Articles
The comparative study of SAVI and contextual models in improving of reading comprehension ability in the Elementary Schools in Tangerang District, Banten Province, Indonesia
Lestari, Mas Roro Diah Wahyu;
Sumantri, Muhammad Syarif;
Supena, Asep
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 4 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/ijevs.v4i4.12972
A teacher has responsibility and tasks to mastering the knowlege tools required by pupils in their learning activities at the class. The reading comprehension problem in Tangerang Sub-District is lack of reading comprehension ability among students about the story questions. There are 30% of the pupils from Class 5 who encounter difficulty when reading about the story questions they do not know how to looking for the storyline and content. As a result, their reading comprehension ability and rate decline as well. Moreover, when presenting the learning activities the learning method applied by teachers is lack of variation, and they only use the classical methods. Average mid-term exam scores in the class for the lesson of Bahasa Indonesia is 70 and it remains under the governments target that has to have 75 points in average. The research purpose is 1) to know the influence of the contextual learning model on reading comprehension ability for pupils of the Fifth-Grade Elementary School. 2) to know the influence of the SAVI learning model on reading comprehension ability of the fifth grade elementary pupils. 3) to know which the learning methods is appropriate to be used to increase reading comprehension abillity for the fifth-grade elementary school pupils in Tangerang District. The research use 50 samples for the fifth grade elementary school pupils in two State Elementary Schools with the accredated status of A in Tangerang District. It is the quantitative resech with the quasi experiment research design. The data test uses the prerequsite test, i.e. homogeneity test and normality test. Mofeover, the hypothesis test uses the t-test and the one-way Anova. The results of the data test that use the t-test and one-way Anova show that the two model are able to increase the reading comprehension ability overall. The results of the one-way Anova test show that the results of comparing the two learning models that have the higher influence is the contextual model. The SAVI reading model has an influence to the reading comprehension ability. that the contextual learning model has an influence to the reading comprehension ability. the contextual learning model has a higher influence than the SAVI learning model.
Persepsi Orangtua dan Guru terhadap Pembelajaran Masa Pandemi COVID-19 terhadap Anak Speech Disorder Usia 8 Tahun di Madrasah Ibtidayah
Ramadhani, Sulistyani Puteri;
Supena, Asep
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.548
Mengingat pembelajaran saat covid-19 terus dilakukan diperlukan nya orangtua, dan guru dalam bekerjasama dalam partisipasi anak yang memiliki ganguan berbicara dalam aktivitas keseharian. EA anak yang memiliki kebutuhan dengan ganguan berbicara bersekolah di madrasah ibtidayah mishabul falah depok jawa. EA memiliki kebutuhan pendidikan yang dijalankan seperti anak normal lain nya. Penting bagi guru dan orangtua dalam meningkatkan aktivitas saat covid-19. EA sebagai anak dengan kebutuhan khusus ganguan bicara selama covid-19 menjadikan kegiatan aktifitas belajar yang dilakukan di lingkungan rumah. Penelitian ini memberikan deskripsi tentang pengalaman guru dan orangtua dalam pembelajaran saat covid-19 dengan anak yang memiliki ganguan berbicara tetap belajar di lingkungan rumah. Penelitian ini menggambarkan kondisi sebenarnya yang dialami oleh guru dan orangtua EA dalam mengeksplore kegiatan aktivitasbelajar saat covid-19. Dengan menggunakan teknik triangulasi data yang didapatkan dari orangtua, guru dan pengamatan EA sebagai subjek penelitian. Data wawancara dan observasi dianalisis selama wabah covid-19 secara sistematis dan terstruktur. Analisis data mengungkapkan empat tema : 1. Cara guru dan orangtua dalam pembelajaran selama covid-19 pada anak yang berkebutuhan khusus ganguan berbicara. 2. Hambatan orangtua dan guru menghadapi covid-19 pada anak dengan ganguan berbicara. 3. Persepsi orangtua dan guru untuk memberikan aktivitas belajar pada anak pada ganguan berbicara. 4. Dukungan apa yang dibutuhkan anak dengan ganguan berbicara saat covid-19. Hasil penelitian ini diungkapkan positif oleh orangtua dan guru pendamping kelas pada area perkembangan anak dengan ganguan berbicara untuk melibatkan EA dalam kegiatan aktivitas belajar di lingkungan rumah.
