green Sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) – Indigofera zolingeriana dengan Perberbedaan Komposisi Widhi Kurniawan; Teguh Wahyono; Natsir Sandiah; Hamdan Has; La Ode Nafiu; Astriana Napirah
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.548 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v6i1.5551

Abstract

 ABSTRAK Ketersediaan hijauan pakan ternak haruslah memenuhi aspek kuantitas, kualitas dan kontinyuitas. Teknologi pengawetan pakan dengan membuat silase berbahan tanaman pakan yang sesuai diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pakan tersebut. Sorgum memiliki potensi sebagai bahan silase yang baik namun perlu ditingkatkan kualitasnya dengan menambahkan hijauan yang tinggi kandungan protein kasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas dan karakteristik fermentasi silase kombinasi sorgum dan leguminosa. Penelitian ini dilakukan dengan mengkombinasikan Stay green dan Indigofera zolingeriana (100:0, 60:40, 50:50, dan 40:60%) sebagai bahan silase untuk dievaluasi pH, kandungan bahan kering (BK), bahan organik(BO), protein kasar (PK) dan Nilai Fleigh. Silase dibuat dalam silo ukuran 1 liter yang difermentasi selama 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya persentase Indigofera zolingerianadalam silase meningkatkan pH silase, BK, dan PK silase. Peningkatan pH tersebut berakibat pada terjadinya proteolisis pada PK silase. Penggunaan Indigofera zolingeriana dalam silase kombinasi dengan sorgum Stay green pada persentase 40% masih memungkinkan untuk memperoleh silase kombinasi yang berkualitas baik (Nilai Fleigh 70,13) dan kandungan protein kasar mencapai 15,68%. Kualitas tersebut selanjutnya akan menurun apabila persentase Indigofera zolingeriana dinaikkan walaupun kandungan protein kasar meningkat.Kata Kunci: Silase, Kombinasi, Kualitas, Evaluasi, Nilai Fleigh.ABSTRACTFeed availability has to meet quantity, quality and continuity aspect. Feed preservation technology by making silage from suitable forage plants is expected to meet these needs. Sorghum has the potential as a good silage material but needs to be improved in quality by adding other forage which have high crude protein content. This study was aimed to evaluate the quality and characteristics fermentation of sorghum and legumecombination silage. This research was conducted by combining Stay greensorghum and Indigofera zolingeriana (100: 0, 60:40, 50:50, and 40: 60% combination) as silage material to be evaluated for pH, dry matter content (DM), organic matter (OM), crude protein (CP) and Fleighpoint. Silage was made in 1 liter size silos which are fermented for 21 days. The results showed that the increasing percentage of Indigofera zolingeriana in silage could increase silage, pH, DM, and CP silage. The increase in pH resulted in proteolysis of silage protein. The added of Indigofera zolingeriana in silage combination at 40% was still possible to obtain good quality silage (Fleighpoint 70.13) and reaching 15.68% of silage CP content. The silage quality was decrease if the percentage of Indigofera zolingeriana increased, even though the silage CP content could increasesafterward.Keywords: Silage, Combination, Quality, Evaluation, Fleigh point
BOBOT TETAS DAN FERTILITAS PADA AYAM KAMPUNG DAN HASIL PERSILANGANNYA Herlina Herlina; La Ode Nafiu; Muhammad Amrullah Pagala
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 3, No 3 (2016): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.502 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v3i3.2566

Abstract

This study aims to determine the performance of chicken and cross breeding results with laying hens and broilers. A total of 3 male chickens and 15 chickens Kampung females, 3 males laying chickens and 10 chickens laying females, and 3 chickens stud broiler. The variables observed were egg weight, fertility, hatchability, hatching weight. Data were analyzed with General Linear Model (GLM). Data on hatch weight, egg weight, fertility and hatchability were analyzed based on different breed. If there is a difference between treatments then a further test with Duncan Multiple Test is performed. The results showed that the performance of chicken and crossbreeding with laying and broiler chickens had significant effect (P <0,05) on egg weight, fertility, hatchability based on different nation and weight of hatch, body weight, heterosis and growth based on breed and different sex. Key Word : Performance, Crossbreeding, Kampung Chicken, Broiler, Layer.
KARAKTERISTIK SPERMATOZOA SAPI BALI SETELAH SEXING MENGGUNAKAN METODE KOLOM ALBUMIN DENGAN LAMA WAKTU SEXING YANG BERBEDA Sunarti Sunarti; Takdir Saili; La Ode Nafiu
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 3, No 1 (2016): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.693 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v3i1.1071

