Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA TRIAS UKS DENGAN PELAKSANAAN PHBS PADA SISWA SDN 1 DAN SDN 2 TANGGUNG Ika Widyawati; Ali Solikin; Dewi Hartinah; Sri Karyati; Junariah Junariah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 4, No 1 (2019): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v4i1.945

Abstract

Latar Belakang : Pembangunan di bidang kesehatan telah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Kesehatan sudah menjadi sebuah hal yang harus diutamakan dibandingkan dengan kebutuhan lainnya. Upaya yang strategis untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia adalah upaya pendidikan dan kesehatan dan upaya ini paling tepat dilakukan melalui institusi pendidikan. Dengan adanya program TRIAS UKS disekolah terutama disekolah dasar diharapkan dapat dilaksanakan dengan maksimal agar kondisi dan terjaganya kesehatan seluruh lingkungan sekolah baik sehat secara fisik, mental dan sosial. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara trias UKS dengan pelaksanaan PHBS pada siswa SDN 1 dan SDN 2 Tanggung. Metodologi Penelitian : Penelitian dilakukan di SDN 1 Dan SDN 2 Tanggung dengan jumlah sampel 130 responden. Tehnik pemilihan responden pada penelitian ini menggunakan tehnik Simple Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar Check list pada Pelaksanaan Program TRIAS Usaha Kesehatan Sekolah dan kuesioner PHBS  . Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji univariat dan bivariat menggunakan Chi Square dengan α = 0,05. Hasil dan Pembahasan : Dari hasil penelitian hasil uji chi-square nilai p lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 0,05, dapat diartikan ada hubungan antara pendidikan kesehatan dengan pelaksanaan PHBS, nilai p lebih besar dari 0,05 yaitu 0,027 0,05, dapat diartikan ada hubungan antara pelayanan kesehatan dengan pelaksanaan PHBS, nilai p lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 0,05, dapat diartikan ada hubungan antara pembinaan lingkungan sekolah sehat dengan pelaksanaan PHBS. Kesimpulan : Ada hubungan antara trias UKS dengan pelaksanaan PHBS pada siswa SDN 1 dan SDN 2 Tanggung.
HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DENGAN MOTIVASI SEMBUH PASIEN COVID-19 KASUS KONFIRMASI TANPA GEJALA DI PATI Heny Siswanti; Anny Rosiana Masithoh; Sri Karyati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i1.1465

Abstract

Background: The results preliminary studies through observation and interviews, where 7 out of 10 Covid-19 sufferers who undergo quarantine said that the motivation to recover is very lacking because they feel embarrassed and afraid if they come home after recovering later. This shows that the patient feels that he or she does not maintain socializing so that the patient is exposed to Covid-19. The patient also said that the urge to recover was reduced due to the staff who did not provide counseling and the lack of invitation from health workers to carry out healing therapies such as sunbathing and taking vitamins. People think that this disease is contagious and kills so that sufferers of Covid-19 do not dare to go home, are afraid and ashamed in people's lives because they must be isolated. As many as 3 sufferers of Covid-19 stated that they would live better lives by maintaining health and distance from other people. Covid-19 sufferers say they always get support from their families via cellphones by communicating every day. Objective: To determine the relationship between self-acceptance with motivation to heal covid-19 patients case without symptoms confirmation at Hotel Kencana Pati. Method: This type of research is the analytical method of correlation with the cross sectional approach. The number of samples used was 49 respondents who were selected by consecutive sampling. To analyze the data using the Spearman rank test. Results: The results of the Spearman rank analysis test obtained a value of r count 0.765 (strong) and a value of ρ value of 0.000 less than 0.05, it can be concluded that there is a strong relationship between self-acceptance with motivation to heal covid-19 patients case without symptoms confirmation at Hotel Kencana Pati.
HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PROFESIONALISME KETERAMPILAN PERAWAT DALAM PROSES KEPERAWATAN DI RUANG PICU/NICU RSUD RA KARTINI KABUPATEN JEPARA Edi Wibowo Suwandi; Rusnoto Rusnoto; Muhammad Purnomo; Sri Karyati; Heny Siswanti; M. Octaviano Eka Mahendra
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i2.2280

