p-Index From 2021 - 2026
6.286
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro Madinah: Jurnal Studi Islam Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini International Journal of Asian Education Randwick International of Education and Linguistics International Journal of Business, Law, and Education Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies International Journal of Education and Literature (IJEL) Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jurnal Multidisiplin Sahombu JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi (JURRIE) Indonesian Journal of Education and Development Research International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, and Social Humanities Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Jurnal Intelek Insan Cendikia International Journal of Economics, Commerce, and Management SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA Journal of Citizen Research and Development Interdisciplinary Journal of Social Sciences Sultan Adam : Jurnal Hukum dan Sosial J-CEKI PESHUM Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pandangan Mahasiswa Unimed terhadap Transgender dalam Wacana Islam Nasution, Putri Cantika Sari; Fikri, Rifki Aidil; Lubis, Sarah Azmiatul Husna Br; Rambe, Yarti Melvina; Siregar, Hapni Laila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26610

Abstract

Penelitian ini menganalisis pandangan mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) terhadap transgender dalam wacana Islam, dengan menggunakan metode kualitatif berbasis survei deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pandangan konservatif terhadap transgender, dengan 87,5% responden meyakini bahwa Islam melarang perubahan jenis kelamin. Faktor agama menjadi pengaruh utama dalam membentuk persepsi mahasiswa, di mana sebagian besar merujuk pada Al-Qur'an dan hadis sebagai sumber pemahaman mengenai identitas gender. Temuan ini juga menunjukkan bahwa 56,3% responden menolak keberadaan mahasiswa transgender di kampus, sementara 40,6% tidak setuju bahwa transgender harus mendapatkan hak yang sama dalam kehidupan sosial. Meskipun demikian, 62,5% responden menganggap penting adanya kajian Islam tentang transgender untuk memperdalam pemahaman mengenai isu ini. Penelitian ini menggaris bawahi perlunya pendekatan akademik yang lebih inklusif dan berbasis empati dalam membahas isu transgender dalam konteks keislaman.
PANDANGAN MAHASISWA UNIMED TENTANG ISU LGBT DALAM PERSPEKTIF NILAI-NILAI ISLAM DI ERA MODERN Siregar, Hapni Laila; Nayla, Annarha; Saputra, Muhammad Deni; Agustia, Nanda; Gadisa, Nazwa
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v3i2.1555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan mahasiswa Universitas Negeri Medan terhadap isu LGBT dengan menggunakan perspektif nilai-nilai Islam dalam konteks modern. Perkembangan globalisasi, media digital, serta perubahan pola pikir generasi muda menjadikan isu LGBT semakin banyak dibahas di lingkungan akademik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 46 responden dari berbagai fakultas di Universitas Negeri Medan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman keagamaan yang kuat terkait pandangan Islam tentang LGBT. Sebagian besar mahasiswa menolak praktik LGBT, namun tetap menunjukkan sikap sosial yang santun dan tidak diskriminatif terhadap individu dalam komunitas tersebut. Tingkat toleransi mahasiswa berada pada kategori sedang, yakni mampu berinteraksi secara sosial tanpa menormalisasi perilaku LGBT. Selain itu, Pendidikan Agama Islam terbukti memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk pola pikir dan moralitas mahasiswa dalam memahami isu ini. Secara keseluruhan, mahasiswa mampu menyeimbangkan prinsip keagamaan dan nilai toleransi di tengah arus modernisasi. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penguatan pendidikan agama di perguruan tinggi untuk membentuk karakter dan ketahanan etika generasi muda.
Pengaruh Fenomena Fomo Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Muslim Ditinjau Dari Perspektif Islam Afra, Azira; Putri, Cheris Sugma; Nasution, Dini Ashila; Azizah, Mutia; Siregar, Hapni Laila
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2008