Abstract

Penelitian ini menggunakan Racangan Acak Lekap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah waktu sexing yang terdiri atas 20 menit (W1), 35 menit (W2) dan 50 menit (W3), sedangkan ulangannya adalah penampungan semen sebanyak enam kali. Parameter makroskopis yang diukur meliputi volume, warna, derajat Keasaman (pH), sedangkan parameter mikroskopis meliputikonsentrasi, gerakan massa, persentase motilitas, persentase spermatozoa hidup dan persentase membran plasma utuh serta non return rate.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara makroskopis dan mikroskopis yaitu volume (ml) (5,5 ± 0,53), warna (putih krem), pH (7 ± 0,00), konsentrasi (1185,57± 392,09), persentase motilitas (80 ± 0.0), persentase spermatozoa hidup (94,71 ± 1,38) dan persentase membran plasma utuh (96,14 ± 1,46).Hasil penelitian setelah sexing kualitas spermatozoa tidak menunjukkan perbedaan pada inkubasi yang berbeda baik pada lapisan atas maupun lapisan bawah. Hasil IB menggunakan semen pasca sexing didapatkan non return rate sebesar 79%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan kualiatas spermatozoa sapi Bali hasil sexing masih layak untuk diinseminasikan pada induk sapi untuk menghasilkan anak ternak. Kata Kunci: Sapi Bali, spermatozoa, kolom albumin, sexing, kualitas
PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA AYAM KETAWA DI KOTA KENDARI Robin Robin; La Ode Nafiu; Muh. Rusdin
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 2, No 3 (2015): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.843 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v2i3.3810

Abstract

The purpose of this research is to study the prospect, problem fared and formulate the developing strategy of raising the chicken laugh at Kendari. The results of this study are expected to be useful as a reference basis for government and practitioners in developing chicken laugh at Kendari and as a reference for further research. The study was conducted in October - November 2012 held at Kendari. Determination of sub-sample study conducted by purposive sampling based on the amount of chicken population Ketawa most, the samples used were each 10 Baruga farmers in the district, sub-district and district Poasia Kadia. Methods of data collection that is through interview, observation and documentation. Data analysis was performed based on a percentage of the value and use SWOT analysis then reviewed descriptively. Prospects for business development in the chicken laugh Kendari supported by the high price of chicken laugh, the majority of farmers belong to the productive age and height HR breeders. The problem faced by the chicken business is a sideline laughing, limited capital breeder, the lack of a stable market and a lack of knowledge and skills in disease control. Based on the results of the SWOT analysis of the development strategy of the management training needs of business in the form of training and directing his efforts into marketoriented core business, utilizing every event as a marketing contest chicken laughing and following exhibitions farms, businesses need to expand the scale poultry laughing, maximizing roles and functions ASPAK for scheduled contests, and disease control training, need guidance from the government in the form of skills training maximal disease controlKeywords: outlook, strategy, development, chicken laugh, City KendariABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengkaji prospek usaha budidaya ayam ketawa di Kota Kendari.. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2012 bertempat di Kecamatan Baruga, Kecamatan Kadia dan Kecamatan Poasia Kota Kendari. Penentuan kecamatan sampel penelitian dilakukan secara purposive sampling berdasarkan jumlah populasi ayam Ketawa terbanyak. Jumlah responden di masing-masing Kecamatan lokasi penelitian sebanyak 10 orang peternak, sehingga seluruhnya berjumlah 30 orang responden. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data berdasarkan nilai presentase dan menggunakan analisis SWOT kemudian diulas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa prospek pengembangan usaha ayam ketawa di Kota Kendari didukung oleh tingginya harga ayam ketawa, mayoritas peternak tergolong usia produktif dan tingginya SDM peternak. Permasalahan yang dihadapi yakni usaha ayam ketawa bersifat sambilan, modal usaha peternak terbatas, belum adanya pasar yang stabil dan kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengendalian penyakit. Berdasarkan analisis SWOT maka strategi pengembangannya yakni perlu pembinaan manajemen usaha dalam bentuk pelatihan dan mengarahkan usahanya menjadi usaha pokok yang berorientasi pasar, meningkatkan skala usaha ternak, memaksimalkan peran dan fungsi ASPAK untuk menyelenggarakan kontes ayam ketawa serta pameran-pameran peternakan, perlu adanya pembinaan pengendalian penyakitKata Kunci : Prospek, strategi, pengembangan, ayam ketawa, Kota Kendari
KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PETERNAKAN PUYUH (STUDI KASUS PETERNAKAN PUYUH PERMATA KOTA KENDARI) Fatmawati Fatmawati; Azhar Bafadal; La Ode Nafiu; Musram Abadi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 5, No 2 (2018): JITRO, Mei
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.364 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v5i2.4510