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian bayi di Kabupaten Jepara terdapat 99 kasus kematian bayi pada tahun 2020, pelayanan keperawatan pada bayi dan anak harus sangat diperhatikan terutama di ruang intensif (PICU/NICU) yang memerlukan pelayanan keperawatan dengan gangguan penyakit serius, pelatihan menjadi faktor penting profesionalisme seorang perawat dalam pelayanan keperawatan pasien, di ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara pada periode bulan desember 2021 didapat perawat yang mengikuti pelatihan profesionalisme keperawatan kurang dari 20 jam selama satu tahun sebanyak 19 perawat (63.3%), sedangkan yang mengikuti pelatihan profesionalisme keperawatan selama 20 jam atau lebih selama satu tahun sebanyak 11 responden (36.7%). Tujuan: Mengetahui hubungan pelatihan dengan profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan di Ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 30 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner mengenai berapa lama (jam) pelatihan yang telah dijalani perawat selama satu tahun dibuktikan dengan sertifikat pelatihan serta lembar kuesioner profesionalisme keterampilan perawat tentang bagaimana keterampilan yang dilaksanakan perawat dalam proses keperawatan. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian: Sebagian besar perawat memiliki pelatihan kurang baik yaitu sebanyak 17 responden (56,7%) dan sebagian besar profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan baik yaitu sebanyak 19 responden (63,3%). Simpulan: Ada hubungan pelatihan dengan profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan di ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara dengan nilai p = 0,000 α 0,05.
EFEK EDUKASI KARTUN ISLAMI TERHADAP KECERDASAN SPIRITUAL ANAK SDN 1 PURWOSARI KABUPATEN KUDUS Indah Risnawati; Sukarmin Sukarmin; Sri Karyati; Zuliana Zuliana
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 4, No 1 (2020): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v4i1.1002

Abstract

Latar Belakang : Kecerdasan spiritual adalah aplikasi adaptif spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari. Ini melibatkan menggunakan spiritualitas dalam memecahkan masalah, membuat rencana dan beradaptasi tentang hidup. Azzet 2010, upaya dalam meningkatkan dan mengembangkan kecerdasan spiritual bisa dilakukan dengan membimbing anak menemukan makna hidup dengan cara berpikir positif, melatih anak untuk berbuat baik kepada semua orang tanpa mengharapkan suatu imbalan, dan melibatkan anak dalam beribadah dengan keimanan serta kesadaran yang tumbuh dari pribadi anak. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek Edukasi Kartun Islami Terhadap Kecerdasan Spiritual Pada Anak SD N 1 Purwosari Kabupaten Kudus . Metode : Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experiment yang berdesain pre test-post control group. Teknik sampling dalam penelitian ini diambil secara Non Probability Sampling dengan metode Purpossive Sampling. Jumlah sampel 32 responden yang merupakan siswa SD kelas 5 di SDN Purwosari Kudus. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada kecerdasan spiritual sebelum dan sesudah edukasi kartun islami dengan p value sebesar 0,034 α (0,05). Kesimpulan : Terdapat perbedaan Pengaruh Edukasi Kartun Islami Terhadap Kecerdasan Spiritual Pada Anak Kelas V di SD N 1 Purwosari Kabupaten Kudus.
PERAN QARYAH THAYYIBAH AISYIYAH POSYANDU BALITA MENINGKATKAN PARTISIPASI KUNJUNGAN IBU BALITA : STUDI KUALITATIF Noor Azizah; Sri Karyati; Dwi Astuti; Salis Nur Hidayah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 8, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v8i1.2495

Abstract

Aisyiyah fights for the rights of men and women where equality of rights is based on ability, regardless of appearance or gender. One of the aisyiyah qaryah thayyibah programs in the health sector is the establishment of a posyandu for toddlers. The purpose of this study is to find out the role of aisyiyah in the formation of qaryah thayyibah in the health sector through the activities of posyandu toddlers. This research is a qualitative phenomenology research. Subject selection using purposive sampling. Data collection using in-depth interviews and observations. An in-depth interview was conducted with the person in charge of the posyandu program, posyandu cadres, and posyandu visitors. Observations were made on the activities of the Posyandu for toddlers. Analyze data using Content Analysis. The results in this study are that QTA posyandu for toddlers was established by PDA Kudus through the Health Council and established in PRA Cendono, the implementation of posyandu once a month on the 13th, the obstacle to the number of cadres has not been maximized. Conclusion of Qaryah Thayyibah Aisyiyah posyandu toddler at PRA Cendono as a form of Aisyiyah's work on maternal and child health. The participation of cadres, infrastructure facilities and funds for the provision of additional food for toddlers is a supporting factor in the implementation of posyandu. The implementation of posyandu in the afternoon increases participation for mothers who have babies because they have free time after work. QTA Posyandu toddlers need to be trained to improve the abilities and skills of cadres and develop to the elderly posyandu adolescents so that Aisyiyah in the health sector pays attention to health from infants to the elderly. 
ISOLASI MANDIRI TERPUSAT SHELTER UMKU SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN PENYEBARAN COVID DI KABUPATEN KUDUS Sri Karyati; Heny Siswanti; Anny Rosiana Masithoh
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1720

