p-Index From 2021 - 2026
6.772
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Food and Pharmaceutical Science JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Jurnal Ilmu Perpustakaan Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal NERS JPGSDI Pharmacon REINWARDTIA BERITA BIOLOGI JURNAL BIOLOGI INDONESIA IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Management Analysis Journal Livestock and Animal Research Aksara Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pertanian Agros JURNAL PERTANIAN PRESISI (JOURNAL OF PRECISION AGRICULTURE) PeTeKa JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Sciences) Journal of Creativity Student Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Abdi Masyarakat Critical Medical and Surgical Nursing Journal Indonesian Journal of Community Health Nursing Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Otonomi IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat FUNDAMENTAL AND MANAGEMENT NURSING JOURNAL Progress in Social Development Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Indonesian Journal of Innovation Studies Journal of Current Health Sciences Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Madako Elementary School EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia Jurnal Riset Ilmiah Indonesian Journal of Community Empowerment Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY) JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture
Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIKAN KESEHATAN PADA IBU HAMIL MELALUI PEMBERIAN IMUNISASI TT (TETANUS TOKSOID) DI WILAYAH KERJA UPT. PUSKESMAS PULO BRAYAN Wulandari, Annisa; Purwaningsih, Purwaningsih; Rofida, Astuti
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i1.2198

Abstract

Imunisasi tetanus toksoid merupakan suatu cara untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap infeksi Tetanus saat atau pasca persalinan. Tetanus yaitu gangguan neurologis yang ditandai dengan meningkatnya tonus otot dan spasme, yang disebabkan oleh Clostridum Tetani. Salah satu pencegahan Tetanus Neonatrum adalah dengan melakukan Imunisasi Tetanus Toksoid pada Ibu Hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah memberi gambaran Pendidikan Kesehatan Pada Ibu hamil melalui pemberian imunisasi Tetanus Toksoid (TT). Metodeologi : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan studi kasus yang difokuskan tentang Pendidikan Kesehatan pada Ibu Hamil melalui pemberian imunisasi Tetanus Toksoid. Subyek pada penelitian ini adalah 2 orang pasien dewasa ibu hamil pada trimester I kehamilan I. Hasil : Peneliti melakukan penelitian terhadap dua partisipan yang sama-sama memiliki keluhan tentang defisit pengetahuan di puskesmas pulo brayan dengan lima tahap sesuai dengan proses keperawatan yang dikembangkan oleh Americane Nurse Association (ANNA) yaitu pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi. Dengan pendidikan kesehatan mengenai pentingnya imunisasi tetanus toksoid pada ibu hamil diperoleh hasil yang sama antara kasus I dan II didapatkan data hari ke 3 masalah defisit pengetahuan dapat diatasi. Kesimpulan : Setelah peneliti melakukan asuhan keperawatan dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan yang mencakup pengkajian, perumusan diagnosa keperawatan, menetapkan rencana, melakukan implementasi dn evaluasi. Maka peneliti dapat menyimpulkan defisit pengetahuan dapat diatasi.
PENDIDIKAN KESEHATAN PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI PADA IBU HAMIL DI KLINIK SUHESTI MABAR Cloudia, Hikma Bungsu; Purwaningsih, Purwaningsih; Rofida, Astuti
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 3 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i3.2410

Abstract

Pendidikan kesehatan suatu proses pemberian informasi kesehatan dan praktek kesehatan, yang memotivasi seseorang untuk memperoleh informasi dan menghendaki seseorang melakukan kebiasaan pada kesehatan. Nutrisi merupakan sejumlah kandungan gizi atau zat yang umumnya diperoleh dari berbagai jenis seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, serat, serta air. Pemantauan status gizi ibu hamil dapat dilihat dari pertambahan berat badan selama kehamilan yang didukung oleh faktor pengetahuan ibu hamil dan keluarga tentang zat gizi dalam makanan, kebiasaan dan pandangan wanita terhadap makanan. Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran. Tujuan: Untuk memberikan pendidikan kesehatan pemenuhan nutrisi pada ibu hamil. Metodologi: Yang digunakan adalah studi kasus. Desain pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Data di peroleh melalui wawancara, studi rekam medik dan proses asuhan keperawatan selama 3 hari. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian pada kedua klien memiliki keluhan mudah lelah, pusing, mual dan muntah dan setelah diberikan pendidikan kesehatan kepada kedua klien bahwasannya nafsu makan bertambah, pusing berkurang, masalah sebagian teratasi, mudah lelah berkurang dan tidurpun nyenyak. Kesimpulan dan Saran: Pemberian pendidikan kesehatan pemenuhan nutrisi pada ibu hamil kurang pengetahuan teratasi. Klien dan keluarga di harapkan saling kerja sama umtuk meningkatkan kesehatan ibu hamil terutama suami klien untuk membantu klien dalam pemberian pememenuhan nutrisi ibu hamil agar seimbang.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK STIMULASI PERSEPSI SENSORI PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT JIWA PROF.DR.MUHAMMAD ILDREM MEDAN Gustina, Erita; Purwaningsih, Purwaningsih; Khairani, Ade Irma
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i2.934