Abstract

Peternakan merupakan salah satu subsektor pertanian yang mempunyai peran strategis dalam perekonomian di Indonesia. Namun dalam pelaksanaannya subsektor peternakan menghadapi berbagai risiko yang tidak jarang memberikan kerugian bagi pelaku subsektor peternakan khususnya peternak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial Peternakan Puyuh Permata.  Hasil analisis kelayakan finansial menunjukan bahwa usaha Peternakan Puyuh Permata layak untuk dikembangkan.  Hasil perhitungan NPV adalah positif pada discount faktor 12%, yakni sebesar sebesar Rp. Rp. 119.192.758,-, Nilai Net B/C Ratio sebesar 2.30, ( > 1), nilai IRR sebesar 32.04 % (>12%) dan Payback Periode untuk mengembalikan nilai investasi sebesar Rp. 119.192.758-, memerlukan waktu 2 tahun 66 hari. Kata Kunci : Evaluasi Kelayakan Finansial, Agribisnis, Puyuh 
IMBANGAN PROTEIN DAN ENERGI BERBEDA DALAM RANSUM PUYUH FASE GROWER TERHADAP KONSUMSI PAKAN, PERTAMBAHAN BOBOT BADAN, DAN KONVERSI RANSUM Astriana Napirah; Hamdan Has; La Ode Nafiu; Ali Bain; Takdir Saili
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 5, No 2 (2018): JITRO, Mei
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.775 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v5i2.5188