Abstract

Abstrak Angka penyebaran covid-19 di Kudus yang awalnya sudah mulai menurun mengalami lonjakan yang sangat tinggi pasca lebaran akibat peningkatan arus mudik dan adanya varian baru. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah pelaksanaan isolasi mandiri bagi mereka yang terkonfirmasi covid dengan tanpa gejala atau dengan gejala ringan. Tidak semua orang atau keluarga siap dan tertib untuk melakukan isolasi mandiri. Untuk itu perlu disiapkannya tempat isolasi terpusat, salah satunya shelter UMKU. Shelter UMKU yang dikelola oleh persyarikatan Muhammadiyah memiliki beberapa kelebihan dibanding tempat isolasi mandiri terpusat lain, yaitu adanya edukasi serta pendampingan, pemantauan dan evaluasi secara rutin pada santri penghuni shelter. Edukasi tentang penyakit covid, cara pencegahan penularan, cara meningkatkan daya tahan tubuh, serta upaya untuk mengatasi rasa cemas, takut, dan kesepian diberikan untuk meningkatkan pengetahuan santri. Pendampingan dan pemantauan kesehatan dilakukan secara berkala 3x sehari. Santri juga mendapatkan pendampingan spiritual dan psikososial. Kegiatan tersebut terbukti dapat menurunkan kecemasan dan kesepian mereka. Pengalaman yang baik selama di shelter serta edukasi yang diberikan menjadikan mereka edukator yang efektif di masyarakat. Kegiatan isolasi mandiri terpusat shelter UMKU merupakan bentuk peranserta persyarikatan Muhammadiyah khususnya Universitas Muhammadiyah dalam membantu pemerintah untuk menurunkan angka penyebaran covid-19. Kata Kunci: shelter UMKU, covid-19, edukasi, pendampingan kesehatan Abstract The spread of Covid-19 in Kudus experienced a very high spike after Eid al-Fitr due to increased population mobility and new variants. One of the government's problems is the implementation of self-isolation for those who are confirmed positive for Covid. Not everyone or family is ready and orderly to self-isolate. It is necessary to prepare a centralized isolation place, one of which is the UMKU shelter. Managed by the Muhammadiyah Association. It has several advantages over others, in the form of education and assistance, regular monitoring and evaluation of all living in shelters. Education about COVID-19, how to prevent transmission, increase endurance, as well as efforts to overcome anxiety, fear, and loneliness are given to increase their knowledge. Assistance and health monitoring are carried out regularly 3 times a day. they also receive spiritual and psychosocial assistance. all of which can reduce their anxiety and loneliness. Good experience while in the shelter and education provided make them effective educators in the community. The centralization of self-isolation activities at the UMKU shelter is a form of participation from Muhammadiyah organizations, especially Muhammadiyah University in helping the government suppress the spread of COVID-1. Keywords: UMKU shelter, covid-19, education, health assistance
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BLACK GARLIC PADA IBU PKK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT HIPERTENSI Heny Siswanti; Sri Karyati; Anny Rosiana Masithoh
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1498

