p-Index From 2021 - 2026
7.978
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Kreatif Tri Sentra Jurnal Ilmu Pendidikan Wahana Didaktika JKP (Jurnal Konseling dan Psikoedukasi) AJIS : Academic Journal of Islamic Studies Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JURNAL PENDIDIKAN GLASSER JUANG: Jurnal Wahana Konseling GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Dikdaya Paedagogia: Jurnal Pendidikan JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JURNAL ILMU PENDIDIKAN AHLUSSUNNAH Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Indonesia Berdaya Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Indonesian Journal of Counseling and Development Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Journal of General Education and Humanities Journal of the Community Development in Asia Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Kreatif Online Journal of Scientific Research, Education, and Technology Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Journal of Education Method and Learning Strategy Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling EMPATI : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Literasi Digital untuk Mengurangi Dampak Negatif Teknologi Digital pada Kualitas Pembelajaran Siswa SMA di Kota Palu Nurwahyuni Nurwahyuni; Bau Ratu; Mardi Lestari; Ridwan Syahran; Azam Arifyadi; Micha Felayanti Silalahi; Diab Fitriani
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 16, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v16i1.872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital untuk mengurangi dampak negatif teknoligi digital pada kualitas pembelajaran siswa khusunya di kota Palu Sulawesi Tengah. Adapun permasalah pokok penelitian ini adalah 1) Bagaimana tingkat pemahaman literasi digital siswa SMAN di Kota Palu sebelum dan sesudah diberikan pelatihan didgital. 2) Bagaimana dampak negatif teknologi digital pada pembelajaran siswa SMA di kota Palu sebelum dan sesudah diberikan pelatihan literasi digital. 3) Apakah pelatihan literasi digital dapat meningkatkan pemahaman literasi digital pada siswa SMAN 1 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaf kuasi-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test. Partisipan penelitian adalah siswa SMA yang terlibat dalam sebuah program pelatihan literasi digital selama dua hari yaitu SMAN 1 Palu, SMAN 4 Palu dan SMAN 5 yang berjumlah 58 orang di pilih secara random sebagai perwakilan dari sekolah SMA yang ada di kota yang dipilih secara purporsif berdasarkan letak geografis. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket literasi digital dan angket dampak negatif teknologi digital pada kualitas pembelajaran. Analisis data menggunakan uji-t Paired Samples Test dan Regresi Linier Sederhana dengan bantuan statistik SPS versi 26. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 1) Tidak ada perbedaan literasi digital siswa sebelum dan sesuadah diberikan pelatihan digital. 2) Berdasarkan Tabel Model Summary ditemukan bahwa ada pengaruh pelatihan literasi digital terhadap dampak negatif teknologi digital pada siswa SMA di kota Palu dengan nilai R sebesar 0, 025 < 0,05. 3). Pelatihan literasi digital tidak meningkatkan pemahaman literasi digital pada siswa SMA di kota Palu.
Life Skills Counseling within Local Culture-Based Schools Improves Muslim Students’ Self-Acceptance Syahril Syahril; Sitti Riadil Janna; Bau Ratu; Kushan Indika Rathnasekara
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : State Islamic University (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pamomong.v6i2.3785

