p-Index From 2021 - 2026
5.214
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Akuakultur Indonesia Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences BULETIN OSEANOGRAFI MARINA PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Jurnal Akuatika Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam) JURNAL HUTAN LESTARI Jurnal Teknik Lingkungan JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN AKSIOMA Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmu Komunikasi TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Lingua Cultura Prosiding Universitas PGRI Palembang PREDIKSI Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan EDUCAFL : E-Journal of Education of English as a Foreign Language JURNAL INTEGRASI PROSES Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) SELAMI IPS WARTA KOMUNITAS Benefit: Jurnal Manajemen dan Bisnis EMITTER International Journal of Engineering Technology Journal on English as a Foreign Language (JEFL) JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Science and Technology Indonesia Jurnal Gizi dan Kesehatan Jurnal Mirai Management Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia ENGLISH FRANCA : Academic Journal of English Language and Education Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis Animal Production : Indonesian Journal of Animal Production SYAMIL: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education) Squalen Bulletin of Marine and Fisheries Postharvest and Biotechnology Jurnal Teknik Informatika STMIK Antar Bangsa ANNALES BOGORIENSES Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA JET (Journal of English Teaching) Adi Buana Journal of Health Policy and Management Jurnal ULTIMATICS Jurnal Kolaboratif Sains Creative Research Journal Jurnal Peternakan Nusantara Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Jurnal Hilirisasi IPTEKS (JHI) Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Jurnal Analisa Akuntansi dan Perpajakan Humaniora Journal of Primary Education Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Agroteknika Interdental Jurnal Kedokteran Gigi (IJKG) Jurnal JKFT Jurnal Pembangunan Nagari JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Akuntoteknologi : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Teknologi Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi PELAGICUS: Jurnal IPTEK Terapan Perikanan dan Kelautan Longda Xiaokan : Journal of Mandarin Learning and Teaching JIEB : Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Ilomata International Journal of Management Annual Conference on Islamic Early Childhood Education Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti) Journal of Language Learning and Research Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) COJ (Coastal and Ocean Journal) Jurnal Teknik Kimia USU Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Annales Bogorienses
Claim Missing Document
Check
Articles

Biometric and biochemical characteristics of glass eels (Anguilla spp.) collected from Cimandiri Estuary, Sukabumi Regency, Indonesia Kamal, Mohammad Mukhlis; Wildan, Dudi Muhammad; Tatag Budiardi; Agus Oman Sudrajat; Ronny Irawan Wahju; Ridwan Affandi; Mala Nurilmala
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.13.4.634-643

Abstract

Viabilitas glass eel menentukan keberhasilan budidaya dan mengatur variabilitas rekrutmen, masing-masing sebagai benih dalam akuakultur dan populasi liarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas glass eel melalui pengukuran biometrik dipasangkan dengan analisis proksimat. Pengumpulan glass eel dilakukan setiap bulan dengan menggunakan alat tangkap sirib di Muara Cimandiry selama bulan Desember 2020 - April 2021. Aspek biometrik yang diukur adalah panjang, berat, diameter mata, jantung, dan hati, sedangkan proksimat adalah kandungan protein, lemak, karbohidrat, dan abu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang dan berat badan terus bertambah setiap bulannya, meskipun faktor kondisi tidak memperlihatkan perbedaan. Diameter mata dan bukaan mulut mengkonfirmasi penglihatan ikan predator diurnal. Jantung dan hati menunjukkan kemampuan metabolisme pada ikan perenang cepat sebagai ikan bermigrasi katadromus. Protein, lemak, karbohidrat, dan abu berfluktuasi antar bulan, meskipun perbandingan antar bulan tidak signifikan. Tidak ada konfirmasi yang jelas dari analisis proksimat pada karakter biometrik. Namun glass eel dengan ukuran terbesar pada Bulan April mungkin yang terbaik untuk benih budidaya.
Machine learning for potential anti-cancer discovery from black sea cucumbers Fahrury Romdendine, Muhammad; Fatriani, Rizka; Ananta Kusuma, Wisnu; Annisa, Annisa; Nurilmala, Mala
IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Vol 13, No 3: September 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijai.v13.i3.pp3157-3163