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) menjadi salah satu dampak sosial-psikologis dari penggunaan media sosial yang intens dan sering dikaitkan dengan meningkatnya kecenderungan konsumtif di kalangan mahasiswa Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat FoMO pada mahasiswa Muslim, menganalisis pengaruh FoMO terhadap perilaku konsumtif, serta mengkaji temuan tersebut dalam perspektif Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 29 mahasiswa Muslim yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala frekuensi, observasi aktivitas media sosial, dan dokumentasi terkait. Analisis dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang mengacu pada konsep FoMO, teori perilaku konsumtif, serta ajaran Islam mengenai perilaku konsumsi yang seimbang, termasuk nilai qan?’ah (merasa cukup), serta larangan israf dan tabzir yang menekankan pentingnya menghindari pemborosan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat FoMO mahasiswa berada pada kategori rendah dalam aspek emosional, sosial, maupun dorongan konsumtif. Responden cenderung memiliki kontrol diri yang baik, mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, dan tidak mudah terdorong membeli suatu produk hanya karena tren digital atau pengaruh teman sebaya. Nilai-nilai keagamaan berperan sebagai faktor yang memperkuat sikap moderat dan mengurangi kecenderungan konsumtif. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa FoMO bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa Muslim, meskipun tetap memiliki potensi memengaruhi pola konsumsi ketika dikombinasikan dengan paparan media sosial dan promosi digital yang intens. Temuan ini menunjukkan bahwa internalisasi nilai agama mampu menjaga mahasiswa tetap pada perilaku konsumsi yang wajar dan tidak berlebihan sesuai tuntunan Islam.
ANALISIS DAMPAK BERMAIN ROBLOX TERHADAP KEDISIPLINAN IBADAH MAHASISWA MUSLIM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Adzkia Rizkianisa Awira Siregar; Faza Najmul Pasha; Hapni Laila Siregar; Keyla Artika Ramadhani; zaskia.2242411007@mhs.unimed.ac.id
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital saat ini, permainan daring seperti Roblox telah menjadi fenomena populer di kalangan mahasiswa, namun aktivitas ini sering kali menimbulkan kekhawatiran terkait potensi dampak negatifnya terhadap aspek kehidupan sehari-hari, termasuk kedisiplinan ibadah bagi mahasiswa muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa Universitas Negeri Medan dalam bermain Roblox, serta mengkaji pengaruhnya terhadap komitmen ibadah dan strategi pencegahan yang dapat diterapkan untuk mengurangi risiko tersebut. Pendekatan kualitatif diterapkan melalui pengumpulan data primer via kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa Universitas Negeri Medan, serta analisis data sekunder dari berbagai sumber literatur terkait melalui teknik triangulasi. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menyaring informasi dari data sekunder dan kuesioner, bertujuan untuk menghasilkan wawasan mendalam dan mutakhir mengenai konsekuensi serta langkah pencegahan bermain permainan daring Roblox. Temuan penelitian ini diantisipasi mampu menyediakan perspektif konseptual tentang pentingnya membatasi aktivitas bermain daring agar tidak mengganggu rutinitas ibadah umat muslim. Hasil penelitian ini variabel X sebesar 2,47 (Bermain Roblox) dan variabel Y sebesar 3,93 (Kedisiplinan Ibadah) didapat hasil bahwa Mahasiswa UNIMED lebih bisa menjaga waktu saat bermain permainan daring dari menghargai waktu untuk bisa beribadah tepat waktu
Pengaruh Lingkungan Kampus, Media Sosial, dan Pendidikan Akhlak terhadap Fenomena Pacaran Mahasiswa Muslim Atika Husna; Rafeyfa Asyla Nasution; Salsabyla Khairunnisa; Sheril Adinda Zahwa; Hapni Laila Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pacaran di kalangan mahasiswa Muslim tidak lagi dianggap tabu seiring dengan terus berkembangnya budaya digital dan keterbukaan kampus. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kampus, media sosial, dan pendidikan moral Islam terhadap perilaku pacaran di kalangan mahasiswa Muslim menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 55 mahasiswa Muslim berusia 18–22 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58% responden setuju bahwa lingkungan kampus bersifat permisif dan menormalisasi hubungan romantis; media sosial merupakan faktor yang paling dominan, dengan 47% menyatakan bahwa media sosial memiliki pengaruh yang kuat terhadap komunikasi dan kedekatan emosional; dan 55% responden setuju bahwa pendidikan moral Islam memiliki pengaruh, meskipun tidak cukup kuat untuk membatasi perilaku pacaran. Temuan ini menyoroti pentingnya memperkuat pendidikan moral Islam dan pengawasan etika di kampus untuk membangun perilaku sosial mahasiswa yang selaras dengan nilai-nilai Islam.
Living Together di Kalangan Anak Muda: Kajian Persepsi Mahasiswa Berdasarkan Pandangan Islam Ahmad Fahreza Situmorang; Nayla Azzahra; Nazwa Ariana Br. Ginting; Vira Alysa Azzahra; Hapni Laila Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena living together di kalangan mahasiswa dengan menganalisis persepsi mereka berdasarkan pandangan Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemahaman mahasiswa mengenai living together, menilai sikap mereka terhadap praktik tersebut, serta melihat sejauh mana ajaran Islam memengaruhi pandangan mereka. Penelitian ini juga bertujuan mengetahui pengaruh nilai agama, moral, hukum, dan sosial terhadap respons mahasiswa terhadap tren gaya hidup modern. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan melibatkan 30 responden dari berbagai fakultas dan universitas, hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memandang living together sebagai praktik yang bertentangan dengan prinsip Islam, mendekati zina, dan berpotensi merusak tatanan moral serta sosial masyarakat Muslim. Mahasiswa menekankan bahwa pernikahan merupakan satu-satunya jalan sah dan bernilai ibadah untuk hidup bersama, serta melihat peran keluarga sebagai faktor penting dalam mencegah praktik tersebut. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa meskipun mahasiswa terpapar modernisasi dan nilai-nilai liberal, internalisasi nilai agama dan moral tetap menjadi dasar utama dalam membentuk sikap mereka terhadap living together.
PERAN KEGIATAN ESTRAKURIKULER PASKIBRA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KARAKTER DISIPLIN DI SMA NEGERI 21 MEDAN Abigael Putra Siallagan; Hapni Laila Siregar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37628