Abstract

Many Muslim students in Southeast Asia struggle with self-acceptance, especially around body image with adverse implications for well-being. This study evaluated a culturally attuned life-skills counseling program in an Islamic higher-education setting. Using a quasi-experimental nonequivalent pretest–posttest control design at the State Islamic Institute (IAIN) Bone, Indonesia, 24 undergraduates with low self-acceptance were assigned to experiment group and control group. The intervention followed the DASIE sequence and integrated bibliotherapy and self-talk framed by Islamic virtues (muḥāsabah, shukr, riḍā) and local norms (adab, musyawarah). Self-acceptance was measured with the Husna & Fatonah scale (α=.961). Mann–Whitney analysis showed a significant post-intervention advantage for the counseling group (p=.001) with a large effect, indicating educationally meaningful gains. Mechanisms likely included identification with culturally relevant narratives and practice of faith-consistent self-evaluation. Findings support embedding faith-aligned, skills-based counseling within guidance services and training counselors in religiously attuned cognitive-behavioral methods across Islamic and local culture-based schools. Interpretation is qualified by a small, single-site, quasi-experimental design. Future multi-site randomized studies with longitudinal follow-up should test durability and examine mediators (e.g., self-compassion, perceived unconditional positive regard) and moderators (e.g., gender, socioeconomic status, religious commitment).
Application of Cognitive Defusion Group Counselling to Reduce Insecurity among Junior High School Students Mimi Hasmiati; Bau Ratu; Azam Arifyadi; Hasan Hasan
Journal of General Education and Humanities Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v4i4.811

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of Cognitive Defusion group counselling services in reducing students' levels of insecurity. The study employed a Guidance and Counselling Action (PTBK) design, which was conducted in two cycles with eight eighth-grade students serving as research subjects, selected through purposive sampling. Data were collected through questionnaires and interviews, and then analysed both descriptively and quantitatively. The results showed a significant decrease in insecurity levels, from 77.12% (high category) in the pre-cycle to 61% (medium category) in cycle I, and further decreased to 55.5% (low category) in cycle II. These findings suggest that the Cognitive Defusion technique is effective in helping students release negative thoughts, boost self-confidence, and enhance self-acceptance.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Suku Pamona untuk Meningkatkan Literasi Digital di SDN 2 Tonusu Kabupaten Poso [Training on Creating Digital Comic Teaching Materials Based on Local Wisdom Pamona Tribe to Improve Digital Literacy at SDN 2 Tonusu Poso Regency] Nashrullah Nashrullah; Kadek Hariana; Yun Ratna Lagandesa; Sisriawan Lapasere; Noor Alfulaila; Bau Ratu; Ida Ayu Putu Puja Deviyanti
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261504

Abstract

To improve digital literacy at Tonusu 2 Public Elementary School in Poso Regency, a community service program was designed with a focus on training in the creation of digital comic teaching materials based on the local wisdom of the Pamona tribe. Local wisdom provides a strong foundation for developing teaching materials because it can connect learning to students' cultural contexts, making it more relevant and engaging. The main objective of this program is to improve digital literacy among teachers and students at Tonusu 2 Public Elementary School while strengthening local cultural identity. The first step was to conduct a series of intensive training sessions for Tonusu 2 Public Elementary School teachers in digital comic creation. This training involved teaching technical skills in using digital comic creation software as well as pedagogical approaches for integrating local wisdom into teaching material content. After the training, teachers were asked to apply the skills they learned by creating digital comics relevant to the daily lives and cultural values of the Pamona tribe. Furthermore, the digital comics created will be used in the learning process at SDN 2 Tonusu. Abstrak. Dalam rangka meningkatkan literasi digital di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tonusu, Kabupaten Poso, sebuah program pengabdian kepada masyarakat dirancang dengan fokus pada pelatihan pembuatan bahan ajar komik digital berbasis kearifan lokal suku Pamona. Kearifan lokal menjadi landasan yang kuat dalam pengembangan bahan ajar karena dapat mengaitkan pembelajaran dengan konteks budaya siswa, sehingga lebih relevan dan menarik minat belajar. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan literasi digital di kalangan Guru dan Siswa SDN 2 Tonusu sambil memperkuat identitas budaya lokal. Langkah pertama adalah menyelenggarakan serangkaian pelatihan intensif bagi guruguru SDN 2 Tonusu dalam pembuatan komik digital. Pelatihan ini melibatkan pengajaran keterampilan teknis dalam penggunaan perangkat lunak pembuatan komik digital serta pendekatan pedagogis dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam konten bahan ajar. Setelah pelatihan, guru-guru diminta untuk menerapkan keterampilan yang mereka pelajari dengan membuat komik digital yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai budaya suku Pamona. Selanjutnya, komik-komik digital yang telah dibuat akan digunakan dalam proses pembelajaran di SDN 2 Tonusu.
Pendampingan Mahasiswa dalam Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal di Sekolah melalui Program Magang Berdampak: Mentoring Guidance and Counseling Students in Implementing Classroom Guidance Services through the Impactful Internship Program Hasan Hasan; Dian Fitriani; Nur Eka Wahyuningsih Riyadi; Muh Yusran Diniy; Bau Ratu
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261584