Abstract

Despite being an abundant marine organism in Indonesia, black sea cucumbers (Holothuria atra) is still underutilised due to its slightly bitter taste. This study aims to identify potential anti-cancer compounds from black sea cucumbers using machine learning (ML) to perform drug discovery. ML models were used to predict interactions between compounds from the organism with cancer-related proteins. Following prediction, all compounds were computationally validated through molecular docking. The validated compounds were then screened using absorption, distribution, metabolism, excretion, and toxicity (ADMET) Lab 2.0 to assess their druglike properties. The results showed that ML predicted seven out of 86 compounds were interacted with cancer-related proteins. Computational validation from the results showed that four out of seven compounds demonstrated stable interaction with proteins where only one compound meet the criteria of drug-like compound. The framework of ML and computational validation highlighted in this study shows a great promise in the future of drug discovery specifically for marine organisms. Since computational method only works in prediction realms, wet lab validation and clinical trials are imperative before the drug candidate can be produced as actual anti-cancer drug.
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) RUMPUT LAUT TROPIKA SEBAGAI BAHAN BAKU KOSMETIK Hidayat, Taufik; Nurjanah; Anwar, Effionora; Nurilmala, Mala
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 3 No 01 (2017): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v3i01.46

Abstract

Rumput laut saat ini menjadi komoditas prima yang mempunyai nilai ekonomis penting bagi bangsa Indonesia. Nawa Cita Presiden Jokowi yang mengutamakan pentingnya daya saing produk menjadikan rumput laut menjadi komoditas utama untuk dijadikan produk yang mempunyai nilai saing dan dapat dikembangkan oleh pelaku usaha industri menengah ke bawah atau yang sering disebut UMKM. Salah satunya produk kosmetik. peneltian ini bertujuan menentukan desain prototipe teknologi tepat guna dan formulasi produk kosmetik (tabir surya). Analsis proksimat menggunakan metode AOAC dan pengujian antioksidan menggunakan metode DPPH. Desai penelitian ini meliputi pengujian standar alat, dan formulasi produk dengan metode trial dan eror. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rumput laut yang cocok digunakan dalam pembuatan krim tabir surya adalah rumput laut merah dan coklat. Aktivitas antioksidan pada rumput laut merah yaitu dengan nilai IC50 120 ppm dan rumput laut coklat IC50 150 ppm. untuk aktivitas antioksidan bubur rumput laut merah dan coklat masing-masing yaitu 120 ppm dan 125 ppm. krim tabir surya yang dihasilkan bebas dari mikroba sesuai dengan standar SNI.
KARAKTERISASI RUMPUT LAUT TROPIKA DARI KEPULAUAN SERIBU SEBAGAI SUMBER BAHAN BAKU KOSMETIK Hidayat, Taufik; Nurjanah; Nurilmala, Mala; Anwar, Effionora
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 4 No 02 (2018): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v4i02.165

Abstract

Rumput laut merupakan bioresources yang keberadaanya melimpah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik bahan baku rumput laut tropika yang nantinya dapat diaplikasikan dalam industri pangan dan non pangan. Metode yang digunakan untuk penelitian ini meliputi karakteristik sampel dengan identifikasi, perhitungan rendemen dan proksimat menggunakan metode AOAC, ekstraksi menggunakan beberapa pelarut dengan metode Harborne. Hasil identifikasi rumput laut tropika yang diambil di kepulauan seribu yaitu E. Cotonii, Sargassum sp, Gellidium sp, Caulerpa sp, dan Padina sp. Kelima rumput laut dari Kepulauan Seribu mempunyai kondisi penampakan segar dengan nilai organoleptik berkisar 6-7. Pada perendaman dengan konsentrasi 0;0,3;0,5 memiliki kondisi warna keunguan, thalus sedikit kaku, dan mempunyai bau agak amis. Kadar air tertinggi terdapat pada Caulerpa sp. dengan nilai 90% dan terendah didapat E. cotonii (77,27%. Kadar abu tertinggi terdapat pada padina dengan nilai 6,63% dan terendah Caulerpa sp. dengan 1,95%. Kandungan lemak masing-masing rumput laut berkisar antara 0,1-0,4. Kandungan protein masing-masing rumput laut berkisar antara (1,13-2,19%). Kandungan serat kasar berkisar diantara 0,41-1,25%. Hasil ekstraksi rumput laut E. cotonii dan Sargassum sp. yang diekstraksi dengan menggunakan pelarut n-heksan dan etil asetat menghasilkan rendemen ekstrak tertinggi yaitu 396 mL dan 325 mL. Hasil karakteristik awal menunjukkan bahwa rumput laut Kepulauan Seribu berpotensi untuk dikembangkan untuk menjadi kosmetik.
Production and business performance of Anguilla bicolor fingerlings in a recirculation system with different stocking densities Budiardi, Tatag; Diatin, Iis; Arlita, Kriswidya; Vinasyiam, Apriana; Sudrajat, Agus Oman; Setiawati, Mia; Affandi, Ridwan; Kamal, Mohammad Mukhlis; Wahju, Ronny Irawan; Nurilmala, Mala
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.22.2.156-169