Abstract

ABSTRAK             Kandungan energi dan protein pakan merupakan faktor yang mempengaruhi kualitas pakan dan performans produksi ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh imbangan energi dan protein berbeda dalam ransum puyuh fase grower terhadap konsumsi pakan, perrtambahan bobot badan, dan konversi pakan. Seratus dua puluh DOQ disebar secara acak pada 24 unit kandang percobaan. Perlakuan yang dicobakan terdiri atas 2 level energi pakan (2700 dan 2900 kkal/kg) dan 3 level protein pakan (18, 20, dan 22%), sehingga terdapat 6 kombinasi perlakuan, yaitu R1 (2700 EM – 18% PK), R2 (2700 EM – 20% PK), R3 (2700 EM – 22% PK), R4 (2900 EM – 18% PK), R5 (2900 EM – 20% PK), dan R6 (2900 EM – 22% PK). Pakan yang dicobakan merupakan pakan self mixing. Parameter yang diamati adalah konsumi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan puyuh umur 2 hingga 6 minggu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji wilayah berganda duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imbangan energi-protein pakan berbeda tidak memberikan pengaruh (P>0,05) pada konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Kombinasi energi metabolisme 2700 kkal/kg dan 18% protein sudah dapat memenuhi kebutuhan nutrisi puyuh periode grower.Kata Kunci: protein, energi, puyuh, grower   ABSTRACT             Energy and protein that contained in poultry feed is a factor that affect the feed quality and poultry production performance. This research aimed to study the effect of different energy and protein balance in quail feed on feed consumption, weight gain, and feed conversion ratio. One hundred and twenty day old quails were divided into 24 units enclosure research. The trial feed was consist of 2 levels of energy feed (2700 and 2900 kcal/kg) and 3 levels of crude protein (18, 20, and 22% CP), so that there were 6 combinations of treatments, i.e. R1 (2700 ME – 18% CP), R2 (2700 ME – 20% CP), R3 (2700 ME – 22% CP), R4 (2900 ME – 18% CP), R5 (2900 ME – 20% CP), R6 (2900 ME – 22% CP). The used feed was a self mixing feed. The observed parameters were feed consumption, body weight gain, and feed conversion ratio of quail at 2-6 weeks of age. The data obtained were analyzed using variance analysis and continued using Duncan’s multiple range test. The result showed that the balance of energy-protein in quail feed did not affect (P>0,05) feed consumption, body weight gain, and feed conversion ratio. The combination of 2700 kcal/kg metabolizable energy and 18% cruse protein could already maintain the needs of the grower period of quail nutrients.Keywords: protein, energy, quail, grower
Co-Authors . Fatmawati . Nurhalim . Rahman Abd. Rasyid Syamsuri Abda Abda Abdul Madiki Abdul Madiki Abdul Rizal Abdul Rizal, Abdul Adrian Tawai Agung Prasetiawan Ahmad Fajar Ahmad Syafi’i Akhmad Fadilat Al Jumiati, Wa Ode Albar, Fahry Ali Djamhuri Alifariki, La Ode Aliyu Ahmad Mahmud Alrum Armid Amiluddin Indi Andi Bahrun Andi Murlina Andi Murlina Tasse Andini Sulfitrana Anshari, Erwin Ansharullah ansharullah Anwar Allah Pitchay Apriliyan Yusuf AS Aku, AS Asma Bio Kimestri Asma Bio Kimestri Asma Bio Kimestri Asma Biokimestri Asnawar, Asnawar Astriana Napirah ASTUTI, MERI Aulia Devinda Afista Ayub M. Padangaran Azare Isa Magaji Azhar Bafadal Aznah Aznah B Tiesnamurti Claritha Saraswati Dahlan, Rispan Dandy Ashari Daniyatno Daniyatno Dedu, La Ode Arfan Deki Zulkarnain Deniyatno Deniyatno, Deniyatno Dewi S, Rachmita Diah Pawitri Dian Agustina Dila Muhlis Dominicus Savio Priyarsono Dwi Agustin E Handiwirawan Eki Indrawati Erwin Yulianto Fadli Fadli Fanny Yulia Irawan Faradillah, F Farida Farida Fatmawati Fatmawati Febi Pangestu Febiang Lopulalan Firdaus Firdaus Firdaus Firdaus Firdaus Firman Nasiu Firman Nasiu Fitaria Fitaria Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fuji Astuty Auza G Gerhana G. Gerhana Gandri, La Gazali Gazali Gerhana Gerhana Gerhana, Gerhana Hakim, Muh Haidir Halim Said Hamdan Has Harapin Hafid H. Hartati Hartati Hasniar Hasniar Hasniar Hasniar, Hasniar Hassanudin Mohd Thas Thaker Helpi Pebriani Herlina Herlina Hidayat Hidayat I Inounu I Made Suderka I Wayan Sura Idrus Salam Ihlas AG, Muhammad Ilahude, Meygi Caesarika Putri Iqrahmawati Halman Yamin Irma Sahrani Irwansyah Irwansyah Ismeth Inounu Ismeth Inounu Isnaeni, Purnaning Dhian Jufri Karim Jumardin, Jumardin Kabir Kabir Kadek Purnama Anti Karimudin Karimudin Karimudin, Karimudin Kasmirandi Kasmirandi Kemistri, Asma Bio Khaerudin Khaerudin Kimestry, Asma Bio Kundarita, Kundarita L.d. Agung Suharto La Aba La Aba La Aba La Karimuna La Malesi La Ode Arsad Sani La Ode Baa La Ode Hadini La Ode Hermawan La Ode Hermawan La Ode Muhamad Munadi La Ode Sahaba La Ode Saidi La Ode Woli La Rianda Liliah Oliah Masitah Lisnawati Lisnawat Lukman Yunus Lukman Yunus, Lukman Madiki, A Malesi, Rahman La Manginsi, Wa Ode Jumiarni Mardianto Mardianto Marsuki Iswandi Marwan Zam Mili Marwan Zam Mili Masyudin Masyudin Maulana ArRaniri Putra Mesrawati Mesrawati Mesrawati Mesrawati Meygi Caesarika Putri Ilahude Mohamad Asmy Bin Mohd Thas Thaker Muh Nur Ikhsan Muh. Akramullah Muh. Nuzul Khaq Muh. Rusdin Muh. Rusdin Muh. Yudit Wahyu R Muhamad Rajab Muhamad Rudini Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Irfan Karabu Muhammad Rusli Muhammad Sawadi Muhammad Yusril Munira Munira Munirwan Zani, Munirwan Murabbi Aliyu Musram Abadi N Hidajati N Hidayati Natsir Sandiah Nuhu Okomomi Isa Nur Amalia Jannah Wali Nur Asyik, Nur Nur Nilam Sari Nur Salam Nur Santy Asminaya Nuraeni Primawati Nurhayu Padangaran, Ayub Mangala Putri, Anindyaningrum Zainal Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rahmad Hardiono Rahman Rahman Rahmat Tybu Restu Libriani Rezky, Muhammad Riko Rinaldi Middin Rilus Kinseng Rina Astarika, Rina Rinawanti, Rinawanti Ripaldi Ripaldi Rusdin, Muh. Rusli Badaruddin Rusli Badaruddin Sabay Parda, Ahmad Fainal Safitri Safitri Safri Lasahudu Saminu Abdulrahman Ibrahim Sandi Trio Ramadhan Sarmin Setiawati, Indra Rahayu Sharhabil Musa Yahaya Silvia Eva Ningrum Sitti Aida Adha Taridala Sitti Aida Taridala Sri Nelfina Nur Sri Rejeki SrI Wahyuni Subandriyo . Sulastri Wulandari Sulna Sulna Sunarti Sunarti Surahmanto Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Tambing, Titin Tamrin Tamrin Tamrin Tamrin Tamrin Tamrin Taufik Taufik Uci Melia Vivin Wahyuni W. Kurniawan Wa Ipa Wa Laili Salido Wa Ode Nurlita Wa Ode Ririn Saputri Wa Ode Sitti Nur Anisa Anwar Wahab Wahab Wahab Wati, Inra Wisna Wisna Wiwiek Rindayati Yamin Yaddi Yayat Iman Supriyatna Yayat Iman Supriyatna Yayu Asifa Yunus, Lukman Zulfiqhi Haris Zulfiqhi Haris