Abstract

The Impactful Internship Program is an experiential learning initiative designed to enhance students' professional competencies through direct engagement in authentic workplace settings. For students enrolled in Guidance and Counseling programs, implementing classroom guidance services in schools is a fundamental professional competency. However, in practice, students often encounter challenges, including limited skills in developing guidance service plans, managing classrooms, utilizing instructional media, and establishing effective communication with students. Therefore, this community service project aimed to mentor university students in planning, implementing, and evaluating classroom guidance services in schools through the Impactful Internship Program. The program employed a participatory and collaborative approach involving university supervisors, school guidance and counseling teachers, and student interns. The mentoring process consisted of needs assessment, pre-service training, assistance in developing Guidance Service Implementation Plans (GSIPs), support during classroom guidance implementation, observation, supervision, reflection, and evaluation. The results indicated that the mentoring program significantly improved students' competencies in preparing guidance service plans, developing instructional media, managing classroom activities, enhancing communication skills, and conducting more systematic service evaluations. In addition to benefiting student interns, the program strengthened collaboration between the university and partner schools in improving the quality of school guidance and counseling services. These findings suggest that the mentoring model implemented through the Impactful Internship Program represents a promising practice for strengthening the professional competencies of prospective guidance and counseling teachers while supporting the continuous improvement of guidance and counseling services in schools.   Abstrak. Program Magang Berdampak merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam dunia kerja profesional. Bagi mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling, pelaksanaan layanan bimbingan klasikal di sekolah menjadi salah satu kompetensi yang harus dikuasai, namun dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, seperti keterbatasan dalam menyusun perangkat layanan, mengelola kelas, memanfaatkan media pembelajaran, serta membangun komunikasi yang efektif dengan peserta didik. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi mahasiswa dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi layanan bimbingan klasikal di sekolah melalui Program Magang Berdampak. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan dosen pembimbing, guru bimbingan dan konseling, serta mahasiswa peserta magang. Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, pembekalan, pendampingan penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL), pendampingan implementasi layanan bimbingan klasikal, observasi, supervisi, refleksi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menyusun perangkat layanan, mengembangkan media bimbingan, mengelola kelas, meningkatkan keterampilan komunikasi, serta melaksanakan evaluasi layanan secara lebih sistematis. Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah mitra dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling. Dengan demikian, model pendampingan melalui Program Magang Berdampak dapat menjadi salah satu praktik baik dalam penguatan kompetensi profesional calon guru bimbingan dan konseling sekaligus mendukung peningkatan mutu layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Interpersonal Conflict Resolution Among Students in Multicultural Schools: An Interpretive Study Grounded in the Local Value of Songu Lara Mombangu Rani Radhiyallah; Bau Ratu; Nurwahyuni; Azam Arifyadi; Misnah; Mohamad Awal Lakadjo
EMPATI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 13 No. 1 (2026): EMPATI : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v13i1.393