Abstract

Eel (Anguilla bicolor) in the grow-out culture requires good fingerling seeds. Increasing the eel productivity can be done by increasing the stocking density, that should be balanced with good environmental and feed management. This study aimed to analyze the production and business performance of fingerlings in a recirculation system to increase the eel survival and growth rate. The study used a completely randomized design with three different stocking densities, namely 4 g/L (A), 5 g/L (B), and 6 g/L (C). The average weight of each fingerling was 20 ± 4.09 g, that was kept in a 1.5-m3 pond with a recirculation system. Feeding was performed two times a day using commercial feed with probiotic supplementation. The results showed that different stocking densities significantly affected feed conversion ratio, total biomass weight, and coefficient of variance. However, different stocking densities had no significant effect on survival rate, absolute weight growth rate, specific weight growth rate, and condition factor. The C treatment obtained the highest profit with an R/C ratio of 1.20 ± 0.03. The best production and cultivation performance of eel fingerling in a recirculation system with different stocking densities is found in treatment C (6 g/L). Keywords: Anguilla bicolor, business performance, production performance, recirculation system, stocking density ABSTRAK Budidaya ikan sidat (Anguilla bicolor) pada segmen pembesaran memerlukan benih yang baik khususnya untuk benih fingerling. Upaya peningkatan produksi benih ikan sidat dapat dilakukan dengan peningkatan padat tebar yang diiringi dengan manajemen lingkungan dan pakan yang baik. Tujuan penelitian ini menganalisis kinerja produksi dan kinerja usaha pada pemeliharaan fingerling dalam sistem resirkulasi sehingga meningkatkan kelangsungan hidup dan pertumbuhan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri atas 3 perlakuan padat tebar dengan tiga ulangan, yaitu padat tebar 4 g/L (A), 5 g/L (B), dan 6 g/L (C). Fingerling ikan sidat yang digunakan berbobot awal 20 ± 4,09 g/ekor, yang dipelihara dalam bak 1,5 m3 dengan sistem resirkulasi. Pakan diberikan dua kali sehari berupa pakan buatan komersial yang diberi probiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padat tebar berpengaruh nyata terhadap parameter rasio konversi pakan, laju pertumbuhan mutlak biomassa, dan koefisien keragaman bobot tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup, laju pertumbuhan mutlak bobot, laju pertumbuhan spesifik bobot, dan faktor kondisi. Hasil analisis kinerja usaha budidaya fingerling dengan padat tebar berbeda menunjukkan berbeda nyata dan sebanding dengan kinerja produksi. Perlakuan C memberikan keuntungan tertinggi dengan rasio R/C sebesar 1,20 ± 0,03. Kinerja produksi dan kinerja usaha budidaya fingerling ikan sidat (Anguilla bicolor) dalam sistem resirkulasi dengan padat tebar berbeda terbaik terdapat pada perlakuan C (6 g/L). Kata kunci: Anguilla bicolor, kinerja produksi, kinerja usaha, padat tebar, sistem resirkulasi
Penilaian Kondisi Ekologi Perairan Untuk Pengembangan Budidaya Tiram (Moluska: Ostreidae) di Selat Cunda Kota Lhokseumawe Ekamaida, Ekamaida; Hariyadi, Sigid; Nurilmala, Mala; Kusmana, Cecep; Krisanti, Majariana; Syahrial, Syahrial
Buletin Oseanografi Marina Vol 14, No 1 (2025): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/buloma.v14i1.63123