Pelaksanaan Pembelajaran Anak Tunalaras pada masa Pandemi COVID-19 di Sekolah Dasar
Latifah, Nur;
Supena, Asep
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.556
Tujuan penelitin ini untuk menganalisis sejauh mana pelaksanaan pembelajaran anak tunalaras di Sekolah Dasar Islam Terpadu Citra Az-Zahra. Subjek Penelitian ini berjumlah dua orang yaitu guru kelas dan guru pemdamping. Peneliti dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif bertujuan untuk menceritakan suatu data, peristiwa atau fenomena yang digali melalui wawancara mendalam dengan nara sumber yang memiliki pengetahuan dan pemahaman serta pengalaman mendalam tentang fenomena tersebut. Metode deskriptif adalah metode yang menjelaskan atau mendeskripsikan suatu fakta, data, dan objek penelitian secara sistematis dan sesuai dengan situasi alamiah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data ini mengunakan analisis kualitatif dengan mengunakan teori Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran meliputi penyusunana perangkat pembelajaran di lakukan secara terstruktur dan terencana, Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di buat dua jenis yaitu RPP bias dan Perencanaan Pembelajaran Individu untuk anak tunalaras, Pelaksanaan pembelajaran dengan aspek Pembelajaran di kelas terdaapat jam tambahan untuk anak tunalaras, Aktifitas belajar siswa melibatkan kegiatan mental, visual, motoric dan emosional. dan Evaluasi pembelajaran di buat berdasarkan aspek kognitif efektif dan psikomotor
Analisis Kesulitan Belajar Membaca Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar
Supena, Asep;
Munajah, Robiatul
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.558
Kontroversi mengenai pendidikan membaca meningkat ketika kita mempertimbangkan anak-anak dengan ketidakmampuan belajar. Keberhasilan akademis memainkan peran integral dalam kehidupan anak-anak, yang memengaruhi perkembangan dasar mereka. Namun, para guru sekolah hanya mengetahui sedikit tentang dampak emosional dari ketidakmampuan belajar pada anak-anak yang kesulitan di sekolah, terutama mereka yang kesulitan membaca, karena efeknya yang menyeluruh pada semua mata pelajaran lainnya. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi guru untuk menciptakan lingkungan yang aman di mana siswa merasa nyaman untuk belajar dengan kesulitan membaca. Dari hasil penelitian studi deskriptif didapatkan tiga temuan utama yang dapat dideskripsikan dalam penelitian ini berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi serta diperkuat dengan kajian teori dari berbagai referensi. Tiga kategori utama tersebut yaitu pertama karakteristik anak kesulitan belajar berkaitan dengan kemampuan membaca, kedua kondisi temuan di lapangan khususnya di SDN Inklusif Sukasari 01 Pandeglang, ketiga solusi atau penanganan yang dapat dilakukan oleh guru dan orang tua dengan memberikan treatment untuk mengatasi kesulitan dan hambatan belajar yang dialami siswa berkebutuhan khusus dengan kesulitan belajar pada kemampuan membaca
Peran Orang Tua dan Keluarga dalam Penanganan Anak dengan Gangguan Komunikasi
Mu'awwanah, Uyu;
Supena, Asep
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.620
Orangtua dan keluarga merupakan faktor penting dalam proses penanganan anak dengan gangguan komunikasi (bicara dan bahasa). Oleh karena itu artikel ini mendeskripsikan terkait peran orangtua dan keluarga dalam penanganan terhadap anak dengan gangguan komunikasi (bicara atau bahasa), tidak hanya secara umum dan khusus tetapi juga secara teoritis dan praktis. Mengkaji peran, orangtua, keluarga dan anak dengan gangguan komunikasi (bicara atau bahasa), pengertian gangguan bicara atau bahasa (speech or language disorder), dampak gangguan bicara dan bahasa pada anak, klasifikasi gangguan komunikasi (bicara atau bahasa), penyebab gangguan atau keterlambatan bicara, deteksi dini keterlambatan bicara dan bahasa pada anak, anak dengan gangguan komunikasi (bicara atau bahasa), peran orangtua dan keluarga terhadap anak dengan gangguan komunikasi (bicara atau bahasa), penanganan speech or language disorder pada anak, dan pendidikan khusus untuk penderita speech or language disorder.