Abstract

Auditory hallucinations are a condition where an individual experiences changes in the pattern and amount of stimuli internally and externally around them with reduction, exaggeration and distortion. Hallucinations are also sensory perception disorders which can be characterized by symptoms such as laughing and smiling alone, lack of concentration, movements or activities following the hallucinations. Lack of interaction with other people or the surrounding environment, and also acting like he is listening to something. Nursing actions for patients with hallucinations consist of 4 implementation strategies, namely rebuking hallucinations, conversing with other people, being able to schedule daily activities, and taking medication regularly. The aim of this community service is to provide Sensory Stimulation Group Activity Therapy to Auditory Hallucination patients at the Prof. Dr. Muhammad Ildrem Mental Hospital in Medan. This research used a total sample demonstration technique, and the sample consisted of 18 people. The results of group activity therapy activities regarding stimulation of sensory perception, auditory hallucinations by demonstration, were obtained, namely that after carrying out knowledge group activity therapy, the client's understanding was good, namely 78% and sufficient understanding, namely 22%. Therefore, it is hoped that Group Activity Therapy (TAK) is very effective in patients with auditory hallucinations.
Social Reconfiguration and Marginalization of Farmers in Transmigrant Village in the Context of Coal Industrialization in Tenggarong Seberang, East Kalimantan Murlianti, Sri; Purwaningsih, Purwaningsih; Hakim, Aji Qamara Dewi; Sriani, Henni; Khusna, Nia Annisyatul; Tabilangi, Charles
Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture Vol. 16 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v16i2.15418

Abstract

The extractive political economy chosen by the New Oder since the beginning of its rule has transformed natural resource-rich areas in Indonesia into areas at the heart of global capitalism. In the past, extractive politics began by opening the tap for foreign capital to exploit forests, converting scrubland into monoculture plantations and exploiting coal deposits. At the same time, colonial demographic politics were revived to open up major extractive areas, transforming scrubland from former HPH concessions into agricultural areas, alongside coal mining exploration. Tenggarong Seberang District, East Kalimantan has experienced social reconfiguration many times, from an area with a subsistence production model to a major coal extractive area in Kutai Kartanegara Regency. This article describes how Manunggal Jaya Village, which was previously managed by the local farming community, became a center for transmigrant settlements that successfully transformed the village into a center for Kutai rice farming during the New Order era; and drastically changed into a center for supporting services for the multinational mining industry after regional autonomy. The research was conducted for 2 months involving 3 researchers, 2 research assistants throughout August-October 2024. Primary data was collected through observation and in-depth interviews with 10 key informants. The results of the study found a social reconfiguration of the position and role of transmigrant farmers in Tenggarong Seberang. Transmigrants came from poor areas in East Java, became the dominant social class throughout the 1980s-90s, changed drastically into the most vulnerable marginal class entering the mid-2000s. Agricultural land conversion to mining sites, reduced government support; pressures from companies, village bureaucrats, and land brokers have placed significant burdens on farmers. They face water scarcity, land degradation, pollution, new pests, and psychological stress; discouraging younger generations from farming and leaving remaining farmers to struggle under these challenges.
A Systematic Review: Ethnomedicinal Uses And Pharmacological Activity Of Male Papaya Flower (Carica papaya L.) Purwaningsih, Purwaningsih; Indrayudha, Peni
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 21, Special Issue 1, 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v21i0.23474