Abstract

Kajian dilakukan bulan Oktober 2023 pada 5 stasiun pengamatan yang bertujuan untuk menilai kondisi ekologi perairan Selat Cunda dalam upaya pengembangan budidaya tiram. Parameter diukur secara in situ dan ex situ, selanjutnya dibandingkan dengan baku mutu lingkungan serta dianalisis menggunakan Principal Component Analysis. Oksigen terlarut tertinggi ditemukan pada Stasiun 3 (7.66 ± 0.08 mg/L), pH pada Stasiun 2 (7.95 ± 0.02), salinitas pada Stasiun 1 (27.00 ± 1.00‰), kecerahan pada Stasiun 5 (79.00 ± 4.00 cm), kedalaman dan suhu pada Stasiun 2 (62.33 ± 8.33 cm dan 30.80 ± 0.62⁰C), kekeruhan dan kelimpahan Escherichia coli pada Stasiun 1 (2262.42 ± 1613.32 NTU dan 1020.00 ± 113.00 MPN/100 ml), logam berat Cd air pada Stasiun 3 dan 4 (masing-masing 0.01 ± 0.00 mg/L), logam berat Pb air pada Stasiun 3 (0.07 ± 0.01 mg/L), kecepatan arus pada Stasiun 2 (0.20 ± 0.01 m/s), tekstur pasir pada Stasiun 5 (88.00 ± 1.73%), tekstur debu pada Stasiun 4 (46.00 ± 22.52%), tekstur liat dan C-organik pada Stasiun 1 (9.67 ± 1.15% dan 0.85 ± 0.68%), logam berat Cd serta Pb pada Stasiun 3 (0.03 ± 0.01 mg/L dan 7.60 ± 0.58 mg/L) dan N-total pada Stasiun 4 (0.12 ± 0.33%). Hasil analisis PCA memperlihatkan bahwa parameter suhu, tekstur debu, kecepatan arus, Cd air, N-total dan tekstur pasir merupakan pembeda utama variasi di PC pertama; sementara parameter salinitas, kelimpahan E. coli, kekeruhan, tekstur liat dan kedalaman merupakan pembeda utama variasi di PC kedua. Untuk mewujudkan kesuksesan budidaya tiram di Selat Cunda Kota Lhokseumawe harus ditingkatkan nilai kecerahan dan kedalaman perairan serta menurunkan kekeruhan serta logam berat Pb.
Cadmium (Cd) and Lead (Pb) Levels in Oysters Saccostrea cucullata, Water, and Sediment in the Cunda Strait of Lhokseumawe City, Indonesia Ekamaida, Ekamaida; Kusmana, Cecep; Hariyadi, Sigid; Nurilmala, Mala; Krisanti, Majariana
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 30, No 2 (2025): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ik.ijms.30.2.259-273

Abstract

Lhokseumawe is a designated as an Economic Growth Center (EGC), making it very susceptible to producing heavy metals.This research aimed to measure the content of lead (Pb) and cadmium (Cd) in oysters (Saccostrea cucullata), water, and sediment in the Cunda Strait, as well as evaluate the relationship between heavy metals and environmental conditions. The experiment was conducted at five stations selected based on considerations of seawater inflow and outflow into the Cunda Strait and existing pollution sources. The results showed that high levels of Pb and Cd with 0.36 and 0.00 mg.kg-1 for S. cucullata, 0.07 and 0.01 mg.kg-1 for water, as well as 7.60 and 0.03 mg.kg-1 for sediment, were found at locations away from the inflow and outflow of the Malacca Strait. The analysis showed a positive pattern in the relationship between Pb metal levels in S. cucullata with water and sediment. This suggested that Pb pollution in S. cucullata came from Pb metal in sediment and water, showing a significant effect on aquatic organisms. However, no clear relationship was found between Cd metal in S. cucullata with sediment and water. The main differences in Pb and Cd between parts were observed in the levels of Pb in water (r= 0.59) and Cd in water (r= 0.71), where higher concentrations were found in central part of the Cunda Strait compared to the southern and northern. Contaminants of heavy metals in S. cucullata, water, and sediment were significantly influenced by temperature, sediment fraction, and organic matter.
Karakteristik sisik ikan nila merah sebagai bahan baku kolagen : Characteristics of red tilapia fish scales as raw materials for the collagen industry Pertiwi, Rizsa Mustika; Nurilmala, Mala; Nurjanah, Nurjanah; Nurhayati, Tati
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 28 No. 6 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(6)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v28i6.50129