Metode Multisensori untuk Siswa Disleksia di Sekolah Dasar
Supena, Asep;
Dewi, Indah Ratna
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.623
Problematika bagi sekolah dengan dasar pendidikan inklusi dimana hasil ketercapaian terhadap Standar Penilaian satuan Pendidikan berada jauh dibawah rata-rata sekolah pada Umumnya.Keberagaman karakteristik Individu dengan berbagai Kebutuhan Khusus yang dimiliki setiap siswa pada sekolah dengan basic pendidikan inklusif menyebabkan satuan pendidikan harus mampu menemukan permasalahan yang dihadapi sehingga mampu memecahkan problematika dengan mengintegrasikan berbagai metode yang melibatkan seluruh panca indra dalam proses pembelajaran yang berlangsung agar mampu meningkatkan capaian terhadap standar penilaian satuan pendidikan pada sekolah berbasic pendidikan inklusi. Keberhasilan akademis pada satuan pendidikan dengan basic pendidikan inklusi memainkan peran integral dalam kehidupan anak-anak, yang memengaruhi perkembangan dasar mereka.Namun, para guru masih banyak yang belum memahami ketidakmampuan belajar pada anak-anak disekolah dikarenakan kesulitan belajar yang disebabkan oleh Disleksia. Guru hanya sedikit mengetahui apa itu disleksia yang dialami oleh anak-anak disekolah yang menjadi factor penyebab utama rendahnya capaian hasil belajar siswa. Dan guru hanya mengetahui sedikit tentang dampak yang diakibatkan oleh kesulitan belajar anak yang dikarenakan disleksia.Disleksia tidak hanya kesulitan menulis atau membaca sebuah kaliamat, namun disleksia merupakan hambatan belajar yang bersifat Heterogen.Disleksia akan berdampak menyeluruh terhadap hasil belajar anak juga akan berdampak pada perkembangan Psikologis anak. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan di mana siswa merasa senang untuk belajar dengan kesulitan yang dihadapinya. Dari hasil penelitian studi deskriptif didapatkan tiga temuan utama yang dapat dideskripsikan dalam penelitian ini berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi serta diperkuat dengan kajian teori dari berbagai referensi. Tiga kategori utama tersebut yaitu pertama metode multisensori mampu membantu meningkatkan hasil belajar siswa dengan kareakteristik Disleksia, kedua kondisi temuan di lapangan khususnya di SDN Marunda 02, ketiga solusi atau penanganan yang dapat dilakukan oleh guru dan orang tua dengan memberikan remedial untuk mengatasi kesulitan dan hambatan belajar yang dialami siswa berkebutuhan khusus dengan berbagai jenis Disleksia.
Implementassi Pembelajaran Daring Bagi Siswa Tunanetra di Sekolah Dasar
Hermanto, Hermanto;
Supena, Asep
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.635
Penelitian ini bertujuan untuk pertama mengetahui pelaksanaan pembelajaran secara daring bagi siswa tunanetra di SDN Inklusi Sangiang pulau, kedua mengetahui peran guru dan orang tua dalam pembelajaran daring bagi siswa tunanetra, ketiga mengetahui solusi yang dilakukan oleh Guru dan Orang Tua dalam pembelajaran daring. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif deskriptif dengan sumber data diperoleh dari kepala sekolah, guru dan peserta didik. Analisis data menggunakan model interaktif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Selanjutnya data dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi dilakukan triangulasi. Temuan dalam penelitian ini adalah guru melaksanakan pembelajaran daring menggunakan media whatsaap dengan membuat video dan rekaman untuk menunjang pembelajaran siswa tunanetra. Guru dan orang tua siswa membangun komunikasi dan kolaborasi dalam mendukung pembelajaran siswa tunanetra serta kerjasama antara guru, orang tua dan siswa dalam pembelajaran daring tersebut.