Abstract

An extensively utilized plant in traditional medicine is the papaya plant (Carica papaya L.). Papaya plants are useful in almost all parts, one part of (Carica papaya  L.) that has potential is the papaya flowers. Papaya flowers are often used as a vegetable, but papaya flowers also have health benefits. The purpose of this review is to present thorough and current information on the ethnomedical usage and pharmacological activity of male papaya flowers. The search method was carried out using relevant keywords of the following databases: Google Scholar, ScienDirect, and NCBI. The results of the article search after going through the article selection process based on the database resulted in 25 relevant articles. Male papaya flowers contain many bioactive compounds known pharmacological activities, including antioxidant, anticancer, antibacterial, antidiabetic, analgesic, wound healing, antihyperlipidemic, bioinsecticide, tyrosinase inhibition and sun protection activity. This pharmacological activity may be caused by the large number of bioactive compounds contained in male papaya flowers.
KAJIAN KANDUNGAN TIMBAL (Pb) DAN BAKTERI PELARUT FOSFAT PADA AREAL PERTANAMAN PADI DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Susana, Rini; Purwaningsih, Purwaningsih; Zulfita, Dwi; Warganda, Warganda; Nurjani, Nurjani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3504

Abstract

   Immobilization of Pb in the form of bonds with inorganic compounds can occur with the availability of large amounts of solubilizing phosphate in the rhizosphere. High solubilizing phosphate in the rhizosphere can be an indication of the presence of phosphate solubilizing bacteria that work effectively in the rhizosphere. Exploration, isolation and characterization of these beneficial bacteria need to be carried out, so that strains that are able to grow well in rice growing areas can be propagated as biofertilizers. The purpose of this study was to examine the content of lead (Pb) and the characterization of phosphate solubilizing bacteria in rice planting areas in Sungai Kakap District, Kubu Raya Regency. This study used a field experiment method. Soil samples from the rice plant rhizosphere and rice plant samples were analyzed in the laboratory according to the variables that had been determined. The results of this study indicate that the available phosphate content in paddy fields in Sungai Kakap District ranges from 0.58 to 13.38 ppm. The paddy field in Sungai Rengas Village has a high available P content, while the paddy field in Sungai Kakap Village has a very low P status. The results of analysis of total Pb in the rice fields of Sungai Kakap District ranged from 11.55 to 18.71 ppm, the status of total Pb content was classified as low. The relationship between the availability of P in the soil and the levels of Pb is very low (r = -0.33), it is suspected that Pb does not affect the state of P in the soil due to the low concentration of Pb. The ability of bacterial isolates to dissolve phosphate in this study varied. Phosphate solubilizing bacterial isolates from rice roots had a greater ability to dissolve phosphate than isolates from paddy soil, both isolates from the rice fields of Sungai Rengas Village and Sungai Kakap Village.Keywords: Phosphate Solubilizing Bacteria, rice, paddy fields, lead.INTISARIImmobilisasi Pb dalam bentuk ikatan dengan senyawa anorganik dapat terjadi dengan tersedianya solubilizing fosfat dalam jumlah besar di rhizosfer. Solubilizing fosfat yang tinggi di rhizosfer dapat menjadi indikasi adanya bakteri pelarut fosfat yang bekerja effektif di rhizosfer. Eksplorasi, isolasi dan karakterisasi bakteri yang menguntungkan ini perlu dilakukan, agar strain-strain yang mampu tumbuh baik di areal pertanaman padi dapat diperbanyak sebagai biofertilizer. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kandungan timbal (Pb) dan karakterisasi bakteri pelarut fosfat pada areal pertanaman padi di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapang. Sampel tanah dari rhizosfer tanaman padi dan sampel tanaman padi dianalisis di laboratorium sesuai dengan variabel-variabel yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan kandungan fosfat tersedia pada lahan sawah di Kecamatan Sungai Kakap berkisar 0,58 – 13,38 ppm. Lahan   sawah Desa Sungai Rengas memiliki kandungan P tersedia dengan status tinggi, sedangkan lahan sawah di Desa Sungai Kakap status P tersedianya sangat rendah. Hasil analisis Pb total di lahan sawah Kecamatan Sungai Kakap berkisar 11,55- 18,71 ppm, status kandungan Pb total ini tergolong rendah. Hubungan antara ketersediaan P di dalam tanah dengan kadar Pb sangat rendah (r = - 0,33), diduga Pb tidak mempengaruhi keadaan P di dalam tanah karena konsentrasi Pb yang rendah. Kemampuan isolat bakteri dalam melarutkan fosfat pada penelitian ini berbeda-beda. Isolat bakteri pelarut fosfat yang berasal dari  akar padi mempunyai kemampuan melarutkan fosfat yang lebih besar dibandingkan isolat dari tanah sawah, baik isolat yang berasal dari sawah Desa Sungai Rengas maupun Desa Sungai Kakap. Kata Kunci: Bakteri Pelarut Fosfat, padi, sawah, timbal.
LAMA WAKTU PERENDAMAN BENIH PORANG DENGAN EKSTRAK TAUGE TERHADAP VIABILITAS BENIH DAN PERTUMBUHAN BIBIT PORANG Ambarwanti, Cahreta; Palupi, Tantri; Purwaningsih, Purwaningsih
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2406

