Articles
Penerapan Media Pembelajaran Inovatif Dalam Meningkatkan Minat Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Kelas V SDN 1 Semarapura Kangin
fajriani, Anida;
Dewa Bagus Sanjaya;
Nengah Suastika
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.29398
This study aims to explore and analyze the application of innovative learning media in increasing the interest in learning Civic Education (PKn) of grade V students of SDN 1 Semarapura Kangin. The research method used is classroom action research (PTK) with a double cycle design. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires. The results of the study indicate that the application of innovative learning media, such as interactive learning videos and educational games, can increase students' interest in learning Civics. This increase can be seen from the active participation of students in learning, better understanding of the material, and increased test scores. The implication of this study is the need to develop innovative learning strategies in increasing interest in learning Civics at SDN 1 Semarapura Kangin.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP SOSIAL DAN SIKAP SPIRITUAL TERHADAP HASIL BELAJAR PPKN SISWA SD
Wulandari, I Gusti Ayu Kade;
Bagus Sanjaya, Dewa;
Darmada, I Made
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.667
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap sosial dan sikap spiritual terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Negara. Penelitian ini adalah penelitian “korelasional”. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Negara yang berjumlah 192 orang dan jumlah sampel 149 orang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik proporsional random sampling atau merupakan teknik penentuan sampel secara acak dengan memperhitungkan jumlah proposi pada setiap sekolah yang dalam hal ini yaitu pada masing-masing kelas V sekolah dasar yang termasuk kedalam Gugus VI Kecamatan Negara. Sekolah yang menjadi sampel yaitu SD Negeri 1 Kaliakah dengan jumlah siswa 21 orang, SD Negeri 2 Kaliakah dengan jumlah siswa 19 orang, SD Negeri 3 Kaliakah dengan jumlah siswa 13 orang, SD Negeri 4 Kaliakah dengan jumlah siswa 8 orang, SD Negeri 5 Kaliakah dengan jumlah siswa 11 orang, SD Negeri 1 Berangbang dengan jumlah siswa 12 orang, SD Negeri 2 Berangbang dengan jumlah siswa 15 orang, SD Negeri 3 Berangbang dengan jumlah siswa 12 orang, SD Negeri 4 Berangbang dengan jumlah siswa 24 orang, dan SD Negeri 5 Berangbang dengan jumlah siswa 14 orang. Data sikap sosial dan sikap spiritual dikumpulkan dengan instrumen berupa kuesioner dan data hasil belajar PPKn dilakukan dengan pencatatan dokumen. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat hubungan (korelasi) antara sikap sosial dan sikap spiritual dengan hasil belajar PPKN siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Negara adalah Rx1x2y sebesar 0,50 yang bermaksudkan, terdapat hubungan yang cukup kuat. 2) Hasil uji signifikan juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Hal ini telah dibuktikan dengan nilai 5.69 dan F tabel = 3,44 pada taraf signifikansi (?) 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = (25-2-1) maka Fhitung > Ftabel sehingga Ha diterima. Sehingga terdapat hubungan positif dan signifikan antara antara sikap sosial siswa dengan sikap spiritual siswa terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Negara.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PKN DITINJAU DARI SIKAP SOSIAL SISWA SD
Angriyani, Ni Nyoman Yusi;
Darmada, I Made;
Sanjaya, Dewa Bagus
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.671
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe jigsaw terhadap pemahaman konsep PKn ditinjau dari sikap sosial. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan the post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN di gugus IV Krisna Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana yang berjumlah 125 siswa dengan jumlah sampel dipilih sebanyak 52 siswa. Sampel ditentukan melalui beberapa tahap yakni memilih kelas yang akan dijadikan sampel, pengundian kelas yang digunakan sebagai kelas control dan kelas eksperimen. Kelas Kontrol diberi perlakuan pembelajaran dengan model konvensional. Kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif tipe jigsaw. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep PKn dan kuesioner sikap sosial. Untuk tingkat pemahaman konsep PKn alat ukur berupa tes pilihan ganda yang diberikan setelah perlakuan. Sedangkan untuk sikap sosial pengumpulan data didapat dari respon siswa terhadap alat ukur berupa kuisioner sikap sosial. Uji prasyarat analisis dilakukan untuk memeriksa distribusi data dan varians antar kelompok. Adapun uji prasyarat analisis pertama yang dilakukan dalam penelitian ini adalah : (1) uji normalitas sebaran data, (2) uji homogenitas varians, dan (3) uji korelasi antar variabel. Setelah uji prasyarat dilanjukan dengan menganalisis data pemahaman konsep dan data sikap sosial menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan sikap sosial terhadap pemahaman konsep PKn, (3) terdapat perbedaan tingkat pemahaman konsep PKn antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap sosial tinggi, (4) tidak terdapat perbedaan tingkat pemahaman konsep PKn antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap sosial rendah.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN GAMIFIKASI TERHADAP EFIKASI DIRI DAN HASIL BELAJAR IPA SEKOLAH DASAR