Abstract

Hasil samping perikanan berupa sisik, tulang dan kepala dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku kolagen dalam industri kolagen. Tujuan penelitian, yaitu menentukan karakteristik sisik ikan nila merah sebagai bahan baku kolagen. Sisik ikan dikeringkan dengan penjemuran sinar matahari selama 2 hari, sisik kering dikarakterisasi dan ekstraksi kolagen. Analisis meliputi perhitungan proporsi ikan, penentuan komposisi kimia, profil asam amino, dan cemaran logam berat sisik ikan nila merah. Proporsi ikan nila merah terdiri atas sisik 3,73±0,01%; kepala 24,91±0,03%; insang 4,32±0,01%; tulang 19,19±0,02%; daging dan kulit 33,00±0,04%; serta jeroan 14,85±0,01%. Komposisi kimia sisik ikan nila merah, yaitu kadar air (14,35±0,09), abu (36,51±0,47%), lemak (0,02±0,00%), protein (47,69±0,37%), karbohidrat (1,46±0,01%). Profil asam amino sebagai penciri kolagen, yaitu asam amino glisina (101.488,45±305,71 mg/g), prolina (60,531.03±170,96 mg/g), dan alanina (41.427,985±111,66 mg/g). Cemaran logam berat arsen, cadmium, dan merkuri tidak terdeteksi, sedangkan timbel terdeteksi 0,24 mg/kg. Rendemen kolagen sisik ikan nila merah 14,70±3,25%. Sisik ikan nila merah berpotensi sumber bahan baku kolagen.
Potential of Tropical Seaweed Carageenan in Applications of Soft Capsule as a Replacement for Gelatin: A Review Hidayat, Taufik; Syamsu, Khaswar; Sunarti, Titi Candra; Nurilmala, Mala; Manalu, Lamhot
Science and Technology Indonesia Vol. 10 No. 4 (2025): October
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/sti.2025.10.4.1288-1300

Abstract

Carrageenan, a natural sulfated polysaccharide extracted from red seaweed, has gained significant attention in the development of drug delivery systems, particularly as a capsule-forming material. With its biodegradable, biocompatible, and gel-forming properties, carrageenan offers great potential as a plant-based alternative to animal-derived gelatin. This review evaluates the potential of carrageenan, especially iota-carrageenan, in the production of soft capsules as a gelatin substitute, and compares the characteristics of carrageenan-based hard and soft capsules. Soft capsules are generally formulated with iota-carrageenan and plasticizers such as glycerol to achieve optimal flexibility, while hard capsules utilize kappa-carrageenan due to its stronger gel texture. Structural modifications, including depolymerization and polymer blending, have been reported to improve viscosity, elasticity, and disintegration time of carrageenan capsules. Nevertheless, limitations remain, such as high viscosity and slower disintegration compared to gelatin-based capsules. Therefore, formulation optimization and advanced extraction techniques are essential to enhance carrageenan capsule performance. Future research should emphasize cost-effective and high-purity extraction methods, engineered depolymerization processes, and the modification of kappa-carrageenan to exhibit iota-like flexibility. These strategies are expected to advance the feasibility of tropical seaweed-derived carrageenan as a sustainable and halal-compliant material for pharmaceutical capsule applications.
Characterization and Effect of Processing on Parvalbumin Content in Indonesian Shortfin Eel (Anguilla Bicolor-bicolor) Mahardika, Vania; Nurilmala, Mala; Nurjanah, Nurjanah; Pertiwi, Rizsa Mustika; Nugraha, Roni
Squalen, Buletin Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 18, No 3 (2023): December 2023
Publisher : :Agency for Marine and Fisheries Research and Human Resources, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/squalen.851