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh serta lama waktu terbaik perendaman benih porang dengan esktrak tauge terhadap viabilitas dan pertumbuhan bibit porang. Penelitian ini terdiri dari dua kegiatan, pertama uji viabilitas benih menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Variabel yang diamati adalah Indeks Vigor, Keserempakan Tumbuh, Daya Berkecambah, Kecepatan Tumbuh, Panjang Plumula dan Panjang Radikula. Dengan perlakuan (1)= tanpa perendaman, (2)=  perendaman 1 jam), (3)= perendaman 2 jam, (4)= perendaman 3 jam, (5)= perendaman 4 jam.  Percobaan kedua yaitu uji Pertumbuhan bibit porang menggunakan Rancangan Acak Lengkap, perlakuan yang digunakan sama seperti pengujian pertama. Variabel yang diamati adalah Tinggi Tanaman dan Jumlah Batang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diperoleh kesimpulan bahwa lama perendaman benih porang dengan ekstrak tauge tidak meningkatkan viabilitas perkecambahan dan pertumbuhan bibit porang, namun perendaman benih porang selama 2 jam dapat meningkatkan pertumbuhan panjang plumula dan radikula pada benih porang.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Kanker Serviks Terhadap Sikap dalam Melakukan Pemeriksaan IVA Purwaningsih, Purwaningsih; Yunitasari, Eva
Journal of Current Health Sciences Vol. 1 No. 2: 2021
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jchs.202114

Abstract

Health education is an effort of the community to get healthy behave through persuasion, invitation, information and awareness delivery and others. There was a barrier on society to preventing cervical cancer such as the women feel have to symptoms of cervical cancer on theirs. This study included a quantitative study with Quasi Experiment method and a Non-Randomized Control Group Pretest-Posttest design. The sample of the study consisted of 43 respondents that were taken by purposive sampling. The findings of the study revealed that 11 respondents (25,6%) had a good attitude and 32 (74,4%) had a poor attitude before intervention. Then, 26 respondents (60,5%) had a good attitude and 17 respondents (39,5%) had a poor attitude after the intervention. Statistically, there were differences in attitude among the women to IVA screening before and after intervention (p-value 0,004 with a significance limit of less than 0,05).  Abstrak: Pendidikan kesehatan kesehatan merupakan upaya agar masyarakat berperilaku sehat dengan cara persuasi, bujukan, himbauan, ajakan, memberi informasi memberikan kesadaran dan sebagainya. Kendala masyarakat dalam melakukan pencegahan kanker serviks diantaranya adalah sikap ibu yang tidak mau untuk memeriksakan diri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Dengan menggunakan metode Quasi Eksperimen dan menggunakan desain penelitian Non-Randomized Control Group Pretest-Posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, dengan jumlah sampel 43 ibu usia subur. Hasil penelitian menunjukkan responden dengan sikap baik sebelum intervensi 11 orang (25,6%) dan sikap kurang 32 orang (74,4%), sikap baik sesudah intervensi 26 orang (60,5%) dan sikap kurang 17 orang (39,5%). Ada perbedaan yang signifikan pada sikap ibu usia subur sebelum dan sesudah dilakukan intervensi dengan p value 0,004 kurang dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh terhadap sikap ibu usia subur di Desa Margakaya. Diharapkan penelitian ini dapat membantu atau memotivasi petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan tentang bahaya kanker serviks apabila tidak melakukan pemeriksaan.
PENERAPAN INISIASI MENYUSUI DINI TERHADAP INVOLUSI UTERI PADA IBU POSTPARTUM DI RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN Maulina, Nadira; Sinuraya, Evamona; Purwaningsih, Purwaningsih
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 1 No. 12 (2024): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/9jddpj41