Mudiana, I Gusti Ngurah Kade;
Astawan, I Gede;
Sanjaya, Dewa Bagus
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.687
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran interaktif berbantuan gamifikasi terhadap efikasi diri dan hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus 1 Airlangga Kecamatan Mendoyo yang berjumlah 178 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Pohsanten yang berjumlah 31 orang dan siswa kelas V SD Negeri 1 Mendoyo Dauh Tukad yang berjumlah 22 orang. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji F. Dari hasil analisis data, terungkap bahwa (1) terdapat pengaruh media pembelajaran interaktif berbantuan gamifikasi terhadap efikasi diri siswa yang ditunjukkan dengan nilai f signifikansi 0,00 < 0,05 dengan rata-rata skor efikasi diri siswa kelompok eksperimen sebesar 66,77 lebih baik dari pada rata-rata skor efikasi diri siswa kelompok kontrol sebesar 50,27, (2) terdapat pengaruh media pembelajaran interaktif berbantuan gamifikasi terhadap hasil belajar IPA siswa yang ditunjukkan dengan nilai f signifikansi 0,00 < 0,05, dengan rata-rata nilai IPA siswa kelompok eksperimen sebesar 82,71 lebih besar dari pada rata-rata nilai IPA siswa kelompok kontrol sebesar 60,91 (3) terdapat pengaruh media pembelajaran interaktif berbantuan gamifikasi terhadap efikasi diri dan hasil belajar IPA siswa yang ditunjukkan dengan nilai f signifikansi 0,00 < 0,05.
EFEKTIVITAS MODEL DISCOVERY LEARNING PADA PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR
Aiman, Ummu;
Bagus Sanjaya, Dewa;
Suastika, I Nengah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v11i3.3830
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model discovery learning terhadap hasil belajar PKn IV pada topik pola hidup bergotong-royong di sekolah dasar MIS AL-Fitrah Oesapa Kota Kupang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pra-ekperimen, dimana hanya menggunakan 1 kelas dalam penelitian. Rancangan penelitian menggunakan one group pretest dan posttest. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV MIS AL-Fitrah Oesapa yang berjumlah 20 siswa, menggunakan nonprobability sampling sampling jenuh sebagai teknik penarikan sampel dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data yakni tes hasil belajar yang menggunakan soal pilihan ganda sebanyak 25 soal pafa materi pola hidup gotong royong. Hasil penelitian rata-rata untuk kelas pretest adalah 62,00, dan kelas posttest dengan rata-rata 72,50. Dengan berdasarkan hasil uji analisis statistik diperoleh bahwa kedua data berdistribusi normal dan homogen, sehingga pengujian hipotesisi dapat dilakukan dengan menggunakan uji independen sampel t-test. Hasil perhitungan uji-t pretest-posttest pada taraf signifikansi 0.05 dengan df 38 di peroleh nilai sig. 0.000< 0.05 sehingga dapat dikatakan bahwa H0 ditolak dan H1 di terima. Maka dapat disimpulkan bahwa adanya efektivitas model discovery learning terhadap hasil belajar PKn IV pada topik pola hidup bergotong-royong di sekolah dasar MIS AL-Fitrah Oesapa Kota Kupang.
PENGARUH STRATEGI TRADING PLACE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SEKOLAH DASAR
Muhsam, Julhidayat;
Sanjaya, Dewa Bagus;
Suastika, I Nengah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 4 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v11i4.3897
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi Trading Place terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi hak dan kewajiban siswa SD. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode Pre-Eksperimental Design (Non-Design), dengan One Group Pretest-Postest desain. Populasi penelitian ini ialah peserta didik kelas IV SD Muhammadiyah 1 Kupang yang berjumlah 28 peserta didik dengan sampel sebanyak 28 peserta didik. penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes. Teknik analisis data yang digunakan ialah uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov beserta uji hipotesis mengunakan uji Paired-Sampel T-Test. Hasil perhitungan terdapat nilai rata-rata pretest sebanyak 55.89 dan nilai rata-rata posttest sebanyak 79.91. Kemudian, berdasarkan perhitungan nilai uji normalitas pretest 0,114 ? 0,240 dan posttest 0,140 ? 0,250, maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Uji hipotesis diperoleh nilai thitung = 10,176 lebih besar dari nilai ttabel = 1,703 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan strategi Trading Place terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi hak dan kewajiban kelas IV SD Muhammadiyah 1 Kupang.