Abstract

Indonesian shortfin eel (Anguilla bicolor bicolor) is a high economic value fish and a high nutritional content. However, their utilization can be limited because of hypersensitivity cases in individuals allergic to fish. This study aimed to determine the characteristics of the fish major allergenic protein, parvalbumin in different parts of the eel fillet and the effects of boiling technique on the content of this protein. The samples were boiled with 100 mL of water in an Erlenmeyer flask at 95°C for 10 min. The eel fillet was divided into three parts: the front, middle, and rear part of the body. Protein profiles from each part were identified using sodium dodecyl sulfate-polyacrylamide gel electrophoresis and Bradford assays. Parvalbumin was further purified by ammonium sulfate precipitation. The concentration of protein in the different parts of the eel was not significantly different, whereas the processing treatments (meat with water (F1 extract) and meat without water (F2 extract)) affected protein concentration. Eel meat contained proteins with molecular weights ranging from 10 to 186 kDa. Parvalbumins are highly water-soluble, as their content was reduced in the fillet, but were observed at a high concentration in the water after boiling. Parvalbumins of eel were purified by ammonium sulfate 70-90% with high purity. Interestingly, two different bands were observed in SDS-PAGE, suggesting the presence of a protein variant. The molecular weight of parvalbumin obtained from purification ranged from 10 to 11 kDa, similar to that of other fish.
Co-Authors . Nurjanah . Uju Abdul Salam Adil Adil, Adil Afdilla, Dian Lailisa Afkar Rona Indarwati Afrianto Daud Agoes M. Jacoeb Agoes Mardiono Jacoeb Agung Prabowo Agus Oman Sudrajat Agy, Sarah AHMAD ENDANG ZAINAL HASAN Ahmad Syihan Ismail Aisyah Fatriani Alan Dwi Irawan Amalia, Lisya Fiani Amanda, Amelia Amang Sudarsono, Amang AMIN FATONI AMINUDDIN KASDI Anggraeni Anggraeni Aninditya Artina Setiaputri Anita Maulina Anjar Nurrohmah Annas Wiguno Anneke Anggraeni Annisa Annisa Apodekta, Astrid Antheosiaaretes Apon Zaenal Mustopa Apon Zaenal Mustopa Apriana Vinasyiam Ari Wawasto Arlita, Kriswidya Aryana, I.B.Putra Manik Asadatun Abdullah Asmarasari, Santiananda Arta Astuti, Ida Puji Aulia Sekar Sari Ayu Ratih Purnamasari Azizah Nuraini Azizah, Septiana Nur Cece Sumantri Chaidir Chaidir Chevy Kusumah Wardhana Cindytia Prastari Damayanti, Tiwi Dase Hunaefi Deden Yusman Maulid Dewi Puspitasari Diah Savitri E Dian Rianita Didik Gunawan Tamtomo Diini Fithriani Dini Nurfianti Dita Mirawati Dreyfus, Shoshana Duanassurya, Megana Dwi Setyaningtyas Dwi Susilaningsih DWI SUSILANINGSIH Dwiwahyuni, Pricillia Dyah Prasetiani Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Effionora Anwar Effionora Anwar ekamaida, ekamaida Eko Fajar Nurprasetyo Ekowati Chasanah Eliwarti Eliwarti Endang Sri Wahyuni Endang Supriyadi Endang Supriyadi Epi Taufik Erin Apriliani Wulandari Putri Ernik Yuliana Eva Banowati EVI MAYA SARI Ewi Pasaribu Faesal A Maodah Fahriza Sri Afni Fahrury Romdendine, Muhammad Farida Hanum Farida Isroani Fatriani, Rizka Febriana, Suci Wulan Fitri, Nurul Fitria Tika Pradita Ganjar Samudro Gede Wibawa Gerry Immanuel Tanius Giri Rohmad Barokah GuoFeng Wang Gusti Hardiansyah Hafit Isandono Hana Aulia Sativa Handayani, Indah Widuri Hanifah Husein Hizbullah Hanifaturahmah, Fadiyah Hasibuan, Lailan Sahrina Hawis H Madduppa Hayati, PK Dewi Heidi Wiratmaja Hilda Lu’lu’in Nanda Alfira Devi Huda