Abstract

Abstract. Amidst growing cultural diversity in Indonesian schools, this study investigates interpersonal conflict among students in multicultural secondary schools and explores how the local value Songu Lara Mombangu informs school-based conflict mediation. Using a qualitative multiple-case study design, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis in three culturally diverse schools in Central Sulawesi. Findings reveal that conflict often arises not from ethnic identity, but from miscommunication, divergent social norms, and peer dynamics. Although students’ awareness of Songu Lara Mombangu is limited, its values are reflected in daily practices of cooperation and relational repair. The study underscores the importance of culturally responsive counseling grounded in local wisdom. It contributes to expanding theories of social identity and intersectionality by offering a contextualized lens for conflict resolution. These insights support the development of inclusive educational policies and training programs that align with students’ cultural realities.
Konseling Behavior Teknik Assertive Training Untuk Mengurangi Perilaku Konformitas Negatif Pada Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Aurel Monalisa R; Bau Ratu; Munifah Munifah; Micha Felayati Silalahi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1400

Abstract

Permasalahan yang sering ditemukan pada remaja, di mana siswa cenderung mengikuti pengaruh negatif teman sebaya seperti membolos, datang terlambat, dan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkat perilaku konformitas negatif serta menguji efektivitas layanan konseling behavior dengan teknik Assertive training dalam mengurangi perilaku tersebut pada siswa kelas VIII SMP 15 Palu. Metode yang digunakan adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 6 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan hasil angket dan rekomendasi guru BK. Instrumen yang digunakan adalah angket konformitas negatif yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh subjek mengalami penurunan skor perilaku konformitas negatif dari kategori tinggi menjadi sedang hingga rendah. Uji hipotesis memperoleh nilai t-hitung sebesar 8,227 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Dengan demikian, teknik Assertive training efektif dalam mengurangi perilaku konformitas negatif siswa. Selanjutnya, disarankan kepada guru BK untuk mengaplikasikan teknik ini sebagai intervensi alternatif, sekolah mendukung pelaksanaannya, dan peneliti selanjutnya menggunakan desain yang lebih ketat dengan kelompok kontrol serta periode follow-up
Optimalisasi Program 7 Jurus BK Hebat melalui Psikoedukasi Mindful Teaching bagi Guru BK di Kota Palu [Optimization of the "7 Jurus BK Hebat" Program through Mindful Teaching Psychoeducation for Guidance and Counseling Teachers in Palu City] Dhevy Puswiartika; Bau Ratu; Nurwahyuni Nurwahyuni; Ikhlas Rasido; Munifah Munifah; Micha Felayati Silalahi
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261530

Abstract

This psychoeducation program, focusing on the topic of Mindful Teaching, aims to enhance the understanding and skills of Guidance and Counseling (BK) teachers regarding the use of mindfulness techniques to optimize the implementation of the "7 Jurus BK Hebat" program. The methods utilized in this psychoeducation included lectures, demonstrations, and practical exercises. The program consisted of two sessions. The agenda for the first session comprised material presentation regarding the basic concepts of mindfulness and mindful teaching, as well as the urgency of mindfulness techniques in the learning process as an effort to optimize the "7 Jurus BK Hebat" program. Subsequently, the second session involved the introduction of various mindfulness techniques, followed by demonstrations and practices of techniques such as mindful breathing, mindful chair yoga, mindful eating, and mindful reading. This psychoeducation activity was conducted in a hybrid format, involving 30 Guidance and Counseling teachers from junior and senior high schools (SMP and SMA/SMK) in Palu City. The participants engaged in this psychoeducation program with enthusiasm and high spirits. They expressed readiness to apply these mindfulness techniques in their daily lives as educators and counselors to optimize the "7 Jurus BK Hebat" program in schools. Abstrak. Program psikoedukasi dengan topik Mindful Teaching ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru BK terkait penggunaan teknik mindfulness untuk mengoptimalkan implementasi program 7 Jurus BK Hebat. Metode yang digunakan dalam psikoedukasi ini, meliputi: ceramah, demonstrasi, dan praktik. Program psikoedukasi terdiri dari dua sesi. Agenda sesi pertama berupa pemaparan materi terkait konsep dasar mindfulness dan mindful teaching, dan urgensi teknik mindfulness dalam proses pembelajaran sebagai upaya mengoptimalkan program 7 Jurus BK Hebat. Selanjutnya, agenda sesi kedua berupa pengenalan berbagai macam teknik mindfulness, dilanjutkan dengan demonstrasi dan latihan teknik mindfulness, seperti: mindful breathing, mindful chair yoga, mindful eating, dan mindful reading. Kegiatan psikoedukasi ini dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan partisipan sejumlah 30 orang guru Bimbingan dan Konseling yang mengajar di SMP dan SMA/SMK di Kota Palu. Para peserta telah mengikuti program psikoedukasi ini dengan antusias dan semangat. Mereka juga siap menerapkan teknik mindfulness ini dalam kehidupan sehari-hari sebagai pengajar dan konselor sebagai upaya optimalisasi program 7 Jurus BK Hebat di sekolah.
Integrasi Nilai Padungku dalam Konseling Analisis Transaksional untuk Meningkatkan Keterampilan Interaksi Sosial Siswa Yuyun Lestari Sirumpa; Bau Ratu; Nurwahyuni Nurwahyuni; Dian Fitirani; Azam Arifyadi; Dhevy Puswiartika; Mohamad Awal Lakadjo
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol. 16 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v16i1.15559