Abstract

Inisiasi menyusui dini adalah proses menyusui yang pertama kali dilakukan oleh seorang ibu kepada bayinya. Bayi pada yang baru saja di lahirkan 30 menit pertama harus langsung disusukan pada ibunya, Gerakan refleks untuk menghisap pada bayi baru lahir akan mencapai puncaknya pada waktu berusia 20-30 menit setelah bayi lahir. menghisap putingnya pada awal masa nifas meningkatkan stimulasi sekresi oksitoksin. Refleks saraf mendorong lobus posterior kelenjar pituitary untuk mengeluarkan hormon oksitoksin ketika bayj menghisap putting susu. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui bagaimana gambaran studi kasus Penerapan inisiasi menyusui dini terhadap Involusi Uteri Pada Ibu Post Partum. Metode Penelitian: Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah pasien yang bersedia menjadi responden, terhadap ibu postpartum yang sudah melahirkan 2 hari atau lebih. Hasil dan Pembahasan : setelah dilakukan proses asuhan keperawatan pada ibu postpartum maka didapatkan hasil bahwa dengan pemberian Inisiasi Menyusui Dini dapat mempercepat Involusi Uteri, ibu dapat mengerti tentang cara pemberian Inisiasi Menyusi Dini yang tepat dan intervensi dapat dilanjutkan dirumah. Kesimpulan dan Saran: setelah dilakukan evaluasi keperawatan pada dua ibu postpartum maka klien mampu melakukan tehnik insiasi menyusui dini yang tepat dan meningkatkan keberhasilan dalam menyusui.
PENGARUH AMPAS TAHU PADA MEDIA SERBUK GERGAJI DAN AMPAS TEBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR TIRAM PUTIH Anjas, Anjas; Purwaningsih, Purwaningsih; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.70367