Analisis Yuridis Unsur “Tanpa Persetujuan” Terhadap Kepastian Hukum dalam UU TPKS: Penelitian
Putu Adinda Aneira Adnyana Putri;
Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3395
Sexual violence constitutes a serious violation of human rights that demands comprehensive and equitable legal protection. Law Number 12 of 2022 concerning the Crime of Sexual Violence (UU TPKS) marks significant progress by adopting the principle of “without consent” as an element of the offense. However, the absence of a clear normative definition and legal indicators for this term creates the potential for vague norms, thereby undermining the principles of lex certa and legality within criminal law. This study aims to analyze the juridical interpretation of the “without consent” element and to formulate an ideal legal framework to ensure legal certainty. The research employs a normative juridical method with statutory, conceptual, and case study approaches, focusing on two court decisions: Bantul District Court Decision No. 126/Pid.Sus/2023/PN Btl and Pandeglang District Court Decision No. 71/Pid.Sus/2023/PN Pdl. The findings indicate that the lack of a normative definition of “without consent” results in inconsistencies in judicial practice and difficulties in proving the element of the offense. Therefore, an explicit and operational legal formulation is required to ensure that the implementation of the UU TPKS upholds the principles of legal certainty and provides balanced protection for both victims and perpetrators.
Implementasi Tri Hata Kinara dalam Membentuk Karakter Siswa Sadar Lingkungan di Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Dompu
Jamaah Jamaah;
I Wayan Lasmana;
Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53299/jppi.v5i1.1184
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang implementasi nilai–nilai Tri Hata Kinara dalam membentuk karakter siswa sadar lingkungan (Environmental awareness) di SD di Kabupaten Bima. Tri Hita Karana (THK) adalah konsep filosofi Hindu yang berasal dari Kebudaya dan Tradisi Bali. Konsep ini menekankan pentingnya harmoni dan keseimbangan dalam kehidupan. Dalam Penelitian ini, peneliti menekankan relasi dengan hubungan dengan keharmonisa lingkungan pendidikan. Penelitian ini menggunakan penelitian studi deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilia dalam Tri Hita Karana terdiri dari tiga prinsip utama (1). Parhyangan (Hubungan dengan Tuhan): Mengakui keberadaan Tuhan dan menjaga hubungan spiritual, (2) Pawongan (Hubungan dengan Manusia): Menghormati dan menjaga hubungan sosial dengan sesama manusia. (3) Palemahan (Hubungan dengan Alam): Menghargai dan menjaga keseimbangan lingkungan alam dapat membentuk karakter siswa yang sadar dengan lingkungan. Rekomendasi penelitian, pendidikan sebagai agen sosialisasi dan konservasi nilai budaya dapat menanampakan nilai-nilai Tri Hata Kinara dalam Pendidikan.
Pengembangan Media Pembelajaran Audio Visual Berbantuan Canva untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar pada Mata Pelajaran PKn
Hidayat Hidayat;
I Nengah Suastika;
Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53299/jppi.v5i3.2229
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran audio visual berbasis aplikasi Canva untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 02 Dompu pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dengan materi nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) model 4D yang terdiri dari tahap Define, Design, Development, dan Disseminate. Penelitian melibatkan 27 siswa sebagai subjek uji coba produk. Tahap Define meliputi analisis kebutuhan pembelajaran, karakteristik siswa, dan materi pembelajaran. Tahap Design menghasilkan prototipe media pembelajaran audio visual. Tahap Development mencakup validasi media oleh ahli materi, media, dan bahasa, serta uji coba skala kecil dan besar untuk mendapatkan masukan dan revisi produk. Tahap Disseminate difokuskan pada penyebarluasan media ke pihak sekolah dan guru. Hasil validasi menunjukkan media pembelajaran layak digunakan dengan rata-rata skor validasi mencapai 85%. Uji coba menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 80% dan aktivitas belajar mencapai 85%. Hasil tes belajar menunjukkan 70% siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Media audio visual berbasis Canva terbukti efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi nilai-nilai Pancasila.
Implementation and development needs for problem-based Value Clarification Technique (VCT) Model: Boosting grade 4 student’s learning interest and critical thinking
Indahwati, Christine;
Sanjaya, Dewa Bagus;
Suastra, I Wayan
Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/petier.v7i2.300
This study analyzes the implementation and development needs of a problem-based Value Clarification Technique (VCT)Model to enhance learning interest and critical thinking in Civic Education for fourth-grade elementary school students.Observations at one of Public Elementary School in Bali, Indonesia revealed conventional learning methods with limitedmedia and suboptimal implementation of problem-based issues, despite teachers' efforts to link material to local problems. Interviews confirmed teachers' limited understanding of VCT and their hopes for innovative models and media.Questionnaire results indicated low levels of student enjoyment and active engagement in Civic Education. These findings underscore the urgency of developing a problem-based VCT Model integrated with flashcards. This model iscrucial for shifting students' learning experiences toward concrete domains as per Edgar Dale's Cone of Experience, boosting learning interest, fostering critical thinking through problem-solving, and aligning with constructivist principles.This research provides a strong foundation for developing more effective and relevant Civic Education learning interventions.