Abstract

Hipertensi adalah istilah medis dari penyakit tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat mengakibatkan berbagai komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa sekaligus meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, bahkan kematian. Black Garlic telah dievaluasi penggunaannya dapat digunakan untuk pengobatan penyakit tekanan darah tinggi. Data dari Puskesmas Mayong 1 pada tahun 2020 jumlah penderita Hipertensi desa Pelang kecamatan Mayong kabupaten Jepara berjumlah 157. Sehingga perlu edukasi konsumsi Black Garlic mengingat khasiatnya yang besar dalam mencegah dan mengobati hipertensi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi pembuatan Black Garlic secara mandiri untuk kemudian dikonsumsi untuk pencegahan hipertensi. Uji laboratorium menunjukkan hasil Black Garlic memiliki prosentase antioksidan dan phenol yang lebih tinggi daripada bawang putih.Praktek langsung pembuatan Black Garlic oleh ibu PKK desa Pelang didapatkan hasil proses pembuatan selama kurun waktu 14 hari berupa olahan bawang putih yang telah terfermentasi menjadi bawang hitam (Black Garlic). Rasa Black Garlic yang manis dan asam dengan tekstur yang kenyal seperti Jenang atau dodol yang bisa dikonsumsi sehari-hari untuk memperlancar peredaran darah sehingga dapat mencegah penyakit hipertensi.
Transformasi Fiskal Di NTB: Dampak Perda Nomor 2 Tahun 2024 Terhadap Peningkatan Penerimaan Pajak Kendaraan Dan Insentif Fiskal Ulum, Hafizatul; Karyati, Sri
Journal Kompilasi Hukum Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Kompilasi Hukum
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkh.v10i2.292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Kepatuhan Hukum dan dampak Perda Nomor 2 Tahun 2024 terhadap struktur bagi hasil pajak di NTB. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum Normatif Empiris dimana Normatif Menganalisis konsistensi dan kesesuaian Perda Nomor 2 Tahun 2024 dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi sedangkan Empiris untuk Mengukur atau mendeskripsikan perilaku wajib pajak dan aparat pemerintah dalam implementasi Perda. Transformasi fiskal di NTB telah tercapai dengan menemukan bahwa Perda Nomor 2 Tahun 2024 menunjukkan kepatuhan vertikal yang kuat terhadap UU HKPD, secara hukum mengubah status PKB/BBNKB menjadi pajak bersama dengan hak 10% Opsen bagi Kabupaten/Kota, sehingga menjamin peningkatan basis penerimaan daerah dan kemandirian fiskal. Namun, tantangan terbesar berada pada harmonisasi horizontal bagi hasil Opsen 100% kepada Kabupaten/Kota, yang keberhasilannya sangat bergantung pada peraturan teknis operasional yang perlu diterbitkan oleh Bappenda NTB untuk mengatur pemungutan dan penyaluran guna menghindari sengketa antar daerah. Sementara itu, kebijakan insentif melalui Pergub Nomor 30 Tahun 2024, meskipun efektif secara taktis dalam meningkatkan kepatuhan kembali (re-entry), menciptakan ketegangan keadilan jangka panjang karena memberikan keringanan pokok pajak bagi penunggak (TMDU), sehingga berpotensi menimbulkan risiko moral hazard, yang menuntut adanya kedisiplinan penegakan sanksi pasca program serta kajian akademis lanjutan mengenai persepsi keadilan wajib pajak aktif. Kata kunci: BBNKB; Insentif Pajak; Opsen; PAD; PKB.
The Effect of Emotic Health Education On Parents' Knowledge of Early Detection of Emotional Mental Health In Preschool Children In Kandangmas Village Della Puspita, Dwi; Indanah, Indanah; Karyati, Sri
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 5 No. 4 (2025): November 2025 ( Indonesia - Thailand)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v5i4.480

Abstract

One of the most common problems in preschoolers is emotional mental health issues. Emotional mental health disorders are a condition that indicates an individual is experiencing an emotional change that can develop into a pathological state if it continues. Therefore, to prevent the occurrence of more severe mental and emotional problems in preschoolers, early detection of emotional mental health is needed. The delivery of health education is more interesting by using animated videos is one of the effective methods because respondents can see and listen directly, so that information is easier to understand and remember. The results of this research can be the basis for development (penkes) through animated videos and encourage the public to increase education about early detection of emotional mental health in preschoolers. In the long term, this research is expected to increase parental awareness in recognizing the signs of children's mental-emotional disorders and disseminate effective information dissemination and build positive behavioral changes in parenting. This study aims to determine the influence of "emotic" health education on parents' knowledge about early detection of emotional mental health in preschool children in Kandangmas Village, Dawe District, Kudus Regency. This study used a quasi-experimental method with a pre-test post-test control group design, which compared the differences before and after intervention in the intervention and control groups. The study respondents amounted to 50 parents who had preschool-age children, who were selected based on the inclusion criteria and the exclusion criteria that were determined to be willing to be respondents.
Gadget Use and Social Interaction and Social Emotional Conditions in Preschool Children: Penggunaan Gadget dan Interaksi Sosial serta Kondisi Sosial Emosional Anak Prasekolah Nugraheni, Sofiana Dewi; Indanah, Indanah; Karyati, Sri
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v27i1.1829