Abstract

Your research aims to find out how the extracurricular activities of Paskibra in forming the character of discipline and understand what are the supporting and inhibiting factors of this Paskibra activity in fostering the character of discipline of students at SMA Negeri 21 Medan. The research uses a qualitative method with a qualitative descriptive approach. The qualitative descriptive approach is a research method that combines qualitative and descriptive approaches. This method is used to describe certain phenomena, events, or circumstances, it is hoped that it can understand how the existence of Paskibra extracurricular activities as an effort to strengthen the character of discipline. The data used in this study include primary data and secondary data. Data collection techniques used through direct interviews, field observations, and documentation. Data analysis techniques use qualitative, which consist of data induction, data presentation, and data verification or drawing conclusions. The results of the study show that student discipline at SMA Negeri 21 Medan still faces various problems, mainly due to low personal awareness, less positive environmental influences and minimal family and school support in instilling the value of discipline. Paskibra extracurricular activities have proven to be an important forum in building the character of discipline through regular practice. habituation, responsibility, and strengthening of group work. The success of this program is further supported by adequate facilities, the commitment of the instructors, and the support of the school, although there are still obstacles in the form of limited active members, limited practice time, and differences in student motivation. Therefore, more creative and sustainable Paskibra management is needed so that discipline development can take place optimally and reach all students.
The Role of Teachers in Developing Creativity In Elementary School Age Children Pasha, Nazwa; Arwila; Ramadhani, Jopani; Mirza, Raifan Syafiq; Utami, Tri Setia; Siregar, Hapni Laila
International Journal of Asian Education Vol. 6 No. 4 (2025): IJAE Vol. 06, No. 3, December 2025 All articles in this issue include authors f
Publisher : Research and Education Development (READ) Institute collaborate with Faculty of Education and Teacher Training of IAIN Palopo (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palopo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46966/ijae.v6i4.502

Abstract

The purpose of this study is to analyze the role of elementary school teachers in fostering creativity in student learning development through the application of innovative learning methods and contextual learning environments. This research employs a descriptive quantitative approach involving 30 fifth-grade students from three schools SDN 106161 Laut Dendang, SDS Nahdlatul Ulama Medan, and SD Addini Medan Tembung and one teacher respondent from each school. Data were collected through creativity questionnaires distributed to students and interviews conducted with fifth-grade teachers to understand their roles and strategies in promoting creativity. The results showed that students’ learning creativity was in the moderate to quite good category, with average scores of 66.6% at SDN 106161 Laut Dendang, 62.5% at SDS Nahdlatul Ulama Medan, and 71.8% at SD Addini Medan Tembung. Based on the teacher interviews, it was found that teachers serve as facilitators, motivators, and innovators who encourage students to think critically, explore new ideas, and express their creativity freely in the classroom. The findings imply that teachers’ active participation and innovative teaching strategies play an important role in enhancing students’ creative abilities. Therefore, strengthening professional development for teachers and improving collaboration between schools and families are necessary to create a more supportive learning environment. The implications of this study emphasize the importance of integrating contextual and project-based learning to nurture students’ creativity and problem-solving skills. Additional materials used include creativity questionnaire sheets, teacher interview guidelines, and classroom documentation that support the validity of the findings.
Fenomena Takut Menikah pada Generasi Muda dalam Pandangan Sosial dan Nilai Keluarga Islam Harahap, Fidha Fhara Dhiba; Mayani, Gita; Nasution, Nazwa Alya; Siregar, Sarah Aulia; Siregar, Hapni Laila
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2135