Fajar Arianto HUTASOIT, NICOLAS I Gede Puja Astawa I MADE ARTIKA I Nyoman Sujana I wayan Teguh Wibawan Iis Diatin Ika Krisdiana Ika Silvitasari Ikromatun Nafsiyah Ima Hani Setiawati Indarwati Indarwati Irawaty Irawaty Irfan Suliansyah Irmawati Irmawati Is Mardianto Iskandar AM, . Iskandar, Maghfirany Israyani Istiqomah, Anjula Roselini Isworo, Rhestu Isworo, Rhestu Jaeng, Maxinus Jamaluddin Jamaluddin Jenni, Jenni Joko Hermanianto Joko Santoso Juandy Seiver Langelo Karjunita, Nike Karunia, Dede Khaswar Syamsu Kinanti Permata Sitaresmi Komalasari, Titin Kukuh,I Kd, Angga Kurniasari, Marlinda Kurniawan, Kito Kustiariyah Tarman Kusumawati, Rizky La Ode Sahaba Lahming, Lahming Lilis Trisnawati Lily Viruly Linawati Linawati M. Fedi A. Sondita Maemonah, Maemonah Maggy T. Suhartono Maggy T. Suhartono MAGGY T. SUHARTONO Mahardika, Vania Mahyudi Mahyudi Majariana Krisanti Manalu, Lamhot Mandarin, Dewi maryatun maryatun medal lintas perceka Mega Andini Mega Andini Mega Safithri Mia Setiawati Mita Wahyuni Mohamad Taufik Mohammad Mukhlis Kamal Mohammad Nasichin Muh Tazri Nasirullah Muhamad Fedi Alfiadi Sondita Muhammad Baiquni Bramantyo Muhammad Jufri Muhammad Sujatmiko Muhsinin, Muhammad Mulyadi, Yulius Daniel Mulyati Mulyati Munandar, Aris Mustarin, Amira N. Nurjanah N. Nurjanah Nadia Fabella Neng Dewi Himayasari Netti Herawati Niken Ulupi Nini Marta Nofiarli Nofiarli Norita Norita Novi Luthfiyana Novia Nanda Saputri Novita Sari Noviyan Darmawan Nur Azizah Nasution Nur Mahmudi Ismail Nuratriningrum, Ari Nurdevi Noviana Nurfajrin Nisa Nuri Andarwulan Nuring Wulansari Nurjanah Nurjanah . Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjumadil, Muhammad Nurlisa Alias Butet Panca Jarot Santoso Pertiwi, Rizsa Mustika Pipih Suptijah Prabawati, Chintya Priyo Hadi Purnawati Purnawati Puspita Sari Dewi Puspita, Riya Rahadian Hardja Utama Rahayu, Pravita Rahma Dini Arbajayanti Rahma Dini Arbajayanti Ratih Dewanti -Hariyadi Ratna Sholatia Harahap Restu Lusiana Retno Purnama Irawati Reza Febriyansyah Rhestu Isworo Ria Riski Marsuki RIDWAN AFFANDI Rieska Roskananda Rina Sri Widayati Rina Supriatnaningsih Rismawanti, Erma Ristika Handarini Rita Khairina Rita Wahyuni Riyani Wulandari Rizky Tetriyanda Rizsa Mustika Pertiwi Rizsa Mustika Pertiwi Rizsa Mustika Pertiwi Rizsa Mustika Pertiwi Rofi Ahmad Dzaky Roni Nugraha Ronny I. Wahju Ronny Rachman Noor Rosmawati Peranginangin Roza Yusfiandayani Rukmiasih Rukmiasih Sabaria Manti Battung Safitri, Novemi Gita Saktiansyah, La Ode Ahmad Salham, Munir Salsabila, Fitria Dewi Samiruddin T, Samiruddin T Sapja Anantanyu, Sapja Sari, Karisma Diana Sarina Sarina SEDARNAWATI YASNI Setiyo, Septian Adi Sholekhah, Hanif Zulfahmi Shugo Watabe Sigid Hariyadi Siregar, Sheyra Silvia Siti Julaeha, Siti Solly Aryza Sri Purwaningsih Sri Rejeki Urip Sri Sumiyati Srikandi, Louise Dwi Kumala Stevi Imelda Murniati Wodi Stevy Imelda Murniati Wodi Suhadi Suhadi Sukatmadiredja, R Noneng Surya Dwipangga Susie Chrismalia Garnida Sutoyo Sutoyo SYAHRIAL SYAHRIAL Syamsul Hadi T. Suryati Tatag Budiardi TATI NURHAYATI Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Titi Candra Sunarti Titin Martini Tuty Hardianti Uswatun Hasanah Uyunun Uyunun Vicentius Marco Matutina Wardani, Septiana Dewi Warsono Warsono Widiyanto Widiyanto Wildan, Dudi Muhammad Wini - Trilaksani Wisnu Ananta Kusuma Yanti Sinaga Yanti, Rukmana Yayi Suryo Prabandari Yoshihiro Ochiai Yugha Subagja Yuriyandhi, Yuriyandhi Zaim Elmubarok ZK Abdurahman Baizal Zumrotussholikhah, Annisa’