Analisis Attention Siswa Sekolah Dasar Dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi Covid-19
Latifah, Nur;
Supena, Asep
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.887
Tujuan penelitin ini untuk menganalisis sejauh mana attention siswa dalam pembelajaran daring pada masa covid-19 di Sekolah Dasar Negeri Pegadungan 11 Pagi, Jakarta Barat. Subjek penelitian ini berjumlah enam puluh tiga yaitu tiga guru kelas dan 60 siswa. Peneliti dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif bertujuan untuk menceritakan suatu data, peristiwa atau fenomena yang digali melalui wawancara mendalam dengan narasumber yang memiliki pengetahuan dan pemahaman serta pengalaman mendalam tentang fenomena tersebut. Metode deskriptif adalah metode yang menjelaskan atau mendeskripsikan suatu fakta, data, dan objek penelitian secara sistematis dan sesuai dengan situasi alamiah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data ini mengunakan analisis kualitatif dengan mengunakan teori Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Perencanaan Pembelajaran, Proses Pembelajran, dan Evaluasi Pembelajaran atapun hasil dari attention siswa di lihat berdasarkan atensi visual dan atensi auditori. Hasil Penelitian ini menunjukkan perencanaan pembelajaran di lakukan guru sebelum nengajar terkait perangkat pembelajaran, sedangkan dalam Proses Pembelajaran guru mengunakan media pembelajaran yang dapat menumbuhkan atensi siwa baik atensi auditori mau pun atensi visual, anensi visual siswa meningkat karna pengunan media pembelajaran yang menarik, dan pada aspek Evaluasi Pembelajaran guru mengunakan siswa unruk mengirimkan voice record sebagai penilaian
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Matematika Pada Siswa Dyscaculia di Sekolah Dasar
Hermanto, Hermanto;
Supena, Asep
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.932
Penelitian ini bertujuan untuk pertama mengetahui pelaksanaan pembelajaran matematika bagi siswa dyscalculia, kedua peran guru dan orang tua membantu siswa dyscalculya dalam pembelajaran daring, ketiga dampak strategi pembelajaran bagi siswa dyscalkulia pada pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan sumber data guru, orang tua dan siswa. Analisis data model interaktif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian ini adalah guru melaksanakan pembelajaran matematika menyiapkan Rencana Pelakasanaan Pembelajaran (RPP), silabus dan catatan khusus materi siswa diskalkulia. tiga pendekatan guru dalam membantu siswa diskalkulia; pendekatan langsung, kelompok, dan serta pendekatan individu. Dampak dari strategi guru membelajarkan siswa diskalkulia yaitu: pada aspek kognitif, aspek afektif, dan psikomotorik
Penanganan Siswa Learning Disabilities di Sekolah Dasar Inklusi
Romadhon, Muhamad;
Supena, Asep
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.941
Negara Indonesia telah melaksanakan pendidikan inklusif, bahkan di sekolah dasar. Seorang pendidik masih meyakini bahwa menghadapi anak yang mengalami kesulitan belajar adalah hal yang sulit. Hal ini dikarenakan guru belum berpengalaman dan minim pengetahuan tentang anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai siswa learning disabilities di sekolah dasar. Peneliti melakukan wawancara terhadap guru kelas dan guru pendamping ABK dan melakukan observasi pada siswa learning disabilities dan melakukan kajian literature mengenai siswa learning disabilities di sekolah dasar. Ada beberapa penanganan yang dapat dilakukan bagi siswa dengan learning disabilities seperti Salah satu bentuk layanan belajar bagi anak berkebutuhan khusus adalah pemberian treatment agar kesulitan dan hambatan belajar yang dialami siswa berkebutuhan khusus dapat diatasi. Harapannya adalah melalui layanan belajar yang tepat siswa yang berkebutuhan khusus dapat mengembangkan secara optimal potensi yang ada pada dirinya. Terdapat berbagai macam treatment yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar pada anak disleksia, salah satunya adalah dengan penggunaan media sebagai alat bantu belajar. Peranan media sangat penting dalam pembelajaran mengingat media dapat bermanfaat untuk membantu menyampaikan informasi dari pembelajar kepada subjek ajar secara efektif. Media berbasis digital atau pemanfaatan teknologi pun dapat menjadi solusi dalam pembelajaran