Abstract

Fenomena ketakutan dan kecenderungan menunda pernikahan pada generasi muda semakin menonjol dalam dinamika sosial modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi ketakutan tersebut, khususnya di kalangan generasi muda muslimah. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran angket tertutup kepada responden berusia 18–30 tahun yang belum menikah, penelitian ini menganalisis delapan indikator yang mencakup faktor usia, pendidikan dan karier, trauma hubungan, tekanan lingkungan, kondisi ekonomi, pengaruh media sosial, nilai keluarga Islam, dan peran keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak memprioritaskan menikah muda dan lebih menekankan kesiapan mental, emosional, serta finansial. Faktor ekonomi merupakan pertimbangan dominan dengan 80% responden mengakuinya sebagai syarat utama sebelum menikah. Selain itu, fokus pada pendidikan dan karier, trauma hubungan, serta paparan media sosial turut memperkuat rasa takut terhadap pernikahan.
Co-Authors Abigael Putra Siallagan Adhaniha Karimah Lubis Adzkia Rizkianisa Awira Siregar Afra, Azira Agnes Chintya Siringoringo Agustia, Nanda Ahmad Fahreza Situmorang Ahmad Naufal Habibi Lubis Almaida Harahap Amalia Nazlah Hutabarat Amelia Amelia Annisa Fitri, Annisa Apriani, Nur sakinah Arwila Assiddiq, Rahmad Susilo Atika Husna Aulia Eka Putri Azhari, Putri Azizah, Mutia Azzahra, Najwa Barus, Febriana K Cantika Mawarni Cindy Aulia Rusli Claudia, Abellia Dwi Dalimunthe, Abdu Rohim Ilhami Diana Puspita Ayu Dilla Ayu Kartika Dina Aulia Dwi Atika Zahara Dwi Susanti Fadhilah, Arisyah Dwi Farhan Farhan Faza Najmul Pasha Fikri, Rifki Aidil Fira, Dilli Salsa Gadisa, Nazwa Ginting, Sinthya Wardhani Guslina Wahyuningsih Hadawiyah, Andina Halimatusakdiah, Halimatusakdiah Haliza Rahmania Putri Hanifah Hanum Harahap, Dian Maharani Harahap, Fidha Fhara Dhiba Harahap, Rini Khairani Hasibuan, Akhirunnisa Hendriadi Hasibuan Hodriani Hodriani Humairoh Lubis, Kholishoh Idrus Hamonangan Pane Indri Yani, Indri Ira Safitri Irvan Affandi Isna Firdasari Ajwa Kanaka Wirasana Pradityo Keyla Artika Ramadhani Khairiah Khairunnisa Khairunnisa Laras Fitri Aini Hasibuan Larasati, Anisah Lestari, Asdini Indah Limbong, Karina Lolo Lubis, Ardilla Syahfitri Lubis, Ariyanto Lubis, Nayla Apriani Lubis, Sarah Azmiatul Husna Br Manurung , Melva Adelia Mawaddah, Uly Anti May Sartika Maya Martiza Sari Mayani, Gita Meridina, Ramanda Mirza, Raifan Syafiq Muhammad Baihaqi Muhammad Reynal Nabilah Asy-Syifa Nabilah, Wildani Nisrina Nabilla, Nur Assyifa Nadya Viska Harahap Naila Synta Ramadani Najwa Aulia, Cut Nanda Tiara Afriani Nasir, Latifah Azzahra Nasution, Aisyah Rizkiah Nasution, Dini Ashila Nasution, Miftahul Jannah Nasution, Nazwa Alya Nasution, Putri Cantika Sari Nayla Azzahra Nayla, Annarha Nazwa Ariana Br. Ginting Nurhayani nurhayani NURMAYANI NURMAYANI Nurpadila, Nurpadila Oktania, Saiba Pasaribu, Nazwa Salsabila Pasha, Nazwa Peranginangin, Yunita Pinem, Windawati Putri, Cheris Sugma Putri, Fannya Regina Putri, Taqiyyah Nabila Rafeyfa Asyla Nasution Rahmadani, Nisa Rahmilawati, Rahmilawati Rama Ardiansyah Tumangger Ramadhani, Jopani Rambe, Nadia Fitriani Rambe, Yarti Melvina Ramli Ramli Ratri Aulia Wijaya Rezkya Nadilla Putri Rinjani Vemilia Riris Amigo Simatupang Ritonga, Zakia Rizka Harianingsih Rizky Ramadhan Sabrina, Salwa Sagala, Neltya Dwi Putri Salsabyla Khairunnisa Sandy Despian Permana Saputra, Muhammad Deni Saragih, Nurkhayati Br Saragih, Rayna Br Sarah Nadia, Sarah Sheril Adinda Zahwa Sheshilia Putri Damanik Sidabutar, Hikmah Ramayana Sihombing, M Sholeh Sihombing, Novita Sari Silvia Annur Hasibuan Siregar, Sarah Aulia Siregar, Sutan Surya Darpan Siregar, Yulia Armaini Siti Mardiah Siti Wulandari Situmorang, Winda Arisandi Suci Khairani Siregar Suhardi Suhardi Sulistiyani, Fani Syafitri, Nazwa Mutia Syafrida, Rizka Syafrina Ulfa Sylvia Ramadhani T.Sofia Chairani Tampubolon, Stevanie Febiola Tifanny, Rehilia Timanta Agustina Br Purba Triana , Mita Anis Utami, Febrina Amelia Utami, Tri Setia Vira Alysa Azzahra Yuliana Dewi Siregar Yulinda, Anggi zaskia.2242411007@mhs.unimed.ac.id