Abstract

General Background: Preschool children undergo rapid social and emotional development during early childhood while simultaneously experiencing increasing exposure to digital technology. Specific Background: Gadget use has become a routine activity among preschool children and is commonly associated with variations in social interaction behavior and social-emotional conditions in both home and school environments. Knowledge Gap: Previous studies tend to examine gadget use in general populations, with limited evidence focusing on specific kindergarten settings that concurrently assess social interaction behavior and social-emotional conditions. Aims: This study aimed to examine the relationship between gadget use, social interaction behavior, and social-emotional conditions among preschool children at Aisyiyah Bustanul Athfal V Gondangmanis Kindergarten. Results: Employing a quantitative correlational design with a cross-sectional approach involving 68 preschool children, the findings indicated a significant negative relationship between gadget use and social interaction behavior (r = −0.288; p = 0.017) and a significant positive relationship between gadget use and social-emotional problems (r = 0.334; p = 0.005). Novelty: This study integrates gadget use, social interaction behavior, and social-emotional conditions within a specific kindergarten context, providing localized empirical evidence. Implications: The findings underline the importance of structured parental and teacher guidance in regulating gadget use to support healthy social interaction and social-emotional development in preschool children. Highlights • Higher gadget use was associated with lower levels of social interaction behavior• Increased gadget use corresponded with a higher occurrence of social-emotional problems• The kindergarten-based context revealed distinctive behavioral and emotional patterns Keywords Gadget Use; Social Interaction; Social Emotional Conditions; Preschool Children; Early Childhood Development
Co-Authors Ahlul Nazar Ainuddin Ali Solikin Althofia, Zanadira Ammar Surya Sorimuda Lubis Andriyani, A Anny Rosiana M Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Arham, Zawil Ary Wahyudi Aswadi, Khairul Aulia, Qurrotu A'yuni B. Farhana K.Lestari Bidara, Tanaya Trustha dani, riski Darwin Witarsa Della Puspita, Dwi Dewi Hartinah Dewi, Yetty Kusuma Dhina Megayati Diah Andriani Kusumastuti Diah Andriani Kusumastuti, Diah Andriani Diana Lestari Diana Lestari, Diana Diana Tri Lestari Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi ASTUTI Dzulfania, Rishma Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Effendi, Raden Gunawan Eka Nihayatur Rohmah Endang Sulandari Estetika Putri Eswanti, Noor Eva Untar Fadhilah Sekar Aji Widyawati Fauziyah, Aulia Fera Wardana Fredella, Gayla Fuji Nurul Hidayah Gusti Ayu Ratih Damayanti Hadi Sabdo Haerani, Ruslan Hafizatul Ulum Hanifah, Sirli Heny Siswanti Hidayah, Fuji Nurul IKA RISTIYANINGSIH Ika Ristiyaningsih Ika Widyawati Ika Yuliana Susilawati Ikhsan Kamil, Muhammad Indah Risnawati Indanah Irma Istihara Zain Islami Islami Islami, Islami Ismiyati Haniah Itrawadi, Itrawadi Junariah Junariah Kamil, M. Ikhsan Kusuma, Jauhari Dewi Kusumaningrum, Rafika Putri Ayu L, Nur Rochma Hestu Listyaninsih, Siti Luluk Ulya Lulut Yatmiatun M. Octaviano Eka Mahendra M. Sukarno Maryani, Wiwin Miftahul Jannah Muhamad Jauhar Muhammad Hanafi Muhammad Hanafi Muhammad Kamil Muhammad Maulana Saparudin Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Noor Azizah Noor Azizah Noor Azizah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Hidayah Noor Hidayah Novie Afif Mauludin Nugraheni, Sofiana Dewi Nur Astu Dwi Rahma Nur Rochma Hestu L Nurfaiz Najunda Sari Nurfajri Lutfiana Pranata, Vicky Riyan Pri Astuti pri Astuti Puji Krisbiantoro Purnomo, M. Putri Ani Putri, Estetika Qurrotu A'yuni Aulia R Rusnoto Rahmasari, Lutfir Fitri Rina Yuliana Rinda Rizky Ananda Riyan, Vicky Rizka Himawan Rochmawati, Lia Rohmah, Eka Nihayatur Rokhani, Siti rusnoto rusnoto Rusnoto, R S Sukarmin S. Januar Ashadi Saepul Rahman Safitri, Adinda Anisa Salis Nur Hidayah Sari, Nurfaiz Najunda Septiningsih, Yuni Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati, Ety Retno Shofanida, Nabila Adisty Sholihah - Sholihah Sholihah SHOLIHAH SHOLIHAH, SHOLIHAH Sigit Yuliardi Cahyo Siti Listyaninsih Siti Rokhani Sri Handayani Dwi Astuti Sridamayanti, Kardina Putri Subiwati Subiwati Suhardiman Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin, S Sukarmo , I Gede Sukarmo, I Gede Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Suranto - Suranto Suranto Suranto Suranto Tukiyo Tukiyo Ulum, Hafizatululum Umi Faridah Vicky Riyan Vicky Riyan Pranata Wahana, Haryo Srijaya Wardana, Fera Widaningsih Widaningsih Wina Yuliati Wiwin Maryani Wulandari, Ni Luh Risma Melda Y Yusminah Yuliati, Wina Yulisetyaningrum Yuni Rustianawati Yuni Septiningsih Yusminah, Y Z Zuliana Zuliana Zuliana Zuliana, Z