Abstract

This study explores the meaningfulness of group counseling based on Transactional Analysis (TA) integrated with Padungku cultural values in enhancing students' social interaction skills. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design using the Hopkins model over two cycles. Participants were 10 tenth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through a social interaction skills instrument, process observations, and student evaluations of counseling services. Results indicated significant improvement, with students progressively shifting from "Low" to "Very High" categories of social interaction. Observations supported the quantitative data, showing increased participation, communication, and self-control, while student evaluations revealed positive perceptions of the intervention's meaningfulness. The discussion links these changes to the ego state mechanism in TA and reinforcement of local cultural values. The study concludes that this integrative approach is meaningful in developing culturally responsive school counseling practices.
Implementasi Konseling Kelompok dalam Meminimalisasi Konflik Sosial Antar Siswa di SMP Negeri 4 Palu Cinta Praseptia; Bau Ratu; Dhevy Puswiartika; Hasan Hasan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4396

Abstract

Perselisihan antar siswa di sekolah menjadi tantangan dalam lingkungan Pendidikan, karena dapat menghambat terciptanya suasana belajar yang kondusif dan harmonis. Permasalahan konflik sosial antar siswa menjadi tantangan dalam lingkungan pendidikan karena dapat menghambat terciptanya suasana belajar yang kondusif dan harmonis. Konflik seperti perselisihan pertemanan, bullying, dan kesalahpahaman komunikasi masih sering terjadi meskipun layanan bimbingan dan konseling terus dikembangkan. Studi terdahulu cenderung memandang konseling kelompok hanya sebagai teknik intervensi psikologis untuk meningkatkan keterampilan individu, tanpa mengkaji secara mendalam dinamika kelompok sebagai mekanisme sosial pembentukan perilaku adaptif siswa. Selain itu, penelitian sebelumnya belum banyak menempatkan konseling kelompok sebagai ruang interaksi kolektif dalam meminimalisir konflik sosial di sekolah. Untuk mengisi kekurangan tersebut, penelitian ini memfokuskan diri pada implementasi konseling kelompok dalam meminimalisir konflik sosial antar siswa di SMP Negeri 4 Palu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif terhadap guru BK dan siswa peserta konseling kelompok yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung dalam penanganan konflik sosial. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi untuk menggali dinamika konflik sosial, pelaksanaan konseling kelompok, dan peran guru BK dalam proses penyelesaian konflik. Temuan menunjukkan bahwa implementasi konseling kelompok berlangsung secara sistematis melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terintegrasi. Proses diskusi terbuka, umpan balik antaranggota, dan pembelajaran sebaya mampu meningkatkan komunikasi, empati, kontrol emosi, serta kesadaran sosial siswa dalam menyelesaikan konflik secara konstruktif. Dengan demikian, konseling kelompok tidak hanya berfungsi sebagai layanan psikologis, tetapi juga sebagai mekanisme sosial dalam membentuk perilaku adaptif dan memperkuat kohesi sosial siswa di sekolah.
Co-Authors Addriana Bulu Baan Aditya, Rahul Ahdiah Diny Ahmad Abdulloh, Jeni Alim, Nur Amelia, Laura Amiruddin Amiruddin Anak Agung Gede Sugianthara Andi Salsabila Andini, Fitra Anisahria, Anisahria Arif Firmansyah Arif Firmansyah Arif Firmanyah Arifyadi, Azam Asrina Asrina Atfal Wahyu Rinaldi Aurel Monalisa R Awalina Awalina Azam Arifyadi Azam Arifyadi Azril, Moh. Cinta Praseptia Daud Karel Walanda Deviyanti, Ida Ayu Putu Puja Dewi Handayani Dhevy Puswiartika Dhevy Puswiartika Dhita Azhari Ramadhan Diab Fitriani Dian Fitirani Dian Fitriani Dian Fitriani Diniy, Muh Yusran Dumupa, Meky Dwi Septiwiharti Elvira Elvira Evayanti, Ni Wayan Wahyu Fauzan Al Ansyari, Ahmad Felayati Silalahi, Micha Fitirani, Dian Gusasi, No’u Hamlan Andi Baso Malla Hasan Hasan Hasan Hasan Hasdin Hanis Herlina Herlina Herlina, Herlina Ida Ayu Putu Puja Deviyanti Ikhlas Rasido Ilarmin, Ilarmin Ilyas Lampe Inayah, Putri Indah Ahdiah Irmawati Musa Irmawati musa ISKANDAR Jamaludin . Jannah, Walma Hajul Juraid Abdul Latief Kadek Hariana Khaerunisa, Avril Indah Kristianti, Novianti Lisa Kushan Indika Rathnasekara Lagebada, Silvia Lawau, Deby Lou Rina Lukman LUKMAN, LUKMAN Madokala, Avi Frianto Mahfud Mahfud Mardi Lestari Mardi Lestari Mery Napitupulu Micha Felayanti Silalahi Micha Felayati Silalahi Mimi Hasmiati Misnah Misnah Moh. Indra Mohamad Awal Lakadjo Muh Yusran Diniy Muh. Mansyur Thalib Muhammad Fasli Munifah Munifah Munifah Munifah Munir, Abd Nashrullah . Nashrullah, Nashrullah Nasrah, Nasrah Nggego, Vitensia Meliani Ningsih Ningsih Noor Alfulaila Noor Alfulaila Nur Eka Wahyuningsih Riyadi Nur Wahyuni, Nur wahyuni Nur, Moh. Nurasyah Dewi Napitupulu Nurul Izzah Nurwahyuni Nurwahyuni Pahriadi Putra, Rian Pratama Putri Putri, Putri Rahul Aditya Rani Radhiyallah Ratman Ratman Ridwan Syahran Riska Tolodo Riskiyanti, Ayu Rizal Rizal Rizal, Rizal Rosmala Nur Rosyida Rufia, Rufia Sahril Buchori, Sahril Sateki, Kristanti Selvi Marcellia Sirumpa, Yuyun Lestari Sisriawan Lapasere Siti Norma Abd. Gafar Sitti Riadil Janna Suhaela Suhaela, Suhaela Suhrah Suhrah, Suhrah Sunarto Amus Suyuti Suyuti Syahril Syahril Thalib, Mansyur Tutiona, Marti Yoan Ukhra, Ukhra Wahyu Wahyu Wahyuningsih, Nur Eka Yun Ratna Lagandesa Yusdin Gagaramusu Yuyun Lestari Sirumpa _, Iskandar _, Juraid _, Meilisna _, Misnah _, Muhnar _, Nurwahyuni _, Rusdin _, Sukma _, Tahir