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jamur makroskopis yang digolongkan kedalam jamur yang kaya akan nutrisi karena memiliki nutrisi yang sangat tinggi. Ampas tahu mengandung protein, lemak, kalsium dan vitamin yang dapat membantu pertumbuhan dan hasil jamur tiram pada media serbuk gergaji dan ampas tebu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi ampas tahu terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram. Penelitian ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda yaitu di jalan Beringin RT 30, RW 07, Sekunder B Unit Kampung, Kecamatan Rasau Jaya. Lokasi kedua di jalan Aburahman Saleh 3, Kecamatan Pontianak Tenggara. Adapun waktu penelitian dimulai 1 November 2021 sampai 31 Januari 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yaitu pemberian konsentrasi ampas tahu pada 7 taraf. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Setiap perlakuan terdiri dari 4 sampel baglog sehingga jumlah baglog seluruh perlakuan 84 baglog. Perlakuan yang dimaksud terdiri dari perlakuan ampas tahu yaitu P1=0%, P2=5%, P3=10%, P4=15%, P5=20%, P6=25%, dan P7=30%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi ampas tahu berpengaruh nyata terhadap semua variabel pengamatan. Konsentrasi ampas tahu 25% merupakan konsentrasi efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Rahman Ollong Abi Fadila Abu Bakar Agus Sulistyono Ah. Yusuf Alfariski, Irgi Alit Armini, Ni Ketut Alnita Baaka Ambarwanti, Cahreta Andri Setiya Wahyudi Angelina N. Tethool Anita Nurmasitoh Anjas Anjas, Anjas Arizona, Rizki Artono, Agus Ashari, Asri Mulya Asih, Nuri Luthfi Asnawati Asnawati Asri Darmawati Asri Darmawati Astuti Darmiyanti Aswin, Rosmayanti Athanasia Octaviani Puspita Dewi, Athanasia Octaviani Puspita Atikah, Tika D. bagaskoro, isnaini jaya Bahiyah, Khoridatul Bambang Sri Anggoro Banjarnahor, Hotma Ria Candra Panji Asmoro, Candra Panji Capriati, Rossy Chamidah, Isni Nurul Chamidah, Isni Nurul Cholicul H Claude Mona Airin Cloudia, Hikma Bungsu Daniel Y. Seseray Dewi Liesnoor Setyowati Djoko Agus Purwanto Dwi Budi Santoso Dwi Dina Romantika Dwi Nurhayati, Dwi Dwi Nurhidayati, Dwi Dwi Zulfita Ecin Kuraesin Edy Santoso Eka Mishbahatul Mar'ah Has Elida Ulfiana Erita Gustina Erlis Nur Mujiningsih, Erlis Nur Erwin Ayubi, Tika Esti Yunitasari Evamona Sinuraya Evi W. Saragih Fathurrahmah, Nuzul Isnaini Fauzul, Fauzul Ferry Effendi Firdayani Sianturi Firmana, Firmina Murniati Gading Ekapuja Aurizki Gunawan, Elfedius Andre Hakim Zulkarnain Hakim, Aji Qamara Dewi Harianja, Greace Heni Murti Wahyuni Hotlan Manik Ika Yuni Widyawati Ilya Krisnana, Ilya Indarwati , Retno Inriani, Noveling Intan Munawaroh Iriani Sumpe Jadimanto, Jadimanto Jailani Jailani John Arnold Palulungan Juwita, Putri Karingga, Devangga Darma Khairani, Ade Irma Kharisma, Nazza Khikmatul Mu’jizah Khusna, Nia Annisyatul Kipa Jundapri Kurniawati, Ninuk Dian Kuswata Kartawinata Lailatun Ni’mah Lekitoo, Marlyn N Lestari, Nila Lilik Manowati Made Indra Ayu Astarini, Made Indra Ayu Makhfudli Makhfudli Marbun, Mega Sari Mardiani, Inna Nisawati Margaretha Kewa Lamak Martha Kayadoe Masitah Masitah Masrifah, Masrifah Maulina, Nadira Meliany, Veronika Mimi Rosadi Miranda, Miranda Misutarno, Misutarno Moh. Khoiruddin Mohamad Jen Wajo Mohammad Nur Firdaus Muh D. RAM Muh. Abdurrouf Mulyadi Mulyadi Nabilah, Arinda Putri Nalika Nazua Ridwan Nasrija, Hendra Nasronudin Nasronudin Nasution, Ruqoyyah Nihayati, Hanik Endang Niken Ariska Prawesti Niken Subekti Nisrina Nisrina Noviyanti Noviyanti, Noviyanti Nur Hidayat Nurjani Nurmairina Nursalam . Nursalam, Nursalam Nuzul Qur'aniati O R Faidiban, O R Pamela, Tia Paratami, Ando Peni Indrayudha Pramesti, Mardiani Rahayu Pratiwi, Anugrah Putri Prawesti, Niken Ariska Priyo Sambodo Puspitasari, Nindy Putri, Pinandhita Putri, Pinandhita Qolbi Nur Qoidah Yahya Qur’aniati, Nuzul Rahma Illahi, Cinta Sasmita Rapeah, Rapeah Ratia, Ratia Ratna Dewi Mulyaningtiyas Rini Susana Riski Hardani Riyadi, Muhammad Hamdan Rofida, Astuti Rosyida, Rohima Tazkiyah Ruddy Polosakan, Ruddy Sadiyah, Halimah Salsabila, Irma Saragih , Evi W. Sari, Firdaus Indah Septanto, Aby Nugrah Septin Srimentari Lely Darma Septiyaningsih, Tri Septiyaningsih, Tri Setia Budi Setyo Gunawan, Setyo Shelda, Priscila Shelda Sientje D. Rumetor Simamora, Endang Roswati Siti Nur Imamah Sodiqin, Sodiqin Sri Murlianti Sriani, Henni Suarilah, Ira Sudarsono Sulistiawati Sulistiawati Sunaryo Sunaryo Surbakti, Claudia Surbakti, Rori Sandri Dewi Br Susamto, Dina Amalia Susanti Susanti Susilastri, Dian Syahrum Agung Syaifuddin Kurnianto syarief ferry alkadrie Tabilangi, Charles Tantri Palupi Trias Isrichawati Triharini, Mira Trini Susmiati Tukatman Tukatman Utami, Novi Tri Utomo, Jepri Vourvachi, Christina Wahyuni Tri Lestari Warganda Warganda Widarizki, Restik Bunga Widayati , Trisiwi W. Widayati, Isti Widiharti Widiharti Wulandari, Annisa Yuana yuana, Yuana Yuli Anggraini Yulis Setiya Dewi Yunitasari, Eva YUSUF, RAZALI Yusuf, Razali Yusuf, Razali Yusuf, Razali Zahroh, Nabila Shofiatuz